Pengamen Jalanan Yang Berjuang Untuk Memenuhi Kebutuhannya

Bandar Lampung — Hidup itu memang tidak mudah karena kita harus berjuang dengan susah payah untuk menafkahi keluarga kita seperti pengamen asal Bandar Lampung ini. Pengamen ini bernama Ricky Afrizal umur 41 tahun biasa dipanggil Ijal memiliki 3 orang anak dimana anak pertama SMA Yang Kedua SMP Yang ketiga Masih berumur 3 tahun.(14/02)

Bang Ijal ini sudah mengamen selama 2 tahun dan dia menjadi pengamen karena demi perut dan anak-anaknya bias bertahan hidup maka bang Ijal harus turun kejalan untuk mengamen.

“Ngamen itu enak gak enak sih untuk dilakuin, kalau dibilang malu sih malu Cuma mau gimana lagi saya punya anak yang masih kecil jadi apapun harus dilakuin” ungkap Bang Ijal.

Setiap hari bang Ijal melakukan aktivitas mengamennya itu 1 hari 2 kali, dimana pagi sampai siang dan sore sampai dengan cukup.

Bang Ijal juga bercerita kalau pertama kali ia ngamen ia merasa canggung tetapi ia kembali mengingat anaknya tanpa fikir panjang bang Ijal pun pergi mengamen. Disini bang ijal juga suka merekam dirinya sendiri ketika ia bernyanyi  dan meng-upload nya di youtube dengan nama chenel youtubnya Ijal Kite.

Bang Ijal juga berpesan “Buat temen yang senasip jangan pernah merasa menyerah berjuang aja jangan takut elang aja bias mencari makan sendiri untuk menghidupi keuarganya, masa kita sebagai manusia gak bias berusaha dan masa menyerah begitu aja” Ujar Bang Ijal. (Red)

Giat “Pemuda Peduli” KNPI Bagikan Beras Serta Ajak Masyarakat Bergotong Royong

Bandarlampung, mediarepublika.com —- Ajak masyarakat Hidup Bersih dan Sehat, DPD KNPI bersama PK KNPI Kedamaian bergotong-royong bersihkan lingkungan. Selain itu KNPI juga berbagi beras kepada masyarakat terdampak ditengah pandemi covid-19 ini.

Bung Iqbal Ardiansyah, Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung itu berharap dengan terus dilakukannya giat “Pemuda Peduli” ini. Masyarakat dapat memahami betapa pentingnya hidup rukun guyup dan peduli antar sesama.

“Banyak hal yang dapat kita lakukan, agar dapat menciptakan kehidupan sosial yang baik. Dengan bergotong royong, saling bahu membahu antar sesama, ciptakan lingkungan yang bersih, tentu akan menciptakan suasana yang nyaman, kondusif di masyarakat,” kata Bung Iqbal saat bakti sosial di wilayah kedamaian. Jum’at(12/02)

Selain itu, Lanjutnya. DPD KNPI Kota Bandarlampung juga akan terus menerus melakukan giat melalui program “Pemuda Peduli” yang akan dilaksanakan disetiap Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kota Bandarlampung.

“PK KNPI Kedamaian adalah titik ke 3, setelah sebelumnya kita sudah bergerak di Kecamatan Kemiling dan Enggal. Insyallah berikutnya kita akan kunjungi kecamatan lainnya, menunggu Koordinasi dari pengurus PK KNPI disetiap kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Reza Fadillah, Ketua PK KNPI Kedamaian itu mengucapkan terimakasih atas support dan dukungan moril maupun materil dari Bung Iqbal selaku ketua serta jajaran pengurus DPD KNPI Kota Bandarlampung sehingganya giat “Pemuda Peduli” di PK KNPI Kedamaian dapat berlangsung.

“Alhamdulillah giat hari ini berjalan lancar, bersih-bersih lingkungan dan berbagi beras kepada masyarakat sekitar, yang terdampak Covid-19. Terimakasih Bung Iqbal dan jajaran DPD KNPI Kota Bandarlampung atas dukungan nya, semoga membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” kata Reza Ketua PK KNPI Kedamaian itu.

Diketahui dan diberitakan sebelumnya, selama masa Pandemi Covid-19 ini, DPD KNPI Kota Bandarlampung telah bersama-sama bergerak dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 dan juga membantu masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, melalui beberapa program diantaranya yakni : membagikan, 5000 Masker, 5000 Hand sanitizer, 15 ton beras, 20 Wastafel disetiap titik keramaian, dan lainnya selama masa Pandemi ini.

Antisipasi Kelancaran Sistem Tranportasi Darat, Dirlantas Polda Lampung dan Satlantas Polres Adakan Zoom Meeting Bersama Keemntrian Perhubungan

BANDARLAMPUNG, Antisipasi kelancaran sistem transportasi darat, Direktorat Lalulintas Polda Lampung, Satlantas Polres/Polresta dan Stakeholders bakal melakukan langkah cepat untuk mengatasi dampak akibat bencana, Kamis (11/02/2021).

Direktur Lalulintas Polda Lampung, Kombes Pol. Donni Sabardi Halomoan Damanik menerangkan, ada beberapa kesimpulan dari hasil Zoom Meeting oleh Dirjen Hubdar Kementrian Perhubungan.

Adapun kesimpulan yang disampaikan antara lain , berdasarkan perkiraan cuaca dari BMKG, terjadi hujan lebat terhitung tanggal 11-16 Februari 2021 di beberapa wilayah Provinsi di Indonesia termasuk Lampung. Dampak dari cuaca ekstrim tersebut yaitu, banjir dan tanah longsor. Dampaknya, saran jalan terputus. Baik jalan tol maupun jalan arteri (Nasional maupun Provinsi). Untuk itu, diharapkan adanya konsolidasi dari stakeholder untuk melakukan langkah cepat untuk mengatasi dampak akibat bencana tersebut.

” Dit Lantas Polda Lampung berinisiatif melaksanakan rapat terbatas bersama Kadishub Provinsi Lampung, Ka BPTD Wilayah VI Bengkulu-Lampung, Ka BPJN Lampung, BPJT PT.Hutama Karya, untuk menyamakan persepsi dalam mengantisipasi langkah cepat bila terjadi bencana berupa banjir, tanah longsor yang berdampak terhadap pergerakan arus lalulintas diwilayah Provinsi Lampung,”kata Donni Sabardi Halomoan Damanik.

Hasil dari rapat terbatas tersebut adalah, lanjut Donni, turun bersama untuk survey lokasi rawan bencana banjir, tanah longsor, jalan rusak akibat cuaca ekstrim dan hasil dari turun bersama menginventarisasi lokasi rawan tersebut guna merumuskan cara bertindak taktis di lapangan untuk segera di atasi secara terpadu oleh para stakeholder. Dalam mengantisipasi kerawanan banjir, di jalan Tol, diminta kepada BPJT PT.Hutama Karya dapat melakukan apel bersama, pada Jumat 12 Februari 2021, pukul 09.00 WIB. Sedangkan untuk mengantisipasi kerwanan banjir, tanah longsor dijalan arteri (Nasional, Provinsi, Kab) diminta Kadishub Kabupaten, Dinas PU, Kasat Lantas serta unsur terkait lainnya melaksanakan apel bersama. Untuk waktu dan tempat disesuaikan masing-masing wilayah.

Selanjutnya, dalam.mengantisipasi Libur Panjang, Hari Raya Imlek, pada 11-14 Februari 2021, diminta stake holder terkait untuk turun bersama mengantisipasi pergerakan arus lalulintas kendaraan pribadi, umum dan angkutan barang agar terjaga kamselticarlantasnya. Diharapkan 10 hari kedepan semua stakeholder (Dishub, BPTD, Dinas PU, BPJT PT.HK) turun bersama di lapangam guna mengantispasi segala kemungkinan yang terjadi.

g. Sepakat membentuk WhatsAp Group untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dalam mengantispasi dampak dari Bencana yang terjadi.

” Himbauan kepada Pengguna jalan di wilayah Provinsi Lampung untuk lebih berhati-hati, waspada dan tidak lengah,” ujarnya.

Bagi yang menggunakan fasilitas jalan Tol, tambahnya, gunakan Jalan Tol Bebas Hambatan. Namun, diingatkan dalam melaju patuhi peraturan batas kecepatan. Maksimum 100 KM/jam. Kecepatan rata-rata yang diperuntukkan dan aman adalah 80 km/jam. Sebab, Jalan Tol Bebas Hambatan pada kenyataamnya masih ditemukan jalan rusak yang dapat membahayakan bagi keselamatan diri pengguna jalan maupun keselamatan pengguna jalan lainnya. Rest Area pada Jalan Tol Bebas Hambatan masih belum berfungsi semuanya dari 17 Rest Area yang ada. Lampu penerangan di jalan Tol masih sangat terbatas sehingga sangat mempengaruhi kendaraan yang melintas dalam melampui batas kecepatan untuk melihat kendaraan yang ada di depannya terlebih kendaraan tersebut tidak memiliki lampu penerang pada kendaraannya. Apabila mengantuk, lelah, beristirahat di Rest Area yang disediakan.

“Untuk informasi jalan Arteri, masih adanya perbaikan jalan diruas-ruas jalan tertentu (dalam kota maupun luar kota). Masih adanya jalan rusak (Dinas PU Provinsi, Kabupaten). Rambu-rambu terbatas ( Penanggung jawab Dishub Provinsi dan Kabupaten). Pengguna jalan yang belum menyadari akan arti Kamseltibcarlantas bagi dirinya dan pengguna jalan lainnya,”imbuhnya.

DANREM 043/GATAM MENGIKUTI VICON YANG DIPIMPIN ITJENAD

Bandar Lampung Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono, S.S, M.I.Kom di dampingi para Kasi Kasrem 043/Gatam dan para perwira staf mengikuti Vidio Converence yang dipimpin oleh Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) Letjen TNI Benny Susianto, S.I.P. di aula A.Yani Korem 043/Gatam, selasa (9/2/2021).

Pengawasan post audit Itjenad memiliki arti penting dan nilai manfaat yang besar dalam upaya meningkatkan kinerja organisasi, kegiatan pengawasan merupakan aplikasi dari salah satu fungsi manajemen, yaitu fungsi kontrol dan sebagai alat kendali bagi penyelenggaraan serta mekanisme kerja organisasi.

Tim pengawasan post audit memiliki otoritas untuk melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program kerja dan anggaran TA 2020.

Gubernur Arinal Djunaidi Menerima Penghargaan Sebagai Inisiator Program Kartu Petani Berjaya Dari PWI Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri kegiatan puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan HUT Ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aula Balai Wartawan, Kantor PWI Provinsi Lampung, Selasa (09/02).

Kegiatan yang digelar oleh PWI Provinsi Lampung tersebut juga terhubung secara daring dengan Peringatan HPN PWI Pusat di Jakarta yang juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Merdeka.

Selain itu, kegiatan yang mengusung tema “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi” ini juga diikuti secara virtual oleh ribuan wartawan anggota PWI dari seluruh Indonesia serta anggota organisasi konstituen Dewan Pers.

Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak pada semua sektor, termasuk industri media. Untuk itu Pemerintah Pusat telah membuat beberapa kebijakan terkait pajak dan keringanan biaya operasional seperti listrik dan lain sebagainya. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah menjadwalkan vaksinasi tahap pertama pada bulan Februari hingga Maret sebanyak 5000 vaksin untuk insan pers.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi menerima Penghargaan Khusus dari PWI Provinsi Lampung sebagai Tokoh Inisiator Program Kartu Petani Berjaya. Selain Gubernur, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Kusnardi, Rektor UBL M. Yusuf Sulfarano Barusman, dan Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan A Rozak juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Penggerak Kartu Petani Berjaya.

Menurut Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian, Penghargaan tersebut diberikan kepada Tokoh-Tokoh di Provinsi Lampung yang berjasa terhadap pembangunan. PWI Lampung juga memberikan Penghargaan Sofian Akhmas dan Anugerah Tjindarbumi kepada beberapa tokoh lainnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap agar Insan Pers dapat meningkatkan perannya dalam memberikan informasi yang positif kepada masyarakat.

“Bertepatan dengan Peringatan HPN, saya berharap PWI dapat menjadikan ini sebagai momentum dalam mengevaluasi dan menyusun program kerja guna menyukseskan program kerja nasional dan daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Arinal juga menerima potongan tumpeng pertama dari Ketua PWI Lampung sebagai bentuk rasa syukur atas HUT PWI yang ke-75.(Red)

Korem 043/Gatam Laksanakan Latihan Perorangan (Latosar) TW I tahun 2021

Bandar Lampung 08/02/2021, —- Bertempat di Lapangan apel Makorem 043/Gatam Jalan Tengku Umar No 85 Kelurahan Penengahan Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung, Prajurit Makorem 043/Gatam mengikuti kegiatan Latihan Dasar Perorangan Triwulan I tahun 2021.

Kegiatan Latihan Dasar Perorangan ini dilaksanakan dengan tujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan Prajurit tingkat Perorangan agar mampu menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh diwilayah yang menjadi tanggung jawabnya dengan perpedoman BPUP 2 s.d BPUP 7 (Buku Pedoman Umum Pelaksana) Pangkat Prajurit Dua hingga Pangkat Pembantu Letnan Satu.

Dengan materi diantaranya Pengetahuan Teritorial, sikap Ter, Kemampuan Komsos, Temu cepat lapor Cepat, Puldata, Pengawasan Pembuatan Produk Sisrendal Binter, Mengawasi pembuatan rencana Penyuluhan serta melaksanakan Pengawasan pembuatan rencana Karya Bhakti.

Koordinator kegiatan Latihan Kapten CBA Mohali dan Pemateri Lettu CHB Sudarman, Letda Inf Eka Suhendri, Letda Inf Sudarto, Letda Inf Atang Sutisna dan Pengawas Latihan Mayor Inf Solikhul Ma’ruf Perwira Seksi Latihan staf Operasi Kasrem 043/ Gatam.

Mencerdaskan Anak Bangsa, Kompi 2 Batalyon A Pelopor Kembali Gencarkan Program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia)

BrimobLampung, mediarepublika.com – Personel Kompi 2 Batalyon A Pelopor dibawah Pimpinan Danki 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat berupaya Mencerdaskan anak bangsa melalui program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia) yang kembali dilaksanakan di Mako Kompi 2 Batalyon A Pelopor SatBrimob Polda Lampung. Rabu (03/02/2021)

Sesuai Arahan Komandan Satuan Brimob Polda Lampung KombesPol R. Kasero Manggolo, S.H.,S.Sos.,M.H.,M.Si yang menyampaikan “Kita sebagai Anggota Polri Khususnya personel sat Brimob Polda Lampung harus berperan aktif dalam mendukung pemerintah untuk tetap menjalankan program pendidikan ditengah pandemi virus covid-19, salah satunya dengan mengadakan kembali program BRAIN (Brimob Ramah Anak Indonesia).”

Sementara itu Komandan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Iptu Bakhtiar Murat mengatakan “Kami memfasilitasi sarana ruang belajar, menyediakan internet gratis dan proses belajar sesuai dengan protokoler kesehatan yang merupakan program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN), selain itu kami juga mendampingi anak – anak dalam proses belajar Online / Daring.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian Polri serta bentuk Bakti Brimob Polda Lampung, Dalam kegiatan ini dimana kami bersentuhan langsung dengan masyarakat khususnya anak-anak kurang mampu dalam rangka membantu menyelenggarakan proses belajar secara online dengan menyediakan ruang belajar dan Internet gratis, Semoga kegiatan BRAIN ini dapat membantu anak-anak dalam proses belajar di masa Pandemi Covid-19 ini khususnya anak-anak kurang mampu.” Ujar Danki 2A Pelopor.(Red)

Rakor Perkebunan se-Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Minta Jajarannya Satukan Persepsi dan Langkah untuk Tingkatkan Kinerja yang Inovatif

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta jajarannya menyatukan persepsi dan langkah guna meningkatkan kinerja sektor perkebunan yang inovatif sehingga mampu menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam acara Rapat Koordinasi Lingkup Perkebunan se-Provinsi Lampung, di Taman PKK Agropark, Lampung Selatan, Selasa (2/2/2021).

Seperti diketahui, pembangunan perkebunan yang dilaksanakan di Provinsi Lampung telah menunjukkan hasil yang cukup berarti dalam pembangunan ekonomi nasional.

Gubernur Arinal menilai peran Provinsi Lampung tersebut cukup besar terhadap pendapatan produk domestik regional bruto (PDRB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, dan perolehan devisa negara.

Hal itu dicapai melalui kegiatan ekspor hasil perkebunan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan nasional.

“Oleh karena itu, melihat peran dan kontribusinya, maka strategi pembangunan sub sektor perkebunan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional,” ujar Gubernur Arinal.

Menurut Gubernur, pada tahun 2020, kinerja perkebunan Provinsi Lampung terutama untuk komoditas kopi, lada dan tebu cukup membanggakan dengan mampu menempati peringkat dua Nasional dalam hal pencapaian produksi, adapun produksi total meningkat sebesar 126,51%.

“Ini cukup membanggakan dan ini harus terus dipertahankan,” jelas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal mengakui akibat dampak pandemi covid-19 berpengaruh pada penganggaran program dan kegiatan pembangunan, termasuk pembangunan perkebunan. Untuk kegiatan yang bersumber dari pendanaan APBN dari semula Rp24 miliar turun menjadi Rp 11 miliar, Sedangkan yang bersumber dari APBD Belanja Langsung yang semula Rp10 miliar turun menjadi Rp6 miliar.

“Penurunan anggaran tersebut berbanding terbalik jika dibandingkan dengan kinerja produksi perkebunan rakyat tahun 2020. Angka sementara tahun 2020 menunjukkan kenaikan kinerja produksi perkebunan rakyat sebesar 126,51% dari tahun 2019,” jelasnya.

Guna meningkatkan sektor perkebunan, Gubernur Arinal menuturkan bahwa dirinya telah menetapkan beberapa Program Utama Pembangunan Sub Sektor Perkebunan dengan sasaran peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui Program Kartu Petani Berjaya (KPB); Revitalisasi Lada; dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Perkebunan Unggulan lainnya.(Red)

KSOP Sambut Kunker Danbrigif 4 Mar/BS

Bandar Lampung, mediarepublika.com – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Mar/BS Kolonel  Marinir Nawawi, melaksanakan kunjungan ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, Jl. Yos Sudarso, Panjang Utara, Kec. Panjang, Kota Bandar Lampung.

Danbrigif di dampingi oleh Wadan Brigif 4 Mar/Bs Letkol Mar Abidin, Paspers Brigif 4 Mar/Bs Letkol Mar Munsif abror, Ka Akun Brigif 4 Mar/Bs Letkol Laut (S) Heru Suncoko dan di terima langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Yefri Meidison.

Dalam kesempatan ini Danbrigif mengatakan kujungan ini dalam rangka silahturohmi antara Brigif 4 Mar/BS dengan jajaran KSOP Panjang.

“Hubungan yang terjalin ini merupakan bukti nyata sinergitas Brigif 4 Mar/BS dengan KSOP yang sudah seharusnya kita jaga dan tingakatkan,” ujar Kolonel Nawawi. Jumat 29 Januari 2021.

Kepala  Kantor KSOP Kelas I Panjang, Yefri Meidison yang di dampingi seluruh staff KSOP Panjang menyampaikan bahwa jajaran KSOP Panjang mengucapkan terima kasih atas kunjungan Danbrigif beserta jajaran ke kantor KSOP.

“Kami sangat bangga atas kedatangan Danbrigif beserta wadan dan perwira staffnya dan ini merupakan perwujudan kedekatan hubungan kami dengan jajaran Brigif 4 Mar/BS,” ujarnya.

Tindaklanjuti Arahan Menko Kemaritiman Dan Investasi, Pemprov Lampung Gelar Rapat Pembahasan Pembangunan Pertanian Dan Perkebunan Di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Pembahasan Pembangunan Pertanian dan Perkebunan di Provinsi Lampung, bertempat di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Kamis (28/01).

Turut hadir dalam rapat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Pertanian dan Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Arinal Djunaidi ini digelar sebagai tindak lanjut dari arahan Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut B. Pandjaitan, pada Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Provinsi Lampung pada 26 Januari yang lalu. Dalam rapat tersebut, Menko Kemaritiman dan Investasi meminta pengembangan pada sektor pertanian khususnya sektor hortikultura di Provinsi Lampung, mengidentifikasi calon lokasi pengembangan pertanian dan perkebunan pada wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, serta rencana pembangunan Pusat Kegiatan Olahraga (Sport Center).

Provinsi Lampung memiliki potensi sektor pertanian yang luar biasa, salah satunya adalah sektor hortikultura dan perkebunan, antara lain: bawang putih, merah, cabai, sayuran, pisang, alpokat, kopi, lada dll.

Salah satu model pengembangan agrobisnis hortikultura dapat dilakukan dengan pola menggerakkan dan mengembangkan jejaring usaha dan informasi antar pelaku agrobisnis hortikultura di sentra produksi dan sentra pemasaran atau konsumen. Prinsip pokoknya adalah melalui pengembangan wilayah dan pembinaannya dilakukan melalui pendekatan pengembangan suatu Kawasan Agrobisnis Hortikultura (KAHORTI).

Potensi pengembangan komoditas sektor pertanian khususnya hortikultura dan perkebunan akan fokus pada pengembangan wilayah dengan topografi berada pada ketinggian 800-1200 meter di atas permukaan laut, seperti di Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.

Perspektif model pengembangan agrobisnis sayuran di Kawasan, ke depan dapat dilakukan melalui pengintegrasian dengan Program Agropolitan dengan mendudukkan peran dan fungsi kelembagaan komunitas lokal – kelompok tani, kelembagaan ekonomi – pelaku agrobisnis, dan kelembagaan pemerintah melalui sistem koordinasi yang harmonis. Adanya kerjasama usaha antara pelaku agrobisnis diharapkan dapat meningkatkan saling ketergantungan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

Dalam rapat disimpulkan, di dalam penentuan potensi pengembangan kawasan pertanian di dataran tinggi, diperlukan kajian guna tersedianya data dan informasi sumber daya lahan, terutama data spasial yang menyajikan karakteristik tanah/lahan, potensi dan tingkat kesesuaian lahan, distribusi dan luasannya.

Dengan tersedianya sebaran potensi pengembangan kawasan secara agroekosistem yang sesuai dan layak untuk dikembangkan di daerah tersebut diharapkan akan memudahkan dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pemantauan kegiatan pertanian di daerah dataran tinggi.(Red)