Gubernur Arinal Hadiri Acara Pujawali Pura Kerthi Bhuwana Way Lunik dan Perayaan Hari Raya Kuningan

Mediarepublik.com – BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri acara Pujawali Pura Khayangan Jagat Kerthi Bhuwana dan Perayaan Hari Raya Kuningan, di Pura Khayangan Jagat Kerthi Bhuwana, Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandarlampung, Sabtu (29/2).

Gubernur Arinal menjelaskan Piodalan atau pujawali merupakan perayaan hari jadi tempat suci. Spirit dari perayaan ini adalah sebuah sarana dalam meningkatkan Sradha dan Bhakti Umat Kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) Sebagai Sang Pencipta.

“Selain itu, makna utama dari perayaan ini merupakan kewajiban umat terhadap Dharma Agama, disamping kewajiban kita kepada Dharma Negara,” jelasnya.

Hari Raya Kuningan adalah janji untuk melaksanakan swadharma (kewajiban) sebagai bagian dari masyarakat Lampung untuk melaksanakan ajaran Guru Wisesa (Berbhakti kepada Pemerintah) dengan cara menjadi warga negara yang baik dan ikut mendukung program-program Pemerintah.

“Semoga di hari kemenangan dharma atas adharma selalu mengingatkan kita akan hakikat kebenaran yang akan selalu jaya, bukan ketidakbenaran,” ujar Gubernur Arinal.

Dengan momentum hari suci ini, Arinal berharap Umat Hindu mampu memperkokoh toleransi antar umat beragama menuju Lampung yang aman, damai, maju dan sejahtera.

Gubernut Arinal juga menjelaskan Pemerintah berkewajiban melindungi dan menjamin kesejahteraan masyarakat. Begitu juga kewajiban utama masyarakat adalah mendukung, mengkritisi, mendorong dan berpartisipasi aktif dalam mensukseskan program-program pemerintah selaku guru wisesa.

“Oleh karena itu, mari bersama- sama kita saling bahu membahu, saling bersinergi antara pemerintah dengan masyarakat khususnya umat Hindu Provinsi Lampung untuk mencapai tujuan bersama di bumi Lampung yang kita cintai,” ujarnya.

Dalam membangun Lampung, lanjut Gubernur Arinal, diperlukan kemampuan, profesionalitas, dan hati yang bersih, karena di dalam membangun Lampung harus dibangun dengan keikhlasan. Karena keikhlasan itu awal dari pada keberhasilan.

“Telah banyak yang kita rencanakan dalam membangun Lampung, dan insya Allah dalam waktu dekat akan kita laksanakan seperti ekonomi kerakyatan dan Kartu Petani Berjaya. Oleh karena itu kita harus bersatu dalam membangun Lampung,” pungkasnya.

Lebih dari itu, untuk menjaga keharmonisan umat beragama, Gubernur Arinal akan merencanakan dan menyusun tata ruang dalam menempatkan semua agama dalam satu keutuhan di Kota Baru.

“Saya akan membicarakan Kota Baru di 2021, tapi yakinlah semua agama akan saya tempatkan dalam satu keutuhan itulah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agama boleh berbeda tapi kita Indonesia,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Ketua PHDI Provinsi Lampung, I Ketut Pasek, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang telah berkenan hadir dalam acara Hari Raya Galungan dan Kuningan.

“Semoga Pak Gubernur terus diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam menjalankan setiap tugasnya. Dan kepada seluruh umat Hindu, saya ucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan,” ujar I Ketut Pasek.

Filosofi hari raya Galungan dan kuningan, jelas I Ketut, adalah bagaimana kita mengalahkan padarma dalam diri kita. “Dalam tradisi Hindu, setiap diri manusia ada 6 (enam) musuh yaitu nafsu, kerakusan, kemarahan, kebingungan, mabuk, dan sifat iri dengki. Dan diharapkan umat hindu di Provinsi Lampung agar mampu mengendalikan 6 hal tersebut,” jelasnya.

“Saya juga berpesan agar seluruh umat hindu dapat meningkatkan Kepekaan sosial terhadap lingkungan seperti rukun tetangga, rukun antar agama, dan rukun terhadap pemerintah. Sehingga dimanapun umat Hindu berada, kehidupan dapat hidup dengan damai dan sejahtera,” tambahnya.

Lebih dari itu, I Ketut menjelaskan bahwa dalam ajaran Hindu mengenal istilah Catur Guru atau empat guru yaitu Guru Swadyaya (Tuhan yang maha kuasa), Guru Rupaka (orangtua), Guru Pengajian (guru di sekolah), dan Guru Wisesa (Pemerintah). Empat guru itulah yang patut disembah, dihargai dan dihormati sesuai ajaran.

“Pak Gubernur sebagai guru wisesa kami, maka kami berkewajiban mendukung semua program Pemerintah Provinsi Lampung yang bapak Gubernur canangkan dalam visi misi rakyat Lampung Berjaya,” ujarnya. (Adpim)

DPD PDIP Lampung Gelar Rakerda Ke 1

Mediarepublika.com
BANDARLAMPUNG- Pengurusan Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) Lampung mengelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 1 yang di laksanakan di laksanakan di Ballroom Hotel Sheraton, Sabtu (29/02).

Rakerda 1 DPD PDI-P ini di hadiri oleh Ketua Bidang Pengkaderan dan Keorganisasian DPP PDI-P, Gubernur Lampung, ketua DPD PDI-P Provinsi Lampung,Sekertaris DPD PDI P, seluruh calon bupati wakil bupati serta calon walikota dan wakil walikota se-Provinsi Lampung dan seluruh kader PDI-P baik dari tingkat DPD,DPC se-provinsi Lampung.

Ketua DPW PDI-P Provinsi Lampung Sudin, mengatakan bahwa DPW PDI-P Provinsi Lampung siap menggelar pilkada serentak yang akan di laksanakan di 8 kabupaten kota Provinsi Lampung.

“Intinya kita harus kompak apapun yang terjadi,” ujar Sudin.

Ketua DPP PDI-P berpesan, diharuskan setiap anggota DPR- RI dari kader partai PDI-P, jika turun melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar menyampaikan adanya asuransi Pertanian dan Asuransi Perternakan karna pihak DPD PDI -P telah melaksanaka kerjasama dengan pihak Pertanian dan Kehutanan Provinsi Lampung.

“Kita sudah siapkan 10 ribu pohon buah yang akan di bagikan kepada seluruh kader yang ada di Provinsi Lampung untuk di tanam dengan tujuan agar tidak terjadi banjir dan longsor,” jelasnya

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melantik dan mengambil sumpah jabatan 217 Pejabat Administrator Pemprov Lampung

Menurut Chusnunia, Pelantikan Pejabat Administrator tersebut dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Lampung dan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 56 Tahun 2019 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Perangkat Daerah Provinsi Lampung.

“Pelantikan dilakukan untuk mengoptimalkan potensi dan kualitas kerja ASN di tiap-tiap OPD, juga sekaligus mengisi kekosongan jabatan di beberapa OPD, dan sudah sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku,” ucap Wakil Gubernur.

Adapun pelantikan hari ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Uji Kompetensi bagi Pejabat Administrator yang dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2020 lalu. 217 Pejabat Administrator yang dilantik meliputi Promosi 40 orang (terdiri dari Pejabat Pengawas ke Pejabat Administrator sebanyak 6 orang dan pejabat pelaksana yang pernah menduduki Jabatan Pengawas, Administrator dan Jabatan Tinggi Pratama yang berpangkat minimal III/d 4 tahun lebih sebanyak 34 orang), Mutasi 93 orang, dan Pengukuhan 84 orang.

Dalam kesempatan tersebut Chusnunia Chalim juga berpesan dan berharap kepada 217 pejabat yang dilantik agar dapat melaksanakan amanah jabatan yang telah dipercayakan, “Saudara-saudara harus melaksanakan dengan baik dan benar, penuh rasa tanggung jawab serta tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku,” ujar Chusnunia.

“Saya yakin saudara-saudara telah memiliki pengalaman kerja yang cukup, sehingga diharapkan ke depan seluruh tugas yang menjadi kewenangan saudara dapat dituntaskan sebaik-baiknya. Jadilah pemimpin yang cerdas dan bekerja keras, jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian, sehingga akan mampu menunjukkan darma baktinya,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Lampung Mendorong Implementasi Terpadu 3 Program Nasional Keamanan Pangan

Mediarepublika.com – Bandarlampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong implementasi terpadu 3 program nasional keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.

Pesan Gubernur Arinal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan S. Marpaung, saat mewakili Gubernur, membuka acara Advokasi Program Nasional (Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Pengawalan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah) Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (27/2).

Pada kesempatan itu, Irwan mengatakan Gubernur sangat mendukung acara tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan gizi anak di Provinsi Lampung.

Irwan S. Marpaung menjelaskan bahwa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945, serta Negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.
“Untuk itu, program prioritas nasional desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan POM dan juga oleh pemerintah daerah, harus dilakukan agar keamanan pangan tetap terjamin aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Irwan mengatakan Pemerintah Daerah memandang penting perlunya program keamanan pangan ini, karena hal ini sesuai dengan rencana strategis pembangunan kesehatan di wilayah provinsi Lampung dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan juga gizi anak.

“Kesehatan masyarakat diantaranya dilakukan dengan melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar, desa, dan juga kegiatan preventif lainya melalui gerakan keamanan pangan desa,” jelasnya.

“Selain itu, Anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan gizi yang seimbang seperti kalsium, Vitamin D, protein, serat, antioksidan, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Gizi yang tidak seimbang bisa menimbulkan anemia dan gangguan kesehatan lainnya, serta mengganggu proses belajar anak-anak.

Oleh sebab itu, peran BPOM sangat penting dalam membantu Pemerintah meningkatkan gizi anak dan membebaskan jajanan dari bahan yang berbahaya bagi kesehatan di sekolah-sekolah.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan. Tentunya program ini perlu didukung dan disukseskan agar masyarakat dan sekolah – sekolah bisa menerapkan pengawasan keamanan pangan dan jajanan anak sekolah yang aman di lingkungannya masing-masing.

“Saya sangat peduli dengan keamanan pangan, baik di desa, pasar maupun jajanan anak sekolah yang aman. Untuk itu, diimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif didalam menjaga lingkungannya agar terhindar dari makanan yang tidak aman apalagi yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.

Irwan berharap setiap OPD terkait membuat program rutin untuk monitoring keamanan pangan di lingkungan masyarakat dan mendukung serta saling bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan di Provinsi Lampung ini.

“Untuk selanjutnya nanti dilakukan evaluasi agar ke depan program program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Besar POM Bandarlampung Susan Gracia Arpan menjelaskan acara tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No 1 tahun 2017 tentang pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Berdasarkan Inpres No 1 tahun 2017 ini, BPOM melakukan upaya dan jaminan mutu, keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, serta memperkuat, memperluas pengawasan dan intervensi pengawasan sekolah,” kata Susan Gracia.

Menurut Susan, ada tiga program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakanan keamanan desa yang menghasilkan desa pangan aman, dan pasar aman dari bahan berbahaya.

Dalam melaksanakan 3 hal tersebut, lanjut Susan, BPOM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait.

“Mari bekerjasama dalam mengawal keamanan obat dan makanan yang beredar di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Susan berharap acara ini dapat dijadikan sebagai sarana menghidupkan kembali semangat dalam mewujudkan obat dan pangan yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Zamroni menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas sektor guna menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman secara terpadu.

“Kemudian memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pagnan aman; serta menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman,” jelasnya. (Adpim)

Wagub Ajak Bergandengan Tangan Bangun Kejayaan Kota Metro dan Provinsi Lampung

Mediarepublika.com– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mengajak semua pihak di Kota Metro bergandengan tangan membangun kejayaan Kota Metro dan Provinsi Lampung.

Hal tersebut disampaikan Wagub Nunik saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021 Kota Metro, di Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Kamis (27/2).

“Mari kita berkolaborasi, bergandengan tangan membangun kejayaan kota Metro dan kejayaan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Menurut Nunik, Kota Metro menjadi salah satu wilayah yang menyokong pembangunan di Provinsi Lampung.

“Kita harapkan Kota Metro menjadi salah satu prioritas wilayah yang bisa menjadi tulang punggung untuk mengejar pekerjaan rumah kita di bidang sumberdaya manusia (SDM),” katanya.

Selain bidang SDM, Nunik menyebutkan Kota Metro juga menjadi salah satu tulang punggung dalam bidang perdagangan, membangun perekonomian dan sektor lainnya.

“Provinsi Lampung sangat memprioritaskan pembangunan Kota Metro ini agar bisa maksimal. Metro salah satu yang kita jagokan,” ujar Nunik.

Untuk itu, menurutnya, harus dilakukan sinergi bersama agar pembangunan Kota Metro dapat berjalan maksimal.

“Kita terus bersinergi maksimal dengan Kota Metro, bagaimana dan apa yang direncanakan untuk pembangunan ke depan,” kata Nunik.

Nunik juga mengajak kaum milenial/generasi muda untuk ikut serta dalam pembangunan di Kota Metro. “Mau kolaborasi apa pun saya siap, saya siap berkolaborasi dengan anak-anak muda untuk membangun Kota Metro. Silahkan Kota Metro dengan anak-anak mudanya mau kolaborasi apa, majukan bidang apa,” ujarnya.

Salah satunya, Nunik mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk kaum milenial, untuk berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari sampah plastik dengan penggunaan peralatan makan minum berkali pakai.

“Mari kita komitmen dalam pengurangan sampah plastik. Kita berkolaborasi jaga lingkungan. Pemerintah sudah berkebijakan, secara teknis juga telah menyediakan sistem penanganan sampah meski warganya masih buang sampah sembarangan. Meski begitu kita harus tetap hadir terus untuk menangani sampah,” katanya.

Sementara itu, Walikota Metro Achmad Pairin mengatakan dengan kehadiran Wagub Nunik, dia berkeyakinan akan membawa kebaikan terhadap Kota Metro.

“Dengan hadirnya ibu Wagub pada Musrenbang ini yakinlah akan membawa yang terbaik untuk Kota Metro,” ujar Pairin.

Pada acara tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan Musrenbang Kota Metro Tahun 2021. Kemudian penyerahan distribusi anggaran dan lokasi program/kegiatan APBD dan APBN OPD Provinsi Lampung di Kota Metro tahun 2020.

Selanjutnya, penyampaian usulan prioritas pembangunan Kota Metro melalui pendanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2021.(Adpim)

Wakil Gubernur Lampung Lantik Komisioner KI Periode 2020 – 2024

Mediarepublika.com – Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melantik Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung periode tahun 2020-2024, Kamis (27/02) pagi, di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung.

Adapun 5 Komisioner KI yang dilantik yakni : Ahmad Alwi Siregar, Dery Hendryan, Erizal, Muhammad Fuad, dan Syamsurrizal. Pelantikan kelima anggota KI tersebut sesuai dengan Penetapan DPRD Provinsi Lampung atas hasil pelaksanaan proses seleksi Anggota KI Nomor: 160/231/III.01/2020 yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Chusnunia Chalim berpesan kepada Komisioner KI terpilih untuk dapat meningkatkan peran aktif dalam membumikan keterbukaan informasi publik secara faktual. Chusnunia juga berpesan agar KI dapat menjalin hubungan serta kerjasama yang baik dengan semua instansi, baik pemerintah maupun non pemerintah.

“Saya ucapkan selamat bertugas kepada Komisioner KI yang baru saja dilantik, pesan saya semoga KI dapat meningkatkan peran aktif dalam membumikan keterbukaan informasi publik dan menjalin hubungan dengan semua instansi, sehingga dapat memberikan pelayanan publik yang cepat, sederhana, dan transparan sesuai dengan visi misi Rakyat Lampung Berjaya,” paparnya.

Selain hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung juga meminta agar Komisioner KI yang baru dilantik dapat menguasai dan memahami secara komprehensif isi UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), termasuk peraturan pelaksanaannya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 61 Tahun 2010 Tanggal 20 Agustus 2010 tentang Pelaksanaan UU No. 14 Tahun 2008. Karena fungsi, kedudukan, susunan, tugas, wewenang, dan pertanggungjawaban Komisi Informasi, semuanya tertera jelas dalam UU tersebut.

Menurut Chusnunia, dalam era reformasi, era globalisasi, dan era revolusi industri 4.0, Komisi Informasi berperan penting dan strategis dalam upaya mewujudkan terciptanya pelayanan prima di bidang informasi, baik yang berbentuk data maupun informasi-informasi yang dibutuhkan publik.

“Oleh karena itu, saya minta agar aparatur yang ditugaskan dalam membantu kinerja Komisi Informasi benar-benar memiliki bekal pengetahuan serta pengalaman yang cukup di bidang pengelolaan Komunikasi dan Informasi,” tegasnya.

Pelantikan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfotik Ir. A Chrisna Putra, NR., M.EP., Inspektur Adi Erlansyah, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Yozi Rizal, anggota Forkopimda, para Staf Ahli, Asisten serta Kadis, Kaban, Karo dan Kasatker di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Dorong Implementasi Program Nasional Keamanan Pangan

Mediarepublika.com –  Gubernur LampungArinal Djunaidi mendorong implementasi terpadu 3 program nasional keamanan pangan di desa, pasar, dan sekolah untuk meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung.

Pesan Gubernur Arinal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Irwan S. Marpaung, saat mewakili Gubernur, membuka acara Advokasi Program Nasional (Gerakan Keamanan Pangan Desa, Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya Dan Pengawalan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah) Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM), di Hotel Novotel, Bandarlampung, Kamis (27/2).

Pada kesempatan itu, Irwan mengatakan Gubernur sangat mendukung acara tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan gizi anak di Provinsi Lampung.

Irwan S. Marpaung menjelaskan bahwa sebagaimana amanat Undang-Undang No. 18 tahun 2012, Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam UUD 1945, serta Negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.

“Untuk itu, program prioritas nasional desa pangan aman, pasar aman dari bahan berbahaya dan pangan jajanan anak sekolah tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Badan POM dan juga oleh pemerintah daerah, harus dilakukan agar keamanan pangan tetap terjamin aman untuk dikonsumsi,” jelasnya.

Irwan mengatakan Pemerintah Daerah memandang penting perlunya program keamanan pangan ini, karena hal ini sesuai dengan rencana strategis pembangunan kesehatan di wilayah provinsi Lampung dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat dan juga gizi anak.

“Kesehatan masyarakat diantaranya dilakukan dengan melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar, desa, dan juga kegiatan preventif lainya melalui gerakan keamanan pangan desa,” jelasnya.

“Selain itu, Anak dalam usia pertumbuhan membutuhkan gizi yang seimbang seperti kalsium, Vitamin D, protein, serat, antioksidan, dan zat besi untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak. Gizi yang tidak seimbang bisa menimbulkan anemia dan gangguan kesehatan lainnya, serta mengganggu proses belajar anak-anak.

Oleh sebab itu, peran BPOM sangat penting dalam membantu Pemerintah meningkatkan gizi anak dan membebaskan jajanan dari bahan yang berbahaya bagi kesehatan di sekolah-sekolah.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan sekolah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan pangan. Tentunya program ini perlu didukung dan disukseskan agar masyarakat dan sekolah – sekolah bisa menerapkan pengawasan keamanan pangan dan jajanan anak sekolah yang aman di lingkungannya masing-masing.

“Saya sangat peduli dengan keamanan pangan, baik di desa, pasar maupun jajanan anak sekolah yang aman. Untuk itu, diimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif didalam menjaga lingkungannya agar terhindar dari makanan yang tidak aman apalagi yang berbahaya bagi kesehatan,” jelasnya.

Irwan berharap setiap OPD terkait membuat program rutin untuk monitoring keamanan pangan di lingkungan masyarakat dan mendukung serta saling bersinergi dalam mewujudkan keamanan pangan di Provinsi Lampung ini.

“Untuk selanjutnya nanti dilakukan evaluasi agar ke depan program program ini bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Balai Besar POM Bandarlampung Susan Gracia Arpan menjelaskan acara tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) No 1 tahun 2017 tentang pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

“Berdasarkan Inpres No 1 tahun 2017 ini, BPOM melakukan upaya dan jaminan mutu, keamanan pangan olahan yang beredar di masyarakat, serta memperkuat, memperluas pengawasan dan intervensi pengawasan sekolah,” kata Susan Gracia.

Menurut Susan, ada tiga program nasional yaitu Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakanan keamanan desa yang menghasilkan desa pangan aman, dan pasar aman dari bahan berbahaya.

Dalam melaksanakan 3 hal tersebut, lanjut Susan, BPOM tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu dukungan Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder terkait.

“Mari bekerjasama dalam mengawal keamanan obat dan makanan yang beredar di Provinsi Lampung,” pungkasnya.

Susan berharap acara ini dapat dijadikan sebagai sarana menghidupkan kembali semangat dalam mewujudkan obat dan pangan yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan Negara.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Zamroni menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi lintas sektor guna menggalang komitmen pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman secara terpadu.

“Kemudian memetakan program kegiatan lintas sektor yang dapat diintegrasikan dengan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pagnan aman; serta menyusun perencanaan dan pelaksanaan kegiatan desa, pasar, dan sekolah pangan aman,” jelasnya. (Adpim)

Gubernur Arinal Lakukan Percepatan Akses Sanitasi yang Layak dan Aman

Mediarepublika.com– BANDAR LAMPUNG Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan percepatan akses sanitasi yang layak dan aman sesuai dengan Visi dan Misi Gubernur yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Lampung 2019- 2024.

Dengan percepatan itu ditargetkan pada 2024 mendatang, Provinsi Lampung akan memiliki sanitasi yang layak dan aman bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Taufik Hidayat saat membuka acara Learning Event Percepatan Akses Sanitasi Menuju Target Sanitasi Aman di Provinsi Lampung, di Hotel Aston, Rabu (26/2).

“Pemerintah Provinsi Lampung mengupayakan mencapai target pembangunan sanitasi layak dan sanitasi aman di 2024 mendatang,” ujar Taufik.

Taufik menjelaskan acara Learning Event ini bertujuan untuk melakukan percepatan akses sanitasi. “Selain itu untuk mendorong masyarakat di Provinsi Lampung  menanamkan perilaku buang air besar pada tempatnya,” ujarnya.

Menurut Taufik, anggaran penanganan sanitasi di Provinsi Lampung,  berada pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung namun sifatnya untuk umum.

“Ada anggaran di Dinas Kesehatan tapi sifatnya umum, kemudian provinsi sifatnya mengoordinasikan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Yayasan Konservasi Way Seputih ( YKWS) Febrillia Ekawati menjelaskan, hingga saat ini baru ada 2 kabupaten dan 1 kota di Lampung yang lolos sanitasi dasar yakni Kabupaten Pringsewu, Way Kanan, dan Kota Metro.

“Sedangkan untuk sanitasi aman, Lampung baru mencapai angka 2 persen. Maka Pemprov Lampung bersama YKWS terus melakukan percepatan agar bisa mencapai target di tahun 2024,” ujarnya.

Acara Learning Event ini juga dihadiri oleh Walikota Metro Pairin, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, perwakilan dari Kementerian PUPR dan Bappenas.

Usai acara, Taufik Hidayat melakukan konferensi pers dengan didampingi oleh Walikota Metro Pairin dan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.(Adpim)

Gubernur Lampung Bangkitkan Spirit Hari Jadi Provinsi Lampung ke 56 Dengan Launching Sejumlah Program Pro Rakyat

Mediarepublika.com– BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membangkitkan spirit perayaan Hari Jadi Provinsi Lampung ke-56 dengan menonjolkan acara penuh makna dan karya. Selain dilakukan secara serentak di kabupaten/kota di Lampung, Gubernur juga akan melakukan launching sejumlah program pro rakyat pada Hari Jadi Provinsi Lampung tahun ini.

“Hari Jadi Lampung ke-56 bukanlah untuk euforia yang tidak bermakna, tetapi ini sejarah Lampung merdeka. Oleh karena itu, kita harus menunjukkannya dengan capaian kinerja kita, berupa program yang telah, sedang dan akan kita laksanakan,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi penuh semangat, saat memimpin Rapat Hari Jadi ke-56 Provinsi Lampung, di Ruang Sungkai, Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (26/2).

Menurut Gubernur Arinal, saat ini waktunya membangkitkan karya-karya. Oleh sebab itu perlu disampaikan kepada masyarakat, baik itu melalui sidang paripurna, malam syukuran, maupun kegiatan lainnya, agar terus menekankan karya.

Adapun berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada Hari Jadi Lampung ke-56 di antaranya Upacara Hari Jadi Provinsi Lampung ke-56, Upacara Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), Sidang Paripurna Istimewa DPRD, senam Lampung Berjaya, donor darah, pertandingan olahraga, bhakti sosial, dan malam syukuran, hiburan dan pesta rakyat.

Kemudian, tepatnya pada malam syukuran, hiburan, dan pesta rakyat, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi akan melaunching Kartu Petani Berjaya (KPB), Launching Lada Tahan Busuk, Launching Pakan Ternak dari Batang Singkong, dan Launching Pakan Ikan.

“Yang saya launching ini tak lepas dari pada visi Rakyat Lampung Berjaya. Di bidang kesehatan, saya juga akan melaunching 30 unit ambulance (rumah sakit berjalan) sebagai salah satu upaya memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gubernur.

Gubernur Arinal juga akan memberikan bantuan kantor dan transportasi yang diperlukan KONI sebagai upaya peningkatan olahraga Lampung. Serta memberikan fasilitas dukungan kepada Dekranasda dalam meningkatkan ekonomi kreatif.

Untuk kegiatan bhakti sosial, dan KB Gratis, Gubernur berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan ditempat masyarakat yang membutuhkan. “Saya juga akan ikut jalan sehat, dan senam rakyat lampung Berjaya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, menjelaskan bahwa Hari Jadi Lampung ke-56 bertema “Membangun Sinergi Mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya”.

“Hal ini berarti kita harus bersinergi. Seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Upacara Hari Jadi Provinsi Lampung ke-56 akan dilaksanakan di seluruh Kabupaten/kota dan sekolah-sekolah se-Provinsi Lampung. “Selain itu, Sidang Paripurna Istimewa DPRD juga akan dilaksanakan di Kabupaten/kota,” jelas Fahrizal. (Adpim)

Kanwil Direktoral Jenderal Pajak Apresiasi Pemprov Lampung Dalam Pelaporan SPT Layak Jadi Contoh Bagi Daerah Lain

Mediarepublika.com – BandarLampung – Kantor Wilayah Direktoral Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bengkulu-Lampung Eddi Wahyudi mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang lebih awal melakukan pelaporan SPT Tahunan melalui e-Filing. Eddi menilai Lampung layak jadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Eddi saat acara pengisian SPT Tahunan PPh orang pribadi Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Abung, Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (26/2).
“Ini merupakan contoh yang luar biasa bagi Indonesia, Provinsi Lampung dan masyarakat Lampung, dimana pelaporan SPT dilakukan lebih awal yang pada umumnya menurut Undang-Undang SPT paling lambat disampaikan pada 31 Maret 2020,” ujar Eddi.
Menurut Eddi, Pemprov Lampung menjadi Provinsi yang lebih cepat dalam pelaporan SPT Tahunan dibanding Provinsi lainnya.
“Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi yang lainnya dan sepertinya ini yang paling cepat dibandingkan dengan beberapa Provinsi lainnya,” katanya.
Eddi mengatakan pelaporan SPT menggunakan e-Filing secara tidak langsung mendukung Indonesia dalam hal administratif mengurangi penggunaan kertas.
“Jadi ini salah satu bagian DJP Kementerian Keuangan untuk selalu menjaga lingkungan dan menggunakan teknologi untuk mengembangkannya,” katanya.
Eddi menargetkan Provinsi Lampung pada tahun 2020 ini, masyarakat yang melaporkan SPT Tahunan 2019 sekitar 333.000 SPT. “Ini adalah salah satu bentuk kewajiban kita pada negara,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dilakukan Penyerahan SK hibah tanah seluas 3.000 meter dari Pemprov Lampung kepada Kanwil DJP Bengkulu- Lampung untuk pembangunan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Natar.
Penyerahan dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) kepada Kepala Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Eddi Wahyudi.
“Saya juga menyampaikan terima kasih atas nama DJP Kementerian Keuangan atas penyerahan hibah tanah seluas kurang lebih 3.000 meter dari Pemprov Lampung. Ini adalah salah satu wujud sinergi kita membangun Lampung, dimana tanah ini akan kami gunakan untuk KPP Pratama Natar,” katanya.
Eddi menyebutkan KPP Pratama Natar yang ada saat ini berstatus kontrak. “Sudah 10 tahun KPP itu kontrak, alhamdulillah hari bisa terwujud atas kerjasama yang sangat baik, ini membanggakan bagi kami,” ujarnya.
Ia menjelaskan KPP Natar itu nantinya akan membawahi juga Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Pesawaran. “Mudah-mudahan tahun ini kami akan ajukan anggarannya kepada pusat sehingga tahun depan kita sudah bisa membangunnya dan harapan kami dengan kantor itu nantinya pelayanan untuk KPP Natar membawahi juga Pringsewu dan Pesawaran,” katanya.
Dengan pembangunan tersebut, Eddi berharap pelayanan akan lebih baik dan penerimaan pajak juga lebih tinggi.
“Mudah-mudahan lebih baik pelayanannya karena kantornya juga sudah permanen dan lebih rapih. Insya Allah harapan kita semua penerimaan pajaknya juga lebih tinggi agar bisa memberikan kontribusi positif yang nyata bagi Provinsi Lampung dan kita ingin menjadikan Lampung berjaya,” ujarnya.
Sementara itu, Wagub Nunik mengatakan Pemerintah sebagai penyelenggara negara sudah sepantasnya memberikan contoh positif kepada masyarakat salah satunya pelaporan SPT yang tepat waktu.
“Kita sebagai penyelenggara negara bagaimana mau mengajak warga kita untuk taat dan tepat waktu kalau kita sendiri tidak bisa menunjukkan. Terima kasih kepada teman-teman Kepala OPD yang dari sebelum-sebelumnya sudah lapor SPT tahunan,” ujar Wagub Nunik.
Nunik mengatakan Pemprov Lampung harus menggerakkan seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk segera melaporkan SPT Tahunannya tepat waktu dengan tidak mendekati batas waktu pelaporan.
“Apalagi kalau semua mau diujung batas waktu, yang akhirnya susah untuk memasukkan datanya bisa telat karena semua mau dekat dengan batas waktu, jangan sampai seperti itu,” katanya.
Untuk itu sambung Nunik, Pemprov Lampung meminta seluruh ASN untuk melakukan pelaporan SPT Tahunan lebih awal sebagai upaya memberikan contoh kepada masyarakat.
“Seluruh ASN kita harapkan untuk sejak awal, bukan hanya tepat waktu tetapi lebih awal segera laporkan SPT tahunan. Pesan dari Bapak Gubernur tidak boleh ada ASN yang telat untuk melaporkan SPTnya,” ujarnya.
Nunik berharap dari SPT tersebut, mampu memberikan kontribusi kepada pembangunan di Provinsi Lampung. “Semoga seluruh masyarakat bisa tepat waktu melaporkan SPT tahunannya dan semoga berimbas positif kepada pembangunan di Provinsi Lampung,” tandasnya.