Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung Ikuti Senam Bersama Dalam Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Bandar Lampung — Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal, mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Senam Bersama dengan para penasehat, pengurus dan anggota DWP se-Indonesia melalui Virtual Meeting, bertempat di Kantor DWP Provinsi Lampung, Jumat (01/12/2023).

Dalam sambutan dan arahannya, Ketua Umum DWP Franka Makarim mengungkapkan rasa senangnya dengan dilaksanakannya senam bersama dengan seluruh tingkatan DWP seluruh Provinsi se-Indonesia.

“Saya senang sekali karena kita bisa merayakan HUT DWP ke-24 dengan kegiatan yang positif, dan sehat. Oleh karena itu, pada kegiatan ini saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kemenpora beserta DWP Kemenpora yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Franka.

Banyak orang menyebut Olahraga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) ini adalah senam Jaman Dulu (Jadul), tetapi di lain sisi SKJ ini memiliki manfaat yang sangat besar apabila secara rutin dilakukan. Olahraga ini tidak hanya membakar kalori tetapi meningkatkan daya tahan tubuh juga.

Selain itu, dengan melakukan senam bersama-sama akan menguatkan rasa kekeluargaan diantara semua kalangan. Acara ini tidak hanya sebatas kompetisi tapi juga wadah untuk meningkatkan kesadaran, akan pentingnya kesegaran jasmani.

“Harapan saya, setelah terlaksana kegiatan ini, seluruh pengurus dan anggota DWP di seluruh Indonesia akan semakin kompak menjalankan kerja organisasi. Salah satunya membiasakan hidup sehat di rumah masing-masing, keluarga kita pun harus selalu didorong untuk bergerak aktif selama melakukan aktifitas,” ujar Ketua Umum DWP.

Dalam rangkaian kegiatan juga dilaksanakan lomba senam yang diikuti oleh 200 peserta dari DWP IPP dan Lembaga/Badan yang diadakan secara offline dan online, sehingga seluruh keluarga besar DWP di seluruh Indonesia bisa turut berpartisipasi.

Lomba ini dilaksanakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bekerja sama dengan DWP Pusat.

Ketua Panitia Pelaksana Nina Kirana Arya Bimo Nandito dalam laporannya menyebutkan, kegiatan yang dilakukan ialah rangkaian Hari Ulang Tahun DWP ke-24 dan hari Ibu ke-95, dengan mengajak para ibu-ibu bersama untuk  melakukan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) dengan tema “Sehat dan Bugar Bersama Dharma Wanita Persatuan 2023”.

“Saya ingin mengajak seluruh ibu-ibu DWP untuk lebih sehat, dilakukan mulai dari olahraga senam. Karena saya yakin kegiatan ini sangat disukai oleh para ibu-ibu dan gampang dilakukan dimana saja,” ujar Nina.

Dengan adanya lomba seperti ini, diharapkan bisa membangun kebersamaan keluarga besar Dharma Wanita Persatuan seluruh Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga, menyampaikan rasa terima kasihnya karena Kemen PPPA selalu menjadi bagian dari kegiatan DWP Pusat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DWP yang selalu mengundang dan menjadi bagian dari kegiatan DWP, terima kasih banyak. Suatu kebanggaan, kebahagiaan bisa bersama-sama ikut Senam Kesegaran Jasmani,” ujar Bintang.

DWP ini adalah kekuatan Kementerian PPPA, setiap organisasi perempuan di harapkan agar terus berkreasi, berkarya untuk bisa memberikan pengabdian terbaik kepada keluarga, bangsa dan negara.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga juga mengucapkan selamat dan sukses kepada DWP atas inovasi yang tiada hentinya bagi organisasi.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi visi dan misi DWP bisa terimplementasikan, DWP tidak hanya memberi pengabdian kepada keluarga tetapi juga kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal, menjelaskan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) merupakan suatu tindakan yang sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Dalam rangka Kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Ketua DWP Provinsi Lampung mengajak semua pengurus dan anggota untuk senantiasa meningkatkan Perilaku Hidup Sehat di rumah tangga dan lingkungan tempat kerja.

“Untuk itu saya berharap kegiatan senam bersama ini dapat menjadi salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan perilaku hidup sehat bagi kita semua,” ucapnya.

Gubernur Arinal Djunaidi Apresiasi Penyelenggaraan Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-142

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Operasi Gratis Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke -142 di Halaman Rumah Sakit Budi Medika, Jum’at (1/12/2023).

Yayasan Tzu Chi merupakan lembaga sosial kemanusiaan yang didirikan oleh Master Cheng Yen pada tahun 1966 dan berpusat di Hualien, Taiwan. Sedangkan di Provinsi Lampung sendiri Yayasan Tzu Chi berdiri sejak tahun 2002.

Tzu Chi hingga kini telah tersebar ke 67 negara di dunia dan telah memberikan bantuan ke lebih dari 128 negara (data per tahun 2022) tanpa memandang suku, ras, dan agama dan berprinsip pada cinta kasih universal.

Pemerintah Provinsi Lampung sangat menjamin keberagaman dan kebebasan beragama dan selalu mendukung setiap kegiatan kemanusiaan yang memberikan mafaat secara langsung kepada masyarakat baik dibidang kesehatan, pendidikan dan kelestarian lingkungan hidup.

Acara yang diselenggarakan atas kerjasama antara Korem 043/Garuda Hitam dengan Yayasan Tzu Chi Lampung dalam rangka Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-142 berupa pelaksanaan operasi gratis Katarak, Pterygium, Hernia dan Benjolan untuk 280 orang masyarakat tidak mampu.

Kegiatan direncanakan digelar mulai tanggal 1 Desember 2023 sampai dengan tanggal 2 Desember 2023 yang dipusatkan di Rumah Sakit Budi Medika Bandar Lampung.

Gubernur sangat mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan dan memberikan manfaat sebesar – besarnya untuk kemanusiaan.

“Dalam kegiatan hari kita bisa melihat orang yang mampu menolong yang tidak mampu, jangan tanyakan apa yang kamu dapat tapi tanyakanlah apa yang bisa kita perbuat,” ucap Gubernur Arinal.

Pemerintah Daerah bersama masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan masyarakat memperoleh akses yang sama dalam pelayanan kesehatan.

Akses pelayanan kesehatan yang adil dan merata akan mewujudkan masyarakat yang produktif dan sejahtera, hal ini sejalan degan salah satu misi Pemerintah Provinsi Lampung yaitu mewujudkan Lampung Sehat.

“Semoga kegiatan yang dilandasi oleh kemanusiaan ini dapat memberikan manfaat yang besar kedepannya bagi masyarakat,”  lanjutnya.

Gubernur berharap agar kegiatan bakti sosial ini tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun menjadi program rutin setiap tahunnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Langkah nyata yang dilakukan saat ini dan sangat penting untuk masyarakat agar dapat akses terhadap kesehatan dengan baik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Arinal Djunaidi didampingi jajaran Forkopimda Provinsi Lampung dan Ketua Yayasan Tzu chi Lampung  Alesius Gunawan menyerahkan Bantuan sosial secara simbolis berupa sembako kepada 5 orang perwakilan peserta yang akan menjalani operasi Gratis.

Selanjutnya Gubernur Lampung berkesempatan untuk meninjau posko-posko pemeriksaan kesehatan yang diperuntukkan bagi para pasien yang telah lolos screening sebelum menjalani operasi. Di salah satu posko pemeriksaan Tekanan darah Gubernur Arinal djunaidi menyempatkan diri untuk memeriksakan tekanan darahnya.

Disela – sela kesempatan Gubernur Arinal Djunaidi memberikan tanggapan tentang penyelenggaraan acara Bakti Sosial yang Diselenggarakan oleh Yayasan Tzu Chi.

“Acara ini sebagai contoh yang sangat baik sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya, dan ini bisa dicontoh oleh yang lainnya,” pungkasnya.

Adapun Sumiono (63 Tahun) pasien asal Kota Metro yang mendapatkan kesempatan operasi Hernia gratis dan Sugiarto (71 Tahun) pasien asal Mesuji yang akan melaksanakan operasi Katarak gratis mengatakan bahwa mereka sangat bahagia, karena tidak mungkin bisa operasi akibat keterbatasan ekonomi dan mereka bersyukur mendapatkan bantuan operasi gratis ini.

Hadir dalam acara, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Direktur RSUDAM, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Lampung dan Direktur Rumah Sakit Budi Medika.

Pemprov Lampung Gelar Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Bagi Keluarga Berisiko Stunting Angkatan ke-2

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi Keluarga yang Berisiko Stunting di Provinsi Lampung Angkatan ke-2, di Hotel Kyriad, Kamis (23/11/2023).

Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung dalam sambutan yang disampaikan oleh Nella Mertha Dyani, Analis Kebijakan Ahli Muda menyebutkan bahwa kaum perempuan memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi keluarga dan mengatasi masalah stunting.

Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tentang peningkatan kapasitas ekonomi, tetapi juga melibatkan mereka secara penuh dalam pengambilan keputusan.

Dalam upaya membangun dan memberdayakan ekonomi perempuan serta mendorong pertumbuhan ekonomi, Kadis PPPA mengatakan, Dinas PPPA Provinsi Lampung berkolaborasi dengan seluruh stakeholder lintas sektor.

“Dengan membangun Pondasi yang kuat, kita tidak hanya menciptakan keluarga yang tangguh dan sejahtera, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi seluruh masyarakat Lampung,” ujar Kadis PPPA Provinsi Lampung.

Di akhir sambutannya, Kadis PPPA mengucapkan selamat mengikuti kegiatan pelatihan kepada seluruh peserta dan berharap, kegiatan ini menjadi awal untuk menuju perubahan yang positif dan berkelanjutan untuk generasi mendatang di Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Ketua Kelompok Kampung Mekar Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Adapun bantuan yang diberikan yaitu, alat memasak berupa kompor gas 2 buah, alat pres plastik 1 buah, panci halo besar 4 buah, tabung gas 12 kg 3 buah, centong sayur plastik 6 buah, sutil besar gagang kayu 5 buah, sutil stensil kecil 5 buah, oven gas stensil 1 buah.

Pelatihan angkatan ke-2 ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Mesuji, dan Kabupaten Way Kanan.

Pemprov Lampung Bersama Bank Indonesia Perwakilan Lampung Gelar Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah se-Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka kegiatan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Lampung Tahun 2023 dengan tema “Peran Strategis Provinsi Lampung dalam Mengakselerasi Hilirisasi dan Memperkuat Tata Niaga Komoditas Pangan untuk Mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),” yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama Bank Indonesia Perwakilan Lampung di Auditorium Lt.4 Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Rabu (22/11/2023).

Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan bahwa diperlukan pemahaman tentang pentingnya menjaga inflasi pada level yang rendah dan stabil. Apabila terlalu tinggi bisa menyebabkan pendapatan riil masyarakat terus menurun, karena harga barang semakin mahal sehingga standar hidup masyarakat juga akan semakin turun sebaliknya, jika terlalu rendah akan menciptakan kelesuan pasar dan produsen tidak dapat berproduksi, bahkan dampak lebih buruk adalah terjadinya PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Untuk itu, Sekda menyatakan diperlukan kegiatan Capacity Building seperti yang dilaksanakan pada hari ini, sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan teknis dan koordinasi TPID baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mendukung pelaksanaan kebijakan pengendalian inflasi dan penyusunan laporan TPID.

Sebagaimana diketahui, inflasi Provinsi Lampung tahun 2022 tercatat sebesar 5,51%  (yoy), sama dengan inflasi Nasional yang juga sebesar 5,51% (yoy) dan lebih rendah dari inflasi tahunan Sumatera sebesar 6,14% (yoy). Tingkat inflasi tersebut menempatkan Provinsi Lampung pada posisi ke-2 terendah di Pulau Sumatera setelah Provinsi Bangka Belitung. Untuk tahun ini, secara kumulatif tahunan tercatat sebesar 2,41%, yang artinya masih dalam rentang target inflasi   tahun 2023 yang ditetapkan pada kisaran 2-4%.

“Hal itu menunjukkan upaya-upaya pengendalian inflasi yang kita lakukan selama ini bisa dikatakan sudah pada koridornya, berpedoman pada strategi 4K (Keterjangkauan harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran distribusi dan Komunikasi yang Efektif),” ucap Sekda.

“Namun demikian, kita tetap harus terus menyusun mekanisme kerja dan koordinasi untuk meningkatkan efektifitas upaya-upaya pengendalian inflasi sampai dengan akhir tahun dan tahun-tahun berikutnya,” tegas Sekda.

Sekda juga menyatakan bahwa hilirisasi merupakan strategi pendekatan yang dapat membantu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan memiliki peran penting dalam pengendalian inflasi, karena strategi ini melibatkan proses pengolahan dan peningkatan nilai produk pertanian.

“Saya berharap dalam forum ini dapat didiskusikan bagaimana peran Pemerintah Daerah untuk mendukung kebijakan hilirisasi pangan terkait upaya pengendalian inflasi di Provinsi Lampung,” harapnya.

Menurut Sekda, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan mengoptimalkan peran BUMD dalam Pengendalian Inflasi. BUMD Provinsi Lampung didorong untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan menjadi bagian dari instrument pengendalian inflasi.

“Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung telah menyusun penugasan kepada BUMD dalam hal penyediaan dan pendistribusian pangan dengan harga murah bagi masyarakat. Bagaimana peran BUMD dalam ekosistem tata niaga komoditas pangan strategis sehingga mendukung stabilisasi harga, Saya minta dapat dibahas bersama dalam forum ini,” pungkas Sekda.

Sementara itu Kepala Bank Indonesia Perwakilan Lampung Budiyono menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk dilaksanakan, karena pada hari ini, pengendalian inflasi bukan hanya tugas dari TPID melainkan tugas semua pihak.

“Penting bagi semuanya, baik yang tercatat sebagai anggota TPID maupun tidak namun tetap relevan. Oleh karena itu, penting untuk kita semua agar dapat meng-upgrade, melakukan sharing session agar dapat meningkatkan kompetensi mengenai pemahaman inflasi, mengenai sumber-sumbernya, bagaimana menghitung, kemudian bagaimana mengendalikannya, ini harus sama-sama kita pahami,” ucap Budiyono.

Menurut Budiyono sudah banyak kebijakan dari pusat, termasuk yang sudah dituangkan dalam berbagai ketentuan dan regulasi, baik Kementerian Keuangan, Kementerian Perekonomian, maupun Kementerian Dalam Negeri yang sudah memberikan keleluasan lebih kepada pemerintah daerah untuk melakukan berbagai langkah untuk mengendalikan inflasi.

“Mengapa inflasi menjadi sangat penting untuk kita semua perhatikan, karena ini adalah salah satu dari indikator yang harus kita jaga untuk memastikan bahwa upaya negara untuk meningkatkan kesejahteraan itu bisa dicapai,” tegasnya.

Kegiatan Capacity Building ini menghadirkan 3 orang narasumber, yakni Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kemudian perwakilan dari Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, serta perwakilan dari PT Food Station Tjipinang Jaya.

Semarakkan Festival Nemui Nyimah, Pemprov Lampung Gelar Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya Tahun 2023

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung, Intizam, membuka Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya Tahun 2023 bertempat di Lapangan Korpri Kantor Gubernur, Rabu (22/11/2023).

Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya 2023 masuk dalam rangkaian Festival Nemui Nyimah 2023 yang dilaksanakan dari tanggal 16-26 November 2023.

Dalam penyelenggaraannya, Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya 2023 diikuti oleh 1.500 atlet dan 360 official yang berasal dari Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung serta terdapat pula peserta yang berasal dari luar provinsi Lampung yaitu : Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Banten, Jakarta, Jawa Barat dan Surabaya.

Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya 2023 akan berlangsung mulai tanggal 22-24 November 2023 yang dibagi menjadi 2 (dua) agenda yaitu : Festival Seni Budaya yang akan berlangsung pada tanggal 22 November 2023 di Lapangan Korpri Kantor Gubernur dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung yang akan berlangsung pada tanggal 23-24 November 2023 di Green Sport Arena Lampung.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung, Intizam, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini memiliki berbagai tujuan, yaitu :

1. Menjadikan Lampung Kaya Festival, dengan banyak menggelar kegiatan- kegiatan baik tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional.

2. Meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara ke Provinsi Lampung dalam hal ini mensukseskan program pusat dengan gerakan Bangga Berwisata di Indonesia.

3. Turut serta dalam menyambut dan memeriahkan HUT KORPRI Ke – 52 Tahun 2023 tingkat Provinsi Lampung.

4. Merupakan perwujudan dari sinergitas dan kolaborasi penyelenggaraan kegiatan antara pemerintah, komunitas, media dan pelaku usaha.

5. Menciptakan kesempatan bagi dunia usaha maupun masyarakat untuk mempromosikan dan memasarkan produknya saat festival berlangsung dan peluang bisnis bagi para pelaku UMKM.

6. Sarana untuk mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

7. Menjalin silaturahmi kebersamaan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan masyarakat dalam bentuk kegiatan festival seni budaya dan olahraga.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penyelenggaraan kegiatan ini, bukan hanya ditampilkan sebagai cabang olahraga beladiri melalui pertandingan/ kejuaraan namun disisi lain adalah Pencak Silat sebagai Seni Budaya yang ditampilkan untuk mengangkat tradisi kearifan lokal masyarakat adat.

“Pemerintah Provinsi Lampung bersama dengan jajaran Pengurus Ikatan Pencak Silat baik Tingkat Provinsi maupun kabupaten/ kota akan terus berupaya untuk memfasilitasi para pelatih sehingga dapat mengevaluasi kemajuan dan peningkatan kemampuan siswa/siswi peserta latihan,” ucap Gubernur.

“Secara kontinyu sering menyelenggarakan kegiatan kejuaraan yang sifatnya pemasalan dan meningkatkan minat anak untuk berani dan percaya diri akan kemampuan yang dimilikinya selama berlatih pencak silat seperti halnya kegiatan Festival Seni Budaya dan Kejuaraan Pencak Silat Lampung Berjaya 2023 ini,” lanjut Gubernur.

Diakhir, Gubernur berharap melalui kegiatan-kegiatan seperti ini akan muncul bibit-bibit atlet berprestasi dari Pencak Silat.

“Kedepan, saya harapkan akan muncul potensi daerah dari Pencak Silat, atlet-atlet yang berprestasi dan tentunya tetap dengan semangat menjunjung tinggi nilai- nilai sportivitas dan ikut mensukseskan masyarakat Lampung Berjaya, yakni kehidupan masyarakat Lampung yang aman, berbudaya, maju berdaya saing serta sejahtera melalui Pencak Silat sebagai seni budaya dan olahraga,” pungkasnya.

Komunitas Jalur Dua Way Halim Apresiasi Pemprov Lampung Dalam Pagelaran Musik Blues & Jazz Peringati HUT ke-9

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan, Zainal Abidin, membuka acara Pagelaran Musik Blues & Jazz dalam rangka memperingati HUT Komunitas Jalur Dua (KJ2) Way Halim yang ke-9 Tahun 2023, di Pasar Kreatif Seni PKOR Way Halim, Rabu (22/11/23).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis  yang disampaikan oleh Staf Ahli bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan Zainal Abidin menyebutkan, eksistensi Komunitas Jalur Dua (KJ2) Way Halim selama 9 tahun merupakan wujud solidnya paguyuban ini menaungi setiap anggotanya.

Perayaan hari jadi ini, kata Gubernur, bukan hanya sekadar momen untuk merayakan masa lalu, tetapi juga untuk merenungkan perjalanan panjang serta pencapaian yang telah berhasil diraih selama sembilan tahun terakhir.

Menurut Gubernur, Komunitas Jalur Dua (KJ2) Way Halim telah menjadi wadah yang luar biasa bagi komunitas lokal, menjadi tempat dimana semangat kebersamaan, kerja sama, dan dedikasi dalam menjaga dan mengembangkan budaya serta warisan lokal telah tumbuh dan berkembang.

Gubernur juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan momentum yang berkesan untuk merayakan perjalanan anggota KJ2 Way Halim yang luar biasa, melalui pagelaran musik blues dan jazz yang menjadi wahana hiburan bagi masyarakat luas. Musik tidak hanya sebuah nada atau alunan melodi, melainkan ekspresi dari jiwa, cerminan dari pengalaman, serta bahasa yang universal.

Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi Lampung sangat mendukung pagelaran ini karena selaras dengan agenda kerja Gubernur Lampung, yaitu Lampung Kaya Festival.

“Peringatan ulang tahun Komunitas Jalur Dua (KJ2) Way Halim ini menyatukan kita melalui pagelaran musik. Musik tidak mengenal batas-batas geografis, agama, etnis, atau latar belakang sosial. Musik hadir sebagai pilar yang kuat untuk menyatukan hati dan pikiran kita, membangun jembatan antara beragam kebudayaan dan tradisi,” kata Gubernur.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-9 kepada Komunitas Jalur Dua (KJ2) Way Halim. Gubernur mengajak seluruh anggota Komunitas Jalur Dua Way Halim untuk terus untuk mendukung dan menghargai keberagaman artistik yang telah menjadi identitas dari Komunitas Jalur Dua Way Halim.

“Biarkan cinta kita terhadap musik menjadi benih bagi inspirasi, kreativitas, dan persaudaraan di antara kita,” pungkas Gubernur.

Ketua Komunitas Jalur Dua Way Halim, Masri Yahya dalam kesempatannya menerangkan bahwa Komunitas Jalur Dua Way Halim yang berdiri pada 24 November 2014 memfokuskan kegiatannya di bidang olahraga, seni musik, juga pengajian.

“Kita coba menanamkan keseimbangan, jasmani dan rohaninya sehat dengan berbagai kegiatan sehingga hidup kita menjadi seimbang,” Masri Yahya.

Dalam kegiatan yang juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi para musisi blues dan jazz di Lampung ini, Masri Yahya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memfasilitasi terselenggaranya Pagelaran Musik Blues & Jazz di PKOR Way Halim serta kepada seluruh anggota komunitas dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pagelaran ini.

Pemprov Lampung Wujudkan Komitmen Perempuan Berjaya dan Lampung Ramah Perempuan dengan Pengarusutamaan Gender

Bandar Lampung–- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, Fitrianita Damhuri, membuka Kegiatan Verifikasi Lapangan Evaluasi Pengarusutamaan Gender Tahun 2023, bertempat di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Rabu (22/11/2023).

Pengarusutamaan Gender (PUG)  adalah salah satu strategi pembangunan yang diimplementasikan untuk mencapai persamaan dan keadilan melalui integrasi pengalaman/peristiwa, aspirasi, kebutuhan dan permasalahan wanita dan laki-laki dalam perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi seluruh kebijakan, program, proyek dan kegiatan-kegiatan dalam sektor pembangunan yang beragam dengan tujuan untuk memastikan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesamaan akses dalam pembangunan.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung, mengatakan bahwa, PUG merupakan sebuah komitmen dimana keadilan dan kesetaraan serta kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam segala aspek kehidupan.

“Komitmen ini dituliskan secara khusus kedalam misi ke-3 dari visi dan misi  Lampung Berjaya dan diimplementasikan dalam dua agenda kerja utama, yaitu Perempuan Berjaya dan Lampung Ramah Perempuan” ucapnya.

Lebih lanjut, Fitrianita Damhuri mengatakan telah dilakukan verifikasi lapangan oleh Tim Pusat di empat Kabupaten, yaitu Lampung Timur, Kota Metro, Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang. Hal ini dapat menjadi cerminan bagaimana Pemerintah Provinsi  Lampung  melakukan program PUG dan menjadi salah satu nilai tambah dalam penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kedepannya nanti.

Melalui kesempatan ini Pemerintah Provinsi Lampung berharap untuk semua OPD dan lembaga masyarakat terus bersinergi menggerakkan dan mempererat jaringan kerja sama yang sudah dilaksanakan selama ini untuk mewujudkan pembangunan Lampung Berjaya dan dapat kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender KTPA RI, Siti Mardian, Anggota DPRD Provinsi Lampung dan Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi  Lampung, Hajah Aprilianti, Kepala Bappeda Provinsi Lampung diwakili oleh Kepala Bidang Perencanaan dan Pembangunan Eka Yuslita Dewi, Perwakilan OPD dan Lembaga Masyarakat terkait.

Pemprov Lampung Jemput Bola Berikan Pelayanan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas di Tanggamus

TANGGAMUS — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Tim Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) Dinas Sosial Provinsi Lampung, melaksanakan penjangkauan dan rehabilitasi sosial langsung kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten Tanggamus, Rabu (22/11/2023).

Pelaksanaan yang dipusatkan di Aula GSG Islamic Center Desa Kedamaian, Kecamatan Kota Agung tersebut, telah menyentuh langsung sebanyak 110 penyandang disabilitas, serta dilaksanakan penyerahan alat bantu kursi roda 20 buah, Kruk ketiak 2 buah, alat bantu dengar 7 buah, tongkat netra 2 buah, kursi roda khusus 1 buah, dan tripod 2 buah.

Program inovasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas itu, mendapat apresiasi dari Pj. Bupati melalui Sekda Kabupaten Tanggamus Drs. Hamid Heriansyah Lubis M.Si, yang hadir pada penutupan kegiatan tersebut, sekaligus turut menyerahkan alat bantu.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Lampung, melalui Dinas Sosial Provinsi lampung yang telah memberikan bantuan kepada Penyandang Disabilitas yang ada di Kabupaten Tanggamus. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami yang kurang beruntung karena mengalami disabilitas, terutama bagi mereka yang sangat membutuhkan aksesibilitasnya seperti Alat bantu dengar, tongkat, kursi roda, kaki dan tangan palsu, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si mengatakan, Pelayanan Sosial Jejaring Masyarakat (Yansos Jejama) adalah kegiatan jemput bola dimana Dinas Sosial sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) memberikan layanan rehabilitasi di dalam panti, yang sifatnya menunggu kehadiran penyandang disabilitas.

Pada kegiatan Yansos Jejama ini tim mencari dan mendatangi para penyandang disabilitas, di desa dan kecamatan untuk diberikan layanan rehabilitasi yang sama seperti layanan rehabilitasi di dalam panti.

Tim Yansos Jejama terdiri dari tenaga medis (dokter) RSU Abdoel Moeloek, Perawat Kejiwaan dari RSJ, Psikolog dan pekerja sosial, bekerja diawali dengan pemeriksaan oleh tim medis untuk menentukan derajat kedisabilitasan, dilanjutkan assesment oleh psikolog dan pekerja sosial, yang hasilnya dalam bentuk rekomendasi jenis intervensi yang diberikan kepada penyandang disabilitas.

Pelaksanaan kegiatan itu sesuai dengan misi ketiga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan penyandang disabilitas, guna mewujudkan rakyat Lampung berjaya.

Perlu diketahui dalam kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DWP Tanggamus Ibu Nuraini, Kepala Desa Setempat, beserta perangkat desa, kecamatan, dan Pejabat di Kabupaten Tanggamus.

Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Lanjutan Pelatihan Tahap I Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi Keluarga Beresiko Stunting

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Lanjutan Pelatihan Tahap I Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi Keluarga yang Beresiko Stunting di Hotel Kyriad, Selasa (21/11/2023).

Setelah dibuka secara resmi kemarin (20/11/2023) oleh Kepala Dinas PP dan PA yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PP dan PA Provinsi Lampung, M. Jauhari.SKM,.MM, pada hari ini kegiatan dilanjutkan dengan Sesi Pelatihan memasak dan menjahit.

Peserta dari 5 Kabupaten dibagi menjadi Dua kelompok Pelatihan masing-masing 50 orang peserta mengikuti Pelatihan memasak dan menjahit. Untuk masing-masing pelatihan disediakan Instruktur profesional dan berpengalaman, tidak hanya dalam hal teknis namun sudah mampu mengembangkan usahanya di tingkat nasional bahkan ekspor.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas PP dan PA Provinsi Lampung M. Jauhari,.SKM,.MM, yang juga hadir untuk mendampingi sekaligus memantau pelaksanaan pelatihan mengatakan bahwa seluruh kegiatan hari ini pada akhirnya untuk membangun ketahanan ekonomi keluarga.

“Pemerintah Provinsi dalam hal ini Dinas PP dan PA berharap kegiatan ini mampu meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga yang akhirnya mampu memenuhi makanan layak gizi yang akan menurunkan angka stunting di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Dalam sesi kegiatan Pelatihan memasak, Dinas PP dan PA Provinsi Lampung menghadirkan instruktur dari Warung Bunda Amanda Ibu Apridayani didampingi tim yang mengajarkan teknis dan detail pembuatan aneka kue dimulai dari persiapan bahan, proses pembuatan sampai dengan hasil kue jadi.

Disela-sela kegiatan Andi Indra Jaya Koordinator Pelatihan nemasak Dinas PP dan PA mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan-perempuan yang beresiko memiliki keluarga stunting agar memiliki soft skill dan hard skill saat mereka kembali ke daerahnya masing-masing.

“Ketika mereka kembali ke tempat tinggalnya masing-masing mereka dapat membuat kue atau makanan ringan yang dapat dikembangkan untuk menambah ekonomi keluarga mereka,” ucap Andi.

Adapun untuk Pelatihan menjahit dihadirkan instruktur sekaligus Founder Lampung Ethnica yang merupakan salah satu UMKM binaaan dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung yang berfokus dalam pembuatan dan pemasaran Kain tenun tapis dengan berbagai motif dan beragam produk tapis.

Founder sekaligus Instruktur Pelatihan Menjahit Kerajinan Tenun Tapis dari Lampung Ethnica sangat mengapresiasi kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan bagi Keluarga yang Beresiko Stunting yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas PP dan PA.

“Yang kami ajarkan hari ini adalah pembuatan kerajinan produk turunan tapis berupa peci, kotak tisu dan wadah kue, Saya lihat antusias peserta sangat tinggi, dan semoga Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas PP dan PA dapat terus melanjutkan kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Pada kegiatan hari ini peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan membuat produk kerajinan menjahit dan pelatihan memasak akan tetapi akan diberikan pelatihan teknik digital marketing sebagai upaya pemasaran di era digital yang diharapkan mampu mempercepat perkembangan usaha yang dirintis para peserta.

Salah satu peserta pelatihan dari Kecamatan Ambarawa Timur Kabupaten Pringsewu, Ibu Sulika (40 tahun) merasa senang dan antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini.

” Mengenai kegiatan ini bagus untuk para ibu-ibu rumah tangga, setidaknya ada sesuatu yang menghasilkan sehingga bisa membantu suami, terima kasih kepada Dinas PP dan PA yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ucapnya.

Gubernur Arinal Djunaidi Buka Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Lampung Tahun 2023

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Lampung Tahun 2023 bertempat di Ballroom Swiss-Belhotel Lampung, Selasa (21/11/2023).

Rapat Koordinasi Akhir Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Lampung Tahun 2023 dilaksanakan selama 2 (dua) hari, 21-22 November 2023 dengan mengusung tema ‘Sinergitas Lintas Sektor Dalam Rangka Pelaksanaan Reforma Agraria untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat’.

Gubernur Lampung dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa saat ini telah ada Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria yang baru disahkan tanggal 3 Oktober 2023, dimana percepatan pelaksanaan Reforma Agraria dilaksanakan melalui strategi: 1) Legalisasi Aset; 2) Redistribusi Tanah; 3) pemberdayaan ekonomi Subjek Reforma Agraria; 4) kelembagaan Reforma Agraria; dan 5) partisipasi masyarakat.

Gubernur melanjutkan bahwa Provinsi Lampung pada Tanggal 31 Oktober 2023 lalu, mendapat Apresiasi dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada acara Rapat Kerja Nasional Reforma Agraria, yaitu Peringkat 2 se-Indonesia pada Kategori Legalisasi Aset Tanah Transmigrasi.

“Ini semua karena kita punya koordinasi, komunikasi dengan baik. Untuk itu, saya ingin mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang terlibat dalam mencapai prestasi ini, terutama untuk BPN, baik Kanwil BPN Provinsi Lampung maupun Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, dan Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten,” ucap Gubernur.

“Saya juga menyampaikan Selamat atas Prestasi yang telah dicapai. Saya yakin kantor BPN bekerja baik, berkomunikasi baik, berkoordinasi baik dengan pemerintah baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota,” lanjutnya.

Gubernur menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan  kerjasama semua pihak dalam melaksanakan program-program nasional.

“Diharapkan agar lebih tanggap dalam menyikapi hal tersebut, bekerjasama, menyediakan materi ataupun bahan yang diperlukan sebagai tempat mewadahi isu dalam menciptakan kemakmuran tapi lebih penting lagi, saya menginginkan BPN didalam melaksanakan program-program nasional harus terlibat secara langsung,” tegas Gubernur.

Gubernur dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh program – program pemerintah dalam rangka reformasi untuk kesejahteraan masyarakat khususnya yang terkait dengan penataan akses, agar masyarakat Lampung bukan hanya mendapatkan hak atas tanah, tetapi juga mendapatkan pendampingan dalam mengelola aset tanahnya.

“Saya yakin Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung dapat berkolaborasi dan bekerjasama, saling membantu, untuk menjalankan program dan kegiatan ini dengan baik, dan kedepannya akan didapat hasil yang baik dan sesuai dengan cita-cita pemerintah pada umumnya dan keinginan kita semua sebagai masyarakat yang berada di Provinsi Lampung,” lanjut Arinal.

Diakhir Gubernur berharap hal ini dapat mendorong kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

“Saya harap sinergi kita orang Lampung sebagai penghasil pangan, lokomotif pertanian betul-betul lebih diterapkan.
Karena bagaimanapun juga masyarakat yang hidup di lampung ini akan merasa nyaman untuk bekerja lebih sejahtera apabila telah memiliki status hak tanahnya serta bisa kita berdayakan untuk pendampingan dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung, Kalvyn Andar Sembiring, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Reforma Agraria merupakan salah satu program strategis dilingkungan kementerian agraria dan tata ruang yang memiliki peran penting dalam upaya pemerataan struktur, penguasaan, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah untuk mewujudkan ekonomi yang berkeadilan.

Sehingga dalam mendukung percepatan Reforma Agraria, Kalvyn Andar Sembiring berharap Pemerintah Daerah sesuai kewenangannya diharapkan dapat memasukkan kegiatan-kegiatan dan program Reforma Agraria kedalam dokumen perencanaan pembangunan Daerah.