Gubernur Arinal Pimpin Rapat Pembahasan BUMDes Sebagai Badan Penggerak Tumbuhnya Usaha di Desa Untuk Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyatakan bahwa Lembaga Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan wahana bagi Pemerintah Desa, untuk mengelola sumber daya alam dan bidang produksi yang penting bagi desa. Adapun, tujuan BUMDes dibentuk adalah untuk melembagakan ekonomi desa, agar lebih sistematis, efisien, efektif, berdaya guna, dan berdaya saing.

“Melalui BUMDes, kesempatan untuk menggerakkan perekonomian desa menjadi semakin terbuka, dengan keleluasaan mengembangkan usaha-usaha berbasis potensi yang dimiliki masyarakat maupun potensi desa itu sendiri. Berdirinya BUMDes juga untuk menggali dan mengoptimalkan potensi wirausaha desa,” papar Gubernur saat melakukan Rapat Pembahasan BUMDes sebagai badan penggerak tumbuhnya usaha di desa untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan, di Rumah Makan Rumah Kayu, Senin (06/02/2023).

Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendukung dan mendorong, agar lembaga ekonomi desa (BUMDes) mampu berperan efektif sebagai lokomotif baru bagi kegiatan perekonomian warga desa.

“Lahirnya BUMDes diharapkan mampu menggerakkan mesin ekonomi di perdesaan untuk bersama-sama maju dengan unit-unit usaha milik warga yang sudah ada maupun yang baru,” ucap Gubernur.

Gubernur juga memaparkan bahwa, di Provinsi Lampung setidaknya ada 2.188 BUMDes yang aktif, dan ada 57 Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma). Mayoritas usahanya, antara lain, budidaya ternak, jual-beli hasil bumi dan saprodi, lembaga keuangan mikro (simpan-pinjam), jasa penyewaan, perdagangan, distributor, ritel, serta usaha pariwisata lokal. Dampak positifnya sekarang terasa. Lapangan kerja baru ada di desa, pendapatan masyarakat meningkat, dan aktivitas perekonomian di desa semakin bergeliat.

Hal tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi, dari misi kelima Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu Membangun Kekuatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pertanian dan Wilayah Perdesaan yang Seimbang Dengan Wilayah Perkotaan.

Salah satu agenda utama Pemerintah Provinsi Lampung adalah Smart Village atau Desa Cerdas Berbasis Digital. Jumlah desa yang sudah menggunakan program Smart Village sebanyak 1.763 desa dari 2.446 desa atau 72 % dari seluruh desa se-Provinsi Lampung.

Kemudian sebagai bagian dari program Desa Cerdas (Smart Village), Pemerintah Provinsi Lampung juga mengembangkan ekonomi digital di desa melalui BUMDes. Salah satunya adalah, mengembangkan ELEKTRONIK SAMSAT DESA (e-SAMDES). E-Samdes merupakan program yang diintegrasikan dengan BUMDes, untuk menjadi agen pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Pengembangan e-Samdes ini merupakan kerjasama Pemerintah Provinsi Lampung dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung, Bank Lampung, dan PT Jasa Raharja (persero). Manfaatnya sekarang sudah dirasakan masyarakat. Para wajib pajak cukup datang ke BUMDes terdekat. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke ibukota kabupaten untuk bayar pajak,” ujar Gubernur.

Melalui terobosan tersebut, pada peringatan hari BUMDes Nasional di Bintan Kepulauan Riau, Rabu, 2 Februari 2023 lalu, Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, memberikan penghargaan Lencana Abdi Ekonomi Desa kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, sebagai tanda Komitmen dan Kerja Keras dalam Membina Inovasi Pelayanan BUMDes Melalui Elektronik Samsat Desa. E-Samdes dinilai sebagai terobosan inovatif, yang dampaknya signifikan bagi masyarakat termasuk meningkatkan kesadaran wajib pajak.

Lebih jauh, secara makro, menurut Gubernur, strategi pembangunan daerah yang digerakkan dari pedesaan ini terbukti hasilnya positif. Hal tersebut terbukti dengan kesenjangan yang ditunjukkan dengan rasio gini (Gini Ratio) Provinsi Lampung menunjukan trend yang menurun, dari 0,320 pada akhir 2019, menjadi 0,313 pada akhir 2022, atau lebih rendah (lebih baik) dari rata-rata Nasional (0,381) yang menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan di Provinsi Lampung cukup rendah.

Indikator lainnya, angka kemiskinan Provinsi Lampung menurun signifikan, dari 12,62% per Maret 2021, menjadi 11,57% pada September 2022. Termasuk indikator pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung yang berhasil menempati peringkat pertama terbaik Nasional dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada Triwulan II 2022 sebesar 9,12%. Tingkat inflasi Provinsi Lampung juga terkendali, yaitu 5,51% sampai Desember 2022.

Selama kurun waktu 2017-2022, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Lampung juga selalu lebih baik dan lebih rendah dibanding TPT Nasional. Pada Agustus 2022, TPT Provinsi Lampung sebesar 4,52% di bawah Nasional (5,86%). Termasuk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung, sejak 2018 sampai 2022 juga terus meningkat, dan tahun 2022 lalu IPM Lampung sudah berstatus Tinggi, yaitu sebesar 70,45, hal tersebut menunjukkan pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian di Provinsi Lampung semakin membaik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Dr. Zaidirina, S.E,M.Si menyampaikan bahwa beberapa hal membuat program Gubernur Arinal memperoleh Penghargaan dari pemerintah pusat yakni, yang pertama program smart village di Lampung adalah yang terbanyak di Indonesia, yakni sejumlah 1.763 desa atau sebesar 72%.

“Kemudian program E-Samdes yang di gagas Pak Gubernur berbeda dengan Provinsi lain, disana walau pembayaran dilakukan di desa tapi ambil bukti setor dan STNK tetap harus ke Samsat, Program pak Gubernur tidak demikian, semua administrasi dan pengambilan STNK semua selesai di BUMDes, jadi tidak kerja dua kali,” tuturnya

Usai kegiatan, Gubernur Lampung juga berkesempatan untuk berdialog langsung dengan sejumlah Pimpinan Redaksi serta awak media di Provinsi Lampung. Dialog dimoderatori oleh Nanang Trenggono dan diikuti oleh beberapa Kepala OPD terkait Pembahasan BUMDes sebagai badan penggerak tumbuhnya usaha di desa untuk mewujudkan ekonomi kerakyatan.

Terima Penyerahan Pelabuhan Pengumpan Regional Sebalang dari Kementerian Perhubungan, Pemprov Lampung Siapkan Penataan Lokasi, Salah Satunya Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif

Bandar Lampung — Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung, Senen Mustakim bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung meninjau  Pelabuhan Pengumpan Sebalang, Rabu (1/2/2023).

Senen Mustakim menjelaskan, peninjauan tersebut dilaksanakan setelah ditandatanganinya Berita Acara Serah Terima Personil,  Pendanaan, Sarana dan Prasarana dan Dokumen (P3D) Pelabuhan Pengumpan Regional di Provinsi Lampung dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi Lampung nomor : BA 1722 Tahun 2022 dan nomor : 552809/13/2022 tanggal 28 Desember 2022.

Kementerian Perhubungan telah menyerahkan Pelabuhan Pengumpan Regional Sebalang dengan luas lahan sekitar 2 hektar ditambah aset Pemprov Lampung seluas 25,9 hektar yang berada di Sebalang, Kabupaten Lampung Selatan.

“Aset yang diserahterimakan dan aset Pemprov Lampung sudah bersertifikat dan tercatat dalam neraca asset Pemprov Lampung,” ucap Asisten Adminstrasi Umum.

Setelah melakukan peninjauan, Asisten Bidang Administrasi Umum dan  sejumlah Kepala OPD terkait segera melakukan koordinasi, khususnya bersama  Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta OPD terkait lainnya untuk melakukan penataan lokasi pelabuhan.

Senen Mustakim menambahkan, bahwa Pelabuhan Pengumpan adalah pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah terbatas, merupakan pengumpan bagi pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul, juga sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan dalam Provinsi.

Selain akan difungsikan sebagai pelabuhan Pengumpan, pelabuhan Sebalang juga akan ditata sebagai objek pengembangan ekonomi kreatif disekitar pelabuhan, sehingga pengelolaan pelabuhan pengumpan juga disertai pengembangan ekonomi keratif yang akan menunjang ekonomi masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat Lampung umumnya.

Dalam peninjauan tersebut, Asisten Bidang Administrasi Umum  bersama kepala OPD lainnya melakukan dialog dengan masyarakat sekitar. Pada  prinsipnya masyarakat mengetahui bahwa lokasi tersebut adalah milik Pemerintah.

Selanjutnya jika lokasi tersebut dikembangkan menjadi pelabuhan, masyarakat hanya berharap dilibatkan khususnya dengan membuka ruang  usaha bagi masyarakat.

“Ini selaras dengan rencana untuk pengembangan sektor ekonomi kreatif disekitar pelabuhan”, ujarnya.

Sementara kepala Dinas Perhubungan Provinsi  Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan bahwa Pelabuhan Regional yang diserahkan dari Kementerian Perhubungan kepada Pemerintah Provinsi Lampung adalah Pelabuhan Pengumpan Regional Teluk Betung, Pelabuhan Pengumpan Regional Sebalang, Pelabuhan Pengumpan Regional Labuhan Maringgai, Pelabuhan Pengumpan Regional Menggala, dan Pelabuhan Pengumpan Regional Mesuji.

Pelabuhan Sebalang direncanakan akan dikembangkan sebagai Pelabuhan umum dan pelayaran rakyat antar pulau.

Untuk percepatan pengoperasian pelabuhan Sebalang dibutuhkan  Kajian RIP dan DED,  pembangunan _Break Water_, reklamasi untuk kebutuhan sandar tongkang, lanjutan pembangunan akses jalan menuju ke Pelabuhan sepanjang 1,5 km dan rehabilitasi jembatan sebanyak 2 buah.

Wilayah kerja Pelabuhan pengumpan Sebalang mencakup kearah utara sampai dengan perbatasan PT. Sumber Indah Perkasa Kabupaten Lampung Selatan, ke arah Selatan sampai dengan Pelabuhan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan.

Sekdaprov Lampung Pimpin Rapat Pembahasan Penyampaian Laporan Kegiatan dan Laporan Keuangan KORPRI Tahun 2022

Bandar Lampung —- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto memimpin  rapat pembahasan penyampaian laporan kegiatan dan laporan keuangan KORPRI Tahun 2022, di ruang Sakai Sambayan (Rabu,1/2/2023).

Rapat dibuka dengan pembahasan Laporan keuangan dan kegiatan tahun 2022 sekaligus penyampaian rencana program kegiatan KORPRI 2023.

Beberapa kegiatan yang telah dijalankan selama tahun 2022 antara lain : penyerahan tali asih dan santunan bagi anggota KORPRI yang memasuki masa purna bhakti, pembekalan kewirausahaan bagi anggota KORPRI yang akan memasuki masa purna bhakti, keikutsertaan dalam MTQ tingkat  nasional di Padang, rangkaian acara HUT KORPRi dengan puncak kegiatan pada peringatan HUT KORPRi Tahun 2022, kunjungan pembelajaran ke Jawa Barat dan pembinaan lembaga antar Kabupaten/Kota.

Selanjutnya untuk rencana kegiatan 2023 yang sudah diagendakan antara lain : Pembentukan Lembaga Konsultasi dan Bantuan hukum bagi anggota KORPRI, Penataan kepengurusan, seleksi Pekan olah raga Nasional di Jawa tengah, pemberian tali asih bagi purna bhakti, pemberian uang duka, KORPRI Peduli (program umroh, santunan kematian, bantuan bagi anggota KORPRI yang sakit, pengumpulan pakaian layak pakai bagi yang membutuhkan, bazar murah sembako).

Dalam arahannya Fahrizal Darminto memberikan beberapa saran perbaikan untuk kegiatan-kegiatan yang nanti akan dilaksanakan pada tahun 2023 ini sekaligus menyampaikan agar dalam hal laporan keauangan untuk di publikasikan secara internal.

“Dalam kaitannya dengan kegiatan motivasi dan siraman rohani, coba diajak juga para anggota yang sudah pensiun sebagai bentuk penghargaan dan sarana menjalin silaturahim,” ucap Fahrizal Darminto.

Selanjutnya Fahrizal Darminto mengharapkan agar  KORPRI dapat memberikan mafaat sebesar-besarnya bagi angota.

“Iuran dari anggota maka harus dikembalikan manfaatnya sebesar-besarnya untuk anggota,” tutup Fahrizal.

Pemprov Lampung Ikuti Penanaman 1000 Pohon Buah Secara Serentak

Lampung Selatan — Gubernur Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, melakukan Penanaman 1000 Pohon Buah bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Wury Ma’ruf Amin serta Ibu OASE KIM, secara Hybrid, di PKK Agropark Sabah Balau Lampung Selatan, Rabu (1/2/23).

Acara Pencanangan Penanaman 1000 Pohon Buah yang dipusatkan di sekitar Candi Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Wury Ma’ruf Amin dan Ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) juga dilakukan secara serentak di 38 Provinsi di seluruh Indonesia.

Untuk Provinsi Lampung, dilaksanakan penanaman bibit buah-buahan sebanyak 125 batang yang terdiri dari bibit buah Alpukat (varietas siger mas dan hijau panjangan) sebanyak 25 pohon, Durian (varietas othong) sebanyak 24 batang, Jeruk (varietas trigas) sebanyak 25 batang dan Kelengkeng (varietas keteki dan pimpong) sebanyak 51 batang.

Gubernur Lampung dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, memyampaikan bahwa kegiatan penamanan 1000 pohon ini, salah satunya bertujuan untuk mewujudkan Indonesia Hijau.

Selain itu juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada lingkungan terutama yang ada disekitar lokasi Kebun PKK Agropark Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang serta Gapoktan/Poktan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.

Dengan adanya Kegiatan Penanaman 1000 Pohon Bibit Buah secara Hybrid di seluruh Indonesia ini, Gubernur berharap agar Instansi Pemerintah dapat berperan serta dalam mengembangkan dan melestarikan tanaman buah-buahan dan tanaman pertanian lainnya, memberikan bantuan maupun pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon terutama tanaman buah-buahan.

Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Lampung Jekvy Hendra dalam sambutannya menyampaikan terimakasih karena berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota, kegiatan ini dapat terselenggara dengan sukses.

Kepala BSIP berharap, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyinergikan program-program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, bukan hanya dari sisi kegiatan seremonial saja tapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan produktivitas.

Kepala BSIP juga menyebutkan, bersumber dari data Litbang BSIP, Lampung termasuk didalam 4 Provinsi terluas dan terbesar dalam penanaman dan hasil-hasil tanaman pangan.

Hadir dalam kegiatan Ketua TP PKK Provinsi Lampung diwakili Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPTPH) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kepala BSIP Lampung, Kepala BBI Hortikultura Provinsi Lampung, Kepala BPSB Provinsi Lampung, Kepala Balai Karantina Lampung, Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Kepala Balai Veteriner Lampung, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) Kementerian LHK, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Way Seputih dan Way Sekampung (BP DAS) Provinsi Lampung, Camat Tanjung Bintang, Kades Sabah Balau, Kepala Dinas Pariwisata, Ketua DWP BSIP Lampung, Ketua BSIP Balai karantina, Ketua DWP Bapeltan Lampung, Ketua DWP Balai Veteriner Lampung.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Pimpin Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI

BANDARLAMPUNG –Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto memimpin Acara Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI bertempat di Ruang Sakai Sambayan, Rabu (02/01/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Penanggungjawab dari tim pemeriksa laporan keuangan pemerintah daerah Provinsi Lampung Yoyon Hudiantoro, menyampaikan bahwa terkait entry meeting ini akan dilaksanakan secara dua tahap serta pemeriksaan ini akan berlangsung selama 25 hari kerja, mulai dari 01 Februari dan berakhir pada tanggal 7 Maret.

Yoyon Hudiantoro melanjutkan bahwa pemeriksaan itu berkaitan dengan kas, persediaan, aset tetap, Hutang, Pendapatan hasil daerah, belanja modal, belanja barang dan jasa, belanja hibah, dan belanja bantuan tak terduga dengan sistem pemeriksaan yang dilakukan secara berkala setiap tahun, sama seperti tahun -tahun sebelumnya.

Dalam kesempatan itu Yoyon Hudiantoro juga mengharapkan adanya kombinasi dan koordinasi yang baik antara pemeriksa dengan rekan-rekan satuan kerja Dinas Provinsi Lampung dalam pemeriksaan ini.

Melalui pemeriksaan ini pula, Yoyon Hudiantoro meminta agar dinas dapat melaporkan secara langsung masalah yang dihadapi sehingga dapat mencari bersama solusi dari masalah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto menyambut baik kegiatan pemeriksaan yang akan dilakukan BPK RI di Provinsi Lampung dan berharap agar kegiatan pemeriksaan ini dapat berjalan dengan baik.

“Mudah-mudahan dengan koordinasi kita hari ini, kegiatan pemeriksaan tersebut dapat berjalan lancar.” simpulan.

Wagub Chusnunia dan Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Hadiri Pengajian Akbar di Kabupaten Way Kanan

WAYKANAN-Wakil Gubernur Lampung Chusnunia menghadiri Pengajian Akbar dan Istighosah atau Doa Bersama yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Rusunawa, Kabupaten Way Kanan, Rabu (01/02/2023).

Kegiatan yang diikuti dan disambut antusias oleh ribuan masyarakat Kabupaten Way Kanan tersebut juga dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, Ketua TP PKK Kabupaten Way Kanan Dessy Afriyanti, Ketua Dharma Wanita Mamiyani Fahrizal, serta Jajaran Forkopimda Kabupaten Way Kanan.

Pada kesempatan tersebut Wagub Chusnunia melantunkan Shalawat Nabi yang kemudian diikuti oleh ribuan masyarakat Way Kanan yang hadir pada kegiatan tersebut.

Menurut Wagub Shalawat merupakan bentuk doa dan pujian untuk Nabi serta ibadah kepada Allah SWT,  oleh karenanya jika punya cita-cita dan keinginan, berdoa kepada Allah SWT kemudian ditambahi dengan Sholawat kepada Nabi supaya cita-citanya turut disampaikan oleh Nabi kepada Allah SWT.

“Ada istilah kalau punya keinginan disholawatin, supaya lekas terkabul, oleh karena kita punya keinginan Lampung Berjaya, makanya kita mengajak banyak-banyak masyarakat untuk bersholawat, tentunya dibarengi dengan kerja keras,” ucap Mbak Nunik panggilan akrab Wakil Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyampaikan salam hangat dari Gubernur Lampung yang berhalangan hadir karena ada kegiatan yang mendesak yang harus beliau hadiri secara langsung.

“Pak Gubernur menyampaikan salam hangat kepada seluruh masyarakat Way Kanan, beliau mohon maaf belum bisa hadir, Pak Gubernur tidak pernah absen pengajian akbar, namun karena ada kegiatan yang mendesak beliau mengutus saya, wanti-wanti jangan sampai tidak hadir,” ungkap Wagub.

Menurut Wagub Kabupaten Way Kanan memiliki banyak potensi, oleh karenannya Gubernur Lampung telah menganggarkan anggaran pembangunan di Kabupaten Way Kanan, Wagub berharap kedepan akan ada lebih banyak pembangunan di Kabupaten Way Kanan.

“Mari kita sama doakan Gubernur kita, semoga bisa terus memimpin Provinsi Lampung dan membawa masyarakat Lampung menuju Kejayaan,” tutup Wagub

Sementara itu Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Wakil Gubernur Lampung dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung beserta rombongan yang telah hadir di Bumi Ramik Ragom.

Menurut Bupati, sudah lama tidak ada kegiatan Pengajian Akbar di Kabupaten Way Kanan, oleh karenanya dengan digelarnya kegiatan tersebut, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Way Kanan dan masyarakat Way Kanan mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung yang telah menggelar kegiatan tersebut di Kabupaten Way Kanan.

“Sudah lama kita tidak ada acara seperti ini, hadirnya ribuan masyarakat Way Kanan di tempat ini merupakan bukti kerinduan kami pada kegiatan ini sekaligus ingin bertemu langsung dengan pimpinan kami Gubernur Lampung, namun karena beliau berhalangan, Alhamdulillah bisa dihadiri oleh Ibu Wakil Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang juga istri dari Gubernur kita,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Kabupaten Way Kanan, mulai dari peningkatan SDM, perbaikan insfrastrukur jalan hingga penerapan program siger yang telah banyak memberikan dampak positif pada masyarakat Way Kanan.

“Di bawah binaan Pak Gubernur dan Pemerintah Provinsi Lampung, Alhamdulillah Kabupaten Way Kanan mengalami kemajuan yang sangat pesat, mulai dari surplus beras hingga diraihnya berbagai penghargaan di Tingkat Nasional, Kami juga berterimakasih kepada Pak Gubernur karena telah memperbaiki semua akses jalan, tidak lupa kami juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu Ketua TP PKK Provinsi Lampung, yang dengan Program Sigernya telah memberikan banyak manfaat serta berdampak sangat positif kepada masyarakat Way Kanan,” pungkas Bupati.

Pada kegiatan tersebut Wakil Gubernur Chusnunia menyerahkan bantuan dan santunan secara simbolis dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada anak-anak yatim, lansia, masjid, dan pondok pesantren.

Pada pengajian Akbar yang menghadirkan Ust.Hilman Fauzi itu juga, Bupati Way Kanan memberikan doorprize Umroh Gratis untuk 4 orang pemenang, dan dua buah sepeda untuk dua orang pemenang. Doorprize diundi dan serahkan oleh Wakil Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Ikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah

Bandar Lampung — Pemprov Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (9/1/23).

Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini diikuti oleh Kepala Daerah seluruh Indonesia. Selain itu, Rapat Koordinasi ini juga dihadiri oleh Kepala BPS, Deputi I Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Plt. Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian.

Di dalam rapat koordinasi, Menteri Dalam Negeri menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo agar Rapat Koordinasi ini diselenggarakan secara rutin dan diikuti oleh seluruh Kepala Daerah beserta Forkopimda agar tiap Kepala Daerah memiliki pemahaman terkait inflasi juga stabilitas harga karena angka inflasi nasional ditentukan oleh kerja Pemerintah Pusat dan seluruh daerah.

“Stabilitas harga pangan menjadi isu utama bagi mayoritas masyarakat kita,” kata Mendagri.

Mendagri juga meminta agar seluruh Kepala Daerah membentuk Posko Pengendalian Inflasi Daerah dengan memanfaatkan mengoptimalkan peran Satgas Pangan Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

“Tolong dibuatkan poskonya, ditunjuk orang-orangnya dan kemudian dibuatkan programnya untuk dibiayai sehingga terbentuk sistem. Dengan adanya tim itu, Kepala Daerah akan menerima masukan dan membuat keputusan. Jadi, sistem yang dibuat,” kata Mendagri.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Pimpin Apel Perdana Tahun 2023 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung

Bandar Lampung—- Pasca dicabutnya kebijakan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), oleh Pemerintah Pusat beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Provinsi Lampung menggelar apel pagi perdana  di tahun 2023, bersama seluruh jajaran OPD yang dilaksanakan  di Lapangan KORPRI, Senin (09/1/2023).

Gubernur Lampung dalam arahan yang disampaikan oleh Sekertaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto meminta agar seluruh jajaran OPD terus meningkatkan kinerjanya sehingga  di tahun 2023 ini prestasi Pemerintah Provinsi Lampung akan semakin baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan telah diterbitkannya Instruksi Menteri Dalam Negeri No.53 tahun 2022 tentang pencegahan pengendalian Covid 19 pada masa transisi menuju endemi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

1. PPKM dinyatakan dihentikan bukan berarti pandemi telah berakhir.
2. Dalam upaya pengendalian kemungkinan lonjakan kasus dan penyebaran covid 19 diperlukan upaya pencegahan yang proaktif, persuasif, terfokus dan terkoordinir.
3. Para Kepala Daerah melakukan pembinaan dan pencegahan dengan ketat di wilayahnya masing-masing.
4. Melakukan upaya monitoring dalam rangka upaya pencegahan penyebaran covid 19.
5. Tetap menerapkan protokol kesehatan

Pandemi Covid 19 yang dirasakan selama dua tahun terakhir telah berdampak terhadap kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).

” Dengan membaiknya situasi Covid 19 dan dicabutnya PPKM seluruh ASN harus mulai bekerja seperti biasa, dengan disiplin tinggi dan tanggung jawab yang tinggi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan” ucap Fahrizal.

Selanjutnya Fahrizal menyampaikan agar seluruh Pimpinan OPD melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap kedisiplinan dan pencapaian target kinerja bawahannya dengan mulai menerapkan absensi elektronik dan aplikasi terkait lainnya.

Beberapa capaian indikator kinerja Pemerintah Provinsi Lampung selama tahun 2022, antara lain : pertumbuhan ekonomi positif, ukuran dari gini rasio menurun, artinya pemerataan pembangunan lebih baik, inflasi daerah terkendali, peningkatan indeks pembangunan manusia, angka kemiskinan yang menurun, penurunan indikator tingkat pengangguran terbuka, neraca perdagangan yang semakin positif dan realisasi serapan belanja anggaran.

“Berbagai Prestasi yang dicapai Pemerintah Provinsi Lampung tersebut  bukan merupakan suatu kebetulan tetapi merupakan upaya sunguh-sungguh berdasarkan kebijakan yang telah direncanakan” ungkap Fahrizal menutup arahannya.

Bangun Potensi Wisata Rohani Umat Hindu, Gubernur Arinal Djunaidi Resmikan Pura Catur Parhyangan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi di Kecamatan Seputih Banyak Lampung Tengah

LAMPUNG TENGAH —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meresmikan Pura Catur Parhyangan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Lampung di Kecamatan Seputih Banyak, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (6/1/2023). Pura ini diharapkan menjadi salah satu
potensi Wisata Rohani Umat Hindu di Provinsi Lampung.

“Saya menyambut baik umat Hindu MGPSSR yang telah membangun tempat ibadah yang peresmiannya diselenggarakan pada hari yang baik ini,” ujar Arinal.

Pada kesempatan itu, Arinal mengajak umat Hindu untuk terus menjalin sinergitas di dalam membangun Lampung melalui ekonomi kerakyatan salah satunya ikut mendukung program unggulan Kartu Petani Berjaya (KPB).

“Mari bersama kita sukseskan program ini agar ekonomi Lampung bangkit,” katanya.

Ia juga meminta dukungan karena di tahun 2023 ini Pemerintah Provinsi Lampung akan melaksanakan pembangunan di beberapa ruas jalan Kabupaten Lampung Tengah yang menjadi kewenangan Provinsi.

Ruas ini juga termasuk akses jalan yang berada di sekitar pura. Ruas tersebut yaitu Ruas Kota Gajah – Simpang Randu, Ruas Simpang Randu – Seputih Surabaya, Ruas Seputih Surabaya – Sadewa dan Ruas Bandar Jaya – Mandala.

“Menurut informasi sudah berpuluh tahun jalan tersebut rusak, namun Alhamdulillah di tahun 2023 akan segera dibangun,” katanya.

Menurutnya, beberapa ruas tersebut merupakan jalan yang diprioritaskan untuk dilakukan pembangunannya karena selain untuk kelancaran sarana transportasi, juga memiliki potensi yang memberikan efek domino pada peningkatan perekonomian.

“Jalan-jalan ini menjadi prioritas untuk menumbuhkan ekonomi,” ujarnya.

Arinal mengajak umat Hindu untuk terus menjaga situasi Lampung agar tetap aman, sejuk dan kondusif terutama memasuki tahun politik.

“Keluarga besar umat Hindu harus ikut menjaga situasi Lampung tetap kondusif. Mari kita bersatu padu, jadikan Lampung yang nomor satu,” katanya.

Hadir dalam acara itu anggota DPR RI I Komang Koheri dan Hanan A. Rozak, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad serta Ketua Umum MGPSSR I Wayan Wita.

Kemudian, Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Lampung I Nyoman Setiawan dan Ketua MGPSSR Provinsi Lampung I Made Bagiasa.

Sementara itu, Ketua Umum MGPSSR I Wayan Wita meminta umat Hindu di Provinsi Lampung untuk ikut serta bersama Gubernur menjadikan Lampung semakin berjaya.

“Meski berbagai macam suku dan agama, tetapi sebagai warga Lampung kita satu saudara, mari kita doakan Lampung Berjaya,” ujar Wayan.

Wayan mengapresiasi sinergitas yang dibangun antara umat hindu dengan pemerintah didalam pembangunan Pura Catur Parhyangan MGPSSR Provinsi Lampung tersebut.

“Hari ini sangat istimewa, pura ini sangat berseni artistik. Ini berkat kerjasama juga yang dibangun dengan pemerintah,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua MGPSSR Provinsi Lampung I Made Bagiasa yang menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Bupati yang memberikan dukungan sehingga pembangunan pura berjalan dan selesai dengan baik.

“Pura ini akan menjadi tujuan wisata rohani. Kami menyampaikan terima kasih semoga Lampung akan terus semakin berjaya,” katanya.

Memasuki Tahun 2023, Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Doa Syukur Atas Pencapaian Prestasi Di Tahun 2022

BANDARLAMPUNG—Atas keberhasilan serta kelancaran dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Lampung Tahun 2022, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Forkopimda Provinsi Lampung dan Stake Holder terkait, menggelar  Doa Syukur di Rumah Dinas Gubernur Lampung, Mahan Agung, Rabu (04/01/2023).

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Rizki Amalia SE Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi dari cabang Tilawah Dewasa Putri, dan pembacaan Saritilawah oleh Adisna Prahmatika Juara 1 MTQ Tingkat Provinsi dari cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Quran Putri, dan dilanjutkan dengan pemberian santunan secara simbolis kepada 10 anak yatim.

Gubernur Arinal Djunaidi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan serta kelancaran dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Provinsi Lampung Tahun 2022.

“Atas berbagai pencapaian pembangunan dan berbagai penghargaan yang kita peroleh selama tahun 2022 maka perlu kita syukuri, tapi kita juga jangan cepat berpuas diri, perlu kita tingkatkan dan pertahankan,” ungkap Gubernur.

Sejak pertama dilantik, menurut Gubernur banyak tantangan berat yang harus dihadapi dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Lampung, diantaranya adalah adanya pandemi Covid-19 yang memaksa Pemerintah melakukan Refocusing anggaran, sehingga berdampak terhadap terhambatnya berbagai program pembangunan, hingga disrupsi global dan nasional yang harus dihadapi.

“Sudah 3,5 tahun, sejak saya dan Ibu Nunik dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Hampir 3 (tiga) tahun terakhir, sungguh berat tantangan yang kita hadapi, Alhamdulillah, kita mampu mengatasinya, bersama masyarakat terus bergerak dan mengerahkan seluruh potensinya untuk mewujudkan cita-cita pembangunan, selaras dengan visi Rakyat Lampung Berjaya,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan pemaparan berbagai capaian pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung diberbagai bidang, diantaranya meliputi bidang Ekonomi, Sosial, Hukum dan Pemerintahan, serta lingkungan.

Dibidang Ekonomi, pembangunan di Provinsi Lampung pada kuartal I, II dan III tahun 2022 bergerak kearah positif, bahkan pernah mencatat angka pertumbuhan sebesar 9,12 persen (q to q) pada Triwulan II-2022; yang merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia.

Pembangunan Bidang Sosial

Pembangunan dibidang Sosial juga telah menunjukan peningkatan, utamanya capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi   Lampung, pada tahun 2022 pertama kalinya IPM Provinsi Lampung mencapai kategori “TINGGI” yaitu sebesar 70,45 dibandingkan capaian Tahun 2021 yang berada pada level 69,90.

Capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari kebijakan dan Inovasi pembangunan yang diusung oleh Gubernur Arinal melalui program Smart School, Kartu Pendidik Berjaya, serta program Lampung Sehat, serta dukungan alokasi dana APBD di bidang pendidikan (minimal 20%) dan bidang kesehatan (minimal 10%).

Kemudian untuk memperkuat kualitas hidup antar umat beragama Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan rumah ibadah dan pondok pesantren sebagai pusat informasi dan pendidikan publik untuk menangkal radikalisme serta mengembangkan sikap kebangsaan.

Di tahun 2022 Pemerintah Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan sarana dan prasarana rumah ibadah sebanyak 677 Unit, serta pencairan dana hibah untuk renovasi rumah ibadah sebanyak 238 unit dengan rincian : 17 unit Pondok Pesantren, 171 unit Masjid, 9 unit Rumah Ibadah lain, 24 unit Musholla dan 7 unit TPA.

Pemerintah Provinsi Lampung juga memfasilitasi pengembangan pemahaman dan penghafalan Al-Quran dan mendirikan Pusat Studi Al-Quran. Pada bulan September 2022 telah disalurkan bantuan kepada Tahfidzul Quran 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz kepada 249 orang senilai masing-masing Rp.3.000.000.

Untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong terbentuknya 15 Kabupaten/Kota Layak Anak dan penyediaan layanan one stop service bagi penyandang disabilitas. Terkait hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung memperoleh penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Ditingkat daerah, persentase penduduk miskin Provinsi Lampung mengalami penurunan yang  signifikan. Selama kurun waktu 4 tahun, penurunan persentase penduduk miskin di Provinsi Lampung menunjukkan tren yang cukup menggembirakan. Jika pada tahun 2018 persentase penduduk miskin Provinsi Lampung tercatat 13,14% maka pada Maret 2022 turun menjadi 11,57%.  Demikian pula terkait penghapusan kemiskinan ekstrim di Provinsi Lampung terus menurun dari 5,03% (Tahun 2020) menjadi 2,29% di Tahun 2022. Atas keberhasilan tersebut Provinsi Lampung tercatat sebagai provinsi dengan penurunan angka kemiskinan kategori TINGGI secara nasional.

Pembangunan Bidang Hukum

*Pembangunan di bidang Hukum dan Pemerintahan juga menjadi bagian penting bagi Pemerintah Provinsi Lampung. Perkembangan partisipasi politik masyarakat dalam pemerintahan yang diukur melalui Indeks Demokrasi di Provinsi Lampung mencapai 80,18 poin menempati peringkat 8 tertinggi Nasional, lebih baik dari capaian tahun sebelumnya yang sebesar 72,79 poin.

“Dibidang hukum, Provinsi Lampung menunjukkan kinerja yang sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan raihan 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung mendapatkan penghargaan    Kabupaten/Kota peduli HAM,” ucap Gubernur.

Kemudian untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, penyelamatan keuangan dan aset daerah, hasil ekspose oleh KPK menunjukkan bahwa capaian  Monitoring Center for Prevention (MCP) Pemerintah Provinsi Lampung berada pada level 90,48 persen. Demikian pula dengan tata kelola pemerintahan, akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan (nilai SAKIP) terus meningkat selama 3 tahun terakhir dari 63,80 menjadi 66,88 dengan Predikat “B” di tahun 2022..

Selanjutnya, dalam rangka peningkatan pelayanan publik bidang Kesehatan, RSUD Abdul Moeloek telah di tetapkan sebagai Rumah Sakit Rujukan Nasional untuk 5 (lima) pengampuan, yakni Jantung, Stroke, Kanker, Uronefrologi, Kesehatan Ibu Anak. Selain itu, di tahun 2021-2022 telah pula dibangun Gedung Neurologi, Gedung Perawatan Bedah Terpadu, Revitalisasi Gedung Instalasi Rawat Jalan dan Pembangunan Ruang Tunggu Rawat Jalan, serta inovasi pelayanan eksekutif bagi pasien.

“Fasilitas tersebut akan mendekatkan akses pelayanan kepada pasien, sehingga tidak perlu dirujuk keluar daerah,” ucap Gubernur.

Pembangunan Bidang Lingkungan

Sejalan dengan upaya mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, pembangunan dibidang Lingkungan di Provinsi Lampung menunjukan capaian yang membaik, antara lain : Capaian penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sampai saat ini sebesar 9,37%, dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebesar 68,56 yang membaik dari tahun sebelumnya.

“Sebagai bukti dari keberhasilan pembangunan tersebut, Juni 2019 sampai dengan Desember 2022, kinerja Pemerintah Provinsi Lampung telah memperoleh apresiasi dan meraih 103 (Seratus Tiga) penghargaan, baik dari Pemerintah Pusat maupun masyarakat,” ungkap Gubernur.

Mengakhiri sambutannya Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih serta apresiasi kepada seluruh komponen masyarakat yang senantiasa mendukung dan terlibat aktif dalam pembangunan di Provinsi Lampung.

“Pada moment pertemuan yang baik ini, Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat yang senantiasa mendukung dan terlibat aktif dalam pembangunan di Provinsi Lampung, termasuk di dalamnya unsur Forkopimda, Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dunia Usaha, Perbankan, Perguruan Tinggi dan Organisasi Profesi, serta insan Pers dan Media,” ucap Gubernur.

“Terutama insan pers, yang pada hari ini sudah semakin baik dan profesional dalam menjalankan tupoksinya, mengabarkan berbagai capaian pembangunan kepada masyarakat,” ucap Gubernur.

“Kedepan, tantangan pembangunan belum tentu semakin ringan. Komunikasi dan koordinasi perlu terus kita pelihara, untuk saling mengingatkan, saling terbuka dan saling bekerjasama,” tutup Gubernur.

Selain Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Kegiatan Doa Syukur juga dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Dunia Usaha, Perbankan, Perguruan Tinggi dan Organisasi Profesi, serta insan Pers dan Media serta diisi oleh ceramah dan tausiyah oleh Dr. KH. A. Bukhari Muslim, Lc.