HUT KE-9 OJK, TINGKATKAN KEPERCAYAAN DAN MANFAAT BAGI MASYARAKAT

Jakarta, 22 November 2020. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso meminta semua pegawai OJK untuk terus bekerja keras dan menjaga integritas guna menjadikan OJK sebagai lembaga yang kredibel dan bermanfaat bagi pelaku industri jasa keuangan dan masyarakat di usianya yang mencapai 9 tahun.

“OJK harus mendayagunakan soliditas internal untuk meningkatkan bakti dan kontribusi OJK bagi kemajuan sektor jasa keuangan Indonesia dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Wimboh saat perayaan HUT ke-9 OJK yang digelar secara virtual di Jakarta, dan diikuti seluruh pegawai OJK di seluruh Indonesia, Minggu (22/11/2020).

Presiden RI Joko Widodo dalam videonya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-9 kepada OJK dan meminta OJK untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar, berbagi beban untuk membantu para pelaku usaha kecil, menengah maupun besar agar kembali produktif menggerakkan roda perekonomian.

“Selamat ulang tahun ke-9 bagi OJK. Selamat bekerja keras dan memberikan dedikasi terbaiknya bagi kemajuan negeri,” kata Presiden. Sementara itu Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mengatakan OJK memiliki peran yang sangat strategis dalam melakukan pengawasan dan pengawasan yang terintegrasi untuk tumbuh dan berkembangnya sektor keuangan termasuk yang berskala ultra mikro, mikro dan kecil.

“Kiranya OJK dapat terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas sektor keuangan di Indonesia. Tingkatkan kapasitas dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Pusat dan Daerah sehingga hadirnya OJK dapat menjadi solusi bagi permasalahan dan tantangan industri keuangan di masa kini dan masa yang akan datang terutama dalam masa pemulihan ekonomi sebagai dampak dari Covid 19,” kata Wakil Presiden.

Perayaan HUT ke-9 OJK kali ini diramaikan dengan konser amal yang menghadirkan beberapa artis ternama untuk mengumpulkan bantuan dana untuk dibagikan kepada pelajar dan mahasiswa yang terdampak pandemi Covid 19. Sebelumnya, untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19, pegawai OJK sudah mengumpulkan dana sebesar Rp20,6 miliar yang berasal dari gaji pegawai yang disisihkan sejak Maret tahun ini. OJK juga sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp4,7 miliar berupa bantuan untuk perbaikan sarana dan infrastruktur bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar Kantor OJK di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Wimboh juga meluncurkan aplikasi UMKM-MU, yaitu platform digital dalam bentuk website dan mobile app yang dikembangkan oleh OJK untuk membantu UMKM binaan dalam memperluas akses pasar secara digital. UMKM-MU ini merupakan program yang istimewa karena melibatkan partisipasi seluruh Kantor Regional/Kantor OJK di seluruh Indonesia dalam melakukan pembinaan dan pendampingan bagi UMKM, serta melakukan pencarian, pemilihan dan kurasi produk unggulan yang berkualitas di setiap daerah.

“Harapan kami, UMKM-MU ini dapat menjadi bahtera yang mampu membawa UMKM Indonesia menjadi usaha yang berdaya saing tinggi dan terus tumbuh menopang perekonomian Indonesia,” kata Wimboh. Selain konser amal, OJK pada Minggu pagi juga menggelar lomba lari dan sepeda virtual yang diikuti oleh pegawai, pelaku jasa keuangan, jurnalis dan masyarakat umum.

Media Massa Menjaga Silaturahmi Bersama Polisi

Pesawaran – Dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi dan sinergitas antara media dan polisi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polres Pesawaran khususnya dan NKRI pada umumnya, beberapa awak media bersilaturahmi dengan jajaran petinggi Polres Pesawaran Jumat (20/11/2020)

Dalam Anjau silau tersebut beberapa awak media diterima langsung oleh Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo yang diwakili oleh Waka Polres Pesawaran, Kompol Yohanes, SH., MH., di ruang kerjanya.

Dalam bincang-bincang bersama Wakapolres Pesawaran tersebut yang penuh dengan suasana kekeluargaan dan kebersamaan, Kompol Yohanes berharap agar media selaku pilar keempat Demokrasi di Indonesia dapat membantu pihak kepolisian khususnya di wilayah hukum Polres Pesawaran agar bisa menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan segala informasi kepada masyarakat khususnya tentang keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pesawaran.

Lebih lanjut Kompol Yohanes berharap kepada media massa untuk selalu bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menginformasikan tentang kemajuan dan perkembangan Polres Pesawaran dalam hal menegakkan keamanan dan ketertiban di wilayah Polres Pesawaran, pungkasnya.

Disisi lainnya, awak media juga disambut dengan hangat oleh Kasatlantas Polres Pesawaran AKP I Wayan Budiarta, berkisah masa lalu, kedua mitra ini saling bercerita kenangan dan kebersamaan. Hingga diujung perjumpaan, kedua mitra ini foto bersama. | red

Penutupan Dan Evaluasi Latihan Posko I Pangdam II/SWJ

Bertempat di Aula A.Yani Makorem 043/Gatam Jl. Teuku Umar No.85, Penengahan, Kec. Tj. Karang Pusat, Kota Bandar Lampung.Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi tutup Latihan Posko I Korem 043/Gatam Ta.2020.jumat 20/11/2020.sebelum menutup Latihan Posko I Pangdam II/Swj terlebih dahulu meninjau pelaksanaan Latihan Posko I Korem 043/Gatam.

Dalam sambutannya Pangdam II/Swj.Selama tiga hari para peserta telah melaksanakan latihan posko I, saya berharap agar semua materi yang telah dilatihkan dapat di serap untuk dijadikan pedoman dan diaplikasikan guna menghadapi tugas – tugas perbantuan kepada pemerintah daerah dalam penanggulangan terjadinya bencana wabah penyakit.

Berbagai kekurangan yang telah dievaluasi pada kaji ulang.Agar menjadi Atensi,sebagai upaya penyempurnaan Prosedur dan Mekanisme kerja guna terwujudnya Propesionalisme prajurit Korem 043/Gatam dalam mengahapi tantangan tuhas kedepan yang semakin kompleks dan dinamis.

Sebelum mengakhiri sambutannya Pangdam II/Swj mengucapkan Terima kasih dan Penghargaan kepada penyelanggara dan semua pihak yang telah berkerja keras menyelenggarakan Latihan Posko I Korem 043/Gatam dengan baik dan ucapan yang sama kepada seluruh peserta Latihan atas keseriusan dan kesungguhannya selama mengikuti Latihan Posko ini.

Hadir pada kegiatan tersebut. Danrem 044/Gapo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.I.P., S.Sos. Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Puji Cahyono, S.I.P., Irdam II/Swj, Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo.Gubernur Prov. Lampung diwakili Staf ahli gubernur bidang pemerintahan hukum dan politik, Bpk. Saiful Darmawan S.H., M.M.
Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Beny Sulistiono, S.E. Asops Kasdam II/Swj, Kolonel Inf H.D. Arifin Simanjuntak. Asintel Kasdam II/Swj, Kolonel Inf Priyanto Eko Widodo. Aslog Kasdam II/Swj, Kolonel Inf Priyadi Budi P. Aster Kasdam II/Swj, Kolonel Arh Fithrizal setiawan.Tim Pusterad, Kolonel Inf Isa Ansori. Wadan Rindam II/Swj, Kolonel Inf Andrian Ade. Karo Ops Polda Lampung, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono. Para Kasi Korem 043/Gatam.Para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam. Para Kasatdisjan jajaran Korem 043/Gatam. BPBD Prov. Lampung, Bpk. Fendi. Pol PP Kab. Lampung Selatan, Hendri dan Dinas Kesehatan, Bpk. Sumantri

Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kominfo dan Pemprov Lampung Gelar Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional

BANDARLAMPUNG — Dalam rangka membangun pemahaman, kepercayaan, dan partisipasi publik untuk bersama-sama mewujudkan “Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit”, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementrian Kominfo bersama Pemerintah Provinsi Lampung mengelar Pertunjukan Virtual Kesenian Tradisional Uri Uri Budoyo yang disiarkan secara live dari Hotel Batiqa, Bandar Lampung, Jumat (20/11) malam.

Kegiatan diisi dengan penampilan kesenian tradisional berupa Budoyo Wewayangan Lampung dari Sanggar Seni Singo Manggolo dan penampilan serta bincang-bincang bersama Ikhlas Band yang menampilkan hits single terbaru “Assalamualaikum Cinta”.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra saat membuka kegiatan tersebut menyatakan bahwa Pandemi Covid-19 telah terjadi diseluruh Dunia termasuk Indonesia, untuk mengatasi hal tersebut berbagai macam upaya telah dilakukan oleh Pemerintah, baik upaya pemulihan kesehatan maupun pemulihan perekonomian.

Adapun upaya-upaya tersebut menurut Achmad Chrisna Putra diantaranya adalah dengan pemberian Bantuan Sosial, dan melakukan edukasi protokol kesehatan terhadap masyarakat.

“Berbagai upaya telah kita lakukan, mulai dari bantuan sosial hingga edukasi kesehatan melalui jargon 3M yakni Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga jarak. Mudah-mudahan masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan di kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Selain itu, menurut Achmad Chrisna Putra, dalam upaya pemulihan perekonomian nasinonal, khususnya di Provinsi Lampung, Pemprov Lampung terus mendorong pemberdayaan UMKM, dimana UMKM sejatinya adalah sebagai tulang punggung dalam membangkitkan perekonomian masyarakat.

Mengakhiri sambutannya Achmad Chrisna Putra berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan siap untuk di vaksin ketika vaksin siap, dirinya juga berpesan untuk segera melapor jika ada gejala kesehatan kepada pelayanan kesehatan terdekat.

Sementara itu Ketua KPCPEN Provinsi Lampung Mochamad Alkhusnu Rizki menyatakan bahwa cluster penyebaran covid-19 saat ini ada diperkantoran, oleh karena itu pihaknya telah membentuk 6 tim monitoring perotokol kesehatan yang ada disetiap SKPD yang ada di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami telah membentuk 6 tim monitoring protokol kesehatan di setiap SKPD, Adapun laporan dari ke-6 tim tersebut nantinya akan menjadi bahan kajian Pimpinan Daerah untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan covid-19 di Provinsi Lampung,” jelasnya.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya agar masyarakat tetap produktif dalam masa pandemi melalui pertunjukan virtual kesenian daerah tersebut, rencanannya juga akan digelar di Kota Metro dan Pringsewu. (Red)

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara Berikan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Lampung Selatan

JATIAGUNG — Melanjutkan kunjungannya di Provinsi Lampung, usai memberikan bantuan di Lampung Tengah, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara didampingi Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Fitrianita Damhuri, melakukan penyaluran bantuan dari Kementrian Sosial RI kepada masyarakat Jati Agung, Lampung Selatan. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Karang Anyar, Jati Agung, Jumat (20/11) sore.

Selain Kepala Dinas PPPA Fitrianita Damhuri dan Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara, Kegiatan juga dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kemensos RI, Hotman, perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung dan tokoh masyarakat Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kegiatan tersebut Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara menyerahkan Bantuan Kementerian Sosial RI Berupa 2.000 Paket Sembako Untuk Penanganan Covid-19 kepada masyarakat Lampung Selatan Melalui Yayasan Sosial Pelita Fajar Baru.

Dalam sambutannya, Grace Batubara berpesan agar 2000 paket sembako yang diserahkan dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Bantuan ini mohon dapat diterima dengan baik, semoga nanti setelah acara selesai agar dapat diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan. Saat ini pandemi covid19 memang sangat berdampak pada perekonomian kita, oleh sebab itu Kementrian Sosial selalu berusaha untuk hadir ditengah masyarakat untuk sedikit meringankan beban yang ada, Kita berdoa bersama semoga pandemi ini segera berakhir, dan kita dapat beraktifitas seperti sedia kala,” tutur Grace Batubara.

Pada kegiatan tersebut, Grace Batubara juga berkesempatan mengunjungi beberapa rumah warga Karang Anyar untuk meninjau sekaligus memberikan bantuan sembako secara langsung. (Red)

Pemprov Lampung Tandatangani Nota Kesepahaman Dengan Pertamina dan Bank BRI

Bandar Lampung, mediarepublika — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri acara Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II dan PT. Bank BRI (Persero) Tbk. tentang Pelaksanaan Program Pengendalian Penyaluran Bahan Bakar Minyak Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu/Solar Bersubsidi Tepat Sasaran Dengan QR Code Full Card Di Wilayah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama, Jumat (20/11).

Turut hadir Kepala Bapenda, Kadis Perhubungan, Karo Hukum, Plt. Kadis ESDM, Sekretaris Bappeda, Kabag pada Biro Perekonomian, serta Instansi terkait lainnya.

Gubernur Arinal mengatakan, inovasi yang diprakarsai oleh PT. Pertamina dan didukung oleh Bank BRI ini merupakan sebuah upaya yang patut diapresiasi agar pengendalian penyaluran BBM pada masa yang akan datang khususnya solar bisa berjalan dengan baik.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini setidaknya memiliki 3 tujuan, yaitu peningkatan pengelolaan dan laporan PBBKB yang lebih transparan dan akuntabel, pengendalian bahan bakar minyak jenis solar agar tepat sasaran, dan peningkatan pendapatan pajak daerah.

Dalam hal rekonsiliasi data PBBKB, Gubernur berharap kedua belah pihak dapat lebih transparan dalam penyajian data dan bisa lebih terbuka dalam memberikan data-data yang diperlukan.

Dalam pengendalian penyaluran BBM solar bersubsidi Gubernur berharap kepada Pertamina agar dapat menjadi kontrol dan filter bagi pengguna BBM terutama solar agar tepat sasaran.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh jajaran perangkat daerah terkait untuk lebih ketat dan mengawasi pengedaran BBM terutama solar bersubsidi untuk memastikan agar tepat sasaran,” ujar Gubernur.

Diharapkan kepada seluruh perangkat di SPBU agar dapat bekerja secara jujur dalam pelaksanaan di lapangan dan kepada Bank BRI untuk memberikan kemudahan proses pendaftaran dan pengisian saldo kepada para pemilik kendaraan dengan memperluas pelayanan hingga ke daerah sehingga layanan ini tidak terpusat di beberapa titik utama.

GM Marketing Operation Region (MOR) II PT. Pertamina, Acep Wicaksono Hadi, dalam kesempatannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur karena atas perhatian dan dukungannya, kerjasama ini bisa terlaksana.

“Kami berterimakasih kepada bapak Gubernur atas perhatian dan juga dukungan yang luar biasa atas kerjasama ini dan terus mengharapkan dukungan dari bapak Gubernur supaya pelaksanaan kerjasama ini bisa berjalan dengan lancar,” ucap Acep.

Selanjutnya, Pimpinan Kantor Wilayah PT. Bank Rakyat Indonesia Bandar Lampung Nasrullah Iskandar mengatakan, dengan menggunakan QR Code Full Card Bank BRI diharapkan penyaluran solar bersubsidi dapat dilakukan secara terkendali, tepat sasaran, dan tepat jumlah.

Full Card ini berbasis pada uang elektronik yang menjadi alat pembayaran BBM subsidi secara non tunai. Full Card ini menjadi salah satu contoh model penerapan distribusi BBM bersubsidi secara terkendali dan digitalisasi. Dengan Full Card, data transaksi BBM bersubsidi tercatat sehingga dapat membantu upaya memonitor dan memastikan BBM bersubsidi ini tepat sasaran.

“Saya berharap dalam kesepahaman ini dapat diimplementasikan dengan penuh komitmen dan rasa tanggung jawab penuh oleh pihak-pihak yang terkait sehingga pelaksanaan program pengendalian penyaluran dengan metode QR di Provinsi Lampung ini dapat berjalan lebih efektif, efisien, tepat sasaran dan sesuai dengan yang kita harapkan bersama,” tutup Nasrullah. (Red)

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara Berikan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Lampung Tengah

TERBANGGIBESAR — Gubernur Lampung diwakili oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mendampingi Ibu Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara melakukan penyaluran bantuan dari Kementrian Sosial RI kepada masyarakat Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Kegiatan dipusatkan di Balai Kampung Pocowati, Terbanggi Besar, Jumat (19/20) pagi.

Selain Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi dan Ibu Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara, Kegiatan juga dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kemensos RI, Hotman, perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung dan tokoh masyarakat Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam kegiatan tersebut Ibu Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara menyerahkan Bantuan Kementerian Sosial RI Berupa 2.000 Paket Sembako Untuk Penanganan Covid-19 kepada masyarakat Lampung tengah Melalui Yayasan Bintang Timur Jaya Lestari.

Sementara itu, Direktur Pengelolaan Sumber Dana Bantuan Sosial (PSDBS) Kemensos RI, Hotman, dalam sambutannya menyatakan bahwa Kementrian Sosial telah diamanahkan oleh Presiden RI untuk lebih banyak menyentuh masyarakat.

“Oleh karena itu, Kemensos memberikan bantuan kepada masyarakat Lampung Tengah, mohon tidak dilihat jumlahnya, tapi ini adalah sebagai bentuk kepedulian Pak Menteri, dan ibu Grace kepada masyarakat Poncowati, mudah-mudahan dapat berguna dan bermanfaat bagi bapak ibu semua.” pungkas Hotman.

Usai memberikan bantuan kepada masyarakat poncowati, Lampung Tengah, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial, Grace Batubara juga berkesempatan mengunjungi pusat kerajinan Rahayu Galery di Bandar Lampung. (Red)

Gubernur Lampung Tinjau Peternakan Dan Penggemukan Sapi Di Jabung – Lampung Timur

Lampung Timur —- Setelah sebelumnya melakukan kunjungan meninjau kebun lada di Marga Tiga, Gubernur Arinal Djunaidi didampingi Pjs. Bupati Lampung Timur, melanjutkan peninjauan menuju unit peternakan dan penggemukan sapi yang dikelola PT. Austasia Stockfeed yang berada di Desa Negara Batin Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, Rabu (18/11).

PT. Austasia Stockfeed merupakan satu-satunya produsen daging Wagyu di Indonesia. Menurut Direktur PT. Austasia Stockfeed, Dayan AP. Adiningrat, bahwa peternakan dan penggemukan sapi yang ada saat ini sudah mulai sejak 2005. Pada awalnya di 2005 hanya penggemukan sapi import, dan pada tahun 2008 mulai mengembangbiakkan sapi lokal.

Alasan Lampung dipilih menjadi tempat peternakan dan penggemukan sapi karena sumber pakan ternaknya sangat baik yang berasal dari limbah industri sawit, jagung, singkong dan lainnya.

Lokasi pemeliharaan dan penggemukan sapi menempati lahan seluas 426 Ha untuk farm dan lokasi perkantoran seluas 110 Ha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 246 orang.

Daging sapi yang dihasilkan oleh sapi yang telah melalui proses penggemukan mampu bersaing dengan daging sapi import.

Dijelaskan pula bahwa penggemukan sapi dimulai ketika berat sapi telah mencapai 300 kg, hingga mencapai bobot 600 kg atau siap untuk dipotong.

“Butuh waktu hingga 3 tahun sampai mendapatkan sapi yang siap untuk dikonsumsi, sehingga memerlukan investasi yang cukup besar,” ungkap Dayan.

Dayan juga menargetkan agar daging Wagyu hasil peternakan dan penggemukkan ini dapat diekspor dan berharap kepada Pemerintah Pusat agar diberikan kemudahan untuk mengekspornya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan rasa bangga dan berterimakasih atas peran serta PT. Austasia Stockfeed yang telah berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi di Indonesia.

“Saya memberikan apresiasi kepada PT. Austasia Stockfeed yang sudah memberikan kontribusi besar dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi di Indonesia,” ungkap Gubernur Arinal.

Gubernur juga mendukung penuh untuk upaya ekspor yang akan dilakukan oleh peternakan dan penggemukan sapi yang ada di Lampung Timur tersebut.

“Saya ingin agar dapat dikembangkan juga sapi lokal. Saya ingin Lampung ini dikenal oleh dunia,” ungkap Gubernur.

Gubernur Arinal berharap agar pemanfaatan Kartu Petani Berjaya (KPB) tidak hanya dimanfaatkan di sektor pertanian saja, namun juga mencakup sektor perkebunan, peternakan, perikanan dan sektor lainnya. (Red)

Kembalikan Kejayaan Lada Lampung, Gubernur Tinjau Kebun Lada Di Marga Tiga Lampung Timur

Lampung Timur — Gubernur Arinal Djunaidi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kebun lada di Desa Sukadana Baru Kecamatan Marga Tiga Lampung Timur, Rabu (18/11).

Turut mendampingi Gubernur dalam kunjungan ini, Pjs. Bupati Lampung Timur, Kadis Perkebunan Provinsi Lampung, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyempatkan diri untuk berdialog dengan petani lada guna mendengarkan langsung berbagai permasalahan yang disampaikan oleh petani lada dan memberikan motivasi sehingga diharapkan produktivitas dapat ditingkatkan.

Dalam kesempatan dialog tersebut perwakilan petani lada dari Kelompok Sidorukun mengungkapkan, saat ini luas areal perkebunan yang ada di Sukadana Baru – Marga Tiga seluas 635 Ha.

Petani sangat berharap agar keterlangsungan lada dapat terus ditingkatkan dan berkesinambungan dengan berbagai arahan dan dukungan pelatihan dari Pemerintah Daerah. Bantuan dari berbagai pihak juga sangat diharapkan guna mendukung Lada menjadi komoditas utama perkebunan di Kabupaten Lampung Timur dan mengembalikan kejayaan lada asal Lampung di kancah dunia.

Para petani lada juga berharap agar dukungan dari pihak investor untuk mengembangkan perkebunan lada dan memperbaiki harga lada di pasaran.

Saat ini harga lada di tingkat petani berkisar 30.000/kg, sehingga disamping menjadi petani lada, usaha lain juga dijalankan seperti beternak dan berkebun juga melakukan pengolahan secara tumpang sari.

Sementara itu, Gubernur dalam kesempatannya mengatakan agar Kredit Usaha Rakyat (KUR) dapat betul-betul dimanfaatkan untuk kesejahteraan petani dan sebagai modal dalam pengembangan perkebunan lada.

Petani diharapkan siap meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas sehingga akan menjadi salah satu upaya untuk memperbaiki harga lada di tingkat petani.

Gubernur mengatakan, Pemerintah Daerah terus melakukan upaya untuk membantu para petani lada dengan memantau harga pasar dan memberikan pendampingan melalui Dinas Perkebunan.

“Pertahankan 600 Ha sebagai pilot project sehingga diharapkan akan menjadi percontohan pengelolaan perkebunan lada yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas,” pesan Gubernur.

Selain itu, Kelompok Wanita Tani (KWT) juga harus berperan mendukung produktivitas lada dengan keragaman olahan berbahan dasar lada.

Kemudian, menurut Gubernur Arinal yang tidak kalah penting adalah pembangunan infrastruktur jalan yang diharapkan dapat memperlancar dan mempermudah petani untuk menjual hasil perkebunannya. Infrastruktur dibangun dengan daya dukung dana dan memperhatikan sumber daya desa yang dapat dikembangkan.

“Wilayah-wilayah yang akan menumbuhkan ekonomi rakyat akan diprioritaskan pembangunannya,” ungkap Gubernur.

Gubernur berharap, semua pihak turut berperan serta aktif mendukung pengembangan perkebunan lada untuk mengembalikan kejayaan lada.

Ditengah kesempatan mengunjungi perkebunan lada yang ada di wilayah Sukadana Baru Marga Tiga tersebut, Gubernur mendapat penjelasan mengenai kebun yang dikelola petani.

Perkebunan Lada yang ditanami tanaman pisang dan tanaman kencur di sekitarnya diharapkan dapat memberikan tambahan penghasilan bagi petani. (Red)

Wakil Gubernur Chusnunia Tinjau Ketersediaan Pupuk Dan Pestisida Di Wilayah Lampung Timur

Lampung Timur — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, yang juga Ketua Tim Pengawasan Pupuk dan Pestisida Provinsi Lampung melakukan monitoring ketersediaan pupuk dan pestisida di wilayah Kabupaten Lampung Timur, bertempat di CV Niaga Agro Sentosa (NAS) Kecamatan Batanghari Lampung Timur, Selasa (17/11).

Turut mendampingi Wagub dalam kunjungan monitoring tersebut, Kadis Ketahanan Pangan dan Hortikuktura, Kadis Perindag, Pejabat Struktural pada Biro Perekonomian serta Pejabat Struktural Kabupaten Lampung Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan Komisaris CV Niaga Agro Sentosa (NAS), Haryono, selaku Distributor Pupuk PT. Pusri dan PT. Petrokimia.

Haryono mengungkapkan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi untuk mencukupi kebutuhan petani di Kabupaten Lampung Timur saat ini yang tersedia di Gudang CV. NAS, yaitu pupuk NPK sebanyak 24 ton, pupuk SP36 sebanyak 24 ton dan pupuk urea sebanyak 50 ton.

Wilayah distribusi untuk Pusri mencakup 5 Kecamatan yaitu Batanghari, Bumi Agung, Mataram Baru, Melinting dan Way Bunggur, sedangkan untuk Petrokimia mencakup 3 Kecamatan yaitu Batanghari, Marga Sekampung dan Pasir Sakti.

Dalam kesempatan kunjungannya, Chusnunia memastikan ketersediaan pupuk dan distribusinya di wilayah Lampung Timur serta berharap dalam penyalurannya betul-betul dapat dimanfaatkan oleh petani.

Pada sesi dialog, Wagub Chusnunia berharap agar dapat dibentuk koperasi petani sebagai upaya menjembatani segala permasalahan pupuk antara petani dan distributor serta meringankan beban petani dengan memberikan permodalan yang ditanggung oleh koperasi. (Red)