Gubernur Arinal Djunaidi pimpin Rakor bersama Perbankan Bahas Optimalisasi sektor Pertanian melalui Kredit Usaha Rakyat

Bandar Lampung, — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menyampaikan arahan dan pengantar pada rapat koordinasi antara Pemprov Lampung dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) dan Bank Indonesia Perwakilan Lampung, di Rumah Makan Kayu, Bandarlampung, Rabu (22/09).

Rakor yang dipandu oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Budi Harto Setiawan, dikemas dalam format dialog interaktif antara pimpinan bank negara di Lampung dan kepala perangkat daerah Pemprov Lampung, mengemuka beberapa peluang usaha di aspek produksi dan pemasaran produk hasil pertanian Lampung.

Dalam arahannya Gubernur Lampung menekankan pentingnya sinergi antara perbankan dengan pemerintah dan pelaku ekonomi, khususnya yang bergerak di bidang pertanian.

Gubernur Arinal Djunaidi menguraikan, bahwa kurang lebih sekitar 70 persen penduduk Lampung, bekerja di lapangan usaha atau sektor pertanian.

Sektor pertanian ini merupakan sektor yang strategis dalam perekonomian Lampung. Terlebih beberapa komoditas pertanian seperti padi, ubi kayu, jagung, kopi, kakao dan beberapa komoditas lain punya keunggulan dan daya saing yang relatif baik.

“Oleh karena itu mari kita bersinergi antara sumber daya yang dimiliki pemerintah dengan kalangan perbankan, untuk lebih mendonasikan kebijakan yang bermuara pada kemudahan petani dan pelaku usaha bidang pertanian Lampung, yang pada gilirannya akan menggairahkan ekonomi daerah” ujar Gubernur Arinal.

Lebih jauh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengharapkan kalangan perbankan Lampung mencermati dan mendalami berbagai peluang usaha yang mempunyai keterkaitan kuat dengan kemajuan sektor pertanian di Lampung.

Sementara itu Pimpinan Wilayah Bank BRI Lampung, Harry Purnomo, mengapresiasi inovasi kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung dengan Program Kartu Petani Berjaya.

“KPB yang digagas dan dikembangkan Pak Gubernur Lampung punya nilai lebih pada aspek pengembangan ekosistem usaha tani dengan sentuhan digitalisasi dan akan berdampak positif dalam percepatan implementasi inklusi keuangan, khususnya di sektor usaha yang terkait dengan pertanian” ujar Pimwil BRI Lampung, Harry Purnomo.

Rakor dihadiri beberapa perwakilan dari perbankan diantaranya Branch Manager BNI, Herry Juhaeri, Area Head Bank Mandiri, Yunus, Pimwil BRI Lampung, Harry Purnomo, Dirut Bank Lampung, Presley didampingi direktur bisnis ahmad jahri, dan Branch Manager BTN,. Bryan Andria Wijaya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Siapkan Karya Anda di Studio DJ Sampai Populer!

Lampung, – Berkembangnya musik di Nusantara Republik Indonesia sampai saat ini tentunya banyak yang belum mengetahui awal mula populer beberapa artis atau musisi dikalangan Entertainment. Oleh sebab itu, Agus salah satu Pengelola studio DJ yang berasal dari Lampung pernah melatih beberapa artis populer yaitu, Cris Yanto, Padi, Citra, Iman J-Rock, Roy Bumerang serta yang lainnya menyampaikan beberapa hal terkait perjalanan studio tersebut.

Menurut Agus kepada media di halaman rumahnya, Studio DJ sudah berkembang sejak tahun 1996 yang dimiliki oleh Owner Wayan Ardana dan sempat fakum beberapa tahun.

“Awal mula nama DJ dibentuk berasal dari anak pertama Saudara Wayan yang berfilosofikan dari nama Bali, dan sempat Fakum sejak tahun 2006 sampai 2016,”ucapnya.

Dengan langkah dan konsep yang optimis untuk mengembangkan musik di kalangan masyarakat, Studio DJ kembali membuka dan merilis dengan tarif bervariasi.

Adapun tarif tersebut salah satunya, Rekaman Per-Sif Rp.600 ribu dengan durasi waktu 6 Jam, Mastering Mixing edit Rp.450 ribu.

“Tentunya ini akan menjadi semangat kami untuk mengembangkan dunia musik profesional untuk peminat. Dan jika berniat sampai maximal, kami siapkan paket lengkap dengan tarif 50 Juta Rupiah, karena selama ini untuk kursus per-sif itu jarang sampai tuntas,”tukas Agus.

Nah, jika peminat musik ingin melatih musik yang profesional, hubungi kontak person Studio DJ : 0898-4285-576.

(Ikbal)

Fraksi PDIP DPRD Lampung Protes Tak Kebagian Jatah Pimpinan Pansus

Bandar Lampung – Rapat paripurna pembentukan panitia khusus (Pansus) terhadap 8 (delapan) Raperda Prakarsa pemerintah Provinsi Lampung berlangsung alot. Pasalnya, dari tiga kelompok pansus yang telah dibentuk ternyata tidak ada satupun anggota Fraksi PDIP Lampung yang masuk unsur pimpinan.

Sekretaris Fraksi PDIP Lampung Yanuar Irawan, langsung interupsi dan protes atas putusan tersebut. Dia, meminta kebijakan kepada pimpinan dewan dan anggota paripurna agar ada anggota fraksi PDIP di salah satu pembentukan tiga pansus itu agar ada anggotanya yang masuk di unsur pimpinan.

“Ini juga jangan sampai ada persoalan di dalam internal kami. Sehingga kami minta agar salah satu anggota kami ada yang masuk di unsur sebagai ketua, wakil ketua atau sebagai sekretaris pansus,” kata Yanuar, Rabu (1/9/2021).

Menurut Yanuar, fraksi sebagai perpanjangan tangan partai memiliki pertanggungjawaban terhadap pimpinan partai. Ia juga mengaku bahwa di tiga Pansus tersebut ada fraksi yang rangkap dua.

“karena kami ada rapat mingguan di partai tentu kami memiliki tanggungjawab kepada pimpinan partai, kenapa kami tidak ada yang masuk dalam salah satu unsur pimpinan,” ungkap Dia.

Pimpinan dewan, Raden Muhammad Ismail mengatakan, keputusan tersebut tadi telah diserahkan pada masih-masing pansus untuk memilih siapa yang jadi pimpinan mereka. Pimpinan dewan pun kembali semua ketua fraksi untuk berembuk terkait permasalahan tersebut.

Sementara, Anggota Fraksi Gerindra, Ihwan Fadil, interupsi dan menerangkan bahwa kebiasaan penentuan unsur pimpinan selalu bergantian.

“Kalau pansus sebelumnya itu dijabat oleh PDIP, Gerindra dan Golkar, maka rolling kedua, Gerindra, Demokrat dan Golkar. Pansus ketiga, Demokrat, PKB, NasDem. Waktunya lagi waktu PDIP jadi ketua Golkar, dan Gerindra itulah kebiasaan yang biasa kita jalankan selama periode ini jalan,” ujar Ihwan.

Pendapat Ihwan Fadil pun langsung dibantah Yanuar, menurutnya jika merujuk aturan seperti yang disampaikan oleh Ihwan Fadil, maka penentuan unsur pimpinan Pansus Raperda ini dipastikan batal.

“Sekali lagi saya sampaikan saya bukan bicara regulasi, karena kalau bicara regulasi pimpinan pansus yang dibentuk hari ini batal artinya tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Padil tadi. Tapi kami minta dan mohon untuk anggota kami ditempatkan di pansus mana saja 1, 2 atau 3,” ungkap Dia.

Namun pada akhirnya pimpinan paripurna tetap menerapkan ketiga kelompok pansus pada awal dibentuk yakni tanpa ada perwakilan Frakis PDIP dalam unsur pimpinannya.

Ketiga kelompok pansus itu diantaranya, pertama pansus soal Raperda Pembentukan lima BUMD dengan ketua Ismet Roni (Golkar), Wakil Ketua Noverisman Subing (PKB), dan Sekretaris Midi Ismanto (Demokrat).

Kedua Pansus soal Raperda Askrida dan penyertaan modal dengan Ketua Ikhwan Fadil Ibrahim (Gerindra), Wakil Ketua Yozi Rizal (Demokrat), dan Sekretaris FX Siman (Golkar). (red)

DPRD Lampung Awasi Penyaluran Bansos

Lampung  – Pemerintah pusat maupun daerah melakukan penyaluran berbagai bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. Masyarakat diminta untuk berani melapor bila ada kecurangan atau bantuan yang tidak sesuai peruntukannya.

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay, mengatakan pihaknya juga melakukan monitoring dan pengawasan terhadap bantuan sosial (bansos) yang disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi covid-19. Ia mengatakan penerima bantuan sosial harus berdasarkan nama dan alamat yang jelas dan pasti (by name and by addres).

“Kami pastikan bahwa penerima bantuan sosial harus by name dan by addres sesuai dengan masyarakat yang membutuhkan. Kalau ada temuan atau tidak sesuai peruntukannya maka silakan lapor,” kata Mingrum usai rapat paripurna, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ia melanjutkan pendistribusian harus mengikuti aturan dan sesuai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ia juga mengingatkan jangan ada yang bermain dalam bantuan sosial tersebut, karena yang terpenting adalah masyarakat.

“Kemudian protokol kesehatan juga penting harus dipatuhi. Jangan sampai ada kerumunan yang bisa menyebabkan penularan covid-19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Aswarodi, mengatakan bantuan sosial ada yang dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Untuk melakukan pengecekan bantuan sosial tersebut bisa melakukan pengecekan di laman resmi Kementerian Sosial RI di http://cekbansos.kemensos.go.id.

Ia mengatakan untuk bantuan dari pusat meliputi Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk periode Mei -Juni 2021 yang didistribusikan pada Juli 2021 masing-masing Rp600 ribu melalui Kantor Pos. Kemudian ada program sembako senilai Rp.200 ribu/bulan yang disalurkan oleh Bank Himbara ditransfer langsung oleh rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM), lalu uang tersebut ditukar melalui e-waroeng dalam bentuk sembako pencairannya dan itu dirapel periode Juli, Agustus, dan September 2021. Selanjutnya paket sembako stimulus 10 kg beras. Bantuan ini diperuntukan untuk KPM BST, PKH, dan ada susulan lagi dari Kementerian Sosial.

Sementara dari program pemerintah daerah melalui APBD dan sudah diinstruksikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui surat dengan nomor: 500.0630/V.07/2021 kepada Bupati/Walikota se Lampung untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin terdampak PPKM.

“Saat menyerahkan bantuan kepada masyarakat harus disertai sosialisasi regulasi pemerintah protokol kesehatan covid-19,” katanya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui TP PKK Provinsi Lampung dan sebagainya sudah dari dulu mencanangkan Program SIGER yang sumber anggarannya dari APBD Lampung. Ia mengatakan provinsi memiliki tugas untuk menyantuni Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) semua lapisan masyarakat yang membutuhkan. (red)

Selama KRYD Priode 15-31 Mei Tercatat 1.296 kasus Positif Covid-19

Bandar Lampung – Biro Operasi (Ro Ops) Polda Lampung melakukan Analisa dan evaluasi (Anev) penanganan arus balik Idul Fitri 1442 H periode (15/5/2021) sampai dengan (31/5/2021).

Kabid Humas Polda Lampung Komber Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, dengan berakhirnya Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini dapat kami sampaikan bahwa berdasarkan data Anev dari Ro Ops Polda Lampung pada Penanganan Arus Balik Idul Fitri 1442 H periode
(15/5) sampai dengan (31/5) pada 7 pos pemeriksaan tercatat sebanyak 113.594 kendaraan melakukan perjalanan menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung pada masa arus balik Idul Fitri 1442 H tahun ini, kata Pandra, Selasa (1/6/2021)

Lanjut Pandra, kemudian sebanyak 442.146 orang pelaku perjalanan dilakukan pemeriksaan dokumen kesehatan Covid-19 dengan hasil sebanyak 251.752 orang membawa surat keterangan (suket) dan sebanyak 154.282 orang tidak membawa suket.

Terhadap 154.282 orang yang tidak membawa suket tersebut dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab Antigen di ruang yang telah disiapkan pada pos pos pemeriksaan oleh tim Satgas Penanganan Covid-19. Dari hasil Swab Antigen tersebut didapat hasil sebanyak 1.296 orang positif Covid-19 dan langsung di bawa Satgas penanganan Covid-19 ke rumah sakit rujukan, kata mantan Kapolres Kepulauan Meranti ini.

Lanjut Pandra, kalau dilihat dari data perbandingan harian hasil Mandatory check dokumen kesehatan Covid-19 terhadap pelaku perjalanan menuju pelabuhan Bakauheni periode (15/5) sampai denga (31/5) untuk yang membawa suket trendnya mengalami kenaikan sebanyak 13.779 orang, begitu pula yang tidak membawa suket trendnya juga mengalami kenaikan sebanyak 20.997 orang.

Kami akan tetap terus menghimbau kepada pelaku perjalanan menuju pelabuhan Bakauheni agar tetap melengkapi surat keterangan negatif Covid-19 dari daerah asal sehingga tidak terjadi penumpukkan pemeriksaan Rapid Antigen Covid-19 di pelabuhan Bakauheni yang dapat menimbulkan klaster baru Covid-19.

Gubernur Arinal Djunaidi Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2021

Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) secara virtual, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (01/06).

Turut mendampingi Gubernur, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala BIN Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Dinas Pendidikan.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 diselenggarakan di tengah situasi Pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat kepada seluruh peserta Upacara, baik yang mengikuti secara langsung di halaman gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri maupun peserta yang mengikuti secara virtual di berbagai daerah di Indonesia.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun ini mengambil tema ‘Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh’. Dalam upacara yang terpusat di Gedung Pancasila, Jakarta ini, Presiden RI Joko Widodo bertindak selaku Inspektur Upacara.

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, didapuk membacakan Teks Pancasila, sementara Ketua DPR RI, Puan Maharani, membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, di akhir upacara membacakan doa.

Dalam amanatnya, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa tantangan Pancasila saat ini tidaklah semakin ringan, globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

Presiden mengatakan, hal-hal yang perlu diwaspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk didalamnya rivalitas antar pandangan, rivalitas antar nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi.

Ideologi trans-nasional cenderung meningkat, memasuki berbagai lini masyarakat dengan berbagai cara dan strategi. Perkembangan Iptek dan Revolusi Industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.

Kemudahan komunikasi melalui konektivitas 5G, menurut Presiden, dapat digunakan oleh para ideolog trans-nasional radikal untuk merambah ke seluruh kalangan dan pelosok Indonesia.

Untuk itu, Presiden mengatakan bahwa pendalaman Pancasila memerlukan cara-cara baru yang luar biasa dengan memanfaatkan perkembangan Iptek, terutama revolusi industri 4.0. Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang berkeindonesiaan.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” pesan Presiden Joko Widodo.

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ini juga dihadiri secara daring oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Mantan Presiden Indonesia Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Mantan Wakil Presiden Indonesia Ke-6 Try Sutrisno, Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Negara, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, dan Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Seluruh peserta yang mengikuti upacara, baik secara langsung di Gedung Pancasila maupun secara daring, tampak mengenakan pakaian adat dari seluruh Nusantara.

Ketua PMI Provinsi Lampung Gelar Rakor Dan Konsolidasi Pengurus PMI

Bandar Lampung — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, memimpin Rapat Koordinasi sekaligus Konsolidasi Pengurus yang baru saja dilantik oleh Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla.

Rapat yang dilaksanakan di Markas PMI Provinsi Lampung pada Senin (31/05) ini dihadiri juga oleh Sekretaris Dewan Kehormatan PMI Provinsi Lampung Fahrizal Darminto beserta Jajaran Pengurus PMI yang baru.

Selain konsolidasi internal, di dalam rapat juga dibahas Rencana Audit Keuangan dan Aset, Penyusunan Rencana Kerja 2022 dari masing-masing bidang, dan pembahasan kegiatan menyongsong Hari Donor Darah Sedunia pada tanggal 14 Juni.

Guna memperkuat keberadaan PMI di daerah, Ketua PMI Provinsi Lampung mengatakan akan mengadakan Rapat Koordinasi dengan seluruh jajaran PMI di Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Riana Sari Arinal juga mengharapkan dukungan dari pihak swasta, BUMN/BUMD, serta seluruh elemen masyarakat.

Terkait upaya dalam menghadapi bencana, sesuai ketentuan diketahui bahwa PMI harus hadir maksimal 6 jam setelah memperoleh informasi resmi. Untuk itu Riana Sari menyampaikan bahwa PMI Provinsi Lampung harus bersiaga dan siap bertugas setiap saat.

“Saya berharap agar seluruh pengurus bisa bekerja maksimal untuk tugas mulia ini,” ujar Riana Sari Arinal.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kehormatan PMI Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menyatakan dukungannya terkait diadakannya audit keuangan dan aset. Di dalam rapat Fahrizal juga menyampaikan perlu diadakannya perekrutan relawan dan memfungsikan peran PMR. Selain itu, terkait donor darah, Fahrizal memandang perlu pengupayaan agar jumlah pendonor meningkat.

Untuk diketahui, melalui aplikasi Donorku yang dapat diunduh melalui Google Playstore, masyarakat dapat mengetahui update tentang kegiatan PMI Provinsi Lampung.(Red)

Gubernur Arinal Dorong PKK Wujudkan 3 Program Prioritas: Penanganan Covid-19, Keluarga Berencana dan Pencegahan Stunting

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung wujudkan tiga program prioritas Tim Penggerak PKK yakni Penanganan Covid-19, Keluarga Berencana (KB) dan pencegahan stunting.

Hal itu disampaikan Gubernur Arinal saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Tahun 2021 di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Senin (31/5/2021).

“Sebagaimana amanat Mendagri menekankan tiga program ini penting dan harus diprioritaskan untuk membantu mencapai sasaran yang telah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia,” ujar Gubernur Arinal yang juga Ketua Pembina PKK Provinsi Lampung.

Acara ini diikuti secara virtual oleh para Bupati/Walikota dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota.

Dengan tema “Kemitraan & Sinergitas Menjadi Kunci Dalam Mewujudkan Keluarga Berdaya & Sejahtera”, Rakerda ini diselenggaran mulai 31 Mei hingga 4 Juni 2021.

Arinal menjabarkan bahwa PKK memiliki peran untuk itu mengkampanyekan vaksinasi dan terus mensosialisasikan 5 M.

Kemudian, PKK juga harus mensukseskan program KB sebagai upaya menekan potensi muculnya permasalahan akibat kepadatan penduduk yang besar.

“Termasuk pencegahan dan penanggulangan stunting. Penanganan stunting, saat ini, harus di prioritaskan agar Indonesia bisa melahirkan generasi unggul yang memiliki daya saing tinggi,” katanya.

Arinal juga mendorong PKK agar melakukan penguatan ketahanan keluarga dari sisi ekonomi khususnya di masa pandemi melalui UP2K dan penguatan UMKM.

“PKK sebagai penggerak hendaknya dapat bersinergi dan bekerja sama dengan kreativitas dan inovasi yang dimiliki, sehingga terus bersinergi dalam mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Rakerda ini merupakan tindaklanjut hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK Tahun 2021.

“Yang selanjutnya untuk disosialisasikan kepada seluruh Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Ibu Riana.

Selain itu, kata Ibu Riana untuk merumuskan program kerja dan kegiatan PKK Provinsi Lampung 2021-2024 yang disinergikan dengan kebutuhan dan usulan program/kegiatan dari Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota.

“Untuk itu dibutuhkan penguatan komitmen dan dukungan pemangku kepentingan dan mitra kerja Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung,” pungkasnya.(Red)

RSIA Restu Bunda Gelar Aksi Sosial & Solidaritas untuk Rakyat Palestina

Bandar Lampung, – RSIA Restu Bunda menyalurkan hasil penggalangan dana dari para karyawan RSIA Restu Bunda untuk saudara – saudara di Palestina melalui ACT Bandar Lampung, pada Jum’at (28/05).

RSIA Restu Bunda melakukan penggalangan dana untuk saudara – saudara di Palestina sejak tanggal 24-28 Mei 2021 di RSIA Restu Bunda, Bandar Lampung.

Supiati selaku perwakilan dari karyawan RSIA Restu Bunda dalam serah terima donasi ini, menyampaikan aksi kepedulian ini merupakan bentuk rasa respect dari kami terhadap saudara – saudara kita di Palestina. Karena dalam kondisi pandemi saat ini, Kami menggalang dana selama 4 hari tidak dilakukan secara maksimal sehingga penggalangan dana ini insyallah akan dilanjutkan kembali. “Semoga teman-teman lainnya di luar sana dapat ikut berpartisipasi untuk membantu dan peduli kepada Palestina,” tambah Pia.

dr. Reza Yulisfa Susanto selaku Direktur RSIA Restu Bunda, menyampaikan apresiasi kepada karyawan dan teman-teman perawat yang telah berinisiatif melakukan penggalangan dana sebagai bentuk rasa solidaritas dan kepedulian terhadap saudara – saudara di Palestina. “Harapannya agar aksi sosial dan solidaritas ini terus diactualisasikan bukan hanya dari tenaga kesehatan saja, tetapi meliputi seluruh elemen masyarakat gua terwujudnya rasa kepedulian dan membantu sesama”, tambah dr.Reza.

Hermawan Wahyu Saputra selaku Head of Marketing ACT Bandar Lampung menyampaikan, Saya sangat bersyukur karena kepeduliaan dan bantuan ini mengalir dari para dokter, perawat dan teman-teman di bidang kesehatan yang sudah turut bergabung untuk peduli terhadap kondisi Palestina saat ini.

12 tersangka dari 9 kasus C3 berhasil diungkap Polda Lampung dan Jajaran

Bandar Lampung – Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Lampung dalam dua hari ini terus menekan dan memburu pelaku kejahatan C3 (curas, curat, curanmor) untuk menciptakan rasa aman di tengah tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Pandra Arsyad mengatakan, dalam waktu 2 hari ini (27-28/5) Polres jajaran telah melakukan upaya paksa dan menindak tegas pelaku C3 yang meresahkan masyarakat dan tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polda Lampung.

Berdasarkan data yang kami himpun sebanyak 9 kasus C3 berhasil diungkap Polres jajaran dengan 12 tersangka, kata Pandra, Sabtu (29/5/2021).

Masih kata mantan Kapolres Meranti ini, dari 9 kasus C3 yang berhasil diungkap tersebut dapat kami rincian :
1. Polresta Bandar Lampung mengungkap 2 kasus C3 dengan 5 tersangka.
2. Polres Lampung Tengah mengungkap 2 kasus C3 dengan 2 tersangka.
3. Polres Lampung Utara mengungkap 1 kasus C3
dengan 1 tersangka.
4. Polres Lampung Barat mengungkap 2 kasus C3 dengan 2 tersangka.
5. Polres Pesawaran mengungkap 1 kasus C3 dengan 1 tersangka.
6. Polres Mesuji mengungkap 1 kasus C3 dengan 1 tersangka.

Adapun pelaku yang kita lakukan tindakan tegas karena melakukan perlawanan aktif kepada petugas pada saat ditangkap sebanyak 7 orang pelaku mengalami luka tembak dan saat ini sudah mendapatkan pertolongan medis.

Pandra menghimbau bagi para pelaku C3 yang masih bersembunyi agar segera menyerahkan diri kepada petugas.

“Jangankan bersembunyi di Lampung, bersembunyi di luar wilayah Lampungpun akan kita kejar seperti pelaku C3 diwilayah Lampung Tengah yang sudah kita tangkap di Sumatera Utara”, tutup Pandra.