MUKTAMAR III PEMUDA BULAN BINTANG

Bandar Lampung, (Mediarepublika.com) – Badan otonom dari Partai Politik Partai Bulan Bintang yaitu Pemuda Bulan Bintang atau yang sering disebut dengan nama Pelantang pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2020 telah melakukan Muktamar yang ke III di Gedung Serba Guna Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Acara tersebut dibuka oleh Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang yaitu Prof Yusril Ihza Mahendra. Acara tersebut dihadiri juga oleh Mayjen TNI (purn) Tatang Zaenudin, Afriansyah Noor Sekjen DPP PBB, Fahrul Rozi anggota DPD RI dari dapil provinsi DI Aceh, Haris Pratama Ketua Umum KNPI dan beberapa pejabat negara lainnya.

Pada acara Muktamar tersebut pula terpilihlah secara demokratis Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Pusat untuk masa jabatan 2020-2025 yaitu saudara Ali Nurhakim yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Wilayah Pemuda Bulan Bintang Provinsi Jawa Barat.
Peserta Muktamirin yang hadir berjumlah 16. 1 dari unsur Pimpinan Pusat dan 15 dari unsur Pimpinan Wilayah.
Ali Nurhakim memperoleh 10 suara, sementara Sumardi memperoleh 6 suara.

Dalam acara tersebut yang dihadiri oleh Ariansyah Setiawan Ketua PW Pemuda Bulan Bintang Provinsi Lampung memberikan ucapan selamat kepada Ali Nurhakim sebagai Ketua Umum terpilih. Semoga di kepemimpinannya kedepan mampu membuat Pemuda Bulan Bintang dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas sehingga pada pemilu-pemilu mendatang mampu meningkatkan perolehan suara Partai Bulan Bintang.

Acara Muktamar III Pemuda Bulan Bintang kemudian ditutup oleh Azanil Kelana selaku Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang periode sebelumnya dan juga pengurus aktif di DPP Partai Bulan Bintang.

ARIANSYAH SETIAWAN
Ketua PW Pemuda Bulan Bintang Provinsi Lampung
081272124527

Gubernur Arinal Hadiri Acara Pujawali Pura Kerthi Bhuwana Way Lunik dan Perayaan Hari Raya Kuningan

Mediarepublik.com – BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Pujawali Pura Khayangan Jagat Kerthi Bhuwana dan Perayaan Hari Raya Kuningan, di Pura Khayangan Jagat Kerthi Bhuwana, Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, Sabtu (29/2).

Gubernur Arinal menjelaskan Piodalan atau pujawali merupakan perayaan hari jadi tempat suci. Spirit dari perayaan ini adalah sebuah sarana dalam meningkatkan Sradha dan Bhakti Umat Kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) Sebagai Sang Pencipta.

“Selain itu, makna utama dari perayaan ini merupakan kewajiban umat terhadap Dharma Agama, disamping kewajiban kita kepada Dharma Negara,” jelasnya.

Hari Raya Kuningan adalah janji untuk melaksanakan swadharma (kewajiban) sebagai bagian dari masyarakat Lampung untuk melaksanakan ajaran Guru Wisesa (Berbhakti kepada Pemerintah) dengan cara menjadi warga negara yang baik dan ikut mendukung program-program Pemerintah.

“Semoga di hari kemenangan dharma atas adharma selalu mengingatkan kita akan hakikat kebenaran yang akan selalu jaya, bukan ketidakbenaran,” ujar Gubernur Arinal.

Dengan momentum hari suci ini, Arinal berharap Umat Hindu mampu memperkokoh toleransi antar umat beragama menuju Lampung yang aman, damai, maju dan sejahtera.

Gubernut Arinal juga menjelaskan Pemerintah berkewajiban melindungi dan menjamin kesejahteraan masyarakat. Begitu juga kewajiban utama masyarakat adalah mendukung, mengkritisi, mendorong dan berpartisipasi aktif dalam mensukseskan program-program pemerintah selaku guru wisesa.

“Oleh karena itu, mari bersama- sama kita saling bahu membahu, saling bersinergi antara pemerintah dengan masyarakat khususnya umat Hindu Provinsi Lampung untuk mencapai tujuan bersama di bumi Lampung yang kita cintai,” ujarnya.

Dalam membangun Lampung, lanjut Gubernur Arinal, diperlukan kemampuan, profesionalitas, dan hati yang bersih, karena di dalam membangun Lampung harus dibangun dengan keikhlasan. Karena keikhlasan itu awal dari pada keberhasilan.

“Telah banyak yang kita rencanakan dalam membangun Lampung, dan insya Allah dalam waktu dekat akan kita laksanakan seperti ekonomi kerakyatan dan Kartu Petani Berjaya. Oleh karena itu kita harus bersatu dalam membangun Lampung,” pungkasnya.

Lebih dari itu, untuk menjaga keharmonisan umat beragama, Gubernur Arinal akan merencanakan dan menyusun tata ruang dalam menempatkan semua agama dalam satu keutuhan di Kota Baru.

“Saya akan membicarakan Kota Baru di 2021, tapi yakinlah semua agama akan saya tempatkan dalam satu keutuhan itulah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agama boleh berbeda tapi kita Indonesia,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Ketua PHDI Provinsi Lampung, I Ketut Pasek, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah berkenan hadir dalam acara Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Semoga Pak Gubernur terus diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam menjalankan setiap tugasnya. Dan kepada seluruh umat Hindu, saya ucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan,” ujar I Ketut Pasek.

Filosofi hari raya Galungan dan kuningan, jelas I Ketut, adalah bagaimana kita mengalahkan padarma dalam diri kita. “Dalam tradisi Hindu, setiap diri manusia ada 6 (enam) musuh yaitu nafsu, kerakusan, kemarahan, kebingungan, mabuk, dan sifat iri dengki. Dan diharapkan umat hindu di Provinsi Lampung agar mampu mengendalikan 6 hal tersebut,” jelasnya.

“Saya juga berpesan agar seluruh umat hindu dapat meningkatkan Kepekaan sosial terhadap lingkungan seperti rukun tetangga, rukun antar agama, dan rukun terhadap pemerintah. Sehingga dimanapun umat Hindu berada, kehidupan dapat hidup dengan damai dan sejahtera,” tambahnya.

Lebih dari itu, I Ketut menjelaskan bahwa dalam ajaran Hindu mengenal istilah Catur Guru atau empat guru yaitu Guru Swadyaya (Tuhan yang maha kuasa), Guru Rupaka (orangtua), Guru Pengajian (guru di sekolah), dan Guru Wisesa (Pemerintah). Empat guru itulah yang patut disembah, dihargai dan dihormati sesuai ajaran.

“Pak Gubernur sebagai guru wisesa kami, maka kami berkewajiban mendukung semua program Pemerintah Provinsi Lampung yang bapak Gubernur canangkan dalam visi misi rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya. (Adpim)

DPD PDIP Lampung Gelar Rakerda Ke 1

Mediarepublika.com
BANDARLAMPUNG- Pengurusan Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) Lampung mengelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 1 yang di laksanakan di laksanakan di Ballroom Hotel Sheraton, Sabtu (29/02).

Rakerda 1 DPD PDI-P ini di hadiri oleh Ketua Bidang Pengkaderan dan Keorganisasian DPP PDI-P, Gubernur Lampung, ketua DPD PDI-P Provinsi Lampung,Sekertaris DPD PDI P, seluruh calon bupati wakil bupati serta calon walikota dan wakil walikota se-Provinsi Lampung dan seluruh kader PDI-P baik dari tingkat DPD,DPC se-provinsi Lampung.

Ketua DPW PDI-P Provinsi Lampung Sudin, mengatakan bahwa DPW PDI-P Provinsi Lampung siap menggelar pilkada serentak yang akan di laksanakan di 8 kabupaten kota Provinsi Lampung.

“Intinya kita harus kompak apapun yang terjadi,” ujar Sudin.

Ketua DPP PDI-P berpesan, diharuskan setiap anggota DPR- RI dari kader partai PDI-P, jika turun melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar menyampaikan adanya asuransi Pertanian dan Asuransi Perternakan karna pihak DPD PDI -P telah melaksanaka kerjasama dengan pihak Pertanian dan Kehutanan Provinsi Lampung.

“Kita sudah siapkan 10 ribu pohon buah yang akan di bagikan kepada seluruh kader yang ada di Provinsi Lampung untuk di tanam dengan tujuan agar tidak terjadi banjir dan longsor,” jelasnya

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melantik dan mengambil sumpah jabatan 217 Pejabat Administrator Pemprov Lampung

Menurut Chusnunia, Pelantikan Pejabat Administrator tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 56 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Lampung.

“Pelantikan dilakukan untuk mengoptimalkan potensi dan kualitas kerja ASN di tiap-tiap OPD, juga sekaligus mengisi kekosongan jabatan di beberapa OPD, dan sudah sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku,” ucap Wakil Gubernur.

Adapun pelantikan hari ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Uji Kompetensi bagi Pejabat Administrator yang dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2020 lalu. 217 Pejabat Administrator yang dilantik meliputi Promosi 40 orang (terdiri dari Pejabat Pengawas ke Pejabat Administrator sebanyak 6 orang dan pejabat pelaksana yang pernah menduduki Jabatan Pengawas, Administrator dan Jabatan Tinggi Pratama yang berpangkat minimal III/d 4 tahun lebih sebanyak 34 orang), Mutasi 93 orang, dan Pengukuhan 84 orang.

Dalam kesempatan tersebut Chusnunia Chalim juga berpesan dan berharap kepada 217 pejabat yang dilantik agar dapat melaksanakan amanah jabatan yang telah dipercayakan, “Saudara-saudara harus melaksanakan dengan baik dan benar, penuh rasa tanggung jawab serta tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku,” ujar Chusnunia.

“Saya yakin saudara-saudara telah memiliki pengalaman kerja yang cukup, sehingga diharapkan ke depan seluruh tugas yang menjadi kewenangan saudara dapat dituntaskan sebaik-baiknya. Jadilah pemimpin yang cerdas dan bekerja keras, jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian, sehingga akan mampu menunjukkan darma baktinya,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

UMKM Insan Cita Fresh Tanggamus Hasilkan Produksi Way Lemon yang Berkualitas

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Dikutip dari beberapa jurnal penelitian ilmiah, ternyata manfaat buah lemon sangat banyak, tidak hanya untuk membantu program diet, tetapi juga bisa menjadi minuman peningkat daya tahan tubuh karena kaya akan vit. C, dan yang sangat mengejutkan dibalik rasa asamnya yang segar ternyata dipercaya juga bisa untuk mengobati sakit maag/asam lambung.

Hal inilah yang mendasari salah satu UMKM Insan cita fresh di Tanggamus Lampung untuk mengolah buah lemon menjadi sari lemon murni kemasan.

UMKM Insan cita fresh dibentuk kurang lebih tiga tahun lalu oleh sekelompok anak muda lintas profesi di Tanggamus.

Sarmin salah satu petani binaan Way Lemon mengatakan, bahwa dulu sebelum adanya UMKM Insan Cita fresh buah Lemon belum seberapa laku dipasaran, bahkan tidak ada pembeli secara kusus buah lemon.

“Dulu buah Lemon gak laku pak, hampir aja saya tebang semua padahal buah lemonnya bagus-bagus super,” ucapnya.

Masih lanjut Sarmin , alhamdulillah ini ada Way Lemon jadi lemon kami petani bisa diolah.

“Untuk sekarang kami harus ikut aturan ketat dari pabrik (Way Lemon-Red) misalnya tidak boleh disemprot pestisida dan bahan kimia pak, metiknya juga harus yang udah benar-benar matang lemonnya dan banyak lagi aturan yang lainnya biar hasil sari Lemonnya sehat dan segar pak”, Ungkap (Selasa 25/02/2020).

Di Tempat terpisah Winarti salah satu pelanggan Way Lemon yang sudah satu tahun ini mejadi konsumen Way Lemon menjelaskan, bahwa Way Lemon yang diproduksi oleh UMKM INSAN CITA FRESH kualitasnya sangat baik, tanpa pengawet dan harganya juga sangat terjangkau.

“Iya mas Way Lemon ini kental banget mas soalnya gak ada campuran jadi murni sari Lemon, Soalnya saya kan dulu pernah konsumsi sari lemon juga, tapi lebih encer dan kurang segar, kalau yang ini seger banget dan hebatnya gak dikasih pengawet sama sekali kalau untuk harganya sangat terjangkau mas, kalau aku kan bukan buat diet jadi buat minuman kesehatan aja diseduh pakai madu, biasanya buat bekal anak kesekolah dari pada jajan, minuman yang banyak pengawet dan perasa makanya saya bawain seduhan Way Lemon ini mas, biar gak was-was anak jajan minuman sembarangan,” terangnya.

UMKM Insan Cita Fresh yang baru berjalan kurang lebih 2 Tahun ini kini sudah memiliki 15 Personil dengan dibagi dua Divisi, Bagian Divisi produksi di Lampung dan Divisi Pemasaran di Bogor. Di Tempat produksi pada Rabu (26/02) tim Konsorsium Multimedia (KM) berkesempatan untuk melihat langsung proses pengolahan buah lemon menjadi Way Lemon, Dapur produksinya sangat bersih dan Lemon yang diolah benar-benar Buah yang sudah matang/kuning. Saat kami menanyakn kepada kepala bagian produksi dijelaskannya, “jadi di Tanggamus ini adalah pusat produksinya pak kalau Distribusinya pusatnya di Bogor, saat ini Way Lemon telah menjangkau hampir seluruh Indonesia untuk pemasarannya, Baru pasar domestik pak, belum bisa ekspor, ya cita-cita kami bisa jual ke luar negeri agar hasil pertanian Tanggamus bisa terangkat pak, tapi ini baru merintis UMKM nya masih banyak kendala khususnya peralatan dan permodalannya, tapi kualitas tetap prioritas utama kami pak,” Ungkap Fedrad Kepala Bagian Produksi.

Sudah selayaknya Pemerintah Daerah baik PEMPROV Lampung maupun PEMKAB Tanggamus melalui Dinas Terkait ikut hadir membantu mengembangkan UMKM semacam ini karena UMKM ini bisa mendorong perekonomian masyarakat khusunya para petani penyedia Bahan Baku dan juga bisa menyerap tenaga kerja Lokal ditambah para agen dan reseller yang bisa mendapatkan tambahan income dari jualan Way Lemon.

Selain itu inovasi semacam ini juga membawa Produk Unggulan Pertanian Tanggamus di berbagai daerah di Tanah Air Hingga berita ini diterbitkan bulan Februari 2020 ini saja Way Lemon sudah memproduksi sebanyak 2000-an Botol.

“Alhamdulillah pak banyak yang berminat sama Way Lemon, walaupun ada juga produk sejenis, tapi berkat konsistensi kami tidak menggunakan Pengawet dan Campuran apapun di Way Lemon jadi konsumen tidak was-was dan khawatir pak. Sehingga Way Lemon tetap terjaga kualitasnya jadi agen/ reseller kami mudah menjualnya pak, kalau sekarang kan kita promo diskon ulang tahun Way Lemon pak, pemesanannya bisa via marketplace Toko Online apa saja ataupun media sosial Facebook atau instagram tinggal cari aja -Way Lemon- sudah banyak agen marketing di berbagai daerah kok pak”. Pungkasnya (Kamis 27/02). (andi raya/hendra)

Gubernur Lampung Mendorong Implementasi Terpadu 3 Program Nasional Keamanan Pangan

Mediarepublika.com – Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong implementasi terpadu 3 program nasional keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.

Pesan Gubernur Arinal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan S. Marpaung, saat mewakili Gubernur, membuka acara Advokasi Program Nasional (Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Pengawalan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah) Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (27/2).

Pada kesempatan itu, Irwan mengatakan Gubernur sangat mendukung acara tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan gizi anak di Provinsi Lampung.

Irwan S. Marpaung menjelaskan bahwa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945, serta Negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.
“Untuk itu, program prioritas nasional desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan POM dan juga oleh pemerintah daerah, harus dilakukan agar keamanan pangan tetap terjamin aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Irwan mengatakan Pemerintah Daerah memandang penting perlunya program keamanan pangan ini, karena hal ini sesuai dengan rencana strategis pembangunan kesehatan di wilayah provinsi Lampung dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan juga gizi anak.

“Kesehatan masyarakat diantaranya dilakukan dengan melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar, desa, dan juga kegiatan preventif lainya melalui gerakan keamanan pangan desa,” jelasnya.

“Selain itu, Anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan gizi yang seimbang seperti kalsium, Vitamin D, protein, serat, antioksidan, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Gizi yang tidak seimbang bisa menimbulkan anemia dan gangguan kesehatan lainnya, serta mengganggu proses belajar anak-anak.

Oleh sebab itu, peran BPOM sangat penting dalam membantu Pemerintah meningkatkan gizi anak dan membebaskan jajanan dari bahan yang berbahaya bagi kesehatan di sekolah-sekolah.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan. Tentunya program ini perlu didukung dan disukseskan agar masyarakat dan sekolah – sekolah bisa menerapkan pengawasan keamanan pangan dan jajanan anak sekolah yang aman di lingkungannya masing-masing.

“Saya sangat peduli dengan keamanan pangan, baik di desa, pasar maupun jajanan anak sekolah yang aman. Untuk itu, diimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif didalam menjaga lingkungannya agar terhindar dari makanan yang tidak aman apalagi yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.

Irwan berharap setiap OPD terkait membuat program rutin untuk monitoring keamanan pangan di lingkungan masyarakat dan mendukung serta saling bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan di Provinsi Lampung ini.

“Untuk selanjutnya nanti dilakukan evaluasi agar ke depan program program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Besar POM Bandarlampung Susan Gracia Arpan menjelaskan acara tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No 1 tahun 2017 tentang pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Berdasarkan Inpres No 1 tahun 2017 ini, BPOM melakukan upaya dan jaminan mutu, keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, serta memperkuat, memperluas pengawasan dan intervensi pengawasan sekolah,” kata Susan Gracia.

Menurut Susan, ada tiga program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakanan keamanan desa yang menghasilkan desa pangan aman, dan pasar aman dari bahan berbahaya.

Dalam melaksanakan 3 hal tersebut, lanjut Susan, BPOM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait.

“Mari bekerjasama dalam mengawal keamanan obat dan makanan yang beredar di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Susan berharap acara ini dapat dijadikan sebagai sarana menghidupkan kembali semangat dalam mewujudkan obat dan pangan yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Zamroni menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas sektor guna menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman secara terpadu.

“Kemudian memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pagnan aman; serta menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman,” jelasnya. (Adpim)

Wagub Ajak Bergandengan Tangan Bangun Kejayaan Kota Metro dan Provinsi Lampung

Mediarepublika.com– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak semua pihak di Kota Metro bergandengan tangan membangun kejayaan Kota Metro dan Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Wagub Nunik saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 Kota Metro, di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Kamis (27/2).

“Mari kita berkolaborasi, bergandengan tangan membangun kejayaan kota Metro dan kejayaan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Menurut Nunik, Kota Metro menjadi salah satu wilayah yang menyokong pembangunan di Provinsi Lampung.

“Kita harapkan Kota Metro menjadi salah satu prioritas wilayah yang bisa menjadi tulang punggung untuk mengejar pekerjaan rumah kita di bidang sumberdaya manusia (SDM),” katanya.

Selain bidang SDM, Nunik menyebutkan Kota Metro juga menjadi salah satu tulang punggung dalam bidang perdagangan, membangun perekonomian dan sektor lainnya.

“Provinsi Lampung sangat memprioritaskan pembangunan Kota Metro ini agar bisa maksimal. Metro salah satu yang kita jagokan,” ujar Nunik.

Untuk itu, menurutnya, harus dilakukan sinergi bersama agar pembangunan Kota Metro dapat berjalan maksimal.

“Kita terus bersinergi maksimal dengan Kota Metro, bagaimana dan apa yang direncanakan untuk pembangunan ke depan,” kata Nunik.

Nunik juga mengajak kaum milenial/generasi muda untuk ikut serta dalam pembangunan di Kota Metro. “Mau kolaborasi apa pun saya siap, saya siap berkolaborasi dengan anak-anak muda untuk membangun Kota Metro. Silahkan Kota Metro dengan anak-anak mudanya mau kolaborasi apa, majukan bidang apa,” ujarnya.

Salah satunya, Nunik mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk kaum milenial, untuk berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari sampah plastik dengan penggunaan peralatan makan minum berkali pakai.

“Mari kita komitmen dalam pengurangan sampah plastik. Kita berkolaborasi jaga lingkungan. Pemerintah sudah berkebijakan, secara teknis juga telah menyediakan sistem penanganan sampah meski warganya masih buang sampah sembarangan. Meski begitu kita harus tetap hadir terus untuk menangani sampah,” katanya.

Sementara itu, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan dengan kehadiran Wagub Nunik, dia berkeyakinan akan membawa kebaikan terhadap Kota Metro.

“Dengan hadirnya ibu Wagub pada Musrenbang ini yakinlah akan membawa yang terbaik untuk Kota Metro,” ujar Pairin.

Pada acara tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan Musrenbang Kota Metro Tahun 2021. Kemudian penyerahan distribusi anggaran dan lokasi program/kegiatan APBD dan APBN OPD Provinsi Lampung di Kota Metro tahun 2020.

Selanjutnya, penyampaian usulan prioritas pembangunan Kota Metro melalui pendanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021.(Adpim)

Wakil Gubernur Lampung Lantik Komisioner KI Periode 2020 – 2024

Mediarepublika.com – Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melantik Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung periode tahun 2020-2024, Kamis (27/02) pagi, di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung.

Adapun 5 Komisioner KI yang dilantik yakni : Ahmad Alwi Siregar, Dery Hendryan, Erizal, Muhammad Fuad, dan Syamsurrizal. Pelantikan kelima anggota KI tersebut sesuai dengan Penetapan DPRD Provinsi Lampung atas hasil pelaksanaan proses seleksi Anggota KI Nomor: 160/231/III.01/2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Chusnunia Chalim berpesan kepada Komisioner KI terpilih untuk dapat meningkatkan peran aktif dalam membumikan keterbukaan informasi publik secara faktual. Chusnunia juga berpesan agar KI dapat menjalin hubungan serta kerjasama yang baik dengan semua instansi, baik pemerintah maupun non pemerintah.

“Saya ucapkan selamat bertugas kepada Komisioner KI yang baru saja dilantik, pesan saya semoga KI dapat meningkatkan peran aktif dalam membumikan keterbukaan informasi publik dan menjalin hubungan dengan semua instansi, sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang cepat, sederhana, dan transparan sesuai dengan visi misi Rakyat Lampung Berjaya,” paparnya.

Selain hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung juga meminta agar Komisioner KI yang baru dilantik dapat menguasai dan memahami secara komprehensif isi UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), termasuk peraturan pelaksanaannya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 61 Tahun 2010 Tanggal 20 Agustus 2010 tentang Pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008. Karena fungsi, kedudukan, susunan, tugas, wewenang, dan pertanggungjawaban Komisi Informasi, semuanya tertera jelas dalam UU tersebut.

Menurut Chusnunia, dalam era reformasi, era globalisasi, dan era revolusi industri 4.0, Komisi Informasi berperan penting dan strategis dalam upaya mewujudkan terciptanya pelayanan prima di bidang informasi, baik yang berbentuk data maupun informasi-informasi yang dibutuhkan publik.

“Oleh karena itu, saya minta agar aparatur yang ditugaskan dalam membantu kinerja Komisi Informasi benar-benar memiliki bekal pengetahuan serta pengalaman yang cukup di bidang pengelolaan Komunikasi dan Informasi,” tegasnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfotik Ir. A Chrisna Putra, NR., M.EP., Inspektur Adi Erlansyah, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Yozi Rizal, anggota Forkopimda, para Staf Ahli, Asisten serta Kadis, Kaban, Karo dan Kasatker di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Dorong Implementasi Program Nasional Keamanan Pangan

Mediarepublika.com –  Gubernur LampungArinal Djunaidi mendorong implementasi terpadu 3 program nasional keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.

Pesan Gubernur Arinal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan S. Marpaung, saat mewakili Gubernur, membuka acara Advokasi Program Nasional (Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Pengawalan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah) Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (27/2).

Pada kesempatan itu, Irwan mengatakan Gubernur sangat mendukung acara tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan gizi anak di Provinsi Lampung.

Irwan S. Marpaung menjelaskan bahwa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945, serta Negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Untuk itu, program prioritas nasional desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan POM dan juga oleh pemerintah daerah, harus dilakukan agar keamanan pangan tetap terjamin aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Irwan mengatakan Pemerintah Daerah memandang penting perlunya program keamanan pangan ini, karena hal ini sesuai dengan rencana strategis pembangunan kesehatan di wilayah provinsi Lampung dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan juga gizi anak.

“Kesehatan masyarakat diantaranya dilakukan dengan melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar, desa, dan juga kegiatan preventif lainya melalui gerakan keamanan pangan desa,” jelasnya.

“Selain itu, Anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan gizi yang seimbang seperti kalsium, Vitamin D, protein, serat, antioksidan, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Gizi yang tidak seimbang bisa menimbulkan anemia dan gangguan kesehatan lainnya, serta mengganggu proses belajar anak-anak.

Oleh sebab itu, peran BPOM sangat penting dalam membantu Pemerintah meningkatkan gizi anak dan membebaskan jajanan dari bahan yang berbahaya bagi kesehatan di sekolah-sekolah.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan. Tentunya program ini perlu didukung dan disukseskan agar masyarakat dan sekolah – sekolah bisa menerapkan pengawasan keamanan pangan dan jajanan anak sekolah yang aman di lingkungannya masing-masing.

“Saya sangat peduli dengan keamanan pangan, baik di desa, pasar maupun jajanan anak sekolah yang aman. Untuk itu, diimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif didalam menjaga lingkungannya agar terhindar dari makanan yang tidak aman apalagi yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.

Irwan berharap setiap OPD terkait membuat program rutin untuk monitoring keamanan pangan di lingkungan masyarakat dan mendukung serta saling bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan di Provinsi Lampung ini.

“Untuk selanjutnya nanti dilakukan evaluasi agar ke depan program program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Besar POM Bandarlampung Susan Gracia Arpan menjelaskan acara tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No 1 tahun 2017 tentang pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Berdasarkan Inpres No 1 tahun 2017 ini, BPOM melakukan upaya dan jaminan mutu, keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, serta memperkuat, memperluas pengawasan dan intervensi pengawasan sekolah,” kata Susan Gracia.

Menurut Susan, ada tiga program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakanan keamanan desa yang menghasilkan desa pangan aman, dan pasar aman dari bahan berbahaya.

Dalam melaksanakan 3 hal tersebut, lanjut Susan, BPOM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait.

“Mari bekerjasama dalam mengawal keamanan obat dan makanan yang beredar di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Susan berharap acara ini dapat dijadikan sebagai sarana menghidupkan kembali semangat dalam mewujudkan obat dan pangan yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Zamroni menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas sektor guna menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman secara terpadu.

“Kemudian memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pagnan aman; serta menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman,” jelasnya. (Adpim)

Makan Gratis, Grand Opening Bakso Sony Sediakan 50 Kupon

Kalianda, (Mediarepublika.com)- Dalam acara Grand Opening Bakso Sony menyediakan sekitar 50 kupon untuk anak yatim dan warga sekitar agar dapat menikmati makan bakso gratis. Kegiatan tersebut bertempatan di jalan Kusuma bangsa di depan kantor Bank BRI, Kalianda, Lampung Selatan. Rabu (26/02/2020)

Bakso Sony Kalianda menyediakan Berbagai menu di antaranya bakso sapi ceker, sapi ayam, jumbo, mie ayam bakso dan spesial, bukan hanya bakso dan mie ayam yang ada di bakso Sony Kalianda, melainkan menyediakan pempek, ice coffee, serta minuman segar lainnya.

Alkhan selaku pemilik bakso Sony Kalianda2 mengatakan, sangat berterimakasih atas kawan-kawan yang telah melancarkan acara grand opening bakso Sony Kalianda2. ”Semoga usaha kita ini dilancarkan dan selalu di berikan keberkahan,” ucapnya.

Bukan hanya itu selain harga yang relatif murah pelayanan di bakso Sony Kalianda2 ini juga sangat ramah dan tempat yang bersih serta nyaman. (Swd)