Wagub Pimpin FGD Raperda Tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, memimpin Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren, di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur, Senin (26/10).

Focus Group Discussion (FGD) dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat, serta Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Raperda tentang penyelenggaraan pesantren adalah inisiatif dari Pemerintah Provinsi Lampung, karena berguna untuk membantu pesantren memiliki payung hukum sebagai fasilitator pesantren.

Pemerintah sendiri tidak bisa melaksanakan tugasnya apabila tidak dibantu stakeholder yang lain membahas persoalan tentang berdirinya payung hukum.

“Kehadiran pesantren benar-benar membantu dalam mencerdaskan anak bangsa dan menciptakan masyarakat yang religius, dimana hal itu sejalan dengan Visi Lampung Berjaya,” ungkap Wagub.

Keberadaan Raperda memberi ruang kepada daerah untuk memfasilitasi pesantren yang berada di Provinsi Lampung, yaitu untuk mensupport pesantren dan membantu pesantren memenuhi kebutuhan pendidikan.(Red)

Polda Lampung menggelar Operasi Zebra Krakatau 2020

Mediarepublika.com

Kepolisian daerah Lampung dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu-lintas dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, peneggakan hukum secara selektif prioritas guna menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman akan menggelar Operasi Zebra Krakatau 2020 yang dilaksanakan selama 14 Hari dimulai dari 26 Oktober 2020 sampai 8 November 2020.

Operasi Zebra Krakatau 2020 tahun ini melibatkan 588 orang Personel polda dan Polres jajaran, serta melibatkan Pom TNI AD dan Pom TNI AL terdiri dari 4 satgas yakni :
• Satgas 1 (pre emtiv) bertugas : deteksi, binluh dan dikmas.

• Satgas 2 bertugas (Preventif) : pengaturan, penjagaan dan patroli

• satgas 3 bertugas (Gakkum) : penindakan, penertiban pelanggaran.

• satgas 4 bertugas (Banops) : kesehatan, TIK, Publikasi dan sarpras dukung Ops.

dengan sasaran utama :
1. Kelengkapan surat kendaraan dan pengendara
2. Tidak menggunakan Helm Sni
3. Melawan Arus
4. Odol (Over Dimention dan Over Loading)
5. Berkurangnya jumlah pelanggaran dan kejadian laka lantas
6. Terbangunnya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi milenial dan para peserta kampanye pilkada serentak tahun 2020.
Operasi Zebra Krakatau tahun 2020 ini bertujuan menciptakan situasi Kamseltibcar (keamanan keselamatan ketertiban kelancaran) Lantas yang kondusif dan mendorong masyarakat pengguna jalan untuk mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran Pemerintah, menurunnya jumlah pelanggaran dan kejadian Laka Lantas, Peningkatan disiplin masyarakat berlalu Lintas, menurunnya titik Lokasi kemacetan, terbangunnya budaya tertib berlalu Lintas khususnya di kalangan milenial.

Anev Operasi Zebra Krakatau pada tahun 2018-2019 yaitu:
– Penindakan Pelanggaran tahun 2018 sebanyak 19.603 sedangkan tahun 2019 sebanyak 26.680 yaitu meningkat sebanyak 41%
– kecelakan pada tahun 2019 terjadi sebanyak 29 kali, meninggal dunia 16 orang, luka berat 9 sedangkan luka ringan 2 orang, pada Operasi Patuh Krakatau 2020 tahun di upayakan terjadinya penurunan angka tersebut.

Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Purwadi Arianto M.Si., menyampaikan pada Operasi Zebra Krakatau 2020 tahun ini, salah satu yang menjadi Fokus yaitu keselamatan bagi pengguna jalan Dimasa adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah terjadinnya penyebaran penularan Virus Covid-19, dengan cara bertindak penegakkan hukum disertai kegiataan Preemtif dan Preventif secara selektif prioritas, untuk mencapai tujuan tersebut Operasi ini dilaksanakan dengan tindkan kepolisian di bidang Lalu Lintas yaitu tindakam Represif 20%, tindakan Preemtif 40%, tindakan Preventif 40%, dengan tetap mengedepankan tindakan Humanis serta memperhatikan Protokol kesehatan, serta selama dalam melaksanakan yang tugas Harus dipedomani yaitu :
– Laksanakan tugas dengan ikhlas dan mengedepankan prinsip 3P (Proaktif, Partnership, Problem Solving) serta berdoa kepada Tuhan yang maha esa
– utamakan faktor keselamatan baik petugas maupun masyarakat
– Hindari tindakan kontra produktif yang merusak citra Polri
– Lakukan tugas Operasi dengan baik dan berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku. Polda Lampung akan memberikan reward (sanjungan) kepada pengendara yang tertib berlalulintas dan protokol kesehatan, dengan memberikan kartu nama personel dilapangan.

Karo OPS dan Dir Lantas Cek Pospam Bakauheni

LAMPUNG, mediarepublika.com – Dalam rangka libur nasional dan cuti bersama tanggal 28 – 31 Oktober, Karoops Polda Lampung Kombes Wahyu Bintono bersama Dirlantas Polda Lampung Kombes Donny Sabardi Halomoan Damanik bersama jajaran melakukan pengecekan Pos Pam di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan dan survei jalur tol kesiapan hari Libur Panjang nasional dari mulai perbatasan Jembatan Sungai Sodong kilometer 253 A dan B
Sumatera Selatan hingga ke pintu masuk tol pelabuhan Bakauheni, pada Sabtu (24/10/2020) pagi hingga menjelang malam.

Beberapa pantauan awak media disepanjang jalan tol dari Km 253 jembatan Sungai Sodong Sumatera Selatan sampai Pelabuhan Bakauheni, dari 17 rest area yang ada hanya 9 rest area yang dibuka yakni 215B, 234A , 87A, 87 B, 116 A, 116 B, 163 A, 172 B dan Km 20 B sebagai tempat penjualan tiket kapal, dan tempat waktu menunggu J-2 sebelum masuk pelabuhan.

Menurut Karoops Polda Lampung bersama Dirlantas Polda Lampung, kegiatan survei jalur tol dan jalan arteri Lintas Timur, Tulangbawang , Mesuji untuk kesiapan hari Libur Panjang nasional serta meninjau pos terpadu di seaport interdiction. Juga dilakukan mengecekan cctv pada panel data yang berada di Pos Pam.

Survei yang lakukan diruas jalan tol km 240 A sd 250 A jalan tol bergelombang, dan sebagian sudah di perbaiki terlihat dari aspal yang masih baru pada penambalan jalan yang berlubang. Kondisi jalan setelah pintu keluar lambu kibang menuju jalan arteri lintas timur Tulangbawang rusak begelombang dan berlubang ,sepanjang 3 Km. Terlihat pada rest area km 215 B Tulangbawang Barat paling ramai dan belum menerapkan protokol kesehatan dengan pengunjung banyak yang belum mengenakan masker dan menjaga jarak. Dihimbau pada pengelola rest area wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19 melalui poster, banner dan load speker. Adapun Pos terpadu Bakauheni terdapat CCTV milik Polri; Hutama Karya; dan ASDP semua berfungsi dengan baik.

Salah seorang pengemudi truk asal Padang Sumatera Barat saat diwawancara awak.media mengungkapkan agar pengelola tol membuka semua rest area untuk kenyamanan dan keamanan beristirahat bagi pengguna tol.

“Banyak rest area yang tutup di Km 20 A : Km 33 A ; Km50 A Km 68 A ; dan Km 208 A : serta Km 33 B ; Km 50 B ; dan Km 68 B. Kami akhirnya istirahat dipinggir jalan karena terlalu ngantuk kalau harus sampai direst area yang yang buka dengan jarak masih jauh. Padahal kami sudah bayar mahal untuk masuk tol ini harusnya pengelola juga melengkapi falisitasnya sebagai penunjang keselamatan kami dalam perjalanan, ungkap Helmi.

Adapun rest area Km 33 B akan di buka pada 26 Oktober dalam rangka mengantisipasi Km 20 B penjualan tiket penyeberangan, dan menunggu waktu masuk pelabuhan minimal 2 jam sebelum waktu Penyeberangan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan yang akan mengakibatkan kemacetan.(Red)

Ketua Komisi V Secepatnya Akan Panggil Kadiskes Provinsi Lampung

Lampung,-mediarepublika.com
Pasca dilakukan nya pemeriksaan tes swab kepada keluarga pasien yang meninggal dengan terkonfirmasi positif covid-19, belum menemui titik terang. Jum’at (23/10)

TI inisial salah satu anggota keluarga yang terkonfirmasi positif covid-19, menjelaskan hingga hari ini kami belum menerima hasil tes swab yang sudah lebih dari satu minggu dilakukan.

“Saat ini saya belum terinformasi hasil tes swab yang dilakukan, Saya juga bingung kenapa terlalu lama hasilnya keluar,” ujarnya

Dikonfirmasi secara terpisah, Ketua komisi V DPRD Provinsi Lampung M. Yanuar Irawan SE., M.M menjelaskan bahwa hasil swab biasanya paling lambat 3 hari, tapi kalo lebih dari satu minggu pihaknya akan  panggil dan mintai keterangan.

“Hasil swab bisa diterima 6 jam setelah sempel di proses oleh lab, dan kalau data nya banyak, paling lambat 3 hari harusnya sudah selesai,” ujarnya

Yanuar mengatakan, komisi V yang membidangi sektor kesehatan akan meminta keterangan terhadap kadinkes Provinsi Lampung terkait belum diterima nya hasil swab yang sudah lebih dari sepekan. (Tim)

Kodim 0410/KB Terus Melakukan Patroli Patuh Protokol Kesehatan

Bandar Lampung,mediarepublika.com
Pada masa adaptasi kebiasaan baru, Kodim 0410/KBL Bersama Gugus Tugas Covid-19 terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan patroli siang dalam penegakan disiplin protokol kesehatan.

Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandar Lampung dalam mengawali pelaksanaan kegiatan Patroli melakukan pengecekan kepada personel dan juga perlengkapan yang akan dipergunakan pada pelaksanaan tugas bertempat di Kantor BPBD Jl. Kapten Piere Tendean No.2 Durian Payung Kec.Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung, Jum’at (23/10/2020).

Pada kesempatan tersebut Danramil 410-06/Kedaton Mayor Inf Anang Nugroho mengatakan” Terkait penegakan disiplin kepada mereka yang melanggar untuk diberikan tindakan seperti bernyayi dan setelah itu diberikan masker, Untuk tim pasar masuk ke dalam untuk bagikan masker, tapi sebelum memberikan masker berikan mereka teguran/tindakan karena disinyalir masih banyak yang di pasar yang sudah tidak menggunakan masker terutama penjual,”

“Kalau ada pesta yang menggunakan hiburan organ tunggal sampaikan untuk tidak menggunakan hiburan yang dapat menyebabkan berkerumunnya orang-orang untuk ikut terlibat dalam acara hiburan tersebut,berikan pengertian terkait dengan masih tingginya angka penyebaran virus corona di Bandar Lampung kepada Warga.” pesan Mayor Anang Nugroho.(Red)

Gubernur Arinal Pimpin Focus Group Discussion (FGD) Program Smart Village

mediarepublika.com

Bandar Lampung —- Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, memimpin Focus Group Discussion (FGD) Program Smart Village, bertempat di Hotel Swissbell Bandar Lampung, Jum’at (23/10).

Focus Group Discussion ini dihadiri oleh Kepala OJK, PT. Bank Lampung, PT. Pos Indonesia, Kepala Dinas PMD dan Kominfo 15 Kabupaten/Kota, Pengelola BUMDes, dan Tim TPAKD.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa & Transmigrasi, Dr. Zaidirina, S.E., M.Si, mengungkapkan bahwa Program Smart Village merupakan salah satu perwujudan dari Program Lampung Berjaya dengan sasaran di 30 desa pada Tahun 2020 dan diharapkan dapat mencakup sebanyak 100 desa di Tahun 2021.

Adapun desa yang menjadi pilot project Program Smart Village pada tahun 2020 adalah desa Hanura di Kabupaten Pesawaran, desa Podomoro di Kabupaten Pringsewu, desa Sribawono di Kabupaten Lampung Timur dan desa Cinta Mulya.

Tujuan diselenggarakannya FGD Program Smart Village adalah sebagai
bagian dari upaya mewujudkan Good Governance dan pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan menuju Desa Lampung Berjaya, Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Sementara dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Gubernur berpesan agar semua peserta dapat berperan serta aktif dan memberikan masukan dan sumbangsih dalam kegiatan FGD Program Smart Village ini, melibatkan peran aktif masyarakat dan semua pihak untuk mendukung program Smart Village sehingga akan mampu menjadikan desa-desa di Provinsi Lampung menjadi desa yang maju, mandiri dan sejahtera.

Gubernur sangat serius dan menaruh perhatian penuh dalam membangun dan memperkuat pembangunan perekonomian di pedesaan. Dengan desa yang berperan sebagai penopang dalam pemenuhan pertanian dan perkebunan, nantinya juga dapat menopang pembangunan di wilayah Perkotaan yang berdampak ke Kabupaten.

“Kita ingin mengembangkan dan membangun desa, namun harus didukung oleh seluruh masyarakat desa sebagai pelaku utama dan didukung oleh semua pihak yang terkait,” ungkap Fahrizal.

Dengan adanya Program Smart Village, maka pelayanan Pemerintah kepada masyarakat akan lebih cepat, Pemerintah ingin melakukan monitoring dan evaluasi akan lebih cepat. Untuk itu, infrastruktur menjadi sebuah keharusan dan menjadi prioritas utama sebagai pendukung Program Smart Village.

Diharapkan melalui FGD, Program Smart Village ini dapat mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung. Banyak hal yang dapat dikembangkan dengan adanya Program Smart Village, karena dengan cepat dan mudah semuanya dapat diakses menggunakan teknologi.

Nantinya, tidak ada lagi desa yang tidak terhubung dengan teknologi digital. Masyarakat akan memiliki akses untuk melakukan transaksi, baik perbankan, perdagangan, perekonomian dan fasilitas lain yang berkaitan dengan digitalisasi teknologi, sehingga diharapkan tidak ada batasan masyarakat untuk mendapatkan kemudahan dan informasi.(Red)

Kodim 0410/KBL Dan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Melaksanakan Protokol Kesehatan

Bandar Lampung,mediarepublika.com
Pada upaya pencegahan dan penyebaran virus covid-19 di wilayah Kota Bandar Lampung, Kodim 0410/KBL beserta Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung melaksanakan penegakan disiplin Protokol kesehatan dipusat perbelanjaan modern.

“Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Mall Ramayana Ciplaz Jalan ZA. Pagar Alam Rajabasa Kota Bandar Lampung.” Jum’at (23/10/2020)

Peltu Joko Pandoyo mengatakan “Petugas gabungan Covid-19 melakukan pengecekan kepada setiap orang yang akan Belanja atau berkunjung memasuki Mall Ramayana Ciplaz dengan pengukuran suhu tubuh dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta memberikan sarung tangan plastik.”

“Bagi pengunjung atau pembeli yang tidak memakai masker, dilarang untuk memasuki Mall Ramayana Ciplaz dan juga para petugas gabungan menghimbau agar tetap menjaga jarak dengan orang lain”. Lanjut joko

“Jika ditemukan orang dengan gejala demam atau batuk-batuk maka di laksanakan protokol penanganan Covid-19 oleh tim, selanjutnya di bawa ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat.” Tegasnya

Gubernur Lampung Pimpin Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020

Bandar Lampung, wartasindo.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, pimpin Rapat Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020 di Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Provinsi Lampung, (22/10).

Turut serta dalam rapat ini Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Ketua KPU Provinsi Lampung, dan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung.

Pilkada adalah proses demokrasi yg sangat strategis bahkan ekstra strategis karena kali ini diselenggarakan di tengah pandemi. Gubernur mengingatkan, jangan sampai unsur penyelenggara lalai dalam mematuhi protokol kesehatan di tengah pilkada nanti.

Gubernur meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, paslon, panitia dan para ketua partai untuk dapat mengindahkan protokol kesehatan agar tidak terjadi cluster baru.

“Provinsi kita pernah menjadi yang terbaik dalam penanganan Covid, jadi jangan sampai nanti ketika pilkada berjalan dapat mencoreng citra Provinsi Lampung dalam penanganan Covid. Saya harap KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota pun ikut berkontribusi dalam menyambut pilkada di tengah pandemi ini. Saya minta juga jangan hanya Kabupaten/Kota saja, Provinsi pun harus ikut ambil andil dalam menyukseskan pilkada ini,” pesan Gubernur.

Gubernur Arinal menginginkan seluruh unsur secara bersama-sama dapat menjalankan tugas dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menyukseskan jalannya pilkada.

Seluruh Paslon harus mematuhi Pakta Integritas dan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 khususnya komitmen untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaan kampanye.

Situasi Covid per 21 Oktober, bahwa Kota Bandar Lampung berada di zona merah. Gubernur mengingatkan Bawaslu Kota Bandar Lampung untuk siaga dan mewaspadai potensi peningkatan kasus dalam aktivitas rangkaian pilkada khususnya dalam kegiatan kampanye.

“Saya merekomendasikan kepada Kota Bandar Lampung untuk meningkatkan sistem kesehatan dalam rangka antisipasi kenaikan kasus yaitu dengan menambah ruang perawatan dan sarana alat kesehatan untuk kasus positif Covid-19 dengan gejala berat/kritis, menyiapkan sarana standar isolasi mandiri, pendisiplinan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kegiatan, menyiapkan SDM termasuk merekrut relawan untuk membantu tracing dan penyelidikan epidemiologi termasuk tenaga surveilans dari RS dan pengetatan di pintu masuk,” pungkas Gubernur.(Red)

Istri Dandenpom II/3 Resmi Mendirikan Cabang KLINIK kecantikan

Bandarlampung, – dr. Fransisca Dian istri dari Dandenpom II/3 Lampung,Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma, resmi mendirikan Cabang Klinik Kecantikan dr. Dian aesthetic dan Anti Aging, di Jalan Diponegoro no. 39C, Telukbetung, Bandarlampung. Kamis (22/10)

Kesibukannya Menjadi Istri Tentara yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra tidak membuatnya berhenti berinovasi dalam dunia kecantikan yang selama ini digelutinya.

Klinik tersebut merupakan Cabang Kedua setelah Klinik pertamanya yang berada di Malang, Jawa Timur pada tahun 2019 lalu. Kehadiran klinik ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyatakat Lampung.

dr Fransisca Dian mengatakan Cabang Kliniknya ini merupakan impian dan keinginannya sejak lama, namun karena terkendala pandemi covid-19 akhirnya Grand Opening ini sempat tertunda.
” Rencana bulan maret, tapi kemudian terkendala Covid-19. Akhirnya baru berjalan di bulan Juni 2020 lalu” tandasnya pada awak media

Ia juga mengungkapkan bahwa ia sangat berharap agar klinik ini dapat menjadi klinik yang menyediakan pelayanan lengkap dan maksimal agar masyarakat yang ingin melakukan perawatan tidak harus jauh-jauh lagi keluar provinsi.
“Kami memang mengkonsep klinik ini agar semua treatment tersedia, mulai dari mengatasi penuaan dini, Filler, slimming dan lain sebagainya, tentunya dengan pelayanan yang baik dan kompeten” paparnya.

selain menawarkan beragam perawatan untuk wajah dan tubuh, klinik kecantikan ini juga menawarkan promo menarik selama masa grand opening yang berlaku mulai tanggal 22 sampai dengan 24 Oktober 2020.
“Jadi konsumen bisa daftar dulu hari ini dan mulai melakukan treatment mulai hari Jumat (23/10),” Sambungnya.(Red)

Penutupan TMMD Oleh Danrem 043/Gatam Didampingi Dandim 0410/KBL

Bandar Lampung,mediarepublika.com
Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Romas Herlandes mendampingi Danrem 043/Gatam dalam pelaksanaan penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-109 Tahun 2020 di Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumiwaras, Bandar Lampung. Rabu (21/10/20).

“Pada acara tersebut Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Agus suhardi memberikan amat dan di bacakan oleh Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S.M.I, Kom., saat penutupan TMMD mengatakan bersyukur kegiatan ini dapat dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19 dan juga berjalan dengan baik.

‘kita patut bersyukur di tengah pandemi covid-19, kegiatan TMMD ke-109 yang dilaksanakan secara serentak di lima wilayah Sumbagsel, yakni di Kabupaten Lebong, Kerinci, Oku selatan, Empat lawang dan Kota Bandar Lampung dapat diselesaikan dengan baik. Keberhasilan ini tentunya tidak terlepas adanya kerja sama dari pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota, kementerian terkait dan partisipasi segenap komponen masyarakat”. Ujar Toto Jumariono, S.S.M.I, Kom.

Selaku penanggung jawab keberhasilan operasional TMMD, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan program TMMD ke-109 ini, semoga apa yang telah dilakukan bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya di sekitar wilayah pelaksanaan TMMD dan semoga tercatat sebagai amal saleh di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, sampai saat ini pandemi covid-19 di wilayah Sumbagsel belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Untuk itu, saya berharap kepada aparat pemda, prajurit TNI dan Polri agar tidak pernah bosan untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat lebih peduli untuk mematuhi protokol kesehatan, sehingga dapat memutus rantai penyebaran covid-19”. Tutup Beliau.(Red)