Tahapan Pemilu Serentak 2024, KPU Lampung Laksanakan Coklit kepada Gubernur Arinal Djunaidi di Mahan Agung

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemilih Umum (KPU) Provinsi Lampung melaksanakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Selasa (14/2/2023).

Coklit merupakan salah satu proses tahapan penyelenggaraan Pemilu yang telah dimulai secara serentak dari tanggal 12 Februari lalu hingga 14 Maret 2023 di Provinsi Lampung oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Untuk pelaksanaaan tahapan Pemilu 2024 tersebut KPU Lampung  melibatkan sebanyak 25.675 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang tersebar se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur melengkapi Daftar Pemilih Tetap (DPT) KPU Bandar Lampung Kecamatan Labuhan Ratu, Kelurahan Sepang Jaya sesuai dengan alamat yang tertera pada E-KTP Gubernur Arinal.

Selain itu Gubernur Arinal juga memyambut baik diadakannya proses Coklit ini dan ia mengatakan hal ini tidak terlepas dari tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan oleh KPU.

Menurut Gubernur Pemilu serentak tahun 2024 akan berjalan dengan baik jika ada sinergitas yang baik antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, KPU, Bawaslu dan juga Partai.

“Pelaksanaan ini bisa menjadi tidak sesuai dengan harapan apabila komunikasi dan koordinasinya kurang bagus, oleh karena itulah KPU hari ini hadir disini dalam rangka Coklit,” ujarnya.

Gubernur Arinal berharap kedepan komunikasi dan koordinasi ini akan terus terjalin baik demi terjaganya kondusifitas Pemilu 2024 di Provinsi Lampung

Ketua KPU Lampung Erwan Bustami mengatakan proses Coklit ini dilaksanakan Pantarlih dari rumah ke rumah bertemu langsung dengan para pemilih tetap.

Ia melanjutkan jika terdapat kendala dalam proses Coklit ini, Pantarlih akan berkoordinasi dengan Ketua RT setempat terutama dalam validasi data pemilih dan data kependudukan.

Wagub Chusnunia Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Pembicaraan Tingkat I

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia mengikuti Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung Lanjutan Tingkat 1 Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Lampung terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/02/2023).

Dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Wagub mendengarkan pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Diketahui sebelumnya, dalam sidang paripurna yang telah dilaksanakan pada Senin 13 Februari 2023 lalu, Gubernur Lampung telah menyampaikan 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu : pertama Raperda Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah; kedua Raperda Rencana Tata Ruang Provinsi Lampung Tahun 2023-2043; dan ketiga Raperda Perubahaan Perda Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pembentukan BUMD PT. Lampung Jasa Utama.

Rapat paripurna selanjutnya dijadwalkan akan digelar pada tanggal 15 Februari 2023 dengan agenda Jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap 3 (tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung yang telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal Djunaidi Tingkatkan Mutu Pendidikan Di Provinsi Lampung Melalui Program Kepala Sekolah Mengabdi

BANDARLAMPUNG—Tingkatkan mutu pendidikan Provinsi Lampung, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas 57 Kepala Sekolah Tingkat SMA dalam Program Kepala Sekolah Mengabdi Angkatan I, di Mahan Agung, Selasa (14/02/2023).

Gubernur menyatakan bahwa Kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu organisasi karena sebagian besar keberhasilan dan kegagalan suatu organisasi ditentukan oleh kepemimpinan dalam organisasi tersebut, begitu juga dengan Sekolah, dimana Kepala Sekolah sebagai Pemimpinnya.

Menurut Gubernur, Program Kepala Sekolah mengabdi merupakan bagian dari upaya untuk menularkan tata cara pengelolaan sekolah yang baik ke sekolah-sekolah yang lain di Kabupaten.

“Program Kepala Sekolah mengabdi merupakan suatu terobosan yang sangat baik, silahkan bapak, ibu semua mengimplementasikan pengalaman dalam hal Manajemen Pendidikan Berbasis Sekolah. Lakukan diskusi bersama dengan Kepala Sekolah dan guru-guru setempat. Bagaimana melakukan perencanaan program sekolah yang baik dimulai dari evaluasi diri sekolah tersebut,” ucap Gubernur.

Gubernur meminta agar para Kepala Sekolah yang terlibat dapat saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam mengelola satuan pendidikan, terutama dalam hal kemampuan manajerial, supervisi dan kewirausahaan.

Dengan dilaksanakannya Program Kepala Sekolah Mengabdi ini diharapkan sekolah akan lebih memahami program yang memfokuskan pada bidang pembelajaran di sekolah.

Secara luas program ini dapat diartikan sebagai usaha untuk meningkatkan mutu Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada di Provinsi Lampung secara merata melalui pengiriman Kepala Sekolah untuk mengikuti kegiatan berupa pengamatan langsung kultur sekolah, pengamatan untuk peningkatan kompetensi pedagogik, kepribadian dan sosial dari sekolah peserta ke sekolah tujuan.

“Saya berharap kepada seluruh Kepala Sekolah Mengabdi SMA Provinsi Lampung untuk dapat bekerja sebagai Kepala Sekolah yang humanis dengan menyampaikan ilmu yang sudah didapat selama puluhan tahun kepada peserta didik dan tenaga pendidik di sekolah tujuan Bapak Ibu,” harap Gubernur.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung beserta jajaran, yang terus melakukan terobosan dan inovasi di bidang pendidikan, sehingga mutu, dan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung dapat semakin meningkat,” tutup Gubernur

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Sulpakar dalam laporannya menyatakan bahwa ada 57 orang Kepala Sekolah yang telah dipilih secara khusus untuk mengikuti Program Kepala Sekolah Mengabdi, yaitu dari SMA Negeri Bandar Lampung 15 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Selatan 6 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Tengah 7 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Timur 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Lampung Utara 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Metro 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Pesawaran 3 Kepala Sekolah,
SMA Negeri Pringsewu 6 Kepala Sekolah, SMA Negeri Tanggamus 5 Kepala Sekolah, SMA Negeri Tulang Bawang 1 Kepala Sekolah, dan SMA Negeri Tulang Bawang Barat 2 Kepala Sekolah.

Adapun, 57 Kepala Sekolah tersebut akan di tempatkan di 4 Kabupaten, yakni 9 Kepala Sekolah di Kabupaten Pesisir Barat, 15 Kepala Sekolah di Kabupaten Lampung Barat, 24 Kepala Sekolah di Kabupaten Way Kanan, dan 9 Kepala Sekolah di Kabupaten Mesuji.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Program Kepala Sekolah mengabdi ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan mutu pendidikan, memberikan pengalaman yang baik dalam pengelolaan pendidikan bagi kepala sekolah dan guru, serta mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

Rakor Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota Resmi Dibuka, Gubernur Harapkan Sinergitas Program Literasi Provinsi dengan Literasi Kabupaten/Kota

Bandar Lampung — Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka acara Rapat Koordinasi Bunda Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung bersama Tim Literasi Provinsi Lampung di Ruang Pusiban, Selasa (14/2/2023).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Lampung  sangat mendukung diselenggarakannya Rapat Koordinasi yang mengusung tema “Peningkatan Indeks Literasi untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Lampung,” sebagai media komunikasi untuk berkoordinasi, berkonsolidasi dan bersinkronisasi terhadap program  peningkatan Budaya Literasi Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Saat ini angka Indek Pembangunan  Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Lampung tahun 2022 yaitu 59.99, dibawah IPLM rata-rata yaitu 64.48 sedangkan tahun sebelumnya  adalah 60.90. Hal tersebut menunjukkan Indeks Literasi Provinsi Lampung menurun. Tentunya menjadi perhatian dan tantangan kita bersama,  agar kedepan IPLM Provinsi Lampung dapat semakin meningkat.

“Banyak indikator yang mempengaruhinya dan hal itu tidaklah mudah. Saya berkeyakinan dengan adanya Bunda Literasi Kabupaten/Kota bahkan sampai dengan Bunda Literasi Pekon/Desa,  dapat bekerja bersama-sama untuk meningkatkan indeks Literasi sesuai dengan harapan kita,” ucapnya.

Dalam meningkatkan Budaya Literasi diperlukan kolaborasi dengan berbagai sektor terkait, begitu juga dalam pembentukan Tim Literasi.

Tim Literasi  memiliki peran penting dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul, mandiri dan mampu berdaya saing,  untuk membangun Daerah Lampung menjadi lebih baik dimasa yang akan datang, sebagaimana tertuang dalam Visi Provinsi Lampung Tahun 2019-2024 yaitu “Rakyat Lampung Berjaya”.

Gubernur berharap melalui Rapat Koordinasi yang dilaksanakan hari ini dapat tercipta sinergitas antara Program Literasi Provinsi dengan Literasi Kabupaten/Kota. Sehingga kegiatan  dapat terlaksana dengan baik mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Kepala Dinas PP dan PA, Perwakilan Bunda Literasi dan Tim Literasi seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Gubernur Arinal Djunaidi Terima Penghargaan Dari PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung

Bandar Lampung —  Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima penghargaan dari PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung setelah dinilai berhasil tepat waktu dalam penyetoran Iuran Wajib Pajak (IWP), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan JKM ASN.

Penghargaan disampaikan PT. Taspen (Persero) Cabang Bandar Lampung saat melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung, di Mahan Agung, Senin (13/02/2023).

Gubernur Arinal menjelaskan, bahwa ketepatan waktu penyetoran IWP, JKK, dan JKM merupakan kewajiban. Hal ini  dilakukan untuk kesejahteraan seluruh pegawai pemerintah di Provinsi Lampung.

“Kedepannya, Saya berharap kerjasama dan sinergi ini akan terus berlangsung, perlu digeliatkan lagi sosialisasi tentang pentingnya memiliki asuransi pada masa pensiun bagi Aparatur Sipil Negara,” kata Gubernur.

Sementara itu, Branch Manager Taspen Daniel Paruhum Panggabean menjelaskan bahwa Penghargaan ini diberikan kepada Gubernur, karena Pemerintah Provinsi Lampung merupakan salah satu Pemerintahan yang dengan tepat waktu, melakukan penyetoran IWP, JKK, JKM.

Daniel Paruhum Panggabean juga memperkenalkan Profile PT. Taspen serta Produk Taspen Life dan Produk Bank Mandiri Taspen (Mantap), yang dihadiri oleh Tubagus Arief Iskandar sebagai Pemimpin Bank Mantap.

“Mewakili rekan-rekan, saya mengucapkan terimakasih atas kesediaan Bapak Gubernur Lampung menerima kunjungan kami. Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami dapat bertemu langsung dengan pak Gubernur,” ujarnya.

Hadir mendampingi Gubernur, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Lampung Marindo, serta Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung Meiry Harika.

Turut hadir jajaran PT. Taspen, diantaranya Tutun Jumiati (HC & GA Sector Head Taspen), Alfiana Adila Iswara (Membership Sector Head Taspen), Achmad Munadi (Finance Adm. Sector Head Taspen), Amin Noor Rokhman (Services Sector Head Taspen), Imam Perkasa (SPOKE Manager Bank Mantap), Fajar Yunita (HC & GA Staff Taspen), Lili Nurlina (TLRO Taspen Life).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Buka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto membuka acara Musyawarah Kerja (Mukerprov) PMI Provinsi Lampung dan Kick Off JUMBARA Palang Merah Remaja Tingkat Nasional IX Tahun 2023 di Hotel Emersia, Senin (13/2/2023).

Agenda musyawarah kerja PMI Provinsi Lampung, bertujuan sebagai refleksi kinerja dan mengevaluasi kegiatan yang dilaksanakan di tahun-tahun sebelumnya sekaligus menjadi wadah untuk membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan.

Sekertaris Daerah Fahrizal Darminto sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Mukerprov dan dukungan kerjasama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung.

“Apresiasi kami sampaikan kepada PPNI Provinsi Lampung, atas komitmen dan dukungannya, semoga kerjasama dengan PMI untuk melanjutkan misi kemanusiaan dapat berjalan semakin baik,” ucap Fahrizal Darminto.

Selanjutnya Fahrizal menyampaikan bahwa Musyawarah Kerja ini merupakan musyawarah pertama yang dilaksanakan dalam kepengurusan di Provinsi Lampung dan yang pertama dilaksanakan secara langsung setelah pandemi COVID-19.

PMI Provinsi Lampung terus bergerak dengan kegiatan SIGER Donor Darahnya, Rumah Singgah, bantuan kursi roda dan biaya pengobatan, Pelayanan ambulance dan mobil jenazah gratis serta kegiatan kemanusiaan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fahrizal Darminto menyampaikan beberapa hal yang masih menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PMI di Provinsi Lampung, agar menjadi bagian penting dalam pembahasan musyawarah, antara lain :

1. Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana (Mitigasi bencana, peningkatan kapasitas dan pengelolaan relawan, serta penyediaan perbekalan dan bantuan) ;
2. Pelayanan Transfusi Darah (Bagaimana menjamin ketersediaan darah, memasyarakatkan pendonor sukarela, manajeman UDD yang profesional dan transparan);
3. Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat;
4. Manajemen organisasi (koordinasi dengan pemerintah daerah, transparansi keuangan, donatur dan sponsor)

Pada tanggal 2- 10 Juli 2023 Provinsi Lampung diberi amanah dan kepercayaan oleh PMI Pusat menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan JUMPA BAKTI GEMBIRA (JUMBARA) PMR KE-IX TINGKAT NASIONAL, yang akan dihadiri oleh lebih dari 3000 orang yang dipusatkan di Kabupaten Lampung Selatan.

Oleh karenanya dukungan seluruh PMI Kabupaten/Kota dan semua pihak sangat diperlukan guna suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Ini merupakan saat yang tepat untuk lebih mengenalkan Provinsi Lampung dengan semua kekayaan alam dan budayanya, dan yang terpenting semoga dengan kegiatan ini juga membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Dalam rangkaian acara Muskerprov ini dilakukan pula penandatanganan MoU antara PPNI dan PMI Provinsi Lampung.

Turut hadir dalam acara Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Kepala BPBD, Kadis PP dan PA, Kadis Kesehatan, Kadis PSDA, Kadis Sosial, Direktur RSUDAM, Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan, Sekdis Pemdes dan Transmigrasi, Wadir Keperawatan, Pelayanan dan Penunjang Medik RSUDAM.

Pemprov Lampung Mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, secara daring, di Ruang Command Center Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Senin (13/2/23).

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyebutkan inflasi nasional bulan Januari Tahun 2023 menunjukkan tren yang baik, yaitu sebesar 5,28% lebih rendah dibandingkan Januari tahun sebelumnya.

“Ini berkat kerjasama pusat dan daerah. Bapak Presiden mengapresiasi atas kerja-kerja yang dilakukan pemerintah daerah,” kata Menteri Dalam Negeri.

Selanjutnya didalam rapat, Mendagri meminta agar pemerintah daerah mewaspadai kenaikan harga beberapa komoditas seperti beras (beras medium), minyak goreng (minyakita), cabai merah, cabai rawit.

Menurut Mendagri, beberapa hal dasar yang bisa dilakukan pemerintah daerah guna mengantisipasi kenaikan harga dan mengendalikan inflasi diantaranya melakukan operasi pasar, monitoring harga dan ketersediaan, rapat satgas pangan, mengoptimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah, memberikan subsidi melalui APBD (BTT).

Terkait kebijakan harga yang diatur pemerintah (administered price) di daerah seperti air minum dan ongkos angkutan dalam kota, Mendagri menyebutkan agar pemerintah daerah lebih berhati-hati.

“Presiden berpesan agar jangan melonjak namun dilakukan secara bertahap,” kata Mendagri.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan makanan bergejolak (volatile food) dengan melakukan intervensi dan melakukan monitoring secara terus menerus.

Gubernur Arinal Djunaidi Sampaikan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Lampung TA 2023 dan Tiga Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung dalam rangka Penyampaian Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Perda) DPRD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023 dan Pembicaraan Tingkat I Dalam Rangka Penyampaian Terhadap 3 (Tiga) Raperda Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung bertempat di Ruang Sidang DPRD Provinsi Lampung, Senin (13/02/2023).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay tersebut, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi  kepada DPRD Provinsi Lampung atas kesempatan yang diberikan  untuk menyampaikan 3 (tiga) Rancangan Peraturan Daerah yang sangat prioritas bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Gubernur berharap  agar pembahasan dapat segera dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaksanaan peningkatan PAD dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah, rencana tata ruang wilayah serta serta kewenangan pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah (PPD) anak perusahaan pada PT. Lampung Jasa Utama.

Pada kesempatan tersebut disampaikan 3 (tiga) Raperda  oleh Gubernur Lampung  terkait Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2023 Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yaitu : pertama Raperda Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah; kedua Raperda Rencana Tata Ruang Provinsi Lampung Tahun 2023-2043; dan ketiga Raperda Perubahaan Perda Provinsi Lampung Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pembentukan BUMD PT. Lampung Jasa Utama.

Dewan Pengurus Korpri Lampung Melaksanakan Kegiatan Korpri Berbagi

Bandar Lampung — Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Korpri Berbagi bertempat di Lapangan Korpri, Jumat (10/02/2022).

Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung yang  diwakili Agus Nompitu selaku Ketua Bidang Humas dan Publikasi menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan.

“Pada kesempatan ini, korpri melalui dewan pimpinan wilayah korpri provinsi Lampung  yang langsung dipimpin oleh Bapak Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Bapak Fahrizal Darminto pada hari Jumat ini akan melaksanakan korpri berbagi.” ucapnya.

Agus Nompitu berharap melalui kegiatan Korpri Berbagi mampu meningkatkan kekompakan Korps PNS di Provinsi Lampung.

“Mudah-mudahan dengan korpri berbagi ini akan memberikan satu semangat kekompakan bagi seluruh anggota korps pegawai negeri republik Indonesia provinsi Lampung.”  lanjut Agus Nompitu.

“Dan juga di Jumat yang barokah ini kita semua sehat kita semua semakin kompak membangun silaturahmi sesama pegawai negeri, mudah-mudahan ini bermanfaat dan bisa kita sinambungkan untuk waktu-waktu yang akan datang.” pungkasnya.

Kegiatan Korpri Berbagi dilaksanakan dengan  membagikan sebanyak 250 nasi kotak kepada peserta senam yang merupakan pegawai dan staf dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Serahkan Surat Audensi Dengan Menteri Sosial, Terkait Usulan Calon Pahlawan Nasional KH. Ahmad Hanafiah

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi M.Si, didampingi jajarannya, menyerahkan surat audensi ke Menteri Sosial RI, yang di fasilitasi oleh Anggota DPR RI I Komang Koheri, dalam rangka penyerahan berkas usulan calon Pahlawan Nasional KH. Ahmad Hanafiah.

Diharapkan penyerahan berkas usulan dimaksud untuk dapat diterima langsung oleh Menteri sosial, agar dapat diproses, selanjutnya ditetapkan menjadi pahlawan nasional.

Penyerahan surat audensi berlangsung di UIN Raden Intan Lampung, Kamis (9/2/2023), turut dihadiri Wakil Rektor III UIN Raden Intan Lampung, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Timur.

Kadis Sosial Aswarodi menyampaikan, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sangat mendukung usulan gelar pahlawan nasional KH. Ahmad Hanafiah. Karena itu seluruh pihak diminta untuk membuat anggaran demi usulan tersebut.

“Pak gubernur sangat men-support, ia meminta diperjuangkan, semakin banyak semakin memberikan inspirasi,” ujar Aswarodi.

Sumber : _Dinas Sosial Provinsi Lampung_