Penetapan Calon, KPUD Kota Balam Adakan Rapat Pleno di Hotel Radisson, Kedaton

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Para pendukung dan Relawan pasangan Balon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung dari jalur perseorangan/independen Irjen Pol. (Purn.) DR. Hi. ike Edwin dan dr Zam Zanariah tumpah ruah memenuhi lobi dan halaman hotel Radison, Mall Bumi Kedaton (MBK), Kedaton Bandarlampung. Jumat. 21 Agustus 2020.

Para relawan dan pendukung tersebut hadir dalam rangka mengawal dan menunggu hasil rapat pleno KPU Kota Bandar Lampung untuk persyaratan perbaikan tahap kedua dari pasangan balon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung dari jalur perseorangan.

KPU Kota Bandar Lampung melakukan rapat pleno pada hari ini Jumat 21 Agustus 2020 di lantai 5 Hotel Radison, Kedaton Bandar Lampung setelah pleno tingkat PPS dan PPK telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu di masing-masing kelurahan dan kecamatan se-Kota Bandar Lampung.

Rapat pleno KPU Kota Bandar Lampung hari ini untuk menentukan lolos atau tidaknya pasangan balon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung yang menyisakan satu pasangan yakni Irjen Pol. (Purn.) DR. Hi. Ike Edwin, SIK., SH., MH., MM., yang berpasangan dengan dr. Zam Zanariah, Sp.S., M.Kes., untuk menjadi calon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung pada pilwakot yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Salah satu Relawan pasangan balon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung yang Lampung7news temui, menyatakan kalau pasangan Irjen Pol. (Purn.) DR. Hi. Ike Edwin dan dr. Zam Zanariah lolos dalam tahap verifikasi faktual dukungan tahap kedua ini, dan bisa mendaftar sebagai calon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung pada tanggal 4-6 September mendatang.(Red)

Penyerahan Sertifikat Hak Pakai Jalan Tol dan Redistribusi Tanah Tahun 2020, Menteri Sofyan Djalil Dukung Gubernur Arinal Lindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjuta

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil mendukung Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam upaya melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Menteri ATR Sofyan Djalil saat acara Penyerahan Sertifikat Hak Pakai Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) dan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahun 2020 di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung, Rabu (19/8/2020).

“Pemerintah sangat konsen terhadap masalah tersebut,” ujar Menteri ATR Sofyan.

Sofyan mengatakan untuk mempertegas lokasi LP2B, nantinya seluruh wilayah LP2B akan dipetakan secara digital.

“Dengan peta digital maka akan terlihat mana LP2B dan mana yang bukan. Kementerian ATR akan memetakan seluruh wilayah yang akan ditetapkan oleh LP2B dan kita kunci,” katanya.

Hal ini dilakukan, kata Sofyan agar lahan pertanian tersebut tetap ada keberadaannya untuk menjamin kebutuhan pangan Indonesia.

“Sehingga sawah ini akan bisa tetap ada karena kalau kita tidak tegas dengan LP2B ini, lahan ini akan terus berkurang,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta dukungan Kementerian ATR terhadap Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 17 Tahun 2013 tentang LP2B.

“Mohon dukungannya, karena kalau kita tidak mempunyai ketegasan, lahan kita akan berkurang, Lampung hanya tinggal nama pernah penghasil para komoditi, mau kemana kita,” ujar Gubernur Arinal.

Menurut Arinal, lahan yang semula diperuntukan untuk pertanian tidak boleh dialih fungsikan.

“Sertifikatnya ada boleh dijual belikan, tetapi tidak boleh berubah, dia sawah untuk sawah,” katanya.

Seperti diketahui, Gubernur Arinal memang sangat konsen dan berkomitmen terhadap pembangunan pertanian di Provinsi Lampung.

Hal ini menyusul dijadikannya Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia.

Gubernur Arinal juga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pertanian RI dalam mempertahankan lumbung pangan daerah melalui perlindungan LP2B.

Provinsi Lampung juga mengalami peningkatan Luas Baku Sawah (LBS) dari 268.336 Ha pada tahun 2013 menjadi 361.699 Ha pada tahun 2019.

Pada kesempatan itu, Menteri ATR Sofyan didampingi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyerahkan sertifikat jalan tol sebanyak 72 bidang kepada Kementerian PUPR.

Selanjutnya, diserahkan sertifikasi Redistribusi tahun 2020 untuk Kantor Pertanahan Kabupaten Pringsewu (redis 1.000 bidang) dan Kabupaten Lampung Timur (redis 3.000 bidang).

Dilakukan juga deklarasi tiga kelurahan lengkap dari Kantor Pertanahan Kota Metro yakni Kelurahan Mulyosari, Purwoasri dan Sumbersari.(Red)

Kain Tapis Digunakan Tokoh Nasional dalam Munas Dekranas Tahun 2020, Ibu Riana Arinal Ajak Ciptakan Kebanggaan Gunakan Produk Kerajinan Lampung

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com —– Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengajak masyarakat Lampung bangga menggunakan produk kerajinan Lampung menyusul dikenakannya kain tapis Lampung oleh tokoh nasional dalam Musyawarah Nasional (Munas) Dekranas Tahun 2020.

Dalam Munas itu, kain tapis Lampung dikenakan oleh Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yaitu Nanny Hadi Tjahjanto.

Munas sendiri diikuti oleh jajaran Dekranasda Provinsi Lampung, melalui virtual zoom, di Command Center, Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Rabu pagi, (19/8/2020).

Munas tersebut diikuti peserta dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota dengan mendapat arahan langsung dari Ketua Dekranas Pusat Wury Ma’ruf Amin.

Munas kali ini mengusung tema “Segi positif pandemi covid 19: momentum percepatan digitalisasi pasar kerajinan menuju industri 4.0.”.

Tema yang diangkat pada Munas tahun ini, sangat kontekstual dan relevan dengan kondisi saat ini.

Sebab, dalam rangka meningkatkan produksi kerajinan, diperlukan fasilitasi dan pembinaan kepada para pengrajin yang mempunyai peran penting dalam membantu pemerintah untuk menghasilkan kerjaninan asli daerah.

Dalam arahannya Hj.Wuri Ma’ruf Amin mengatakan bahwa pandemi covid-19 memaksa semua orang untuk mengubah kebiasaan sebelumnya. Misalnya saat ini masyarakat cenderung menghindarkan aktivitas yang melibatkan kontak fisik secara langsung, hal itu dilakukan sebagai upaya menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari virus covid-19.

“Melihat situasi yang ada saat ini, pandemi korona membawa dampak langsung pada sektor kerajinan secara signifikan. Penjualan barang kerajinan selama ini dilakukan dengan cara bertemu langsung, dan belum optimal memanfaatkan teknologi digital. Maka, kondisi saat ini menjadi momentum yang sangat bagus untuk lebih optimal memanfaatkan teknologi digital,” ujar Hj.Wuri Ma’ruf Amin.

Hj.Wuri menambahkan bahwa Dekranas harus terus mendorong para pengrajin untuk melakukan inovasi digital, misalnya dalam hal pemasaran dengan memanfaatkan patform online.

“Dengan pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas dalam pemasaran produk kerajinan. Kita juga dapat membantu industri kecil menengah atau UKM dalam melakukan adaptasi dengan kebiasaan baru saat ini,” ujarnya.

Ketua Dekranas juga mengajak seluruh anggota Dekranas dan Dekranasda mendukung program pemerintah di antaranya Kampanye Bangga Buatan Indonesia. Kampanye ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan kebanggaan masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri. (Red)

Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal Ikuti Munas Dekranas yang Dibuka Ibu Wuri Ma’ruf Amin

Mediarepublika.com

Bandarlampung – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Hj. Riama Sari Arinal, SH, mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2020 secara daring, di Dinas Kominfotik Lampung, Rabu (19/8/2020).

Didampingi Sekretaris Dekranasda Lampung Hj. Rusdiana Dewi dan pengurus Dekranasda lainnya, Riana Sari mengikuti Munas Dekranasda secara daring yang dibuka oleh Ketua Umum Dekranas Hj.Wuri Ma’ruf Amin.

Munas Dekranas 2020 mengangkat tema ‘Segi Positif Pandemi Covid-19 : Momentum Percepatan Digitalisasi Pasar Kerajinan Menuju Industri 4.0’.

Ibu Wuri Ma’ruf Amin menyambut baik serta mengucapkan terimakasih atas kehadiran peserta munas yang berasal dari 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.

Tema yang diangkat pada munas tahun ini, menurut Ibu Wapres juga sangat kontekstual dan relevan dengan kondisi saat ini. Karenanya, dalam rangka meningkatkan produksi kerajinan, diperlukan fasilitasi dan pembinaan para pengrajin. Dekranas, lanjut Ibu Wuri, mempunyai peran penting dalam membantu pemerintah dalam rangka membina para pengrajin Indonesia.

Ketua Umum Dekranas juga mengajak seluruh anggota Dekranas dan Dekranasda untuk mendukung program pemerintah diantaranya Kampanye Bangga Buatan Indonesia. Kampanye ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran dan kebanggaan masyarakat untuk menggunakan produk Indonesia.

*Kain Tapis Digunakan Tokoh Nasional

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal mengajak masyarakat Lampung bangga menggunakan produk kerajinan Lampung menyusul dikenakannya kain tapis Lampung oleh tokoh nasional dalam Musyawarah Nasional (Munas) Dekranas Tahun 2020.

Dalam Munas itu, kain tapis Lampung dikenakan oleh Istri Panglima TNI Hadi Tjahjanto, yaitu Nanny Hadi Tjahjanto.(Red)

Antisipasi Krisis Pangan, Gubernur Arinal Canangkan Gerakan Diversifikasi Pangan dan Ekspos UMKM Pangan Lokal

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan pencanangan gerakan diversifikasi pangan dan ekspos Usaha, Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) Pangan Lokal, di Lapangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (19/8/2020).

Gerakan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan mengantisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan; penyediaan pangan alternatif sumber karbohidrat dan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui UMKM.

Menurut Gubernur Arinal ketahanan pangan merupakan salah satu faktor kunci pembangunan suatu bangsa.

“Melalui moment ini, saya harapkan dapat memberi kesadaran bagi kita semua terkait pentingnya diversiflkasi pangan guna mendukung ketahanan pangan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur menjelaskan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan bahwa negara wajib menjamin terpenuhinya pangan sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat, aktif dan produktif secara berkelanjutan.

Berdasarkan data BPS, lanjut Gubernur Arinal, penduduk miskin di Provinsi Lampung terus mengalami penurunan, namun di tahun 2018 masih terdapat 1091,6 ribu jiwa (12,62%) dan 8,89% rentan terhadap rawan pangan.

Konsumsi pangan masyarakat masih bergantung pada beras/nasi, dan belum beragam. Walaupun sudah ada alternative lain. “Ini harus ditingkatkan, kita lakukan peningkatan kreativitas bersama Unila dan Polinela serta didukung oleh UMKM,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal menjelaskan pemanfaatan pangan lokal secara masif dinilai mampu memberikan kontribusi positif untuk memperkuat kedaulatan pangan nasional. Tantangan yang kita hadapi saat ini dan ke depan adalah bagaimana mengubah pola pikir masyarakat terhadap pangan lokal kita.

“Salah satu cara yang bisa ditempuh dalam meningkatkan diversifikasi pangan adalah melalui inovasi dan terobosan terhadap produk pangan lokal agar sesuai dengan preferensi konsumen saat ini. Beberapa inovasi atau kreasi terhadap produk pangan lokal dengan memanfaatkan nama, bentuk, warna, trend penyajian, dan kemasan yang popular atau terkenal agar menarik minat konsumen untuk mengkonsumsi produk pangan lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Kusnardi menjelaskan bahwa kegiatan pencanangan gerakan diversifikasi, eksposUMKM pangan lokal, dan buah nusantara 2020 merupakan kegiatan yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Adapun kegiatan Kementerian Pertanian RI dengan agenda utama adalah Sapa Menteri Pertanian. Di mana Menteri Pertanian akan menyapa secara virtual Para Gubernur, Bupati/Walikota, Kadis Provinsi dan Kadis Kabupaten/Kota yang membidangi pertanian,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi krisis pangan global dan ancaman kekeringan, penyediaan pangan alternatif sumber karbohidrat lokal; mewujudkan ekonomi rakyat; dan mewujudkan SDM yang sehat, aktif, dan produktif melalui kecukupan pangan yang beragam, bergizi dan seimbang serta aman.

“Adapun sasaran adalah menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya; dan menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan,” ujar Kusnardi.

Sebelum acara dimulai, Gubernur Arinal Djunaidi beserta rombongan melakukan peninjauan terlebih dahulu ke bazar stand UMKM pangan lokal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan produk holtikultura secara simbolis berupa cabai, timun, pare, terong, bawang merah, tomat, kacang panjang dan jeruk. (Red)

Resmikan Hortipark, Gubernur Arinal Panen Melon di Pesawaran

Mediarepublika.com

Pesawaran — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi didampingi Forkopimda dan Bupati Pesawaran melakukan Panen perdana melon dan semangka sekaligus melakukan peresmian Agro Wisata Hortipark yang terletak di desa Negeri Sakti Kabupaten Pesawaran,. Selasa (18/08/2020).

Dalam sambutannya Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyampaikan ucapan selamat datang dan ucapan terimakasih atas kehadiran Gubernur beserta Forkopimda di Kabupaten Pesawaran dalam rangka Panen perdana melon dan semangka di Bumi Andan Jejama

Dijelaskan oleh Dendi bahwa lahan yang digunakan untuk pengembangan Hortipark ini sebelumnya merupakan lahan tidur yang selama ini tidak dimanfaatkan, ide muncul saat terjadi Pandemi Covid-19 setelah mendapat arahan Gubernur untuk kembali memaksimalkan lahan tidur dan komoditi yang dikembangkan adalah jenis Golden Melon dan Semangka Golden.

Bupati berharap agar komoditi ini menjadi komoditi yang dapat terus menerus sehingga tidak hanya menjadi trend sesaat.

Barokah Kresna sebagai penyedia bibit mendampingi petani mengembangkan Agrowisata khususnya komoditi melon dan semangka yang dikembangkan di Hortipark. Acara dihadiri juga oleh petani Melon dan Semangka yang ada di Kabupaten Pesawaran.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis Gubernur menyerahkan sejumlah bantuan berupa 3 buah alat pertanian kepada kelompok Tani yang ada di Kabupaten Pesawaran dan
Sebanyak 3.698 paket Sembako kepada petani di Kabupaten Pesawaran yang terdampak covid-19.

Gubernur memberikan motivasi kepada seluruh elemen agar bekerja bersama, sehingga apa yang menjadi tujuan pembangunan dibidang perkebunan dan pertanian serta pariwisata di Kabupaten Pesawaran dapat terus berkelanjutan.

Gubernur memberi Apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang telah memunculkan ide sehingga mampu menjadi kenyataan saat ini dengan akan diresmikannya Hortipark.
Lebih lanjut Gubernur Arinal mengharapkan agar pengembangan pertanian dan perkebunan dimulai dulu dari pemanfaatan lahan yang ada.

Menurut Arinal peluang – peluang yang dapat dimanfaatkan agar dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan perkebunan sehingga memberikan dampak untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu menyinggung pembangunan pariwisata di Kabupaten Pesawaran, Arinal berpesan agar menumbuhkan minat dan kepedulian masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengenalkan produk – produk dari Kabupaten Pesawaran di setiap destinasi wisata., pengembangan ide – ide baru untuk lebih mengenalkan produk – produk daerah kepada masyarakat agar dapat dikenal lebih luas lagi sangat diperlukan.

“Potensi pariwisata saya akan bantu dan dukung sepenuhnya sehingga wilayah pantai dari Mutun, Kiluan hingga Tanggamus sepanjang pesisir Kabupaten Pesawaran dapat lebih berkembang dimasa yang akan datang”, ungkap Arinal.

Gubernur juga mengharapkan agar sektor pariwisata tetap mengedepankan kesehatan dengan selalu menerapkan dengan ketat protokol kesehatan.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa Lampung adalah salah satu sentra produksi hortiikultura seperti buah – buahan, pisang Lampung sudah mendunia, begitu juga dengan Nanas.
Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Bupati memiliki kreativitas dalam pengembangan pertanian dan perkebunan yang telah menjadi komoditas unggulan daerah.

Menurut Arinal Soal pasar untuk memasarkan produk daerah diluar Bandar Lampung, Jakarta sudah siap menampung dan saat ini Lampung merupakan salah satu Provinsi pemasok utama kebutuhan ke DKI Jakarta.

“Untuk mengembangkan hortikultura yang ada di Provinsi Lampung dalam menghadapi persaingan perdagangan, kita harus mempunyai inovasi dan kreativitas”, ujarnya.

“Saya mengapresiasi langkah – langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pesawaran dengan ide kreatif dari Bupati yang membuat terobosan dibidang pengembangan Wisata yang digabungkan dengan perkebunan dan pertanian yang saat ini kita saksikan bersama yaitu Hortipark”, pungkasnya.

Ditengah guyuran hujan,. Gubernur Arinal yang didampingi Forkopimda dan Bupati Pesawaran melakukan Panen perdana Melon dan Semangka di area Hortipark, sekaligus meresmikan operasional Hortipark yang ditandai dengan pemetikan buah Melon oleh Gubernur bersama Forkopimda dan Bupati Pesawaran.

Sementara itu menurut Kuatno, salah seorang petani melon dan semangka yang ditemui disela – sela acara peresmian mengungkapkan, bahwa di area sekitar 6 Ha, Hortipark menawarkan wisata dengan nuansa perkebunan Melon dan Semangka, saat ini telah ditanami kurang lebih 5000 batang buah melon.(Red).

Pelepasan Tim “Gebrak Masker PKK”, Ibu Riana Arinal Lakukan Virtual Meeting Bersama Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal melakukan virtual meeting bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian dalam rangka pelepasan secara resmi Tim “Gebrak Masker PKK” seluruh Indonesia, di Ruang Command Center, Dinas Kominfo, Senin, (17/8/2020).

Tim ini akan melakukan pembagian masker dan mengkampanyekan perilaku adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 kepada seluruh masyarakat di wilayah masing-masing.

Kegiatan “Gebrak Masker PKK” ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum TP PKK setelah Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar para kader PKK ikut terlibat langsung dalam pembagian masker di masyarakat.

Tim Gebrak Masker sendiri merupakan gabungan dari kader PKK dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK).

Tri Tito Karnavian mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 telah mengubah aspek kehidupan, termasuk kebiasaan sehari-hari yang harus beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Kebiasaan baru yaitu kita harus mengikuti protokol kesehatan dengan disiplin memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga segala sesuatu yang berhubungan dengan orang lain sehingga kita tidak tertular. Dan segala bentuk yang merupakan proteksi diri harus kita jalani dengan disiplin semaksimal mungkin,” ujarnya.

Ketua Umum TP PKK ini juga menyayangkan masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan meremehkan penularan Covid-19. Hal itu membuat angka penularan dan jumlah penderita Covid-19 terus bertambah.

“Saya meminta seluruh pihak untuk aktif bersama-sama dalam menurunkan tingkat penularan Covid-19, termasuk seluruh kader PKK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan militansinya dalam bekerja keras tanpa pamrih dalam mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujarnya.

Tri mengungkapkan rasa senang atas kerja sama TP PKK dengan IKAPTK dalam ikhtiar pembagian masker dan sosialisasi protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru tersebut.

“Saya sangat gembira bahwa Bapak Ketua Umum IKAPTK telah berinisiatif mengajak kerja sama PKK dalam membagikan masker ini,” kata Tri.

Kerja sama ini, menurut Tri, sangat penting. Karena kegiatan pembagian masker juga harus dibarengi dengan sosialisasi yang optimal. Yakni bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menggunakan masker. Apalagi bila dilihat dari pengalaman selama ini banyak masyarakat yang memiliki masker, namun masih enggan memakainya dengan berbagai alasan, termasuk faktor ketidaknyamanan saat mengenakan masker.

Untuk itu, Tri berharap kegiatan Gebrak Masker ini bukan hanya sebatas seremonial, namun benar-benar dilakukan di lapangan secara terus-menerus. “Kegiatan bagi masker ini adalah kontribusi kita kepada negara. Yang hari ini mudah-mudahan sesuai dengan semangat 17 Agustus ini kita bersama-sama tidak putus asa dalam menghadapi Covid-19 dan terus semangat membagikan masker,” ujarnya.

Usai melakukan Virtual Meeting, Ibu Riana langsung turun dalam membagikan 1915 buah masker yang akan didistribusikan kepada anggota dan kader TP PKK Provinsi Lampung, IKAPTK dan seluruh masyarakat Provinsi Lampung di halaman kantor Gubernur Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Berikan Remisi untuk 3.968 Narapidana dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menyerahkan 3.968 Remisi Umum (RU) bagi Narapidana dan Anak dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke- 75, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I, Raja Basa, Bandarlampung, Senin (17/8/2020).

Dari 3.968 remisi umum tersebut, RU I (tak langsung bebas) sebanyak 3.866 orang dan RU II (langsung bebas) sebanyak 102 orang.

Menurut Sekdaprov Fahrizal, pemberian remisi ini seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi merupakan apresiasi Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku.

“Juga memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri serta menumbuhkan dan mengembangkan usahanya dalam rangka membangun perekonomian nasional,” ujar Fahrizal.

Dalam kesempatan itu, Sekdaprov Fahrizal, mengapresiasi acara pemberian remisi ini, meski dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19.

“Sebagai nikmat dan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa, kemerdekaan memang perlu disyukuri. Rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat,” tutur Fahrizal.

Fahrizal menjelaskan pada HUT RI ini sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 dan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi, Warga Binaan Pemasyarakatan akan diberikan Remisi (pengurangan pidana).

Untuk itu. Fahrizal berpesan kepada seluruh jajaran Pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja yang dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

“Serta dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas, bekerja profesional dan tulus,” ujar Fahrizal.

Diharapkan pula momentum HUT RI ini menjadikan Lapas dan Rutan tetap dalam suasana kondusif, aman, serta tidak melakukan perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi Pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan HAM pada umumnya.

“Kepada 3.968 Warga Binaan Pemasyarakatan yang pada hari ini mendapatkan Remisi, khususnya yang akan langsung bebas pada hari ini, saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar tetap berupaya meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa daIam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat. Jadilah insan yang taat hukum, insan yang berakhlak dan berbudi luhur, serta insan yang mempunyal makna dan berguna dalam hldup dan kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung Danan Purnomo menjelaskan jumlah narapidana/tahanan di seluruh Lapas/Rutan Wilayah Lampung sebanyak 7.749 orang.
Rinciannya terdapat sebanyak 6.164 napi, sedangkan tahanan sebanyak 1.214 orang.

Danan mengatakan terjadi kelebihan kapasitas ruang tahanan sebanyak 45% karena daya tampung hanya 5.348 orang.

Dari jumlah napi/tahanan tersebut yang mendapat remisi umum 17 agustus 2020 sebanyak 3.866 orang dan yang bebas setelah mendapat remisi sebanyak 102 orang.

“Pada dasarnya pemberian remisi merupakan wujud kepedulian kita untuk menjaga agar narapidana tetap mampu menjadi manusia seutuhnya; manusia yang mampu menjaga integralitas hidup, kehidupan, dan penghidupannya,” ujar Danan. (Red)

SIARAN PERS OJK GELAR UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI KE-75 SECARA VIRTUAL Diikuti 3.805 Pegawai di Seluruh Indonesia

Jakarta, mediarepublika.com 17 Agustus 2020. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 yang dilakukan secara virtual dan diikuti sekitar 3.805 pegawai di semua kantor OJK di seluruh Indonesia.

Upacara dipimpin oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso yang bersama Anggota Dewan Komisioner lainnya berada di Kantor OJK Menara Radius Prawiro Kompleks Bank Indonesia Jakarta. Sementara komandan upacara serta petugas upacara lainnya berada di halaman Kantor OJK Gedung Radius Prawiro Kompleks Kementerian Keuangan Jakarta.

Upacara ini digelar OJK untuk tetap menunjukkan semangat persatuan dan kesatuan memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75 meski dalam suasana pandemi Covid 19.

“Peringatan HUT Kemerdekaan RI pada tahun ini kita laksanakan di tengah pandemi Covid-19. Daya juang kita sebagai satu bangsa dalam menghadapi momen ini, mengingatkan kita akan perjuangan dan semangat para pejuang kemerdekaan yang pada 17 Agustus 1945 berhasil mengantarkan Indonesia menjadi negara yang merdeka, berdaulat, dan disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia,” kata Wimboh Santoso dalam sambutan di upacara tersebut.

Wimboh mengatakan, langkah menuju cita-cita Indonesia Maju tidak akan terhenti dengan adanya pandemi Covid-19 ini. Hal ini terlihat dari kondisi kondisi stabilitas sektor jasa keuangan yang masih solid melewati paruh pertama tahun 2020 dan juga berperan optimal dalam percepatan pemulihan ekonomi di tengah keterbatasan akibat pandemi Covid 19.

Ke depan, lanjut Wimboh OJK dituntut untuk senantiasa hadir dan siap berada di garda depan dalam membawa Indonesia bertahan melewati masa sulit ini dan berperan besar mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Menurut Wimboh, ada tiga hal fokus OJK dalam program pemulihan ekonomi nasional, yaitu peningkatan kapabilitas dan fleksibilitas untuk mampu bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini membutuhkan perubahan yang fundamental dalam cara OJK bekerja, dibarengi dengan etos kerja yang cepat dan berorientasi pada hasil terbaik.

Kedua, mengarahkan kebijakan untuk menjaga aspek prudensial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan peran besar sektor jasa keuangan dalam memberikan jump start dan engine of growth bagi upaya pemulihan ekonomi nasional.

Ketiga, mempercepat transformasi digital di sektor jasa keuangan sesuai kebutuhan masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan berbasis teknologi informasi khususnya di era pandemi ini.

“Kita juga harus segera menyiapkan ekosistem keuangan berbasis teknologi informasi ini dengan cepat, komprehensif dan tepat sasaran, terutama bagi upaya penyediaan akses keuangan bagi masyarakat di kawasan terpencil dan kalangan UMKM agar dapat bertahan dan segera bangkit kembali,” kata Wimboh.(Red)

Gubernur Arinal Djunaidi, Orang Pertama Di Lampung Yang Memiliki Uang Edisi Khusus HUT RI Ke-75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia beserta Pimpinan Forkopimda Provinsi Lampung mengikuti Peluncuran Uang Baru Edisi Khusus Pecahan Rp.75.000 secara virtual di Balai Keratun, Senin (17/08).

Peluncuran uang baru edisi khusus pecahan Rp.75.000 tersebut dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rangka memperingati HUT RI Ke-75, yang menggambarkan pencapaian 75 tahun pembangunan Indonesia menuju bangsa yang makmur, adil dan bermartabat.

Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo uang baru pecahan Rp 75.000 ini bergambar Proklamator RI Soekarno – Hatta berlatar kereta api dan pengibaran bendera saat Proklamasi Kemerdekaan 1945.

Sementara di sisi lain uang kertas itu, terdapat siluet ragam wajah Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan budaya. Selain itu ada gambar gambar satelit di sebelahnya.

Sementara itu usai mengikuti peluncuran tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung, Budiharto Setiawan menyererahkan uang peringatan kemerdekaan ke-75 tahun kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, yang kemudian selanjutnya diikuti oleh wakil Gubernur Chusnunis dan Pimpinan Forkopimda.

Menurut Budiharto Setiawan Gubernur Arinal adalah orang pertama di Lampung yang memiliki Uang Baru Edisi Khusus Pecahan Rp.75.000 sebagai bentuk apresiasi kepada pimpinan daerah.

Menurut Budiharto Setiawan juga, bahwa uang tersebut hanya dicetak sebanyak 75 juta lembar.

Untuk mendapatkan Uang Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI, masyarakat dapat menukarkan uang Rupiah senilai Rp75.000 secara tunai dengan 1 (satu) lembar UPK 75 Tahun RI yang memiliki nilai nominal senilai Rp75.000.

Sebelum melakukan penukaran, masyarakat harus melakukan pemesanan jadwal dan lokasi penukaran secara online pada aplikasi PINTAR di website Bank Indonesia melalui tautan https://pintar.bi.go.id.

Nantinya, setiap 1 (satu) KTP hanya dapat ditukarkan untuk memperoleh 1 (satu) lembar Uang Peringatan Kemerdekaan Ke-75 RI dengan nominal Rp 75.000. (Red)