Riana Sari Arinal Launching Sarung Pelangi Belah Ketupat dan Serahkan Bantuan kepada Masyarakat

Mediarepublika.com

Tanggamus – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung juga Ketua Dekranasda Hj. Riana Sari Arinal melaunching kain sarung Pelangi Belah Ketupat produksi Kabupaten Tanggamus, di lokasi air terjun Way Lalaan Tanggamus, Kamis (25/6/2020).

Launching sarung Pelangi Belah ketupat ditandai dengan penandatanganan oleh Ketua Dekranasda Lampung Riana Sari Arinal dan Ketua Dekranasda Kabupaten Tanggamus, disaksikan oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, SE, MM.

Riana Sari Arinal memuji kreatifitas pengrajin di Tanggamus. Ia berharap dengan launching Sarung Pelangi Belah Ketupat akan menambah kekayaan seni dan budaya Kabupaten Tanggamus khususnya dan Provinsi Lampung.

Dalam kesempatan ini, Riana Sari Arinal mengajak masyarakat untuk mencintai produk daerah dan produk dalam negeri. Kepada para pengrajin dan usaha kecil agar jangan ragu-ragu membeli bahan dari masyarakat sendiri. Masyarakat juga dihimbau agar membeli produk dari UKM. Agar program bela beli UKM dapat terealisasikan. Karena produk dari UKM juga tidak kalah berkualitas dengan produk lainnya.

Sementara itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani, memuji kepedulian Ketua Dekranasda Provinsi Lampung terhadap kerajinan Provinsi Lampung. “Semangat Ibu Gubernur dalam meningkatkan produk-produk Lampung luar biasa. Ini bisa menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan produksi kerajinan daerah Lampung,” ujar Bupati Dewi.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani melanjutkan, Tanggamus dengan 20 kecamatan yang ada, didukung dengan berbagai potensi alam, laut dan budaya terus berbenah. Bupati juga mengucapkan terimakasih atas Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi dan Ibu Riana Sari Arinal, sehingga ke depan Kabupaten Tanggamus semakin maju dan Provinsi Lampung semakin berjaya.

Dengan launching sarung Pelangi Belah Ketupat salah satu kekayaan budaya Tanggamus yang sebagian wilayahnya merupakan masyarakat pesisir, Bupati berharap akan diminati masyarakat Lampung dan bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

*Serahkan Bantuan Sembako
Dalam kunjungan ke Kabupaten Tanggamus, Riana Sari Arinal menyerahkan ratusan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus.

Selaku Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda dan Ketua Umum LKKS, Riana Sari menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para pengrajin, warga berkebutuhan khusus, kader Posyandu, UP2K dan masyarakat.

Rombongan TP PKK dan Dekranasda yang menyerahkan bantuan paket sembako dan masker kepada masyarakat Tanggamus antara lain, Mamiyana Fahrizal, Rusdiana Adi Erlansyah, Fera Mulyadi, dan sejumlah pengurus PKK, Dekranasda dan LKKS.

Riana Sari juga mengatakan, Provinsi Lampung memborong 3 Juara sekaligus dalam Lomba Video Inovasi Daerah Tatanan  New Normal : Juara 1. Sektor Rumah Makan, Juara 2. Sektor Pasar Modern, Juara 3. Sektor Pasar Tradisional. Semua itu tidak lepas dari kerja keras Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, dukungan para bupati/walikota serta peran masyarakat Lampung.

Riana Sari juga istri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini menyampaikan pesan agar masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat sehingga terhindar dari Covid-19.

Memasuki New Normal (Kebiasaan Baru), Riana Sari menghimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan, di rumah saja, sedia hand sanitizer, bila kemana-mana jangan lupa pakai masker, tetap jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun dengan air bersih mengalir, setibanya di rumah langsung mandi, tidak bersalaman dulu. Riana Sari juga mengajak kepada masyarakat untuk mematuhi himbauan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu. (*Red)

Gubernur Arinal Dampingi Kunjungan Pangdam II/Sriwijaya untuk Pastikan Lampung Aman dan Terkendali dari Masalah Penyebaran Covid-19

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, untuk memastikan Lampung aman dan terkendali dalam menghadapi penyebaran Covid-19.

“Terimakasih atas kunjungan Pangdam II/Sriwijaya ke Provinsi Lampung untuk lebih membuktikan kesiapan kita dalam menghadapi Covid-19 dan kesiapan kita di dalam kedaulatan pangan,” ujar Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Korem 043/Gatam, Bandarlampung, Kamis (25/6/2020).

Menurut Gubernur Arinal, Provinsi Lampung memiliki pengendalian Covid-19 yang baik. Selain mendapatkan peringkat ke-2 dalam menekan angka kasus pandemi Covid-19, dan tingkat penyembuhannya No. 5, bahkan kemarin mendapatkan penghargaan dari Mendagri terkait lomba Inovasi daerah tatanan normal baru.

“Terkait kesiapan di dalam kedaulatan pangan, saya sudah melakukan langkah-langkah guna menghadapi dampak ekonomi akibat Covid-19. Saya juga akan memenuhi kebutuhan 11 komoditi pangan di Jakarta yang merupakan pusat ibu kota dan pusat ekonomi,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal menjelaskan kerjasama dan sinergi antara jajarannya dengan jajaran TNI/Polri sangat bagus, sehingga tercipta keamanan dan kondisi yang kondusif.

“Setiap saat kita bisa komunikasi dengan baik. Mudah-mudahan tidak ada masalah di Lampung, terutama dalam menghadapi Covid-19,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan menjelaskan bahwa kunjungannya untuk memastikan kondisi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. Pertama, terkendali dari masalah penyebaran Covid-19, dan Kedua, terkendali dari tidak terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Mayjen TNI Irwan menuturkan bahwa dari perbincangan dengan Gubernur, Kapolda, Danrem dan Kabinda, Lampung sudah mulai menurun penyebaran Covid-19 dan sudah ada 2 kabupaten lagi menjadi zona hijau.

“Lampung juga mendapat penghargaan dari Mendagri terkait Inovasi daerah tatanan normal baru,” ujar Mayjen TNI Irwan.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Irwan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada masyarakat Lampung yang sudah mendisiplinkan diri dalam menerapkan protokol kesehatan dibantu oleh TNI/Polri, Pemerintah Daerah, dan Gugus Tugas Provinsi Lampung.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan lainnya. Karena itu semua tak lain adalah untuk keselamatan kita sendiri,” ujarnya. (Red)

Tinjau Tanggul Jebol Di Sragi, Nanang Minta Pengusaha Tambak Gotong Royong Perbaiki

Mediarepublika.com

Lampung Selatan – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampigi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syahroni, meninjau tanggul yang jebol di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kamis pagi (25/6/2020).

Turut mendampingi juga Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan, Bibit Purwanto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Jebolnya tanggul tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Way Sekampung disertai air laut yang juga pasang.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengatakan, meluapnya air Sungai Way Sekampung disebabkan aliran sungai yang mengalami sedimentasi (pendangkalan).

“Tadi (sudah) keliling lihat tanggul dan keadaan lingkungan desa. Disni air lebih tinggi daripada badan jalan,” ujar Nanang disela-sela berdialog dengan warga sekitar.

Nanang juga mengatakan, kehadirannya dalam rangka memonitoring secara langsung jeobolnya tanggul tersebut. Sebab akan berdampak terhadap masyarakat sekitar.

“Sudah seharusnya pemimpin itu hadir ditengah-tengah masyarakat. Saya tidak biasa hanya menerima laporan tanpa mengecek langsung ke lapangan,” imbuh Nanang.

Lebih lanjut Nanang menuturkan, banyak hambatan dan cobaan yang ia lalui selama kurun waktu 2 tahun menjadi Pelaksana tugas bupati. Mulai dari tsunami birokrasi, banjir bandang, hingga tsunami yang terjadi pada akhir Desember tahun 2018 lalu.

Semua itu dapat ia lalui berkat kebersamaan, gotong royong dan kerja keras semua pihak. Hal itu selalu ia tanamkan dalam menyelesaikan setiap permasalahan di Lampung Selatan.

Dengan semangat kebersamaan, Nanang berjanji secepatnya akan memperbaiki tanggul tersebut. Untuk itu, dia meminta para pengusaha tambak, terutama yang berasal dari luar daerah untuk dapat bergotong royong bahu membahu memperbaiki lingkungan

“Memang seharusnya mereka membangun wilayah di sekitar tempat usahanya. Jangan hanya ingin mengambil keuntungannya saja. Dimana rasa keadilan mereka kepada masyarakat sekitar lingkungan,” tukas Nanang.

Sementara, Kepala Desa Bandar Agung, Syamsul Bahri menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto.

Dia mengapresiasi seorang pemimping yang mau melihat langsung dan mendengarkan aspirasi masyarakatnya. “Terima kasih pak bupati atas kunjungan. Sudah mau mendengarkan keluhan masyarakat bapak,” kata Syamsul Bahri. (Red)

Penuh Inspirasi, Kisah Hidup Nanang Ermanto Dari Anak Nakal Hingga Jadi Bupati Lampung Selatan

Mediarepublika.com

KALIANDA,  – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto membagikan kisah perjalanan hidupnya yang dimulai sejak kecil hingga dewasa.

Sebuah kisah yang mungkin bisa menjadi inspirasi setiap orang itu, ia ceritakan dalam program bertajuk “Jendela Inspiratif” yang akan ditayangkan Stasiun Televisi Swasta Nasional ANTV.

Proses pengambilan gambar yang dipandu presenter cantik Umi Rahmawati itu pun berlangsung di rumah dinas bupati Lampung Selatan, pada Rabu (24/6/2020) pagi.

Nanang mengisahkan, sejak kecil ia telah merasakan kerasnya kehidupan. Bahkan beberapa kali ia harus berpindah-pindah sekolah saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Sebab, sewaktu sekolah ia termasuk anak yang nakal dibanding anak-anak sebaya lainnya. Menurutnya, di eranya dulu, kalau tidak nakal tidak ngetop.

“Waktu SD saya lima kali pindah sekolah. Kalau gak bandel Nanang gak jadi Nanang,” cetus Nanang Ermanto seraya mengenang kisah kecilnya.

Selepas menamatkan SD di Sidoarjo pada tahun 1981, kedua orang tuanya memutuskan ia harus mendapatkan pendidikan khusus. Tujuan supaya ia bisa berubah.

Akhirnya ia ditempatkan di sekolah rehabilitasi anak nakal Handayani, Cilandak, Jakarta Selatan. Ini bukan tempat sekolah anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental (cacat).

“Tiga tahun saya belajar di Wisma Handayani. Pelajarannya seperti sekolah umum biasa. Hanya saja yang membedakan kebebasannya. Saya benar-benar digembleng soal psikologi kejiwaan, kedisiplinan, keterampilan dibidang pertanian, prakarya dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, meski sekolah luar biasa (SLB) Handayani berada dibawah naungan Departmen Sosial, namun ketika itu sekolahnya belum bisa menyelenggarakan ujian secara mandiri.

Ia akhirnya mengikuti ujian di SMPN 11 Jakarta. “Karena sekolahnya belum terakreditasi. Jadi (ujian) ikut di SMPN 11 Jakarta. Alhamdulillah saya lulus. Dan kembali ke Lampung,” tuturnya.

Tidak sampai disitu, setelah kembali ke Bandar Lampung, ia mencoba mendaftar di Sekolah Menengah Atas (SMA). Meski telah memiliki ijazah Sekolah Menengah Pertama (SMP), ia sempat kesulitan masuk ke berbagai SMA yang ada di Bandar Lampung.

Hampir semua sekolah yang ia datangi menolak. Bahkan, ia mengungkapkan kekecewaanya saat mendaftar di SMA Wijaya. Niat baiknya untuk belajar dijenjang SMA pun kembali ditolak.

Alasannya, riwayat pendidikannya tertulis SLB Handayani Pusat Rehabilitasi Anak Nakal. Sempat putus asa, akhirnya ia mendaftar di SMA Tunas Harapan Gedung Meneng, Bandar Lampung. Singkat cerita ia pun berhasil menyelesaikan pendidikan SMA pada tahun 1987.

Ketika beranjak remaja, ia sempat membantu orang tua berkebun dan usaha dagang di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang.

Sejak dulu ia memang senang bersosialisasi dan berorganisasi. Ketika itu tahun 1990 kharismatik kepemimpinan bung Karno menjadi sosok figur yang ia idolakan.

Hingga kemudian ia bergabung belajar dunia politik bersama dengan Partai Demokrasi Indonesia di Kecamatan Tanjung Bintang (PDI Perjuangan saat ini).

Dari situ ia mulai aktif belajar politik dan berorganisasi. Bersama PDI ia didik bagaimana berorganisasi dan belajar tentang ideologi-ideologi berbangsa dan bernegara.

“Saya terinspirasi dengan sosok bung Karno. Dia tokoh proklamator dan merupakan pendiri bangsa yang mempunyai rasa nasionalisme yang tinggi. Sosoknya juga memiliki rasa sosial yang tinggi yaitu pengorbanan jiwanya bagi bangsa dan negara,” ucapnya.

H. Nanang Ermanto menjadi narasumber dalam Program Jendela Inspiratif yang tayang di Stasiun TV ANTV.

Jalan takdir yang digariskan Tuhan bagi Nanang tidak pernah diduga. Sempat menjadi satpam, anggota BPD Way Galih, Kepala Desa Way Galih dua periode hingga anggota DPRD Lampung Selatan dua periode mengantarkan dua jabatan penting yang kemudian didudukinya.

Dengan bermodalkan rekam jejaknya itu, ia kemudian dipinang PDI Perjuangan untuk maju berpasangan dengan H. Zainudin Hasan sebagai calon wakil bupati Lampung Selatan.

“Saya tidak pernah bermimipi jadi bupati. Ya berjalan saja seperti air mengalir. Dari wakil bupati, lalu Plt sampai kemarin alhamdulillah sudah definitif sebagai bupati,” ujarnya.

Ia menuturkan, kesuksesannya itu tidak datang dengan sendirinya. Sukses yang diperolehnya bukan karena kemampuannya sendiri. Melainkan juga dibantu oleh orang-orang terdekatnya.

Menurutnya, kesuksesan suami tidak terlepas berkat dukungan seorang istri. Tanpa dukungan yang kuat, belum tentu karier suami bisa terus menanjak. Perlu kerja sama yang baik antara pasangan suami istri. Keduanya harus saling mensupport.

“Dibalik kesuksesan seorang suami, ada istri yang luar biasa dibelakangnya. Disamping anak-anak juga selalu mengawasi setiap apa saja yang saya kerjakan dan lakukan. Jika ada hal yang kurang anak-anak selalu mengingatkan saya,” imbuhnya.

Dibalik kesuksesannya juga berkat peran dan dukungan besar dari orang tua, khususnya ibunya. Ia mengungkapkan, sejak kecil ia selalu diajarkan tentang kepedulian terhadap sesama, kejujuran dan kerja keras, serta memperhatikan orang yang memerlukan bantuan.

“Pesan ibu yang selalu saya ingat, bilamana kamu bisa menolong orang, jangan kamu pamrih. Supaya kamu nanti hidupnya lancar,” kata Nanang.

Namun, jalan terjal menuju puncak karirnya tidak semudah itu. Berbagai hambatan dan rintangan harus ia alami dan lalui dimasa transisi ketika menjadi Pelaksana tugas bupati.

Mulai dari tsunami birokrasi karena kasus kepala daerah sebelumnya. Kemudian banjir bandang di Kota Kalianda yang menghancurkan jembatan penghubung Pasar Inpres Kalianda.

Belum lagi musibah tsunami akibat letusan Gunung Anak Krakatau yang menyapu wilayah pesisir di Kecamatan Rajabasa dan sebagian Kecamatan Kalianda.

Berkat kebersamaan dan gotong royong yang selalu ia tekankan, persoalan satu persatu bisa diselesaikan. Diawali dengan membangun spirit para Aparatur Sipil (ASN), membenahi birokrasi sehingga pelayanan kepada masyarakat mulai kembali normal.

Lalu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para pelaku usaha untuk memperbaiki jembatan Pasar Inpres tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Tiga cobaan ini yang saya lalui. Semua saya atasi dengan kebersamaan dan gotong royong. Ini yang selalu saya tanamkan. Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Lampung Selatan dalam keadaan aman, nyaman, dan kondusif,” kata Nanang.

Tekad mengabdinya untuk mewujudkan kabupaten berjuluk Khagom Mufakatmenjadi lebih baik tak sebatas itu. Upaya meningkatkan pembangunan diberbagai sektor terus dilakukan.

Keterbatasan anggaran daerah yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan justru menjadi tantangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Terlebih sebagai pintu gerbang Pulau Jawa-Sumatera dengan akses jalan tol terpanjang, ia harus bisa menjawab tantangan itu.

Salah satu terobosan yang ia lakukan adalah dengan melibatkan para pelaku usaha melalui Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Lampung Selatan. Alhasil, sejumlah pembangunan bisa terwujud tanpa mengganggu dana APBD.

“Dulu waktu bangun jembatan Pasar Inpres gak pakai APBD. Tapi pakai dana CSR dari para pelaku usaha yang ada di Lampung Selatan. Kita saling bekerja sama,” katanya.

Selain itu, upaya yang ia lakukan adalah dengan membangkitkan kembali dunia pariwisata yang sempat mati suri akibat bencana tsunami. Ada juga pembangunan agrowisata, ruang terbuka hijau di GOR Way Handak (GWH), dan Outlet Kolase di Dermaga Eksekutf Bakauheni.

Dengan inovasi-inovasi itu, ia berharap dapat membangkitkan perekonomian masyarakat, khususnya UMKM di Kota Kalianda. Selain pembinaan-pembinaan terhadap UMKM.

“Saat ini kita juga sedang membangun agrowisata edukasi di samping rumah dinas bupati dengan luasan 2 Hektar. Tadinya lahan tidur, kita manfaatkan tanam buah-buahan dan sayuran. Kita harapakan nanti menjadi wisata edukasi untuk anak-anak pelajar,” tuturnya.

Terkait COVID-19, Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah yang mempunyai progres yang baik dalam hal penanganan virus yang berasal dari Wuhan, Cina itu.

Saat ini tidak ada kasus positif virus korona di Lampung Selatan atau zero positif COVID-19. Kuncinya, lagi-lagi berkat kebersamaan, kekompakan dan kerja keras seluruh elemen dalam melakukan percepatan penanganan COVID-19 di daerah itu.

“Kita bentuk tim Gugus Tugas mulai dari kabupaten, kecamatan, desa, dan dusun. Berkat kebersamaan dan kerja keras semua pihak serta Forkopimda, ada Pak Kapolres, Dandim, Kajari, alhamdulillahkita nol kasus positif COVID-19,” ungkp Nanang.

Sementara, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang, ia pun meminta semua pihak untuk menjaga kondusifitas.

Menurutnya, perbedaan dalam demokrasi itu adalah hal yang biasa. Semua harus sadar bahwa Pilkada adalah proses pemilihan sosok pemimpin di daerah yang harus berjalan aman.

Ia mengatakan, masyarakat harus lebih dewasa menyikapi proses demokrasi lima tahunan yaitu pemilihan bupati dan wakil bupati. Jangan sampai kata dia, Pilkada justru membuat masyarakat menjadi terpecah belah dan bermusuhan, apalagi merusak silaturahmi.

“Perbedaan pilihan itu biasa, kita harus sama-sama bisa menjaga dan saling menghormati. Yang kita utamakan itu untuk kepentingan Lampung Selatan kedepan. Masyarakat semua sudah bisa menilai. Harapan saya semua elemen, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, termasuk semua calon-calon bisa menjaga,” pungkasnya.

Saat ini, tidak sedikit masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang bergantung pada kebijakan-kebijakan yang digulirkan oleh pemerintah lewat tangan dingin H. Nanang Ermanto.

Terlebih lagi pada saat ini Kabupaten Lampung Selatan tengah dilanda pandemi COVID-19. Nanang Ermanto dengan keberpihakannya kepada masyarakat, selalu berusaha menjamin keamanan, kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya.(Red)

Gubernur Arinal Ajak Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak 2020 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak semua pihak menyukseskan Pilkada serentak Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung tahun 2020, salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya ingin pelaksanaan Pilkada serentak di 8 Kabupaten/Kota berjalan sukses. Untuk itu, dalam penyelenggaraan ini harus penuh kesiapannya, termasuk dalam penerapan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Gubernur Arinal dalam rakor pembahasan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung pada tahun 2020, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (24/6/2020).

Menurut Gubernur, Maklumat Kapolri terkait penerapan protokol kesehatan juga belum dicabut, seperti menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan dan lainnya.
“Agar penerapan protokol kesehatan ini berjalan, maka nantinya akan kita buat tim yang terdiri dari Tim Gugus Tugas, KPU dan Bawaslu. Sehingga penerapan protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik,” ujarnya.

Gubernur Arinal berharap KPU dan Bawaslu dapat menyukseskan Pilkada serentak 2020. “Peran jajaran TNI/Polri juga diharapkan dapat menyukseskan Pilkada serentak 2020,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Lampung Erwan Bustami menjelaskan bahwa KPU RI sudah menerima surat dari Gugus Tugas No 196 bahwa pelaksanaan Pilkada dilaksanakan dengan penerapan Protokol kesehatan. “Bagi kami, Tim Gugus Tugas adalah pihak yang sangat berkompeten dalam kondisi new normal dalam melaksanakan tahapan Pemilihan Kepala Daerah. Jadi memang hari ini sangat membutuhkan informasi komprehensif, khususnya di Provinsi Lampung,” jelas Erwan Bustami.

Dalam rangka pelaksanaan Pilkada di 8 Kabupaten/Kota, lanjut Erwan Bustami, pada 15 Juni pihaknya telah mengaktifkan dan mengangkat personil penyelenggara di tingkat Pekon. Ke depan ada 4 (empat) tahapan krusial yang nanti akan melibatkan cukup banyak pihak, baik dari penyelenggara dan masyarakat.
“Pertama, verifikasi faktual dukungan calong perseorangan pada 24 Juni-12 Juli. Kedua, pendataan data pilih pada 15 Juli-13 Agustus, ada 4.339.252 potensi pemilih yang akan dicoklit petugas pemutakhiran data pemilih. Selanjutnya, Tahapan Kampanye pada 26 September-5 Desember. Dan Keempat, pemungutan suara pada 9 Desember,” jelasnya.

Dalam proses pelaksanaan pilkada ini, lanjut Erwan, petugas KPU akan menggunakan Alat pelindung diri (APD).
“Dalam Pilkada ini, kami juga akan menerapkan protokol kesehatan mulai dari penyemprotan disinfektan, cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan sarung tangan. petugas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama,Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan pengawasan Pilkada 2020, pihaknya telah mengaktifkan kembali jajaran ad-hoc, baik itu Panwascam maupun pengawas pemilu kelurahan dan desa. Kemudian, melakukan restrukturisasi anggaran dari NPHD yang sudah disepakati sebelum adanya Covid-19.

“Dalam melakukan pengawasan, kami juga akan menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Khoiriyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi kepada titik rawan yang berpotensi akan terjadi pada Pilkada 2020. “Ada 6 (enam) isu krusial. Pertama, terkait ancaman kesehatan bagi penyelenggara dan masyarakat. Kedua, adanya politisasi Bansos. Ketiga, adanya politik uang terutama kesulitan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19. Kemudian, terkait netralitas ASN. Kelima, adanya kendala jaringan. Dan terakhir, menurunnya partisipasi masyarkat,” ujarnya. (Red)

Pemprov Lampung Dukung Terobosan PT. Jasa Raharja dengan Inovasi Asuransi Pariwisata Bahari

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —–Pemerintah Provinsi Lampung mendukung terobosan yang dilakukan PT. Jasa Raharja Lampung yang melakukan inovasi asuransi dalam pariwisata bahari.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim saat menerima Audiensi Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Lampung Margareth, di Ruang Kerjanya, Rabu sore (24/6/2020) .

Wagub Nunik menjelaskan Pemprov Lampung menyambut baik Jasa Raharja yang selama merupakan mitra Pemerintah di bidang angkutan darat, udara dan laut, untuk mengembangkan inovasi dengan mengcover asuransi di bidang pariwisata bahari seperti di Tegal Mas, Pahawang, dan Kiluan.

“Termasuk bagaimana meng-cover asuransi untuk para nelayan, sehingga ketika terjadi kecelakaan dan sebagian hal yang tidak diinginkan lainnya, dipastikan korban dapat tercover asuransi,” ujar Wagub.

Wagub Nunik menilai dengan tercover asuransi para wisatawan merasa lebih terjamin dalam mengunjungi seluruh destinasi wisata yang ada Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Lampung Margareth mendukung penuh Pemprov Lampung terkait perlindungan pengunjung wisata bahari di Provinisi Lampung.

“Kita lihat di Lampung banyak penumpang kapal penyebrangan yang menuju destinasi wisata belum tercover oleh Asuransi. Untuk itu kita dari Jasa Raharja meminta dukungan Wagub Nunik untuk melakukan edukasi bersama kepada masyarakat ataupun pemilik usaha,” ujarnya. (Red)

Polres Tanggamus Bagikan beras 10 ton Kepada warga Yang kurang Mampu Yang Terdampak Covid19

Mediarepublika.com

Tanggamus – Jelang Hari Bhayangkara ke-74 Polres Tanggamus kembali gelar penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada warga masyarakat kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Bansos berupa 10 ton beras ukuran 10 kilogram yang akan dibagikan kepada 1000 orang penerima di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Kapolres AKBP Oni Prasetya, SIK mengungkapkan, penyaluran melibatkan seluruh personel Polres Tanggamus dan Polsek Jajaran.

“Pembagian beras kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, mulai hari ini dan dijadwalkan selesai tanggal 26 Juni 2020,” ungkap AKBP Oni Prasetya, Selasa (23/6/20).

Menurut Kapolres, selain beras 10 ton tersebut, pihaknya juga menerima bantuan 250 paket bahan pokok dari Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus.

Dikatakannya, Paket sembako disalurkan secara langsung kepada yang membutuhkan melalui peran Bhabinkamtibmas masing–masing Polsek, personel Polres bekerjasama dengan unsur TNI yaitu personil Bhabinsa.

“Pembagiannya secara door to door kerumah warga penerima dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan penerapan physical distancing untuk mencegah penyebaran penularan Covid-19,” kata AKBP Oni Prasetya.

Kapolres menegaskan, demi terciptanya kelancaran dalam penyaluran sembako tersebut, sebelum pemberian langsung terlebih dahulu pihaknya mendata masyarakat yang layak mendapat bantuan bansos yang khususnya warga kurang mampu dan yang terdampak Covid-19.

“Prioritas utama penyaluran bansos seperti buruh harian, fakir miskin, anak yatim, disabilitas, tukang ojek dan warga masyarakat yang tekena PHK dalam masa pandemi Covid-19,” tegasnya.

Atas penyaluran Bansos sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga masyarakat ditengah masa pandemi Covid-19 saat ini diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara ya]terdampak pademi Covid-19,” pungkasnya. (*/Gunawan)(Red)

Camat kota agung barat dan anggota dewan kab.tanggamus angkat bicara terakait perempuan penyandang disabilitas

Mediarepublika.com

Tanggamus – Cerita miris seorang perempuan penyandang disabilitas. Yang tinggal sebatang kara di gubuk milik orang lain, membuat prihatin berbagai pihak.

Camat Kotaagung Barat, Erlan Saputra, sangat prihatin atas kejadian yang dialami saudari Suprihatin, warga Pekon Tanjungagung tersebut. Tidak cuma itu, dia sudah menghubungi Penjabat Kepala Pekon setempat, guna mengkonfirmasi kebenarannya, ia juga mengatakan belum ada laporan dari pihak pekon sebelumnya.

Menurutnya, dia sudah melaporkan ke Pemkab Tanggamus, mereka akan bersama tim dari Kabupaten, mengunjungi saudari Suprihatin dan keluarganya, jelanya kepada media lstv Selasa (23/6)

“Saya mohon maaf atas keterlambatan perhatian dari pemerintah, pihak kecamatan akan mengupayakan agar dia mendapat perhatian sebagai penyandang disabilitas, semoga ini menjadi solusi demi kebaikannya, harapnya.

Terpisah, angota komisi 1 DPRD Tanggamus, Marini Sari Utami, mengatakan, sebagai wanita ia merasa sedih dan sangat prihatin, dengan apa yang dialami saudara Suprihatin, dalam kondisinya yang kekurang secara fisik, kok masih ada orang yang memanfaatkan kelemahanya, sampai dia melahirkan dua orang anak.

Politisi cantik, asal Fraksi PKS itu mengatakan, supaya ada titik terang siapa bapak dari kedua anaknya tersebut, juga berharap agar ia tidak lagi tingal sendirian digubuk tersebut, dan bisa kembali tingal bersama kakak kandungnya, demikian harapnya.

Senada dengan koleganya, Kurnain, Wakil ketua II DPRD Tanggamus, asal Fraksi Partai Nasdem. Dia berharap, semoga ada titik terang siapa bapak dari kedua anaknya tersebut, dan ada solusi agar ia mau kembali tingal bersama kakak kandungnya, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan.

Menurutnya, sudah selayaknya Pemerintah Pekon, maupun Pemerintah Daerah, memperhatikan persoalan ini. Keluarga seperti ini yang layak mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos) kedepan semua elemen masyarakat, saling peduli dengan persoalan dilingkungan sekitar, agar tidak ada lagi warga yang terkesan terabaikan, dan tidak ada lagi kejadian serupa, katanya. (Red).

Keberadaan Laboratorium Uji Covid-19 dari BBPOM dan Pengembangan Inovasi Daerah Perkuat Kesiapan Hadapi New Norma

Mediarepublika.com, BANDARLAMPUNG —– Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan dalam menangani Covid-19 dan kesiapan menghadapi New Normal, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendapat dukungan

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung dengan dibukanya Laboratorium Uji Covid-19.
Selain itu, dalam menghadapi kesiapan New Normal, Gubernur juga berhasil mengembangkan inovasi dengan meraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah.
Diharapkan dengan upaya ini kesiapan menghadapi New Normal dapat dikelola dengan lebih baik.

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal saat meninjau Laboratorium Pengujian Covid-19 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, di Laboratorium Kantor BBPOM Pahoman, Senin (22/6/2020).

“Mudah mudahan ke depan kita semakin baik. Alhamdulillah kesiapan new normal, kita sudah mengembangkan inovasi dan hari ini pak Gubernur Arinal meraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah Tatanan New Normal yaitu Juara 1 di sektor Rumah Makan l, Juara 2 di sektor Pasar Modern dan Juara 3 di sektor Pasar Tradisional,” kata Fahrizal.

Fahrizal mengatakan meskipun Provinsi Lampung diapit oleh zona merah dan zona hitam kasus Covid-19 namun Lampung merupakan Provinsi kedua terendah secara Nasional yang terjangkit Corona.

“Alhamdulillah dengan jumlah Penduduk yang hampir 10 juta jiwa, Lampung berada di peringkat kedua terendah dari 34 Provinsi dalam kasus Positif-Covid 19 di Indonesia. Denga rasio 1.58 per 100 penduduk. Ini merupakah hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Pemprov Lampung dalam berjuang memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sekda Provinsi Lampung ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada BBPOM yang telah memberikan dukungan kepada Pemda dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Sekdaprov berharap dengan dukungan infrastruktur laboratorium ini bersama Dinas Kesehatan, Provinsi Lampung dapat mengelola New Normal dengan lebih baik.

“Dengan adanya lab dari BBPOM ini sangat membantu Pemprov dalam menghadapi Covid-19. Karena new normal ini bukan pilihan namun mau tak mau kita harus memasuki era itu. Masyarakat tidak mungkin terus menerus lockdown dan diam di rumah . Aktivitas kita harus terus menerus jalan , namun kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sekdaprov.

Pemprov Lampung juga terus memperkuat Dinas Kesehatan melakukan survei untuk mendeteksi kondisi tertular meningkat, stagnan, atau sudah menurun.

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi semua informasi yang disampaikan Pemprov kepada masyarakat harus berbasis data dan ilmiah.

Menurut Fahrizal, peninjauan tersebut untuk memastikan kelayakan tenaga penguji, infrastruktur dan peralatan uji di antaranya Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang menjadi peralatan utama.

“Untuk melakukan peninjauan, seluruh orang yang memasuki Laboraturium Uji Covid-19 diwajibkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk menjaga kesterilan ruang lab,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Kepala BBPOM Bandar Lampung Susan Gracia Arpan menyampaikan kesiapan Laboratorium Balai Besar POM di Bandar Lampung dalam menguji virus Covid-19.

Menurut Susan Gracia, Laboratorium sudah dilengkapi dengan real time-PCR dan Biosafety Cabinet level 3, sebagai standard laboratorium untuk uji virus dan telah dilakukannya validasi oleh Tim dari P3OMN Badan POM Pusat.

“Laboratorium BBPOM saat ini siap running dan berkontribusi aktif dalam memerangi virus covid-19. Kami didukung 26 personil, termasuk tenaga penguji, tim supervisor, pembina dan penanggung jawab, serta tim pendudukung, saat ini kapasitas uji 50 – 100 sampel perhari dengan kecepatan uji 2 sampai 5 jam” ujarnya.

Susan menambahkan dengan PCR realtime swab sansure yang mampu menguji hingga 100 sampel ini bisa memperluas cakupan tes hingga mampu membantu Pemerintah Daerah khususnya Bandar Lampung agar cepat keluar dari krisis pandemi Covid-19 ini.

“Untuk itu kami meminta arahan arahan dari pak Sekda yang mewakili Gubernur. Juga arahan bu Reihana sebagai kepala Kepala Dinas Kesehatan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, menyambut baik kesiapan Laboratorium BBPOM di Bandar Lampung untuk menguji Covid-19.

“Hasil uji lab Covid BPOM segera akan menjadi bagian data nasional setelah terdaftar di all record password,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu 20 Juni 2020 lalu, sudah dilakukan pengujian Covid untuk 26 karyawan BBPOM Lampung, dengan hasil semuanya negatif Covid-19. Sedangkan pada hari Senin 22 Juni 2020, dilakukan swab test terhadap 53 karyawan. (Red)

KNPI Pertegas Komitmen Kebhinekaan

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com – Dalam rangka mempererat rasa persaudaraan antar sesama anak bangsa, DPD KNPI Kota Bandarlampung menyambangi Komunitas Pemuda dan mahasiswa Papua yang berada di kota Bandarlampung.

Menurut Iqbal Ardiansyah, ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung itu mengatakan, agenda kunjungan kepada kawan-kawan Papua di kota Bandarlampung ini dalam rangka mempertegas komutmen kebhinekaan di bangsa ini, terutama di Provinsi Lampung agar tidak hanya berbentuk harapan. Senin(22/6)

“Tidak ada maksud lain, hal ini kami lakukan guna memelihara nilai-nilai kemanusiaan dan kebhinekaan antar sesama anak bangsa, mereka juga bagian dari kita, kita bersaudara, bertumpah darah satu, tanah air Indonesia,” Kata Bung Iqbal saat mengunjungi asrama komunitas Papua yang berada di Teluk Betung Selatan.

Sementara itu, Yunus perwakilan pemuda mahasiswa Papua itu menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan pemuda KNPI Kota Bandarlampung, kami merasa nyaman tinggal di bandarlampung, apalagi ditambah hadirnya KNPI kota hari ini kami merasa terharu dan bangga.

“Terimakasih atas kunjungannya, semoga buah tangan yang di bawa oleh KNPI bermanfaat, kami juga tidak merasa asing disini, kami senang dan bangga tinggal di bandar lampung, jaya selalu KNPI,” Kata Yunus.

Selain itu, Bung Iqbal juga menegaskan, ia memiliki sebuah misi dimana hadirnya KNPI kedepan ia ingin KNPI menjadi wadah pemersatu.

“KNPI terbuka untuk siapa saja, saya sangat ingin KNPI hadir sebagai pemersatu anak bangsa, bhineka tunggal Ika, kita satu atas nama Indonesia, perbedaan beragam suku, bangsa dan agama, itu keindahan bukan penghalang dan jadi perdebatan,” Tegasnya.(Red)