Gubernur Arinal Buka Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka acara Semarak Batik Lampung dan Tanaman Hias 2020, yang dilaksanakan di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Jum’at (9/10/2020).

Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Gubernur Arinal dan akan berlangsung 9-11 Oktober 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Arinal mengapresiasi acara tersebut. Dia menuturkan bahwa kegiatan ini harus didorong supaya Batiknya menjadi Batik Kebanggaan Lampung dan memenuhi nilai-nilai komersial.

“Batik bisa baik apabila indah dipandang mata, apabila dipakai tidak merasa malu, dan harganya cukup terjangkau,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk itu, Gubernur Arinal meminta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung untuk lebih meningkatkan kerjasama terutama dengan Perbankan. “Bangun komunikasi karena Perbankan memiliki UMKM binaan. Jangan jalan sendiri-sendiri tapi betul-betul tingkatkan koordinasi,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga menuturkan bahwa dirinya sudah mempersiapkan pasar untuk pemasaran yakni di Rest Area. “Saya sudah mempersiapkan pasarnya yaitu di rest area jalan tol Lampung. Karena disana masyarakat dari Jawa dan Sumatera melewatinya, dan akan mampi di rest area, namun yang penting harus memiliki kualitas sehingga dapat bersaing dengan batik jawa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menginginkan agar kedepannya Dinas UKM dan Koperasi Provinsi Lampung memprakarsai untuk menghadirkan designer, dan memberikan kepada para pelaku usaha yang sudah memiliki kuantitas dan kualitas. Sehingga Batik yang dihasilkan dapat bersaing dengan Batik lainnya.

Berkaitan dengan Tanaman Hias, Gubernur Arinal menilai bahwa ini perlu dikembangkan karena ini suatu kreativitas yang memiliki nilai-nilai ekonomi, keindahan dan lingkungan. “Kedepan harus ditingkatkan, dan lakukan kerjasama dengan para pengusaha dibidang tanaman,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan batik Lampung, sebagai wahana untuk pengembangan dan meningkatkan UMKM di Provinsi Lampung, sehingga dapat menjadi motor penggerak perekonomian terbesar di Indonesia.
Ia menjelaskan Batik Lampung adalah kain yang bermakna sangat dalam bagi masyarakat Lampung. Seiring dengan berkembangnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kain Batik pun berevolusi mengarah kepada kesempurnaan teknik tenun, maupun cara-cara memberikan ragam hias yang sesuai dengan perkembangan kebudayaan masyarakat.
“Dalam proses perjalanannya terjadi berbagai penyempurnaan, baik dari aspek teknik dan keterampilan pembuatan, bentuk motif yang diterapkan, dan metode penerapan motif pada kain Batik Lampung, menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan zaman. Insya Allah ke depan Batik Lampung dan berbagai jenis seni budaya asal Lampung dapat semakin populer dan dikenal masyarakat serta selalu menjadi milik dan kebanggaan orang Lampung,” jelas Agus Nompitu.

Dengan terlaksananya Pameran Batik Lampung Dan Tanaman Hias tahun 2020 ini, jelas jelas Agus Nompitu, dapat memperkenalkan produk batik yag ada di Kabupaten/Kota yang di produksi oleh UMKM kita, serta kreatifitas tanaman hias yang sedang digandrungi oleh masyarakat saat ini.

”Oleh karena itu diharapkan masyarakat dapat membeli produk tersebut dalam upaya meningkatkan perokonomian UMKM di tengah kondisi pandemi covid-19 yang sedang terjadi pada saat ini,” ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan pemasaran bagi pelaku usaha Koperasi dan UMKM melalui digitalisasi, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung telah membuat Aplikasi Belanja Online melalui Program Pasar Berjaya yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan berbelanja dari rumah, tanpa harus pergi langsung ke pasar tradisional.

“Pemerintah juga berupaya agar UMKM menjadi produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan memprioritaskan program-program pengembangan usaha koperasi dalam bidang produksi, pemasaran, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia,” jelasnya. (Red)

Gubernur Arinal Bersama Kapolda dan Irjen Kemenhub Deklarasi Tertib Angkutan Barang “Zero Over Dimension-Over Load”

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto dan Irjen Kemenhub serta jajaran Stakeholder Angkutan Barang melakukan penandatanganan Deklarasi Tertib Angkutan Barang “Zero Over Dimension-Over Load”.

Penandatanganan Deklarasi tersebut dilaksanakan dalam Acara Normalisasi Kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load), di PT. Sumber Karya Berkah, Campang Raya, Kec. Sukabumi, Bandarlampung, Jum’at (9/10/2020).

Adapun isi deklarasi tersebut menyatakan bahwa seluruh stakeholder siap mendukung penuntasan pelanggaran Over Dimension – Over Load (ODOL).

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan dampak Over Dimensi Over Loading (ODOL) terhadap kerusakan jalan cukup tinggi, sebagaimana pernah dilansir oleh Menteri PUPR bahwa kerugian negara akibat kerusakan jalan yang disebabkan karena over loading setiap tahunnya mencapai 43 triliun.
“Penanganan permasalahan Over Dimensi Over Loading (ODOL) harus ditangani dari hulu sampai ke hilir dalam penyelenggaraan transportasi barang sehingga diperlukan adanya kesamaan pemahaman, visi, misi, kesadaran dan kerjasama serta komitmen bersama dari semua pihak dalam penyelenggaraan transportasi barang. Sehingga dengan visi dan misi yang sama diharapkan penanganan permasalahan ODOL bisa terpadu, terintegrasi dan komperhensive,” jelas Gubernur Arinal.

Untuk mengatasi permasalahan ODOL, tidak hanya bisa dilakukan secara parsial di jembatan timbang dengan pengawasan lebih muatan, namun harus melalui penanganan di semua unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan angkutan barang, baik yang sifatnya operasional maupun administrasi/regulasi seperti larangan ODOL menyeberang diangkutan fery, larangan ODOL masuk jalan tol, larangan ODOL melintasi dijalan nasional/provinsi/ kabupaten/ kota.
“Ini dilakukan supaya semua pihak menyadari, bahwa membangun itu untuk kita semua, muaranya untuk kepentingan rakyat. Oleh karenanya, saya berharap semuanya bersinergi bersama-sama melakukan penertiban,” jelas Gubernur Arinal.

Berbagai upaya yang dilakukan saat ini terkait dengan ODOL diharapkan akan dapat mengurangi pelanggaran ODOL, seperti yang terdapat dalam UU 22 tahun 2009 tentang LLAJ pasal 277 mengamanatkan bahwa setiap orang yang membuat, merakit atau memodifikasi kendaraan bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, dan tidak memenuhi kewajiban uji tipe, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun, atau denda maksimal RP. 24 juta rupiah.

Upaya normalisasi /pemotongan kendaraan ini juga menjadi salah satu upaya yang cukup bagus untuk mengatasi permasalahan ODOL, sehingga diharapkan dengan banyaknya kendaraan yang dilakukan normalisasi dapat mengurangi permasalahan ODOL.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Dan saya menghimbau kepada para pengusaha dan pemilik truck, khususnya di Provinsi Lampung kiranya dapat melakukan normalisasi/ pemotongan kendaraan secara sadar dan mandiri,” harap Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Jenderal Kemenhub, I Gede Pasek Suwardika, menjelaskan bahwa pelanggaran-pelanggaran kelebihan dimensi dan muatan /ODOL pada angkuatan barang masih cukup tinggi. Dampak dari tingginya tingkat pelanggaran ODOL tersebut antara lain Pertama, mengakibatkan infrastruktur jalan menjadi cepat rusak, dan berdasarkan riset menyebutkan bahwa setiap tahunnya Negara mengalami kerugian hingga miliaran bahkan triliunan secara Nasional terhadap perusakan jalan akibat ODOL.
“kedua, tentu saja tingkat kecelakaan, yang mana kendaraan berat memiliki kontribusi dalam hal ini. Kemudian, tingkat kemacetan jalan yang dipengaruhi juga oleh ODOL. Dan juga menjadi salah satu penyumbang besar pada kecelakaan lalu lintas,” jelas Suwardika.

Terkait hal ini, Suwardika menuturkan bahwa Pemerintah mengambil langkah tegas terkait ODOL. Ia menuturkan bahwa Pemerintah telah mencanangkan Zero ODOL hingga Januari 2023. “Artinya sejak sekarang kita harus melakukanpengawasan yang lebih ketat dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pengusaha, dan stakeholder terkait. Sehingga pada 2023 tidak ada lagi angkutan barang yang melanggar kelebihan dimensi dan muatan,” jelasnya.

Apa yang kita lakukan saat ini berupa pemotongan kendaraan ODOL, jelas Suwardika, merupakan salah satu cara untuk memberikan kesadaran kepada pengusaha, pemilik barang, dan pihak lainnya untuk lebih peduli terhadap berbagai dampak yang disebabkan kendaraan ODOL. (Red)

SIARAN PERS OJK PROVINSI LAMPUNG BERSAMA INDUSTRI JASA KEUANGAN MELAKUKAN KICK OFF BULAN INKLUSI KEUANGAN 2020

Bandar Lampung, mediarepublika.com — 8 Oktober 2020. Otoritas Jasa Keuangan mendorong dan terus mengupayakan program bagi masyarakat untuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya di Provinsi Lampung.  Rangkaian kegiatan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan sepanjang bulan Oktober 2020 yang dilakukan oleh OJK Provinsi Lampung dan Industri Jasa Keuangan, diawali dengan kick off Bulan Inklusi Keuangan, yang dilaksanakan serentak pada tanggal 8 Oktober 2020 diseluruh wilayah provinsi Lampung.

Kegiatan kick off Bulan Inklusi Keuangan ini dilakukan secara serentak pada tanggal 8 oktober 2020 baik melalui metode online (webinar) ataupun pertemuan langsung dengan tetap memperhatikan protokol dan prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Edukasi terkait produk industri jasa keuangan disampaikan oleh Pimpinan masing-masing industri kepada masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat dapat teredukasi dan lebih memahami produk dan layanan jasa keuangan khususnya di wilayah provinsi Lampung.

Otoritas Jasa Keuangan menyemarakkan Kick Off Bulan Inklusi Keuangan Provinsi Lampung 2020 dengan melaksanakan kegiatan webinar yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa/i Universitas Islam Negeri (UIN) Radin Intan Lampung dan peserta lain yang berasal dari masyarakat umum. Pada webinar tersebut, Kepala OJK Provinsi Lampung – Bambang Hermanto menyampaikan informasi mengenai Program Bulan Inklusi Keuangan yang pada tahun 2020 ini bertema AKSESSKU (Satukan Aksi Keuangan Inklusif Untuk Indonesia Maju). Selanjutnya, Bambang memberikan pemaparan terkait “Peran OJK Dalam Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional Pada Masa Pandemi COVID-19”.

Selain OJK, sejumlah lembaga jasa keuangan di Provinsi Lampung pada tanggal tersebut juga turut serta melaksanakan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat di wilayah Lampung. Berdasarkan data yang dihimpun OJK, tercatat sebanyak 41 kegiatan siap dilaksanakan dari 32 lembaga jasa keuangan. Beberapa diantaranya adalah PT Permodalan Nasional Madani (Persero), , PT Bank China Construction Bank Indonesia, PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, PT Bank Danamon Indonesia, PT Jamkrindo, LKMS Attaya Mandiri Berkah, LKM UPK DAPM Mandiri Sejahtera, J Trust Bank, PT Bank Mayapada, PT Bank Negara Indonesia (persero), Tbk, Bank BJB, Bank BCA Syariah, Bursa Efek Indonesia, PT Pegadaian, PT BPR Eka Bumi Artha, Bank BNI Syariah, Bursa Efek Indonesia (BEI) KP Lampung, Bank Sinar Mas UUS KC Bandar Lampung, PT Bank IBK Indonesia, Bank Mega Syariah KC Lampung, Bank BRI Cabang Metro, Bank HSBC Bandar Lampung, Bank BRI KC Teluk Betung, Bank National Nobu, PT Bank Mandiri Taspen, Bank Mandiri Area Lampung, BPRS Mitra Agro Usaha, dan Bank BCA Bandar Lampung.

Selama Bulan Inklusi Keuangan berlangsung di bulan Oktober ini, seluruh Lembaga Jasa Keuangan telah mempersiapkan berbagai kegiatan/program/promo yang ditujukan kepada masyarakat. Sebanyak lebih dari 200 kegiatan/program/promo yang siap dilaksanakan selama bulan Oktober 2020 yang akan mentarget 10.000 orang peserta kegiatan, dimana masyarakat Lampung dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan informasi serta penawaran – penawaran menarik lembaga jasa keuangan tersebut.

“Sejalan dengan tujuan dilaksanakannya program Bulan Inklusi Keuangan, saya mengharapkan bahwa program ini dapat mempermudah masyarakat mendapatkan informasi serta akses keuangan sehingga dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan produk/layanan keuangan, baik melalui jaringan kantor, layanan elektronik maupun layanan digital, yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam beraktifitas ekonomi. Selain itu, dengan tersedianya dan dimanfaatkannya produk/layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, akan dapat menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat untuk dapat bangkit dari kondisi ekonomi saat ini..” ucap Bambang. (red)

Rumah Rusak, Penghasilan Minim, Was-was Saat Hujan Turun

mediarepublika.com, Bandar Lampung – Sedihnya Saptinah(61) warga Kampung Kaplingan, jalan R. Imba Kesumaratu Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera nomer 5 RT 007 Kecamatan Kemiling. Sebab, rumah rusak, penghasilan terbatas namun tidak dapat bantuan sosial dari pemerintah.

“Saya kalo ditanya-tanya kondisi rumah saya, saya pasti nangis pak. Rumah saya gentengnya banyak yang bocor, dapurnya hampir rubuh,” kata Saptinah di kediamannya.

Pekerjaan sebagai Asisten rumah tangga membuat ibu satu anak tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya, terutama bagian dapur karena penghasilannya hanya untuk makan sehari-hari.

Saptinah mengatakan sejak di tinggal suaminya yang telah meninggal delapan tahun yang lalu, anaknya tidak bekerja lagi semenjak Covid-19. “Jadi saya yang bekerja sebagai ART dengan gaji Rp 800 ribu/bulan untuk makan saja masih kurang bagaimana mau benerin rumah,” ucapnya sambil menangis.

Dia mengaku, tinggal di rumah itu sudah 30 tahun wajar kalo sudah pada bocor dan dindingnya juga mengelupas karena tidak pernah diperbaiki.

Saptinah berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah bantuan seperti Bantuan Non Tunai Pemerintah (BNTP) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sayangnya dia tidak pernah terdata walaupun sudah pernah di minta oleh pihak pamong setempat.

“Suka Sedih kalau ada orang dapat bantuan miris hati saya. Kok saya tidak dapet, bagi dia kurang miskin apa saya ini. Sedangkan bantuan beras saya baru dapet tiga kali katanya sudah lima kali,” katanya dengan nada lirih.

Dia berharap, ditengan pandemi Covid-19 dimana dia menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari uang ada bantuan dari pemerintah selain itu harapan lainnya bantuan bedah rumah dari Pemkot Bandarlampung.

“Saya harapkan ada bantuan bedah rumah dari mana saja supaya kalau hujan rumah saya tidak bocor lagi,” harapnya.

Sementara itu, Camat Kemiling Socrat Pringgodanu ketika dikonfirmasi ada seorang warganya yang belum mendapatkan bantuan menjelaskan, secepatnya akan memperbaiki data masyarakat belum mampu di wilayahnya.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas informasinya dan secepatnya saya akan memperbaiki data masyarakat belum mampu di wilayah saya,” saat di hubungi melalui sambungan telepon.

Dia juga akan membantu untuk meringankan beban dengan mengirimkan bantuan beras secepatnya kerumah ibu Saptinah.

“Untuk masalah rumah nya yang sekarang ini kita akan mencoba melalui Dinas terkait untuk membantu dengan program bedah rumah. Namun untuk saat ini program nya terkendala karena adanya covid 19 ini,” katanya. (red)

Peduli Covid-19, Riana Sari Arinal Distribusikan Paket Sembako dan Ribuan Masker Ketua TP PKK Kabupaten

Bandar Lampung, mediarepublika.com – Peduli dampak Covid-19, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Hj. Riana Sari Arinal, SH, menyerahkan 900 paket sembako dan 7500 buah masker kepada TP PKK Kabupaten/Kota, di kantor PKK Provinsi Lampung, Senin (5/10/2020).

Distribusi bantuan sembako dan masker yang diserahkan Riana Sari kali khusus untuk Kabupaten Pesisir Barat, Way Kanan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan. Untuk Kabupaten Pesisir Barat dan Way Kanan diberikan 2000 masker, Kabupaten Lampung Timur, Lampung Tengah dan Lampung Selatan 1.000 masker. Sedangkan paket sembako yang diserahkan kepada lima Pjs Ketua TP PKK Kabupaten masing-masing 100 paket sembako.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari Arinal menghimbau kepada seluruh Pjs Ketua TP PKK Kabupaten agar dapat mengoptimalkan masa kerja lebih kurang dua bulan ini untuk kegiatan-kegiatan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

“Lakukan sosialisasi secara masif tentang adaptasi kebiasaan baru dengan 3 M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin) untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar Riana Sari.

Lebih lanjut Riana Sari mengatakan, sebagai mitra pemerintah, TP PKK diminta untuk bersinergi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam mempertahankan situasi yang kondusif di masa kampanye.

Ketua Pjs Ketua TP PKK Kabupate yang menerima paket sembako yaitu, Ketua TP PKK Lampung Tengah Hj. Rusdiyana Adi Irlansyah, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj. Porri Sulpakar, Ferra Mulyadi dan Fatimah Fredy.(Red)

Perbakin Prov. Lampung Adakan Muscapkot Perbakin Bandar Lampung

Bandarlampung,  pengurus persatuan menembak indonesia (Perbakin)  Provinsi Lampung mengadakan Musyawarah Cabang Kota (muscapkot)  Perbakin Bandarlampung,  senin (5/10/20) di aula Lapamgan tembak Perbakin,  Sukarame, Bandarlampung.

Sebagai salah satu program kerja perbakin provinsi Lampung,  maka dilaksanakan muscabkot Bandarlampung,  acara yang di pimpin langsung oleh Ketua Umum Pengprov Perbakin Lampung,  Irham jaffar Lan Putra, di dampingi oleh Indra Gandi serta wakil seketaris Doni  estavianto, yang dihadiri oleh club binaan Perbakin di Kota Bandar lampung.

Muscab berlangsung sukses, dua orang kandidat, Indra Gandi dari Siger Shooting Club (SSC) dan Hengki ahmat Jazuli dari Jaguar Shooting Klub (JSK) Memperebutkan 12 hak suara.

Pemilihan berlangsung Demokrasi sesuai dengan AD/ART Perbakin dan di sepakati oleh pemegang hak suara, pemilihan berlangsung dalam satu putaran,  dengan hasil Hengki Ahmat jazuli mengantongi 8 suara dan Indra Gandhi 4 suara.

Dalam sambutannya setelah berhasil unggul pemilihan Ketua Perbakin  Kota Bandarlampung,  Hengki mengatakan, Dirinya akan Menyatukan dan membina Club yang berada di Bandarlampung, serta akan melakukan pencarian bibit atlit menembak melalui perlombaan dan pembinaan,  kata Hengki.

Lanjut Hengki,  untuk program kerja kita akan mensingkronisasi dengan  Perbakin Provinsi Lampung.

Sementara itu Ketua Umum Irham Jaffar mengatakan,  dengan sudah terpilihnya Ketua Cabang Kota agar segera melakukan formatur susunan kepengurusan dengan merangkul semua club binaan, mempersiapkan dengan segera pengukuhan pengurus Perbakin Cabang Kota Bandarlampung, tutur Irham.  (Red)

Siap Launching, Gubernur pimpin Rapat Final Program Kartu Petani Berjaya

Bandar Lampung, mediarepublika.com —– Gubernur Arinal Djunaidi memimpin rapat Final persiapan launching Program Kartu Petani Berjaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2020 mendatang yang berlokasi di desa Tempuran Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, bertempat di ruang rapat utama, pada Jum’at pagi (02/10/2020).

Rapat yang diikuti oleh Kepala OPD terkait, Tim Kartu Petani Berjaya serta Perbankan tersebut membahas seputar persiapan terakhir yang telah dilakukan guna mendukung suksesnya penyelenggaraan acara.

Dalam kesempatan tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taufik Hidayat, melaporkan persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh Tim.

Dijadwalkan Menteri Pertanian akan hadir dalam acara Launching dan peresmian sejumlah fasilitas untuk petani, serta bantuan – bantuan lain.

Peresmian akan diawali dengan Panen Padi, olah tanah dan tanam yang berlokasi di areal persawahan di desa Tempuran yang berlokasi dekat dengan tempat penyelenggaraan acara Launching Kartu Petani Berjaya.

Dalam kegiatan launching direncakan pula akan dilakukan penandatanganan MOU KPB antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan pihak Perbankan, penyerahan KUR, penyerahan Asuransi dan bantuan – bantuan lainnya, baik dari Menteri maupun dari Pemerintah Provinsi Lampung.

Rencana Peresmian Sumur Bor akan dilakukan di tempat terpisah yang berlokasi di desa Trimulyo Kabupaten Pesawaran.

Dalam arahannya Gubernur menekankan agar perbankan dapat mendukung penuh program Kartu Petani Berjaya yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung, karena Program ini diharapkan akan menjadi contoh bagi daerah – daerah lain di Indonesia dalam rangka pengelolaan sumber daya pertanian dan membantu para petani.

Pemerintah bertanggungjawab dalam rangka mendorong pembangunan pertanian dengan memfasilitasi kebutuhan petani melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), menyiapkan benih dan menyiapkan pupuk, sehingga akan meningkatkan produktifitas pertanian.

KUR diharapkan menjadi sarana untuk mendukung peningkatan usaha yang dilakukan petani disamping kegiatan bercocok tanam yang dilakukan secara rutin oleh para petani.

“Menurut saya hampir semua orang Indonesia makan beras, namun jarang sekali yang memikirkan Petani, ‘Ini wujud janji kerja saya untuk mengangkat para petani,” ujar Arinal.

Diingatkan juga oleh Gubernur kepada seluruh jajarannya agar mendukung secara penuh Program ini karena Lampung merupakan salah satu daerah yang mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia.

“Muaranya adalah transaksi pasar yang menguntungkan petani, transaksi pasar dapat mempertahankan kedaulatan pangan,” harapnya.

Menurut Gubernur ketersediaan pangan di Lampung tidak boleh diabaikan, sementara kita memasok daerah lain.

“Oleh karena itu saya ingin pada waktu tertentu beras ini dapat diekspor, namun dengan memperhatikan kedaulatan pangan di Indonesia”, lanjut Arinal.

Kartu Petani ini menjadi harapan masa depan untuk Indonesia Maju bagi para petani sebagai ujung tombak ketersediaan pangan.

Kartu Petani Berjaya diharapkan akan memberi kemudahan bagi petani untuk mendapatkan benih, pupuk dan fasilitas lainnya.

Gubernur mengungkapkan, bahwa Provinsi Lampung merupakan Provinsi terbaik dalam pengelolaan pertanian. Jangan sampai KUR ini tidak sampai ke daerah – daerah di seluruh wilayah Lampung. Seluruh elemen agar dapat menjaga stabilitas harga sehingga akan menguntungkan petani.

Diakhir arahannya Gubernur berharap peran serta aktif dari seluruh Tim untuk mempersiapkan segala sesuatu menyangkut persiapan teknis maupun non teknis.

“Pada tanggal 6 Oktober nanti kita panen, kita olah langsung dengan teknologi yang sudah disiapkan, Kepada Panitia, Saya berharap dalam Penyelenggaraan kegiatan ini saya berpesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan”, tutup Arinal. (Red).

Inf Suprapto : “apel pagi merupakan kewajiban untuk Anggota Satgas TMMD ke 109 sebelum dimulainya suatu pekerjaan.”

Bandar Lampung,
Mengawali kegiatan TMMD ke 109 TA. 2020 personel yang terlibat dalam Satgas melaksanakan apel pagi di Lapangan Posko TMMD ke 109 Kodim 0410/KBL Kelurahan garuntang kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung. Rabu (01/10/2020)

“Dalam pengarahannya Mayor Inf Suprapto menerangkan “apel pagi merupakan kewajiban untuk Anggota Satgas TMMD ke 109 sebelum dimulainya suatu pekerjaan.” ujar Dan SSK Mayor Inf Suprapto

“Hal tersebut dilakukan guna mengecek kekuatan personel dan menyampaikan beberapa arahan berkaitan dengan kegiatan TMMD agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik” lanjutnya

“Saat ini kita sudah memasuki hari ke sebelas, dengan demikian diharapkan pelaksanaan kegiatan Fisik harus lebih meningkat, untuk itu mari sama-sama kita laksanakan tugas mulia ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab”. Tegasnya.(Red)

Gubernur Arinal Minta Jajaran Direksi PT. Bank Lampung Profesional dan Bersinergi dengan Kabupaten/Kota

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta jajaran Direksi PT. Bank Lampung bekerja secara profesional dan bersinergi dengan jajaran di Kabupaten/Kota dalam membangun bank kebanggaan masyarakat Lampung itu.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memberikan arahan kepada Direksi PT. Bank Lampung, di Kantor Pusat PT. Bank Lampung, Bandarlampung, Rabu (30/9/2020).

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dalam membangun PT. Bank Lampung diperlukan sinergitas dan bekerja secara profesional. “Jajaran Direksi PT. Bank Lampung mulai dari Direktur Utama, Komisaris Utama, dan Direktur sudah terpilih. Oleh karena itu, saya meminta jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bekerja lebih profesional,” ujar Gubernur Arinal.

Selain bekerja Profesional, Gubernur Arinal juga meminta jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bersinergi antar Kabupaten/Kota.

Kepada Dirut PT. Bank Lampung Presley Hutabarat, Gubernur Arinal meminta untuk memberikan yang terbaik, terlebih sudah memiliki pengalaman sebagai Pimpinan Wilayah BRI Bandarlampung. “Pak Presley sudah memiliki pengalaman sebagai Pimwil di BRI Bandarlampung. Dan sekarang untuk memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berharap Jajaran Direksi PT. Bank Lampung untuk bersinergi terhadap berbagai program Pemerintah Provinsi Lampung, seperti Pembangunan Kawasan Pariwisata Bakauheni Terpadu, Kartu Petani Berjaya, dan berbagai program lainnya.

“Mari kita berikan kemampuan yang terbaik. Jangan tanyakan apa yang akan kau dapat, tapi tanyakan apa yang telah kau berikan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur mengajak sejuruh jajaran Bank Lampung kompak dan bersatu. “Mari kita kompak dan bersatu. Bekerja disiplin dan melakukan yang terbaik. Lakukan secara bersama-sama dalam melaksanakan program, sehingga Bank Lampung kedepan lebih jaya,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut PT. Bank Lampung Presley Hutabarat, menyampaikan bahwa kedatangannya ke PT. Bank Lampung bukan main-main, melainkan serius untuk melakukan perubahan di Bank Lampung.
“Saya datang ke sini bukan main-main. Saya serius untuk melakukan perubahan di Bank Lampung. Untuk itu, saya mohon kerjasama semua. Mari kita semua berubah. BPD Komersial Bank Lampung harus menjadi yang terbaik nantinya ditahun yang akan datang,” pungkasnya. (Red)

Perbakin Gelar Kejuaraan Menembak Bidang Berburu

Bandarlampung,mediarepublika.com –Pengurus Provinsi Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Lampung menyelenggarakan Kejuaraan Daerah Menembak Bidang Berburu antar club 2020, di Lapangan Tembak Perbakin Lampung, Sukarame, Minggu (27/09/2020).

Kejurda Menembak Antar Club di ikuti oleh 200 orang peserta dari 18 club yang terdaftar dari 200 orang peserta, 20 orang diantara ikut di kelas junior, dengan mengusung tagline “Berprestasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan”.

Dalam Sambutannya Ketua Umum Perbakin Lampung Ir. Irham Jaffar Lan Putra mengatakan tujuan kegiatan ini adalah sebagai ajang silahturahmi antar club binaan Perbakin se-Provinsi Lampung dan juga untuk mencari Bibit-bibit atlet Baru yang berpotensi untuk dibina.

“kegiatan ini baru awal saja, kedepannya kita akan mengadakan kembali event yang jangkauannya lebih luas dengan pesertanya tidak hanya di Lampung saja, kami akan mengadakan kejuaraan bersekala Nasional dengan piala bergilir” Tandasnya kepada Wartawan.

Ia juga mengungkapkan bahwa kedepannya Perbakin Lampung bersama club binaanya diharapkan bisa menjadi garda terdepan untuk mengikis perburuan liar, kita alihkan pada perlombaan-perlombaan.

“ Perbakin saat ini juga mendukung kebijakan Polri melalui Direktorat Intelejen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Lampung sebagai wadah untuk meregistrasi senapan angin (PCP), Air Shot Gun untuk di data jadi jumlahnya dapat terlacak agar penggunaannya tidak di salahgunakan untuk penembakan hewan yang dilindungi” Ungkap Irham Jaffar.

Sementara itu Ketua Pelaksana Afrie Ichwansyah mengungkapkan kegiatan pendaftaran kejuaran ini dilakukan secara online, dan di tutup tanggal 25 september 2020 yang mendaptar 200 orang peserta.

“Memang peserta sangat banyak dan diluar dugaan kami, namun kami sangat mengedepankan protokol kesehatan, Lomba kami bagi menjadi beberapa sesi dengan memakai masker dan menjaga jarak serta sering mencuci tangan” ungkapnya.

Daftar Pemenang dalam Kejuaraan Menembak Antar Club Pengprov Perbakin Lampung 2020 adalah sebagai berikut:
1. Kelas Bencrest HV
Juara I : Heri Nopiansyah (Mariens SC)
Juara II : Muhammad Syamsudin (88 SC)
Juara III : Suhardi (Kobel SC)

2. Kelas Bencrest LV
Juara I : Muhammad Irfandi (Kobel SC)
Juara II : Asep Purnawan (Kobel SC)
Juara III : Eko Wahyudi (Kobel SC)

3. Kelas Multirange
Juara I : Gabriella Ocha (Club MSCL)
Juara II : Asep Purnawan (Kobel SC)
Juara III : Alfa Ma’ruf Alhafizh (Jaguar SC Kalianda)

4. Kelas Junior Benrest HV
Juara I : M Nicko Prameswara (Mariens SC)
Juara II : Mutamimmah (RJLSC)
Juara III : Ruzbihan Azzami Alfayadh (RJLSC)