Dandim 0410 Sambut Hangat Keluarga Besar Hipakad Kota Bandar Lampung

Bandarlampung (Mediarepublika.com) Dandim 0410/Kota Bandar Lampung Kolonel.Inf. Romas Herlandes sambut hangat keluarga besar Hipakad kota Bandar Lampung dalam silaturahmi yang di gelar diruang aula kodim 0410 Saptu (08/02/2020) .

Pertemuan ini merupakan silaturahmi antara keluarga besar Hipakad Kota Bandar Lampung dengan Dandim 0410 Kolonel.Inf. Romas Herlandes yang dipimpin oleh M.Syahruddin di mana Hipakad merupakan anak keluarga besar TNI AD.

Saya memiliki kewajiban dan keperdulian terhadap organisasi Hipakad ini agar organisasi ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan AD dan ART yang ada di Hipakad dan menjadi besar” Papar Romas Herlandes”.

Dandim 0410/Kota Bandarlampung Kolonel. Inf. Romas Herlandes menghimbau kepada Organisssi Hipakad untuk netral didalam berpolitik apalagi tidak lama lagi akan digelar acara pemilihan calon walikota, sebab Organisasi Hipakad harus netral didalam Politik, untuk secara pribadi pilihan itu silakan saja karna itu hak perorangan, ” Papar Romas ”

Dalam pertemuan silaturahmi ini diikuti oleh anggota Hipakad kota Bandar Lampung sebanyak 50 personil diruang Aula Kodim 0410/Kota bandar lampung.

Dandim 0410/Kota Bandar Lampung mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Hipakad kota bandar lampung yang telah memenuhi undangan kami guna bersilaturahmi ke Kantor Kodim 0410 semoga silaturahmi ini dapat berjalan terus, dan saya siap membesarkan Hipakad berdasarkan perintah Kasad ” Paparnya ”

Ditempat terpisah ketua Hipakad Kota Bandar Lampung M.Syahruddin yang lebih dikenal atau disapa bule ini mengatakan sungguh luar biasa didalam pertemuan ini yang mana pertemuan antara orang tua dengan anak yang saling untuk bertukar fikiran didalam keluh kesah yang dihadapi anaknya ” Ucap Bule “.

karna kami Hipakad merupakan anak dari TNI AD murni dari orang tua kita, dan menjadi Anggota Hipakad tidak mudah seperti organisasi yang lain, kita semua anggota di Hipakad ini harus dapat menunjukan SKEP orang tua kita masing masing benar atau tidak dari Anggota Angkatan Darat ” Terangnya “. (Andi Raya)

DPRD.Provinsi Lampung dan Pemprov Bersinergi

Bandarlampung, (Mediarepublika.com) – Pemerintah Provinsi Lampung bersama DPRD Lampung bersinergi untuk mewujudkan pembangunan Lampung berkelanjutan.

Hal itu terungkap dalam silaturahmi dan diskusi tentang Program Prioritas dan Strategis Pembangunan Lampung Berjaya di Ruang Rapat Komisi DPRD Lampung, Selasa, 4 Februari 2020.

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay mengatakan bahwa fungsi pengawasan, perwakilan dan penganggaran akan terus dilaksanakan untuk mengejawantahkan program-program pembangunan yang berkelanjutan.

Ia juga mengajak eksekutif dan legislatif bersinergi bersama. Karena tidak ada lagi koalisi yang kalah dan tidak ada lagi koalisi yang menang.

“Eksekutif dan legislatif ini satu perkarangan tapi lain rumah. Namun mempunyai semangat yang sama yakni melakukan pembangunan di Lampung,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung.

Kemudian ia mengatakan bahwa sebagai satu kesatuan untuk menjalankan roda organisasi pemerintah daerah, visi misi dan program kerja Gubenur dan Wakil Gubernur harus dikawal bersama agar tujuan dan manfaatnya tersampaikan kepada masyarakat.

“Sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Lampung, jangan jalan sendiri-sendiri sesuai dengan Program Kerja Pemerintah. Mimpinya Gubernur Arinal ini kita kawal,” katanya

Sementara itu Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan bahwa Pemerintah Daerah isinya lembaga eksekutif dan legislatif. Ia mengajak kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Lampung untuk bekerja bersama-sama selama 5 tahun periodenya sampai akhir masa jabatannya tidak ada halang rintangan.

“Dalam silahturahmi dan diskusi ini harapannya bisa memberikan masukan positif konstruktif mengenai program-program saya,” kata Arinal.

Kemudian ia mengatakan bahwa ia mengajak Anggota DPRD Provinsi Lampung untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan. Bila perlu fraksi-fraksi yang ada membuat trobosan kreatif untuk memberdayakan masyatakat. Sehingga kesejahteraan tersebut tewujud.

“Misalnya ada Desa Binaan PDI Perjuangan, Desa Binaan NasDem, dan sebagainya yang bisa diwujudkan untuk sama-sama membangun Lampung dan terlibat aktif dalam pemberdayaan masyarakat,” kata Arinal.

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Mengapresiasi Upaya Gubernur Arinal Selesaikan Hutang DBH

BANDARLAMPUNG , Mediarepublika.com – DPRD Provinsi Lampung melalui panitia khusus mengapresiasi upaya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyelesaikan hutang Dana Bagi Hasil (DBH) kepada Kabupaten/kota secara keseluruhan.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Pansus Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Darlian Pone saat rapat paripurna DPRD Lampung, di Ruang Sidang DPRD, Jumat (24/1/2020).

“Berdasarkan temuan BPK RI tentang DBH Pemprov kepada Kabupaten/kota pada akhir tahun anggaran 2018 sekitar RP 704 miliar. Hutang tersebut telah dibayarkan di era Kepemimpinan Gubernur Arinal dalam kurun waktu 5 bulan terakhir secara bertahap,” ujar Darlian.

Dengan demikian hutang DBH tersisa di triwulan IV sebesar Rp 216 miliar yang akan dilunasi pada triwulan I tahun 2020. “Untuk itu, kami mengapresiasi upaya Gubernur Arinal dalam menyelesaikan hutang DBH kepada kabupaten/kota secara keseluruhan,” ujar Darlian Pone.

Terkait DBH tersebut, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang harus ditindaklanjuti dan sudah ada solusinya seperti dana bagi hasil. “DBH itu dievaluasi BPK RI sebelum saya masuk sekitar Rp 704 miliar, dan saya melakukan berbagai upaya sehingga tinggal sekitar Rp 200 miliar, serta akan saya lunasi ditahun 2020,” jelas Gubernur Arinal.

Dengan dibayarkannya hutang DBH secara keseluruhan, diharapkan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan kabupaten/kota secara langsung.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga memastikan PT. Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) dalam keadaan sehat dan tidak ada masalah.

“Bank Lampung itu sehat dan tidak ada masalah. Saya juga sudah menginisasi agar melakukan RUPS (rapat umum pemegang saham) untuk mengisi struktur direksinya,” demikian disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi usai sidang DPRD Provinsi Lampung.
Dalam struktur direksi, jelas Gubernur Arinal, nantinya ada unsur Pemerintah yang masuk dewan komisaris agar bisa mengevaluasi terkait apa yang akan kita lakukan. “Nanti juga akan terdapat unsur pemerintah yang masuk dalam dewan komisaris untuk mengevaluasi apa yang akan kita lakukan,” jelasnya.

Gubernur Arinal mengajak jajaran Provinsi dan Kabupaten sebagai pemegang saham. Peran swasta dan masyarakat juga bisa memiliki Rp20 miliar sebagai modal. “Terkait syarat minimum modal inti Bank Lampung minimum Rp1 triliun, akan segera saya lakukan dengan para pemegang saham. Dan untuk mencapai Rp3 triliun, akan dilakukan diskusi bersama membentuk sindikasi dengan bak daerah lainnya,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Arinal mengungkapkan alasan terkait diberhentikannya pembangunan Itera Astronomical Observatorium (IAO) di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rahman.

Gubernur menjelaskan bahwa Lampung memiliki Taman Nasional, Hutan Konservasi, Hutan Lindung, dan Hutan Produksi.

Taman Hutan Raya berfungsi sebagai hutan konservasi, dimana Hutan konservasi setingkat dengan Taman nasional yang berfungsi untuk menyiapkan fungsi ekologi, menyiapkan resapan air, dan menyiapkan kepentingan yang berkaitan dengan flora dan fauna.

“Taman Nasional itu wewenangnya Kementerian Kehutanan, Taman Hutan Raya itu wewenangnya Gubernur, Hutan lindung itu Bupati, dan Hutan Produksi itu Kementerian. Tapi sekarang hutan lindung wewenangnya diberikan kepada Provinsi dengan catatan jangan sampai rusak. Tentunya saat ini menjadi hak Pemerintah Provinsi, jadi ketika fungsinya berubah maka harus seijin Menteri dan tidak melanggar UUD,” jelas Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, yang boleh dibangun infrastruktur berkaitan dengan riset, dan fungsi flora fauna. Dan teropong bintang tidak ada hubungannya dengan fungsi hutan dan flora fauna. “Kita bisa bangun tanpa harus merusak fungsi hutan,” jelasnya. (Adv)

MENCARI KEPALA DAERAH YANG TEPAT BAGI MASYARAKAT

OPINI
Oleh: Jeffry Noviansyah
Pemimpin Redaksi Lampung7news

Gaung saling menggaung, tanda-tanda perhelatan Calon Pimpinan Daerah mulai memasang taring, dari sharing hingga gambling. Begitulah perjalanan politik, tidak peduli berapa banyak yang harus dikorbankan sing penting dadi (Jawa). Adapun pencalonan yang kerap dipasang-pasangkan, dikawin-kawinkan. Pertanyaannya, apakah para calon yang merasa sudah punya trend di masyarakat mau dirapat-rapatkan dengan calon lainnya?

Jika saya ditanya, siapakah calon Wali Kota Bandar Lampung pilihan saya? Tentu saya akan mengatakan, ‘Yang Matang, yang Amanah sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, yang bisa dan siap melayani masyarakat bukan minta dilayani masyarakat, yang tegas menindak segala bentuk ketidakbenaran dan kesemrautan, yang ramah kepada semua unsur masyarakat, tidak tebang pilih apakah itu kalangan kelas kere atau kelas gedongan’, karna saya menganggap Pemimpin Daerah tidak lepas dari cara para Raja-Raja terdahulu (jika kita mempelajari sejarah).

Seorang kepala daerah tentu tidak mencari kaya, seorang kepala daerah tidak mencari nafkah berlimpah dari jabatannya, karna salary kepala daerah sudah cukup, sesuai yang tertuang dalam Keppres 66/2001. Begitupun soal catatan history buruk dan baik seorang calon, masyarakat bisa menilai. Saya menganggap bahwa masyarakat sekarang lebih cerdas, walaupun ada juga sebagian masyarakat yang berprinsip ‘This is a democratic, today we must get money’ tak peduli siapa yang terpilihnya.

Sejujurnya sosok yang saya anggap sesuai dengan kriteria tersebut adalah Perdana Menteri Paksi Pak Sekala Brak, Irjen Pol. Dr. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., salah satu keturunan Raja di Lampung yang juga mantan Kapolda Lampung. Beliau juga seorang budayawan asli Lampung, siapa yang tidak kenal dengan Dang Gusti (sebutan Ike Edwin dalam adat).

Dalam karirnya Dang Ike yang terkenal disipliner ini terus meningkat, bahkan hingga di usianya yang sekarang sudah memasuki 58 Tahun, yang saya lihat semangatnya masih membara demi menggapai cita-cita membangun daerah asalnya. Lalu yang saya ingat kala berbincang bersama beliau, ekonomi dan pembangunan daerah harus diutamakan, kemudian baru dilanjutkan ke SDM.

Dang Ike yang bersahaja inipun tak pernah menolak jika masyarakat meminta wejangan dan sharing problema daerah atau yang lainnya. Bagai membeli tiket, saya pun bersama yang lain jika ingin bertemu beliau merasakan antri, dan beliau tidak pernah menolak dan lesu walau waktu telah menunjukan jam 12 malam.

Tak hanya di sebuah Institusi Kepolisian yang terkenal garang (dulu), Dang Ike yang bisa membuat masyarakat simpatik terhadap beliau adalah khas senyumnya, selalu membuka diri kepada siapa saja dan bahkan jika ada sebuah organisasi atau lainnya meminta ijin beliau untuk dijadikan Dewan Penasehat atau Dewan Pembina dan lain sebagainya, selagi itu baik buat khalayak luas.

Saya berharap masyarakat tahu mana yang pantas memimpin dan mana yang tidak pantas menduduki Wali Kota kelak. Begitulah sekilas yang bisa saya rasakan dan ungkapkan tentang jati diri seorang pemimpin yang layak memimpin masyarakat luas. | red

Memperingati Hari Juang TNI-AD, Danrem 043 Gatam & POC Laksanakan Bhakti

Mediarepublika.com – Bandarlampung – Dandim 0410/KBL Kolonel Inf.Romas Herlandes SE,.M.Si,MM mendampingi Danrem 043/Gatam Kolonel Inf.Taufik Hanafi melaksanakan Bakti Sosial dalam rangka Hari Juang TNI-AD Tahun 2019 di Jln Ikan Kembung RT 046 Kelurahan Pesawahan Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung, Minggu (15/12).

Hadir dalam Kegiatan tersebut Dandenpom II/3 LAMPUNG Letkol Cpm Nopen Janri Rajaguguk, Para Kasi Korem 043/Gatam, Danramil 410-02/TBS Mayor Info.Andi Sulton dan Pengurus Pajero Owner Comunity Bapak Danny.

Pembagian Sembako ini merupakan Rangkai kegiatan Kodim 0410/KBL dalam Rangka Hari Juang Kartika Tahun 2019 sebagai bentuk syukur TNI-AD dan terima kasih kepada Tuhan dan masyarakat yang selama ini mendukung TNI, kata Romas Herlandes

“Kita kedepannya akan melaksanakan kegiatan bedah rumah” . Ujar Danny ketua POC kepada awak media.

Bank Lampung Gelar RUPS Ib Untuk Penguatan Modal Dan Good Corporate Governance GCG

Mediarepublika.com- Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni menjelaskan memasuki era digital, industri perbankan dituntut berinovasi guna meningkatkan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Namun, di tengah keterbatasan operasional lembaga keuangan dalam kategori Buku I pihaknya butuh peningkatan kelas dengan syarat modal inti minimal Rp1 triliun. Hal itu yang dibutuhkannya, karena masih kekurangan sekitar Rp400 miliar.

“Saat ini Bank Lampung menjadi terbaik di seluruh bank umum kategori Buku I. Namun, kami masih mempunyai keterbatasan dalam mengembangkan usaha,” kata Eria dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) di Kantor Pusat Bank Lampung, Kamis, 12 Desember 2019.

Menurutnya, kenaikan kategori akan memicu peningkatan infrastruktur informasi antara lain e-banking, bancassurance, penerbitan kartu debit, kartu kredit, dan lainnya.

Untuk penguatan modal tersebut, pihaknya menawarkan tiga opsi kepada para pemilik saham. Pertama, melalui penambahan setoran modal pemegang saham. Kemudian reinvestasi dividen 2019 dan pilihan terakhir private placement investor.

“Strategis itu dengan skema saham perseorangan. Jumlah saham yang ditawarkan senilai Rp50 juta dengan harga saham Rp10 ribu per lembar,” ujarnya dalam RUPS-LB yang dipimpin Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi selaku pemegang saham pengendali dan dihadiri seluruh pemegang saham dari kabupaten/kota Se-Lampung.

Disamping pembahasan itu, lanjutnya, terdapat persentasi dari Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Lampung terkait laporan proses seleksi penjaringan calon Direktur Kepatuhan dan calon Direktur Operasional yang mengikuti fit and proper test.

Komisaris Independen Bank Lampung, Lukman Hakim mengatakan hasil penjaringan dua pimpinan tinggi Bank Lampung berasal dari internal Bank Lampung. Seleksi itu diharapkan dapat memenuhi kelengkapan jajaran pengurusnya.

“Ditambah dengan kekuatan permodalan akan semakin memantapkan langkah menuju BUKU II. Dengan begitu memberikan kontribusi yang besar terhadap Pendapatan asli daerah (PAD) Lampung,” katanya. (Reza)

AKBP Hadi Saeful Rahman Giatkan Olahraga Menembak

Mediarepublika.com – Bandarlampung –  Kapolres Tulang Bawang Barat (Kapolres TBB) AKBP Hadi Saeful Rahman gelar silaturahmi dengan Pejabat Utama (PjU) Polres TBB, hadir dalam silaturahmi itu para kabag, kasat serta kapolsek dan jajaran di Polres TBB.

Acara yang di laksanakan di bataliyon A pelopor Satbrimob Polda Lampung sabtu (7/12) itu di kemas dengan suasana akrab, karena di isi dengan kegiatan ketangkasan menembak sasaran bagi seluruh yang hadir, bahkan wartawan yang hadir di beri kesempatan untuk menembak sasaran.

“Kita gelar silaturahmi ini secara sederhana saja, ini yang hadir para PJU polres TBB, para kabag, kasat serta kapolsek ini, untuk menjalin keakraban sekalian latihan menembak”. Ujar Hadi

Selain menembak kegiatan yang di isi dengan bernyanyi bersama ini penuh dengan suasana hangat dan keakraban.

Perdana Menteri Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak, Dang Gusti Sukseskan “Lamban Gedung Kuning Cup 2019” Bersama Polisi Selebriti Lampung

Bandar Lampung, Gudang Agen | Setelah beberapa minggu melakukan persiapan, Panitia Pelaksana dan Panitia LapKol (Lapangan Kolong) Uruguay, Gudang Agen, Teluk Betung Selatan, membuahkan kesuksesan sehingga terlaksana acara tersebut. Kini puncaknya telah tiba, kehadiran ratusan peserta dan masyarakat antusias menunggu kehadiran Tokoh Utama “Lamban Gedung Kuning Cup 2019”, Minggu pagi 01 Desember 2019.

Perdana Menteri Kerajaan Paksi Pak Sekala Brak Irjen Pol. Dr. H. Ike Edwin, SIK., SH., MH., MM., (Dang Gusti, sapaan adat) juga selaku Dewan Pembina dan Penasehat Polisi Selebriti bersama rombongan disambut oleh seluruh panitia dan masyarakat sehingga mewarnai gelaran acara ini.

Dalam awal sambutannya, Dang Gusti memberikan apresiasi yang luar biasa pada perlombaan ini, karna menurutnya burung merpati adalah burung yang sudah sangat familiar dikalangan Raja-Raja dahulu untuk saling bertukar kabar.

“Saya sangat senang sekali dengan perlombaan ini, yang penting jangan ada yang melanggar hukum. Dan kita semua tahu, bahwa merpati adalah burung yang selalu digunakan kalangan Raja-Raja dahulu untuk bertukar kabar,” tuturnya.

Demi memeriahkan acara ini, Dang Gusti seorang anggota Polri mantan Kapolda Lampung yang fenomenal dan seorang dermawan ini seperti biasa slalu membuatkan kuis edukasi kepada para peserta dan masyarakat yang hadir dengan hadiah-hadiah kejutan yang langsung beliau berikan hingga mengakhiri kata-kata sambutannya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Fauzi Malanda selaku Ketua Umum DPP BNM-RI memberikan pengarahan kepada semua yang hadir tentang bahaya narkoba, dengan adanya lomba seperti ini, beliau menganggap bahwa ini adalah hobi yang sangat positif.

“Saya secara pribadi sangat setuju sekali dengan lomba yang diadakan Polisi Selebriti Lampung bersama LapKol. Uruguay Gudang Agen, Teluk Betung Selatan ini. Karna dengan kita mencintai hobi positif, tentu akan menjauhkan hal-hal yang begatif pula,” jelasnya.

Jeffry Noviansyah selaku Koordinator Wilayah Lampung yang dibantu anggotanya Reza Bahepti, Andi Raya, Handri Dermawan, dan Yudi Pratama dan Ketua Panitia Lapkol Maruli beserta Kru-nya mengucap syukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa sehingga acara berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala apapun hingga sore hari.

Diakhir lomba, secara Fair Play mendapatkan Merpati dengan nama Maradewa dari Tim Batatiago, pemilik Ferry asal Kupang, Teluk Betung Utara meraih Juara 1 dalam Kompetisi Merpati Kolong Trophy “Lambang Gedung Kuning Cup 2019”. | red

Dang Gusti Akan Ramaikan Trophy ‘Lambang Gedung Kuning Cup 2019’

Bandar Lampung, Gudang Agen | Polisi Selebriti (PoliS) yang biasanya memberi Reeward kepada Anggota Polri dan Tokoh Ternama Se-Nusantara berupa Award, kini Polisi Selebriti Wilayah Lampung bekerjasama dengan Panitia LapKol (Lapangan Kolong) Uruguay, Gudang Agen, Teluk Betung, Bandar Lampung pada 01 Desember 2019 mendatang akan mengadakan Ajang Prestasi Merpati Kolong dengan Trophy “Lambang Gedung Kuning Cup 2109”, dan akan dihadiri langsung oleh Perdana Menteri Kerajaan Kepaksian Pak Sekala Brak Irjen Pol. Dr. H. Ike Edwin, SIK., SH., MH., MM., juga selaku Dewan Penasehat dan Pembina Polisi Selebriti.

Koodinator Wilayah Polisi Selebriti Lampung Jeffry Noviansyah yang juga Ketua Pelaksana Trophy Lamban Gedung Kuning Cup 2019 menjelaskan tentang perihal inisiasi diadakannya gelaran Lomba Merpati Kolong tersebut, terlihat dari maraknya pecinta merpati kolong di tiap daerah khususnya di Lampung.

“Hal ini terlintas, karna kami melihat dibeberapa daerah, khususnya di Kota Bandar Lampung terdapat banyak patek-patek (kolongan) yang selalu ramai dikunjungi masyarakat pecinta merpati, dan setiap hari semakin banyak peminat,” jelasnya.

Pada gelaran lomba yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi ini, seluruh panitia lapangan telah mempersiapkan segala keperluan, dari penyebaran undangan sampai peremajaan patek. Menurut Ketua Panitia Lapangan Kolong Uruguay, Gudang Agen, Teluk Betung Selatan Maruli M. Noer, bahwasannya persiapan dilapangan sudah 80%.

“Kami para panitia sudah mempersiapkan keperluan jelang perlombaan di minggu pertama bulan Desember ini. Tinggal pemasangan tarup, panggung dan sound system pada sabtu nanti,” ungkap lelaki yang hobi dengan kecintaan pada merpati ini.

Jelang hari perlombaan, mulai dari hari Rabu, para pecinta merpati kolong terlihat sudah mulai melatih merpati andalannya, menurut salah satu pemilik merpati, tujuannya untuk melatih merpati agar terbiasa dengan wilayah yang akan dijadikan tempat burung cerdas ini mengikuti kompetisi.

Pada acara tersebut nantinya akan diawali dengan seremoni, sambutan dan pengenalan Polisi Selebriti serta akan diisi dengan motivasi-motivasi dari tamu undangan yang akan hadir, diantaranya Irjen Pol. Ike Edwin (Dang Gusti) Perdana Menteri Kerajaan Kepaksian Pak Sekala Brak, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, dan Ketua Umum DPP BNM-RI Fauzi Malanda, mengingat pecinta merpati kolong adalah kegiatan yang positif dan perlombaan yang fair.

Perlombaan yang akan digelar hingga sore hari (selesai) ini akan ditutup dengan pemberian Trophy, Piagam, Medali, serta Tabanas kepada sang juara oleh Panitia Pelaksana dan Panitia Lapangan.  | red

OJK Provinsi Lampung Peringati HUT ke 8 Tahun

Mediarepublika.com  Otoritas  -Bandarlampung -Jasa Keuangan (OJK) yang genap berusia 8 tahun. Dengan mengusung tema “Kontributif dan Inklusif Membangun Negeri” dihari jadinya ini OJK Provinsi Lampung menggelar upacara yang dihadiri oleh Sekda Provinsi Lampung, Perwakilan industri jasa keuangan, Bank Indonesia dan pegawai OJK dengan menggunakan pakaian adat Lampung, Jum’at (22/11).

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner OJK dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua OJK Provinsi Lampung Bapak Indra Krisna mengungkapkan rasa syukur akan pencapaian yang telah diraih OJK. “Saat ini adalah saat yang tepat untuk kita melihat kembali apakah yang telah kita lakukan selama ini telah menjawab berbagai tuntutan dari stakeholders, baik Pemerintah maupun masyarakat luas,” ujarnya.

Kita patut bersyukur, dengan keterbatasan yang ada, OJK masih dapat berkiprah meraih beberapa capaian dan kontribusi positif bagi perekonomian dan sektor jasa keuangan nasional. Atas nama seluruh Anggota Dewan Komisioner, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan OJK atas capaian ini.
Namun demikian, jangan pernah kita merasa berpuas diri. Tantangan yang kita hadapi tidak akan pernah berhenti dan bahkan semakin besar.

Menurut Wimboh Santoso, pemerintah telah mencanangkan secara jelas keinginannya untuk mewujudkan Indonesia menjadi Negara maju di tahun 2045 nanti.
Tentunya, OJK tidak bisa berdiam diri pasif hanya menjadi penonton saja. Ia minta OJK dan industri jasa keuangan harus mengambil perannya dan menjadi solusi dalam mewujudkan cita-cita besar negeri ini.

Untuk itu, Saya mengajak seluruh insan OJK untuk terus mengembangkan kapasitasnya, menggali dan memunculkan semangat dan ide-ide baru dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang kontributif bagi perekonomian nasional dan inklusif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana Tema Hari Ulang Tahun OJK tahun ini yaitu Kontributif dan Inklusif Membangun Negeri.
Tema ini menyiratkan bahwa Kita harus mampu memfasilitasi penyediaan alternatif sumber pembiayaan yang dibutuhkan, dari pembiayaan untuk proyek-proyek infrastruktur dan sektor-sektor prioritas Pemerintah sampai dengan membuka akses keuangan bagi pemberdayaan UMKM.

Menciptakan industri keuangan yang berdaya saing dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tentunya memerlukan adopsi teknologi yang tepat dan kini.

Untuk itu, kita akan terus mendorong transformasi inovasi keuangan digital di sektor keuangan, termasuk mendorong berkembangnya start-up fintech. Pengembangan adopsi teknologi yang kita dorong tentunya adalah inovasi yang bertanggung jawab dan memenuhi aspek perlindungan konsumen.

Wimboh Santoso juga mengajak semua insan OJK untuk keluar dari comfort zone dengan rutinitas kita sehari-hari untuk membangun kapasitas kita dan bekerja lebih keras serta nyata untuk lembaga dan negara.