Pemprov Gelar Rakor Hasil Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19, Lampung Raih Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah Level 3

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Penyampaian Hasil Pengawasan Percepatan Penanganan COVID- 19, yang dilakukan secara virtual, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Kamis (2/7/2020).

Dalam rakor yang dibuka Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan dihadiri Deputi Kepala BPKP Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Dadang Kurnia itu, dilakukan sejumlah hal penting, yakni Penyerahan Sertifikat Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP Level 3 Kepada Pemerintah Daerah serta Sertifikat CPIA (Certified Practitioner of Internal Audit) atau Praktisi Audit Internal Bersertifikat.

Wagub Nunik menyampaikan bahwa, Provinsi Lampung sangat mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini walaupun di tengah mewabahnya pandemi Covid-19,  namun tetap berkomitmen melaksanakan tugas dan memberikan berbagai masukan penting mengenai penanganan Covid-19 bagi Provinsi Lampung.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan dan Realokasi Anggaran dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, Pemerintah Provinsi Lampung dan 15 Kabupaten/Kota telah menganggarkan dari APBD sebesar Rp1.45 triliun yang terbagi untuk Penanganan Kesehatan, Jaring Pengamanan Sosial, dan Pemulihan Ekonomi.

“Anggaran sebesar Rp1,45 triliun ini harus dapat direalisasikan dengan benar agar mampu memberikan manfaat yang optimal baik untuk penanganan kesehatan masyarakat, maupun membangkitkan kembali sektor ekonomi, sektor koperasi, dan sektor UMKM,” ujar Wagub Nunik.

Wagub menyampaikan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergitas antar instansi dan lembaga terkait melalui Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) yang handal agar tingkat kebocoran anggaran dapat dicegah sedini mungkin.

Sebab, pengelolaan anggaran membutuhkan pengawasan yang tepat dan efektif.

Sebagai salah satu unsur pengawas, lanjut Wagub, APIP harus meningkatkan kompetensi dan integritas dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak.

“APIP harus mampu memberikan Early Warning System (kemampuan dalam memberi peringatan pencegahan dini), lebih proaktif sehingga ketika terdapat suatu potensi masalah APIP harus mampu mencegah dengan penguatan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel,” ujar Wagub.

Wagub Nunik menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah membimbing pendampingan yang secara terus menerus sehingga Provinsi Lampung beserta 10 (sepuluh) Kabupaten/ Kota di wilayah Provinsi Lampung dapat meraih Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dan 8 (delapan) Pemerintah Kabupaten/ Kota telah mencapai Kapabilitas APIP Level 3.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Dadang Kurnia mengingatkan bahwa melalui

SPIP Level 3 ini Pemerintah Daerah telah mampu melaksanakan praktik pengendalian internal dan terdokumentasi dengan baik.

Sedangkan Kapabilitas APIP Level 3 mengandung makna bahwa APIP telah mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan consulting (konsultasi) dan assurance (penjamin) pada tata kelola, manajemen resiko dan pengendalian internal.

“Dengan adanya penghargaan ini  juga membuktikan bahwa Inspektur Provinsi dan Kabupaten Kota telah memperoleh sertifikasi profesi yang sangat dipelukan dalam peningkatan kapasitas internal auditor dalam menghadapi keadaan New Normal seperti sekarang,” kata Dadang Kurnia. (Red)

Penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama Pemprov Lampung dengan BPJS, Sekdaprov Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Bermutu

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —-Pemerintah Provinsi Lampung mengajak semua pihak bersinergi mewujudkan jaminan kesehatan dengan pelayanan yang bermutu.
Salah satunya melakukan penyesuaian Iuran kesehatan bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuaian Iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

Hal itu diungkapkan Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, saat mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama (PKS) Antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan BPJS Kesehatan, di gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung pada rabu (1/7/2020).

“Mari kita bersinergi dengan bergotong royong membantu masyarakat yang memerlukan Jaminan Kesehatan ini, serta bersama mewujudkan cakupan semesta Jaminan Kesehatan Nasional Provinsi Lampung dengan pelayanan yang bermutu,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Menurut Fahrizal, PKS yang terjalin ini juga merupakan keharusan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

“Sebagaimana UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan tegas dinyatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang bersifat wajib dilaksanakan,” jelasnya.

Fahrizal menyampaikan salah satu prinsip penyelenggaraan program Jaminan Sosial Nasional adalah Gotong Royong, yaitu orang yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu, yang muda membantu yang tua.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor.64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, sesuai Peraturan Presiden 64 Tahun 2020 terdapat beberapa perubahan. Salah satunya adalah adanya penyesuaian Iuran bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuai Iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

“Sehingga tentunya pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat menyesuaikan segera dengan adanya perubahan tersebut,” ujar Fahrizal.

Dengan adanya perubahan tersebut, lanjut Fahrizal, juga berdampak positif terhadap Jamkesda Provinsi Lampung, sehingga bisa menambah kuota jumlah penduduk Lampung yang bisa didaftarkan dalam program JKN-KIS melalui Anggaran Pemerintah Provinsi.

Selanjutnya Pemprov berharap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota segera menyesuaikan dan memenuhi kuota yang sudah di tentukan dan Addendum terhadap perjanjian kerjasama oleh masing-masing kabupaten/kota dengan BPJS Kesehatan cabang setempat segera dilaksanakan.

“Untuk itu Pemerintah Daerah Wajib mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, melalui peningkatan pencapaian kepesertaan di wilayahnya, Kepatuhan pembayaran iuran, peningkatan pelayanan kesehatan dan dukungan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam rangka menjamin kesinambungan program jaminan kesehatan,” ujar Sekdaprov.

Sekdaprov menyampaikan bahwa jaminan Kesehatan Nasional ini sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing. (Red)

Gubernur Arinal Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-74 secara Virtual, Presiden Sampaikan 7 Instruksi

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri upacara Hari Bhayangkara ke-74 (secara virtual), di Aula Rupatama Polda Lampung, Bandarlampung, Rabu (1/7/2020).

Upacara dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo selaku inspektur upacara, didampingi Kapolri Jendral Idham Azis.
Pada peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, Polri mengusung tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”.

Presiden RI Joko Widodo mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-74. “Terimakasih dan penghargaan tinggi atas pengabdian, pengorbanan, dan sumbangsih seluruh jajaran Polri dalam rangka menjaga keamanan dan Ketertiban,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan 7 (tujuh) intruksi yaitu pertama, terus pegang teguh dan amalkan nilai luhur tribrata dan triprasetya dalam pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, kepercayaan, dan kebanggaan anggota Polri.

Kedua, lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, serta bangun kultur kerja Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

Ketiga, memantapkan soliditas internal. Perkuat sinergi dengan TNI dan elemen Pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat,” jelas Presiden Jokowi.

Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional. Lakukan penegakan hukum secara transparan dan berkeadilan, ehingga Polri semakin dipercaya masyarakat.

Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Ketujuh, harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggungjawab,” ungkapnya.

Upacara virtual meeting ini diikuti semua Polda seluruh Indonesia, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Setelah kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan syukuran untuk merayakan Hari Bhayangkara ke-74 di masing-masing satuan kerja, di Mabes Polri dan Polda-Polda. (Red)

Serah Terima Jabatan Purna Bakti Kasat Pol PP Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Sampaikan Terimakasih Atas Pengabdian Jayadi

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih atas jasa dan pengabdian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi Lampung Jayadi yang memasuki masa Purna Bakti.

Ucapan terimakasih Gubernur tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto pada acara Serah Terima Jabatan Purna Bakti Kasat Pol PP Provinsi Lampung di Aula Kantor Satpol PP Provinsi Lampung, Selasa (30/6/2020).

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Jayadi atas jasa dan pengabdian selama menjadi Kasat Pol PP pada khususnya serta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provins Lampung,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Kegiatan diawali pembacaan riwayat hidup dilanjutkan penciuman Bendera Pataka Satpol PP oleh Kasat Pol PP Jayadi. Selanjutnya, penyerahan tongkat komando dan memori jabatan.

Fahrizal mengatakan selama menjabat sebagai Kasat Pol PP, telah banyak kontribusi dan dedikasi yang diberikan dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Kasat Pol PP Jayadi juga telah menjadi bagian keluarga dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Banyak hal telah beliau tunjukan dan buktikan sebagai bentuk dedikasi dan komitmennya melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan demi mewujudkan Lampung Berjaya,” katanya.

Fahrizal menyebutkan meski telah memasuki Purna Bakti, untuk terus ikut memberikan kontribusi demi kemajuan Provinsi Lampung.

“Harapan kami bahwa semoga purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, karena saat ini Provinsi Lampung masih terus giat membangun. Pak Jayadi tetap bisa memberikan kontribusi sebagai warga masyarakat untuk kemajuan Provinsi Lampung kedepannya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fahrizal juga mengapresiasi tugas Satpol PP yang ikut andil dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19.

“Bapak Gubernur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Satpol PP yang telah aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengawasan serta ikut memberikan bantuan. Ini adalah salah satu bentuk upaya kita melakukan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Provinsi Lampung Jayadi menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan di Satpol PP Provinsi Lampung.

“Selama kepemimpinan saya di sini pasti adanya kekhilafan, kekurangan dan kesalahan, mari semuanya maaf memaafkan, ini semua demi kebaikan Satpol PP Provinsi Lampung,” ujar Jayadi.

Menurut Jayadi, selama masa kepemimpinannya, dia terus menanamkan nilai-nilai disiplin kepada para anggotanya.

“Kerja apa pun saya lakukan dengan tulus ikhlas. Siapa pun yang menggantikan saya, saya yakin tugas dan tanggungjawab Satpol PP yang akan datang itu masih banyak sekali,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung dan Kasat Pol PP Kabupaten/Kota.(Red)

Gubernur Arinal Dampingi Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya untuk Pastikan Lampung Aman dan Terkendali dari Masalah Penyebaran Covid-19

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, untuk memastikan Lampung aman dan terkendali dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

“Terimakasih atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya ke Provinsi Lampung untuk lebih membuktikan kesiapan kita dalam menghadapi Covid-19 dan kesiapan kita di dalam kedaulatan pangan,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Korem 043/Gatam, Bandarlampung, Kamis (25/6/2020).

Menurut Gubernur Arinal, Provinsi Lampung memiliki pengendalian Covid-19 yang baik. Selain mendapatkan peringkat ke-2 dalam menekan angka kasus pandemi Covid-19, dan tingkat penyembuhannya No. 5, bahkan kemarin mendapatkan penghargaan dari Mendagri terkait lomba Inovasi daerah tatanan normal baru.

“Terkait kesiapan di dalam kedaulatan pangan, saya sudah melakukan langkah-langkah guna menghadapi dampak ekonomi akibat Covid-19. Saya juga akan memenuhi kebutuhan 11 komoditi pangan di Jakarta yang merupakan pusat ibu kota dan pusat ekonomi,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menjelaskan kerjasama dan sinergi antara jajarannya dengan jajaran TNI/Polri sangat bagus, sehingga tercipta keamanan dan kondisi yang kondusif.

“Setiap saat kita bisa komunikasi dengan baik. Mudah-mudahan tidak ada masalah di Lampung, terutama dalam menghadapi Covid-19,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan menjelaskan bahwa kunjungannya untuk memastikan kondisi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. Pertama, terkendali dari masalah penyebaran Covid-19, dan Kedua, terkendali dari tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Mayjen TNI Irwan menuturkan bahwa dari perbincangan dengan Gubernur, Kapolda, Danrem dan Kabinda, Lampung sudah mulai menurun penyebaran Covid-19 dan sudah ada 2 kabupaten lagi menjadi zona hijau.

“Lampung juga mendapat penghargaan dari Mendagri terkait Inovasi daerah tatanan normal baru,” ujar Mayjen TNI Irwan.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Irwan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lampung yang sudah mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan dibantu oleh TNI/Polri, Pemerintah Daerah, dan Gugus Tugas Provinsi Lampung.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan lainnya. Karena itu semua tak lain adalah untuk keselamatan kita sendiri,” ujarnya. (Red)

Tinjau Tanggul Jebol Di Sragi, Nanang Minta Pengusaha Tambak Gotong Royong Perbaiki

Mediarepublika.com

Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampigi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syahroni, meninjau tanggul yang jebol di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kamis pagi (25/6/2020).

Turut mendampingi juga Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Jebolnya tanggul tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Way Sekampung disertai air laut yang juga pasang.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, meluapnya air Sungai Way Sekampung disebabkan aliran sungai yang mengalami sedimentasi (pendangkalan).

“Tadi (sudah) keliling lihat tanggul dan keadaan lingkungan desa. Disni air lebih tinggi daripada badan jalan,” ujar Nanang disela-sela berdialog dengan warga sekitar.

Nanang juga mengatakan, kehadirannya dalam rangka memonitoring secara langsung jeobolnya tanggul tersebut. Sebab akan berdampak terhadap masyarakat sekitar.

“Sudah seharusnya pemimpin itu hadir ditengah-tengah masyarakat. Saya tidak biasa hanya menerima laporan tanpa mengecek langsung ke lapangan,” imbuh Nanang.

Lebih lanjut Nanang menuturkan, banyak hambatan dan cobaan yang ia lalui selama kurun waktu 2 tahun menjadi Pelaksana tugas bupati. Mulai dari tsunami birokrasi, banjir bandang, hingga tsunami yang terjadi pada akhir Desember tahun 2018 lalu.

Semua itu dapat ia lalui berkat kebersamaan, gotong royong dan kerja keras semua pihak. Hal itu selalu ia tanamkan dalam menyelesaikan setiap permasalahan di Lampung Selatan.

Dengan semangat kebersamaan, Nanang berjanji secepatnya akan memperbaiki tanggul tersebut. Untuk itu, dia meminta para pengusaha tambak, terutama yang berasal dari luar daerah untuk dapat bergotong royong bahu membahu memperbaiki lingkungan

“Memang seharusnya mereka membangun wilayah di sekitar tempat usahanya. Jangan hanya ingin mengambil keuntungannya saja. Dimana rasa keadilan mereka kepada masyarakat sekitar lingkungan,” tukas Nanang.

Sementara, Kepala Desa Bandar Agung, Syamsul Bahri menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

Dia mengapresiasi seorang pemimping yang mau melihat langsung dan mendengarkan aspirasi masyarakatnya. “Terima kasih pak bupati atas kunjungan. Sudah mau mendengarkan keluhan masyarakat bapak,” kata Syamsul Bahri. (Red)

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak 2020 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak semua pihak menyukseskan Pilkada serentak Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung tahun 2020, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya ingin pelaksanaan Pilkada serentak di 8 Kabupaten/Kota berjalan sukses. Untuk itu, dalam penyelenggaraan ini harus penuh kesiapannya, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Gubernur Arinal dalam rakor pembahasan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung pada tahun 2020, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (24/6/2020).

Menurut Gubernur, Maklumat Kapolri terkait penerapan protokol kesehatan juga belum dicabut, seperti menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan dan lainnya.
“Agar penerapan protokol kesehatan ini berjalan, maka nantinya akan kita buat tim yang terdiri dari Tim Gugus Tugas, KPU dan Bawaslu. Sehingga penerapan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik,” ujarnya.

Gubernur Arinal berharap KPU dan Bawaslu dapat menyukseskan Pilkada serentak 2020. “Peran jajaran TNI/Polri juga diharapkan dapat menyukseskan Pilkada serentak 2020,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami menjelaskan bahwa KPU RI sudah menerima surat dari Gugus Tugas No 196 bahwa pelaksanaan Pilkada dilaksanakan dengan penerapan Protokol kesehatan. “Bagi kami, Tim Gugus Tugas adalah pihak yang sangat berkompeten dalam kondisi new normal dalam melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah. Jadi memang hari ini sangat membutuhkan informasi komprehensif, khususnya di Provinsi Lampung,” jelas Erwan Bustami.

Dalam rangka pelaksanaan Pilkada di 8 Kabupaten/Kota, lanjut Erwan Bustami, pada 15 Juni pihaknya telah mengaktifkan dan mengangkat personil penyelenggara di tingkat Pekon. Ke depan ada 4 (empat) tahapan krusial yang nanti akan melibatkan cukup banyak pihak, baik dari penyelenggara dan masyarakat.
“Pertama, verifikasi faktual dukungan calong perseorangan pada 24 Juni-12 Juli. Kedua, pendataan data pilih pada 15 Juli-13 Agustus, ada 4.339.252 potensi pemilih yang akan dicoklit petugas pemutakhiran data pemilih. Selanjutnya, Tahapan Kampanye pada 26 September-5 Desember. Dan Keempat, pemungutan suara pada 9 Desember,” jelasnya.

Dalam proses pelaksanaan pilkada ini, lanjut Erwan, petugas KPU akan menggunakan Alat pelindung diri (APD).
“Dalam Pilkada ini, kami juga akan menerapkan protokol kesehatan mulai dari penyemprotan disinfektan, cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan sarung tangan. petugas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama,Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan pengawasan Pilkada 2020, pihaknya telah mengaktifkan kembali jajaran ad-hoc, baik itu Panwascam maupun pengawas pemilu kelurahan dan desa. Kemudian, melakukan restrukturisasi anggaran dari NPHD yang sudah disepakati sebelum adanya Covid-19.

“Dalam melakukan pengawasan, kami juga akan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Khoiriyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi kepada titik rawan yang berpotensi akan terjadi pada Pilkada 2020. “Ada 6 (enam) isu krusial. Pertama, terkait ancaman kesehatan bagi penyelenggara dan masyarakat. Kedua, adanya politisasi Bansos. Ketiga, adanya politik uang terutama kesulitan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19. Kemudian, terkait netralitas ASN. Kelima, adanya kendala jaringan. Dan terakhir, menurunnya partisipasi masyarkat,” ujarnya. (Red)

Pemprov Lampung Dukung Terobosan PT. Jasa Raharja dengan Inovasi Asuransi Pariwisata Bahari

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —–Pemerintah Provinsi Lampung mendukung terobosan yang dilakukan PT. Jasa Raharja Lampung yang melakukan inovasi asuransi dalam pariwisata bahari.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat menerima Audiensi Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Lampung Margareth, di Ruang Kerjanya, Rabu sore (24/6/2020) .

Wagub Nunik menjelaskan Pemprov Lampung menyambut baik Jasa Raharja yang selama merupakan mitra Pemerintah di bidang angkutan darat, udara dan laut, untuk mengembangkan inovasi dengan mengcover asuransi di bidang pariwisata bahari seperti di Tegal Mas, Pahawang, dan Kiluan.

“Termasuk bagaimana meng-cover asuransi untuk para nelayan, sehingga ketika terjadi kecelakaan dan sebagian hal yang tidak diinginkan lainnya, dipastikan korban dapat tercover asuransi,” ujar Wagub.

Wagub Nunik menilai dengan tercover asuransi para wisatawan merasa lebih terjamin dalam mengunjungi seluruh destinasi wisata yang ada Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung Margareth mendukung penuh Pemprov Lampung terkait perlindungan pengunjung wisata bahari di Provinisi Lampung.

“Kita lihat di Lampung banyak penumpang kapal penyebrangan yang menuju destinasi wisata belum tercover oleh Asuransi. Untuk itu kita dari Jasa Raharja meminta dukungan Wagub Nunik untuk melakukan edukasi bersama kepada masyarakat ataupun pemilik usaha,” ujarnya. (Red)

Polres Tanggamus Bagikan beras 10 ton Kepada warga Yang kurang Mampu Yang Terdampak Covid19

Mediarepublika.com

Tanggamus – Jelang Hari Bhayangkara ke-74 Polres Tanggamus kembali gelar penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada warga masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Bansos berupa 10 ton beras ukuran 10 kilogram yang akan dibagikan kepada 1000 orang penerima di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Kapolres AKBP Oni Prasetya, SIK mengungkapkan, penyaluran melibatkan seluruh personel Polres Tanggamus dan Polsek Jajaran.

“Pembagian beras kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, mulai hari ini dan dijadwalkan selesai tanggal 26 Juni 2020,” ungkap AKBP Oni Prasetya, Selasa (23/6/20).

Menurut Kapolres, selain beras 10 ton tersebut, pihaknya juga menerima bantuan 250 paket bahan pokok dari Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus.

Dikatakannya, Paket sembako disalurkan secara langsung kepada yang membutuhkan melalui peran Bhabinkamtibmas masing–masing Polsek, personel Polres bekerjasama dengan unsur TNI yaitu personil Bhabinsa.

“Pembagiannya secara door to door kerumah warga penerima dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19,” kata AKBP Oni Prasetya.

Kapolres menegaskan, demi terciptanya kelancaran dalam penyaluran sembako tersebut, sebelum pemberian langsung terlebih dahulu pihaknya mendata masyarakat yang layak mendapat bantuan bansos yang khususnya warga kurang mampu dan yang terdampak Covid-19.

“Prioritas utama penyaluran bansos seperti buruh harian, fakir miskin, anak yatim, disabilitas, tukang ojek dan warga masyarakat yang tekena PHK dalam masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Atas penyaluran Bansos sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga masyarakat ditengah masa pandemi Covid-19 saat ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara ya]terdampak pademi Covid-19,” pungkasnya. (*/Gunawan)(Red)

Camat kota agung barat dan anggota dewan kab.tanggamus angkat bicara terakait perempuan penyandang disabilitas

Mediarepublika.com

Tanggamus – Cerita miris seorang perempuan penyandang disabilitas. Yang tinggal sebatang kara di gubuk milik orang lain, membuat prihatin berbagai pihak.

Camat Kotaagung Barat, Erlan Saputra, sangat prihatin atas kejadian yang dialami saudari Suprihatin, warga Pekon Tanjungagung tersebut. Tidak cuma itu, dia sudah menghubungi Penjabat Kepala Pekon setempat, guna mengkonfirmasi kebenarannya, ia juga mengatakan belum ada laporan dari pihak pekon sebelumnya.

Menurutnya, dia sudah melaporkan ke Pemkab Tanggamus, mereka akan bersama tim dari Kabupaten, mengunjungi saudari Suprihatin dan keluarganya, jelanya kepada media lstv Selasa (23/6)

“Saya mohon maaf atas keterlambatan perhatian dari pemerintah, pihak kecamatan akan mengupayakan agar dia mendapat perhatian sebagai penyandang disabilitas, semoga ini menjadi solusi demi kebaikannya, harapnya.

Terpisah, angota komisi 1 DPRD Tanggamus, Marini Sari Utami, mengatakan, sebagai wanita ia merasa sedih dan sangat prihatin, dengan apa yang dialami saudara Suprihatin, dalam kondisinya yang kekurang secara fisik, kok masih ada orang yang memanfaatkan kelemahanya, sampai dia melahirkan dua orang anak.

Politisi cantik, asal Fraksi PKS itu mengatakan, supaya ada titik terang siapa bapak dari kedua anaknya tersebut, juga berharap agar ia tidak lagi tingal sendirian digubuk tersebut, dan bisa kembali tingal bersama kakak kandungnya, demikian harapnya.

Senada dengan koleganya, Kurnain, Wakil ketua II DPRD Tanggamus, asal Fraksi Partai Nasdem. Dia berharap, semoga ada titik terang siapa bapak dari kedua anaknya tersebut, dan ada solusi agar ia mau kembali tingal bersama kakak kandungnya, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.

Menurutnya, sudah selayaknya Pemerintah Pekon, maupun Pemerintah Daerah, memperhatikan persoalan ini. Keluarga seperti ini yang layak mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) kedepan semua elemen masyarakat, saling peduli dengan persoalan dilingkungan sekitar, agar tidak ada lagi warga yang terkesan terabaikan, dan tidak ada lagi kejadian serupa, katanya. (Red).