Delapan Orang Diamankan Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung

mediarepublika.com – Ditresnarkoba Polda Lampung melalui Subdit I Ditresnarkoba berhasil mengamankan 8(Delapan )orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dan extacy, Jumat (10/07)

Kedelapan terduga pelaku diamankan dengan waktu yang berbeda yakni pada tanggal 5 Juli 2020 diamankan terduka pelaku DS, IB dan AS, pada tanggal 6 Juli 2020 diamankan terduga pelaku MF, IG, IS, SY dan IR.

Dari tangan terduga pelaku DS yang dilakukan penangkapan di Ds. Tanjung Waras Dsn. Merak Batin Kec. Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti narkotika sebanyak 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extacy.

Pengembangan dilakukan dan kembali diamankan terduga pelaku IB dan AF dipinggir Pom Bensin Sri Mulyo Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram.

Pada tanggal 6 Juli 2020 dari keterangan terduga pelaku IB tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku MF dan IG di rumah yang beralamat di Komplek Bunga Mustika B8 Sinar Jati Kel. Hajimena Kec. Natar Kab. Lampung Selatan, dan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram milik MF dan 1 paket sabu dengan berat 0,2 gran seta 1 buah bong milik IG, yang berdasarkan keterangan didapatkan dari terduga pelaku IB.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap IB didapati bahwa ada barang bukti narkotika yang disimpan di Dsn. Serba Jadi Ds. Pemanggilan Kec. Natar Kab. Selatan, pada saat dilakukan penggeledahan di rumah tersebut didapati 3 terduga pelaku lainnya yaitu IS, SY dan IR, serta diamankan barang bukti narkotika sebanyak 6 paket sabu dengan berat 600 gram, 6 paket sabu dengan berat 300 gram, 4 paket sabu dengan berat 40 gram, 3 paket sabu dengan berat 15 gram, 7 bungkus plastik berisi pil extacy warna cream logo singokong dengan jumlah keseluruhan sebanyak 7000(tujuh ribu )butir, 1 bungkus plastik berisi pil extacy warna hijau logo hulk dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1000(seribu )butir, 20 (dua puluh) butir pecahan pil extacy, 1 unit timbangan digital, 1 bungkus plastik ukuran 1/4, 1 bungkus plastik klip ukuran besar dan 1 bungkus plastik ukuran sedang.

Total barang bukti yang diamankan adalah sabu seberat 955 (sembilan ratus limapuluh lima ) gram dan pil extacy sebanyak 8400 (Delapan ribu empat ratus) butir dengan rincian:
a. 6 (enam) paket besar sabu dengan berat 600 gram
b. 6 (enam) paket sedang sabu dengan berat 300 gram
c. 4 (empat) paket sedang sabu dengan berat 40 gram
d. 2 (dua) paket sedang sabu dengan berat 10 gram
e. 7 (tujuh) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna cream logo sungokong jumlan keseluruhan 7000(tujuh ribu ) butir
f. 1 (satu) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna hijau logo Hulk jumlah keseluruhan 1000 (seribu) butir
g. 20 (dua puluh) butir pecahan pil extasy
h. 1 (satu) unit timbangan digital
i. 1 (satu) bungkus plastik ukuran 1/4
j. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran besar
k. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran sedang
L. 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extasy
Dengan Total Hampir 3,5M (Tiga setengah Milyar Rupiah) dengan di amankannya barang bukti ini dapat menyelamatkan 10 (sepuluh) Ribu jiwa manusia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kedelapan terduga pelaku didapati 4 terduga pelaku dengan pemeriksaan urine positif dan Kepemilikan barang bukti ditetapkan sebagai tersangka yakni tersangka an. DS, IB, MF, IG.

Terhadap 4 orang lainnya yakni an: AS , IS, SY, dan IR hasil Dari pemeriksaan tidak terkait dengan tindak pidana narkotika, di lakukan Pembinaan .

Akibat perbuatannya, ke empat tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 112 Ayat (20) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup.(Red)

Ibu Nyimas Mendaftar Calon formatur DPW PAN Lampung untuk keterwakilan perempuan

mediarepublika.com

Pelaksanaan MUSWIL V PAN Lampung salah satu agendanya adalah pemilihan ketua DPW PAN Lampung akan segera dgelar pada hari Selasa, 21 Juli 2020 pukul 08.00 s.d. selesai bertempat di ballroom Swiss bell hotel, pendaftaran untuk calon ketua DPW PAN Lampung telah dibuka dari tanggal 7 Juli – 14 Juli 2020.

Pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2020 ibu Hj Nyimas Putri Agus, SE.,MM. mengambil formulir formatur DPW PAN Lampung, orang pertama perempuan yang mengambil formulir untuk mendaftar sebagai formatur DPW PAN Lampung, Adapun beberapa perwakilan beberapa DPC yang mengantarkan pengambilan dukungan formatur DPW PAN Lampung terhadap Bu Hj Nyimas Putri Agus, S.E., M.M. diantaranya ketua DPC PAN Labuhan Ratu, Ketua DPC PAN Kedaton, Ketua DPC PAN Sukabumi, Ketua DPC PAN Tanjung Karang Pusat, Ketua DPC PAN Teluk Betung Barat, dsb.

Dengan adanya keterwakilan perempuan disaat perhelatan Muswil Lampung diharapkan suara perempuan dapat naik untuk PAN mendatang kemudian perempuan merupakan emansipasi wanita dan dapat maju serta memberikan kontribusi untuk membesarkan suara PAN di Lampung.

Ibu Nyimas mendapatkan dukungan dari pengurus PAN untuk mendaftar calon formatur DPW PAN Lampung yaitu ketua ketua DPC dan suara wanita untuk ikut mendukung beliau.

Wanita berdarah Palembang yang ramah memiliki nama Ibu Nyimas telah berpengalaman dalam kancah perpolitikan pernah ikut bertarung di Dapil 1 Lampung DPR RI dari partai PAN, bendahara DPP PAN serta sejak tahun 2002 beliau berpolitik.

Ibu Nyimas bukanlah wajah baru dalam berpolitik beliau mengambil formulir dan mendaftar sebagai calon formatur sebagai keterwaikilan perempuan karna perempuan selama ini terkucilkan padahal suara perempuan sangat potensi dan besar dalam setiap perhelatan membesarkan partai.

(Red)

Danrem 043/Gatam Bersama Kapolda Lampung Ikuti Vicon Kelurahan Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat

mediarepublika.com

Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S. M.I.Kom, kamis (09/07/2020) pukul 09.00 Wib melaksanakan kunjungan  kerja bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Drs.Purwadi Arianto,.M.Si, untuk mengikuti  Vicon bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis di Brugo Cotage Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.

Vicon bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis yang dilaksanakan secara terpusat di Ketapang Urban Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan Tema ”  MASYARAKAT PRODUKTIF WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN “.

Turut hadir dan mengikuti Vicon bersama Bupati Tuba Barat Hi.Umar Ahmad.SP, Dandim 0412/LU Letkol INF Krisna Pribudi, Danlanud M. Bunyamin diwakili oleh Kasisops Kapten POM Adi Firmandadi, Jajaran Pejabat Utama Polda Lampung, Pabung Kodim 0412/LU Mayor INF A.Sunarya, Danramil 412-01/TBT dan 412-05/TBU, Kapten Arh Edi Subarya, Kapten INF Heri Purnomo, Para Ka.SKPD Pemkab Tuba Barat, Para Camat Se-Kab.Tuba Barat, Kepala Desa Pulung Kencana Hendrawan.SH, dan Tokoh Adat Megow Pak Tuba Barat (Ketua Pokdar Kamtibmas TBB) Hi.Herman Artha.S.I.kom.(Red)

Dana Hibah NKHD Tak Kunjung Sampai KPU Bandar Lampung Layangkan Surat Permohonan Pencarian

Bandar Lampung,- mediarepublika.com –
Jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung layangkan surat permohonan pencairan dana hibah APBD.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (09/07/2020), bahwa melalui nomor surat 404 TU.01.1-SD/1871/KPU-Kot/VII/2020, telah dikirimkan surat ke pemerintah daerah Kota Bandar Lampung, Senin 07 Juli 2020.

Menurutnya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Yang Bersumber dari Anggaran pendapatan Dan Belanja Daerah pada pasal 16 ayat (4).

“Yaitu : a Tahap kesatu paling sedikit 40% (empat puluh persen) dari nilai NPHD dan dicairkan paling lama 14 (empat belas) hari kerja terhitung setelah penandatangan NPHD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3), dan b. Tahap kedua paling sedikit 60% (enam puluh persen) dari nilai NPHD dan dicairkan paling lama 5 (lima) bulan sebelum hari pemungutan suara,” kata Dedy.

Lanjut, pihaknya mengatakan bahwa dari 39.000.000.000 baru dikirim 30% sehingga KPU Bandar Lampung melakukan permohonan pencairan dana hibah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Tahun 2020 sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah ditandatangani.

“Pengajuan pencairan dana tersebut sebesar Rp.28.000.000.000,- (Dua Puluh Delapan Milyar Rupiah) untuk pelaksanaan Kegiatan Tahapan selanjutnya,” jelasnya.

Selain itu, dia juga mengatakan dari jumlah PPDB 1700 orang saja itu harus dibayarkan karena itu masa kerjanya 15 Juli sampai 13 Agustus dan akan melakukan Rapid Test kepada PPDB Kota Bandar Lampung.

“Sekarang kita lagi persiapan untuk Rapid Test 1700 PPDB, dan akan kita laksanakan pada tanggal 11 dan tanggal 13 jika dalam Rapid Test ada PPDP kita yang reaktif maka akan langsung kita ganti,” tedasnya. (Red)

IKE EDWIN BACALON WALIKOTA BANDAR LAMPUNG IDOLA EMAK-EMAK

mediarepublika.com

Bandar Lampung – Cool alias keren, Itulah sosok Ike Edwin. Keren karena sikapnya yang humble atau rendah hati, tak pernah menyakiti atau memperlakukan orang karena perbedaan, status sosial. Dan dirinya tak enggan pula berbaur bersama masyarakat. Kendatipun ia, seorang jenderal polisi bintang dua dan trah bangsawan sebagai Perdana Menteri Kerajaan Adat Lampung Paksi Pak Skala Beghak.

Smart atau Cerdas. Betapa tidak, mantan Kapolda Lampung 2016 sebagaimana ujar mantan Walikota Jakarta Pusat Silviana Murni sewaktu Dang Ike menjabat Kapolres setempat “Kagak Ada Matinye” Alias seseorang yang selalu penuh dengan ide-ide cemerlang dan inovatif.
Buktinya. lihat saja gagasan-gagasan fonemenalnya antara lain tentang kantor di dalam tenda sewaktu memimpin Mapolda Lampung.

Begitu pula prestasi Dang Ike sebagai abdi polisi sudah tak terbilang jumlahnya. Banyak prestasi cemerlang yang ditorehkannya hingga masa jabatannya terakhir sebagai Sahlisospol Kapolri. Salah satunya meraih predikat Kapolda Fenomenal Se Indonesia sewaktu menjabat Kapolda Lampung karena profesionalismenya menjaga keamanan di Provinsi Lampung.

Jadi sungguh rasional dan tepat sekali jika para emak-emak Bandar Lampung kini tampak mengidolakan Dang Ike sebagai Walikota Bandar Lampung bersama Wakil Walikotanyal dr Zam. tampak jelas terlihat saat Ike Edwin silahturahim keluar masuk kelurahan-kelurahan se-Bandar Lampung.

Banyak emak-emak setempat bersemangat menyatakan dukungan dengan tentu saja harus berswafoto bersama.yang terkadang membuat diri Dang Ike kewalahan, bahkan ada yang sempat mencium wangi bajunya. Namun Dang Ike hanya tersenyum khas dan tetap ramah menghadapi emak-emak.

Alasan mereka sederhana mengidolakan Dang Ike, lantaran mereka rindu akan pemimpin yang tak enggan berbaur bersama rakyatnya supaya tahu bagaimana problematika dihadapi rakyatnya agar dapat segera cepat memberi solusi.

Dan alasan itu tentu tak saja tak dibuat-buat sebab bagaimanapun emak atau ibu, adalah sumber budaya bagi keluarganya begitu juga untuk masyarakatnya.

Budaya dalam hal ini, tentu juga dalam hal berbudaya politik. Mengapa begitu? Sederhananya begini, dalam kesehariannya, emak2 bersentuhan langsung dengan kebutuhan rumah tangganya. Maksudnya emak2 harus mengatur bagaimana caranya uang nafkah suaminya bisa cukup bagi kebutuhan keluarganya, cukup atau tidak cukup harus cukup. Namun mereka diharuskan selalu tampil cantik, fight dan cerdas untuk menawar barang kebutuhan sesuai bujet.
Sebab itu, para emak adalah juga pengamat politik terbaik, karena bisa memantau langsung naik turunnya harga barang kebutuhan.

Dan naik turunnya harga kebutuhan rumah tangga, adalah tolok ukur, ada atau tidaknya kesenjangan ekonomi yang berhubungan kondisi politik masyarakat.

Sebab itulah mereka butuh dengan pemimpin sebagaimana figur Ike Edwin terlebih adalah seorang lelaki, keren, rendah hati, cerdas dengan tentu saja sudah terbukti prestasinya yang bisa mewakili aspirasi politik mereka. (Red)

Sambut Tagline KNPI Kota Bandar Lampung, Firmansyah-Bustomi Satukan Frekuensi

mediarepublika.com

Bandarlampung – Calon Wali Kota Dr. (Can). Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, menyambut baik tagline yang dikampanyekan DPD KNPI Kota Bandar Lampung tentang “Selamatkan Pemuda dengan Pilkada Bersih”. Hal itu disampaikan Firmansyah saat menyambangi KNPI Kota Bandar Lampung, Kamis (9/7/2020).

Menurut Firmansyah, tagline tersebut membantu dalam edukasi politik kepada masyarakat. “Kami, dari Tim Bandar Lampung Cerdas Berjamaah siap ikut serta mengkampanyekan edukasi politik kepada masyarakat, yaitu Selamatkan Pemuda dengan Pilkada Bersih,” kata Firmansyah.

Bang Firman, panggilan akrab Firmansyah Alfian, menyambangi Sekretariat KNPI Kota Bandar Lampung didampingi pasangannya Calon Wakil Wali Kota Prof. Dr. Ir. H. RA. Bustomi Rosadi, M.S., dan sejumlah Tim Pemenangan.

“Intinya, Bandar Lampung Cerdas Berjamaah satukan frekwensi dengan KNPI untuk melaksanakan politik bersih,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Bang Firman juga mengatakan, kehadiran pemuda di tengah situasi apapun sangat diperlukan. Apalagi saat ini sedang berlangsung tahapan Pilkada, “Bung Karno (Soekarno) mengatakan ‘Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda akan kuguncangkan dunia’. Artinya peran para pemuda sangatlah penting,” kata Bang Firman, dalam pertemuan itu.

Dia juga menjelaskan proses Pilkada yang bersih akan melahirkan pemimpin yang akuntabel dan amanah. “Untuk itu, saya dan kita semua mengajak pemuda Bandar Lampung menjadi garda terdepan untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.

Sementara itu, Iqbal Ardiansyah, Ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung sangat mengapresiasi dan terima kasih atas kehadiran Firmansyah dan Prof Bustomi, apalagi untuk berdialog dengan para pemuda di Sekretariat DPD KNPI Bandar Lampung.

“Terimakasih atas kunjungan bang Firman ke rumah pemuda ini (DPD KNPI). Tentunya kami sebagai pemuda memiliki harapan besar kepada seluruh kontestan Pilkada, terutama soal kinerja. Dan yang paling penting soal edukasi politik kepada masyarakat dan semua elemen,” kata Bung Iqbal–sapa akrab ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung itu.

Selanjutnya, kata Bung Iqbal, DPD KNPI Kota Bandar Lampung membuka pintu selebar-lebarnya, untuk siapa saja yang hendak hadir ke Rumah Pemuda ini (Kantor KNPI) termasuk kontestan Pilkada. Pihaknya siap menjamu dengan hati terbuka guna menjalin silahturahim.

“Yang pasti, kita tetap konsisten mengkampanyekan Pilkada Bersih, dan akan kita pastikan sampai ke tatanan grassroots. Dan DPD KNPI akan melangsungkan pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) sampai ke tingkat kelurahan, guna memaksimalkan kerja konsolidasi dalam upaya merealisasikan tagline tersebut,” kata dia. (Red)

KUR Tani dari BNI Disalurkan, Kementan Siap Penuhi Kebutuhan Gubernur Arinal untuk Wujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan Sumardjo Gatot Irianto siap memenuhi kebutuhan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk mewujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Irjen Kementan Sumardjo Gatot Irianto saat Rapat Evaluasi Program Kementerian Pertanian RI di Provinsi Lampung di Swiss Belhotel, Kamis (9/7/2020) malam.

“Apa aja yang diminta kita penuhi, beliau (Gubernur,red) minta sekarang kita kasih kemarin. Pokoknya yang diminta Lampung kita penuhi,” ujar Sumardjo.

Dukungan ini juga dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan kerjasama penyaluran KUR tani dan penyaluran Kartu Petani Berjaya (KPB) antara BNI dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota terkait.

“Seperti malam ini kita padukan KUR dengan KPB langsung kita saksikan penandatanganannya bersama Kabupaten/Kota,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan demi mewujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia, dibutuhkan dukungan dari seluruh Kabupaten/Kota.

“Lokomotif itu ada pada kalian semua para Kepala Dinas lingkup pertanian, bagaimana kita bisa membuktikan lokomotif pertanian itu. Lampung tidak ada alasan tidak maju disektor pertanian, tidak ada komoditi di Lampung yang tidak nasional,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal menyebutkan Kabupaten/Kota juga harus ikut turut serta dalam mensukseskan program KPB.

“Karena KPB inilah yang bisa memberikan solusi. Sehingga tidak ada lagi petani ketika dia tanam benihnya tidak ada, tidak ada lagi pupuknya terlambat dan tidak ada lagi produksinya bagus tetapi harganya rendah,” katanya. (Red)

Gubernur Lampung Luncurkan Program Kartu Pendidik Berjaya Bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB Se-Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur, Selasa (7/07).

Acara ini dihadiri juga oleh Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BKD, Kepala BPSDM, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Jajaran Forkopimda di Provinsi Lampung, Perwakilan Danlanal, Perwakilan Anggota Komisi V dan undangan yang telah ditentukan.

Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya dalam rangka mewujudkan 33 Janji Kerja Gubernur serta Wakil Gubernur, yang tercantum dalam Visi pembangunan daerah Lampung yaitu Rakyat Lampung Berjaya serta melalui Misi kedua yaitu mewujudkan Good Governance untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan publik dan misi yang ketiga yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Guru bukanlah hal yang mudah, membutuhkan kesabaran dan niat yang serius untuk terjun ke dalam dunia Pendidikan. Oleh karenanya, Gubernur memberi perhatian lebih untuk kesejahteraan guru melalui beberapa program yakni, sertifikasi, insentif, serta bantuan lain. Kesejahteraan tersebut sangat diharapkan oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil.

“Menjadi Guru bukanlah hal yang mudah, butuh kesabaran serta niat yang kuat untuk serius berkecimpung dalam dunia Pendidikan. Untuk itu, perlu diperhatikan kesejahteraan guru sebagai pendorong semangat bekerja dalam pengabdian di satuan pendidikan. Pemberian Tunjangan Kesejahteraan guru melalui insentif, sertifikasi, atau bantuan lainnya, menjadi hal yang sangat diharapkan, terutama oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Arinal.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dana peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni sebanyak 4.849 orang dengan total anggaran Rp 5.943.904.200 (Lima Milyar Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Empat Ribu Dua Ratus Rupiah). Bagi guru penerima dana peningkatan kesejahteraan, mereka akan diberikan Kartu Pendidik Berjaya sebagai tanda telah diterimanya dana peningkatan kesejahteraan untuk tahun 2020.

Gubernur juga sudah mendiskusikan dengan Dinas untuk membuat fungsi lain dari Kartu Pendidik Berjaya tersebut. Fungsi lain yang disebutkan oleh Gubernur diantaranya dapat dipakai pada saat berada di Tol, dapat dipakai untuk berbelanja di Mall dan dapat juga dipakai untuk membayar listrik. Fungsi lain tersebut pun akan ditanggung oleh Guru penerima Kartu Pendidik Berjaya.

“Saya sudah mendiskusikan bersama Dinas agar Kartu Pendidik Berjaya itu dapat difungsikan untuk hal lain, seperti di tol (Kartu tersebut) dapat dipakai, di mal, membayar listrik pun bisa dipakai, tapi kembali lagi ditanggung oleh guru-guru yang menerima,” jelas Arinal. (Red)

Serah Terima Jabatan Kepala OJK Lampung, Pemprov Ajak OJK Bergandengan Tangan Wujudkan Rakyat Lampung Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG ——
Pemerintah Provinsi Lampung mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bergandengantangan membangun Lampung dengan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menghadiri Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Provinsi Lampung dari Indra Krisna kepada Bambang Hermanto di Kantor OJK Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

“Semoga Rakyat Lampung Berjaya bisa kita wujudkan bersama,” ujar Wagub Nunik.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso secara virtual.

Selain Kepala OJK Provinsi Lampung, pelantikan juga dilakukan kepada Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau dan Kepala Departemen di lingkungan OJK.

“Kami segenap keluarga besar di Pemerintah Provinsi Lampung dan juga mewakili Kabupaten/Kota mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Indra Krisna atas pengabdian yang diberikan kepada Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan meski Indra Krisna sudah tidak lagi menjabat di OJK Provinsi Lampung, namun diharapkan terus menjalin tali silaturhami.

“Kita tidak terputus silaturahmi meskipun tidak lagi di Provinsi Lampung, Insya Allah selalu menjadi keluarga seterusnya. Semoga ditempat yang baru nanti akan mendapatkan kelancaran dalam bertugas,” katanya.

Nunik juga mengucapkan selamat datang kepada Kepala OJK Provinsi Lampung yang baru Bambang Hermanto.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pelantikan ini merupakan hal yang biasa dilakukan dan merupakan salah satu proses regenerasi.

“Sehingga kita bisa memberikan kesempatan pada generasi muda untuk nantinya siap menjadi pengganti generasi yang lebih senior,” ujar Wimboh.

Wimboh meminta agar pimpinan satuan kerja OJK untuk terus tetap profesional dan menjaga integritas.

“Selamat kepada para pimpinan satuan kerja yang dilantik dan sertijab, selamat mengemban amanah pada posisi jabatan yang baru. Tetap profesional, jaga integritas dalam koridor perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Wimboh mengajak seluruh insan OJK untuk lakukan monitoring mengenai kebijakan apalagi yang bisa dilakukan untuk menangani dampak Covid-19 dan memulihkan ekonomi.

“Insan OJK sehingga bisa mengeluarkan kebijakan yang nantinya akan memberikan kontribusi terbaik untuk ekonomi dan sektor keuangan agar bangkit kembali,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan.(Red)

Bidik Kesejahteran Guru di Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Luncurkan Kartu Pendidik Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —— Demi meningkatkan kesejahteran tenaga pendidik, terutama bagi guru honor murni, Gubernur Lampung Arinal Djunajdi meluncurkan Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

Peluncuran kartu ini juga menjadi bukti realisasi 6 Janji Kerja dari 33 Janji Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang menjadi Tugas Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa saat ini Provinsi Lampung sedang giat giatnya membangun, salah satunya bidang pendidikan.

Kartu Pendidik Berjaya bertujuan sebagai identitas penerima bantuan kesejahteran tenaga pendidik bagi guru honor murni.

“Menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Butuh kesabaran dalam menghadapi anak didik serta niat yang kuat untuk berkecimpung di dalam dunia pendidikan. Bukan hanya itu jasa guru begitu luar bisa ketika anak didiknya menjadi manusaia yang benar dan berprestasi,” ujar Gubernur.

Gubernur minta Kadis Pendidikan Sulpakar serius dalam memperhatikan pemberian dana peningkatan kesejahteraan bagi guru ini.

“Saya berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai program yang dicanangkan. Dari pemberian insentif beruapa tunjangan profesi, hingga dana BOS yang cukup membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengimbau Dinas Pendidikan fokus pada pemberian tunjangan kesejahteraan guru lewat berbagai program seperti sertifikasi guru, insentif, atau bantuan lainnya, terutama para guru yang belum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Mereka benar- benar harus diperhatikan agar bisa menjalankan tugas mengajar dengan baik. Tunjangan diberikan dalam bentuk uang yang dapat dimanfaatkan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekaligus juga untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya,” ujar Arinal.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Sulfakar menyampaikan bahwa dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebesar Rp204.300 per orang per bulan selama 6 bulan yaitu Januari – Juni dengan total anggaran sebesar Rp5.943.904.200.

“Adapun jumlah penerima dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebanyak 4.849 orang dengan Guru Honor Murni SMA sebanyak 2.508 orang, Guru Honor Murni SMK sebanyak 2.192 orang dan Guru Honor Murni PKLK sebanyak 149 orang,” ujar Sulpakar.

Pada kesempatan yang sama,
Astri Oktarina, guru honor Bahasa Inggeris SMA N 1 Gedong Tataan mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung yang telah memberikan bantuan kesejahteraan guru honor murni.

“Saya merasa bersyukur mendapatkan penambahan pendapatan sebagaimana penerima Tunjangan Profesi Guru oleh Pak Gubernur. Semoga ke depan pendidikan di Prvinsi ini semakin maju dengan perhatian khusus yang diberikan oleh pemerintah kepada kami para tenaga honor,” katanya. (Red)