Gubernur Lampung Menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri Dengan Kemenperin

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Provinsi Lampung melalui Virtual Meeting dengan Kementerian Perindustrian, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (06/07).

Selain dihadiri oleh Gubernur Lampung, rapat ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Rapat tersebut membahas kawasan industri dalam RPJMN 2020-2024 di Provinsi Lampung. Kawasan-kawasan Industri yang dimaksud diantaranya yang berada di Tanggamus, Katibung, Way Pisang dan Pesawaran.

Rapat juga membahas progress dan kendala-kendala yang dialami setiap kawasan. Seperti di Tanggamus, yang sedang menunggu penetapan pengelola kawasan industri dan butuh perbaikan akses jalan menuju kawasan industri dari Ibukota Kabupaten. Kemudian Katibung yang telah dilakukan studi pendahuluan Kawasan Industri Energi Terpadu dan terdapat kendala dalam pembebasan berupa proses penyelesaian sengketa pribadi di bawah penguasaan lahan. Lalu Way Pisang yang menunggu Revisi Rencana Tata Ruang Kabupaten dan mengusulkan untuk pembangunan akses dari pintu tol Bakauheni – Kawasan Industri, dan di Pesawaran terdapat lebih dari dua progress serta kendala diantaranya Penyusunan Masterplan dan Rencana Strategis Kawasan Industri (2018) yang saat ini sedang direview, pembangunan pembangkit baru, gardu induk, dan jaringan transmisi berkapasitas 240 KVA, dan mengusulkan untuk pembangunan akses jalan kereta api.

Gubernur mengatakan bahwa ia akan berdiskusi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk merumuskan dan menyatukan pemikiran agar wilayah yang akan dikembangkan bisa berproduksi dengan baik dan sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Saya akan mendiskusikan dengan Bapak Warsito (Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin) untuk merumuskan permasalahan yang ada. Diharapkan, kawasan industri tersebut akan banyak berproduksi. Saya akan menyatukan pemikiran tersebut agar Pusat bisa menunjuk Provinsi Lampung sebagai Kawasan Industri,” ujar Arinal.(Red)

Ibu Riana Arinal Ikuti Webinar Dekranas Seri 1 bersama Ketua Umum Dekranas Wury Ma’aruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengikuti Zoom Webinar Dekranas (Bincang Sore-Seri 1) bersama Ketua Umum Dekranas Wury Ma’aruf Amin dan Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Sabtu sore (4/7/2020) di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Ibu Wury Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa Dekranas Pusat mengajak seluruh Wirausaha dan UKM untuk menambah wawasan dan berbagi informasi mengenai penguatan usaha di masa Pandemi Covid-19.

Ibu Wury juga mengimbau para pelaku usaha di bidang kreatif untuk lebih meningkatkan produktivitasnya melalui platform digital yang dilakukan pada hari ini.

“Ekonomi Kreatif merupakan kegiatan ekonomi yang menjadikan kreativitas sebagai modal utama dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Kerajinan sendiri adalah subsektor industri kreatif yang berjalan sangat dinamis. Berbagai tren fesyen bermunculan setiap tahunnya karena inovasi dan produktivitas desainer,” ujar Wury Ma’ruf Amin dalam Webinar bertema “Adaptasi Kebiasaan Baru Sektor Kerajinan dalam rangka meningkatkan Produktivitas melalui Platform Digital” itu.

Saat ini, lanjut Wury, produk kerajinan merupakan produk yang cukup diminati dan menunjukkan peningkatan daya saing yang cukup signifikan di tingkat global.

Namun, adanya pandemi virus Corona telah berpengaruh di sektor ekonomi. Tidak hanya industri besar, pandemi virus Corona telah membuat pelaku UKM di Indonesia gelisah.

“Sebanyak 1 juta lebih UKM terdampak adanya virus covid 19, Kerugian mencapai Rp17,23 triliun. Sektor kerajinan merupakan sektor yang terdampak kedua setelah pangan. Berbagai permasalahan yang muncul yaitu Pendapatan dan omset yang menurun akibat turunnya daya beli masyarakat, bahan baku sulit didapat, distribusi terhambat dan lainnya,” jelas Ibu Wury.

Terkait dengan hal tersebut, Wury Ma’ruf Amin mengajak seluruh pengrajin yang ada di Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan keadaan yang ada, guna meningkatkan omsetnya.

“Banyak cara yang dapat kita lakukan, untuk kembali meningkatkan daya jual para pengrajin. Salah satunya menggunakan platform digital untuk meningkatkan pemasaran. Untuk itu diperlukan support penuh dari para Ketua Dekranasda Provinsi di seluruh Indonesia, sebagaimana arahan dari bapak Presiden Jokowi, untuk mencanangkan Gerakan Nasional #BanggaBuatanIndonesia, untuk memajukan usaha anak bangsa,” katanya.

Ibu Wury juga mengajak kalangan pengrajin mengeluarkan energi positif dan berharap pandemi ini segera berakhir dan pemulihan ekonomi akan berlangsung baik di indonesia ataupun di seluruh dunia.

Pada kesempatan yang sama,
Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian menyampaikan bahwa webinar itu diikuti oleh lebih dari 500 audien zoom di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan informasi kepada para pengrajin dibawah Dekranas yang tersebar di seluruh Indonesia agar tetap mengasilkan omset di tengah wabah Covid-19.

“Semoga acara ini bermanfaat bagi pengrajin dan membangkitkan perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Ibu Riana Sari Arinal usai melakukan zoom menyampaikan bahwa dirinya selalu memberikan motivasi kepada para pengrajin supaya terus meningkatkan inovasi dan tidak putus semangat meskipun di tengah wabah seperti ini.

Riana juga berharap para pengrajin bisa beradaptasi di era new normal seperti saat ini, serta melibatkan generasi milenial dalam merancang ataupun memproduksi kerajinan.

Sebab, menurut Ibu Riana, ide dan gagasan dari anak muda atau kalangan milenial biasanya lebih berinovasi dan memiliki nilai kreativitas yang tinggi. (Red)

Wagub Nunik dan Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia Lakukan Bakti Bosial di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Jati Agung, Lampung Selatan

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) bersama Komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Lampung melakukan bakti sosial, dan menyerahkan bantuan sembako serta 400 lembar masker kain, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (4/7/2020).

Menurut Wagub Nunik dirinya menyempatkan diri bertemu dengan berbagai komunitas untuk melakukan kegiatan bersama guna melihat kekayaan Lampung dan potensi Lampung, termasuk SKIn Lampung.

“Bersama komunitas kami melakukan bakti sosial dan menjelajah untuk melihat kekayaan alam Lampung yang luar biasa,” jelas Wagub Nunik.

Selain itu juga, lanjut Wagub, untuk menjalin kebersamaan dan persaudaraan sesuai hastag SKIn Lampung #SatukanJanganPisahkan.

Wagub Nunik mengungkapkan rasa senang karena bisa bersama keluarga SKIn Lampung. “Saya senang hari ini bisa bersama keluarga SKIn Lampung,” ungkapnya.

Wagub Nunik berharap SKIn Lampung selalu dalam kebersamaan. “Ada tiga hal dalam kehidupan, yaitu kemajemukan, kemanusiaan, dan kebersamaan. Dan saya melihat SKIn Lampung menerapkan itu semua,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Kyai Abdul Aziz, menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan. Dia berharap kegiatan ini bakti ke depan tetap berjalan. “Semoga kegiatan sosial seperti ini tetap terus berjalan,” ujarnya.

Kyai Abdul Aziz juga mendo’akan semoga di bawah kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil gubernur Nunik, Provinsi Lampung terus diberikan kesehatan dan kekuatan dalam membawa kemaslahatan masyarakat Lampung.

Usai menyerahkan bantuan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim dan SKIn Lampung melakukan petik sayur terong dan cabai.

Kemudian dilanjutkan dengan Fun Offroad di daerah Karanganyar. Lalu makan siang bersama.
Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik dikukuhkan menjadi Pembina Kehormatan Komunitas SKIn Lampung. (Red)

Gubernur Lampung Menyaksikan Penyerahan Sertifikat Tanah Pada 3 Wilayah Di Provinsi Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di 3 wilayah di Provinsi Lampung, yaitu Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Tanggamus dan Kota Metro yang disaksikan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Republik Indonesia, Sofyan Djalil, secara Virtual bertempat di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung pada Jumat (03/07).

Gubernur Lampung dalam sambutannya mengatakan bahwa Provinsi Lampung dalam keadaan aman dan kondusif, serta berhasil mendapatkan penghargaan dalam tata kelola penanganan Covid-19 di Indonesia.

Terlebih lagi ditengah Pandemi Covid-19 ini, Provinsi Lampung mampu surplus 2,4 Triliun di sektor perdagangan, dan efisiensi impor sebesar 4 Triliun. Walaupun dalam situasi Covid Lampung tetap menyuplai kebutuhan Ibukota sebagai Pusat Ekonomi.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN dan khusunya Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung dan Apresiasi serta Penghargaan atas Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari tahun 2017 hingga 2020 yang telah mencapai 4.231.820 bidang tanah,” ungkap Arinal.

Pada kesempatan tersebut diserahkan sebanyak 5.950 sertifikat pada masing-masing wilayah dengan rincian:

– Kabupaten Lampung Utara diserahkan sebanyak 2.100 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Plt Bupati Lampung Utara

– Kabupaten Tanggamus diserahkan sebanyak 2.500 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Wakil Bupati Tanggamus

– Kota Metro diserahkan sebanyak 1.350 Sertifikat yang diserahkan secara simbolis kepada 5 orang perwakilan penerima oleh Wakil Walikota Metro

Dengan diterbitkannya sertifikat tanah tersebut, diharapkan masyarakat mendapat kepastian hukum dan manfaat agar tidak terjadi perselisihan serta dapat digunakan sebagai sarana untuk penambahan modal usaha.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung menyampaikan penjelasan kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Republik Indonesia tentang kondisi pertanahan di Provinsi Lampung.

Menurut Kepala Kanwil BPN Provinsi Lampung, penyertifikatan di Provinsi Lampung dijadwalkan akan selesai pada bulan Agustus mendatang.

Lebih lanjut, Sofyan Djalil dalam arahannya mengucapkan selamat dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas BPN di Provinsi Lampung atas pelayanan yang selama ini dilakukan kepada masyarakat meskipun dalam suasana Pandemi Covid-19, dapat melayani dengan maksimal.

Tidak lupa, Sofyan juga mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya Badan Pertanahan Nasional melaksanakan program-programnya terutama program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). (Red)

Pemprov Lampung Gelar Rapat Pembahasan Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung – Asisten Pemerintahan & Kesra, Irwan Sihar Marpaung, menggelar Rapat Pembahasan Efisiensi dan Efektivitas Fungsi Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Covid-19, Balai Keratun, Jumat (03/07).

Asisten Pemerintahan & Kesra Irwan Sihar Marpaung menyampaikan bahwa berdasarkan arahan dari pimpinan untuk tugas yang setiap hari yang wajib ada di Posko Gugus Tugas mengalami perubahan. Perubahan tersebut terjadi karena situasi saat ini yang sedang beradaptasi dengan situasi new normal.

Dengan demikian ada beberapa unsur yang harus dikurangi sesuai dengan arahan yang diberikan. Selain itu juga di tingkat Kabupaten/Kota sudah mempunyai satgas-satgas yang juga menyesuaikan dengan Satgas Terpadu.

Satgas Terpadu tidak dibubarkan namun hanya diminimalkan personilnya, dikarenakan menyangkut masalah anggaran dan situasi new normal yang harus dihadapi saat ini. Semua Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota menjadi Ketua Gugus Tugas. Termasuk didalamnya terdapat unsur dari Pemda, TNI, Polri, dan Satpol PP sehingga terbentuk Satgas Terpadu.

“Saya meminta nanti kepada mereka yang ditunjuk dan mewakili di posko ini, agar melaksanakan tugasnya dengan baik. Jadi mengapa Posko Satgas belum dibubarkan, karena dari Pusat belum ada kabar untuk dibubarkan sehingga posko ini masih berjalan dengan kondisi minimal tanpa mengurangi apa yang harus dilakukan di Posko ini,” ujar Irwan.

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Kepala BPBD, Kepala Badan Kesbangpol, Kadis Tenaga Kerja, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kominfo & Statistik Provinsi Lampung, dan Dinas/Instansi teknis terkait di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(Red)

Jumat Barokah di Mahan Agung, Ketua LKKS Ibu Riana Sari Arinal Bagikan Sembako kepada Korban Napza

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —- Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membagikan 50 paket sembako kepada korban Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya) pada kegiatan Jumat Barokah di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jumat (3/7/2020).

Paket sembako tersebut terdiri dari beras 5 kg, gula, terigu, kecap, susu dan handuk.

“Untuk kesekian kalinya kita melaksanakan bakti sosial untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak Covid-19,” ujar Ibu Riana.

Ibu Riana mengatakan bantuan tersebut sebagai bukti kepedulian sekaligus dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2020.

“Beberapa hari yang lalu juga kita memperingati HANI Tahun 2020, ini salah satu bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang menjadi korban dari penyalahgunaan narkoba tersebut,” katanya.

Selain itu, Ibu Riana yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung menyalurkan bantuan berupa 100 pak mie kering dan 335 pak beras kemasan 3 kg untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

“Dan alhamdulillah tadi pagi 200 pak beras juga sudah saya berikan kepada masyarakat bersama dengan Program Siger. Kemudian ada tiga titik lokasi juga saya titipkan beras tersebut,” ujarnya.

Ibu Riana berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan pada hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kita semua selalu mendapatkan keberkahan, kesehatan dan semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” katanya. (Red)

Pemprov Gelar Rakor Hasil Pengawasan Percepatan Penanganan Covid-19, Lampung Raih Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah Level 3

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Penyampaian Hasil Pengawasan Percepatan Penanganan COVID- 19, yang dilakukan secara virtual, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Kamis (2/7/2020).

Dalam rakor yang dibuka Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim dan dihadiri Deputi Kepala BPKP Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Dadang Kurnia itu, dilakukan sejumlah hal penting, yakni Penyerahan Sertifikat Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP Level 3 Kepada Pemerintah Daerah serta Sertifikat CPIA (Certified Practitioner of Internal Audit) atau Praktisi Audit Internal Bersertifikat.

Wagub Nunik menyampaikan bahwa, Provinsi Lampung sangat mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini walaupun di tengah mewabahnya pandemi Covid-19,  namun tetap berkomitmen melaksanakan tugas dan memberikan berbagai masukan penting mengenai penanganan Covid-19 bagi Provinsi Lampung.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan dan Realokasi Anggaran dalam rangka percepatan penanggulangan Covid-19, Pemerintah Provinsi Lampung dan 15 Kabupaten/Kota telah menganggarkan dari APBD sebesar Rp1.45 triliun yang terbagi untuk Penanganan Kesehatan, Jaring Pengamanan Sosial, dan Pemulihan Ekonomi.

“Anggaran sebesar Rp1,45 triliun ini harus dapat direalisasikan dengan benar agar mampu memberikan manfaat yang optimal baik untuk penanganan kesehatan masyarakat, maupun membangkitkan kembali sektor ekonomi, sektor koperasi, dan sektor UMKM,” ujar Wagub Nunik.

Wagub menyampaikan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sinergitas antar instansi dan lembaga terkait melalui Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) yang handal agar tingkat kebocoran anggaran dapat dicegah sedini mungkin.

Sebab, pengelolaan anggaran membutuhkan pengawasan yang tepat dan efektif.

Sebagai salah satu unsur pengawas, lanjut Wagub, APIP harus meningkatkan kompetensi dan integritas dan mampu bersinergi dengan berbagai pihak.

“APIP harus mampu memberikan Early Warning System (kemampuan dalam memberi peringatan pencegahan dini), lebih proaktif sehingga ketika terdapat suatu potensi masalah APIP harus mampu mencegah dengan penguatan tata kelola yang baik, transparan dan akuntabel,” ujar Wagub.

Wagub Nunik menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang telah membimbing pendampingan yang secara terus menerus sehingga Provinsi Lampung beserta 10 (sepuluh) Kabupaten/ Kota di wilayah Provinsi Lampung dapat meraih Maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) Level 3 dan 8 (delapan) Pemerintah Kabupaten/ Kota telah mencapai Kapabilitas APIP Level 3.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Dadang Kurnia mengingatkan bahwa melalui

SPIP Level 3 ini Pemerintah Daerah telah mampu melaksanakan praktik pengendalian internal dan terdokumentasi dengan baik.

Sedangkan Kapabilitas APIP Level 3 mengandung makna bahwa APIP telah mampu menilai efisiensi, efektivitas, ekonomis suatu kegiatan dan mampu memberikan consulting (konsultasi) dan assurance (penjamin) pada tata kelola, manajemen resiko dan pengendalian internal.

“Dengan adanya penghargaan ini  juga membuktikan bahwa Inspektur Provinsi dan Kabupaten Kota telah memperoleh sertifikasi profesi yang sangat dipelukan dalam peningkatan kapasitas internal auditor dalam menghadapi keadaan New Normal seperti sekarang,” kata Dadang Kurnia. (Red)

Penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama Pemprov Lampung dengan BPJS, Sekdaprov Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan yang Bermutu

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —-Pemerintah Provinsi Lampung mengajak semua pihak bersinergi mewujudkan jaminan kesehatan dengan pelayanan yang bermutu.
Salah satunya melakukan penyesuaian Iuran kesehatan bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuaian Iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

Hal itu diungkapkan Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, saat mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam penandatanganan Addendum Perjanjian Kerjasama (PKS) Antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan BPJS Kesehatan, di gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung pada rabu (1/7/2020).

“Mari kita bersinergi dengan bergotong royong membantu masyarakat yang memerlukan Jaminan Kesehatan ini, serta bersama mewujudkan cakupan semesta Jaminan Kesehatan Nasional Provinsi Lampung dengan pelayanan yang bermutu,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Menurut Fahrizal, PKS yang terjalin ini juga merupakan keharusan sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

“Sebagaimana UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dengan tegas dinyatakan bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang bersifat wajib dilaksanakan,” jelasnya.

Fahrizal menyampaikan salah satu prinsip penyelenggaraan program Jaminan Sosial Nasional adalah Gotong Royong, yaitu orang yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang tidak mampu, yang muda membantu yang tua.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor.64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor. 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, sesuai Peraturan Presiden 64 Tahun 2020 terdapat beberapa perubahan. Salah satunya adalah adanya penyesuaian Iuran bagi segmen Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau lebih dikenal dengan segmen peserta mandiri/perorangan serta penyesuai Iuran bagi segmen penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah (PD-Pemda/Jamkesda).

“Sehingga tentunya pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten/ Kota dapat menyesuaikan segera dengan adanya perubahan tersebut,” ujar Fahrizal.

Dengan adanya perubahan tersebut, lanjut Fahrizal, juga berdampak positif terhadap Jamkesda Provinsi Lampung, sehingga bisa menambah kuota jumlah penduduk Lampung yang bisa didaftarkan dalam program JKN-KIS melalui Anggaran Pemerintah Provinsi.

Selanjutnya Pemprov berharap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota segera menyesuaikan dan memenuhi kuota yang sudah di tentukan dan Addendum terhadap perjanjian kerjasama oleh masing-masing kabupaten/kota dengan BPJS Kesehatan cabang setempat segera dilaksanakan.

“Untuk itu Pemerintah Daerah Wajib mendukung penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, melalui peningkatan pencapaian kepesertaan di wilayahnya, Kepatuhan pembayaran iuran, peningkatan pelayanan kesehatan dan dukungan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam rangka menjamin kesinambungan program jaminan kesehatan,” ujar Sekdaprov.

Sekdaprov menyampaikan bahwa jaminan Kesehatan Nasional ini sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab masing-masing. (Red)

Gubernur Arinal Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-74 secara Virtual, Presiden Sampaikan 7 Instruksi

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri upacara Hari Bhayangkara ke-74 (secara virtual), di Aula Rupatama Polda Lampung, Bandarlampung, Rabu (1/7/2020).

Upacara dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo selaku inspektur upacara, didampingi Kapolri Jendral Idham Azis.
Pada peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, Polri mengusung tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”.

Presiden RI Joko Widodo mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-74. “Terimakasih dan penghargaan tinggi atas pengabdian, pengorbanan, dan sumbangsih seluruh jajaran Polri dalam rangka menjaga keamanan dan Ketertiban,” ujar Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan 7 (tujuh) intruksi yaitu pertama, terus pegang teguh dan amalkan nilai luhur tribrata dan triprasetya dalam pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, kepercayaan, dan kebanggaan anggota Polri.

Kedua, lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, serta bangun kultur kerja Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

Ketiga, memantapkan soliditas internal. Perkuat sinergi dengan TNI dan elemen Pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

“Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat,” jelas Presiden Jokowi.

Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional. Lakukan penegakan hukum secara transparan dan berkeadilan, ehingga Polri semakin dipercaya masyarakat.

Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman Covid-19.

“Ketujuh, harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggungjawab,” ungkapnya.

Upacara virtual meeting ini diikuti semua Polda seluruh Indonesia, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Setelah kegiatan tersebut, dilanjutkan dengan syukuran untuk merayakan Hari Bhayangkara ke-74 di masing-masing satuan kerja, di Mabes Polri dan Polda-Polda. (Red)

Serah Terima Jabatan Purna Bakti Kasat Pol PP Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Sampaikan Terimakasih Atas Pengabdian Jayadi

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih atas jasa dan pengabdian Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi Lampung Jayadi yang memasuki masa Purna Bakti.

Ucapan terimakasih Gubernur tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto pada acara Serah Terima Jabatan Purna Bakti Kasat Pol PP Provinsi Lampung di Aula Kantor Satpol PP Provinsi Lampung, Selasa (30/6/2020).

“Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Jayadi atas jasa dan pengabdian selama menjadi Kasat Pol PP pada khususnya serta sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provins Lampung,” ujar Sekdaprov Fahrizal.

Kegiatan diawali pembacaan riwayat hidup dilanjutkan penciuman Bendera Pataka Satpol PP oleh Kasat Pol PP Jayadi. Selanjutnya, penyerahan tongkat komando dan memori jabatan.

Fahrizal mengatakan selama menjabat sebagai Kasat Pol PP, telah banyak kontribusi dan dedikasi yang diberikan dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Lampung.

Menurutnya, Kasat Pol PP Jayadi juga telah menjadi bagian keluarga dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“Banyak hal telah beliau tunjukan dan buktikan sebagai bentuk dedikasi dan komitmennya melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan demi mewujudkan Lampung Berjaya,” katanya.

Fahrizal menyebutkan meski telah memasuki Purna Bakti, untuk terus ikut memberikan kontribusi demi kemajuan Provinsi Lampung.

“Harapan kami bahwa semoga purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, karena saat ini Provinsi Lampung masih terus giat membangun. Pak Jayadi tetap bisa memberikan kontribusi sebagai warga masyarakat untuk kemajuan Provinsi Lampung kedepannya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Fahrizal juga mengapresiasi tugas Satpol PP yang ikut andil dalam penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19.

“Bapak Gubernur mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Satpol PP yang telah aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pengawasan serta ikut memberikan bantuan. Ini adalah salah satu bentuk upaya kita melakukan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Provinsi Lampung Jayadi menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan di Satpol PP Provinsi Lampung.

“Selama kepemimpinan saya di sini pasti adanya kekhilafan, kekurangan dan kesalahan, mari semuanya maaf memaafkan, ini semua demi kebaikan Satpol PP Provinsi Lampung,” ujar Jayadi.

Menurut Jayadi, selama masa kepemimpinannya, dia terus menanamkan nilai-nilai disiplin kepada para anggotanya.

“Kerja apa pun saya lakukan dengan tulus ikhlas. Siapa pun yang menggantikan saya, saya yakin tugas dan tanggungjawab Satpol PP yang akan datang itu masih banyak sekali,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung dan Kasat Pol PP Kabupaten/Kota.(Red)