Lampung Begawi 2023 Resmi Ditutup, Gubernur Dorong UMKM Tingkatkan Daya Saing Melalui Digitalisasi

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto menutup rangkaian acara Lampung Begawi 2023 di Lampung City Mall, Minggu (14/5/2023).

Kegiatan Lampung Begawi telah berlangsung sejak tanggal 12-14 Mei 2023 yang merupakan hasil kerjasama, kolaborasi dan sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung  dengan Pemerintah Provinsi Lampung, Dekranasda, UMKM dan seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Gubernur  dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah, menyampaikan apresiasi, rasa terima kasih  kepada seluruh Pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lampung Begawi 2023.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung atas suksesnya pelaksanaan kegiatan ini dalam mewujudkan cita-cita bersama, yaitu mengakselerasi pemulihan ekonomi Lampung melalui kemitraan dan kolaborasi semua pemangku kepentingan,” ucapnya.

Gubernur menyampaikan bahwa Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada Triwulan I-2023 secara year on-year sebesar 4,96YoY, lebih tinggi dari rata-rata Sumatera.

Pertumbuhan di Triwulan I 2023 ini memberikan indikasi perbaikan ekonomi Lampung terus berlanjut dan semakin solid serta menuju pada rata-rata pertumbuhan ekonomi sebelum masa pandemi.

Peluang untuk mengembangkan usaha dan bisnis bagi para wirausaha di Provinsi Lampung masih sangat terbuka karena Lampung memiliki sumber daya manusia yang besar.

Transformasi spirit kewirausahaan pada ekonomi kerakyatan yakni UMKM memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi.

Kewirausahaan dapat menghasilkan lapangan kerja, inovasi, meningkatkan produksi dan diversifikasi sumber pendapatan ekonomi dengan mendorong pengembangan UMKM.

Selain itu, melalui kewirausahaan akan menjaga dan meningkatkan konsumsi rumah tangga, tentunya dengan terus menggalakkan Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang produk-produknya dibuat oleh UMKM.

Gubernur mengajak semua yang berkepentingan untuk selalu mendorong kewirausahaan berbasis UMKM dapat naik kelas, memperluas akses pembiayaan UMKM, memastikan digitalisasi agar dapat meningkatkan daya saing UMKM.

Sehingga tidak lagi hanya sebagai pasar bagi produk-produk asing di tengah laju perekonomian digital yang tidak terbendung. Digitalisasi tersebut terus dilakukan agar UMKM Lampung dapat Go Export.

Berkaitan dengan digitalisasi, berdasarkan data Bank Indonesia Institute, perkembangan digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Lampung sangat menggembirakan.

Jumlah pengguna dan merchant ORIS Lampung mencapai level signifikan dan menempatkan Lampung peringkat ke-2 se-Sumatera setelah Kepulauan Riau, dan peringkat ke-9 Nasional.

Gunernur Lampung menyampaikan bahwa Dalam rangka mendorong tumbuhnya pusat hilinsasi dari produk-produk UMKM yang berbasis komoditas unggulan Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung telah menginisiasi pembangunan UMKM Center yang mulai dibangun tahun Ini didanai oleh CSR BUMN berlokasi di Kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung.

Lampung Begawi 2023 tahun ini dimeriahkan dengan beragam event antara lain : Lomba Cepat Tepat Kebanksentralan, Lomba Kreasi Produk Olahan Lada Hitam dan Kopi, Lomba Meracik Kopi, Lomba makanan berbasis pangan non beras,lomba menyanyi, MTQ, Lomba Da’i Millenial Talkshow Tani vest, Talkshow Enviromental, Social and Governance, Bedah buku Library Week,Talkshow success story digitalisasi UMKM Syariah, Ngobrol Pariwisata, Kegiatan Donor Darah dan serangkaian kegaiatan menarik lainnya.

Pada malam puncak Closing Ceremony Lampung Begawi 2023  ini diumumkan pemenang lomba sekaligus penyerahan plakat yang diserahkan langsung oleh pejabat perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto.

Dalam kunjungannya ke salah satu stand pameran yang berpartisipasi dalam Lampung Begawi 2023 Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto berkesempatan untuk melakukan transaksi dengn sistem pembayaran QRIS.

“Mari kita budayakan dan kembangkan pembayaran dengan QRIS kita kurangi pembayaran tunai, dan kita dukung produk UMKM Lampung,” ucap Fahrizal Darminto.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Melepas Jalan Sehat Memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional Universitas Lampung  bertempat di Tugu Adipura, Minggu (14/05/2023).

Kegiatan Jalan Sehat mengambil tema “dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional Universitas Lampung untuk Lampung be strong”.

Dalam pengantarnya Gubernur Lampung Arinal   Djunaidi mengatakan bahwa keikutsertaan peserta dalam mengikuti kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi tubuh namun juga mempererat tali persaudaraan.

“Hari ini, kita berkumpul di sini untuk mengikuti jalan sehat, sebuah kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik kita, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan kebersamaan dan perwujudan bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.” ucapnya.

Gubernur Arinal Djunaidi melanjutkan bahwa dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini dapat menunjukkan komitmen untuk menerapkan upaya hidup sehat.

“Jalan sehat merupakan bagian dari upaya kita untuk menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan berpartisipasi dalam kegiatan ini, kita menunjukkan komitmen kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.” lanjutnya.

Lalu, sejalan dengan tema yang diusung yaitu Jalan Sehat Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional Universitas Lampung untuk Lampung be strong, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan bahwa kedua hal memiliki makna yang sangat penting bagi kemajuan dalam pembangunan bangsa.

“Hari Kartini merupakan momentum penting untuk kita mengenang semangat dan dedikasi Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Hari Pendidikan Nasional yang juga memiliki makna yang sangat penting bagi kemajuan bangsa. Melalui pendidikan, kita dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing bangsa, serta mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.” ungkapnya.

Diakhir, Gubernur Lampung mengajak seluruh masyarakat dan komponen yang hadir mengikuti kegiatan jalan sehat ini untuk berkomitmen untuk terus hidup sehat dan meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung.

“Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di daerah kita. Pemerintah daerah, lembaga pendidikan, guru, orang tua, serta masyarakat harus bekerja sama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, inovatif, dan inklusif bagi anak-anak kita.” lanjut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk keharmonisan instansi pendidikan dan pemerintah di Provinsi Lampung.

“Acara jalan sehat Ini adalah bentuk kebersamaan kita, keharmonisan kita antara perguruan tinggi  dan pemerintah, provinsi maupun kabupaten/kota di Provinsi Lampung.” ucapnya.

Lusmeilia Afriani dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pelaksanaan jalan sehat ini juga turut dilaksanakan serentak hampir diseluruh daerah di Indonesia atas imbauan dari Kemendikbud Ristek RI.

“Acara serentak ini merupakan imbauan dari Kemendikbud Ristek RI dan para pimpinan unit utama, pimpinan perguruan tinggi, kepala UPT dan pimpinan lembaga.  Jadi, serentak hampir diseluruh daerah di Indonesia atas imbauan dari Kemendikbud Ristek RI melakukan kegiatan jalan sehat pada Minggu 14 mei ini.” lanjutnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kepala BPMP provinsi Lampung Djohan Achmadi  sebagai koordinator acara menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menguatkan ekosistem pendidikan dan kebudayaan serta membangkitkan semangat kolaborasi dalam mewujudkan merdeka belajar yang berkelanjutan.

Kegiatan jalan sehat diikuti oleh kurang lebih sebanyak 3000 peserta dengan rute Tugu Adipura, Jl. Ahmad Yani – Jl. Kartini – Jl. Katamso – Jl. Raden Intan.

Lampung Begawi 2023 Resmi Dibuka, Gubernur Dorong Pengembangan UMKM Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunadi secara resmi membuka kegiatan Lampung Begawi 2023 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Lampung di pelataran Lampung City Mall, Bandar Lampung, Jumat (12/05/2023) malam.

Lampung Begawi 2023 mengusung tema “Bertumbuh dan Stabil dengan Digitalisasi, Wirausaha, dan UMKM”. Lampung Begawi merupakan serangkaian kegiatan yang ditujukan untuk mendukung UMKM melalui kegiatan edukasi, capacity building, pendampingan promosi, showcasing, business matching, dan kompetisi

Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak tahun 2021 ini merupakan ikhtiar bersama dalam mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan lndonesia (GBBI) sebagai bentuk kolaborasi Bank lndonesia dengan Pemerintah Provinsi Lampung, OJK Provinsi Lampung, perbankan, dan stake holderslainnya.

Gubernur Arinal Djunaidi saat membuka kegiatan tersebut menyatakan sangat mengapresiasi kepada Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung atas pelaksanaan kegiatan ini dalam mewujudkan cita-cita bersama, yaitu mengakselerasi pemulihan ekonomi Lampung melalui kemitraan dan kolaborasi semua pemangku kepentingan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada Triwulan I  2023 secara year-on-year sebesar 4,96%, lebih tinggi dari rerata Sumatera, dan untuk q-to-q Lampung menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang menikmati pertumbuhan ekonomi positif sebesar 0,79%, sementara 9 (sembilan) provinsi lainnya mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif.

“Terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi menjadi sinyal pulihnya aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung. Kita perlu melihat ini sebagai sebuah peluang dan tantangan untuk menggagas dan memunculkan ide-ide kreatif guna mengoptimalkan pembangunan ekonomi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Transformasi spirit kewirausahaan pada ekonomi kerakyatan yakni UMKM, menurut Gubernur memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Kewirausahaan dapat menghasilkan lapangan kerja, inovasi, meningkatkan produksi dan diversifikasi sumber pendapatan ekonomi dengan mendorong pengembangan UMKM.

Oleh karenannya, Gubernur mengajak semua pihak untuk selalu mendorong kewirausahaan berbasis UMKM untuk dapat naik kelas, memperluas akses pembiayaan UMKM, memastikan digitalisasi agar dapat meningkatkan daya saing UMKM, sehingga tidak lagi hanya sebagai pasar bagi produk-produk asing di tengah laju perekonomian digital yang tidak terbendung.

Berkaitan dengan digitalisasi, Gubernur juga menyampaikan bahwa berdasarkan data Bank Indonesia Institute, perkembangan digitalisasi sistem pembayaran di Provinsi Lampung sangat menggembirakan. Jumlah pengguna dan merchant QRIS Lampung mencapai level signifikan dan menempatkan Lampung peringkat ke-2 se-Sumatera setelah Kepulauan Riau, dan peringkat ke-9 Nasional.

Selain itu, pada sisi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung telah berhasil mencapai 100% dari target pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah dengan capaian  indeks signifikan 96,5% atau sebagai salah satu yang tertinggi di Sumatera.

Adapun Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman, dalam sambutannya mengatakan bahwa Lampung Begawi 2023 adalah wadah bersama untuk menjaga dan meningkatkan kinerja dari UMKM sehingga semua pihak bisa berkolaborasi secara berkelanjutan.

Lebih jauh, Aida S Budiman juga mengapresiasi kenerja Gubernur Lampung Arinal Djunaidi karena telah memperoleh penghargaan dari BPK RI, dimana pengelolaan keuangan Provinsi Lampung telah memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 9 kali berturut-turut.

Kemudian Aida S Budiman juga menyampaikan angka pertumbuhan ekonomi lampung saat ini, beserta semua indikator-indikator ekonomi Lampung mengalami trend yang positif, salah satunya adalah transaksi perdagangan yang surplus 22 bulan berturut-turut, yang artinya bahwa ekspor Provinsi Lampung dalam kondisi yang sangat baik.

“Tadi sebelum acara sempat duduk sebentar dengan pak Gubernur, beliau cerita banyak tentang bagaimana program-program dan rencana kerja beliau untuk memajukan lampung ini, jadi insya Allah Lampung ini sudah di tangan Gubernur yang benar, untuk itu kita tepuk tangan dan apresiasi atas semua upayanya dan dedikasinya untuk rakyat,” ucap Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiyono dalam laporannya mengatakan bahwa Lampung Begawi 2023 dilaksanakan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional melalui UMKM yang unggul, global, dan berkelanjutan.

Menurut Budiyono, Lampung Begawi 2023 memprioritaskan keikutsertaan sumber daya Provinsi Lampung untuk berparitisipasi pada setiap rangkaian kegiatan, baik pelaku usaha, asosiasi, musisi, dan stake holders strategis lainnya dibidang pengembangan UMKM.

“Hal ini sejalan dengan makna dari kata Begawi, dimana Begawi pada Lampung Begawi bermakna perayaan atas hasil kerja adat dalam masyarakat Lampung,” ucapnya.

Kemudian Budiyono juga melaporkan bahwa Lampung Begawi 2023 akan dilaksanakan mulai tanggal 12 Mei sampai Minggu 14 Mei 2023 di Lampung City Mall, Bandar Lampung.

Adapun beberapa kegiatan yang akan dilakukan selama kegiatan Lampung Begawi diantaranya yakni memfasilitasi showcasing lebih dari 60 UMKM food, fashion, dan craft yang telah dikurasi dan sebagian besarnya merupakan hasil  pendampingan dari Bank Indonesia.

Selain UMKM, juga terdapat booth layanan dan konsultasi kepada UMKM mengenai FRIS, pembiayaan, perizinan, dan wakaf, berkolaborasi dengan dinas, perbankan, PJSP, dan lembaga terkait.

Kegiatan promosi wastra Lampung yang dikemas melalui fashion show juga turut meramaikan perhelatan ini. Berbagai kegiatan edukasi dan capacity building jupa diadakan, yang dikemas dalam talkshow menarik membahas mengenai isu-isu terkini yang tentunya dibutuhkan oleh UMKM, pengembangan sektor pariwisata, dan pelaku usaha, sepert isertifikasi, ekonomi digital, pembiayaan, ekonomi hijau, model bisnis pesantren, ekspor, hingga investasi.

“Di samping itu, kita juga menyelenggarakan business matching ekspor yang ditindak lanjuti dengan one on one meeting antara aggregator serta calon buyer dengan UMKM yang telah dikurasi. Serta berbagai kegiatan kompetisi yang kami kemas dalam perlombaan sebagai upaya untuk menjaring champion-champion UMKM lainnya,” tutup Budiyono.

Kegiatan Opening Ceremony Lampung Begawi 2023 juga diisi dengan penyerahan sejumlah sertifikat halal secara simbolis kepada UMKM yang difasilitasi Bank Indonesia. Selain itu juga dilakukan Penandatanganan akad Kredit Usaha Rakyat oleh UMKM dan Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, dan Bank Lampung.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Menjadi Panelis Pada Ajang Pemilihan Puteri Indonesia ke-26

Jakarta — Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, hadir sebagai panelis dalam Press Conference Pemilihan Puteri Indonesia ke-26 Tahun 2023, di Hotel The Westin Jakarta, Jumat (12/05/23).

Ajang Pemilihan Puteri Indonesia yang diikuti oleh 45 finalis dari 34 provinsi ini, berlangsung dari tanggal 12 Mei – 19 Mei 2023. Malam puncak grand final akan diselenggarakan pada Jumat (19/5/23) di Plenary Hall, Jakarta Convention Center.

Adapun Budaya Lampung dipilih sebagai tema utama dalam gelaran pemilihan Puteri Indonesia yang ke-26 ini.

Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia (YPI), Putri Kus Wisnu Wardani menjelaskan bahwa ajang pemilihan Puteri Indonesia yang ke-26 turut mendorong kemajuan pariwisata Indonesia, khususnya Provinsi Lampung.

“Tiap tahun kita menggilir, memilih daerah-daerah di Indonesia. Tahun ini, Lampung menjadi salah satu yang kita angkat,” ungkap Ketua Umum YPI.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal dalam kesempatannya menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Puteri Indonesia karena telah memilih Provinsi Lampung sebagai tema utama dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia Tahun 2023.

Melalui ajang ini, kata Riana Sari Arinal, baik budaya, destinasi pariwisata maupun makanan khas Lampung dapat dikenal lebih luas baik di tingkat nasional bahkan tingkat internasional.

Hadir dalam kegiatan ini, Kadis Pariwisata Provinsi Lampung, Kadis PPPA Provinsi Lampung, Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk Bingar Egidius Situmorang, Executive Vice President BCA Hera F Haryani, Ketua Umum Putri Indonesia Wardiman Djokonegoro, serta tiga perwakilan Putri Indonesia 2022 diantaranya Puteri Indonesia 2022 Laksmi De Neefe S, Putri Lingkungan Cindy May Mc Guire dan Puteri Pariwisata Adinda Cresheilla.

Sukses Tangani Covid, Menteri Azwar Anas Harapkan Pelayanan Publik di Provinsi Lampung Berjalan Maksimal

Lampung Selatan — Saat peresmian bersama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Utara, Asahan dan Kota Dumai, Jumat (12/5/23), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) H. Abdullah Azwar Anas menjelaskan bahwa rusaknya ruas jalan di beberapa daerah di Indonesia adalah dampak kebijakan refocusing anggaran saat pandemi Covid yang lalu.

Menpan RB mengamini bahwa permasalahan infrastruktur menjadi masalah nasional dikarenakan adanya kebijakan refocusing anggaran selama hampir tiga tahun, sehingga refocusing yang terjadi dari tingkat desa hingga tingkat provinsi ini menyebabkan sektor infrastruktur tidak tertangani dengan baik.

“Pilihan para Gubernur tidak banyak, nyawa atau jalan. Dimana (didalam) refocusing tersebut, kita harus membangun kamar tidur, membeli oksigen, rumah sakit yang banyak, pilihan-pilihan itulah yang kita pilih,” kata Menteri Azwar Anas.

“Alhamdulillah kita termasuk sukses menangani Covid, tapi jalannya rusak. Maka sudah saatnya sekarang anggaran tidak lagi direfocusing ke Covid, tapi kembali lagi ke infrastruktur,” lanjutnya lagi.

Menpan RB berharap agar saat ini, seluruh daerah di Indonesia dapat memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat, tidak hanya di sektor kesehatan tapi juga infrastruktur serta sektor-sektor lainnya.

Seiring dengan membaiknya situasi pandemi baik di tingkat nasional dan global serta pulihnya perekonomian nasional diharapkan agenda Reformasi Birokrasi dapat berjalan dengan baik sehingga pelayanan publik yang cepat, tepat murah dan nyaman juga berjalan dengan maksimal.

Mal Pelayanan Publik, Terobosan Pemerintah Menjawab Harapan dan Kebutuhan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Yang Cepat, Tepat, Murah dan Nyaman

Lampung Selatan — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Peresmian Bersama Mal Pelayanan Publik Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Utara, Asahan dan Kota Dumai oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) H. Abdullah Azwar Anas, di Gedung Mal Pelayanan Publik Lampung Selatan, Jumat (12/05/23).

Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa Mal Pelayanan Publik hadir sebagai salah satu terobosan pemerintah dalam menjawab harapan dan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, tepat, dan murah.

Mal Pelayanan Publik diselenggarakan dengan menyatukan seluruh jenis pelayanan yang ada di suatu daerah ke dalam satu tempat dan sistem.

Selaras dengan Pemerintah Pusat, pada Tahun 2024 Mal Pelayanan Publik ditargetkan dapat merata di setiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

“Suatu kebanggaan bagi saya karena sudah ada beberapa Mal Pelayanan Publik yang tersebar di Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung,” kata Gubernur Arinal.

Mal Pelayanan Publik telah melakukan uji coba pelayanan dari tanggal 2 Januari 2023, dilengkapi dengan sarana dan prasarana untuk menunjang 229 pelayanan dan perizinan secara terpadu dari 15 Perangkat Daerah dan 14 Lembaga Vertikal/ BUMN/ BUMD untuk kemudahan pelayanan perizinan dan investasi.

Keberadaan MPP ini tentu untuk memberikan kemudahan mengurus berbagai layanan administrasi, maupun layanan perizinan dan non-perizinan dari beragam instansi pemerintah dalam satu tempat.

“Integrasi pelayanan harus dibangun melalui MPP ini. Kita harus mampu berkolaborasi, tidak boleh ada ego-sektoral, ego-ilmu, apalagi ego-daerah,” kata Gubernur Arinal.

“Kehadiran Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Utara, Asahan dan Kota Dumai, saya harapkan dapat mendongkrak kemudahan berusaha di daerah melalui penyediaan layanan perizinan dan non perizinan yang terpadu, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” lanjut Gubernur Arinal.

Pelayanan publik, kata Gubernur Arinal, sangat mempengaruhi minat pelaku ekonomi dalam berinvestasi. Peningkatan investasi akan mendukung percepatan proses pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang secara otomatis akan dapat memberikan multiplier effect bagi kemajuan di berbagai aspek mendasar seperti kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.

“Saya harap keberadaan 4 Mal Pelayanan Publik di 4 Kabupaten/Kota akan semakin menegaskan bahwa penyelenggaraan pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman dan nyaman semakin menjadi kebutuhan utama. Masyarakat harus mendapat kemudahan dalam mengakses berbagai jenis pelayanan,” pungkas Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal Djunaidi Buka Rapat Koordinasi Mitra Kerja Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka secara resmi Rapat Koordinasi Mitra Kerja Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Lampung dan Diskusi Kelompok Terumpun Kongres Bahasa Indonesia XII di Ballroom Hotel Novotel, Kamis (11/05/2023).

Kegiatan dibuka dengan pembacaan Wawacan dan syair Bahasa Lampung yang diiringi peting tunggal/gitar klasik Lampung oleh 3 orang mahasiswa Universitas Lampung.

Wawacan merupakan karya Sastra Lampung bergenre puisi yang ditulis dan didendangkan untuk keperluan pemberian gelar adat. Saat ini Wawacan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBtb) Indonesia Tahun 2022.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam sambutannya menyatakan bahwa Bahasa Daerah merupakan warisan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Lampung dan Indonesia secara keseluruhan. Keberadaan Bahasa Daerah harus tetap di jaga dan dilestarikan, karena bahasa juga adalah pemersatu bangsa.

Provinsi Lampung menurut Gubernur, memiliki kekayaan bahasa dan budaya daerah serta aksara Lampung yang diwarisi oleh para leluhur Bumi Lampung.  Dari jumlah bahasa daerah yang ada di Indonesia sebanyak 718 hanya ada 12 aksara daerah termasuk aksara Lampung.

“Hal itu memberikan fakta bahwa kekayaan bahasa Lampung sangat penting untuk tetap dilestarikan dan dikembangkan,” tegas Gubernur.

Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Lampung telah melakukan langkah-langkah dalam pengembangan dan pelestarian bahasa Lampung, diantaranya Pemerintah Provinsi Lampung mengeluarkan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 39 Tahun 2014 tentang Mata pelajaran Bahasa dan Aksara Lampung sebagai Muatan Lokal Wajib pada Jenjang Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Selain itu Pemerintah Provinsi Lampung juga telah membentuk Tim Pembinaan dan Pengembangan Bahasa dan Aksara Lampung yang di tuangkan dalam SK Gubernur Lampung, Selama Tim ini terbentuk banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, salah satunya adalah melaksanakan Kongres Bahasa Lampung yang Pertama pada Tahun 2022.

Lebih jauh, Gubernur juga sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang digelar hari ini.

“Hal ini saya anggap sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah dalam upaya melestarikan Bahasa Daerah, khususnya Bahasa Lampung,” ucap Gubernur.

“Melalui Rakor Mitra Kerja ini, saya berharap kita semua dapat berkolaborasi dan bersinergi, untuk merumuskan strategi serta langkah konkret dalam memperkuat upaya revitalisasi bahasa daerah di Provinsi Lampung. Saya yakin dengan kerjasama yang baik dari semua pihak, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah Lampung,” tutup Gubernur.

Sementara itu Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Dr. Muh. Abdul Khak, M.Hum mengatakan bahwa kegiatan ini semata-mata dilaksanakan untuk menujukan bahwa kita betul-betul peduli pada bahasa daerah sekaligus bangga memiliki bahasa Indonesia.

Dr. Muh. Abdul Khak, M.Hum mengatakan bahwa tahun ini Kantor Bahasa akan merevitalisasi 72 Bahasa Daerah dari 22 Provinsi di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.

“Inisiatif ini kami lakukan untuk memfasilitasi Pemerintah Daerah dalam pelestarian Bahasa Daerah, karena menurut Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 dalam lampirannya terlihat jelas bahwa sebenarnya Bahasa Daerah pelestariannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah, baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten Kota,” ucapnya.

Abdul Khak juga menyampaikan bahwa saat ini Kantor Bahasa telah meluncurkan aplikasi *Halo Bahasa* dimana aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam mengakses produk-produk dari Badan Bahasa, yaitu KBBI, UKBI, BUDI, SPAI, dan Dapobas.

Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur layanan kebahasaan dan kesastraan yang meliputi UKBI, Ahli Bahasa, Penerjemahan, dan Bahasa dan Hukum,

Sementara itu Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum. dalam laporannya menyampaikan bahwa Kantor Bahasa Provinsi Lampung tahun ini mendapatkan mandat untuk melakukan revitalisasi Bahasa Lampung.

Adapun tujuan dilakukannya rapat koordinasi hari ini menurut Desi Ari Pressanti, adalah agar semua pihak memiliki kesamaan pemahaman tentang revitalisasi bahasa lampung, dan dapat berperan serta aktif sesuai dengan tugas dari masing-masing lembaga.

Kegiatan rapat koordinasi ini juga diisi dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Revitalisasi Bahasa Daerah oleh Kepala Kantor Bahasa Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Diskusi Kelompok Terumpun Kongres Bahasa Indonesia XII, yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Dr. Muh. Abdul Khak, M.Hum, Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi Lampung Ria Andari, dan Tenaga Ahli DPR RI Komisi X Aji Pratama Rizky SE.MT.

Tingkatkan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Lokal, Pemprov Lampung Gelar Pertemuan Bisnis Produk UKM Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto membuka acara _Business Matching_ Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Produk Souvenir, Seminar Kits, Alat dan Mesin Pertanian di Hotel Emersia, Kamis (11/5/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya peningkatan dan keberpihakan Pemerintah Provinsi Lampung yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung kepada pelaku usaha kecil dan menengah produk tapis, souvenir/seminar kit, serta produk mesin/alat produksi.

Kegiatan _Business Matching_ ini selaras dengan kebijakan “Bangga Buatan Indonesia” dan “pengutamaan produk lokal”.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto menyambut baik terselenggaranya kegiatan _Business Matching_ ini sebagai sarana penghubung antara Industri Kecil Menengah (IKM) dengan Pengelola Kegiatan pada Instansi vertikal Perangkat Daerah, BUMN, BUMD di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut bak diselenggarakannya kegatan ini, sebagai wahana katalisator bagi percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), sekaligus menjadi affirmasi bagi pengembangan Industri Kecil Menengah di Provinsi Lampung,” ucapnya.

Sektor UMKM saat ini merupakan salah satu sektor yang sangat potensial dalam menunjang pertumbuhan ekonomi, bahkan menjadi tulang punggung perekonomian yang mampu bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi.

Pemerintah daerah sangat mendukung dan memperhatikan pengembangan dan pertumbuhan sektor UMKM di Provinsi Lampung, baik dari sisi kebijakan dan regulasi, penguatan sumberdaya, permodalan hingga ke pemasaran.

Potensi pasar domestik bagi UMKM lokal sangat besar, sesuai dengan Inpres 2/2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan nasional Bangga Buatan lndonesia, maka Pemerintah Daerah termasuk BUMD, dan juga BUMN diwajibkan untuk mengalokasikan belanja barang dan jasa untuk UMKM dan Koperasi.

Hasil Identifikasi dari Aplikasi SIRUP, potensi belanja produk tapis/souvenir dan permesinan sebesar Rp 23 M dan ini baru berasal dari anggaran belanja Barang dan Jasa Pemprov Lampung Tahun 2023, dan masih terdapat potensi belanja dari Instansi Vertikal, Kabupaten/Kota, BUMN dan BUMD di Provinsi Lampung.

Perkembangan penggunaan katalog lokal pada belanja Perangkat Daerah Provinsi Lampung juga terus mengalami peningkatan yang signifikan.

Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2023 sampai dengan Bulan Mei sudah tercatat sebanyak Rp. 298,7 Milyar dan 1.836 paket pengadaan yang menggunakan metode e-purchasing.

Oleh karenanya, ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah untuk meningkatkan kompetensi dalam mengakses potensi pasar dari Pemerintah Daerah.

“Saya menyarankan pelaku UMKM bisa mendaftarkan perusahaannya ke dalam e-katalog lokal yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa dan Pemerintah Kabupaten/Kota,” lanjut Sekdaprov.

Gubernur berharap Melalui _Business Matching_ ini akan terjalin hubungan kerjasama yang saling menguntungkan antara IKM dengan perangkat daerah.

Di akhir sambutannya Gubernur mengajak kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, untuk saling berbagi informasi, pengalaman, dan pengetahuan dalam menangkap berbagai peluang yang ada.

Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto berkesempatan mengunjungi 20 stand Pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Di beberapa Stand Fahrizal Darminto memberikan perhatian khusus antara lain stand CV. Karya Baru dan CV. Teknindo yang merupakan Pelaku Usaha Pembuatan mesin Pencacah dalam pembuatan pakan ternak dan mesin industri pengolahan makanan

“Lampung ini juga merupakan lumbung ternak jadi harus ditopang juga dengan alat produksi, alat ini buatan Lampung jadi dengan memproduksi pakan ternak sendiri harga pakan ternak terjangkau, produksi ikut tumbuh dan ekonomi bertumbuh, jadi para peternak dan lain-lain bisa menggunakan alat ini,” ucap Fahrizal Darminto.

Selanjutnya diakhir kunjungan stand Fahrizal Darminto berkesempatan untuk menyampaikan pesan dan harapan  bagi para pelaku usaha dan konsumen baik dari kalangan Pemerintah Daerah maupun Swasta.

“Dengan acara ini kita harapkan, ini kan upaya kita mempertemukan antara pengrajin, pelaku usaha dan potensi pembeli, mudah-mudahan dengan kegiatan ini serapan pasarnya bisa meningkat, sehingga ekonomi IKM nya meningkat terus, tentu memenuhi ketentuan tentang Belanja Produk Dalam Negeri,” tutup Fahrizal Darminto.

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Triwulan I Tahun 2023 Menunjukkan Trend Positif

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian & Pembangunan, Kusnardi, membuka Diskusi Ekonomi Triwulanan (Diskon-Tri) Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Lampung Triwulan I Tahun 2023, di Ruang Video Conference Lt.I Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kamis (11/5/23).

Pada tanggal 5 Mei 2023 yang lalu, BPS telah merilis pertumbuhan ekonomi Lampung Triwulan I Tahun 2023. Secara year-on-year, pertumbuhan ekonomi Lampung lebih tinggi dari rata – rata Sumatera dan untuk q-to-q, Lampung menjadi satu-satunya provinsi di Sumatera yang mengalami  pertumbuhan ekonomi positif, sementara 9 provinsi lainnya mengalami kontraksi atau pertumbuhan negatif.

Potret pertumbuhan ekonomi Lampung pada Triwulan I Tahun 2023, kata Gubernur, bisa menjadi pijakan bagi pertumbuhan ekonomi Triwulan II, sekaligus dapat menjadi pondasi dalam pengambilan kebijakan perekonomian Tahun 2023.

“Kita terus bekerja keras melakukan upaya yang terbaik agar kondisi perekonomian tidak mengalami kontraksi. Penting bagi kita melakukan assessment dan evaluasi atas capaian ekonomi dari para narasumber, outlook ke depan seperti apa, serta instrumen yang tepat untuk mendorong dan menjaga pertumbuhan ekonomi Lampung,” kata Gubernur.

Terjadinya peningkatan pertumbuhan ekonomi menjadi sinyal pulihnya aktivitas ekonomi di Provinsi Lampung. Gubernur mengatakan bahwa hal tersebut dapat dilihat sebagai sebuah peluang sekaligus tantangan untuk menggagas dan memunculkan ide-ide kreatif sebagai rekomendasi untuk mengoptimalkan pembangunan ekonomi Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau Opini WTP yang ke-9 kalinya secara berturut-turut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2022.

Gubernur menjelaskan bahwa Opini WTP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung pada hakikatnya merupakan pencapaian atas kinerja Pengelola Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung yang terus didorong untuk stimulasi perekonomian daerah dan menjaga momentum pertumbuhan.

Sementara itu, Kepala BPS Lampung Atas Parlindungan Lubis mengungkapkan bahwa kinerja perekonomian Provinsi Lampung pada triwulan I 2023 tumbuh kuat 4,96% (yoy). Pertumbuhan pada triwulan I 2023 ini ditopang oleh kinerja Konsumsi Rumah Tangga, Konsumsi LNRPT, Ekspor, Investasi, PMTB dan Konsumsi Pemerintah yang semuanya mengalami pertumbuhan positif dan meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Pada Triwulan I 2023 (y-on-y), menurut sisi lapangan usaha, perdagangan (1,90%), serta transportasi dan pergudangan (1,40%) menjadi sumber pertumbuhan tertinggi. Sedangkan menurut pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 3,01%.

Selain Kepala BPS Lampung, hadir sebagai narasumber perwakilan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Lampung, Kadin Lampung dan Akademisi Universitas Lampung Dr. Teguh Endaryanto. (

Ketua PMI Provinsi Lampung Pimpin Rapat Persiapan Penyelenggaraan Jumbara PMR Tingkat Nasional dan Mukernas PMI

Bandar Lampung —- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal memimpin Rapat Persiapan penyelenggaraan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) PMR Tingkat Nasional IX dan Musyawarah Kerja Nasional PMI Tahun 2023, di Ruang Abung Balai keratun, Rabu (10/05/2023).

Provinsi Lampung terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) PMI sekaligus tuan rumah JUMBARA Tingkat Nasional PMR IX 2023 yang akan melibatkan kurang lebih 3000 peserta.

JUMBARA PMR merupakan kegiatan rutin PMI sebagai salah satu sarana pembinaan generasi muda.

Rapat yang digelar merupakan lanjutan dari rapat koordinasi teknis dalam rangka penyelenggaraan sekaligus evaluasi kesiapan Panitia pelaksana JUMBARA PMR IX 2023 dan Mukernas PMI  yang direncanakan akan dilaksanakan di Provinsi Lampung pada tanggal 26 Juni – 2 Juli 2023 mendatang.

Dalam arahannya Riana Sari Arinal menyampaikan beberapa hal terkait pembagian tugas, beberapa hal penting dalam pelaksanaan di lapangan dan imbauan untuk mengedepankan kerjasama dan kebersamaan yang solid sesama panitia baik pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Nanti dalam prakteknya di lapangan kita tidak lagi bicara lagi ini urusan panitia pusat, ini urusan panitia provinsi atau kabupaten tetapi tugas kita bersama untuk memberikan yang terbaik kepada tamu kontingen,” tegas Riana Sari Arinal.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Pengurus Pusat Bidang Relawan Sasongko Tedjo menyampaikan bahwa JUMBARA PMR IX 2023 ini akan diikuti oleh peserta dari Luar negeri sebanyak 12 Negara.

Selain itu Fachmi Idris Ketua Pengurus Pusat PMI Bidang organisasi menambahkan bahwa melihat dari persiapan dan koordinasi yang baik dari panitia JUMBARA ini sangat yakin bahwa ini akan menjadi JUMBARA terbaik.

Hadir dalam rapat  Ketua dan Wakil Ketua PMI Kabupaten Lampung Selatan beserta jajaran pengurus, Pengurus PMI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan Panitia JUMBARA PMR IX 2023.