Wakil Presiden Apresiasi Lomba Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru yang digelar Kemendagri

*JAKARTA*- Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah menggelar lomba inovasi daerah untuk menyiapkan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19. “Saya sangat menghargai inisiatif Kemendagri untuk memperkuat kesiapan daerah memasuki tatanan normal baru. Sudah tentu diperlukan inovasi yang menjadi kunci keberhasilan suatu daerah memasuki era produktif dan aman Covid-19,” kata Wapres saat membuka acara dan memberikan pengarahan pada acara penganugerahan pemenang lomba inovasi daerah yang digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri (22/6).

Inovasi, menurutnya, menjadi kunci keberhasilan penerapan era baru yang produktif dan aman Covid-19. “Mengapa inovasi menjadi penting? Karena (di tengah pandemi), tatanan kehidupan di segala bidang akan berubah drastis. Seluruh bidang ekonomi, akan dilaksanakan dengan cara yang sama sekali berbeda dari sebelumnya,” ujar Ma’ruf. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dan kreativitas agar kegiatan ekonomi yang produktif tetap berjalan tetapi aman Covid-19. Daerah harus menyiapkan tatanan normal baru tersebut dengan baik. “Wilayah harus dipastikan kondusif, selain kegiatan ekonominya harus dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Ma’ruf menjelaskan, saat ini pemerintah tengah mengkaji penerapan tatanan normal baru yang produktif dan aman dari Covid-19. Hal ini perlu dipersiapkan, untuk memperbaiki ekonomi yang lesu akibat pandemi. Pemerintah juga terus berjuang mencegah penyebaran dan menemukan obat serta vaksin untuk menangani Covid-19.

Lomba inovasi daerah telah dimulai sejak 29 Mei 2020 dan diikuti 460 daerah provinsi, kabupaten/kota. Sampai dengan ditutupnya batas pengiriman video pada tanggal 15 Juni 2020 telah diterima 2.517 video inovasi dari seluruh daerah. Video tersebut dinilai tim juri dari berbagai Kementerian/Lembaga diantaranya Kemendagri, Kemenkeu, Kemenkes, Kemenpan-RB, Kemenparekraf, Kemendag, BNPB, BNPP, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.(Red)

Keberadaan Laboratorium Uji Covid-19 dari BBPOM dan Pengembangan Inovasi Daerah Perkuat Kesiapan Hadapi New Norma

Mediarepublika.com, BANDARLAMPUNG —– Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan dalam menangani Covid-19 dan kesiapan menghadapi New Normal, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendapat dukungan

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung dengan dibukanya Laboratorium Uji Covid-19.
Selain itu, dalam menghadapi kesiapan New Normal, Gubernur juga berhasil mengembangkan inovasi dengan meraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah.
Diharapkan dengan upaya ini kesiapan menghadapi New Normal dapat dikelola dengan lebih baik.

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal saat meninjau Laboratorium Pengujian Covid-19 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, di Laboratorium Kantor BBPOM Pahoman, Senin (22/6/2020).

“Mudah mudahan ke depan kita semakin baik. Alhamdulillah kesiapan new normal, kita sudah mengembangkan inovasi dan hari ini pak Gubernur Arinal meraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah Tatanan New Normal yaitu Juara 1 di sektor Rumah Makan l, Juara 2 di sektor Pasar Modern dan Juara 3 di sektor Pasar Tradisional,” kata Fahrizal.

Fahrizal mengatakan meskipun Provinsi Lampung diapit oleh zona merah dan zona hitam kasus Covid-19 namun Lampung merupakan Provinsi kedua terendah secara Nasional yang terjangkit Corona.

“Alhamdulillah dengan jumlah Penduduk yang hampir 10 juta jiwa, Lampung berada di peringkat kedua terendah dari 34 Provinsi dalam kasus Positif-Covid 19 di Indonesia. Denga rasio 1.58 per 100 penduduk. Ini merupakah hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Pemprov Lampung dalam berjuang memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sekda Provinsi Lampung ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada BBPOM yang telah memberikan dukungan kepada Pemda dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Sekdaprov berharap dengan dukungan infrastruktur laboratorium ini bersama Dinas Kesehatan, Provinsi Lampung dapat mengelola New Normal dengan lebih baik.

“Dengan adanya lab dari BBPOM ini sangat membantu Pemprov dalam menghadapi Covid-19. Karena new normal ini bukan pilihan namun mau tak mau kita harus memasuki era itu. Masyarakat tidak mungkin terus menerus lockdown dan diam di rumah . Aktivitas kita harus terus menerus jalan , namun kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sekdaprov.

Pemprov Lampung juga terus memperkuat Dinas Kesehatan melakukan survei untuk mendeteksi kondisi tertular meningkat, stagnan, atau sudah menurun.

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi semua informasi yang disampaikan Pemprov kepada masyarakat harus berbasis data dan ilmiah.

Menurut Fahrizal, peninjauan tersebut untuk memastikan kelayakan tenaga penguji, infrastruktur dan peralatan uji di antaranya Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang menjadi peralatan utama.

“Untuk melakukan peninjauan, seluruh orang yang memasuki Laboraturium Uji Covid-19 diwajibkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk menjaga kesterilan ruang lab,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Kepala BBPOM Bandar Lampung Susan Gracia Arpan menyampaikan kesiapan Laboratorium Balai Besar POM di Bandar Lampung dalam menguji virus Covid-19.

Menurut Susan Gracia, Laboratorium sudah dilengkapi dengan real time-PCR dan Biosafety Cabinet level 3, sebagai standard laboratorium untuk uji virus dan telah dilakukannya validasi oleh Tim dari P3OMN Badan POM Pusat.

“Laboratorium BBPOM saat ini siap running dan berkontribusi aktif dalam memerangi virus covid-19. Kami didukung 26 personil, termasuk tenaga penguji, tim supervisor, pembina dan penanggung jawab, serta tim pendudukung, saat ini kapasitas uji 50 – 100 sampel perhari dengan kecepatan uji 2 sampai 5 jam” ujarnya.

Susan menambahkan dengan PCR realtime swab sansure yang mampu menguji hingga 100 sampel ini bisa memperluas cakupan tes hingga mampu membantu Pemerintah Daerah khususnya Bandar Lampung agar cepat keluar dari krisis pandemi Covid-19 ini.

“Untuk itu kami meminta arahan arahan dari pak Sekda yang mewakili Gubernur. Juga arahan bu Reihana sebagai kepala Kepala Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, menyambut baik kesiapan Laboratorium BBPOM di Bandar Lampung untuk menguji Covid-19.

“Hasil uji lab Covid BPOM segera akan menjadi bagian data nasional setelah terdaftar di all record password,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu 20 Juni 2020 lalu, sudah dilakukan pengujian Covid untuk 26 karyawan BBPOM Lampung, dengan hasil semuanya negatif Covid-19. Sedangkan pada hari Senin 22 Juni 2020, dilakukan swab test terhadap 53 karyawan. (Red)

KNPI Pertegas Komitmen Kebhinekaan

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com – Dalam rangka mempererat rasa persaudaraan antar sesama anak bangsa, DPD KNPI Kota Bandarlampung menyambangi Komunitas Pemuda dan mahasiswa Papua yang berada di kota Bandarlampung.

Menurut Iqbal Ardiansyah, ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung itu mengatakan, agenda kunjungan kepada kawan-kawan Papua di kota Bandarlampung ini dalam rangka mempertegas komutmen kebhinekaan di bangsa ini, terutama di Provinsi Lampung agar tidak hanya berbentuk harapan. Senin(22/6)

“Tidak ada maksud lain, hal ini kami lakukan guna memelihara nilai-nilai kemanusiaan dan kebhinekaan antar sesama anak bangsa, mereka juga bagian dari kita, kita bersaudara, bertumpah darah satu, tanah air Indonesia,” Kata Bung Iqbal saat mengunjungi asrama komunitas Papua yang berada di Teluk Betung Selatan.

Sementara itu, Yunus perwakilan pemuda mahasiswa Papua itu menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan pemuda KNPI Kota Bandarlampung, kami merasa nyaman tinggal di bandarlampung, apalagi ditambah hadirnya KNPI kota hari ini kami merasa terharu dan bangga.

“Terimakasih atas kunjungannya, semoga buah tangan yang di bawa oleh KNPI bermanfaat, kami juga tidak merasa asing disini, kami senang dan bangga tinggal di bandar lampung, jaya selalu KNPI,” Kata Yunus.

Selain itu, Bung Iqbal juga menegaskan, ia memiliki sebuah misi dimana hadirnya KNPI kedepan ia ingin KNPI menjadi wadah pemersatu.

“KNPI terbuka untuk siapa saja, saya sangat ingin KNPI hadir sebagai pemersatu anak bangsa, bhineka tunggal Ika, kita satu atas nama Indonesia, perbedaan beragam suku, bangsa dan agama, itu keindahan bukan penghalang dan jadi perdebatan,” Tegasnya.(Red)

Lomba Inovasi Digelar agar Daerah Menyiapkan Tatanan Normal Baru

Mediarepublika.com

*Jakarta*- Berbagai ahli kesehatan baik nasional maupun internasional berpendapat, bahwa pandemi Covid-19 berakhir dalam kurun waktu yang tak sebentar. Karenanya, dunia tengah mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan Covid-19. Berbagai negara melakukan inovasi untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau new normal life. Sebab, tidak mungkin untuk terus menerus melakukan pembatasan secara ketat apalagi lockdown, yang juga memberikan dampak negatif bagi kesehatan, ekonomi, psikologi sosial dan lain-lain. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, saat memberikan sambutan pada gelaran penganugerahan pemenang lomba inovasi daerah, dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19, di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Senin (22/6/2020).

Sebagai sesuatu yang baru, kata Mendagri, tatanan ini memerlukan tahap pengenalan atau pra kondisi agar seluruh masyarakat siap dan mampu beradaptasi. “Pra kondisi ini dilakukan dengan membuat protokol kesehatan di berbagai sektor kehidupan dan melakukan simulasi-simulasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kemendagri bersama dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Pariwisata dan Ekomomi Kreatif, Kementerian Perdagangan, BNPB, BNPP, serta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, berinisiatif mengadakan lomba antardaerah untuk membuat protokol kesehatan Covid-19 dan simulasinya di 7 sektor kehidupan. Sektor tersebut meliputi pasar tradisional, pasar modern, hotel, restoran, tempat wisata, transpotasi publik, dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). “Agar adil maka lomba diadakan dengan membagi empat klaster Pemda, yaitu antarprovinsi, antarkota, antarkabupaten, dan antarkabupaten perbatasan atau tertinggal,” ujar Mendagri.

Semua Pemda, lanjut Mendagri, bebas mengikuti lomba dengan membuat video dengan durasi maksimal 1,5 menit yang menggambarkan protokol kesehatan dan simulasi di sektor yang dipertandingkan. Pemda bebas memilih untuk mengikuti sektor mana saja. Bahkan, mereka dapat mengirim video di semua sektor yang dilombakan. “Untuk membuat video tersebut tentunya Pemda harus menyusun protokol kesehatan dengan melibatkan ahli kesehatan dan bekerja sama dengan stakeholder yang digarapnya seperti operator pasar tradisional, hotel, restoran, dan sebagainya,” kata Mendagri.

Mendagri menyebutkan, video para pemenang akan disosialisasikan ke publik melalui media massa termasuk media sosial, sebagai model bagi Pemda lain, serta memberikan kesadaran masyarakat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan tatanan baru yang produktif dan aman dari bahaya Covid-19.

Selain mendapat piagam penghargaan, setiap pemenang diberikan Dana Insentif Daerah (DID) dengan nominal beragam. Untuk pemenang pertama di setiap kategori dan setiap klaster, daerah diberikan DID sebesar Rp 3 miliar, pemenang kedua Rp 2 miliar, dan pemenang ketiga Rp 1 miliar. Sehingga total pemenang berjumlah 84, terdiri atas Pemenang I, Pemenang II dan Pemenang III pada 7 sektor dan 4 klaster Pemda dengan total hadiah DID Rp 168 miliar.(Red)

Program Jumat Barokah ke-6, Ibu Riana Arinal Kembali Bagikan Sembako dan Nasi Kotak bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Mediarepublika.com – BANDARLAMPUNG —– Memasuki pelaksanaan Program Jumat Barokah ke-6, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal kembali membagikan 658 paket sembako dan 200 nasi kotak bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Bandarlampung, Jum’at (15/5).

Bantuan ini akan didistribusikan kepada Muslimat NU, Aisyiyah dan Pengajian Al-Hidayah Provinsi Lampung, 8 Panti, dan masyarakat yang kurang mampu yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung.

“Saya sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setingginya kepada semua pihak yang telah ikut berkontribusi dalam acara Jumat Barokah ini. Semoga menjadi amal ibadah serta menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh masyarakat untuk ikut berbagi kepada sesama,” ujar Ibu Riana Arinal.

Adapun yang turut berkontribusi dalam kegiatan Jum’at Barokah kali ini di antaranya Bhayangkari Polda Lampung, TP PKK Provinsi Lampung, Dharmawanita Provinsi Lampung, dan Gugus Tugas Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Ibu Riana menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan aksi nyata dari bentuk kepedulian, gotong royong, dan rasa empati kepada sesama untuk saling menguatkan dan memberi semangat dalam berjuang bersama melawan pandemi Covid-19.

“Hari ini juga merupakan Jumat kedua pelaksanaan gerakan Siger secara serentak bersama dengan seluruh Tim penggerak PKK Kabupaten/kota. Gerakan Siger merupakan gerakan berbagi kepada orang-orang yang ada disekitar lingkungan kita berupa sayuran dan buah-buahan,” jelas Ibu Riana.

Pada kesempatan yang sama, Ibu Riana Arinal juga menyerahkan secara simbolis 2.250 paket sembako kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten/kota untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerimanya, khususnya bagi masyarakat terdampak Covid-19. (Adpim)

Pemprov Lampung Menerima Kepulangan 12 TKI

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menerima kepulangan 12 tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi Lampung dari negara penempatan kerja di Taiwan, Hongkong, dan Singapura tiba di Asrama Haji, Rajabasa Bandar Lampung, Minggu, 10 Mei 2020, pukul 07.43 WIB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Lukmansyah mengatakan kepulangan 12 TKI tersebut yakni 8 orang dari Taiwan, 2 orang dari Hongkong, dan 2 orang dari Singapura via darat dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Kepulangan pekerja tersebut diterima oleh petugas Disnaker Provinsi Lampung, BP2MI Provinsi Lampung, dan relawan P2LPMI Provinsi Lampung dengan protap kesehatan.

“Kedua belas TKI tersebut sudah melaksanakan screening kesehatan dan semuanya dinyatakan sehat oleh KKP Bandara Soekarno Hatta,” katanya kepada Wartawan Media Nasional_Berita Indonesia, Minggu, 10 Mei 2020.

Dia mengatakan saat di Wisma Haji Rajabasa, Bandar Lampung, para TKI tersebut dilakukan pengukuran suhu badan dengan hasil berkisar 35-36,8 derajat celcius. Kemudian juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan pada barang-barang dan koper yang dibawa oleh TKI tersebut.

“Asal TKI tersebut dari daerah Lampung Timur 6 orang, Lampung Tengah 3 orang, Lampung Selatan 2 orang dan 1 orang asal Kota Metro,” katanya.
Lukmansyah mengatakan kedua belas orang tersebut sudah di data dan diberikan edukasi tentang upaya penanganan penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 dan pentingnya menjadi TKI yang prosedural.

“Setelah dikonsultasikan dengan dokter jaga Posko Gugus Tugas Lampung, maka pukul 10.42 pagi tadi 12 TKI sudah diserahterimakan kepada keluarganya untuk kembali ke rumah masing-masing dan wajib melakukan isolasi mandiri 14 hari,” katanya. ( P. LukmanHakim_Raden Gagaklumayung/R. Raidani).

Jajaran Disdikbud Lampung Peringati Hardiknas Secara Virtual, Hari Ini Pengumuman Kelulusan SMA dan SMK

Bandarlampung – Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung tetap memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (02/05), di musim pandemi Covid-19.

Peringatan Hardiknas jajaran Dinas Dikbud Lampung dilaksanakan sederhana diisi sambutan dari Kepala Disdikbud Provinsi Lampung Drs. H. Sulpakar, MM, secara virtual melalui video conference (Vidcom) dari Kantor Disdikbud Lampung. Peringatan Hardiknas mendengarkan pidato Kadisdikbud ini diikuti oleh Kacabdin Dikbud Wilayah 1 sampai Wilayah 7, Pengawasan SMA, SMK SLB, Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung.

Sulpakan dalam sambutannya menyampaikan, bahwa akhir-akhir ini berbagai negara di dunia, tengah dikejutkan dengan wabah penyakit Corona Virus Diseases-19 (Covid-19). Wabah virus ini memang penularannya sangat cepat menyebar ke berbagai negara di dunia. Sehingga oleh World Health Organization (WHO), menyatakan wabah penyebaran virus Covid-19 sebagai pandemi dunia saat ini. Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Covid19 sebagai Bencana Nasional.

Sulpakar juga mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan secara tiba-tiba dalam keseharian individu dan aktivitas masyarakat, membawa dampak perubahan yang luar biasa untuk semua bidang. Salah satunya bidang pendidikan, sehingga belajar dari rumah merupakan keniscayaan.

Penyebaran Covid-19 lanjut Sulpakar, mengakibatkan peserta didik harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumah, baik melalui sarana dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring). Namun, tidak semua peserta didik maupun pendidik memiliki kemampuan untuk mengakses platform pembelajaran daring secara optimal.

Transformasi dan adaptasi menjadikan peranan orang tua sebagai kunci keberhasilan untuk menghadapi situasi ini. Orang tua sebagai pintu pertama perubahan dan harus mampu bertransformasi dan berdaptasi terlebih dahulu, sehingga orang tua mampu menjadi pendamping atau mentor perubahan bagi anakanaknya di rumah. Orang tua harus mampu belajar kembali bersama anak-anak di rumah. Sekaligus, menanamkan pola berpikir yang positif sehingga menghadapi pandemi ini sebagai sebuah pola hidup baru yang harus dibiasakan untuk dijalani.

*Pengumuman Kelulusan

Kadisdikbud Lampung Sulpakar juga menyampaikan, bersamaan dengan Hardiknas 2 Mei 2020, juga merupakan pengumuman kelulusan bagi siswa Kelas XII SMA/SMK sederajat Tahun Pelajaran 2019/2020.

Kriteria Kelulusan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan (NSP) adalah : Menyelesaikan seluruh program pembelajaran (kelas X ssampai dengan kelas XII); Memperoleh nilai sikap dan perilaku minimal baik; Lulus ujian satuan pendidikan.

Akan tetapi karena pandemi Covid-19 kata Sulpakar, selain kriteria di atas, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan SE Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 dimana kekentuan kelulusan berdasarkan :
1. Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat ditentukan berdasarkan Nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan;

2. Untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat, ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktek kerja lapangan, portofolio dan nilai praktek selama limas semester terakhir.

“Untuk itu, Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Provinsi Lampung beserta jajaran, mengucapkan Selamat atas Kelulusan siswa/i kelas XII SMA/SMK/SLB seProvinsi Lampung Tahun Pelajaran 2019/2020,” kata Sulpakar.

Berkaitan dengan pengumuman kelulusan ini, Kadisdikbud Sulpakar menghimbau kepada anak-anak yang baru saja menerima Kelulusan ini untuk :
1. Tidak melakukan aksi coret-coret pakaian, baik itu di lingkungan sekolah atau di luar sekolah;
2. Tidak merayakan kelulusan dengan cara berkumpul ;
3. Tidak melakukan konvoi kendaraan di jalan raya yang menyebabkan kemacetan;
4. Lakukanlah Kelulusan ini dengan cara bersyukur kepada-Nya dan beribadah dirumah bersama keluarga tercinta

Selanjutnya, dalam situasi seluruh aktivitas di sekolah terhenti, solidaritas dan gotong
royong menjadi kunci penanganan Covid-19 khususnya di Provinsi Lampung. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terbuka untuk kerja sama dan kolaborasi dukungan penyelenggaraan pendidikan di masa darurat ini.

“Sudah sepatutnya, kesadaran semacam ini muncul dari setiap elemen pendidikan, pelajar, pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk orang tua. Ayo Kita “Belajar dari Covid-19” memajukan Pendidikan dan menguatkan Kebudayaan. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, semua warga bangsa senantiasa sehat dan proses kehidupan dapat berjalan normal kembali dengan menciptakan manusia manusia baru yang memiliki pola pikir positif yang sarat solidaritas sosial,” kata Sulpakar. (*)

Ketua LKKS Ibu Riana Arinal Bagikan Ribuan Nasi Kotak untuk Panti Asuhan dan Masyarakat Kurang Mampu

BANDARLAMPUNG —– Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membagikan ribuan nasi kotak untuk panti asuhan dan masyarakat kurang mampu yang dilakukan sejak awal Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah.

Memasuki hari ke-5 (Selasa (28/4), bantuan menyasar masyarakat di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Telukbetung, Bandarlampung.

Tercatat sejak hari pertama hingga hari ke-empat Bulan Ramadhan (24 – 27 april 2020), nasi kotak sudah dibagikan di beberapa titik yaitu Pasar Way Halim, Panti Asuhan Surya Mandiri Way Halim, Panti Asuhan Kasih Ibu Sepanjang Masa, seputaran Tugu Gajah dan Enggal, Panti Asuhan Peduli Harapan Bangsa, Panti Asuhan Raudatul Aitum Lampung.

Lebih lanjut, LKKS Provinsi Lampung setiap harinya akan membagikan 100 nasi kotak di sejumlah titik. Adapun sasaran pembagian ini diberikan kepada masyarakat yang kurang beruntung dan terdampak Covid-19 seperti anak-anak panti asuhan, tukang becak, pemulung, lansia, anak terlantar, dan warga kurang mampu.

Menurut Ibu Riana, sebagai Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial di Provinsi Lampung, LKKS Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Lampung dalam usaha mewujudkan kesejahteraan sosial bagi masyarakatnya.
Terlebih lagi pada situasi saat ini, dimana wabah Virus Corona / Covid-19 yang sedang melanda dunia termasuk Provinsi Lampung.

LKKS juga melakukan kegiatan nyata yang langsung menyentuh masyarakat. Diawali dengan memberikan apresiasi serta dukungan kepada para tenaga kesehatan yang berjuang pada garda terdepan dalam menangani Covid-19, apresiasi diwujudkan dalam bentuk pemberian bingkisan buah-buahan.

Kemudian bersama dengan organisasi-organisasi lainnya Ketua Umum LKKS Provinsi Lampung (Ibu Riana Arinal Djunaidi) menyalurkan bantuan dalam bentuk paket sembako, masker dan lain-lain.

Ibu Riana Arinal Djunaidi berharap agar apa yang dilakukan oleh LKKS Provinsi Lampung bermanfaat bagi masyarakat dan dapat membantu Pemerintah Provinsi Lampung dimasa Covid-19 ini. (Adpim)

Wagub Nunik dan OPD Bahas Pemberian Masker Gratis untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

Mediarepublika.com –  BANDARLAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas rencana pemberian masker gratis untuk masyarakat yang terdampak Covid-19, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Senin (27/4/2020).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, yang hadir pada rapat tersebut, Wagub Nunik minta bantuan apa yang bisa diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat secara gratis.

“Seperti bersama Bappeda, kita membahas bantuan salah satunya masker agar bisa langsung diberikan kepada masyarakat melalui Dinas Sosial nantinya,” ujar Reihana.

Reihana menyebutkan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sendiri juga telah melakukan upaya untuk memberikan bantuan kepada Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas.

Di samping itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan berbagai langkah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat seperti menyiapkan dapur umum di Lapangan Korem 043/Gatam Enggal Bandar Lampung untuk memberikan makanan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sementara itu, pada kesempatan terpisah, Wagub Nunik secara langsung menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba yang diselenggarakan Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Lampung dalam rangka memeriahkan HUT Provinsi Lampung ke- 56.

Lomba tersebut meliputi Lomba Vlog bertema Pariwisata Lampung, Lomba Fotografi bertema Infrastruktur Lampung dan Lomba Media Sosial OPD Pemerintah Provinsi Lampung.

Adapun pemenang lomba yakni untuk Lomba Vlog Juara I diraih Ahi Zadli, kemudian Juara II Ihan Apriadi dan
Juara III Gilang Wiradinata.

Selanjutnya, untuk Lomba Fotografi Juara I diraih Restu Cahyadi, lalu Juara II Bay Haqi Muhammad dan Juara III Riska Risanti.

Kemudian, untuk Lomba Media Sosial OPD Pemerintah Provinsi Lampung, Juara I diraih Dinas Kesehatan, kemudian Juara II Dinas Pariwisata dan Juara III Bappeda.

Masing-masing pemenang berhak membawa Trofi, Piagam Penghargaan dan Uang Tunai.(Adpim)

Pemprov Lampung Ikuti Rakorwil TPID Se-Sumatera 2020

Bandar Lampung — Asisten III Perekonomian & Pembangunan Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) TPID Se-Sumatera 2020 melalui Video Conference, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Rabu (22/4).

Taufik Hidayat, menyampaikan terkait dengan deflasi Provinsi Lampung di Bulan Maret 2020 mencapai angka 3,22%. Angka ini jauh diatas frekuensi ketika menyusun kebijakan penganggaran tahun 2020 yang sudah diturunkan menjadi 3 +/- 1%.

Selanjutnya, Taufik mengungkapkan beberapa komoditi paling strategis di Provinsi Lampung, dimana Lampung menjadi produsennya, diantaranya gula pasir, beras, yang selalu surplus setiap tahunnya tetapi ternyata di bulan Maret memberikan tekanan terhadap inflasi.

Namun, lanjut Taufik, ada beberapa hal yang bisa Provinsi Lampung tawarkan kepada Provinsi lainnya di Pulau Sumatera untuk komoditas pangan strategis. Diantaranya beras, kemudian juga daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng, dan juga gula pasir.

“Demikian beberapa komoditi yang surplus di Provinsi Lampung, ada beras, daging sapi, daging ayam, telur, gula pasir dan minyak goreng ini yang kami harapkan bisa ditindak lanjuti kerjasamanya,” ujar Taufik.

Selain Asisten III Perekonomian & Pembangunan Provinsi Lampung, rapat ini dihadiri pula oleh Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Kadis Perindustrian & Perdagangan Satria Alam, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan & Hortikultura Kusnardi, Karo Perekonomian Elvira Umihanni, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Nirlan. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)