Heri Agus Setiawan : Pemda Cepat Tanggap

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Pasar Kota Agung Pusat Jalan Merdeka tepatnya dekat dari lamban balak (rumah dinas bupati) kembali diguyur hujan deras pada pukul 18.45 s/d 19.05 Wib (03 /03/2020) malam ini. Intensitas hujan yang cukup deras sehingga mengakibatkan banjir, debit air yang sangat deras sangat menghawatirkan warga di sekitar.

Uni mila salah satu warga sekitar mengatakan, Wilayah Pasar Kota Agung Pusat Jalan Merdeka berulang kali terjadi banjir, kami yang tinggal sekitar sini sangat kawatir, jika berulang kali terus tidak ada solusi untuk pencegahan solusi ini.

“sebenar wilayang ini tidak jauh pak dari lamban balak (rumah dinas bupati), tetapi sampai saat ini tidak ada pencegahan atau perbaikan talut yang untuk mencegah mengatasi banjir ini. kami warga masyarakat yang tinggal di sekitaran sangat merasakan khawatir, apa lgi hujun turun dimalam hari,” ucapnya.

Seperti berita sembelumnya yang berjudul Pasar Kota Agung Pusat Tanggamus di Guyur Hujan Deras, Dede Candra selaku Lurah Pasar Madang Saat di hubungi melalui saluran telepon mengatakan, Dalam hari ini terkait hujan yang baru saja terjadi sebelumnya kami lakukan pembersihan digorong-gorong, sungai di wilayah kelurahan pasar madang, terkait dengan salur-saluran tersebut mengalami pendangkalan, sepertian material yanmg terbawa dan volome air yang turun tidak dapat ditampung. kami pun segera kordinasi bersama dalam hal yang membinangin hal tersebut.

Ditempat terpisah ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S. Sos mengatakan, Terkait seringnya terjadi luapan air di wilayah pasar kota agung DPRD meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait harus segera tanggap untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Meluapnya air jelas terjadi karna terganggunya sistem drainase yang ada sehingga perlu diidentifikasi segera titik persoalan yang menyebabkan terjadinya luapan air dan segera diatasi secepat mungkin. Apakah karna terjadi pendangkalan saluran drainasi atau ada penyebab lainnya,” Terangnya.

(Andi Raya Ka.biro (Korwil)

Siltap Aparatur Desa Naik , Andry kades Padan Tekankan ke Disiplinan Aparatur Desa

Penengahan, mediarepublika.com- Meningkatkan kedisiplinan aparatur desa serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Andry kades Padan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan tekankan aparatur desanya untuk mengoptimalkan kinerja kerja sebagai pelayan masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Andry Kades Padan saat temu wicara bersama pewarta media ini dibalai desa setempat, Rabu (04/03/2020).

Dikatakannya, Sangatlah perlu mengoptimalkan kinerja kerja yang menurutnya Penghasilan tetap (siltap) atau gajih aparatur desa sudah naik.

“Tahun ini, gajih Kitakan sudah naik jadi saya tekankan kepada seluruh aparatur Desa dimulai dari sekdes sampai Kadus harus lebih semangat lagi dalam melayani masyarakat, saya tidak ingin aparatur saya berleha-leha dalam menjalankan aktifitasnya sebagai pelayan masyarakat,” Katanya.

Lanjutnya, Andry mengatakan, Ketegesanya kepada aparatur Desa tersebut, Dirinya tegaskan siapa bermalas malasan disaat jam kerja dan aktif dikantor saat jam kerja, namun jika aparatur desa tersebut tidak berdisiplin maka berhak kita berikan sanksi terhadap aparatur mana yang melanggar

“Saya tidak ingin aparatur saya bermalas-malasan dalam menjalankan tugasnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Desa padan ini. Ujarnya.

Diakhir ucapannya Orang nomor satu dari 5 Dusun itupun tidak sungkan sungkan menindak aparaturnya jika adanya aduan dari masyarakat yang merasa tidak dilayani dengan baik ataupun adanya teguran baik dari Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan saat Pihak Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan sedang melakukan sidak dikantornya sementara dikantornya tidak ada aparatur desa yang stanby saat jam kerja

“Untuk saat ini, Ya Alhamdulillah dari sekdes hingga Kadus selalu aktip saat jam kerja, dari jam 08:00 – 15:00, mereka stanby disini, kalau hari libur mereka stanby dirumahnya, namun demikian walaupun mereka stanby dirumahnya mereka tetap melayani masyarakat terutama para Kadus selalu siap melayani dan inilah yang kita inginkan, Saya pribadipun siap melayani masyarakat walau saya sedang libur,” (Iwan)

Dinkes Tanggamus Menghibau, Antisipasi Serangan Nyamuk DBD di Musim Penghujan

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Untuk mengantisipasi terjadinya kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan nyamuk aedis aegypti, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, memberikan surat edaran ke Puskesmas dan kantor Kecamatan se-Tanggamus. Rabu(4/3/2020

Saat ditemui awak media ini, diruang kerjanya, sekertaris dinas kesehatan Taman Prasi, menerangkan, melalui surat edaran Sekdakab tanggamus. Dinas kesehatan memberikan surat edaran ke semua puskesmas dan juga kantor kecamatan yang ada di kabupaten tanggamus, untuk mengerakan kepala-kepala pekon, melakukan pembersihan sarang nyamuk, dengan menguras bak penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang menyebabkan terjadinya genangan air.

”kami berikan surat edaran ke Kecamatan-Kecamatan dikabupaten Tanggamus untuk mengerakkan Kepala-Kepala Pekon untuk menghimbau kepada warganya agar menjaga kebersihan lingkungan, ” ujarnya.

Selain dari pada itu dinas kesehatan juga menghimbau kepada pihak sekolah-sekolah khususnya siswa-siswi agar memakai lotion anti nyamuk agar terhindar dari nyamuk demam berdarah(DBD) mengingat saat ini musim penghujan.

“Kami juga menghimbau khususnya anak-anak sekolah untuk mengunakan lation anti nyamuk, mengingat saat ini sedang musim hujan,” tambahnya.

Menurutnya, puskesmas sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, diwilayah kerjanya masing-masing, dengan melakukan pusling dengan mengumpulkan masyarakat.

Ia menambahkan, kalau sudah ada kejadian terkonfirmasi DBD, akan melakukan pemantau jentik ditempat kejadian, dan kalau nyamuknya benar ada, baru kita akan melakukan poging, karena kita tidak bisa sembarangan melakukan itu, karena poging sama dengan menebar racun.

“Saat ini lagi musim penghujan, kami menghimbau kepada masyarakat agar memperhatikan kebersihan lingkungan, karena nyamuk aides aegypti senang dan berkembang biak digenangan air yang bersih,” terangnya.

Masih lanjut Taman Prasi, Kami berharap masyarakat menanam tanaman yang tidak disenangi nyamuk di halaman rumah, seperti tanaman serai. (Red)

LKS Alamanda Tanggamus Kunjungi Sundari Penyandang Disabilitas

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Respon cepat Tanggapi keluhan Sundusiyah 24 Tahun Penyandang Disabilitas Warga Pekon Kali Miring Kecamatan Kota Agung Barat Kab. Tanggamus Lampung, Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Almanda Tanggamus tancap Gas dan lansung kunjungi Sundusiyah Rabu (04/03/2020), Pukul 15.30. WIB

Ketua LKS Almanda Tanggamus Roswati Purwantari,M,Pd dalam pemberitaan di Media Online yang tergabung dalam wadah Dewan Pimpinan Cabang Komite Wartawan Indinesia (DPC KWI) Tanggamus mengatakan, terkait keluhan Sundusiyah 24 Tahun warga Pekon Kali Miring Kecamatan Kota Agung Barat Kabupaten Tanggamus Sundusiyah hidup dengan serba keterbatasan dan butuh perhatian membuat kami iba dan prihatin dan Hari ini kami kunjungi kediaman Anak kita Sundusiyah,

“Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan moril dan kemanusian terhadap Warga penyandang Disabilitas khususnya anak kita Sundusiyah yang semenjak lahir mengalami kecacatan pada kaki hingga tidak bisa berjalan dan kalaupun berjalan hanya dapat menggunakan lutut,” ujarnya.

Lanjut Roswati, Dalam membantu Program Pemerintah Kabupaten Tanggamus untuk mengentaskan Kemiskinan, Hususnya di bidang Disabilitas membuat kami tidak kenal lelah”awalnya Sundusiyah,Menangis dan enggan menemui kami Namun Dengan Sabar ,kegigihan serta Pengalaman dalam Membina Penyandang Disabilitas hingga akhirnya Sundusiyah,bisa tersenyum dan menemui kami, terang Ketua LKS almanda Tanggamus

”Kami akan berupaya membantu Anak kita Sundusiyah untuk meng input Melalui (SIMPD) sistem informasi Penyandang Disabilitas dan sebagai langkah awal kami memberikan sekedarnya dan secepatnya akan kami upayakan kursi Roda”kami juga akan mengajak Sundusiyah penyandang Disabilitas untuk bisa berkarya dalam Ketrampilan seperti Menjahit Membuat Tas dan membuat Kue serta lainnya,” terang Roswati.

Dikesempatan itu Salbiyah (70) orang tau kandung Sundusiyah Penyandang Disabilitas warga Pekon Kali Mering mengungkapkan, sangat berterimakasih atas kehadiran dan kepedulian Bu Roswati Purwantari,M,Pd,. Ketua Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Almanda Tanggamus, dimana sudah susah payah dan kehujanan untuk mengunjungi Sundusiyah.

“Lembaga Kesejahteraan Sosial sebagai Wakil Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus membantu anak nya agar bisa berkarya untuk mendapat penghasilan untuk dirinya sendiri juga berguna bagi orang banyk,” harapnya.

Sementara itu Muksir Hasim yang Mewakili Tanjili Yusuf Kepala Pekon-Pekon Kali Miring Kecamatan Kota agung Barat Kabupaten Tanggamus menyampaikan, sangat berterimakasih kepada LKS Almanda Yang mewakili Dinas Sosial Telah memberikan Perhatian Kepada ananda Sundusiyah yang selama 24 tahun belum pernah mendapatkan Perhatian Dari Pemerintah.

“Semoga kedepannya ibu Roswati Purwantari.M,Pd. selaku Ketua LKS Almanda Tanggamus dapat Memberikan pelatihan Ketrampilan kepada Sundusiyah agar supaya Ananda Sundusiyah warga penyandang Disabilitas ini mempunyai keterampilan yang dapat bermampaat sukur dapat penghasilan dari keteramilan tersebut,” tutupnya. (Red)

Masih Ada Warga Yang Butuhkan Bantuan Pemerintah

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Sangat ironis dan di sayangkan jika Pemerataan dan Kesejahteraan serta pengentasan kemiskinan yang selama ini di canangkan oleh Pemerintah pusat maupun Daerah Kabupaten Tanggamus belum bisa dinikmati oleh sebagian masyarakat.

Dalam hal ini di buktikan dengan kunjungan Mediarepublika.com  ke salah satu pekon yang berada di Kecamatan Kota Agung Pusat tepatnya di Pekon Kusa Pedukuhan Madang Atas Rt/Rw 002/004.

Berdasrkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Tumini seorang janda tua yang sehari-hari berjualan kerupuk kremes tinggal dengan seorang anaknya Sriyadi yang dalam keadaan keterbelakangan mental serta hidup dalam kondisi yang memprihatinkan.

Menurut keterangan Tumini, bahwa ia  selama ini tidak dapat bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Raskin maupun bantuan Lansia, hanya BPJS kesehatan yang di dapatnya.

“Saya tidak dapat bantuan PKH dan raskin apalagi bantuan lansia, cuman BPJS yang saya dapatkan apalagi anak saya punya penyakit keterbelakangan mental atau gangguan jiwa, saya butuh bantuan tapi harus kemana saya mengadu sedangkan maaf orang yang lebih mampu dari saya mereka dapat bantuan, sedangkan saya dengan keadaan yang memprihatinkan malah tidak dapat bantuan selain BPJS dari pemerintah,” imbuhnya kepada Mediarepublika.com

Junaidi selaku Kadus Madang Atas saat di mintai keterangan mengatakan, memang benar selama ini Tumini tidak dapat bantuan PKH dan sejenisnya cuman BPJS bantuan pemerintah yang di dapatkan.

“Padahal pendataan dari saya sudah saya masukkan dan usulkan ke tingkat pekon, tapi ya tidak tahu ya pak namanya juga saya sudah berusaha,” tandasnya.

Oleh sebab itu Tumini sangat mengharapkan belas kasihan bantuan dari pihak-pihak yang terkait khususnya dari DINAS SOSIAL kabupaten Tanggamus. (Hendra/Andi Raya)

12 Rumah Warga Disapu Puting Beliung, Nanang Ermanto Berikan Bantuan

Lampungselatan, (Mediarepublika.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, memberikan bantuan kepada korban puting beliung di Desa Munjuk Sampurna, Kecamatan Kalianda, Senin (2/3/2020).

Dalam kunjungannya, Nanang memberikan bantuan berupa beras 15 kg, mie instan 1 dus, 1 paket makanan biskuit, 1 paket sandang berisi kain panjang, kaos dan baju anak sekolah.

Kemudian 1 paket pangan berisi minyak, sarden, kecap. Serta terpal 1 buah, minyak goreng 2 liter, susu sachet 1 lusin, dan gula 1 kg.

Selain memberi bantuan, Nanang yang hadir bersama sejumlah pejabat utamanya itu, juga memberikan semangat kepada warganya yang terdampak musibah angin puting beliung.


Nanang mengatakan, bahwa apa yang terjadi merupakan kehendak Allah. Mengutip sair lagu gubahan Ebit G Ade, ia menuturkan bahwa korban dan bencana adalah kehendak-Nya.

“Bencana ini sudah merupakan kehendak Allah. Ini juga merupakan teguran agar kita lebih peduli dengan lingkungan. Atas nama pemerintah kami turut berduka. Jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran,” ujar Nanang disela-sela meninjau rumah warga terdampak puting beliung.

Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya bencana alam karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitarnya. Untuk itu, dia pun mengimbau agar masyarakat setempat dapat menjaga kelestarian salah satunya dengan menanam pohon.

Bahkan, untuk menjaga lingkungan tetap asri, orang nomor satu di bumi Khagom Mufakat ini pun berjanji akan memberikan bantuan bibit pohon kepada warga Desa Munjuk Sampurna.

“Saya lihat desa ini terlalu lapang. Dalam arti kata tidak ada pepohonan besar. Kurang penghijauan. Nanti kita beri bantuan bibit pohon. Jangan main tebang pohon tanpa memikirkan dampaknya. Tanamkan kepedulian untuk melestarikan lingkungan, agar generasi penerus kita dapat menikmati udara yang bersih dan lingkungan yang sehat,” tandasnya.

Diketahui, puting beliung yang terjadi di Desa Munjuk Sampurna, pada Minggu sore (1/3) kemarin, merusak 12 rumah warga dan 1 sekolah. Dari data yang dihimpun, 8 rumah rusak berat, 4 rumah rusak ringan dan 1 bangunan SD Negeri ikut rusak diterpa puting beliung.

Dari penuturan warga setempat, Budiono, angin puting beliung yang disertai hujan deras menyebabkan atap rumah semi permanen miliknya rusak. Bahkan, dua pohon Jati yang berada di belakang rumahnya pun ikut tumbang.

Usai meninjau rumah warga yang terdampak puting beliung, Nanang beserta rombongan juga sempat meninjau SD Negeri setempat yang juga terkena imbas angin puting beliung.

Dihadapan kepala sekolah serta jajaran dewan guru, Nanang mengajak agar para tenaga pengajar dapat berinovasi dengan asas kebersamaan dan gotong royong. Dia pun meminta pihak sekolah dapat turut memperhatikan lingkungan sekitarnya.

“Tugas kepala sekolah bukan hanya melakukam manajemen di sekolah. Tetapi juga harus dapat mendidik masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan di sekitar sekolah. Jadikan sekolah sebagai contoh bagi lingkungan sekitar,” pungkas Nanang. (kmf)

Heri Agus Setiawan Tinjau Jalan Penghubung Pekon Kacapura dan Pekon Karang Rejo kec Semaka Tanggamus

Tanggamus, (Mediarepublika.com) – Menindak lanjuti proposal permohonan pembangunan jalan penghubung Pekon Kacapura Karang Rejo, Heri Agus Setiawan S.sos seusai melaksanakan Reses dipekon Kacapura Langsung Tinjau lokasi jalan Ciamis yang kini masih dalam pengajuan untuk dibangun TPT dan Sabes kepada Pemkab Tanggamus.

Dalam Tinjauwannya Heri Agus Setiawan Ketua DPRD Tanggamus mengatakan, kondisi jalan memang seharusnya segera dibangun namun dalam pembangunannya harus diutamakan Tanggulnya (TPT) mengingat kuntur tanah yang rentan Abrasi.

“Kalo kondisinya jalan seperti ini memang langkah awal yang harus diutamakan adalah pembangunan tanggulnya (TPT) biar ga Abrasi,” Ucapnya. Minggu(01/03/2020)

Selain dari pada itu Heri Agus Setiawan juga menjelaskan dengan kondisi jalan dan kebutuhan masyarakat yang ada, pembangunan jalan ciamis akan kami upayakan direalisasikan ditahun 2020.” Ya nanti kita upayakan tahun ini kita Realisasikan mas,” tambahnya.

Masih ditempat yang sama Sujanak Ketua BHP Pekon Kacapura sangat berharap kepada Pemkab Tanggamus khususnya Heri Agus Setiawan Ketua DPRD Tanggamus dan Hj Bunda Dewi Handajani Bupati Tanggamus untuk benar-benar dapat merealisasikan pembangunan jalan Ciamis penghubung Kacapura dan Karang Rejo tersebut ditahun 2020. Mengingat jalan tersebut adalah Akses penting bagi masyarakat Kecamatan Pematang Sawa, Kecamatan Semaka karena jalan tersebut selain dari pada jalan Ekonomi jalan tersebut merupakan jalur pendidikan di Kecamatan Semaka dan Kecamatan Pematang Sawa.

“saya harap Pemkab Tanggamus kususnya mas Heri dan Bunda Dewi benar-benar dapat merealisasikan pembangunan Jalan tersebut ditahun 2020 ini dikarenakan jalan ini sangat penting bagi warga Pematang Sawa dan Semaka mengingat selain jalur ekonomi jalan ini juga jalur pendidikan dikecamatan Semaka dan Pematang Sawa,” jelasnya. (Andi Raya/Hendra Wijaya)

Heri Agus Setiawan Gelar Reses Tahap II Dikecamatan Semaka

Semaka, (Mediarepublika.com) – Heri Agus Setiawan S.sos Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus Daerah Pemilihan I (Dapil I)Menggelar Penjaringan Aspirasi Masarakat Tahap II (RESES II) yang dilaksanakan dipekon Kacapura Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. Minggu(01/03/2020)

Penjaringan Aspirasi Masarakat Tahap II tersebut dihadiri oleh perwakilan masarakat di 3 (tiga) Kecamatan, diantaranya Kecamatan Semaka,kecamatan Pematang Sawa dan Kecamatan Bandar Negeri Semuong.

Dalam sambutannya Heri Agus Setiawan S.sos menyampaikan beberapa hal terkait dengan program pemerintah Pusat antara lain seerifikat tanah,program Asuransi Pertanian dan Peternakan dari Kementrian Pertanian dan merealisasikan Iven lomba Rebana masuk didalam Agenda Tahunan Kabupaten Tanggamus.

“Ada beberapa program pemerintah diantaranya sertifikat tanah,Program Asuransi Pertanian dan Peternakan dari Kementrian Pertanian dan saya akan realisasikan janji saya keibuk-ibuk untuk merealisasikan lomba Rebana dan mudah-mudahan akan saya usahakan agar lomba Rebana bisa masuk ke agenda Tahunan,” ucapnya.

Pserta reses sangat antusias mengusulkan pembangunan insfratruktur, normalisasi sungai, penambahan honor ibu-ibu PAUD, pengolahan hasil ikan, bantuan nelayan dan pertanian serta perekaman KTP-EL di tingakat Kecamatan.

Heri Agus Setiawan juga menghimbau kepada masarakat peserta Reses agar dalam mengusulkan suatu rencana jangan hanya mengusulkan pembangunan fisik tetapi pemberdayaan (SDM)juga tidak kalah penting untuk kita usulkan.
“Saya berharap agar jangan hanya pembangunan fisik saja yang kita usulkan tapi untuk pemberdayaan juga harus kita usulkan,” katanya.

Salah satu peserta reses Sujanak perwakilan pekon Kacapura sekaligus Merangkap
ketua BHP Pekon Kacapura menyampaikan usulan kepada Heri Agus Setiawan ketua DPRD Kabupaten Tanggamus terkait dengan pembangunan jalan penghubung Pekon Kacapura Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus. “Kami mohon kepada Bapak Heri Agus Setiawan S.sos Selaku Ketua DPRD Kabupaten Tanggamus untuk bisa merealisasikan proposal Permohonan pembangunan jalan penghubung Pekon Kacapura Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus dianggaran perubahan tahun 2020,” ungkapnya.

Usulan sujanak KETUA BHP Pekon kacapura tersebut langsung ditanggapi oleh Heri Setiawan ketua DPRD Tanggamus, dalam tanggapanya ia menyampaikan bahwa jalan tersebut sudah menjadi pembahasan dianggota Dewan Kabupeten Tanggamus. “Mengenai jalan penghubung Pekon Kacapura Kecamatan Semaka itu sudah dibahas oleh kita(DPRD) dan kita upayakan dapat direalisasikan ditahun 2020.pungkasnya. (andi raya/hendra wijaya)

FORUM MAJLIS TA’LIM ALMUTTAQIN KEC. KELUMBAYAN BARAT MENGADAKAN PENGAJIAN AKBAR

TANGGAMUS, (Mediarepublika.com) –Dalam rangka menyambut bulan rajab forum pengajian majlis ta’lim mengadakan pengajian akbar.

Kegiatan tersebut bertemakan, “melalui pengajian akbar al-muttaqin Kec. Kelumbayaan barat kita tinggkatkan iman dan taqwa serta ukuwah islam”. Dalam acara tersebut diisi langsung oleh ustad MUSLIM AL KAROFI dari Kec. Gisting Kab. Tanggamus.

Pada kesempatan yang sama dihadiri juga oleh anggota DPRD (Dewan Perwakiran Rakyat) Kab. Tanggamus dapil (Daerah Pemilihan) 6 fraksi PDIP HASMAL YADI,SFIL.I, Uspika (Unsur Pimpinan Kecamatan), Tokoh Masyarakat, Agama, Kepela Pekon se-Kecamatan Kelumbayan Barat serta masyarakat pada umumnya.

Dalam cerahnya Penceramah Ustad Muslim Al Karofi mengukapkan, mengajak seluruh kaum muslimin atau muslimat agar meningkatkan iman dan taqwa serta ukhuwah islamiyah khususnya kepada masyarakat kelumbayan barat.

“Karena sebentar lagi di kabupaten tanggamus akan menyelengarakan pesta demokrasi pemilihan kepala pekon serentak, marilah kita mempererat ukuwah islamiyah meningkatkan tali silaturrahim kita sesama umat manusia, ” jelas ustad muslim Al karofi dalam cerahnya.

Hasmal Yadi kepada mediarepublika.com menjelaskan, kegiatan Reses ini sekaligus diisi dengan pengajian serta bersilahturami dengan konstituen sekaligus menyerap aspirasi.

“Selain menyerap aspirasi masyarakat dengan bersilahturami ini kita dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada allah Swt, agar kabupaten tanggamus dapat maju dan berkembang,” jelas Hasmal kembali.

(Andi raya/hendra wijaya).

Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap DPO Penyalahguna Narkoba Ganja

TANGGAMUS, (Mediarepublika.com) – Seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) kepemilikan 1 bungkusan besar berisi daun ganja kering di Pekon Sinar Banten Kecamatan Talang Padang ditangkap Satresnarkoba Polres Tanggamus.

Kasat Reserse (Kasatres) Narkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan, SH mengatakan, tersangka bernama Ziad Athorik (24) juga merupakan warga Pekon Sinar Banten, merupakan DPO sejak Agustus 2019 lalu.

“Tersangka ditangkap sepulangnya dari pelarian, kemarin Jumat (28/2/20) pagi,” kata AKP Hendra Gunawan mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Minggu (1/3/20).

AKP Hendra menjelaskan, tersangka ditetapkan DPO setelau pihaknya mendapatkan informasi masyarakat adanya penyalahgunaan Narkoba, kemudian melakukan penggrebekan pada Sabtu tanggal 17 Agustus 2019 yang lalu di sebuah rumah kontrakan yang terletak di Pekon Sinar Banten.

Kala itu tersangka melarikan diri, namun petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 1 bungkusan besar berisi daun ganja kering, 8 bundle plastik klip kosong, dan 2 unit handphone di rak piring kontrakan tersangka.

“berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk istrinya, bahwa barang haram tersebut milik tersangka, kemudian diamankan di Satresnarkoba Polres Tanggamus,” jelasnya.

Lanjutnya, sepulangnya tersangka dari pelarian, pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa tersangka sedang berada di rumahnya, sehingga dilakukan penangkapan namun dalam penggeledahan tidak ditemukan barang bukti lain.

Ditambahkannya, saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 111 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, sebelum dijebloskan ke sel tahanan, tersangka mengaku melarikan diri ke Kalimantan dan bekerja menjadi sopir disana.

“Pulang baru kemarin, kaburnya ke Kalimantan. Kerja nyopir,” ucap pria beranak satu itu.

Tersangka berbadan kecil itu juga mengaku bahwa ganja itu didapatkan dari temannya dengan cara membeli seharga Rp. 300 ribu, namun belum terpakai.

“Itu punya temen, barangnya seharga Rp. 300 ribu. Tapi belum terpakai,” tutupnya. (Andi raya/hendra wijaya)