Zikir Sambut Ramadhan 1441 H, Gubernur Arinal Bangkitkan Keyakinan dengan Pertolongan Allah SWT Wabah Covid-19 Segera Berakhir

BANDAR LAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal menghadiri Zikir dan Doa bersama dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 Hijriah dan memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi wabah Covid-19, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (22/4/2020) malam.

Zikir dan doa ini juga dilakukan bersama Ulama dan Umara se- Provinsi Lampung melalui live video conference yang terhubung dimasing-masing wilayah di seluruh Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Gubernur Arinal memberi semangat dan keyakinan pada masyarakat Lampung bahwa dengan berdoa pada Allah SWT wabah Covid-19 segera berakhir.

“Meski melalui daring dengan posisi terpisah, namun yakinlah Allah SWT mendengar doa kita bersama. Mari satukan hati dan batin kita untuk bermunajat kepada Allah SWT agar wabah Covid-19 ini segera berakhir,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan meski dalam situasi pandemi Covid-19, diminta semuanya harus tetap optimis dengan berbagai ikhtiar.

“Sebagai makhluk beragama kita harus yakin bahwa Allah tidak akan memberi cobaan di luar kesanggupan kita untuk memikulnya. Oleh karenanya berbagai ikhtiar harus kita lakukan diikuti dengan tawakal dan doa,” katanya.

Arinal mengajak semua pihak untuk bersama-sama berdoa agar wabah ini segera pergi apalagi umat muslim akan melaksanakan ibadah di Bulan Suci Ramadhan.

“Musibah ini haruslah menjadikan kita semakin kuat dan tidak terlena dalam kesedihan, terutama dalam memasuki Bulan Ramadhan kita harus tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. Hadirkan hati dan jiwa kita bersama dengan terselip doa mudah-mudahan kita diberi kekuatan dan ketegaran untuk menghadapi semua ini,” katanya.

Arinal mengajak seluruh warga masyarakat untuk mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah dan bersama-sama berusaha serta berdoa dan saling peduli terhadap sesama tanpa memandang latar belakang agama dan suku.

“Ungkapan terima kasih kepada semua pihak khususnya tenaga medis dan relawan yang terus berjuang merawat para pasien dan menjaga masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Lampung, KH. Khairuddin Tahmid mengatakan terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya berdoa dan bermunajat agar Allah SWT segera mengangkat musibah pandemi Covid-19 yang melanda diseluruh negeri termasuk Indonesia.

“Kita diminta untuk terus berikhtiar demi memutus Covid-19 ini, termasuk dengan cara bedoa dan berzikir mengetuk pintu langit, yakinlah Allah SWT mendengar dan semoga mengabulkan doa kita,” ujar Khairuddin

Khairuddin mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu mencegah wabah virus Covid-19 di Provinsi Lampung.

“Kita ikhtiar dengan menjaga kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, jangan berpergian dan hindari keramaian,” katanya.

Meski dalam wabah Covid-19, Khairuddin meminta pelaksanaan Bulan Suci Ramadhan tetap disambut dengan suka cita sekaligus momentum untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

“Kita jadikan mometum Ramadhan ini meski dalam menghadapi wabah Covid-19 diminta tetap tenang dan jangan panik, mari kita sambut dengan suka cita, saling tolong menolong dan menjadi bulan untuk meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT,” katanya.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Wasril Purnawan, Ketua Tanfidziyah PWNU Provinsi Lampung Moh. Mukri, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Lampung Marzuki Noor dan para pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Adpim)

Pastikan Protokol Kesehatan Berjalan Baik, Wagub Chusnunia Tinjau Langsung Gugus Tugas Covid-19 Lampung Utara

Mediarepublika.com—– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) melakukan peninjauan langsung Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Utara, Senin (20/4) untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik di daerah tersebut.

Dalam kunjungan ini, Wagub Chusnunia didampingi Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pandra, Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo, dan rombongan meninjau Pasar Central Kotabumi, Rumah Sakit Umum Ryacudu, dan Posko Terpadu Covid-19 di Gedung Korpri, sekaligus membagikan masker kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wagub mengimbau jajaran Pemkab Lampung Utara dan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik seperti menghindari dari kerumumanan, menjaga jarak, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan, serta menerapkan prilaku hidup sehat. “Tetap jalankan imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan, dan terus informasi secara berkeliling kepada masyarakat tentang Covid-19 ini,” jelas Wagub Chusnunia.

Menurut Chusnunia, dalam mencegah penyebaran Covid-19, Gubernur Arinal berpesan untuk me-manage yang ODP. Karena virus tidak kemana-mana, melainkan manusia-nya yang kemana-mana.

“Saat ini, ODP kita yang dipantau 659 orang, PDP yang diisolasi 14 orang, dan Positif Covid-19 sebanyak 26 orang terdiri dari 11 orang diisolasi, 10 orang sembuh, dan 5 orang meninggal. Tentu kita tidak bisa berpangku pada angka tersebut, kita harus mengikuti himbauan dan arahan Pemerintah, serta terus waspada dan tingkatkan sinergi dalam melakukan pencegahan Covid-19,” ujar Wagub Chusnunia.

Wagub Chusnunia menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung ada 30 rumah sakit rujukan dan 4 rumah sakit rujukan utama, termasuk Rumah Sakit Ryacudu. “RS Ryacudu insya allah APD-nya juga kita anggarkan melalui realokasi Provinsi. Tapi realokasi anggaran Kabupaten Lampung Utara juga untuk memenuhi peralatan dan APD RS Ryacudu. Selain itu juga mohon perhatikan suplemen dan insentif bagi tenaga kesehatannya,” jelas Wagub Chusnunia.

Wagub meminta Pemkab Lampung Utara dapat bersinergi agar tidak terjadi pem-bully-an dan menghakimi warga yang terkeca Covid-19. “Sampaikan kepada masyarakat agar tidak mengucilkan mereka yang terkena Covid-19, tapi justru harus bersama memberikan semangat,” ujarnya.

Nunik menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Lampung Utara yang telah menyiapkan lokasi pemakaman Covid-19. Namun, dia berharap jangan hanya menyiapkan lokasi pemakaman, tetapi juga harus mengimbau dan menginformasikan kepada masyarakat agar tidak ada penolakan jenazah Covid-19. “Mengingat pemakaman jenazah sudah sesuai standar WHO,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Bupati Lampung Utara Budi Utomo menjelaskan bahwa Pemkab Lampung Utara telah mengeluarkan beberapa regulasi untuk percepatan penanganan Covid-19. Di antaranya keputusan bupati terkait pembentukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung utara. Selain itu, mewajibkan wajib lapor bagi pendatang dan menerapkan prosedur konfirmasi kesehatan, serta menerapkan informasi satu pintu terkait Covid-19.

“Dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19, kami telah melakukan sosialisasi hingga ke tingkat dusun, menyiapkan 5 unit isolasi di Rs Ryacudu, menjadikan gedung islamic center sebagai tempat isolasi ODP. Kemudian memberikan bantuan sembako dan Masker kepada masyarakat,” jelas Budi.

Terkait perkembangan Covid-19 di Lampung Utara, Budi Utomo menjelaskan bahwa ODP sebanyak 101 orang, OTG sebanyak 17. Orang, PDP 2 orang, dan Positif Covid-19 2 orang.
“Dalam melakukan penanganan Covid-19, Pemkab Lampung Utara telah menyiapkan anggaran dana melalui realokasi APBD sekitar Rp13 miliar untuk pembelian APD dan rehab ruang isolasi. Kita juga menyiapkan sejumlah dana desa untuk dikonsentrasikan untuk penanggulangan Covid-19,” jelasnya. (Adpim)

Cegah Covid-19 di Moda Transportasi Udara, Gubernur Arinal Pastikan Bandara Radin Inten II Lakukan Protap dan Protokol Kesehatan

Mediarepublika.com – LAMPUNG SELATAN – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengecek langsung Bandara Radin Inten II dalam mengantisipasi Covid-19, dengan memastikan penerapam prosedur tetap (protap) dan protokol kesehatan di moda transportasi udara tersebut.

Hal itu dilakukan Gubernur Arinal dalam kunjungannya ke Bandara Radin Inten II, Kamis (16/4).

“Ini untuk melihat pintu masuk masyarakat yang akan pulang ke Provinsi Lampung atau melalui Provinsi Lampung ke Provinsi lain di Pulau Sumatera ataupun Pulau Jawa,” ujar Gubernur Arinal.

Pengecekan kesiapan Bandara Radin Inten II ini bukan kali pertama dilakukan oleh Gubernur Arinal.

Pada Bulan Januari 2020 lalu Gubernur Arinal juga langsung bergerak cepat guna mengantisipasi Covid-19 di pintu masuk melalui moda transportasi udara tersebut.

Menurut Arinal ini dilakukan karena sudah menjadi hal yang wajib agar masyarakat terhindar dari wabah Covid-19 termasuk para petugas di Bandara.

“Wajib hukumnya kita mengendalikan agar masyarakat terhindar dari corona tetapi juga wajib untuk para petugas jangan sampai terbawa virus corona,” katanya.

Dalam pelayanan kepada masyarakat, Arinal minta petugas di Bandara Radin Inten II untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan protap dan protokol kesehatan.

“Saya minta agar para petugas di Bandara ini benar-benar menjalankan dengan petunjuk yang sudah diarahkan dan protapnya dilaksanakan,” ujarnya.

Arinal meyakini dengan bekerja bersama dan menjalankan protokol kesehatan, masyarakat Lampung akan terhindar dari Covid-19.

“Saya yakin Lampung akan terhindar dari wabah ini apabila kita secara bersama-sama mau bekerja, kita terus lakukan komunikasi,” katanya.

Pada bagian lain, Arinal mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan mudik, melainkan tetap melakukan aktifitas di rumah saja dan mengenakan masker.

“Jangan takut dengan corona, kita berdoa dan bekerja serta mematahui apa yang telah diinstruksikan, Insya Allah corona akan hilang,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Arinal juga telah melakukan pengecekan langsung penerapan protokol kesehatan di transportasi laut, di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang.

Selain Bandara Radin Inten II, hari ini Gubernur Arinal juga melakukan kunjungannya ke Stasiun Kereta Api Tanjungkarang, Terminal Rajabasa dan Dapur Umum di Lapangan Korem 043/Gatam Enggal Bandar Lampung.

Sementara itu, Eksekutif GM Angkasa Pura II Cabang Radin Inten II Lampung Asep Kosasih Samapta mengatakan Bandara Radin Inten II telah melakukan persiapan-persiapan dalam penanganan wabah Covid-19 yang sudah dimulai pada akhir Bulan Januari 2020.

“Kami sudah memulai pada saat tanggal 27 Januari 2020 untuk peningkatan kewaspadaan,” ujar Asep.

Asep mengatakan telah berkoordinasi dengan membentuk tim khusus Bandara Radin Inten II bersama dengan Sistem Pengamanan Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang dan Custom Immigration Quarantine (CIQ).

“Kami sudah menyiapkan skema terkait apabila urgensi yang perlu kami lakukan disisi transportasi udara. Alhamdulillah kami sudah bersinergi,” katanya.

Asep menyebutkan telah pula melakukan koordinasi penyediaan peralatan baik di pintu keberangkatan maupun pintu kedatangan Bandara seperti thermal scanner, penyemprotan disinfektan dan tersedianya posko Covid-19. Termasuk, melakukan minimum operasi penerbangan.

“Kami dapat arahan dari pusat dan kami sudah melakukan minimum operasi, untuk sisi positifnya agar masyarakat mengerti akan pentingnya dirumah saja. Kami bekerja secara optimal sebaik-baiknya,” katanya. (Adpim)

Wagub Chusnunia Sampaikan Informasi Libur Sekolah Hadapi Bulan Puasa dan Idul Fitri 1441 H, Pesantren Ramadhan Dilakukan secara Online

BANDARLAMPUNG —— Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) menyampaikan informasi terkait libur sekolah awal Puasa Ramadhan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur, Kamis (16/4).

Menurut Wagub, Pemprov Lampung melalui Gubernur Lampung Arinal Djunaidi telah menyurati seluruh Bupati/Walikota dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, perihal pelaksanaan kegiatan belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan di Provinsi Lampung.

Untuk tanggal 23 – 25 April 2020 adalah libur sekolah awal Puasa Ramadhan 1441 Hijriyah. Kemudian pada tanggal 27 April – 19 Mei 2020 kegiatan belajar dan Pesantren Ramadhan dilakukan di rumah secara daring/online.

“Tanggal 20 Mei – 30 Mei 2020 pelaksanaan libur Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah. Dan untuk ketetapan dimulainya masuk sekolah atau pelaksanaan belajar dengan daring berikutnya akan ditetapkan kemudian dengan memperhatikan seituasi perkembangan Covid-19 di Provinsi Lampung atau mengikuti ketetapan secara nasional dari Pemerintah Pusat,” jelas Wagub Nunik

Selain hari libur sekolah ini, Wagub juga menginformasikan hasil video conference yang dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dengan Kementerian Sosial RI. Hasil video conference itu, Kementerian Sosial RI menyediakan 300.000 orang sebagai penerima manfaat yang terdampak Covid-19.

“Diharapkan seluruh Kabupaten/Kota segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Lampung terkait hal tersebut,” ujar Wagub.

Pada bagian lain, Wagub Nunik menjelaskan bahwa mulai hari ini (16/4/2020, red) telah dilaksanakan kunjungan lapangan oleh Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 ke Kabupaten/Kota.

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan kesiapan penanganan dan antisipasi serta memastikan kesiapan anggaran kabupaten/kota untuk menangani Covid-19. “Untuk hari ini telah dilaksanakan kunjungan di Kota Metro, Kabupaten Pringsewu, Tanggamus, dan Pesawaran,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan, lanjut Nunik, dalam kunjungan tersebut juga mengintruksikan ulang kepada Bupati/Walikota untuk membentuk Posko Terpadu dalam rangka penanganan Covid-19 sehingga apabila terjadi kasus dapat ditangani secara cepat.

Kemudian membentuk tim pemakaman yang terdiri dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan relawan dengan dibekali APD dan peningkatan kapasistas SDM sesuai dengan prosedur kesehatan.

“Kita juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak menolak pemakaman bila ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia,” jelas Wagub Nunik.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung terkait Covid-19, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2.675 orang (dipantau 767 orang, selesai dipantau 1.907 orang, dan Meninggal 1 orang).

Kemudian, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 51 orang (Rumah sakit/isolasi 17 orang, Sembuh 30 orang, dan Meninggal 4 Orang), dan Konfirmasi Covid-19 sebanyak 26 orang (Rumah Sakit/Isolasi 13 orang, Sembuh 8 orang, dan Meninggal 5 orang).
(Adpim)

Pantau Mobilitas Masyarakat Antarpulau, Gubernur Arinal Tinjau Langsung Posko Gugus Tugas Kota Metro

BANDARLAMPUNG —-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Provinsi Lampung, mengunjungi Posko Gugus Tugas Kota Metro, di Taman Kota Metro, Kamis (16/4).

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengecek langsung
situasi dan kondisi wilayah Kota Metro, terutama terkait mobilitas masyarakat baik yang menempuh perjalanan dari Sumatera ke Jawa, atau sebaliknya.

“Kita ketahui bahwa wilayah kita sangat terbuka, artinya adanya hilir mudik saudara kita, baik yang dari Sumatera ke Jawa, ataupun sebaliknya. Untuk itu, kita harus melakukan prinsip pengendalian Covid-19 dengan baik,” jelas Gubernur.

Gubernur Arinal berpesan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Metro, unsur TNI/Polri, dan masyarakat kota Metro untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kita harus menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Oleh karena itu, saya juga hadir ke sini. Bagaimana semua pihak terkait saling berkoordinasi, siapa melakukan apa untuk bekerja demi kesehatan anak bangsa,” jelasnya.

Dalam melakukan percepatan penaganan Covid-19 di Kota Metro, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah menempatkan Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro sebagai rumah sakit rujukan Covid-19.

“Pemprov Lampung juga sudah menyerahkan bantuan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Ahmad Yani Metro berupa APD sebanyak 367 buah dan masker 10 box. Dan kepada Dinas Kesehatan Kota Metro berupa 60 buah rapit test, APD 301 buah, dan masker 20 box,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Arinal menyerahkan bantuan 1000 masker kepada Pemkot Metro yang diterima Wakil Walikota Metro Djohan.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal juga menyampaikan terimakasih kepada jajaran Pemkot Metro yang telah menganggarkan dana penanganan Covid-19 sekitar 3 persen dari APBD kota Metro.

“Kita diberikan kebebasan dan kemudahan menggunakan anggaran dalam percepatan penanganan Covid-19. Tentunya anggaran ini harus digunakan sebagaimana mestinya, dan jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak sesuai peruntukannya,” ujar Gubernur Arinal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Metro Natsir menjelaskan bahwa dalam melakukan percepatan penanganan Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro membentuk 5 (llima) kelompok besar.

Pertama, Tim sosialisasi dan pencegahan, dimana kegiatannya melakukan sosialisasi mulai tingkat kota,kecamatan, kelurahan, RW dan RT. kemudian sterilisasi tempat ibadah, ruang publik, dan 3 pintu masuk utama kota metro, serta membagikan masker dan hand sanitizer.

Kedua, Tim Pengawasan yang bertugas melakukan pengawasan terhadap kebijakan yang telah diambil Pemkot Metro seperti kebijakan anak belajar di rumah dan ASN bekerja dirumah, serta pengawasan warga dengan kategori ODP melalui penempelan stiker dirumah warga yang ODP.

“Ketiga, tim Penanggulangan dan Pemulihan, kegiatannya berupa penyiapan sarana prasarana medis seperti ruang isolasi di mana Metro telah menyiapkan 26 ruang isolasi, kemudian menyiapkan APD, Ambulance, ruang tenaga medis,” ujar Natsir.

Keempat, lanjut Natsir, Tim Pengamanan Sosial yang bertugas menyiapkan bantuan sembako bagi masyrakat terdampak Covid-19, dan pembuatan dapur umum untuk warga terdampak.

Kemudian Tim kelima yaitu Tim Pengamanan Dampak Ekonomi, yang kegiatannya memfasilitasi UMKM, petani dan relaksasi pajak serta restribusi daerah.

“Semua kegiatan tersebut kita persiapkan dengan anggaran Rp46,6 miliar lebih. Terdiri dari sosialisasi dan pencegahan Rp3,21 miliar, jaring pengaman sosial Rp 5,4 miliar, penanganan dampak ekonomi Rp 2,7 M, dan penanganan kesehatan Rp35,27 milliar,” jelasnya.

Terkait perkembangan Covid-19 di Kota Metro, Natsir menuturkan bahwa Jumlah pelaku perjalanan yang diawasi sejak 16 Maret sampai sekarang sebanyak 2007 orang. “Dari 2007 orang, sekarang hanya tinggal 19 orang yang ODP,” jelasnya. (Adpim)

Perkembangan Covid-19, Nunik Sampaikan Terbaru Pointer Release

Pemerintah Provinsi Lampung terima bantuan yang terakhir adalah dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung berupa 6500 Pc masker kain.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim (Nunik) dengan didampingi Kepala Dinas Kominfotik Krisna Putra, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Senin (13/04/2020).

Pihaknya telah menerima beberapa bantuan diantaranya yang adalah dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung berupa 6500 Pc masker kain yang diterima langsung oleh Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Fahrizal Darminto, M.A.

Lanjut, Nunik juga menyampaikan Data Covid terakhir yang diterima Pukul 10.00 WIB dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung adalah sebagai berikut :

Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) : 2383 orang.
Dipantau : 1007 orang.
Seleai dipantau : 1376 orang.
Jumlah Pasien Dalam Perawatan (PDP) : 49 orang.
Rumah Sakit/isolasi : 21 orang.
Sembuh :25 orang.
Meninggal :3 orang.

Konfirmasi Covid-19 : 21 orang.
Rumah Sakit/Isolasi : 8 orang.
Sembuh : 8 orang.
Meninggal : 5 orang.

Atas permintaan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan melalui Posko Covid 19, telah membuka rekening mandiri yaitu Lampung Peduli Covid 19.

“Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tenaga Medis
dan juga tim anggota Posko Gugus Tugas dalam melakukan pencegahan dan penanganan Covid 19 di Provinsi Lampung,” kata Nunik.

Pihaknya juga menghimbau untuk masyarakat yang masuk ke Provinsi Lampung dan luar daerah, dihimbau untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. “Pemerintah Provinsi Lampung membuka Poli Covid 19 di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Lampung. Jadi bagi masyarakat yang merasakan seperti batuk, sesak napas, demam atau gejala silakan segera memeriksakan diri,” ucapnya.

BACA JUGA:  Harapkan Proses Perizinan Cepat, Konsulat Jenderal Tiongkok Isyaratkan Tingkatkan Investasi di Provinsi Lampung.

Tetap terus melakukan protokol kesehatan sebagai berikut : Pemakaian Masker, Sosial Distancing, Physical Distancing, Mencuci tangan dengan sabun, Menjaga kebersihan.

Selain itu, Nunik secara khusus mengatakan bahwa Lampung barat pertama dalam Musrenbang, “Karena kita bicara 2021 sehubungan perkiraan hujan sampai 2021, artinya daerah-daerah menambahkan lagi upaya-upaya pemulihan ekonomi masyarakat efek 2019-2020 untuk diprogram 2021 mendatang tidak hanya penanganan akar persoalan kejadian-kejadian ini selain refocusing anggaran perubahan anggaran juga untuk 2021 kita harapkan untuk tetap melakukan dan program-program kondisi ekonomi agar tetap terjaga depannya,” tambahnya.

Foto istimewa.

Ditempat yang sama, secara simbolis sejumlah media juga diberikan bantuan sebanyak 500 masker kain.

Musrenbang Lampung Barat via virtual meeting, Wagub Chusnunia Dorong Jajaran Pemkab Jaga Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Bandar Lampung,Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tetap menjaga pertumbuhan ekonomi daerah meski dalam situasi wabah pandemi Covid-19.
Hal tersebut disampaikan Wagub Nunik saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Barat Tahun 2021 melalui virtual meeting di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (13/4/2020).
“Walau dalam situasi yang kita hadapi hari, kita tetap bekerja keras untuk tetap menjaga pertumbuhan ekonomi termasuk di Kabupaten Lampung Barat,” ujar Wagub Nunik.
Nunik minta jajaran Pemkab melakukan antisipasi terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. Termasuk dalam pengendalian angka pengangguran dan angka kemiskinan.
“Apalagi Kabupaten Lampung Barat menjadi salah satu penopang Provinsi Lampung. Kita berharap virus corona ini cepat berlalu,” katanya.
Salah satunya disebutkan Nunik, yakni dalam hal memastikan kebutuhan pangan atau bahan makanan.
Nunik meminta Kabupaten Lampung Barat sebagai penyanggah pangan terus melakukan antisipasi terhadap ketersediaan komoditas seperti sayur mayur termasuk terhadap stabilitas harga dan pendistribusiannya. “Ini harus menjadi perhatian bagi dinas yang menanganinya,” ujarnya.
Nunik menyebutkan sejumlah langkah preventif dalam penanganan Covid-19. Di antaranya melakukan publikasi informasi melalui satu pintu (tim gugus tugas), melakukan imbauan perilaku hidup bersih dan sehat, pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat bila timbul gejala serta memanfaatkan media teknologi informatika dalam proses pembelajaran bagi para siswa.
Kemudian, tindakan antisipasi pencegahan penyebaran virus corona, koordinasi secara intensif dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat pusat dan melakukan pelaporan secara berjenjang.
“Jajaran Kabupaten/Kota juga harus tetap melaksanakan tugas pelayanan publik dan kinerja dimasing-masing OPD dengan menyediakan protokol kesehatan dan Kabupaten/Kota diperbolehkan melakukan recofussing kegiatan dan realokasi anggaran (APBD dan Dana Desa) untuk penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah,” kata Nunik.
Pada bagian lain, Nunik meminta agar posko yang disiapkan oleh Kabupaten Lampung Barat terkoneksi dengan sebaran data yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan.
“Forkopimda juga ikut bergerak memastikan ODP menjalankan karantina mandirinya. ODP bisa berjalan baik dengan meningkatkan kedisiplinan, ini dilakukan untuk menghentikan penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Nunik juga mengingatkan agar Alat Perlindungan Diri (APD) untuk tenaga medis baik di Rumah Sakit, Puskesmas dan Posko tersedia dengan baik. Dan yang tak kalah penting, lanjut Nunik, harus dilakukan sosialisasi sejak dini prihal jika terjadi penolakan masyarakat terhadap pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
Nunik mengatakan agar semua harus bersatu untuk melawan Covid-19. “Kita semua harus bersatu dan kami Pemerintah Provinsi Lampung semuanya siap bekerja dan kita bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan Kabupaten Lampung Barat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Nunik mengapresiasi Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten literasi, konservasi dan tangguh bencana.
Nunik siap mendukung Kabupaten Lampung Barat dalam rencana pembentukan kawasan Geopark Suoh.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan Kabupaten Lampung Barat telah melakukan berbagai macam upaya dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19.
Parosil menyebutkan diantaranya yakni telah mendirikan posko dalam rangka pengawasan dan pencegahan terkait dengan masuknya orang ataupun barang yang berasal dari luar Kabupaten Lampung Barat.
“Kami juga telah menyiapkan ruang isolasi di ruang aula RSUD Alimuddin Umar, melakukan penyemprotan disinfektan dan adanya gerakan masyarakat memakai masker,” ujar Parosil.
Parosil menyebutkan akan menyisir program-program kegiatan APBD 2020 untuk dialihkan dalam penanganan Covid-19.
“Kami menyisir pogram-program kegiatan APBD 2020 yang tidak mendesak dan masih bisa ditunda untuk pelaksanaannya dalam rangka penanganan Covid-19,” katanya.
Terkait pelaksanaan pembangunan, Geopark Suoh, Parosil menyebutkan sebagai perwujudan dari tiga komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yakni Kabupaten literasi, konservasi dan tangguh bencana.

Sekdaprov Fahrizal Darminto Lantik Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Arinal Djunaidi, melantik 22 Pejabat Administrator (Eselon III) dan 82 Pejabat Pengawas (Eselon IV) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (13/4/2020).

Pelantikan dilakukan di Lapangan Tenis Komplek Kantor Gubernur Lampung, dengan tetap menerapkan physical distancing (menjaga jarak fisik) dan para pejabat yang dilantik wajib menggunakan masker.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 821.22/136/VI.04/2020 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Administrator di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 821.23/137/VI.04/2020 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Amanah ini diberikan oleh pimpinan kita Bapak Gubernur karena saudara-saudara dipercaya dan diyakini dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Fahrizal mengatakan bahwa Gubernur Lampung mengamanatkan agar para pejabat untuk mampu meningkatkan kompetensi dirinya.

“Bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan sepenuh hati serta membangun kompetensi diri sehingga dari hari kehari kinerja kita dan kinerja organisasi dan pelayanan dapat semakin meningkat,” katanya.

Menurut Fahrizal, meski di tengah wabah Covid-19, para ASN tetap harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat namun tetap menyediakan fasilitas protokol kesehatan.

“Semua satuan kerja diminta untuk bekerja keras tidak hanya seperti dibidang kesehatan, kemudian Satpol PP yang harus turun kelapangan tetapi kita juga harus memberikan kontribusi,” katanya.

Fahrizal juga meminta agar ASN memberikan sosialisasi terhadap Covid-19 dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Kita mohon kepada Allah SWT agar Covid-19 ini cepat berakhir. Mari kita ambil hikmah dari kondisi ini, mungkin ancaman virus corona ini membuat kita untuk bersiap-siap meningkatkan kompetensi untuk menghadapi perubahan yang akan datang. Kita prihatin namun kita diminta tetap bekerja secara maksimal,” ujarnya.

Fahrizal meminta kepada para pejabat yang baru dilantik untuk kenali betul medan tugas yang dihadapi.

“Kenali betul segala peraturan perundang-undangan yang menjadi tugas kita dan kenali betul networking yang harus kita bangun agar tugas kita bisa lebih maksimal,” katanya. (Adpim)

Ibu Riana Arinal Gandeng Gerkatin Lampung untuk Beri Edukasi Pencegahan Covid-19

BANDARLAMPUNG –Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal menggandeng Gerakan Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Lampung untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tunarungu di Lampung terkait pencegahan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ibu Riana Sari Arinal saat bertemu dengan Gerkatin Lampung, di Mahan Agung, Bandarlampung, Kamis (9/4/2020).

Ibu Riana menjelaskan bahwa dirinya sudah membuat imbauan dan video untuk mengedukasi masyarakat terkait Covid-19, termasuk masyarakat tunarungu.

“Rakyat saya banyak yang tunarungu. Jadi informasi juga harus disampaikan kepada mereka. Dan dari dua video saya yang menggunakan bahasa isyarat, saya baru tahu bahwa bahasa isyarat itu ada bahasa kelas dan bahasa umum,” jelas Riana Sari Arinal.

Agar bisa dipahami masyarakat umum, lanjut Riana Sari Arinal, dirinya juga mengajak Gerkatin untuk bersama-sama memberikan edukasi bagi kaum difabel (tunarungu).

“Rakyat saya harus saya ayomi termasuk masyarakat tunarungu. Mereka juga harus mendapatkan berbagai informasi pembangunan Lampung, dan termasuk apa yang harus dilakukan dalam mencegah Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, Ibu Riana juga sudah membuat video untuk mengimbau hidup bersih dan sehat dan imbauan untuk tidak mudik.

“Dan menyikapi adanya korban Covid-19 yang ditolak warga, saya juga tergugah hatinya untuk membuat video terkait hal ini. Saya ingin mengedukasi masyarakat bahwa jangan menjauhi atau takut terhadap pasien yang sudah meninggal,” tambahnya.

Terhadap Covid-19 ini, Riana Sari Arinal mengharapkan rasa empati, rasa kesetiakawanan, rasa kemanusiaan terhadap korban Covid-19, baik yang sedang dirawat maupun yang sudah meninggal. (Adpim)

Riana Sari Arinal Serahkan Bantuan Untuk Ojek Online, Wartawan, Tenaga Medis dan Petugas Kebersihan

BANDARLAMPUNG- Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal bersama Ketua Bhayangkari dan Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, menyerahkan bantuan berupa makanan, Sembako dan Alat Kesehatan (Face Shield) kepada pengemudi ojek online, wartawan, tenaga medis dan kebersihan, di halaman Rumah Dinas Gubernur – Mahan Agung, Kamis (09/04).

Menurut Riana Sari Arinal, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pengurus TP. PKK Provinsi Lampung, dan partisipasi dari sejumlah pihak diantaranya Ketua Bhayangkari, Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kedinasan (IKPTK), Koperasi Saptawa, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, terhadap para pekerja yang melaksanakan tugasnya dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Riana Sari Arinal kepada perwakilan Ojek Online, Perwakilan Media, Tenaga Medis dan Tenaga Kebersihan. Adapun rincian bantuan yang diserahkan adalah sebagai berikut, Wastafel portabel 10 buah bantuan pribadi dari Ibu Riana Sari Arinal selaku Ketua TP PKK Provinsi Lampung, 100 buah alat kesehatan (Face Shield) dari IKPTK, 500 buah Face Shield dari Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Makanan sebanyak 200 kotak dari Bhayangkari, 200 paket sembako dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dan 100 paket sembako dari Koperasi Saptawa.

“Selama ini kami aktif di Media Sosial memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat terkait wabah covid-19, tapi hari ini kami disini bersama beberapa organisasi kewanitaan dan beberapa instansi lainnya melakukan tindakan nyata, bahu-membahu memberikan bantuan kepada masyarakat Lampung, khususnya tenaga kesehatan dan kebersihan sebagai garda terdepan dalam menghadapai pandemi Covid-19, juga untuk pengemudi ojek online dan wartawan,” Jelas Riana.

Riana Sari Arinal kemudian menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pemberian bantuan tersebut. Riana juga tidak lupa mengimbau kepada seluruh yang hadir untuk dapat menerapkan pola hidup sehat, tidak hanya pada saat terjadi pandemi, tapi juga untuk dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)