Gubernur Arinal Lantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Balai Keratun Lt III, Jumat (16/10).

Gubernur dalam arahannya mengatakan, pelantikan yang dilakukan hari ini merupakan hasil lelang jabatan yang prosesnya telah dilakukan sejak tanggal 31 Agustus lalu. Lelang jabatan tersebut dilaksanakan karena jumlah pegawai yang memenuhi persyaratan sudah begitu banyak, dan tersebar di Kabupaten/Kota bahkan di Provinsi.

Gubernur juga mengatakan, bahwa pelantikan ini juga untuk meredam isu yang mengatakan bahwa Gubernur menempatkan orang-orang terdekat atau saudara untuk menempati posisi jabatan yang dilelang.

“Alasan yang kedua, saya meredam isu yang mengatakan bahwa saya menempatkan orang-orang terdekat, saudara saya untuk posisi tersebut, padahal saya tidak pernah dan tidak punya saudara atau rekan yang menempati posisi-posisi itu. Saya berharap pada seleksi terbuka ini selain untuk mengisi kekosongan juga saya minta untuk meningkatkan pelayanan publik yang berkualitas di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur berpesan, setelah menjadi Kaban, Kadis, Karo agar jangan merasa tinggi tetapi harus amanah dan dilaksanakan dengan baik, penuh rasa tanggung jawab serta tidak melakukan kegiatan yang menyimpang.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar melaksanakan Visi Misi dan Program untuk memajukan Provinsi Lampung guna menuntaskan kemiskinan di masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang sudah dilantik, amanah dalam melaksanakan tugas juga selalu koordinasikan solusi yang memajukan ASN sehingga dapat meningkatkan potensi masyarakat,” pungkas Gubernur.

Adapun 14 Pejabat yang dilantik adalah:

1. Kepala Bandiklat: Senin Muhtakim
2. Kepala BNPB: Rudi Syawal Sugiarto
3. Kepala Badan Kesbang Linmas: M. Firsada
4. Kadis Kehutanan: Yayan Ruhyansyah
5. Kadis Sosial: Aswarodi
6. Kadis Lingkungan Hidup: Syahrudin Putra
7. Kadis PMD: Zaidirina
8. Kepala Satuan Pol PP: M. Zulkarnain
9. Kadis Pemberdayaan Perempuan: Fitriyanita
10. Kadis Peternakan: Lili Mawarti
11. Karo Umum: M. Yuliardi
12. Karo Pengadaan Barang: Slamet Riyadi
13. Karo Organisasi: Lukman
14. Wakil Direktur Pelayanan RSUAM: Dwi Cahyo

Turut hadir dalam acara pelantikan ini Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, Inspektur, Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Biro, Kepala Satuan Kerja, Para Staf Ahli, serta Para Asisten di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.(Red)

Hengki Akan Mencetak Atlit Penembak di Kota Bandarlampung

Bandarlampung-mediarepublika.com

Ketua Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Bandarlampung Hengki Ahmat Zajuli akan Mencetak dan mengembangkan atlit atlit olahraga menembak yang tergabung dalam club-club penembak di Kota Bandarlampung, hal itu terungkap dalam rapat konsolidasi pengurus Perbakin cabang Kota Bandarlampung, di pondok bambu Way Halim, Rabu (14/10/2020) kemarin.

“Perbakin Kota Bandarlampung akan mencetak dan mengembangkan bakat anggota club-club penembak sebagai atlit penembak yang lebih profesional, kita juga akan membangun kebersamaan antar club penembak, tidak ada perbedaan sesama anggota Perbakin Kota Bandarlampung,” ungkap Hengki saat memberikan pemaparan persiapan pengukuhan kepengurusan Perbakin Kota Bandarlampung.

Hengki mengatakan, rencana pengukuhan kepengurusan Perbakin Kota Bandarlampung akan dilaksanakan pada tanggal 14 November di salah satu hotel di Bandarlampung. Dalam pengukuhan kepengurusan nanti akan dilanjutkan dengan agenda rapat pembahasan program kerja (Kareja) cabang Perbakin Kota Bandarlampung kedepanya.”Jadi dalam Rakerja Perbakin Kota Bandarlampung tidak ada perbedaan, copot atribut club. Mari kita sama-sama membangun visi–misi Perbakin Kota Bandarlampung kedepanya,” Uangkap Ketua umum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI).

Pemilik Grup media Haluan Indonesia ini mengharapkan untuk itu bidang-bidang dalam kepengurusan dapat mempersiapkan program kerja Perbakin Kota Bandarlampung, sehingga dapat menyenergikan program lainya yang akan dilaksanakan nantinya.”Tentunya program kerja Perbakin Kota Bandarlampung akan bersinergi dengan Perbakin Provinsi Lampung, sehingga dapat berjalan dan saling mendukung dalam membangun dan mengmbangkan bakat bakat atlit olahrga penembak di Lampung,”ungkapnya.

Sementara itu turut hadir dalam rapat konsolidasi penasehat Perbakin Kota Bandarlampung Bung Apri, serta seluruh pengurus Perbakin Kota Bandarlampung yang tergabung dalm club menembak.

Bung Apri menyambut baik dengan keberadan Perbakin Kota Bandarlampung yang nantinya menjadi wadah bagi atlit olahrga penembak yang tergabung dalam sejumlah club penembak di Kota Bandarlampung.

”Saya yakin Perbakin Bandarlampung bisa menyatukan semangat bagi atlit atlit olahraga penembak dan menaungi club club penembak, sehingga tidak ada perbedaan diantar club-clu penembak,” Ujarnya.

Diketahui Hengki Ahmat Jazuli menakodah Perbakin Kota Bandarlampung    dalam Musyawarah Cabang Kota (Muscabkot)  Perbakin Bandarlampung di aula Lapangan Tembak Perbakin,  Sukarame, Senin (5/10/2020).

Dalam muscapkot diikuti  dua orang kandidat, Indra Gandi dari Siger Shooting Club (SSC) dan Hengki Ahmat Jazuli dari Jaguar Shooting Klub (JSK) memperebutkan 12 hak suara.

Pemilihan berlangsung demokrasi sesuai dengan AD/ART Perbakin dan disepakati oleh pemegang hak suara. Pemilihan berlangsung dalam satu putaran,  dengan hasil Hengki Ahmat Jazuli mengantongi 8 suara dan Indra Gandhi 4 suara. (Red)

Danrem 043/Gatam Tinjau Lokasi TMMD Ke 109 Kodim 0410/KBL

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom, Selasa (13/10/2020) bersama Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes, meninjau proses pelaksanaan pembangunan yang di laksanakan oleh satgas TMMD yang berada di Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.

Sebelum melaksanakan peninjauan Komandan Kodim 0410/KBL menjelaskan kepada Danrem seputar kegiatan dan sasaran aspek pembangunan dalam TMMD ke-109, yakni fisik dan nonfisik, untuk kegiatan fisik, satgas TMMD fokus dalam pembangunan infrastruktur, dengan melibatkan 150 orang personel.

“ Kegiatan TMMD ke-109 membuat jembatan penyebrangan sungai, peninggian badan jalan, pengecoran jalan, pemasangan lampu penerangan, pos kamling, serta membuat sarana mandi cuci kakus (MCK), pembuatan dua sumur bor, pembuatan pagar pengaman jalan, rehab 10 unit rumah dan 2 unit Musala, serta merehab lapangan olahraga warga ” terang Dandim.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 043/Gatam, meminta kepada Dandim untuk semua sasaran dapat terselesaikan tepat pada waktunya, sehingga masyarakat bisa langsung memanfaatkan fasilitas tersebut.

” Program kegiatan fisik ini agar di atur sebaik-baiknya, karena TMMD adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, karena tujuan kegiatan TMMD ini merupakan wujud mendukung program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan pembangunan sarana prasarana serta membangkitkan kembali budaya gotong royong ditengah-tengah masyarakat “,

Lebih lanjut Danrem menyampaikan, ” Saya ingatkan anggota satgas tetap menjaga stamina dan kesehatan, termasuk mengantisipasi, mencegah penyeberan Virus Corona Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat disekitar Lokasi TMMD agar tetap memperhatikan anjuran pemerintah, selalu menggunakan Masker jika beraktifitas diluar rumah ” tambah Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.M.I.Kom.

Turut mendampingi Komandan Korem 043/Gatam, Kasdim 0410/KBL Kasdim 0410/KBL Kepala Kelurahan Garuntang, dan Camat Bumi Waras.(red)

Gubernur Arinal Hadiri Launching Buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Launching & Diskusi Buku “Menakar Demokrasi Dalam Pandemi”, di Warung Kopi WAW Lamban Gunung Jl. Agus Salim No.25 Sukadanaham Bandar Lampung, Selasa (13/10).

Turut hadir Plt Kaban Kesbangpol, Komisioner KPU, Dr.H. Ike Edwin, para Rektor atau yang mewakili serta OPD terkait.

Gubernur menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada penulis atas ide dan gagasan yang dituangkan di dalam buku Menakar Demokrasi Dalam Pandemi.

Situasi saat ini, Provinsi Lampung akan menyelenggarakan Pilkada serentak di 6 Kabupaten/Kota dimana di saat yang bersamaan, pandemi Covid masih melanda.

Gubernur mengatakan, Pilkada dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan yang ketat sehingga Pilkada ini tidak menyebabkan cluster penularan Covid-19.

“Jika kita mampu melaksanakannya, artinya kita bisa menempatkan bangsa ini sebagai bangsa yang mampu menjalankan demokrasinya dengan sebaik-baiknya meskipun pada saat pandemi Covid-19,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Wendy Melfa sebagai penulis buku dan Dr. Azis Syamsudin sebagai pembahas utama serta kepada semua yang telah memberikan kontribusi positif dalam hal ikut serta memberikan sumbangsih pemikiran guna terbangunnya demokrasi yang baik pada saat bangsa menghadapi pandemi.

Wendy Melfa dalam kesempatannya menyampaikan dirinya berusaha untuk mencoba ambil bagian terhadap fenomena ini dan menyumbangkan pemikiran untuk dijadikan bahan diskusi.

“Pak Gubernur dan saudara sekalian, buku ini saya tulis mulai sekitar bulan Juni sampai kira-kira akhir September. Melihat fenomena yang sedang berkembang bahwa ada 2 peristiwa besar yang sekarang sedang kita jalani, kalau tidak kita lembagakan nanti peristiwa ini terlewatkan begitu saja. Oleh karena itu, izinkan kami mengajak kita semua untuk mencatatkan peristiwa ini dalam sebuah peristiwa yang Insya Allah bisa membangun sejarah kehidupan kita,” kata Wendy.

“Tentu kita mempunyai pengalaman dan pikiran-pikiran yang luar biasa. Harapan saya, semoga dengan hadirnya para tokoh ini bisa menyempurnakan tulisan ringan ini yang kemudian bisa bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat kita,” pungkas Wendy.(Red)

Keluarga Terduga Positif Covid-19 Sanggah Hak Jawab Pihak RSAM

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Terkait Hak Jawab yang disampaikan oleh RSUAM melalui press release, keluarga menganggap hal tersebut diduga tidak sesuai dengan keadaan yang terjadi di lapangan, keluarga Almarhumah ceritakan kronologis pasien sebelum meninggal dunia.

Dijelaskan Tuti Komalasari bahwa, “Iya bang tapi kalau untuk masalah diperiksa sama pihak Abdul Muluk itu gak bang, Mama (Almh) cuma pasang infus doang dan oksigen, itu juga diminta dulu dan harus bolak-balik mau minta oksigen itu bang,” kata Tuti. Senin, 12/10.

Lebih lanjut dikatakan test swab juga sore hari bukan jam yang tertulis pada press release RSUAM, “Orang setelah test swab mama baru sadar dan minta makan, setelah makan mama saya tinggal sebentar yang nungguin Bapak. Penandatanganan itu dipaksa dari pihak Rumah Sakit bang dan pihak rumah sakit sendiri yang ngomong disitu Salsa (Sapaan Tuti) yang nulis,” tambahnya.

Pada awalnya dikatakan Tuti, masuk RSAM bukan hendak test swab, “Masuk ke RSAM bukan mau test swab bang, itu malah itu mama langsung ditaro di IGD Covid. Salsa nulis bahwa mama covid itu disuruh dokter yang berkacamata itu bang. Di bagian atas juga udah gak bener (Hak Jawab pihak RSAM bentuk pdf) ini. Karna sebelumnya di Puskes saat test rapid dan hasilnya non reaktif dari situ dinyatakan dokter sudah bisa pulang,” jelasnya.

Setelah dinyatakan NR, pasien lalu bisa dibawa pulang. Selang beberapa waktu pasien kambuh dan langsung dibawa pihak keluarga ke RS Bumi Waras.

“Saat mama kambuh lagi, kami langsung bawa mama ke RSBW. Sesampai di RSBW mama gak dapet penanganan dan kami memutuskan untuk membawa mama ke RSAM,” tambahnya.

Menurut penuturannya lagi, saat di RSAM pasien juga belum mendapat penanganan khusus hanya sekedar bantuan oksigen, selebihnya belum ada penanganan. Pihak Rumah Sakit meminta tanda tangan positif covid-19. Namun pihak keluarga pasien tidak bersedia, karna hasil tes sebelumnya non reaktif.  Dari hal itu pihak rumah sakit membiarkan pasien sampai pasien meninggal dunia.(Red)

Piagam Destinasi Wisata Bersih, Sehat, Aman, dan Menjaga Lingkungan Diraih Pulau Tegal Mas

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Organisasi komunitas pelaku, pemerhati, pecinta pemajuan dunia pariwisata Indonesia, Masyarakat Sadar Wisata (Masata), secara eksklusif memberikan penghargaan bergengsi kepada destinasi wisata Pulau Tegal Mas. Penghargaan berupa Piagam Apresiasi Pulau Tegal Mas Lampung Telah Memenuhi Persyaratan Standardisasi CHSE (Cleanliness, Healthty, Safety, and Environmental Sustainability) Destinasi Pariwisata Indonesia.

Penyerahan dilaksanakan di dermaga utama Pulau Tegal Mas dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Penyerahan dilakukan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Panca Rudolf Sarungu dan Sekretaris Jenderal Andi Azwan, didampingi sejumlah pengurus DPP menyerahkan piagam tersebut kepada Direktur Utama PT Tegal Mas, Rafsanzani Patria, mewakili Thomas Azis Riska selaku owner destinasi.

“Pulau Tegal Mas sebagai karunia Tuhan yang luar biasa. Surga kecil, Maldives of Indonesia, from Lampung,” kata Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Masata, Andi Azwan.

Selain itu juga, ia menyosialisasikan hasil agenda diskusi fokus terpumpun/focus group discussion (FGD) strategi reaktivasi pariwisata nusantara di Lampung, sehari sebelumnya, Kamis, 8 Oktober 2020, di Hotel Bukit Randu, Bandar Lampung.

Gelaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bareng Masata tersebut membangunkan kembali optimisme elemen pemangku kepentingan sektor pariwisata regional se-Sumatera untuk tetap bertahan di tengah pandemi. Untuk perlu diyakini bersama pariwisata akan kembali bergeliat sejalan dengan dirasakan masyarakat pariwisata di Indonesia pascapandemi disertai kata kunci proses pemajuannya yakni kolaborasi.

“Kegiatan FGD yang dilaksanakan Kemenparekraf dan Masata berjalan dengan lancar. Hal sama juga untuk kegiatan Kick Off Penerapan Protokol Pariwisata dan Sosialisasi Digitalisasi Pariwisata Masata dan Telkom Indonesia di Lembah Hijau Lampung,” ujarnya.

Ia juga mengatakan pihaknya mengajak Pulau Tegal Mas bersinergi berkolaborasi memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung, Sumatera, dan Indonesia. “Masata siap mendukung dan bekerja sama, kami juga siap mempromosikan tempat yang indah ini melalui semua media sosial Masata,” katanya.

Sementra itu, Dirut Tegal Mas, Rafsanzani Patria, mengucapkan terima kasih atas penganugerahan piagam apresiasi serta upaya akan tetap semangat untuk terus berbuat baik bagi kemajuan pariwisata di Lampung.

“Saat kami para warga sini (Pulau Tegal Mas) bertemu pak Thomas Riska selanjutnya terus berjuang bersama-sama hingga saat ini, kami menemukan selain lautan sampah juga ada mohon maaf, 86 mayat manusia saat pembersihan pulau dan wilayah sekeliling,” ujar Rafsan, sapaan akrabnya.

Dia juga meneruskan, sebelum dikelola pihaknya, Pulau Tegal Mas juga dikenal sebagai penampung sampah laut dan pesisir pantai Teluk Lampung. “Di sini ada siklus Januari-Februari yang terdapat sampah, di bulan itu pulau ini kedatangan sampah berton-ton jumlahnya. Ekskavator kami pun tak cukup untuk mengimbangi volume sampah yang ada,” ujarnya.(red)

Kekuatan dan Semangat Anggota Satgas TMMD ke 109 Tahun 2020

Bandar Lampung, mediarepublika.com
Memasuki hari yang Ke 20, Anggota Satgas TMMD ke 109 TA. 2020 Kodim 0410/KBL tampak lebih bersemangat dalam melakukan kegiatan.

“Semangatnya anggota Satgas TMMD Ke-109 Tahun 2020 tergambar pada saat sedang pengerjaan Sasaran Fisik tambahan yakni pengecoran Badan Jalan di RT 12 LK I Kelurahan garuntang Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung.” Senin, (12/10/2020)

Mayor Inf Sutoto selaku Wadan Satgas TMMD Ke- 109 menerangkan “Kegiatan hari ini kekuatan personel satgas dibagi menjadi beberapa bagian untuk menyelesaikan tiap-tiap sasaran Pembangunan”

“Kegiatan yang saat ini kami lakukan merupakan sasaran fisik tambahan yang terletak di RT 12 berupa pengecoran jalan, perlu diketahui bahwa Jalan yang saat ini dilakukan pengecoran merupakan akses jalan utama menuju kesasaran pokok dalam Program TMMD ini” Lanjutnya

“Harapan kedepan warga lebih senang dengan adanya Program TMMD Ke- 109 tahun 2020 di Kelurahan Garuntang ini” tutup Mayor Inf Sutoto.(Red)

Wakil Direktur Keperawatan RSUD Menyampaikan Beberapa Klarifikasi

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Sehubungan dengan pemberitaan online yang memuat RSUD D.r. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung hari Sabtu, 10 Oktober 2020 dengan judul ” Pasien Meninggal Dunia, Anak Kandung Dipaksa Oknum Tandatangani Pernyataan Positif Covid-19”.Pihak RS Abdul Moeloek menyatakan keberatan, karena Dr. Mars Dwi Tjahyo Sp.U Selaku Wakil Direktur Keperawatan menyampaikan beberapa klarifikasi sebagai berikut.

Pada tanggal 08 oktober 2020 pukul 10.58 wib. Pasien bernama An Mailinah berusia 45 Tahun. Alamat Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, datang di IGD RSAM “keluarga mengatakan pasien sebelumnya dirawat di RS Bumi Waras Bandar Lampung, keluarga tidak menerima hasil rapid pasien yang diperiksa di RS Bumi Waras pasien dibawa pulang kerumah, keluarga ingin berdiskusi di rumah, kemudian pasien dibawa lagi ke RS Bumi Waras, keluarga mengatakan pihak RS Bumi Waras menyarankan pasien untuk dibawa langsung Ke RS Abdul Moeloek untuk di lakukan Swab, karena di RS BW tidak bisa melakukan pemeriksaan Swab.” Ujar Dr. Mars Dwi Tjahyo.

Dr Dwi Cahyo juga mengatakan kalau pasien datang dengan keluhan sesak nafas, demam 7 hari dan batuk (+).dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter jaga dan dilakukan anamnesa yang mana hasilnya menunjukkan bahwa yang bersangkutan Suspek Covid-19. Dari hasil tersebut dokter jaga IGD memberikan advis. Advis sudah langsung di berikan oleh perawat dan sampel darah Swab diambil oleh petugas Laboratorium.

Dari hasil tes tersebut keluarga pasien yang dalam hal ini merupakan anak kandung pasien TUTI KOMALASARI, di berikan inform consent kalau pasien di rawat di ruang isolasi IGD RSAM sesuai dengan prosedur yang berlaku, keluargapun bersedia menandatangani inform consent tersebut.

Dokter jaga sore IGD melakukan Konsultasi dengan dokter spesialis paru pada pukul 16.32. Dr. Jaga IGD melakukan pemeriksaan 17.48 dan didapat data :
• HR (-), RR (-)
• Dilakukan RJP 5 siklus
“Dari hasil pemeriksaan tersebut pukul 17.55 pasien dinyatakan meninggal dunia oleh Dr jaga IGD” Ujar Dr. Mars Dwi Tjahyo.

“Pukul 19.00 dilakukan Inform Consent oleh dokter jaga, dokter forensik dan Tim Satgas Covid untuk pemulasaran jenazah dengan Protokol Covid-19.” Sambungnya.

Namun pihak keluarga pasien menolak untuk menandatangani inform consent tersebut. “Dikarenakan keluarga pasien tidak mau mengikuti pemulasaran pemakaman secara protokol Covid-19 maka keluarga pasien tersebut diminta membuat surat pernyataan bermaterai yang berisi bahwa keluarga pasien akan menanggung segala resiko dan sanksi hukum yang berlaku.” Ujar Dr Mars Dwi Tjahyo

Dan hasil tes swab keluar pada tanggal 09 oktober 2020, menunjukkan yang bersangkutan Positif Covid-19.(Red)

RSUAM Biarkan Keluarga Diduga Pasien Covid 19 Meninggal Dibawa Pulang

Bandar Lampung, mediarepublika.com – Dengan satu hari tes swab warga kelurahan keteguhan teluk betung timur meninggal dunia dan dinyatakan positif covid-19 oleh pihak RS Abdul Muluk Kota Bandar Lampung,(10/09)

Sebelum dirujuk ke RS Bumi waras sudah dilakukan pemerikasaan di Puskesmas sukamaju hasil rapid test laboratorium non reaktif (NR) dan terkena tipes dan Dari hasil ronsen RS Bumi waras Ibu Mailinah warga teluk betung timur tersebut didiagnosa mempunya penyakit jantung dan paru.

Dan dari RS Bumi waras pihak keluarga memutuskan membawa ibu mailinah ke RSU Abdul Muluk dan Sempat terjadi perdebatan oleh pihak keluarga dengan pihak RS Abdul Moeluk saat ibu mailinah dimasukan IGD Covid 19 dikaranakan hasil tes di Puskesmas Sukamaju Non Reaktif (NR).

Terjadi paksaan saat ibu mailinah dinyatakan meninggal dunia saat akan dibawa pulang oleh keluarga pihak dokter memberikan serta memaksa pihak keluarga untuk menandatangani pernyataan pasien Positif Covid-19.

Tuti kumalasari anak dari Ibu mailinah menyampaikan adanya paksaan menandatangani surat pernyataan Positif Covid 19 saat jenazah ingin dibawa pulang dan pihak RSU tidak akan mengantrkan dengan ambulan jika tidak ditanda tangani dan mobil ambulan tidak berkenan mengantarkan hingga pihak keluarga memutuskan membawa dengan mobil pribadi.

“Saya disuruh menandatangani surat yang isinya pasien ibu mailinah positif covid 19 dan ibu saya diminta dimakamkan secara prosedur covid” Jelasnya(Red)

ITERA berikan penghargaan Adi Karsa Pratama kepada H. Nanang Ermanto

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berikan penghargaan Itera Adi Karsa Pratama Tahun 2020 kepada Bupati Lampung Selatan sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Lampung Selatan yang kini sedang melaksanakan cuti kampanye dalam tahapan Pilkada Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Rektor ITERA Prof. Ir. Ofyar Zainuddin Tamin, M.Sc. Ph.D dalam acara Dies Natalis ke-6 Institut Teknologi Sumatera yang tertuang melalui Surat Keputusan Rektor ITERA Nomor : B/2862/IT9.A/HM.01.11/2020 tentang Penerima Penghargaan Itera Adi Karsa Pratama Tahun 2020 tanggal 16 September 2020.

Dalam sambutannya, Rektor Itera, Prof. Ir. Ofyar Z Tamin mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepada masyarakat umum, pemerintahan, lembaga ataupun individu yang berkontribusi dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur Itera serta memiliki karya yang bermanfaat dan berdampak positif pada masyarakat.

“Salah satunya adalah Bapak H. Nanang Ermanto,” ujar Rektor.

“Selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Lampung Selatan, bapak telah memberikan kontribusi yang positif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Lampung Selatan, khususnya di Lingkungan Itera,” tambah Rektor Itera, Ofyar Z. Tamin.

Rektor Itera menambahkan, penghargaan yang diberikan sudah melalui berbagai pertimbangan dan telah diputuskan serta disepakati dalam rapat pimpinan Itera.

Dalam penanganan Covid-19, selain kepada H. Nanang Ermanto, Itera juga memberikan penghargaan kepada Letjen. TNI Doni Monardo, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat dan Gubernur Lampung Ir. H. Arinal Djunaidi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Propinsi Lampung.

Sementara itu, H. Nanang Ermanto mengucapkan terima kasih atas penilaian terhadap dirinya sehingga mendapatkan penghargaan Itera Adi Karsa Pratama Tahun 2020.

“Terimakasih kami sampaikan kepada segenap civitas akademika ITERA atas penghargaan yang diberikan. Tentunya penghargaan ini menjadikan semangat bagi kita semua dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Terlebih Lampung Selatan yang merupakan pintu gerbang sumatera, pintu masuk penyeberangan orang dan barang dari pulau Jawa ke Sumatera atau sebaliknya
dimana kita ketahui bersama, pulau jawa merupakan daerah yang cukup rawan masalah Covid-19,”ujar Nanang Ermanto.

“Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan terhindar dari penularan Covid-19,” pungkas Nanang.(Red)