Jelang Pemeriksaan, BPK Perwakilan Lampung Gelar Entry Meeting

KALIANDA, mediarepublika.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung melakukan entry meeting dengan kepala daerah se-Provinsi Lampung secara virtual dari kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Rabu (27/1/2021).

Di Kabupaten Lampung Selatan, entry meeting diikuti Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin berserta seluruh pejabat utama dan para Kepala OPD terkait dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 pada Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung.

“Kami mohon maaf, kegiatan entry meeting ini dilaksanakan secara daring, karena masih dalam kondisi pandemi. Mari kita memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 cepat berlalu dan kita diberi kekuatan melewati pandemi ini,” kata Andri Yoga mengawali sambutannya melalui video conference.

Andri Yogama menjelaskan, pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh BPK akan dilaksanakan dalam dua periode waktu. Dia menyatakan, selama 30-35 hari kedepan pihaknya akan melakukan pemeriksaan rinci sebelum terbitnya LKPD.

Insya Allah akan dimulai hari ini, Rabu, 27 Januari 2020. Nanti secara teknis para Ketua Tim akan menghubungi bapak ibu secara terpisah,” ungkapnya.

Andri Yogama menambahkan, meski masih dalam kondisi pandemi, pemeriksaan akan dilakukan secara offline. Untuk itu, dirinya meminta para kepala daerah menunjuk liaison officer yang kompoten untuk mendampingi BPK dalam melakukan pemeriksaan.

“Jadi nanti kami akan berkunjung ke pemerintah daerah. Tetapi apabila ada perkembangan situasi di lapangan yang dapat mempengaruhi kesehatan tim audit, maka pemeriksaan akan dilakukan secara online,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andri Yogama juga mengingtakan kepada para kepala daerah untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan kondusif dan lancar, sehingga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Jadi, jika ada tawaran untuk mempertahankan atau meningkatkan opini dari internal atau pihak lain, tolong diabaikan. Karena opini ini merupakan hasil kerja keras dari bapak ibu sekalian. Bukan dari orang lain atau pihak lain,” tukas Andri Yogama.

Dirinya juga meminta para kepala daerah untuk tidak menjanjikan atau memberikan imbalan kepada tim yang melakukan pemeriksaan di masing-masing pemerintah daerah.

“Kami berharap bapak ibu tidak menawarkan apapun kepada tim kami. Karena mereka akan menerima sanksi, bukan hanya satu tetapi dua. Pertama pelanggaran kode etik dan hukuman disiplin PNS. Kami hanya menilai, apapun nilainya itu hasil kerja keras dari bapak ibu,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Perolehan tersebut menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Kabupaten Lampung Selatan juga berhasil mendapat predikat WTP pada 2016-2018.(Red)

Kasat Reskrim Polres Tanggamus dan Kapolsek Pulau Panggung Diserahterimakan

Mediarepublika.com,Kota Agung – Jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanggamus dan Kapolsek Pulau Panggung diserahterimakan dari pejabat lama kepada pejabat baru.

Serahterima jabatan (Sertijab) digelar melalui upacara sederhana di aula Paramasatwika dipimpin Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK, Rabu (27/1/21).

Tampak hadir para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, sejumlah perwira, bintara, ASN serta para Kanit Reskrim Polsek jajaran Polres Tanggamus.

Adapun Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, SH lama digantikan Iptu Ramon Zamora, SH dan AKP Edi Qorinas saat ini akan menjabat Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah.

Sementara jabatan yang ditinggalkan Iptu Ramon Zamora sebelumnya Kapolsek Pulau Panggung digantikan Iptu Musakir, SH yang sebelumnya menjabat Kapolsek Sukoharjo Polres Pringsewu.

Mutasi tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolda Lampung bernomor ST/24/KEP/2021 tanggal 13 Januari 2021 yang ditandatangani oleh Karo SDM Polda Lampung Kombespol Endang Widowati.

Dalam rangkaian kegiatan ini dilaksanakan laporan pejabat yang sertijab, pengucapan sumpah janji jabatan didampingi rohaniawan dan penandatanganan memori sertijab.

Usai kegiatan, gelaran pisah sambut juga dilaksanakan secara sederhana dengan dihadiri oleh sejumlah tokoh adat bahkan penyerahan cinderamata dari Pejabat Utama, Kapolsek jajaran dan anggota kepada AKP Edi Qorinas.

Kapolres AKBP Oni Prasetya, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada AKP Edi Qorinas atas dedikasi menjadi Kasat Reskrim Polres Tanggamus dengan menorehkan sejumlah keberhasilan.

Kepada Iptu Ramon sebagai Kasat Reskrim Polres Tanggamus dan Iptu Musakir sebagai Kapolsek Pulau Panggung, Kapolres juga mengucapkan selamat bergabung kepada keduanya.

“Selamat kepada kepada AKP Edi Qorinas menjadi Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah. Iptu Ramon Zamora dan Iptu Musakir, selamat bertugas untuk kebaikan Polres Tanggamus dan istitusi Polri,” ucapnya.

Dalam keterangan persnya, Kapolres AKBP Oni Prasetya mengatakan bahwa pejabat lama dan pejabat baru agar keduanya menyesuaikan diri baik AKP Edi Qorinas menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja di Polres Lamteng.

Begitu juga dengan Iptu Ramon harus menyesuaikan diri dari, perubahan-perubahan mainset dari Kapolsek menjadi mainset Kasat Reskrim yang memiliki tugas dan tanggungjawab penyidik dan pembina fungsi.

“Semoga sukses semuanya, tentunya apa yang diperbuat AKP Edi ataupun Iptu Ramon Zamora dapat bermanfaat bagi masyarakat Tanggamus,” tegasnya.

Ditempat sama, AKP Edi Qorinas menyampaikan ucapan terima kasih atas Kapolres Tanggamus dan pejabat utama selaku pimpinan dan kepada seluruh jajarannya yang telah mendukungnya saat menjadi Kasat Reskrim.

“Ucapan terima kasih kepada Kapolres Tanggamus, Pejabat Utama dan seluruh jajaran Polres Tanggamus,” kata AKP Edi Qorinas.

Kesempatan itu, AKP Edi Qorinas menyampaikan pesan kepada Kasat Reskrim Iptu Ramon Zamora agar dapat terus menjaga motivasi personel Satreskrim agar dapat terus bekerja dengan baik.

“Diharapkan Kasat Reskrim yang baru dapat terus membimbing, menjaga motivasi personel Sat Reskrim. Dan untuk personel yang senior agar memberikan contoh yang baik kepada juniornya,” harapnya. ( andi jaya )

JAMIN KENYAMANAN PENGGUNA MOBIL LISTRIK, PLN UID LAMPUNG LAUNCHING SPKLU DI TOL BAKAUHENI – TERBANGGI

Mediarepublika.com

(Lampung, 26-01-2021) Dengan diresmikannya SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) PLN di Rest Area Tol Bakauheni Terbanggi Km 20B Lampung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Ivestasi, Luhut Binsar Panjaitan secara Virtual Meeting pada Selasa 26/01 tadi pagi yang menandakan bahwa PT. PLN (Persero) sangat siap menyambut kehadiran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. Semula, Kunjungan Kerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ke Lampung tersebut diagendakan untuk meninjau langsung Kawasan Pelabuhan Bakauheni, Kawasan Wisata Bakauheni, Progres Pembangunan Tol Lampung dan Peresmian SPKLU PLN di Rest Area Tol Bakter Km 20B.

Rapat koordinasi ini dilakukan untuk percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi di Kawasan Bakauheni dan Tol Lampung. Dalam kesempatannya, Luhut Binsar Panjaitan yang akrab dipanggil LBP, mendorong PT. PLN (Persero) dalam mempersiapkan infrastruktur pendukung untuk menghadapi kehadiran Kendaraan Listrik Berbasis Baterai. “Penggunaan mobil listrik ini akan terus berkembang sehingga fasilitasnya juga perlu disediakan”, Ucap Luhut saat memimpin rapat Koordinasi tersebut. Sebelum meresmikan SPKLU PLN, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa, “Dengan diresmikannya SPKLU PLN ini , merupakan satu langkah bagus kita, untuk mendorong penggunaan mobil listrik sehingga membuat Negeri ini lebih efisien lagi.”

Turut serta dalam Virtual Meeting, Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera dan Kalimantan, Wiluyo Kusdwiharto memberikan paparan singkatnya tentang Pengembangan Insfrastruktur Kendaraan Listrik. Berdasarkan PERPRES 55/2019 dan PERMEN ESDM 13/2020 terkait penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) mendasari PLN menghadirkan produk Layanan Stimulus bagi Pelaku Ekosistem KBLBB. Menurutnya penggunaan Kendaraan Listrik dapat mendukung pengurangan emisi CO2, emisi yang dikeluarkan 3 kali lebih sedikit dibanding kendaraan BBM. Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan bahwa, “Konversi kendaraan BBM ke KLBB (Kendaraan Listrik Berbasis Baterai) merupakan salah satu bentuk kemandirian energi dengan mengurangi ketergantungan impor sekitar 200 Trilyun Rupiah, menjadi optimalisasi domestic energy reserve. Populasi Kendaraan Listrik ini diproyeksikan pada tahun 2024 akan mencapai 72 ribu Unit yang tertuang dalam roadmap PLN.

Untuk menjamin kenyamanan Pengguna Kendaraan Listrik, sampai saat ini PT. PLN (Persero) sudah membangun 30 titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di beberapa daerah. “Untuk SPKLU yang berada di Rest Area Tol Bakauheni Terbanggi Km 20B merupakan SPKLU pertama di Provinsi Lampung, rencana selanjutnya dalam waktu dekat akan ditambah 3 titik lagi di Sepanjang Tol Trans Sumatera Rest Area km 49A, 115B dan 235A”, tutup Wiluyo Kusdwiharto.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Lampung, Pandapotan Manurung yang hadir dalam peresmian SPKLU PLN di Rest Area Tol Bakter Km 20B menyampaikan bahwa SPKLU bagi Pengguna Kendaraan Listrik memiliki beberapa manfaat diantaranya ramah lingkungan karena menyelamatkan bumi dari emisi gas CO2, bersih, aman dan tidak perlu antri seperti Kendaraan BBM.

DPRD Lampung Ajak Masyarakat Lebih Disiplin Prokes Covid

Anggota Komisi V DPRD Lampung dr. Asih Fatwanita menggelar sosialisasi perundang-undangan di Balai Desa Gunung Agung, Lampung Tengah (Lamteng), yang masuk dalam dapilnya.

Materi yang disampaikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2020 Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2018 tentang Kepemilikan Asing pada Perusahaan Perasuransian. Namun fokus materi juga kepada Perda Provinsi Lampung nomor 3 tahun 2021Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Masyarakat merespon positif dengan kegiatan ini karena kesadaran masyarakat untuk bersama pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19 mulai meningkat. Salahsatu buktinya 100 persen peserta menggunakan masker dengan kesadaran sendiri,” kata dia, Selasa (26/10).

Dia mengatakan, sosialisasi ini penting ditengah isu terkonfrmasi yang masih harus diperhatikan jika dilihat dari kuantitatifnya. Di mana, memberikan pemahaman kepada masyarakat agar lebih mengerti tentang penerapan prokes.  “Tujuannya supaya kita saling bisa menjaga. Sebab, tanpa suport masyarakat program pemerintah sebagus apapun hasilnya tidak akan maksimal. Makanya kita semua turun untuk menyosialisasikan perda ini. Supaya kita terhindar dari virus covid bisa saling menjaga bertanggung jawab untuk keselamatan kita masing-masing masing dan keluarga kesadaran untuk 3 m bisa ditumbuhkan,”katanya.

Anggota DPRD Lampung AR Suparno Minta Masyarakat Patuhi Perda Adapatasi Kebiasaan Baru

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Suparno menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kantor Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Selasa (26/1/2021).

Suparno mengatakan, masyarakat harus dapat memahami tentang peraturan daerah yang telah berlaku, baik sanksi-sanksi yang pidana maupun denda.

Hal itu dilakukan untuk dapat memberikan efek jera dan ketaatan kepada masyarakat dalam memakai masker.

Disampaikannya, Sosialisasi Perda ini dilakukan untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 agar tetap menerapkan 3M dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, terus menaiknya angka penularan Covid-19 membuat pemerintah harus tegas dalam melindungi masyarakat dari penyakit ini.

“Sanksi sudah mulai diberlakukan, supaya masyarakat semakin menyadari dan menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga diri dari virus Covid-19,” tambahnya.

Suparno berharap dengan adanya sanksi dapat memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih membandel dengan tidak memakai masker, dan masih berkerumun. (*)

Anggota Komisi I DPRD Lampung Sosialisasi Peraturan Daerah di Kecamatan Penawartama

Anggota Komisi I DPRD Lampung Fraksi Partai Gerindra Mikdar Ilyas menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Provinsi Lampung Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Coronavirus Disease19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tri Rejomulyo Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (26/1/2021).

Di kesempatan tersebut, masyarakat mempertanyakan besarnya biaya tes pemeriksaan rapid dan tes swab. Selain itu masyarakat juga mengeluhkan  anjloknya harga hasil pertanian di masa pandemi covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Mikdar menanggapi besaran biaya tes tersebut nantinya akan diusulkan kepada pemerintah provinsi Lampung.

Anggota legislatif dari Dapil 6 ini menambahkan, bahwa kesuliatan para petani di masa pandemi ini sangat terasa ketika harga hasil panen mereka rendah, dan dirinya akan terus memperjuangkan hal tersebut. (*)

Nanang Ermanto Buka Musda VI DPD PAN Lamsel 2021

KALIANDA – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, membuka sekaligus berikan sambutan pada acara Musda VI DPD PAN Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (23-1-2021).

Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto tersebut, disambut Sekretaris DPW PAN Propinsi Lampung sekaligus Ketua DPD PAN Lampung Selatan, Ahmad Fitoni beserta jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Bupati Nanang Ermanto mengapresiasi sekaligus mengucapkan selamat atas terselenggaranya MUSDA VI PAN Lamsel yang diselenggarakan di Sekretariat DPD PAN Lamsel Jl. Kusuma Bangsa, Kalianda (depan pom bensin Sebayak, red).

“Selaku Pimpinan Daerah, saya mengapresiasi atas terselenggaranya Musda ke VI DPD PAN Lamsel. Saya yakin, musda ini dapat menghasilkan pengurus baru yang solid dan kredibel dalam memajukan serta mewujudkan cita-cita partai kedepannya yang berkontribusi besar dalam mengembangkan kehidupan berdemokrasi di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang.

Pada bagian lain, Sekretaris DPW sekaligus Ketua DPD PAN Lampung Selatan, Ahmad Fitoni pada kesempatan itu menjelaskan, hasil kunjungannya ke masyarakat diberbagai kesempatan, menyatakan bahwa hal utama yang dibutuhkan masyarakat adalah pekerjaan.

“Masyarakat sangat butuh pekerjaan. Jika tidak dimulai dengan persatuan antar pemangku kebijakan, yang menjadi korban adalah masyarakat,” ujar Ahmad Fitoni.

“Oleh karenanya, saya berharap pemerintah daerah dapat mensosialisasikan regulasi, terutama regulasi yang menyangkut dunia usaha, lebih intens lagi, sehingga masyarakat atau kalangan pengusaha dapat memahami persyaratan untuk memudahkan mereka memulai usahanya” tambah Fitoni.

“PAN siap bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk memdukung program serta memajukan Lampung Selatan, tegas Fitoni.

Nanang Ermanto sendiri menjelaskan, lesunya perekonomian baik regional maupun skala nasional, salah satu penyebabnya adalah pandemi covid-19 yang belum juga berakhir.

Pandemi Covid-19 tidak hanya membuat perekonomian lesu, tetapi juga kerap menimbulkan masalah sosial di masyarakat. Oleh karenanya, pada kesempatan itu, Nanang Ermanto meminta kepada jajaran pengurus PAN Lampung Selatan, dari DPD hingga tingkat ranting untuk turut andil dalam mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan.

“Saya yakin, dengan semangat gotong-royong dan persatuan, kita akan mampu membawa daerah kita keluar dari berbagai kesulitan,”kata Nanang.

“Dengan silaturahmi, kebersamaan dan gotong-royong, PAN akan selalu menyinari untuk membangkitkan perekonomian di Lampung Selatan,” pungkas Nanang.(Red)

Pemerintah Provinsi Lampung gelar Rakor, Bahas Pemanfaatan data kependudukan untuk implementasi Program Smart Village

Bandar Lampung, —- Sekretaris. Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Kepala Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Dinas PMDT Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota bertempat di Hotel Bukit Randu, Senin (25/01).

Kadis Dukcapil Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh dalam laporannya mengungkapkan bahwa Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Dinas Dukcapil dan Dinas PMDT dengan seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Lampung.

Rapat Koordinasi membahas pemanfaatan data kependudukan untuk implementasi program Smart Village dengan peserta rapat sejumlah 40 org dari Disdukcapil dan 30 org dari Dinas PMDT yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Dari implementasi data kependudukan ini diharapkan dapat mendukung program Smart Village yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Sementara itu Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, DR. Zaidirina, MSi, menjelaskan bahwa Program Smart Villlage merupakan perwujudan dari Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang tertuang dalam Visi Lampung Berjaya, yaitu misi ke 2 dan ke 5.

Diharapkan dari pelaksanaan Program Smart Village ini nantinya akan terwujud Desa cerdas berbasis digital, masyarakat cerdas. Keterampilan dan inklusi, Lingkungan cerdas, Ekonomi cerdas, inovasi produktivitas dan kesetaraan akses.

“Smart village merupakan rumah besar yang harus diisi oleh seluruh Dinas/Instansi terkait,” ungkapnya.

Program Smart Village akan memberikan kemudahan dalam integrasi data yang sehari – hari dilaksanakan masyarakat di desa, seperti Layanan administrasi, Layanan pajak di desa, Layanan transaksi perbankan, Layanan Program Kartu Petani Berjaya, melalui integrasi data KPB, dan berbagai hal lain yang akan terus dikembangkan. Program Smart Vilage akan membuka peluang Kerjasama antar Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota dalam berbagai hal.

Menurut Kepla Dinas PMDT, program Kegiatan Smart Village ini sudah sesuai dengan Tujuan Nasional, Smart Village diharapkan akan menghasilkan Lampung satu data dan meningkatkan kepercayaan masyarakat agar turut berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan hadirnya Program Smart Village, Pemerintah Provinsi Lampung sebagai pengambil keputusan akan menentukan kebijakan berdasarkan dari data yang telah terintegrasi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota.

Dejelaskan pula bahwa secara sistem, sepanjang Tahun 2020 ini telah diimplementasikan di 30 desa dan direncanakan akan menyebar di 650 desa yang telah dipersiapkan.

Program Smart Village saat ini telah dilaksanakan di Provinsi Lampung dengan empat desa sebagai prototipe, yaitu Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan

Sementara itu dalam arahannya, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung mengharapkan dengan digelarnya Rapat Koordinasi ini menjadi media untuk menyamakan persepsi, agar pembagunan dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat.

“Kita melakukan pembangunan harus berbasis dengan data,
dengan kemajuan teknologi, kita semakin dimudahkan dalam hal integrasi data,” ungkap Fahrizal.

Disisi lain, Fahrizal berpesan agar dalam pemanfaatan teknologi harus dikelola secara baik dan akurat, serta tetap memperhatikan keamanan data untuk mencegah kerugian yang akan berdampak langsung pada masyarakat luas.(Red)

DPRD Lampung soroti tertundanya pembayaran insentif nakes

Bandar Lampung, — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyoroti tertundanya pembayaran insentif tenaga kesehatan di Provinsi Lampung selama lima bulan terakhir.

“Berdasarkan hasil laporan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atas efektivitas penanganan pandemi COVID-19 bidang kesehatan, terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki,” ujar Juru Bicara Pansus DPRD Provinsi Lampung, Darlian Pone, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan sesuai hasil penilaian terhadap proses pengadaan barang dan jasa di bidang kesehatan tercatat bahwa tenaga kesehatan penanganan COVID-19 belum menerima insentif dalam beberapa bulan terakhir.

“Tenaga kesehatan yang melakukan penanganan COVID-19 belum menerima insentif untuk lima bulan terakhir yakni pada Agustus hingga Desember 2020,” katanya.

Menurutnya, selain tenaga kesehatan, tenaga pendukung seperti petugas kebersihan dan supir ambulans pun belum mendapatkan insentif penanganan COVID-19.

“Diharapkan pemerintah Provinsi Lampung dapat menindaklanjuti mengenai permasalahan ini,” ucapnya lagi.

Di sisi lain menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana mengatakan telah melaporkan mengenai mekanisme penyaluran insentif tenaga kesehatan yang belum dibayarkan.

“Penyaluran dana insentif bagi tenaga kesehatan pada bulan Agustus telah kita laporkan ke pusat karena semua langsung di transfer ke rekening masing-masing,” ujar Reihana.

Ia mengatakan mekanisme penyaluran semua diatur oleh pemerintah pusat dan sebelumnya telah tersalurkan insentif bagi tenaga kesehatan sebanyak 60 persen.

“Sebelum Agustus telah tersalurkan sebanyak 60 persen, dan hingga saat ini belum ada transfer dari pusat kalau sudah ada akan langsung disalurkan,” ujarnya lagi.*

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S., M.I.Kom ; Didalam Badan yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat, Tiada Hari Tanpa Doa, Olahraga dan Seni

Bandar Lampung, mediarepublika.com —– Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom, sabtu ( 23/01/2021) pukul 06.30 WIB Bersama Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi, melaksanakan olahraga bersama Tenis Lapangan bertempat di Lapangan Tenis Pemkot Palembang Jl.Eka bakti Kel. 20 Ilir D-1 Kec. Ilir Timur 1 Kota Palembang.

Olahraga persahabatan antara Tim Tenis Lapangan Kodam II/Swj dengan Tim Tenis Lapangan Korem 043/Gatam diikuti ± 32 orang, diantaranya Kasdam II/Swj, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P, Irdam II/Swj, Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Puji Cahyono, SIP.

Dalam pesannya Danrem 043/Gatam, menyampaikan, “ Selain menjaga kebugaran untuk meningkatkan imunitas/daya tahan tubuh dalam menghadapi pademi covid-19, olaraga juga merupakan bentuk silaturahmi sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan menambah semangat bekerja guna mendukung tugas pokok, “

“ Imsya Allah, didalam Badan yang Sehat Terdapat Jiwa Yang Kuat, Tiada Hari Tanpa Doa, Olahraga dan Seni “ tegas Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom.(Red)