Pemerintah Provinsi Lampung Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M dan HUT Provinsi Lampung ke-59

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M dan HUT Provinsi Lampung ke-59 bertempat di Balai Keratun Lt. III, Selasa (21/02/2023).

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Lampung menyampaikan bahwa Peristiwa Isra Mi’raj mengandung hikmah yang selalu relevan dalam kehidupan umat.

“Peristiwa Isra Mi’raj mengandung hikmah yang selalu relevan dalam kehidupan kita dewasa ini, baik sebagai umat, baik sebagai bangsa, maupun sebagai masyarakat yang mendambakan kemajuan, perdamaian, kesejahteraan dan kebahagiaan.” ucapnya.

Sekdaprov melanjutkan bahwa peringatan serta pemaknaan Isra dan Miraj bukan semata-mata untuk mengingat peristiwanya saja, namun lebih pada bagaimana kita merekam berbagai pengalaman spiritual yang dialami Nabi Muhammad SAW, dengan dua peristiwa, yakni perjalanan horizontal dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, serta perjalanan vertikal dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha.

Perjalanan Isra atau horizontal dan Miraj atau vertikal memiliki hikmah, dalam rangka pembangunan manusia seutuhnya serta masyarakat adil dan makmur. Isra mi’raj menjadi sebuah hikmah yang menuntut umat Islam untuk menjalankan hidupnya di dunia secara seimbang, mengendalikan diri dan berjuang untuk melakukan amar maruf nahi munkar, termasuk dalam melaksanakan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Provinsi Lampung.

Sekdaprov juga menyebutkan bahwa sebagai wujud dari komitmen pembangunan dibidang keagamaan, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung telah mulai melaksanakan pembangunan Masjid Raya yang peletakan batu pertamanya telah dilaksanakan pada tanggal 20 Februari 2023 lalu.

“Alhamdulillah, kemarin telah dilaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya. Pembangunan masjid ini juga meneladani Rasulullah SAW, ketika beliau sampai di kota Madinah dalam rangka hijrah, hal pertama yang dilakukan adalah membangun masjid,” lanjutnya.

Pembangunan masjid tersebut menunjukkan betapa pentingnya fungsi masjid bagi umat muslimin karena masjid merupakan pusat kegiatan umat Islam bukan hanya untuk ibadah tapi juga untuk kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Untuk itu, saya mohon doa agar pembangunan masjid tersebut dapat berjalan dengan lancar. Dengan targetnya di akhir tahun 2024 insyaallah sudah selesai dibangun sehingga di tahun 2025 masjid tersebut sudah bisa digunakan untuk beribadah,” harap Sekdaprov.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 H/2023 M dan HUT Provinsi Lampung ke-59 Tahun 2023 diikuti oleh 300 peserta yang terdiri dari Forkopimda, TP. PKK Provinsi Lampung, Perangkat Daerah serta Staff dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung yang diwakili Wakil Ketua Bidang 1, Mamiyani Fahrizal juga memberikan santunan kepada 10 anak yatim.

Gubernur Arinal Djunaidi terpilih menjadi Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Masa Bakti 2023-2027

Bandar Lampung —Gubernur Lampung Arinal Djunaidi terpilih menjadi Ketua Umum KONI Provinsi Lampung masa bakti 2023-2027 sekaligus Ketua Tim Formatur untuk menyusun Keputusan KONI masa bakti 2023-2027 pada Musyawarah Olahraga Provinsi (MUSORPROV) ke -XII Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Tahun 2023, bertempat di Hotel Bukit Randu, Senin (20/02/2023).

Teplilihnya Gubernur Arinal Djunaidi  tertuang dalam Surat Keputusan Musyawarah Olahraga Provinsi (MUSORPROV) Ke XII Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Tahun 2023 Nomor: 05/MUSORPROV-XII / II / 2023.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi selaku Ketua Umum KONI Provinsi Lampung terpilih dalam kesempatan sambutannya  menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Musorprov.

“Saya sampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Ketua KONI Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung dan seluruh Ketua Pengprov Cabang Olahraga anggota KONI Lampung yang mendorong saya untuk menjadi Ketua Umum KONI Lampung Periode 2023-2027.” ucapnya.

Arinal Djunaidi melanjutkan bahwa jabatan sebagai Ketua Umum KONI merupakan sebuah tanggung jawab yang sangat besar.

“Ini sebuah kepercayaan yang sangat berat pertanggungjawabannya. Namun demikian saya sudah menyatakan bahwa saya bersedia jika didukung oleh kita semua. Karena, pekerjaan KONI Lampung ke depan ini jauh lebih berat, ketimbang sebelumnya.” lanjutnya.

Arinal Djunaidi mengatakan  bahwa dalam mempertahankan posisi 10 besar di PON, dan mencapai peringkat diatasnya lagi bukan pekerjaan yang mudah. Tidak bisa dikerjakan oleh seorang Ketua Umum saja, melainkan seluruh komponen olahraga di Lampung harus bergerak bersama-sama, kompak dengan satu visi dan misi.

Melalui pembangunan _Sport Center_ Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berupaya menyediakan sarana dan prasarana kepada calon atlet untuk dapat berlatih.

“Saya terus berupaya agar Sport Center Lampung segera terlaksana, sehingga bisa  menyediakan salah satu sarana kepada para calon atlet dan atlet agar berlatih maksimal dan meraih prestasi. Sport Center ini nantinya menjadi lokasi yang merupakan sarana kawah  candradimuka para atlet kita saat ini, dan seterusnya.” ucapnya.

Gubernur mengharapkan persiapan KONI Lampung dalam mengikuti PON 2024 yang akan diadakan di Sumut dan Aceh, harus sudah dimulai dari sekarang sejak semua cabor mengikuti Pra Kualifikasi dan Porwil di Riau tahun ini.

Diakhir, Arinal Djunaidi mengucapkan terimakasih sekaligus mengharapkan kerjasama KONI.

“Melalui kesempatan yang baik ini, saya ucapkan terima kasih kepada kita semua yang sudah mengambil keputusan secara bulat pada hari ini. Mari kita bekerja bersama untuk menjunjung tinggi prestasi olahraga Lampung untuk selamanya. KONI diharapkan mampu mempertahankan posisi sepuluh besar PON, namun kita upayakan untuk bisa masuk di jajaran yang lebih tinggi dari itu.” pungkasnya.

Gubernur Arinal Djunaidi Melakukan Groundbreaking Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi melakukan Peletakkan Batu Pertama (Groundbreaking) Pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie Lampung bersama Wakil Gubernur Lampung, Tokoh Nasional asal Lampung Aburizal Bakrie, Menteri Pemuda & Olahraga yang diwakili Staf Ahli Menteri bidang Hukum Olahraga dan Forkopimda Provinsi Lampung, di Kawasan _Elephant Park_ Enggal, Senin (20/2/23).

Pembangunan Masjid Raya Al- Bakrie ini sekaligus sebagai perwujudan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yaitu Rakyat Lampung Berjaya, khususnya misi pertama yaitu menciptakan kehidupan yang religius, berbudaya, aman dan damai.

Dalam sambutannya, Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan masjid raya ini, mulai dari persiapan, pelaksanaan hingga selesainya nanti.

Gubernur Arinal juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yayasan Bakrie Amanah, khususnya kepada Aburizal Bakrie dan Keluarga yang telah berkenan bersama Pemerintah Provinsi Lampung memprakarsai pembangunan Masjid Raya ini.

“Semoga menjadi amal jariah bagi Bapak beserta Keluarga, serta selalu diberikan kesehatan,” kata Gubernur Arinal.

Gubernur mengungkapkan, pembangunan Masjid Raya ini meneladani Rasulullah SAW. Ketika Nabi Muhammad SAW sampai di kota Madinah dalam rangka hijrah, hal pertama yang dilakukan adalah membangun masjid.

Hal tersebut, kata Gubernur, menunjukkan betapa pentingnya fungsi masjid bagi umat muslimin karena masjid merupakan pusat kegiatan umat Islam bukan hanya untuk ibadah tapi juga untuk kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Masjid Raya Al Bakrie akan dibangun pada lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung seluas ± 2,3 Hektar dan direncanakan bisa menampung sekitar 10.000 jamaah dan bisa dioptimalkan menjadi 12.000 jamaah, dengan kapasitas parkir dan ruang terbuka hijau yang memadai. Demikian halnya dengan desain arsitektur yang juga akan mengadopsi konsep desain arsitektur yang disesuaikan dengan ornamen Lampung.

Sejalan dengan pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini juga tengah mempersiapkan Pembangunan Kawasan Olahraga Terpadu yang akan menjadi pusat pembinaan bagi atlet dan peningkatan Prestasi Olahraga di Provinsi Lampung serta mendukung penyelenggaraan event-event, baik olahraga maupun seni dan budaya berskala nasional dan internasional.

Meskipun Masjid Raya ini dibangun pada lokasi eks GOR Saburai dan Taman Gajah, akan tetapi tanggung jawab Pembinaan dan Penyediaan Sarana dan Prasarana Olahraga maupun Pusat Kegiatan Masyarakat di Provinsi Lampung, akan tetap menjadi perhatian Pemerintah Provinsi.

Alih fungsi Pemanfaatan eks GOR Saburai ini telah mendapatkan Rekomendasi dari Menteri Pemuda dan Olahraga, sesuai dengan Surat Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor : B-HK.02/9.1.39/ MENPORA/IX/2022 tanggal 1 September 2022 perihal Rekomendasi Peniadaan dan/atau Pengalihfungsian GOR Saburai bahwasanya Gedung Olahraga (GOR) Pengganti GOR Saburai akan dibangun pada PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

Gubernur Arinal juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memiliki rencana yang lebih besar, yaitu mengembangkan dan membangun Pusat Kegiatan Olahraga (Sport Centre) beserta fasilitasnya di kawasan yang dekat dengan Akses Gerbang Tol Kotabaru yang dalam waktu dekat ini akan dimulai proses pembangunannya.

Sementara itu, Aburizal Bakrie dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada Gubernur Lampung, segenap jajaran Pemerintah Provinsi Lampung, beserta seluruh masyarakat di daerah Lampung karena keluarga Bakrie diberikan kesempatan untuk menjalankan niat yang mulia ini untuk membangun masjid raya ini.

“Niat ini adalah bukanlah niat bergagah-gagahan, untuk sombong ataupun riya, tapi benar-benar didasarkan kepada kebanggaan kami sekeluarga sebagai orang yang berasal dari Lampung dan kecintaan kami terhadap daerah ini,” kata Aburizal Bakrie.

“Sungguh suatu kebanggaan bagi kami, apabila kami dapat memberikan suatu kontribusi nyata yang indah untuk daerah kita bersama ini,” sambungnya lagi.

Aburizal juga menegaskan bahwa Masjid dan fasilitas yang akan dibangun ini adalah aset bersama, milik bersama dan untuk kepentingan bersama.

“Mari kita sukseskan niat mulia kita ini. Insya Allah dalam waktu yang tidak lama lagi, dalam masa kurang dari 2 tahun, pembangunan masjid raya ini diharapkan selesai. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak untuk kelancaran pembangunan Masjid Raya ini. Semoga dengan berdirinya Masjid Raya Al-Bakrie Lampung akan membawa keberkahan bagi masyarakat Lampung,” pungkas Aburizal Bakrie.

Staf Ahli bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Samsudin, menyebutkan bahwa pembangunan Masjid Raya Al Bakrie secara peraturan perundang-undangan keolahragaan, sudah memenuhi ketentuan.

Samsudin menjelaskan, bahwa apabila prasarana olahraga dibongkar atau direlokasi, maka wajib digantikan di tempat lain. Dia juga menambahkan bahwa Provinsi Lampung telah menyelesaikan proses administrasi pembangunan sebelum GOR Saburai dibongkar.

“Lampung telah memberikan contoh kepada provinsi lain bahwa Lampung taat aturan,” kata Staf Ahli bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Samsudin juga menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung penuh pelaksanaan pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie. Samsudin berharap, masjid raya ini dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat Lampung.

Didalam acara juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Arinal dan Aburizal Bakrie sebagai penanda akan dibangunnya Masjid Raya Al-Bakrie. Di penghujung kegiatan dilakukan _groundbreaking_ secara simbolis oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung bersama Aburizal Bakrie, Staf Ahli Menteri, Forkopimda Provinsi Lampung dan Keluarga Bakrie.

Wakil Gubernur Lampung Beserta Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung Lakukan Kunjungan Ke Lokasi Rencana Pembangunan Kawasan Sport Center

Lampung Selatan, — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia beserta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke Lokasi Rencana Pembangunan Kawasan Sport Center di sebelah gerbang tol Kota Baru Lampung Selatan, Senin (20/2/2023).

Rencana Pembangunan Kawasan Lampung Sport Centre ini merupakan salah satu realisasi dari 33 program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk mewujudkan olah raga Lampung berjaya.

Kawasan Lampung Sport Center direncanakan akan dibangun di atas lahan seluas 170 hektare dan akan mendukung beberapa kawasan prioritas di Provinsi Lampung antara lain : kawasan kesehatan internasional Bandara Raden Inten II, Bakuheni Harbour City, kawasan Teluk Lampung, Pusat Pemerintahan Provinsi Lampung dan Kawasan Industri Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia sangat mengapresiasi rencana pembangunan kawasan Lampung Sport Center ini dan menyampaikan bahwa ini akan menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Lampung agar dapat memanfaatkan sarana ini khususnya di bidang olah raga.

“Khususnya di bidang olah raga ini akan menjadi sebuah harapan agar prestasi olah raga di lampung lebih baik di kancah nasional maupun internasional”, ucap Wakil Gubernur.

Selanjutnya Chusnunia menyampaikan bahwa proses pembangunan ini bertahap atau multi years dan di awali dengan pembangunan gedung olah raga indoor pada tahun ini.

Sementara itu dalam paparan singkatnya, Kepala BAPPEDA Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, menjelaskan bahwa Lampung Sport Centre ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
1. Stadion utama
2. Sarana Olah raga
3. Hotel dan Mall
4. Sarana Pendukung
5. Convention Center dan Exhibition Hall

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PTPN VII, Ryanto Wisnuardy sangat mendukung pembangunan kawasan Lampung Sport Center ini.

“Tentunya dalam rangka pembangunan kawasan Lampung Sport Center kami pastikan bahwa lahan ini kami peruntukkan untuk pembangunan kawasan lampung sport center, dan ini sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RJPM) kami,” ucap Direktur PTPN VII.

Hadir mendampingi Wakil Gubernur dalam kunjungan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Direktur PTPN VII dan jajaran, Jajaran Forkopimda dan yang mewakili, Bupati Lampung Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Kabupaten Lampung Selatan, Para Pimpinan OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Wakapolda Lampung Hadiri Kunjungan Kerja Kemenpora di Provinsi Lampung

Wakapolda Lampung Brigjen Pol Umar Effendi menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Kemenpora yang diwakilkan oleh Staf Ahli Kemenpora Bidang Hukum Dr. Samsudin, M.Pd, dan dihadiri oleh Ketua Yayasan Bakrie Amanah Ir. H. Aburizal Bakrie dalam rangka Peninjauan Rencana Pembangunan Lampung Sport di Jl. Teruan Ryacudu (Samping Gerbang Tol Itera). Senin (20/2/23).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, Prof. Dr. Hj. Chusnunia Chalim, S.H., M.Si., M.Kn., Ph.D., Kabinda Lampung, Brigjen Pol Harseno, S.I.K., M.M., Sekretaris Daerah Prov. Lampung, Fahrizal Darminto, Kasi OPS Korem 043/Gatam Lampung Kolonel Inf. GEDE SETIAWAN, Direktur PTPN 7 Ryanto Wisnu Ardhy, Kepala Bapeda Prov. Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, MT

Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur PTPN 7, kami dari PTPN 7 sangat mendukung dalam rencana pembangunan lahan Lampung Sport Center dan ini tentunya sudah masuk dalam rencana kami dalam waktu dekat ini bukan lagi berdasarkan teritorial melainkan berdasarkan comunity , tentunya selanjutnya kami akan memasukan Lampung Sport Center dalam rencana kami dan pasti nya kami akan mendukung pembangunan Lampung Sport Center.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan paparan tentang Lampung Sport Center yang disampaikan oleh Kepala Bapeda Prov. Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, MT.

KDEKS Provinsi Lampung Upayakan Percepatan dan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menerima audiensi Pengurus Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rabu (15/2/23).

Sekdaprov Fahrizal Darminto menjelaskan, keberadaan KDEKS sebagai perpanjangan dari Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di tingkat pemerintah pusat adalah sebagai upaya percepatan dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung.

Sekdaprov mengungkapkan, saat ini KDEKS sudah tersebar di 11 Provinsi yaitu, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, NTB, Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Lampung.

Direktur Eksekutif KDEKS Provinsi Lampung, Ardiansyah menambahkan, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah memiliki 4 fungsi. Diantaranya yaitu memberikan rekomendasi dan arah kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi, melakukan sinergitas koordinasi dan sinkronisasi arah kebijakan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi.

Kemudian, merumuskan dan memberikan penyelesaian masalah pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat provinsi, dan menyusun regulasi yang dibutuhkan untuk pengembangan serta memajukan ekonomi dan keuangan syariah didaerah.

Ardiansyah juga menyebutkan, bahwasanya tiap elemen dan pemangku kepentingan seperti OJK, Kanwil Kemenag, Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Bank Indonesia dan lainnya, secara parsial telah melakukan berbagai pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Dengan adanya Komite ini diharapkan dapat mengkolaborasi dan mengkonsolidasikan setiap langkah sehingga menjadi gerakan yang menyatu agar potensi ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung dapat berkembang dengan baik.

Senada dengan Direktur Eksekutif KDEKS, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiyono mengatakan bahwa keberadaan KDEKS untuk mengorkestrasi yang sudah dilakukan oleh OJK, Kanwil Kemenag dan pemangku kepentingan lainnya sehingga menjadi lebih terarah.

Gubernur Arinal Djunaidi selaku Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung menginginkan agar keberadaan KDEKS disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik spesifik daerah dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Gubernur juga menginginkan agar komite ini dapat memberikan program-program yang membumi, yang langsung bersentuhan dan dapat diterjemahkan oleh masyarakat.

Ketua YJI Provinsi Lampung Buka Rakerda YJI Cabang Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan Dana, Mamiyani Fahrizal membuka Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) Yayasan Jantung Indonesia Cabang Provinsi Lampung di Balai Keratun, Rabu (15/2/2023).

Dalam sambutan tertulis  Ketua YJI Provinsi Lampung yang dibacakan oleh Mamiyani Fahrizal, mengajak seluruh pengurus agar mampu menerjemahkan program-program YJI ke dalam kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh ke masyarakat sehingga masyarakat dapat langsung merasakan dampaknya.

“Untuk itu kita harus memiliki target kinerja yang jelas sehingga rencana kerja dan kebutuhan anggaran dapat kita hitung dengan sebaik-baiknya sesuai dengan target yang ingin kita capai,” ucapnya.

Menutup sambutannya Ketua YJI berharap melalui rapat kerja YJI,  dapat saling berbagi tentang rencana kerja yang akan dilakukan sehingga dalam pelaksanaannya dapat bekerja sama, bahu membahu untuk mewujudkan visi dan misi YJI dan mendiskusikan masalah di lapangan agar dapat diselesaikan.

Sebagaimana diketahui, YJI merupakan organisasi non pemerintah yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya dalam pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah dengan memasyarakatkan Panca Usaha Jantung.

Dengan mengusung visi pelopor gaya hidup sehat, YJI memiliki misi promosi dan prevensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui Panca Usaha jantung sehat, pelayanan kuratif dan rehabilitatif penyakit jantung bawaan, penyedia kesehatan jantung, tata kelola yang baik dan terbuka.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut YJI memerlukan suatu program yang efektif dan efisien dengan kegiatan-kegiatan yang lebih fokus dan terarah sehingga dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Beberapa program yang telah ditetapkan antara lain : pengembangan klub jantung sehat (KJS), pengembangan Klub Jantung Sehat Remaja  (KJSR), Heart at School, Heart at Work dan bantuan hidup dasar.

Pengembangan KJS dan KJSR merupakan kunci utama YJI untuk meningkatkan jejaring YJI di masyarakat karena semakin banyak terbentuknya KJS dan KJSR jumlah masyarakat yang bergabung akan semakin banyak.

Sementara itu program Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan pengembangan dana merupakan wujud kepedulian YJI kepada masyarakat untuk menyelamatkan sesama dari kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.

Hadir pada acara,  Direktur RSUDAM, Perwakilan Pejabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Lampung, Ketua dan pengurus YJI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Bunda PAUD Provinsi Lampung Buka Konferensi Kerja Provinsi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia

Bandar Lampung — Bunda PAUD Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal membuka acara  Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI masa bakti 2022-2027, di Hotel Horison, Kamis (9/2/2023).

Dalam acara Konkerprov yang mengusung tema “Meningkatkan soliditas dan solidaritas anggota dan pengurus IGTKI-PGRI dengan program kerja yang kolaboratif dan inovatif”,  Riana Sari Arinal menyampaikan bahwa IGTKI-PGRI merupakan organisasi mitra kerja Pemerintah dan Bunda PAUD dalam mewujudkan generasi penerus yang cerdas, sehat dan berakhlak baik.

“Untuk itu saya meminta agar koordinasi, kerjasama dan sinergi dapat terus kita tingkatkan,” ucap Riana.

Selanjutnya Riana Sari Arinal menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya konkerprov ini.

“Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Taman Kanak-Kanak di Provinsi Lampung, yang telah menunjukkan dedikasi, pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdiannya dalam menumbuhkembangkan pendidikan di Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai ini,” ucap Riana Sari Arinal.

Riana Sari Arinal berharap agar konferensi kerja ini dapat menghasilkan pemikiran dan inovasi serta program kerja yang lebih baik dalam memperkuat eksistensi IGTKI-PGRI Provinsi Lampung serta mewujudkan guru TK yang profesional dan bermartabat.

“Teruslah semangat dalam bekerja dan semoga bisa meningkatkan kualitas dan layanan Taman Kanak-Kanak demi terwujudnya Lampung berjaya, ” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya, Riana Sari Arinal mengingatkan kepada para orang tua dan guru pengajar untuk lebih memperhatikan aspek moral dalam pendidikan anak-anak, baik di rumah maupun di sekolah terlebih dengan maraknya kejadian pelecehan anak, penculikan anak dan hal- hal negatif lainnya.

“Hal ini harus menjadi perhatian kita semua baik orang tua di rumah  maupun guru di sekolah, misalnya dengan mengadakan pertemuan rutin antara guru dan orang tua murid sebagai sarana untuk mengingatkan terhadap hal-hal negatif yang terjadi pada anak” tutup Riana Sari Arinal.

Acara dihadri oleh 113 peserta yang terdiri dari Perwaklian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Dewan penasehat, pengurus dan anggota IGTKI-PGRI Kecamatan dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Sekdaprov Fahrizal Darminto, Pimpin Rapat Evaluasi Pelayanan Publik PANRB dan Ombudsman

BANDARLAMPUNG—Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, memimpin rapat evaluasi pelayanan publik PANRB dan Ombudsman, di ruang rapat Sakai Sambayan, Selasa (14/02/2023).

Karo Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Lukman memaparkan materi terkait rapat, diantaranya perangkat daerah yang dievaluasi yaitu Sistem Manunggal Satu Atap/Samsat (UPTD Wilayah I Bandar Lampung/Bapenda Prov. Lampung) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung.

Hasil dan rekomendasi yang diperoleh Samsat Bandar Lampung, indeks 4.50 dengan kategori A-. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung, indeks 4.11 dengan kategori A-.

Hasil pemantauan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022, unit kerja Bapenda Provinsi Lampung dan Dinas PMPTSP Provinsi Lampung dengan capaian indeks A- dengan aspek penilaian diantaranya kebijakan layanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, inovasi.

Sementara hasil penilaian kepatuhan standar pelayanan publik provinsi lampung tahun 2022 yang dilaksanakan Ombudsman RI terhadap Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provinsi Lampung (70,95); dan Dinas Sosial Provinsi Lampung (63,27).

Untuk menindaklanjuti hasil penilaian tersebut, Ombudsman Republik Indonesia Mendorong untuk memberikan apresiasi kepada pimpinan dan pegawai yang bertugas pada unit yang menyelenggarakan pelayanan publik dengan katagori A dan B sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dan kompetensi dalam menyelenggarakan pelayanan publik; dan Melakukan pembinaan kepada pimpinan dan pegawai yang bertugas pada unit yang menyelenggarakan pelayanan publik dengan katagori C,D, dan E untuk memastikan pemahaman terhadap regulasi dan konsep penyelenggaraan pelayanan publik.

Kemudian memanfaatkan hasil Penilaian Kepatuhan Tahun 2022 sebagai bahan evaluasi dalam pemenuhan standar pelayanan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

Selanjutnya  melakukan Koordinasi dengan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia setempat guna memperoleh pendampingan dalam rangka perbaikan atau penyempurnaan pemenuhan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik khususnya dalam menyusun, menetapkan dan menerapkan standar pelayanan publik.

Terakhir Memantau konsistensi perbaikan dan penyempurnaan penyelenggaraan pelayanan publik dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi hal tersebut Sekdaprov Fahrizal Darminto meminta pihak terkait untuk meningkatkan semua penunjang kekurangan penilaian hingga bisa mendekati sempurna. Semua indikator yang diperlukan segera dipenuhi. Aspek-aspek pendukung diperhatikan agar bisa mencukupi nilai sempurna tersebut sehingga indeks bisa A bukan A- lagi.

“Semua arsip dikumpulkan tiap akan dilakukan penilaian di tiap indikator, jadi itu bisa membuktikan bahwa tidak hanya objek saja yang jadi penilaian,” tutup Sekdaprov.

Hadir dalam rapat Kadis Penanaman Modal dan PTSP Yudhi Alfadri, Kadis Sosial Aswarodi, Karo Organisasi Lukman

Gubernur Arinal Djunaidi Silaturahmi Dengan Pengurus Cabang Olahraga dan KONI Provinsi Lampung Serta Kabupaten/Kota

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi selaku Pembina Olahraga Provinsi Lampung bersilaturahmi dengan Pengurus Cabang Olahraga dan KONI Provinsi Lampung serta Kabupaten/Kota, di Mahan Agung, Selasa (14/2/23).

Mengawali sambutannya, Gubernur Arinal mengucapkan terima kasih kepada seluruh ketua dan pengurus cabang olahraga di Provinsi Lampung yang sudah mampu merawat organisasi cabang olahraga dengan baik dan sekuat tenaga. Gubernur juga mengucapkan terima kasih karena pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi telah dilaksanakan dengan baik.

Gubernur juga menyebutkan, KONI Provinsi Lampung masih mempunyai tugas dan kewajiban untuk kembali mengantarkan olahraga Lampung ke tingkat nasional dalam kondisi prestasi yang jauh lebih baik, di PON Sumut-Aceh Tahun 2024, melalui berbagai upaya baik Pra PON maupun PORWIL.

“Tugas berat itu harus kita emban bersama-sama dengan kompak dan saling mendukung satu sama lain, antara KONI Provinsi Lampung, KONI Kabupaten dan Kota, dan seluruh cabang olahraga anggota KONI Provinsi Lampung,” kata Gubernur Arinal.

Selain itu, Gubernur juga mengungkapkan bahwa KONI Provinsi Lampung yang akan habis masa baktinya di Tahun 2023, harus segera melaksanakan Musyawarah Provinsi untuk memilih Ketua Umum KONI Lampung dan kemudian ketua terpilih akan menyusun kabinet kerja.

Gubernur berharap KONI Kabupaten/Kota dan Pengurus Cabang Olahraga yang ada benar-benar berkomitmen secara bulat untuk menentukan pilihan yang diyakini dapat membawa Olahraga Lampung lebih Berjaya di masa depan.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Lampung Yusuf Barusman dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Lampung atas kepemimpinan dan komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan olahraga di Provinsi Lampung.

Menurut Yusuf Barusman, selain dengan diraihnya posisi 10 besar dalam perhelatan PON Papua yang lalu, bukti komitmen Gubernur Arinal dalam memajukan olahraga di Provinsi Lampung yaitu dengan rencana pembangunan Sport Center diatas lahan seluas 170 Hektar di Lampung Selatan.

“Ini merupakan suatu komitmen yang harus didukung semua pihak dan menjadi variabel penting sebagai bagian dari prestasi olahraga Provinsi Lampung,” kata Ketua KONI Provinsi Lampung.

Menyongsong berbagai perhelatan olahraga kedepan seperti Porwil, pra PON, PON Sumut-Aceh serta melanjutkan pembangunan di bidang olahraga, Yusuf Barusman mengungkapkan bahwa diperlukan kepemimpinan dan komitmen yang kuat, baik kekuatan sumberdaya khususnya anggaran, politik, serta dukungan semua pihak untuk mencapai kejayaan olahraga Provinsi Lampung.

Oleh karenanya, dihadapan para Pengurus Cabang Olahraga dan Pengurus KONI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Yusuf Barusman memohon kesediaan Gubernur Arinal Djunaidi untuk menakhodai KONI Provinsi Lampung masa bakti 2023-2027 secara langsung.

“Kami telah berdiskusi dengan berbagai pihak, pilihan bulat, satu-satunya ada pada Ir. Arinal Djunaidi. Ini permohonan kami, supaya Bapak Gubernur bersedia menakhodai KONI secara langsung,” kata Yusuf Barusman.