Gubernur Lampung Luncurkan Program Kartu Pendidik Berjaya Bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB Se-Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur, Selasa (7/07).

Acara ini dihadiri juga oleh Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BKD, Kepala BPSDM, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Jajaran Forkopimda di Provinsi Lampung, Perwakilan Danlanal, Perwakilan Anggota Komisi V dan undangan yang telah ditentukan.

Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya dalam rangka mewujudkan 33 Janji Kerja Gubernur serta Wakil Gubernur, yang tercantum dalam Visi pembangunan daerah Lampung yaitu Rakyat Lampung Berjaya serta melalui Misi kedua yaitu mewujudkan Good Governance untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan publik dan misi yang ketiga yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Guru bukanlah hal yang mudah, membutuhkan kesabaran dan niat yang serius untuk terjun ke dalam dunia Pendidikan. Oleh karenanya, Gubernur memberi perhatian lebih untuk kesejahteraan guru melalui beberapa program yakni, sertifikasi, insentif, serta bantuan lain. Kesejahteraan tersebut sangat diharapkan oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil.

“Menjadi Guru bukanlah hal yang mudah, butuh kesabaran serta niat yang kuat untuk serius berkecimpung dalam dunia Pendidikan. Untuk itu, perlu diperhatikan kesejahteraan guru sebagai pendorong semangat bekerja dalam pengabdian di satuan pendidikan. Pemberian Tunjangan Kesejahteraan guru melalui insentif, sertifikasi, atau bantuan lainnya, menjadi hal yang sangat diharapkan, terutama oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Arinal.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dana peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni sebanyak 4.849 orang dengan total anggaran Rp 5.943.904.200 (Lima Milyar Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Empat Ribu Dua Ratus Rupiah). Bagi guru penerima dana peningkatan kesejahteraan, mereka akan diberikan Kartu Pendidik Berjaya sebagai tanda telah diterimanya dana peningkatan kesejahteraan untuk tahun 2020.

Gubernur juga sudah mendiskusikan dengan Dinas untuk membuat fungsi lain dari Kartu Pendidik Berjaya tersebut. Fungsi lain yang disebutkan oleh Gubernur diantaranya dapat dipakai pada saat berada di Tol, dapat dipakai untuk berbelanja di Mall dan dapat juga dipakai untuk membayar listrik. Fungsi lain tersebut pun akan ditanggung oleh Guru penerima Kartu Pendidik Berjaya.

“Saya sudah mendiskusikan bersama Dinas agar Kartu Pendidik Berjaya itu dapat difungsikan untuk hal lain, seperti di tol (Kartu tersebut) dapat dipakai, di mal, membayar listrik pun bisa dipakai, tapi kembali lagi ditanggung oleh guru-guru yang menerima,” jelas Arinal. (Red)

Wagub Chusnunia Lepas 1150 Santri dan Santriwati Menuju Pondok Pesantren Lirboyo

Mediarepublika.com

LAMPUNG SELATAN —– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas 1150 santri dan santriwati yang akan menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020), dengan melengkapi mereka dengan ribuan masker, handsanitier, vitamin dan air mineral untuk bekal para santri.

Ribuan santri tersebut menaiki 20 Bus, di halaman Masjid Kubah Intan, Kalianda.

Dalam sambutannya Wagub Nunik berpesan kepada para santri dan santriwati untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar menjadi insan yang memiliki akhlak, iman dan takwa. Serta bisa menempatkan diri dengan baik di manapun berada.

“Tantangan akan semakin banyak ke depan, untuk itu persiapkan diri kalian dalam menghadapinya. Selain belajar dengan sungguh sungguh, juga tetap menjaga marwah dan martabat keluarga dan Pemprov Lampung karena dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ujarnya.

Lebih lanjut Nunik mengatakan, pesantren merupakan satu satunya kubu pertahanan terakhir umat Islam dari ancaman radikalisme dan komunisme.

“Untuk itu timbalah ilmu sebanyak mungkin dan bawa pulang untuk kebaikan. Karena semakin banyak ilmu yang ditempa akan semakin bernilai dan berguna bagi Provinsi Lampung,” ujar Nunik.

Nunik berharap perjalanan para santri lancar, selamat sampai tujuan serta terhindar dari segala macam wabah penyakit.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengimbau para santri yang akan berangkat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan di fase new normal seperti sekarang.

“Terimakasih kepada Pemprov Lampung, yang sangat memperhatikan pendidikan para generasi muda yang ada. Untuk itu besar harapan kami kepada kalian para santri yang tangguh sebagai generasi penereus bangsa di masa yang akan datang,” ujar Nanang. (Adpim)

Serah Terima Jabatan Kepala OJK Lampung, Pemprov Ajak OJK Bergandengan Tangan Wujudkan Rakyat Lampung Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG ——
Pemerintah Provinsi Lampung mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bergandengantangan membangun Lampung dengan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menghadiri Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Provinsi Lampung dari Indra Krisna kepada Bambang Hermanto di Kantor OJK Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

“Semoga Rakyat Lampung Berjaya bisa kita wujudkan bersama,” ujar Wagub Nunik.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso secara virtual.

Selain Kepala OJK Provinsi Lampung, pelantikan juga dilakukan kepada Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau dan Kepala Departemen di lingkungan OJK.

“Kami segenap keluarga besar di Pemerintah Provinsi Lampung dan juga mewakili Kabupaten/Kota mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Indra Krisna atas pengabdian yang diberikan kepada Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan meski Indra Krisna sudah tidak lagi menjabat di OJK Provinsi Lampung, namun diharapkan terus menjalin tali silaturhami.

“Kita tidak terputus silaturahmi meskipun tidak lagi di Provinsi Lampung, Insya Allah selalu menjadi keluarga seterusnya. Semoga ditempat yang baru nanti akan mendapatkan kelancaran dalam bertugas,” katanya.

Nunik juga mengucapkan selamat datang kepada Kepala OJK Provinsi Lampung yang baru Bambang Hermanto.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pelantikan ini merupakan hal yang biasa dilakukan dan merupakan salah satu proses regenerasi.

“Sehingga kita bisa memberikan kesempatan pada generasi muda untuk nantinya siap menjadi pengganti generasi yang lebih senior,” ujar Wimboh.

Wimboh meminta agar pimpinan satuan kerja OJK untuk terus tetap profesional dan menjaga integritas.

“Selamat kepada para pimpinan satuan kerja yang dilantik dan sertijab, selamat mengemban amanah pada posisi jabatan yang baru. Tetap profesional, jaga integritas dalam koridor perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Wimboh mengajak seluruh insan OJK untuk lakukan monitoring mengenai kebijakan apalagi yang bisa dilakukan untuk menangani dampak Covid-19 dan memulihkan ekonomi.

“Insan OJK sehingga bisa mengeluarkan kebijakan yang nantinya akan memberikan kontribusi terbaik untuk ekonomi dan sektor keuangan agar bangkit kembali,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan.(Red)

Bidik Kesejahteran Guru di Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Luncurkan Kartu Pendidik Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —— Demi meningkatkan kesejahteran tenaga pendidik, terutama bagi guru honor murni, Gubernur Lampung Arinal Djunajdi meluncurkan Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

Peluncuran kartu ini juga menjadi bukti realisasi 6 Janji Kerja dari 33 Janji Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang menjadi Tugas Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa saat ini Provinsi Lampung sedang giat giatnya membangun, salah satunya bidang pendidikan.

Kartu Pendidik Berjaya bertujuan sebagai identitas penerima bantuan kesejahteran tenaga pendidik bagi guru honor murni.

“Menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Butuh kesabaran dalam menghadapi anak didik serta niat yang kuat untuk berkecimpung di dalam dunia pendidikan. Bukan hanya itu jasa guru begitu luar bisa ketika anak didiknya menjadi manusaia yang benar dan berprestasi,” ujar Gubernur.

Gubernur minta Kadis Pendidikan Sulpakar serius dalam memperhatikan pemberian dana peningkatan kesejahteraan bagi guru ini.

“Saya berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai program yang dicanangkan. Dari pemberian insentif beruapa tunjangan profesi, hingga dana BOS yang cukup membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengimbau Dinas Pendidikan fokus pada pemberian tunjangan kesejahteraan guru lewat berbagai program seperti sertifikasi guru, insentif, atau bantuan lainnya, terutama para guru yang belum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Mereka benar- benar harus diperhatikan agar bisa menjalankan tugas mengajar dengan baik. Tunjangan diberikan dalam bentuk uang yang dapat dimanfaatkan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekaligus juga untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya,” ujar Arinal.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Sulfakar menyampaikan bahwa dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebesar Rp204.300 per orang per bulan selama 6 bulan yaitu Januari – Juni dengan total anggaran sebesar Rp5.943.904.200.

“Adapun jumlah penerima dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebanyak 4.849 orang dengan Guru Honor Murni SMA sebanyak 2.508 orang, Guru Honor Murni SMK sebanyak 2.192 orang dan Guru Honor Murni PKLK sebanyak 149 orang,” ujar Sulpakar.

Pada kesempatan yang sama,
Astri Oktarina, guru honor Bahasa Inggeris SMA N 1 Gedong Tataan mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung yang telah memberikan bantuan kesejahteraan guru honor murni.

“Saya merasa bersyukur mendapatkan penambahan pendapatan sebagaimana penerima Tunjangan Profesi Guru oleh Pak Gubernur. Semoga ke depan pendidikan di Prvinsi ini semakin maju dengan perhatian khusus yang diberikan oleh pemerintah kepada kami para tenaga honor,” katanya. (Red)

Gubernur Lampung Menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri Dengan Kemenperin

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Provinsi Lampung melalui Virtual Meeting dengan Kementerian Perindustrian, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (06/07).

Selain dihadiri oleh Gubernur Lampung, rapat ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Rapat tersebut membahas kawasan industri dalam RPJMN 2020-2024 di Provinsi Lampung. Kawasan-kawasan Industri yang dimaksud diantaranya yang berada di Tanggamus, Katibung, Way Pisang dan Pesawaran.

Rapat juga membahas progress dan kendala-kendala yang dialami setiap kawasan. Seperti di Tanggamus, yang sedang menunggu penetapan pengelola kawasan industri dan butuh perbaikan akses jalan menuju kawasan industri dari Ibukota Kabupaten. Kemudian Katibung yang telah dilakukan studi pendahuluan Kawasan Industri Energi Terpadu dan terdapat kendala dalam pembebasan berupa proses penyelesaian sengketa pribadi di bawah penguasaan lahan. Lalu Way Pisang yang menunggu Revisi Rencana Tata Ruang Kabupaten dan mengusulkan untuk pembangunan akses dari pintu tol Bakauheni – Kawasan Industri, dan di Pesawaran terdapat lebih dari dua progress serta kendala diantaranya Penyusunan Masterplan dan Rencana Strategis Kawasan Industri (2018) yang saat ini sedang direview, pembangunan pembangkit baru, gardu induk, dan jaringan transmisi berkapasitas 240 KVA, dan mengusulkan untuk pembangunan akses jalan kereta api.

Gubernur mengatakan bahwa ia akan berdiskusi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk merumuskan dan menyatukan pemikiran agar wilayah yang akan dikembangkan bisa berproduksi dengan baik dan sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Saya akan mendiskusikan dengan Bapak Warsito (Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin) untuk merumuskan permasalahan yang ada. Diharapkan, kawasan industri tersebut akan banyak berproduksi. Saya akan menyatukan pemikiran tersebut agar Pusat bisa menunjuk Provinsi Lampung sebagai Kawasan Industri,” ujar Arinal.(Red)

Ibu Riana Arinal Ikuti Webinar Dekranas Seri 1 bersama Ketua Umum Dekranas Wury Ma’aruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengikuti Zoom Webinar Dekranas (Bincang Sore-Seri 1) bersama Ketua Umum Dekranas Wury Ma’aruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Sabtu sore (4/7/2020) di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Ibu Wury Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa Dekranas Pusat mengajak seluruh Wirausaha dan UKM untuk menambah wawasan dan berbagi informasi mengenai penguatan usaha di masa Pandemi Covid-19.

Ibu Wury juga mengimbau para pelaku usaha di bidang kreatif untuk lebih meningkatkan produktivitasnya melalui platform digital yang dilakukan pada hari ini.

“Ekonomi Kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang menjadikan kreativitas sebagai modal utama dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Kerajinan sendiri adalah subsektor industri kreatif yang berjalan sangat dinamis. Berbagai tren fesyen bermunculan setiap tahunnya karena inovasi dan produktivitas desainer,” ujar Wury Ma’ruf Amin dalam Webinar bertema “Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan dalam rangka meningkatkan Produktivitas melalui Platform Digital” itu.

Saat ini, lanjut Wury, produk kerajinan merupakan produk yang cukup diminati dan menunjukkan peningkatan daya saing yang cukup signifikan di tingkat global.

Namun, adanya pandemi virus Corona telah berpengaruh di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku UKM di Indonesia gelisah.

“Sebanyak 1 juta lebih UKM terdampak adanya virus covid 19, Kerugian mencapai Rp17,23 triliun. Sektor kerajinan merupakan sektor yang terdampak kedua setelah pangan. Berbagai permasalahan yang muncul yaitu Pendapatan dan omset yang menurun akibat turunnya daya beli masyarakat, bahan baku sulit didapat, distribusi terhambat dan lainnya,” jelas Ibu Wury.

Terkait dengan hal tersebut, Wury Ma’ruf Amin mengajak seluruh pengrajin yang ada di Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan keadaan yang ada, guna meningkatkan omsetnya.

“Banyak cara yang dapat kita lakukan, untuk kembali meningkatkan daya jual para pengrajin. Salah satunya menggunakan platform digital untuk meningkatkan pemasaran. Untuk itu diperlukan support penuh dari para Ketua Dekranasda Provinsi di seluruh Indonesia, sebagaimana arahan dari bapak Presiden Jokowi, untuk mencanangkan Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia, untuk memajukan usaha anak bangsa,” katanya.

Ibu Wury juga mengajak kalangan pengrajin mengeluarkan energi positif dan berharap pandemi ini segera berakhir dan pemulihan ekonomi akan berlangsung baik di indonesia ataupun di seluruh dunia.

Pada kesempatan yang sama,
Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian menyampaikan bahwa webinar itu diikuti oleh lebih dari 500 audien zoom di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan informasi kepada para pengrajin dibawah Dekranas yang tersebar di seluruh Indonesia agar tetap mengasilkan omset di tengah wabah Covid-19.

“Semoga acara ini bermanfaat bagi pengrajin dan membangkitkan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Ibu Riana Sari Arinal usai melakukan zoom menyampaikan bahwa dirinya selalu memberikan motivasi kepada para pengrajin supaya terus meningkatkan inovasi dan tidak putus semangat meskipun di tengah wabah seperti ini.

Riana juga berharap para pengrajin bisa beradaptasi di era new normal seperti saat ini, serta melibatkan generasi milenial dalam merancang ataupun memproduksi kerajinan.

Sebab, menurut Ibu Riana, ide dan gagasan dari anak muda atau kalangan milenial biasanya lebih berinovasi dan memiliki nilai kreativitas yang tinggi. (Red)

Wagub Nunik dan Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia Lakukan Bakti Bosial di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jati Agung, Lampung Selatan

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Lampung melakukan bakti sosial, dan menyerahkan bantuan sembako serta 400 lembar masker kain, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Wagub Nunik dirinya menyempatkan diri bertemu dengan berbagai komunitas untuk melakukan kegiatan bersama guna melihat kekayaan Lampung dan potensi Lampung, termasuk SKIn Lampung.

“Bersama komunitas kami melakukan bakti sosial dan menjelajah untuk melihat kekayaan alam Lampung yang luar biasa,” jelas Wagub Nunik.

Selain itu juga, lanjut Wagub, untuk menjalin kebersamaan dan persaudaraan sesuai hastag SKIn Lampung #SatukanJanganPisahkan.

Wagub Nunik mengungkapkan rasa senang karena bisa bersama keluarga SKIn Lampung. “Saya senang hari ini bisa bersama keluarga SKIn Lampung,” ungkapnya.

Wagub Nunik berharap SKIn Lampung selalu dalam kebersamaan. “Ada tiga hal dalam kehidupan, yaitu kemajemukan, kemanusiaan, dan kebersamaan. Dan saya melihat SKIn Lampung menerapkan itu semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kyai Abdul Aziz, menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Dia berharap kegiatan ini bakti ke depan tetap berjalan. “Semoga kegiatan sosial seperti ini tetap terus berjalan,” ujarnya.

Kyai Abdul Aziz juga mendo’akan semoga di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil gubernur Nunik, Provinsi Lampung terus diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membawa kemaslahatan masyarakat Lampung.

Usai menyerahkan bantuan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dan SKIn Lampung melakukan petik sayur terong dan cabai.

Kemudian dilanjutkan dengan Fun Offroad di daerah Karanganyar. Lalu makan siang bersama.
Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik dikukuhkan menjadi Pembina Kehormatan Komunitas SKIn Lampung. (Red)

Gubernur Lampung Menyaksikan Penyerahan Sertifikat Tanah Pada 3 Wilayah Di Provinsi Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di 3 wilayah di Provinsi Lampung, yaitu Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tanggamus dan Kota Metro yang disaksikan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Republik Indonesia, Sofyan Djalil, secara Virtual bertempat di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung pada Jumat (03/07).

Gubernur Lampung dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Lampung dalam keadaan aman dan kondusif, serta berhasil mendapatkan penghargaan dalam tata kelola penanganan Covid-19 di Indonesia.

Terlebih lagi ditengah Pandemi Covid-19 ini, Provinsi Lampung mampu surplus 2,4 Triliun di sektor perdagangan, dan efisiensi impor sebesar 4 Triliun. Walaupun dalam situasi Covid Lampung tetap menyuplai kebutuhan Ibukota sebagai Pusat Ekonomi.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN dan khusunya Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung dan Apresiasi serta Penghargaan atas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari tahun 2017 hingga 2020 yang telah mencapai 4.231.820 bidang tanah,” ungkap Arinal.

Pada kesempatan tersebut diserahkan sebanyak 5.950 sertifikat pada masing-masing wilayah dengan rincian:

– Kabupaten Lampung Utara diserahkan sebanyak 2.100 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Plt Bupati Lampung Utara

– Kabupaten Tanggamus diserahkan sebanyak 2.500 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Wakil Bupati Tanggamus

– Kota Metro diserahkan sebanyak 1.350 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Wakil Walikota Metro

Dengan diterbitkannya sertifikat tanah tersebut, diharapkan masyarakat mendapat kepastian hukum dan manfaat agar tidak terjadi perselisihan serta dapat digunakan sebagai sarana untuk penambahan modal usaha.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung menyampaikan penjelasan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Republik Indonesia tentang kondisi pertanahan di Provinsi Lampung.

Menurut Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, penyertifikatan di Provinsi Lampung dijadwalkan akan selesai pada bulan Agustus mendatang.

Lebih lanjut, Sofyan Djalil dalam arahannya mengucapkan selamat dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas BPN di Provinsi Lampung atas pelayanan yang selama ini dilakukan kepada masyarakat meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19, dapat melayani dengan maksimal.

Tidak lupa, Sofyan juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya Badan Pertanahan Nasional melaksanakan program-programnya terutama program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). (Red)

Pemprov Lampung Gelar Rapat Pembahasan Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung – Asisten Pemerintahan & Kesra, Irwan Sihar Marpaung, menggelar Rapat Pembahasan Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Covid-19, Balai Keratun, Jumat (03/07).

Asisten Pemerintahan & Kesra Irwan Sihar Marpaung menyampaikan bahwa berdasarkan arahan dari pimpinan untuk tugas yang setiap hari yang wajib ada di Posko Gugus Tugas mengalami perubahan. Perubahan tersebut terjadi karena situasi saat ini yang sedang beradaptasi dengan situasi new normal.

Dengan demikian ada beberapa unsur yang harus dikurangi sesuai dengan arahan yang diberikan. Selain itu juga di tingkat Kabupaten/Kota sudah mempunyai satgas-satgas yang juga menyesuaikan dengan Satgas Terpadu.

Satgas Terpadu tidak dibubarkan namun hanya diminimalkan personilnya, dikarenakan menyangkut masalah anggaran dan situasi new normal yang harus dihadapi saat ini. Semua Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota menjadi Ketua Gugus Tugas. Termasuk didalamnya terdapat unsur dari Pemda, TNI, Polri, dan Satpol PP sehingga terbentuk Satgas Terpadu.

“Saya meminta nanti kepada mereka yang ditunjuk dan mewakili di posko ini, agar melaksanakan tugasnya dengan baik. Jadi mengapa Posko Satgas belum dibubarkan, karena dari Pusat belum ada kabar untuk dibubarkan sehingga posko ini masih berjalan dengan kondisi minimal tanpa mengurangi apa yang harus dilakukan di Posko ini,” ujar Irwan.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Kepala BPBD, Kepala Badan Kesbangpol, Kadis Tenaga Kerja, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kominfo & Statistik Provinsi Lampung, dan Dinas/Instansi teknis terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(Red)

Jumat Barokah di Mahan Agung, Ketua LKKS Ibu Riana Sari Arinal Bagikan Sembako kepada Korban Napza

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —- Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membagikan 50 paket sembako kepada korban Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya) pada kegiatan Jumat Barokah di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jumat (3/7/2020).

Paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kg, gula, terigu, kecap, susu dan handuk.

“Untuk kesekian kalinya kita melaksanakan bakti sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak Covid-19,” ujar Ibu Riana.

Ibu Riana mengatakan bantuan tersebut sebagai bukti kepedulian sekaligus dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020.

“Beberapa hari yang lalu juga kita memperingati HANI Tahun 2020, ini salah satu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang menjadi korban dari penyalahgunaan narkoba tersebut,” katanya.

Selain itu, Ibu Riana yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menyalurkan bantuan berupa 100 pak mie kering dan 335 pak beras kemasan 3 kg untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

“Dan alhamdulillah tadi pagi 200 pak beras juga sudah saya berikan kepada masyarakat bersama dengan Program Siger. Kemudian ada tiga titik lokasi juga saya titipkan beras tersebut,” ujarnya.

Ibu Riana berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan pada hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kita semua selalu mendapatkan keberkahan, kesehatan dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” katanya. (Red)