Banyak Petahana di Pilkada Sulut, Ketua DPD Tekankan Kerukunan Warga

MANADO-Ada 8 daerah di Sulawesi Utara (Sulut) yang akan mengikuti Pilkada Serentak 2020 dan didominasi oleh petahana. Untuk itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap agar Pilkada di Sulut tidak menimbulkan perpecahan antar-warga.

“DPD RI bersama Kementerian Dalam Negeri telah bersepakat, berdasarkan fungsi dan kewenangan DPD RI, untuk melakukan pengawasan terhadap proses Pilkada dengan Protokol Kesehatan,” ujar LaNyalla saat memberi sambutan pembuka dalam FGD di Kantor Gubernur Sulut di Manado, Senin (16/11/2020).

Untuk diketahui, ada 8 Pilkada di Sulut pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, yakni Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati (Pilbup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Pilbup Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Pilbup Minahasa Utara (Minut), dan Pilbup Minahasa Selatan (Minsel). Juga pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) di Sulut pada 2020 yakni di Kota Manado, Kota Bitung dan Kota Tomohon.

LaNyalla pun menyoroti banyaknya petahana yang maju pada Pilkada Sulut. Di Pilgub saja, 3 pasangan calon didominasi oleh petahana. Mereka adalah Christiani E Paruntu-Sehan Salim Landjar, Vonny Panambunan-Hendrik Runtuwene, Olly Dondokambey-Steven Kandouw.

Christiani E Paruntu atau yang sering disapa Tetty merupakan Bupati Minahasa Selatan 2 periode, dan pasangannya Salim Landjar adalah Bupati Boltim yang juga 2 periode. Kemudian Vonny Panambunan adalah Bupati Minahasa Utara. Sementara Olly Dondokambey adalah petahana Gubernur Sulut. Belum lagi beberapa Pilbup dan Pilwalkot di Sulut yang juga diikuti oleh petahana.

“Tak dapat dipungkiri, calon petahana selalu diuntungkan dalam kontestasi pilkada. Kewenangan anggaran yang berada di tangan petahana menciptakan relasi tidak setara dengan calon lain,” ucap LaNyalla.

Senator asal dapil Jawa Timur ini mengingatkan sering terjadinya dugaan kasus penyalahgunaan wewenang oleh pejabat birokrasi untuk membantu pemenangan calon petahana. LaNyalla meminta agar hal tersebut jangan sampai terjadi di Sulut.

“Kita berharap tidak terjadi konflik di Pilkada Sulawesi Utara, kendati didominasi para petahana. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi penyelenggaraan Pilkada di Sulawesi Utara,” ucapnya.

“Mari kita jaga prinsip-prinsip dalam sistem pemilihan umum yang lazim dipraktekkan di negara yang menyatakan dirinya demokratis, yakni prinsip universalitas, karena setiap
orang berhak berpartisipasi, prinsip kesetaraan karena hak suara satu orang bernilai satu suara, dan prinsip kebebasan, karena pilihan seseorang tanpa intervensi siapapun,” tambah LaNyalla.

Demokrasi diharapkan agar Indonesia memiliki kepala deerah yang berkualitas. Selain itu juga kepala daerah yang bisa mensejahterakan rakyatnya.

“Kita berkepentingan untuk menghasilkan kepala pemerintahan daerah yang baik, yang menciptakan kemanfaatan, tidak menyalahgunakan wewenang, serta menjaga keterbukaan, kepentingan umum, dan pelayanan,” kata LaNyalla.

Tensi politik saat pelaksanaan Pilkada kerap kali memanas. Meski begitu, LaNyalla mengingatkan agar kerukunan di Sulut tetap terjaga selama Pilkada berlangsung.

“Karena kerukunan di antara kita adalah penguat bangsa. Peribahasa ‘Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh’ dan semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ sejatinya telah tertanam dalam tubuh bangsa ini sejak lama. Menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat, mensyaratkan toleransi, baik antar-individu maupun antarkelompok,” papar LaNyalla.

Mantan Ketum PSSI ini mengingatkan, toleransi dalam keberagaman merupakan keniscayaan di Indonesia yang memiliki kemajemukan baik agama, suku, ras, dan golongan. LaNyalla mengatakan, keberagaman Indonesia memang membutuhkan semangat dari semua pihak untuk menciptakan harmonisasi.

“Karena itu, kesetaraaan mesti ditanamkan
dalam diri individu dan kelompok, meskipun
masing-masing memiliki keberagaman identitas,” tegas LaNyalla.

Pilkada merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat di provinsi dan kabupaten/kota. Hanya saja, kata LaNyalla, ada sejumlah kelemahan pada Pilkada ini.

“Kelemahannya adalah besarnya biaya politik, mencuatnya isu komunal atau kedaerahan, terbukanya konfilk sosial, dan tergerusnya rasa kebersamaan dalam masyarakat,” sebutnya.

DPD RI pun telah melakukan kajian atas kelemahan-kelemahan Pilkada. Perwakilan daerah di pihak legislatif tengah mengkaji arah dan kebijakan sistem pemilihan kepala daerah dalam konsep otonomi daerah.

“DPD RI ingin memperkuat regulasi terhadap model demokrasi saat ini. Salah satunya, DPD ingin mengajak semua pihak menuju demokrasi substantif atau partisipatoris, bukan demokrasi prosedural, agar kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih, membentuk ikatan kuat dengan rakyatnya, dan menjalankan mandat rakyat untuk menghasilkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” urai LaNyalla.

“Maka, pendidikan terhadap pemilih merupakan kewajiban agar demokrasi kita semakin berkualitas, dan demokrasi kita semakin menguatkan kebhinekaan dalam ke-Indonesi-an,” sambungnya. (*)

Ini Penjelasan Kabag Tapem Tanggamus(Syarip Zulkarnai) Pemilihan PILKAKON Serentak Di Tanggamus.

mediarepublika.com — Tanggamus Pemilihan Kepala Pekon (Pilkakon) serentak di Tanggamus bisa digelar sesuai jadwal Desember 2020, asalkan memenuhi dua persyaratan.

Kedua syarat tersebut yaitu, terkait pengamanan. Jika Pilkada di dua kabupaten tetangga yakni Pesawaran dan Pesisr Barat berlangsung aman. Lalu, terkait angka penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang terkendali.

“Kalau semakin melonjak maka Panitia Pilkakon Kabupaten akan minta pertimbangan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19,” ungkap Kabag Tapem Tanggamus, Syarif Zulkarnai .Selasa (17/11).

Syarif juga mengatakan, pemkab tetap pada jadwal dan sudah kesepakatan forkopimda pelaksanaan pilkakon digelar pertengahan Desember 2020. Namun untuk kepastian hari dan tanggalnya belum ada.

“Ada perubahan draf yang saat ini masih kita ramu, mudah-mudahan minggu ini selesai, dan akan kita edarkan ke pekon-pekon yang akan melaksanakan pilkakon,” jelasnya.

Terkait surat suara dan juga kotak suara, semuanya sudah tersedia dan tidak ada kendala. Tahapan di tingkat panitia pekon tinggal penyebaran undangan pemilih, kampanye, dan masa tenang.

Pilkakon serentak semula direncanakan 15 April 2020. Namun ditunda karena pandemi Covid-19. Pilkakon akan diikuti sekitar 770 calon dari 220 pekon se-Tanggamus. (gun)

Pjs. Bupati Pesisir Barat Menjadi Narasumber pada Acara Government 4.0 Week

Pesisir Barat – — Pjs. Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra, selaku Ketua Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) didampingi Kadis Kominfo Pesisir Barat menjadi Narasumber dalam Webinar pada acara Government 4.0 Week yang diselenggarakan secara virtual, bertempat di Kantor Bupati, Senin (16/11).

Dalam Acara Webinar yang mengusung tema Big Data & Analytics Dalam Pengambilan Kebijakan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Cloud Computing Indonesia bekerjasama dengan Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (WANTIKNAS) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tersebut, menghadirkan Ketua ASKOMPSI, Achmad Chrisna Putra dan juga narasumber dari WANTIKNAS Ilham Akbar Habibi serta praktisi TIK lainnya.

Dalam paparannya Ketua ASKOMPSI mengungkapkan tentang pentingnya cloud sebagai media pendukung dalam penyimpanan data dan juga tentang Peraturan Presiden nomor 95 Tahun 2018 sebagai dasar pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam kegiatan tersebut, Chrisna menjelaskan tahap paling awal penyusunan kebijakan yaitu identifikasi masalah untuk menjawab kebutuhan secara tepat. Kemudian juga diperlukan sarana yang lebih baik dalam melakukan identifikasi masalah yaitu dengan menggunakan Teknologi Informatika Revolusi Industri 4.0.

Proses ini sangat berkaitan dengan Proses Integrasi data dengan berbagai macam aspeknya yang tujuan akhirnya adalah memberikan Layanan Publik dan Administrasi Pemerintahan yang lebih baik.

Pada kesempatan itu juga, Chrisna mengimbau agar memperhatikan kebijakan yang sifatnya terintegrasi dan terorganisir melalui media yang memang sudah ada dan memang harus di terapkan di Pemerintahan saat ini.

LaNyalla Dukung Gerakan Sulut Bermasker dan Minta Senator Bantu Pemprov Sosialisasi Prokes Covid 19

MANADO-Pejabat sementara Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni mengungkapkan masih ada 27 persen warga Sulut yang tidak percaya bahwa virus Corona benar-benar ada. Karena itu Fatoni menyatakan akan melaunching Gerakan ‘pakai masker’ dan Gerakan pembagian masker.

Demikian disampaikan Fatoni saat menyambut kedatangan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama rombongan Senator di Kantor Gubernur Sulut, Senin (16/11/2020) pagi.

Perlu diketahui, kasus Covid-19 di Sulut memang melonjak di dua pekan terakhir. Oleh karena itu, LaNyalla berharap Pemprov segera melakukan langkah antisipasi. Apalagi awal Desember akan digelar Pilkada di Sulut.

“Menurut data dari Satgas Penanganan Covid Sulut, ada tambahan kasus yang signifikan sejak pekan lalu yang menyebar di 11 kabupaten dan kota termasuk Manado,” ujar LaNyalla usai membuka FGD DPD RI dengan tema ‘terwujudnya kerukunan umat beragama melalui Pilkada 2020 di tengah Pandemi Covid-19’.

Data tersebut menunjukkan adanya tambahan kasus Corona cukup banyak di Sulut setelah pada 16 Oktober lalu ada lonjakan kasus sebanyak 62 kasus dalam satu hari. Sementara itu data Satgas Covid-19 pada Minggu (15/11), total kasus positif Corona di Sulut hampir menembus 6.000 kasus, tepatnya sebanyak 5.960 orang.

“Pada 15 November kemarin, ada tambahan lagi 49 kasus Corona. Sementara pasien sembuh sudah mencapai 4.921 orang. Kasus kematian akibat Covid di Sulut hingga saat ini ada 225, semoga tidak terus bertambah,” ujar LaNyalla.

LaNyalla juga meminta KPU Sulut untuk serius melakukan antisipasi, baik dari sisi protokol Kesehatan, maupun dari sisi kualitas demokrasi. “Jangan sampai nanti tingkat kehadiran pemilih di bawah 50 persen. Harus dipikirkan caranya, tetapi tetap aman dari sisi ancaman Pandemi,” ungkap Senator asal Jawa Timur itu.

Secara khusus, Ketua DPD juga meminta kepada Senator asal Sulut untuk berperan aktif memberi pengawalan terhadap proses pelaksanaan Pilkada di dapilnya. Dengan begitu, kata LaNyalla, perwakilan DPD RI bisa mengingatkan sekaligus membantu Pemprov Sulut terkait hal itu.

“Senator tidak boleh abai. Harus turut serta mengawal pelaksanaan Pilkada hingga detil terkecil. Kita harus selalu hadir untuk menjadi perpanjangan tangan rakyat dan daerah,” tegasnya.

Untuk diketahui, ada 4 senator dapil Sulut pada periode DPD saat ini. Mereka adalah Cherish Harriette, Maya Rumantir, Djafar Alkatiri dan Stefanus BAN Liow.

Adapun 8 Pilkada di Sulut pada 2020 itu adalah Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati (Pilbup) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Pilbup Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Pilbup Minahasa Utara (Minut), dan Pilbup Minahasa Selatan (Minsel). Juga pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) di Sulut pada 2020 yakni di Kota Manado, Kota Bitung dan Kota Tomohon. (Red)

Hadiri Syukuran HUT ke 75 Brimob, Gubernur Lampung sampaikan Selamat

Bandar Lampung, — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menghadiri Acara Syukuran HUT Brimob ke 75 bertempat di Lapangan Tembak Multi Fungsi “Adhi Pradana” Satbrimob Polda Lampung, Sabtu (14/11/2020).

Acara didahului dengan mengikuti upacara secara virtual bersama Kapolri dan jajaran Brimob diseluruh wilayah Nusantara dan menyaksikan Video Testimoni Wakil Presiden Republik Indonesia.

Gubernur hadir dalam salah satu rangkaian HUT Brimob yang ke 75 pada kegiatan Syukuran yang digelar oleh Kepolisian Daerah Lampung diampingi Kasat Pol. PP. Provinsi Lampung dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Lampung.

Acara yang digelar bersama Brimob seluruh Nusantara secara serentak tersebut dihadiri oleh keluarga besar Korps Brimob dan berlangsung dalam situasi Pandemi covid-19, sehinga. tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung mengucapkan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan peringatan HUT ke 75 pada tahun 2020 ini meskipun dalam situasi Pandemi covid-19.

Diungkapkan bahwa peran serta Brimob dalam rangka pencegahan dan penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional dan kesiap siagaan telah melaksanakan beberapa kegiatan, yaitu pemberian bantuan bagi warga masyarakat terdampak Covid-19, pendampingan kepada siswa dalam belajar secara daring dan kegiatan sosial lainnya.

Dimasa mendatang Brimob masih dihadapkan dengan tugas pengamanan pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2020.

Sementara dalam sambutannya, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Anggota Brimob yang pada hari ini memperingati Hari lahirnya.

“Setiap memperingati Hari Ulang Tahun kita selalu melaksanakan evaluasi, kegagalan, keberhasilan sehingga menjadi bahan untuk memperbaikinya dimasa yang akan datang,” ungkap Gubernur.

Gubernur Arinal juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada jajaran Polda Lampung.

“Situasi Kamtibmas yang aman, damai, sampai saat ini terjaga dengan baik, tentunya itu semua karena peran serta Polri, TNI dan masyarakat,” ungkap Arinal.

Gubernur Arinal berharap agar seluruh elemen dapat bekerja bersama – sama mendukung proses pembangunan di Provinsi Lampung.

Gubernur mengharapkan peran serta Keluarga besar Polri untuk menyatukan langkah dalam pembangunan dan menjaga keutuhan NKRI.

Ungkapan syukur HUT Brimob di Polda Lampung ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Lampung beserta Kapolda Lampung. (Red).

Pjs. Bupati Pesisir Barat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesisir Barat

Pesisir Barat — Pjs Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pesisir Barat, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (13/11).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua 1 DPRD beserta 17 anggota DPRD Pesisir Barat, serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Agenda Rapat Paripurna hari ini adalah penyampaian pandangan. umum Fraksi – Fraksi terhadap Nota Pengantar Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021.

Sebelumnya, Pjs Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra telah menyampaikan Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pesisir Barat Tahun Anggaran 2021 pada Senin 26 Oktober 2020 yang lalu.

Pjs Bupati Pesisir Barat Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2021

Pesisir Barat — Pjs Bupati Pesisir Barat,
Achmad Chrisna Putra, menghadiri Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2021, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Sekretariat Dewan Kabupaten Pesisir Barat, Jumat (13/11).

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPRD, 18 anggota DPRD Pesisir Barat, serta Para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Pjs Bupati menyampaikan jawaban Pemerintah atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Pesisir Barat.

Chrisna mengapresiasi Nota Keuangan RAPBD Tahun Anggaran 2021 yang telah disampaikan beberapa waktu yang lalu, karena dengan koordinasi dan kerjasama serta dukungan stakeholder terkait serta masyarakat, proses ini dapat dilaksanakan dengan baik dan berharap agar yang sudah ditargetkan dalam RAPBD Tahun Anggaran 2021 dapat tercapai.

Dalam rangka mendorong pemulihan perekonomian sebagai dampak dari penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan upaya dengan memberikan bantuan terhadap UMKM, koperasi dan pasar tradisional berupa bantuan sosial. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi, per tanggal 12 November 2020, Kabupaten Pesisir Barat bersama 4 Kabupaten lainnya masuk dalam zona kuning, sementara kabupaten yang lain masuk dalam zona orange dan zona merah.

Menyinggung netralitas ASN pada Pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan pada bulan Desember, Chrisna menyampaikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, bahwa setiap ASN tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun, dan seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melaksanakan ikrar netralitas ASN dalam Pilkada tahun 2020.

Gubernur Berolahraga Sepeda Bersama Rektor UIN Dan Forkopimda

Bandar Lampung —- Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Rektor UIN dan Jajaran, Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah dan beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, melaksanakan kegiatan olahraga bersepeda, bertempat di halaman Rektorat UIN Raden Intan, Jum’at (13/11).

Menurut Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan, Prof. Dr. H.Moh. Mukri, M.Ag, kegiatan pada hari ini dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis UIN Raden Intan Lampung yang saat ini menduduki peringkat ke-11 di Indonesia.

Diungkapkan dalam sambutannya, bahwa pada awalnya kampus ini kurang diminati sehingga Perguruan Tinggi ini hanya memiliki mahasiswa yang tidak terlalu banyak. Namun pada saat ini seiring dengan terus dikembangkannya fasilitas pendukung, jumlah mahasiswa mengalami peningkatan yang signifikan.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur berpesan kepada Rektor UIN Raden Intan dan jajaran untuk tetap mempertahankan predikat Green Campus dan dalam pengembangannya tetap memperhatikan lingkungan.

“Mohon dalam membangun betul-betul direncanakan sehingga akan menjadi kampus yang multi fungsi,” harap Gubernur.

Keberadaan kampus ini menempati posisi yang strategis, yaitu dekat dengan exit tol dan memiliki lahan luas yang masih dapat dikembangkan.

Di akhir sambutannya, Gubernur Arinal menyampaikan rasa bangga dan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan olahraga bersama pada hari ini.

“Saya hadir disini untuk menyapa para mahasiswa dan para dosen melalui kegiatan bersepeda bersama. Saya memberikan apresiasi kepada Pak Rektor atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini. Olahraga sepeda saya minta dijadikan kebutuhan kita di masa yang akan datang sebagai upaya meningkatkan kesehatan kita bersama,” pungkasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan melakukan olahraga sepeda santai bersama yang dilakukan oleh Gubernur diikuti oleh seluruh yang hadir, dengan rute mengelilingi kampus UIN Raden Intan. (Red)

Bahas Program Smart Village, Pjs Bupati Pesibar Hadiri Focus Group Discussion Bersama Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung

Pesisir Barat, mediarepublika.com — Pjs Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra, hadiri Focus Group Discussion (FGD) bersama Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung Dr. Zaidrina S.E., M.Si.

FGD yang membahas terkait Program Smart Village, Kawasan Pedesaan, dan Bumdesma tersebut berlangsung di Ruang Batu Gughi Setda Pesisir Barat, pada Kamis (12/11).

Dalam penjelasan Kadis PMDT, rencana upaya perwujudan kawasan transmigrasi yaitu meliputi satuan kawasan pengembangan Kawasan Perkotaan Baru (KPB), satuan pemukiman hingga sarana/prasarananya. Kadis PMDT meminta dukungan kepada seluruh dinas terkait, sebab bukan hanya menjadi satu kewajiban atau tanggung jawab suatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja, namun Program tersebut akan menjadi tanggung jawab bersama OPD yang terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Selain itu, Dr. Zaidrina juga menjelaskan bahwa Program Smart Village bertujuan untuk mendorong desa-desa menjadi cerdas, memahami potensi desa, dan memetakan apa yang menjadi nilai positif dari desa.

Pjs Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra menyampaikan dukungannya dan menyambut baik adanya Program Smart Village, Kawasan Pedesaan, Bumdesma yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Barat.

Selanjutnya, Bupati juga menyampaikan kepada seluruh OPD yang terkait agar menindaklanjuti program yang direncanakan, sehingga Program Desa Berjaya Provinsi Lampung sebagai upaya menjadikan Desa Berjaya yakni aman, berbudaya, maju, berdaya saing dan sejahtera dapat terwujud serta Kabupaten Pesisir Barat lebih maju. Bupati meminta kepada OPD terkait agar saling bersinergi dengan Pemerintah Pekon, dan diperlukan adanya dukungan dari masyarakat.

Tidak lupa, Bupati mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Dr. Zaidirina S.E., M.Si, beserta tim, dan peneliti Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan Darmajaya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Nakertrans, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (PMP) dan Perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

IPC PANJANG GELAR SURVEY KEPUASAN, KETIDAKPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN TAHUN 2020

Bandarlampung – Rabu, 11 November 2020 Bertempat di Ballroom hotel Novotel Lampung digelar acara Survey Kepuasan, Ketidakpuasan dan Loyalitas Pelanggan dengan tema Together WE Strong bersama Pengguna Jasa IPC Panjang dengan mengikuti protocol kesehatan Covid 19 seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Acara yang dihadiri langsung oleh General Manager IPC Panjang Adi Sugiri, Manager Area IPC TPK Area Panjang Budi Daryono, General Manager PT PTP Cabang Panjang Ruly Arief Dwiyana ini menyampaikan beberapa hal terkait dengan pencapaian oleh IPC Panjang sepanjang tahun 2020 ini dan visi misi IPC Panjang kedepan dengan investasi yang sedang berlangsung seperti proyeksi Exit tol langsung ke Pelabuhan panjang.

Dalam paparanya General Manager IPC Panjang Adi Sugiri menyampaikan bahwa tentunya ada proses atau yang di perlu dilakukan terkait dengan upaya untuk memenuhi keinginan dari pelanggannya yang itu biasanya harus tertuang dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan baik itu anggaran eksploitasi maupun investasi. Kami juga berharap IPC panjang selalu bisa mempertahankan nilai atau skor kepuasan pelanggan, dan saya melihat begitu luar biasa prospek pelabuhan panjang yang tentunya akan berdampak terhadap peningkatan kegiatan perekonomian Provinsi Lampung dan Menurutnya, prospek kedepannya sungguh luar biasa, kami beberapa kali komunikasi dengan pemerintah provinsi atau daerah begitu luar biasa dukungan support dari pemerintah provinsi dalam hal ini khususnya Bapak Gubernur Lampung

Harapannya ini, bisa mendapatkan hasil yang cukup baik, sebab ini menjadi tolak ukur kami selanjutnya. Kemudian tahun 2019 lalu nilainya 4,7 dan diharapkan tahun 2020 ini bisa naik nilai survei kepuasan pelanggannya.

Adi Sugiri melihat IPC Panjang banyak harapan dan prospek yang akan berdampak pada peningkatan kegiatan perekonomian pengusaha di Lampung. IPC Panjang merupakan pelabuhan besar dan induk di Sumatera, dengan harapan masyarakat Bandar Lampung bisa bertumpu pada Pelabuhan Panjang. Adi menambahkan, ada beberapa masukan dari pelanggan terkait pelayanan IPC Pelindo. Masukan tersebut terkait kesiapan infrastruktur kinerja dan target dalam pelayanan bongkar muat. “Masukan itu nanti yang akan kita benahi sehingga ke depan pelanggan kita nyaman menggunakan jasa IPC. Dengan adanya SKP ini kita harapkan juga ke depan IPC Pelindo mendapatkan hasil penilaian yang cukup baik sesuai visi dan misi bersama-sama bersinergi untuk membantu pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan Big Band IPC Panjang dan pembagian berbagai doorprize dan juga grandprize bagi para Customer.