Gubernur Arinal Djunaidi Menjadi Inspektur Upacara Peringatan HUT RI Ke-75

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Upacara Peringatan Hut Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke-75 di Lapangan Korpri halaman Kantor Gubernur Lampung, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Senin (17/08)

Upacara Bendera yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan pandemi covid19 yang belum kunjung usai hingga saat ini.

Mengacu pada surat Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020, Upacara dilaksanakan secara sederhana, khidmat, sangat minimalis, dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19

Sesuai surat tersebut, komposisi petugas upacara terdiri dari Komandan Upacara sebanyak 1 orang, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang, Pasukan upacara sebanyak 20 orang berasal dari TNI/Polri, Korps musik sebanyak 24 orang, MC 2 orang, Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang, berasal dari TNI.

Adapun Petugas Pengibar Bendera Pusaka di Provinsi Lampung yakni Okta Vernado dari SMAN 1 Simpang Pematang, Ricko Firmansyah dari MAN 1 Lampung Barat, dan Dian Sapurtra dari SMAN 1 Talang Padang.

Sementara Petugas Paskibraka yang menurunkan bendera pusaka yakni Nyoman Subagyo dari SMKN 1 Tanjung Raya Mesuji, Nangro Al Kausar dari SMAN 15 Bandar Lampung dan Toto Prayogi Pranoto, dari SMAN 1 Kalianda Lampung Selatan.

Meski upacara dilakukan dengan sangat sederhana, peserta upacara yang terdiri dari perwakilan OPD dan undangan terbatas, tetap mengikutinya dengan penuh khidmat.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bertindak sebagai Pembina Upacara, dalam amanatnya menyatakan bahwa Bangsa Indonesia tidak boleh terlena oleh krisis yang ditimbulkan oleh wabah covid 19, justru menjadikan momentum ini sebagai pelajaran dan titik tolak untuk kemajuan bangsa.

“Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis, jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran, justru harus kita jadikan lompatan kemajuan. Pola pikir dan etos kerja kita harus berubah, flektabilitas, kecepatan dan ketepatan sangat dibutuhkan, termasuk kedisiplinan dan produktifitas nasional harus ditingkatkan,” ucap Gubernur

Kemudian sesuai dengan tema peringatan hari kemerdekaan RI tahun 2020 yakni Indonesia Maju, Gubernur Arinal menyatakan bahwa untuk mewujudkan Indonesia Maju harus dimulai dari kemajuan Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

“Untuk itu dalam kesempatan peringatan Hut RI ke-75 ini, saya mengajak seluruh masyarakat Lampung, mari kita bersama-sama bekerja keras guna mensukseskan pembangunan di Provinsi Lampung sesuai dengan bidang tugas dan keahlian yang kita miliki,” tegasnya.

Usai melakukan Upacara Bendera, Gubernur Arinal Djunaidi beserta Pimpinan Forkopimda Provinsi Lampung mengikuti peringatan detik-detik proklamasi di Instana Negara secara virtual di Balai Keratun Provinsi Lampung. (Red)

Sekdaprov Fahrizal Darminto Ikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih secara Virtual yang Dipimpin Presiden Jokowi

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com —- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Negara secara Virtual melalui Zoom di lantai III Balai Keratun, Senin petang (17/8/2020).

Upacara yang dimulai pukul 17.00 WIB itu diikuti oleh 34 kepala daerah provinsi seluruh Indonesia dan para kepala daerah kabupaten/kota. Dalam upacara ini, Sekdaprov didampingi oleh Forkopimda Provinsi Lampung.

Untuk mengurangi terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19, semua peserta mengikutinya secara virtual, seperti pemain orkestra, marching band, paduan suara, yang dilakukan di tempat yang berbeda.

Meskipun dilakukan dari tempat yang berbeda semuanya berjalan lancar  dan berlangsung dengan khidmat sesuai dengan protokol kesehatan.

Pada waktu yang sama, Pemerintah Provinsi Lampung juga melakukan upacara penurunan bendera secara langsung di Halaman Kantor Gubernur Lampung, dengan Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sudarsono sebagai inspektur upacara. (Red)

Sekda Provinsi Lampung menghadiri Launching dan Sosialisasi Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menghadiri Launching dan Sosialisasi Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 (Video Conference), di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Jumat (14/08).

Acara tersebut selain dihadiri oleh Sekretaris Daerah hadir juga, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Plt. Karo Organisasi, Sekretaris pada Inspektorat dan tamu undangan.

Dalam rangka percepatan pelaksanaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) yang mengacu pada Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 47 Tahun 2020 tentang penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik, Kementerian PAN-RB akan menyelenggarakan kompetisi pengelolaan pengaduan pelayanan publik Tahun 2020.

Kompetisi tersebut ditujukan kepada penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Kementerian atau Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD, dan Unit Pelaksana yang menyelenggarakan pengelolaan pengaduan pelayanan publik.

SP4N dibentuk untuk merealisasikan kebijakan “No Wrong Door Policy” yang menjamin hak masyarakat agar pengaduan dari manapun dan jenis apapun akan disalurkan kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang menanganinya.

SP4N bertujuan agar penyelenggara dapat mengelola pengaduan dari masyarakat
secara sederhana, cepat, tepat, tuntas, dan terkoordinasi dengan baik. Penyelenggara memberikan akses untuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. (Red)

Gubernur Arinal Hadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

Bandar Lampung — Gubernur Lampung didampingi Forkopimda dan segenap jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Provinsi Lampung pada Jumat pagi (14/08).

Agenda tunggal Rapat Paripurna Istimewa pada kali ini adalah mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 Tahun 2020 yang mengambil tema “Indonesia Maju”.

Sidang yang dihadiri juga oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan handsanitizer, penggunaan masker, juga pengaturan jarak kursi antar peserta sidang dan tamu undangan.

Ketua DPRD Provinsi Lampung mengawali Rapat Paripurna Istimewa dengan memberikan pengantar sebelum bergabung dengan DPR RI melalu siaran langsung yang disiarkan melalui Media Elektronik.

Sebelum bergabung dengan siaran langsung pidato kenegaraan Presiden RI, seluruh undangan yang hadir dalam Rapat Paripurna mendengarkan Paduan Suara Bina Vokalia SMA Negeri 2 Bandar Lampung yang melantunkan lagu perjuangan, lagu daerah dan lagu nasional.

Tepat pada pukul 10.00 WIB, Pidato Presiden disampaikan di hadapan seluruh peserta yang hadir. Presiden mengungkapkan bahwa saat ini ada 215 negara di dunia sedang menghadapi Pandemi Covid-19.

Presiden mengatakan bahwa, wabah pandemi menyebabkan kondisi ekonomi dunia menjadi terganggu. Hal inilah yang diungkapkan Presiden menjadi sebuah momentum untuk mengambil kesempatan memulai Kebangkitan Baru bagi Indonesia.

“Inilah saatnya kita melakukan lompatan-lompatan besar, diharapkan 25 tahun kedepan di Peringatan Hari Ulang Tahun yang ke 100, Indonesia bisa menjadi Bangsa yang maju,” ungkap Presiden.

Diungkapkan bahwa kondisi saat ini memaksa kita untuk bekerja lebih cepat, lebih keras dan lebih dari kondisi biasa. Momentum krisis ini harus dijadikan lompatan untuk kemajuan. Reformasi fundamental harus dilakukan di berbagai bidang.

Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh elemen yang mendukung penuh penanganan dan pencegahan Covid-19.

Presiden mengingatkan bahwa ketahanan pangan harus tetap diperhatikan dari hulu sampai hilir dengan memanfaatkan teknologi.

Presiden sangat berharap agar Indonesia menjadi produsen teknologi dunia di masa yang akan datang untuk meningkatkan pemerataan pembangunan di seluruh negeri.

Penataan regulasi dan penyederhanaan birokrasi harus dilakukan, ekosistem usaha yang baik harus dibangun.

Pemerintah tidak memberikan toleransi kepada siapapun yang akan menggoyahkan ideologi Negara. Media harus menjadi penyampai informasi yang benar dan bukan menjadi pengumpul like.

Kerjasama dalam bingkai gotongroyong akan dapat mewujudkan cita-cita luhur Kemerdekaan yang penuh toleransi, kepedulian, dukungan dan kerjasama berbagai pihak.

Di akhir pidato kenegaraannya, Presiden sekali lagi berpesan agar dapat merebut momentum Pandemi Covid-19 untuk melakukan lompatan besar perubahan yang fundamental untuk menuju Indonesia Maju.

“Dirgayahu Republik Indonesia, Merdeka Merdeka,” pungkas Presiden.

Acara berlangsung khidmat, seluruh tamu undangan mendengarkan dengan saksama pidato kenegaraan yang disampaikan oleh Presiden. (Red)

Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi Pasar Berjaya Dan Ojesa

Mediarepublika.com

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, melaunching Aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa (Ojek Sahabat Wanita) pada acara HUT UMKM Ke-5 Tahun 2020, di Halaman Kantor Dinas Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Rabu (12/08).

Acara ini dihadiri juga oleh Kadis Koperasi & UKM, Kadis Perindustrian & Perdagangan, Kadis Pariwisata & Ekraf, Kadis Perkebunan dan Dinas/Instansi teknis terkait.

Launching Aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa merupakan wujud nyata dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong perkembangan UMKM di Provinsi Lampung.

Dalam acara HUT UMKM ke-5 ini juga dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan juga penyerahan jaket Ojesa secara simbolis sebagai bentuk dukungan pemerintah.

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, hari ini kita bisa bersama hadir dalam peringatan hari UMKM Provinsi Lampung 2020 sekaligus launching aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa (Ojek Sahabat Wanita). Semoga aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat Lampung,” ucap Wagub dalam sambutannya.

Sementara itu Kadis Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu, melaporkan kegiatan peringatan HUT UMKM ke-5 ini berlangsung selama tiga hari tanggal 12-14 Agustus 2020. Selain launching aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa, juga dilakukan penyerahan bantuan bagi 42 wirausaha pemula sebesar 482 Juta, Talkshow, Bazar UMKM, dan Penyerahan KUR bagi UMKM. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Wagub Lampung Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penyelenggaraan Kepariwisataan, di Ruang Rapat Utama Komplek Kantor Gubernur, Rabu (12/08).

Selain dihadiri oleh Wakil Gubernur, rapat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Kepala Dinas PSDA, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Plt. Kepala Dinas Kehutanan, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas ESDM serta Kepala Bidang pada Bappeda.

Wakil Gubernur memberikan arahan agar Pemerintah melalui Dinas/Instansi lintas sektoral memprioritaskan pembangunan destinasi wisata level Provinsi yang berada di Kabupaten/Kota, terutama pembenahan akses menuju lokasi destinasi. (Red)

Gubernur Lampung Buka Acara Executive Meeting, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Mediarepublika.com

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, membuka acara Executive Meeting, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dengan Tema Membangun Komitmen Pentingnya Pengendalian Alih Fungsi Lahan Melalui Implementasi Perda LP2B, di Hotel Swiss Bell, Selasa (11/08).

Turut hadir Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin SE, Bupati Lumajang Tohiful Hak, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kusnardi, serta Dinas/Instansi terkait lainnya.

Gubernur mengemukakan bahwa pertemuan ini merupakan momen yang spesial, strategis dan sangat penting untuk pembangunan pertanian di Indonesia khususnya untuk pembangunan pertanian di Provinsi Lampung. Kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI, dan Dirjen PSP Kementerian Pertanian sebagai bukti bahwa Komisi IV dan Kementerian Pertanian mendukung penuh pembangunan pertanian di Provinsi Lampung.

“Menteri Pertanian telah menunjuk Provinsi Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia. Lampung siap melaksanakan semua program dan kebijakan pembangunan pertanian untuk mewujudkan kedaulatan pangan menuju pertanian maju, mandiri dan modern,” jelas Gubernur.

Gubernur berharap forum ini dapat membangun komitmen bersama dalam rangka pengendalian alih fungsi lahan melalui Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada Dirjen PSP atas terselenggaranya acara ini, dan khususnya dukungan APBN Kementerian Pertanian untuk program Prasarana dan Sarana Pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan secara simbolis tanaman khas Lampung yaitu Asam Kumbang, kepada para undangan. Gubernur juga memberikan bibit Lada Sambung kepada Ketua DPRD dan Bupati/Walikota yang turut hadir pada acara tersebut, sebagai simbol komoditi unggulan Lampung dan mengembalikan kejayaan Lada Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi Menteri Agama RI Resmikan Pembangunan Asrama Haji Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi melakukan Penandatanganan Prasasti dalam rangka peresmian pembangunan Asrama Haji, Pusat Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) dan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Provinsi Lampung di Gedung Orange Asrama Haji, Bandar Lampung, Selasa (11/08).

Dalam Peresmian tersebut Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang mampu menjaga Hubungan baik antar umat beragama, sehingga Provinsi Lampung sangat kondusif.

“Kerukunan antar umat beragama di Indonesia menjadi contoh bagi dunia, terutama dimasa wabah Covid 19, menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi terjalinnya kerukunan umat beragama di Indonesia, saling tolong menolong tanpa memandang Agama,” tutur Fachrul

Kemudian berkaitan rencana Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai Embarkasi Haji penuh, Fachrul Razi menyatakan bahwa hal tersebut akan menjadi perhatian penuh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama.

Fachrul Razi juga mengungkapkan bahwa di Indonesia rata-rata waktu tunggu untuk dapat menunaikan ibadah haji adalah 20 Tahun, sehingga ada baiknya jika sedari dini sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dengan harapan saat pelaksanaan sudah benar – benar siap.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal (Purn) Fachrul Razi di Provinsi Lampung dapat Meningkatkan motivasi dan semangat dalam meningkatkan pelayanan dibidang keagamaan.

Kemudian terkait persiapan Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Embarkasi Haji Penuh, Gubernur telah menyiapkan lahan 200 hektar untuk membangun sarana pendukung.

“Saya meminta Runwaynya selesai di Tahun 2021, sehingga pada Tahun 2021 jamaah Haji dapat berangkat langsung dari Lampung” ujar Arinal.

Disisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim, dalam laporannya menerangkan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung intens mempersiapkan Bandara Radin Inten II dari Embarkasi Antara menjadi Embarkasi Haji penuh pada tahun 2021 mendatang.

Adapun terkait pembangunan Asrama Haji dan fasilitas lainnya, Juanda Naim menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dibangun dengan menggunakan dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), dimana dengan dana tersebut juga telah dibangun 7 gedung Balai Nikah dan manasik Haji di 7 Kabupaten, 2 asrama siswa MAN, Pusat Layanan Haji Terpadu di Tubaba. (Red)

Penyerahan Penghargaan Lomba Desain Kaway Plastik 2020, Gubernur Arinal Apresiasi IIPG dan Dekranasda atas Bangkitnya UMKM Bidang Fashion

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi Dekranasda Provinsi Lampung dan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Lampung yang telah berupaya membangkitkan
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui Lomba Desain Kaway Plastik di tengah Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menghadiri penyerahan penghargaan pemenang Lomba Desain Kaway Plastik di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu (9/8/2020) malam.

“Hal ini menunjukkan kontribusi pelaksanaan tata kelola yang baik dalam rangka menghadapi covid-19 dan menumbuh kembangkan UMKM,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan penyelenggaraan lomba ini membuktikan bahwa setiap orang masih bisa berkarya di tengah situasi sulit saat ini. “Bahkan memberi peluang munculnya usaha kreatif baru di bidang fashion,” ujar Arinal.

Apalagi kata Arinal, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat besar. Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan namun juga berdampak terhadap perekonomian dan sosial masyarakat, khususnya UMKM.

“Salah satu upaya nyata dalam mendukung pelaku UMKM adalah seperti yang dilakukan saat ini oleh IIPG Provinsi Lampung bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi Lampung yaitu berupa penyelenggaraan lomba Desain Kaway Plastik New Normal,” katanya.

Kaway Plastik sendiri merupakan sebuah karya kreatif yang terinspirasi dari Alat Pelindung Diri (APD) yang dikombinasikan dengan tapis yang merupakan kerajinan khas Lampung yang dihasilkan UMKM.

Pada kegiatan itu, sekaligus juga di launching Toples motif Batik Sembage Lampung.

Toples ini merupakan suatu karya unik dan kreatif, yang diharapkan akan diisi juga oleh produk kreatif kuliner Lampung.

“Semua keunikan berdasarkan kekhasan daerah Lampung ini diharapkan akan meningkatkan brand image Provinsi Lampung sebagai daerah yang kaya dan kreatif,” kata Arinal.

Arinal mengaku sangat mendukung semua program dan kegiatan yang mengedepankan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Ia berharap agar semua pihak mau berpartisipasi untuk memberikan dukungan baik moril maupun materiil pada pemulihan situasi pandemi covid-19 saat ini.

“Melalui berbagai karya dan aktivitas yang memberi manfaat serta kemaslahatan bagi masyarakat Lampung,” katanya.

Ada yang istimewa dari kegiatan ini, dimana Ibu Riana Sari mendapatkan kejutan karena tepat pada hari ini berusia ke- 51 tahun. Ucapan selamat serta doa terus berdatangan dari keluarga dan semua pihak.

“Selamat ulang tahun, semoga selalu berbahagia, panjang umur dan selalu sehat,” ujar Arinal.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Lomba Kaway Plastik ini dilatar belakangi oleh kondisi pandemi covid-19 yang saat ini sedang melanda seluruh dunia termasuk Provinsi Lampung.

“Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan lomba kaway plastik ini adalah untuk mendorong kreativitas dan inovasi UMKM, meningkatkan perekonomian UMKM, memberdayakan perajin Iokal dan mendorong semangat kewirausahaan,” ujar Ibu Riana.

Riana menjelaskan seluruh proses pelaksanaan lomba kaway plastik ini telah dilaksanakan dengan mengikuti adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Peserta mengajukan desain kaway plastik dalam bentuk video yang dikirimkan melalui media instagram, yang selanjutnya diseleksi oleh tim juri untuk menatapkan 10 besar dan 4 pemenang kategori,” kata Ibu Riana yang juga Ketua IIPG Provinsi Lampung.

Selanjutnya, kata Ibu Riana, peserta mengirimkan fisik desain kaway plastik untuk dinilai langsung oleh tim juri di Jakarta. “Dan malam ini diumumkan Juara 1, 2 dan 3,” katanya.

Juri sendiri terdiri dari Yanti Airlangga selaku Ketua IIPG Pusat, Arzeti Bilbina seorang peragawati dan model nasional, Wignyo Rahadi seorang fashion designer, vice chairman IFC dan Staf ahli Dekranas Pusat serta Florentina W.H selaku fashion designer nasional.

Jumlah peserta yang mendaftar berjumlah 82 peserta yang terdiri dari 80 peserta berasal dari 14 kabupaten/kota den 2 peserta berasal dari luar Provinsi Lampung yakni Surabaya dan Sidoarjo.

“Dan malam ini sekaligus juga di launching Toples motif Sembage Lampung. Motif sembage telah dimunculkan kembali menjadi motif khas batik lampung yang dapat diaplikasikan kedalam berbagai kerajinan Iainya yang akan memberi nilai tambah pada produk kerajinan tersebut,” kata Ibu Riana.

Pada kesempatan itu, Ibu Riana mengaku terharu atas kejutan yang diberikan di hari ulang tahunnya terutama saat ditayangkannya video puisi persembahan dari putra putrinya.(Red)

Sekdaprov Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menghadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19 bersama Kemendagri melalui Virtual Meeting, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (10/08).

Rapat dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala BPBD, Plt. Kepala Dinas Pemdes dan Transmigrasi serta Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Dijelaskan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2020, bahwa dalam penanganan Covid-19, Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) diharapkan melakukan edukasi dengan melibatkan unsur Pentahelix ; Pakar, Akademis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Media, Budayawan, Seniman, Ibu-Ibu PKK, Karang Taruna dan Relawan di Daerah, melakukan sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru dengan Protokol Kesehatan secara masif menggunakan berbagai moda komunikasi daerah dan membuat konten edukasi dan sosialisasi berbasis kearifan lokal dan budaya masyarakat.

Kolaborasi Pentahelix berbasis komunitas terdiri dari edukasi, sosialisasi dan mitigasi. Dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, partai politik hingga ke tingkat RT/RW. Media berperan dalam sosialisasi dan edukasi dengan persentase hingga 63%, melibatkan pakar sosial, antropolog dan sosiolog serta mengedepankan pendekatan berbasis kearifan lokal.

Kepala Daerah memastikan semua masyarakat di daerahnya memakai masker, membuat masker kain dengan melibatkan UMKM dengan standar yang telah ditetapkan, dan membagikan masker kain untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Daerah juga diharapkan dapat membagikan informasi yang benar terkait Covid-19, memastikan sampai pada masyarakat dan masyarakat paham serta menjadikannya kebiasaan baru. (Red)