Gubernur Lampung Apresiasi Kontribusi Warga Pasundan Dalam Pembangunan di Provinsi Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi kontribusi warga Pasundan dalam mendorong kemajuan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj. Sekdaprov) Lampung, M. Firsada, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Paguyuban Pasundan, Minggu (20/4/2025), di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Bandar Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan: Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa kariim. Mohon maaf lahir dan batin,” ujar M. Firsada mengawali sambutan.

Dalam suasana penuh kehangatan, Firsada menekankan pentingnya nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Sunda. “Sebagaimana pepatah Sunda, silih asih, silih asah, silih asuh – saling menyayangi, saling mengingatkan, dan saling membimbing – semangat ini sangat terasa dalam acara hari ini,” ungkapnya.

M. Firsada juga mengapresiasi karakter warga Sunda di Lampung yang dikenal rukun, kompak, dan penuh ide. “Saya sering bercanda, kalau warga Sunda masuk satu RT di Lampung, bisa langsung jadi ketua RW-nya. Karena mereka rukun dan penuh gagasan,” katanya disambut tawa hangat para hadirin.

Ia juga menilai karakter warga Sunda yang mampu menciptakan suasana sejuk dan damai menjadi kekuatan tersendiri dalam kehidupan sosial. “Bukan rahasia lagi, orang Sunda itu jagonya bikin adem suasana. Kalau ada masalah, dibawa ngopi dulu – biar hati tenang, solusi datang,” tambahnya.

M. Firsada juga menegaskan bahwa Lampung adalah rumah bersama yang terbuka bagi semua suku dan budaya. Filosofi Sai Bumi Ruwa Jurai menjadi pijakan dalam membangun persatuan di tengah keberagaman.

“Melalui program Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk Paguyuban Pasundan, untuk bersinergi demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Firsada mengajak seluruh peserta untuk terus merawat tali silaturahmi sebagai pondasi kolaborasi dan kemajuan.

“Jangan sampai silaturahmi hanya berakhir di foto bersama dan caption Instagram, tapi harus jadi energi sosial yang nyata untuk pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasundan Provinsi Lampung, Prof. Dr. R.A. Bustomi Rosadi, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya terus aktif dalam kegiatan sosial dan kebudayaan di Lampung. Ia menegaskan komitmen Paguyuban Pasundan dalam memperkuat nilai-nilai budaya di tengah masyarakat Lampung.

Acara ditutup dengan tausiyah oleh Ustadz Diaz Elfadani yang menyampaikan pesan keislaman bertema “Suci Lahir Batin, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Asah dalam Kebersamaan Membangun Budaya Lampung.”

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh, Kepala Dinas Kehutanan, Dewan Pembina Paguyuban Pasundan Abdul Hakim, serta seluruh pengurus dan anggota Paguyuban Pasundan se-Provinsi Lampung.

Gubernur Cukupi Kebutuhan Pupuk 190.851 Petani Lampung

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat hilirisasi sektor pertanian melalui implementasi Pupuk Organik Cair (POC) dan alat pengering (dryer). Program ini menjadi bagian dari quick win 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk mendorong kemandirian petani.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jihan Nurlela saat meninjau Gudang Pupuk Organik Cair (POC) di Microba Center Lampung, Jl. Utama Nusantara Permai, Sukabumi dan Workshop Dryer di Jl. Ratu Dibalau, Sabtu (19/4/2025).

Microba Center Lampung saat ini mampu memproduksi 80 ton POC untuk memenuhi kebutuhan dua kali masa tanam. Pupuk tersebut akan didistribusikan ke 500 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang mencakup 190.851 petani di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan luas lahan mencapai 175.788 hektar.

Selain POC, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengalokasikan bantuan dryer senilai lebih dari Rp10 miliar. Tahap awal, sebanyak 24 unit dryer berkapasitas 20 ton akan disalurkan ke desa-desa, termasuk daerah yang belum memiliki fasilitas pengeringan seperti di Lampung Barat, Suoh.

“Salah satunya yang memang tidak ada (dryer), yaitu di Lampung Barat, Suoh. Ada lumbung padi tapi tidak ada dryernya,” kata Wagub Jihan.

Dryer ini tidak hanya untuk padi, tetapi juga membantu pengeringan komoditas lain seperti jagung dan kakao. Dengan adanya alat ini, diharapkan petani dapat menyimpan hasil panen lebih lama dan menjualnya dengan harga yang lebih menguntungkan.

Wagub Jihan menegaskan, hilirisasi pertanian di Lampung harus diperkuat agar nilai tambah hasil pertanian dinikmati oleh petani lokal.

“Selama ini hilirisasi ini ada di luar Lampung sehingga Gubernur menginisiasi program agar hilirisasi ada di Provinsi Lampung. Kedepan kita berharap agar petani ketika panen sudah menjual berasnya bukan lagi menjual gabah,” pungkasnya.

Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen meningkatkan produksi pertanian sekaligus mengatasi tantangan pascapanen serta mendorong kesejahteraan petani di seluruh wilayah Lampung.

Perempuan Bangsa Lampung Resmi Dilantik, Dorong Pemberdayaan dan Penanggulangan Kekerasan

Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri pelantikan dan seminar Perempuan Bangsa bertema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Membangun Kesehatan dan Keadilan Sosial,” di Balai Keratun Lt.3, Sabtu (19/04/2025).

Acara yang mengusung tema pemberdayaan perempuan ini menegaskan peran strategis organisasi perempuan dalam mendukung agenda pembangunan di Provinsi Lampung dan mengatasi tantangan terkait kesetaraan gender.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menekankan relevansi perjuangan R.A. Kartini dalam konteks kekinian.

“Artinya memang perempuan Bangsa sudah hadir untuk mewarnai hari peringatan simbol perempuan di Indonesia, jika dulu perjuangan Kartini adalah membuka pintu pendidikan bagi kaum perempuan maka hari ini Perjuangan kita adalah mengoptimalkan peran perempuan dalam sektor-sektor strategis.” ujar Wagub.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jihan mengajak peran serta aktif kaum perempuan dalam upaya meningkatkan  kualitas pembangunan dan  pemberdayaan perempuan di Provinsi Lampung.

“Di Provinsi Lampung, indeks pemberdayaan perempuan masih berada di bawah angka nasional, yaitu 68,16 pada tahun 2023, sementara angka nasional mencapai 76,9. Ini menjadi salah satu tantangan bagi Perempuan Bangsa Provinsi Lampung untuk meningkatkan level indeks pemberdayaan perempuan.” tambahnya.

Ia juga menyoroti tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung.

“Angka statistik kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Lampung masih tergolong tinggi, dengan angka kekerasan seksual menduduki peringkat enam secara nasional,” ujar Wagub.

Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan dalam upaya penanggulangannya.

Namun demikian, Wakil Gubernur Jihan menyatakan optimisme terkait peluang yang ada, terutama dalam mendukung sektor-sektor prioritas Provinsi Lampung.

“Provinsi Lampung merupakan provinsi lumbung pangan dan lumbung energi, dengan program industrialisasi yang akan terus dikembangkan pada periode kepemimpinan Bapak Gubernur saat ini. Oleh karena itu, saya menghimbau agar Perempuan Bangsa tidak hanya bergerak dalam isu-isu yang dianggap ‘feminis’, tetapi juga dapat berperan dalam sektor-sektor yang selama ini didominasi oleh laki-laki. Pemerintah Provinsi Lampung akan mendukung upaya pemberdayaan perempuan di berbagai bidang,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, memberikan apresiasi dan dukungan kepada DPW Perempuan Bangsa Provinsi Lampung.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para perempuan hebat yang akan dilantik sebagai Ketua dan pengurus Perempuan Bangsa. Saya yakin Ibu-ibu akan menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Lampung,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh, menyampaikan visi organisasi terkait pemberdayaan perempuan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Dalam mengelola pencalonan, saya selalu menekankan bahwa politik bukan sekadar tentang meraih kekuasaan, melainkan juga tentang memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Seluruh kegiatan Perempuan Bangsa harus berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Chusnunia Chalim, menyoroti pentingnya peningkatan keterwakilan dan kapasitas perempuan dalam politik dan ranah kebijakan publik.

“Meskipun kuota 30% keterwakilan perempuan dalam politik telah diatur dalam undang-undang, tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas kuantitas. Peningkatan kualitas dan kapasitas perempuan juga merupakan hal yang krusial,” ujarnya.

Ketua DPW Perempuan Bangsa Provinsi Lampung yang baru dilantik, Zamzanariah, menegaskan komitmen organisasi untuk bergerak aktif dan berkontribusi nyata.

“Dengan pelantikan ini, kita akan memperkuat peran Perempuan Bangsa dalam mendukung PKB dan mewujudkan cita-cita pembangunan. Seluruh pengurus dan anggota di 15 kabupaten/kota harus bergerak aktif dan memberikan kontribusi di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan di Provinsi Lampung, baik dalam pemerintahan, pembangunan ekonomi, maupun dalam mengatasi isu-isu sosial. DPW Perempuan Bangsa Provinsi Lampung berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan berbagai pihak terkait untuk mencapai tujuan tersebut.

Gubernur Lampung Ajak PPAD Bersinergi Wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Kominfotik, Achmad Saefulloh, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Provinsi Lampung, di Aula Sudirman Makorem 043/Gatam, Kamis (17/4/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen TNI Purn. Komaruddin Simanjuntak melantik dan mengukuhkan Ketua PPAD Provinsi Lampung Brigjen TNI Purn. Amalsyah Tarmizi beserta Pengurus PPAD Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh mengatakan bahwa PPAD adalah wadah strategis yang berisi orang-orang penuh pengalaman, disiplin, dan jiwa korsa.

Gubernur meyakini, peran PPAD sangat besar dalam mendukung program-program pembangunan, menjaga kondusivitas daerah, dan memberikan teladan bagi generasi muda. Menurut Gubernur, PPAD juga akan menjadi kekuatan moral, sosial, dan bahkan intelektual bagi pembangunan Lampung yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kalau anak-anak muda sekarang sibuk dengan ‘healing’, maka para purnawirawan ini justru sibuk dengan ‘nation building’, Luar biasa,” kata Gubernur.

Gubernur kemudian mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung sangat terbuka untuk bersinergi dengan PPAD, apalagi dalam mewujudkan misi utama, yaitu “Bersama Lampung Maju Menuju indonesia Emas”.

“Maju dalam pembangunan, maju dalam pelayanan, dan maju dalam pemberdayaan masyarakat. Kemajuan itu perlu fondasi nilai-nilai kejuangan, kedisiplinan, dan keteladanan yang selama ini menjadi ciri khas para purnawirawan,” ujar Gubernur.

Kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, Gubernur berpesan agar terus merawat semangat kebersamaan, membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, dan terus menjadi inspirasi.

Plt. Ketua Umum PPAD Mayjen TNI Purn. Komaruddin Simanjuntak menegaskan bahwa PPAD siap mendukung program pembangunan pemerintah baik pusat maupun daerah, seperti program ketahanan pangan, optimalisasi lahan dan Makan Bergizi Gratis.

Komaruddin Simanjuntak juga berpesan kepada seluruh purnawirawan agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran dengan terus berolahraga.

Ketua PPAD Provinsi Lampung Brigjen TNI Purn. Amalsyah Tarmizi, menyebutkan bahwa jumlah purnawirawan di Provinsi Lampung 3.418 orang. Dengan jumlah tersebut, Amalsyah Tarmizi mengatakan bahwa PPAD Provinsi Lampung akan mendukung seluruh program TNI AD, baik melalui PPAD maupun Korem 043/Gatam.

Amalsyah juga mengungkapkan bahwa PPAD Provinsi Lampung akan memprioritaskan program untuk mengatasi permasalahan kesehatan dan kesejahteraan para purnawirawan.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah mengajak PPAD Provinsi Lampung untuk berkontribusi dengan memberikan pemahaman kepada generasi muda bangsa dalam meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap berbagai ancaman.

Brigjen Rikas dalam kesempatannya juga menggambarkan berbagai isu permasalahan dalam berbangsa dan bernegara, baik dalam skala nasional maupun global.

Siap – siap, Mulai Tanggal 1 Mei 2025 Pemprov Lampung Laksanakan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga masyarakat Lampung. Hal tersebut dibuktikan dengan hadirnya layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara cepat dengan metode Drive Thru.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau secara  langsung lokasi layanan publik terbaru di bidang perpajakan kendaraan bermotor Samsat Drive Thru yang berlokasi di Jl. Jaksa Agung Ri R. Soeprapto (Seberang Lapangan Korpri Kantor Gubernur), Kamis (17/04/2025).

Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi atas berbagai keluhan masyarakat terkait proses pembayaran Pajak Kendaraan,  perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang selama ini dinilai lambat dan berbelit.

“Alhamdulillah hari ini saya sedang mengecek pelayanan publik kami yang terbaru, yaitu pembayaran pajak, Samsat, dan perpanjangan STNK baik setahun maupun lima tahun secara drive thru,” ujar Gubernur.

Layanan Samsat Drive Thru ini dirancang untuk memangkas waktu tunggu dan mempercepat proses administrasi. Berdasarkan hasil simulasi yang telah dilakukan dalam beberapa hari terakhir, proses perpanjangan STNK kini hanya memerlukan waktu sekitar 15 hingga 20 menit.

Gubernur juga menyampaikan bahwa fasilitas ini telah tersedia di dua titik di Bandar Lampung, dan akan diperluas ke wilayah lain seperti Lampung Selatan dan Lampung Tengah.

“Samsat Drive Thru ini kami adakan di beberapa tempat, di Bandar Lampung kami buat di dua tempat mungkin nanti kedepan di Lampung Selatan, di Lampung Tengah dan insya  Allah tahun ini bisa terlaksana semua,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan ini pun mulai terlihat. Sutiman (74), salah satu warga yang memanfaatkan layanan ini, mengungkapkan kepuasannya.

“Baru ini, bagus sekarang. Gak kaya dulu harus ke tempat jauh. Sekarang deket iya, cepet iya. Dipermudah banget ini. Alhamdulillah mempermudah, mempercepat. Kawan-kawan ini sudah saya kasih tahu,” ujarnya dengan semangat.

Selain pengembangan layanan drive thru, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan di bawah koordinasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk memberikan pelayanan yang cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui inovasi ini, dihatapkan akan mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar pajak serta meningkatkan penerimaan daerah secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengumumkan kebijakan penting yang dinanti-nantikan masyarakat, yakni program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang akan dimulai pada 1 Mei 2025 mendatang.

“Kami akan melakukan pemutihan pajak secara serentak di Provinsi Lampung. Ini berlaku untuk seluruh kendaraan, roda dua hingga roda delapan, yang hanya perlu membayar pajak satu tahun berjalan, tanpa melihat berapa lama menunggak,” ucapnya.

Pemutihan ini juga mencakup penghapusan sanksi administratif dan akan memberikan layanan balik nama kendaraan secara gratis, tanpa memandang asal kendaraan.

Gubernur menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kepolisian dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan.

“Ini adalah kesempatan terakhir. Tahun depan, kepolisian akan melakukan law Enforcement sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2, termasuk penghapusan data kendaraan bagi yang tidak taat pajak,” lanjutnya.

Dengan capaian tingkat kepatuhan pembayaran pajak di Lampung yang baru mencapai 38%, Gubernur berharap program pemutihan ini akan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendaftarkan kembali kendaraannya dan ikut serta membangun daerah.

“Doakan semoga teman-teman Bapenda bisa melayani masyarakat Lampung dengan baik dan semangat, dan semoga masyarakat Lampung juga semangat membayar pajak agar provinsi kita bisa terus berkembang ke depan,” pungkasnya.

Selain itu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga berkesempatan meninjau langsung pelayanan Samsat Ladies yang berlokasi di Mall Boemi Kedaton (MBK) Bandar Lampung.

Lampung Kompak ! Rakor Pertama Jadi Langkah Nyata Samakan Visi Pembangunan Daerah

BANDARLAMPUNG—Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program Provinsi dengan Kabupaten/Kota se-Lampung di Gedung Pusiban, Rabu (16/04/2025).

Rakor ini dihadiri langsung oleh seluruh bupati dan wakil bupati, menandai komitmen serius pemerintah dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.

Mengusung semangat kolaborasi, rakor ini menjadi yang pertama kali digelar secara berkala dan eksklusif hanya diikuti oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya membangun sinergi konkret demi mempercepat penyelesaian berbagai persoalan krusial di Lampung secara terarah dan tepat sasaran.

“Ini rakor perdana yang akan jadi agenda rutin. Kita ingin kepala daerah fokus menyamakan arah kebijakan, supaya program RPJMD mereka benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan Lampung,” ujar Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya ketimpangan wilayah, kemiskinan, pendidikan, infrastruktur, serta hilirisasi komoditas unggulan di Lampung.

Gubernur juga menyoroti pentingnya perbaikan tata niaga dan tata kelola pemerintahan daerah. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada level program semata, melainkan harus berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami ingin pemkab/pemkot lebih concern pada tata niaga dan tata kelola daerah. Ini penting agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, bukan sekadar seremonial,” tegasnya.

Rakor menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperkuat pemahaman dan sinergi antar-daerah, di antaranya :

Plt. Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, yang memaparkan strategi Pengawalan Target Swasembada Pangan. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, Dr. Junanto Herdiawan, membahas penguatan sinergi dalam percepatan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Lampung, Nani Ulina Kartika Nasution, menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan dalam perencanaan anggaran.

Selanjutnya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, turut menjelaskan strategi akselerasi dan keterpaduan perencanaan pembangunan, dan Kepala Kejati Lampung, Kuntadi, menyampaikan dukungan Kejaksaan dalam mewujudkan swasembada pangan.

Lebih dari sekadar forum diskusi, rakor ini juga menjadi tonggak awal pembentukan pola kerja kolaboratif antarpemerintah daerah. Dalam upaya mendorong percepatan pembangunan.

Pemprov Lampung dan APJII Bersinergi, Perkuat Digitalisasi dan Akses Internet Merata

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk terus bersinergi dalam mendukung berbagai program yang menggunakan layanan digital khususnya di Provinsi Lampung.

“Kami berharap APJII Wilayah Lampung dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung berbagai program seperti digitalisasi pelayanan publik, penguatan UMKM berbasis online, hingga memperluas jaringan internet ke wilayah yang selama ini masih tertinggal,” ucap Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh dalam kegiatan Halalbihalal bersama Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia Pengurus Wilayah Lampung bertempat di Ballroom Hotel Radisson, Rabu (16/04/2025).

Menurut Gubernur, Internet saat ini bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, tapi sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat, sama pentingnya dengan listrik dan air bersih sehingga peran APJII dalam hal ini sungguh berarti.

“Akses terhadap informasi dan komunikasi yang merata akan membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk tumbuh, belajar, berwirausaha, dan berdaya saing,” ucapnya.

“Ke depan, kita ingin Lampung tidak hanya menjadi konsumen informasi, tapi juga produsen informasi daerah yang mampu menciptakan inovasi digital, melahirkan talenta-talenta kreatif, dan menjadi bagian dari ekosistem digital nasional,” harapnya.

Melalui kegiatan halalbihalal ini, Gubernur berharap dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung bersama APJII dalam memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat khususnya masyarakat Lampung ke depan.

“Halal Bihalal seperti ini bukan hanya soal saling memaafkan, tapi juga tentang memperkuat jalinan kebersamaan, mempererat tali kerja sama, dan membangun komitmen bersama untuk terus melangkah ke depan, menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung Achmad Saefulloh juga mengukuhkan Pengurus APJII Lampung Periode 2024-2028 yang ditandai dengan pemakaian topi pada Ahmad Andi HS sebagai Ketua APJII Lampung terpilih  Periode 2024-2028.

Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur

Lampung Timur — Pemerintah Provinsi Lampung terus  berupaya meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Lampung.

Hal tersebut ditunjukan dengan dukungan Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela yang  menjadi narasumber dalam pelatihan kader lanjutan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang digelar di Gazebo Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Selasa (15/04/2025).

Dalam pelatihan bertema Teknik Lobi dan Membangun Jaringan tersebut, Wagub Jihan menekankan pentingnya keterampilan komunikasi strategis bagi generasi muda, khususnya kader organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. “Kemampuan lobi dan membangun jaringan bukan hanya alat, tapi kunci untuk membuka berbagai peluang dalam dunia kerja, politik, maupun pembangunan daerah,” ujar Jihan.

Jihan memaparkan materi pelatihan tentang pengertian mendasar lobi dan perbedaannya dengan negosiasi, tahapan persiapan lobi yang efektif, strategi dan taktik lobi, membangun jaringan yang kuat sampai dengan memelihara jaringan yang berkelanjutan.

Acara ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Lampung dalam memperkuat kapasitas generasi muda sebagai pilar pembangunan. Menurut Jihan, penguatan soft skills seperti kepemimpinan, diplomasi, dan kolaborasi lintas sektor akan mempercepat lahirnya pemimpin-pemimpin baru yang mampu membawa Lampung ke arah yang lebih maju.

Pelatihan ini juga menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, etika, dan wawasan kebangsaan yang kuat kepada kader PMII sebagai agen perubahan di tengah masyarakat khususnya di Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Dukung Pembinaan Generasi Muda Melalui Kegiatan Kepramukaan

Lampung Timur – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung di Rumah Dinas Bupati Lampung Timur, Selasa (15/4/2025).

Kehadiran Jihan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kwarda Pramuka Lampung ini menjadi penanda kuatnya dukungan pemerintah provinsi terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian Halal Bihalal yang sebelumnya digelar di D’Junjungan Café, Kabupaten Pesawaran, pada Sabtu (12/4/2025). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antaranggota Pramuka se-Provinsi Lampung, sekaligus memperkuat semangat persaudaraan dan sinergi dalam menjalankan program kepramukaan.

Dalam sambutannya, Jihan menyampaikan bahwa bulan April memiliki makna istimewa bagi masyarakat Lampung Timur karena bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten ke-26. Ia berharap daerah ini semakin maju dan masyarakatnya hidup rukun dan sejahtera.

“Semoga Kabupaten Lampung Timur menjadi daerah yang baldatun toyyibatun wa rabbun ghafur dan Pemimpinnya sukses menjalankan program kerja demi kemajuan Lampung Timur,” ujar Jihan.

Jihan juga berpesan kepada seluruh anggota Pramuka untuk terus menjaga semangat dan soliditas dalam melaksanakan tugas-tugas kepramukaan serta menjalankan program yang telah disusun baik di tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) maupun Kwarda.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Halal Bihalal ini sebagai langkah strategis memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun semangat kebersamaan, khususnya di kalangan generasi muda. Ia juga mendorong para anggota Pramuka agar menjadi generasi yang adaptif, tangguh, serta mampu menjawab tantangan zaman.

“Adik-adik harus mampu menjadi kader generasi pramuka yang adaptif terhadap perkembangan informasi dan teknologi, responsif dalam menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi kedepan, jika peluang ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka yang akan rugi adalah adik-adik sekalian ” tuturnya.

Tak hanya itu, Jihan mengajak generasi muda Pramuka untuk siap menerima tongkat estafet kepemimpinan bangsa dengan menjadi pribadi yang sehat, kuat, terampil, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa dan kearifan lokal.

Sementara itu, Bupati Lampung Timur sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Kwartir Cabang Pramuka Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur dalam kegiatan ini. Ia menegaskan komitmen Kabupaten Lampung Timur untuk terus mendukung dan menerima arahan dari Kwarda Lampung dalam rangka memajukan Gerakan Pramuka.

“Kami siap menerima bimbingan dan arahan demi kemajuan Gerakan Pramuka di Lampung Timur,” ujar Ela.

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, menandai kuatnya semangat kebersamaan dalam membina generasi muda yang unggul dan berkarakter.

Pemprov Lampung Dukung Culture Literary Festival 2025, Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dukungan terhadap kegiatan-kegiatan literasi. Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, M. Firsada, saat membuka secara resmi acara Culture Literary Festival dan World Book Day 2025 di Gedung Serbaguna UIN Raden Intan, Bandar Lampung, Selasa (15/04/2025).

Mengangkat tema “Ngulik Literasi: Dare To Dream, Be Innovative,” festival ini dinilai Pj. Sekdaprov sangat relevan dan sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Lampung ke depan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya Culture Literary Festival dengan tema yang luar biasa: “Ngulik Literasi: Dare To Dream, Be Innovative.” Tema ini bukan hanya relevan, tapi juga selaras dengan semangat pembangunan Provinsi Lampung ke depan,” ujarnya.

Pj. Sekdaprov menjelaskan bahwa penguatan SDM yang unggul dan produktif merupakan pilar utama dalam kerangka visi pembangunan Lampung 2025-2030. Menurutnya, SDM berkualitas akan menjadi kunci dalam mendorong transformasi ekonomi, sosial, dan budaya di seluruh Lampung.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pentingnya literasi dengan visi nasional “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.”

“Kami meyakini, bahwa tanpa SDM yang literat, inovatif, dan memiliki daya saing global, cita-cita Indonesia Emas hanya akan menjadi wacana. Maka dari itu, kegiatan seperti Culture Literary Festival ini memiliki arti yang sangat strategis karena berperan nyata dalam membangun fondasi literasi dan kreativitas generasi muda,” tegasnya.

Pj. Sekdaprov juga menaruh harapan besar kepada UIN Raden Intan Lampung untuk terus menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi intelektual yang unggul secara akademik, moral, sosial, dan kepemimpinan. Ia berharap festival ini dapat melahirkan generasi muda Lampung yang berani bermimpi besar, inovatif, dan tetap berpegang pada akar budaya lokal.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung, Abdul Syukur, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menggelar acara ini.

“Kegiatan mahasiswa luar biasa, saya senang semacam ini ya. Ini terobosan baru bagi Fakultas Dakwah, mahasiswa khususnya ormawa punya inisiasi yang begitu tinggi untuk mengubah wawasan pengetahuan cara berpandang menuju kepada budaya literasi yang sangat dibutuhkan di era digital ini,” ungkapnya.

Abdul Syukur juga menekankan pentingnya membudayakan berbagai jenis bacaan, baik fisik maupun non-fisik, termasuk sastra yang membutuhkan pemikiran dan perasaan. Ia berharap mahasiswa dapat memperhatikan penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam berbagai konteks.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Luthfi Nabila Amalina, melaporkan bahwa festival ini merupakan kolaborasi organisasi kemahasiswaan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung. Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari (15-17 April 2025) ini meliputi talkshow dengan tokoh nasional, bedah buku, sharing dengan penulis, lomba cerpen, lomba cipta puisi, lomba resensi buku, serta bazar buku.

“Kegiatan yang kami selenggarakan ini mengusung tema ‘Ngulik Literasi: Dare To Dream, Be Innovative’ dengan tujuan yaitu meningkatkan minat baca di kalangan generasi muda dengan tetap melestarikan nilai-nilai budaya yang ada,” jelas Luthfi.

Ia berharap kegiatan ini dapat menciptakan sinergi positif antara akademisi, seniman, komunitas literasi, dan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan literasi dan pelestarian budaya di Lampung.

Kegiatan Culture Literary Festival ini sejalan dengan isu nasional mengenai pentingnya peningkatan literasi dan kualitas SDM dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui dukungan terhadap acara ini menunjukkan respons positif terhadap arahan pemerintah pusat untuk fokus pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Selain itu, acara ini juga relevan dengan isu daerah terkait dengan upaya Pemprov Lampung dalam meningkatkan daya saing generasi muda. Dengan memfasilitasi kegiatan yang menumbuhkan minat baca, kreativitas, dan inovasi, Pemprov berupaya membekali generasi muda Lampung dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan daerah.