Rapat Evaluasi Kinerja P2TP2A Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Pemprov Siap Bersinergi Lindungi Perempuan dan Anak

mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung siap bersinergi dan mendukung perlindungan perempuan dan anak di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Rapat Evaluasi Kinerja Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung (virtual meeting), di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Jum’at (10/7/2020).

Pada kesempatan itu, Wagub meminta jajaran Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten/Kota memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Rapat evaluasi ini dihadiri Kadis PPPA Provinsi Lampung Theresia Sormin dan diikuti oleh Dinas PPPA Provinsi Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung serta P2TP2A kabupaten/Kota secara virtual.
Dalam rapat tersebut dibahas situasi perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten/Kota, Laporan kasus, dan sinergitas Dinas PPPA dan P2TP2A Kabupaten/Kota.

Dalam arahannya, Wagub Nunik menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki banyak pekerjaan rumah terkait perlindungan perempuan dan anak. Di masa pandemi ini, angka kekerasan pada perempuan dan anak masih terus bertambah.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita, bagaimana memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” jelas Wagub Nunik.
Ia menambahkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak itu terjadi datangnya dari orang-orang terdekat, dimana pelaku tak jauh dari korban.

Secara umum, lanjut Wagub Nunik, kebijakan Gubernur Arinal Djunaidi menempatkan perlindungan perempuan dan anak sebagai salah satu dari 33 janji kerja merupakan komitmen nyata dalam upaya memberikan perlindungan perempuan dan anak.

Untuk itu, Wagub Nunik meminta seluruh jajaran Kabupaten/Kota dapat bersinergi dalam memastikan perlindungan perempuan dan anak.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak ini harus kita pastikan. Dan Pemerintah Provinsi Lampung siap bersinergi dan mendukung terkait upaya perlindungan perempuan dan anak” jelasnya. (Red)

Delapan Orang Diamankan Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung

mediarepublika.com – Ditresnarkoba Polda Lampung melalui Subdit I Ditresnarkoba berhasil mengamankan 8(Delapan )orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dan extacy, Jumat (10/07)

Kedelapan terduga pelaku diamankan dengan waktu yang berbeda yakni pada tanggal 5 Juli 2020 diamankan terduka pelaku DS, IB dan AS, pada tanggal 6 Juli 2020 diamankan terduga pelaku MF, IG, IS, SY dan IR.

Dari tangan terduga pelaku DS yang dilakukan penangkapan di Ds. Tanjung Waras Dsn. Merak Batin Kec. Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti narkotika sebanyak 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extacy.

Pengembangan dilakukan dan kembali diamankan terduga pelaku IB dan AF dipinggir Pom Bensin Sri Mulyo Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram.

Pada tanggal 6 Juli 2020 dari keterangan terduga pelaku IB tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku MF dan IG di rumah yang beralamat di Komplek Bunga Mustika B8 Sinar Jati Kel. Hajimena Kec. Natar Kab. Lampung Selatan, dan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram milik MF dan 1 paket sabu dengan berat 0,2 gran seta 1 buah bong milik IG, yang berdasarkan keterangan didapatkan dari terduga pelaku IB.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap IB didapati bahwa ada barang bukti narkotika yang disimpan di Dsn. Serba Jadi Ds. Pemanggilan Kec. Natar Kab. Selatan, pada saat dilakukan penggeledahan di rumah tersebut didapati 3 terduga pelaku lainnya yaitu IS, SY dan IR, serta diamankan barang bukti narkotika sebanyak 6 paket sabu dengan berat 600 gram, 6 paket sabu dengan berat 300 gram, 4 paket sabu dengan berat 40 gram, 3 paket sabu dengan berat 15 gram, 7 bungkus plastik berisi pil extacy warna cream logo singokong dengan jumlah keseluruhan sebanyak 7000(tujuh ribu )butir, 1 bungkus plastik berisi pil extacy warna hijau logo hulk dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1000(seribu )butir, 20 (dua puluh) butir pecahan pil extacy, 1 unit timbangan digital, 1 bungkus plastik ukuran 1/4, 1 bungkus plastik klip ukuran besar dan 1 bungkus plastik ukuran sedang.

Total barang bukti yang diamankan adalah sabu seberat 955 (sembilan ratus limapuluh lima ) gram dan pil extacy sebanyak 8400 (Delapan ribu empat ratus) butir dengan rincian:
a. 6 (enam) paket besar sabu dengan berat 600 gram
b. 6 (enam) paket sedang sabu dengan berat 300 gram
c. 4 (empat) paket sedang sabu dengan berat 40 gram
d. 2 (dua) paket sedang sabu dengan berat 10 gram
e. 7 (tujuh) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna cream logo sungokong jumlan keseluruhan 7000(tujuh ribu ) butir
f. 1 (satu) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna hijau logo Hulk jumlah keseluruhan 1000 (seribu) butir
g. 20 (dua puluh) butir pecahan pil extasy
h. 1 (satu) unit timbangan digital
i. 1 (satu) bungkus plastik ukuran 1/4
j. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran besar
k. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran sedang
L. 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extasy
Dengan Total Hampir 3,5M (Tiga setengah Milyar Rupiah) dengan di amankannya barang bukti ini dapat menyelamatkan 10 (sepuluh) Ribu jiwa manusia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kedelapan terduga pelaku didapati 4 terduga pelaku dengan pemeriksaan urine positif dan Kepemilikan barang bukti ditetapkan sebagai tersangka yakni tersangka an. DS, IB, MF, IG.

Terhadap 4 orang lainnya yakni an: AS , IS, SY, dan IR hasil Dari pemeriksaan tidak terkait dengan tindak pidana narkotika, di lakukan Pembinaan .

Akibat perbuatannya, ke empat tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 112 Ayat (20) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup.(Red)

Ibu Nyimas Mendaftar Calon formatur DPW PAN Lampung untuk keterwakilan perempuan

mediarepublika.com

Pelaksanaan MUSWIL V PAN Lampung salah satu agendanya adalah pemilihan ketua DPW PAN Lampung akan segera dgelar pada hari Selasa, 21 Juli 2020 pukul 08.00 s.d. selesai bertempat di ballroom Swiss bell hotel, pendaftaran untuk calon ketua DPW PAN Lampung telah dibuka dari tanggal 7 Juli – 14 Juli 2020.

Pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2020 ibu Hj Nyimas Putri Agus, SE.,MM. mengambil formulir formatur DPW PAN Lampung, orang pertama perempuan yang mengambil formulir untuk mendaftar sebagai formatur DPW PAN Lampung, Adapun beberapa perwakilan beberapa DPC yang mengantarkan pengambilan dukungan formatur DPW PAN Lampung terhadap Bu Hj Nyimas Putri Agus, S.E., M.M. diantaranya ketua DPC PAN Labuhan Ratu, Ketua DPC PAN Kedaton, Ketua DPC PAN Sukabumi, Ketua DPC PAN Tanjung Karang Pusat, Ketua DPC PAN Teluk Betung Barat, dsb.

Dengan adanya keterwakilan perempuan disaat perhelatan Muswil Lampung diharapkan suara perempuan dapat naik untuk PAN mendatang kemudian perempuan merupakan emansipasi wanita dan dapat maju serta memberikan kontribusi untuk membesarkan suara PAN di Lampung.

Ibu Nyimas mendapatkan dukungan dari pengurus PAN untuk mendaftar calon formatur DPW PAN Lampung yaitu ketua ketua DPC dan suara wanita untuk ikut mendukung beliau.

Wanita berdarah Palembang yang ramah memiliki nama Ibu Nyimas telah berpengalaman dalam kancah perpolitikan pernah ikut bertarung di Dapil 1 Lampung DPR RI dari partai PAN, bendahara DPP PAN serta sejak tahun 2002 beliau berpolitik.

Ibu Nyimas bukanlah wajah baru dalam berpolitik beliau mengambil formulir dan mendaftar sebagai calon formatur sebagai keterwaikilan perempuan karna perempuan selama ini terkucilkan padahal suara perempuan sangat potensi dan besar dalam setiap perhelatan membesarkan partai.

(Red)

Manfaatkan Aset Pemda, Nanang Bakal Sulap Eks Hotel 56 Jadi Pusat Pelayanan Publik

mediarepubloka.com

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Masih adanya beberapa aset daerah yang terbengkalai menjadi atensi Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Salah satunya Gedung eks Hotel 56 (KTC) yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Kalianda.

Nanang mengungkapkan keinginannya untuk mengoptimalkan aset-aset terbengkalai supaya dapat difungsikan agar lebih produktif. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Ha tersebut diutarakan Nanang saat melakukan peninjauan Gedung eks Hotel 56 bersama Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada Kamis siang (9/7/2020).

Menurut orang nomor satu di bumi Khagom Mufakat ini, di lokasi tersebut akan dijadikan sebagai pusat pelayanan publik. Seperti pelayanan kependudukan dan catatan sipil, perizinan terpadu, perlindungan perempuan dan anak, kesehatan, tenaga kerja hingga pajak.

Selain itu, pihaknya juga bakal menggandeng instansi lainnya seperti, pelayanan SIM, pelayanan pertanahan, pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan Samsat, pelayanan Imigrasi serta pihak Bank lainnya.

Nanang menilai, sejumlah pelayanan publik yang ada selama ini dirasa kurang maksimal. Selain sempit, keberadaan kantor yang berhubungan dengan pelayanan lokasinya berjauhan.

“Seperti Disdukcapil, Perizinan dan Samsat tempatnya sangat sempit. Disini lokasinya sangat strategis. Bangunan sudah ada lahan parkir luas, tinggal kita renovasi saja. Sehingga masyarakat bisa mudah mendapatkan semua pelayanan,” ujar Nanang disela-sela peninjauan.

Tak hanya itu, guna memberi kenyamanan kepada masyarakat, pihaknya juga bakal menyiapkan kios-kios serta sarana permainan anak-anak yang ramah lingkungan.

Insya Allah, jika terealisasi masyarakat akan dengan mudah mendapatkan pelayanan publik. Karena semua terpusat disini. Jadi bangunan ini benar-banar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Diketahui, sejak awal dibangun, gedung eks Hotel 56 rencananya akan dibuat sebagai pusat perbelanjaan modern (pasar modern) pada tahun 2005 silam. Namun hal itu tidak terealisasi hingga bangunan tersebut terbengkalai selama beberapa tahun.

Kemudian, sekitar tahun 2011, Pemkab Lampung Selatan melakukan perjanjian kontrak dengan pihak pengembang untuk dijadikan sebagai Hotel 56 Kalianda. Sayangnya, bisnis dibidang pariwisata itu juga tak berjalan optimal. Lagi-lagi bangunan itu terbengkalai.

Tak ingin menjadi bangunan kosong, pasca bencana tsunami 2018 lalu, Pemkab Lampung Selatan kemudian memanfaatkan bangunan itu sebagai hunian sementara bagi korban tsunami yang rumahnya hancur disapu tsunami.

Seperti diketahui, sejumlah aset tidur milik pemerintah daerah yang terbengkalai, dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda.

Berkat sentuhan tangan dingin Nanang Ermanto, lokasi yang dulu terbengkali, kini difungsikan untuk memberdayakan para pedagang kecil seperti UMKM. Selain menjadi pusat olahraga, GWH juga kini menjadi spot berkumpul baru bagi masyarakat Kalianda dan sekitarnya.

Selain itu ada juga lahan tidur yang berada di samping rumah dinas Bupati Lampung Selatan. Dilokasi ini diproyeksi sebagai kebun edukatif bagi masyarakat dan pelajar.

Kemudian ada juga lahan yang berada di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda. Di lahan seluas 6 Hektar yang berada di belakang Stadion Jati Kalianda ini, akan dikembangkan menjadi kebun pembenihan (Nursery) tanaman perkebunan. (Red)

Danrem 043/Gatam Bersama Kapolda Lampung Ikuti Vicon Kelurahan Panaragan Jaya Kabupaten Tulang Bawang Barat

mediarepublika.com

Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S. M.I.Kom, kamis (09/07/2020) pukul 09.00 Wib melaksanakan kunjungan  kerja bersama Kapolda Lampung Irjen Pol Drs.Purwadi Arianto,.M.Si, untuk mengikuti  Vicon bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis di Brugo Cotage Kelurahan Panaragan Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat Provinsi Lampung.

Vicon bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis yang dilaksanakan secara terpusat di Ketapang Urban Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dengan Tema ”  MASYARAKAT PRODUKTIF WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN “.

Turut hadir dan mengikuti Vicon bersama Bupati Tuba Barat Hi.Umar Ahmad.SP, Dandim 0412/LU Letkol INF Krisna Pribudi, Danlanud M. Bunyamin diwakili oleh Kasisops Kapten POM Adi Firmandadi, Jajaran Pejabat Utama Polda Lampung, Pabung Kodim 0412/LU Mayor INF A.Sunarya, Danramil 412-01/TBT dan 412-05/TBU, Kapten Arh Edi Subarya, Kapten INF Heri Purnomo, Para Ka.SKPD Pemkab Tuba Barat, Para Camat Se-Kab.Tuba Barat, Kepala Desa Pulung Kencana Hendrawan.SH, dan Tokoh Adat Megow Pak Tuba Barat (Ketua Pokdar Kamtibmas TBB) Hi.Herman Artha.S.I.kom.(Red)

Pemkab Lampung Selatan Tandatangani Addendum Dana Hibah ke KPU dan Bawaslu, KPU Dapat Tambahan Rp.2 Miliar

mediarepublika.com

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menandatangani Addendum Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dana hibah pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020.

Penandatanganan Addendum NPHD yang dilakukan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Ketua KPU, Ansurasta Razak dan Ketua Bawaslu, Hendra Fauzi, berlangsung di ruang video conference, rumah dinas bupati setempat, pada Kamis pagi (9/8/2020).

Turut hadir menyaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta Kepala Kesbangpol Thomas Amrico, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Intji Indriati, Kepala Bagian Hukum dan sejumlah pejabat Pemkab setempat.

NPHD dana hibah tersebut merupakan dana hibah perubahan atau addendum akibat pandemi virus korona atau COVID-19.

Akibat pandemi COVID-19 tahapan dan pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 sempat tertunda. Namun setelah ada keputusan maka pelaksanaan Pilkada Serentak akan dilakukan pada 9 Desember 2020 mendatang.

“Semoga dana ini bisa digunakan dan bermanfaat dalam mendukung pelaksanaan Pilkada nanti. Dan mudah-mudahan Pilkada di Lampung Selatan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” ujar Nanang Ermanto disela-sela penandatanganan NPHD itu.

Kepala BPKAD, Intji Indriati menambahkan, dana hibah yang diserahkan ke KPU sebesar Rp.38,3 miliar. Dan setelah addendum NPHD sebesar Rp.40,3 miliar. Penyerahan dana tersebut terbagi menjadi dua tahap.

“Awalnya sebesar Rp.38.300.000.000. Dapat tambahan Rp.2 Miliar. Tahap pertama telah terealisasi sebesar Rp.15.320.000.000. Dan hari ini (tahap kedua) sudah direalisasikan sebesar Rp.24.980.000.000,” ungkap Intji.

Sedangkan NPHD dana hibah yang diserahkan ke Bawaslu Lampung Selatan sebesar Rp.18.500.000.000.

“Mereka (Bawaslu) gak ada penambahan anggaran. Pada tahap pertama telah terealisasi sebesar Rp.7.400.000.000. Dan hari ini kita realisasikan sebesar Rp.11.100.000.000,” beber Intji.

Menurut Intji, realisasi dana tahapan pelaksanaan Pilkada untuk kedua lembaga itu telah dilakukan sesuai ketentuan.

“Lima bulan sebelum pelaksanan Pilkada harus dicairkan. Jika dihitung 9 Desember mendatang, hari ini 9 Juli batas terakhir pencairannya. Dan semua sudah kita realisasikan kepada KPU dan Bawaslu. Totalnya Rp.36.080.000.000,” tandasnya.

Sementara, Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak mengaku optimis untuk melaksanakan Pilkada pada 2020. Itu setelah adanya bantuan tambahan dana baik yang bersumber dari APBN maupun APBD.

“Ya kita optimis 9 Desember 2020 tidak mundur lagi. Karena memang (dana) sudah terbantu. Mudah-mudah tidak ada hambatan dalam pelaksanaan Pilkada di Lampung Selatan,” kata Ketua KPU.

Selain itu ia menegaskan, dalam tahapan Pilkada 2020 di masa COVID-19, tidak ada rapat umum atau kampanye terbuka yang sifatnya melakukan pengumpulan massa.

“Yang mengumpulkan massa banyak itu tidak ada. Kita laksanakan sesuai protokol COVID-19. Karena jika rapat umum, dikhawatirkan berpotensi terjadi penyebaran COVID-19,” tuturnya.

Sedangkan, terkait perubahan perjanjian NPHD tersebut, Ketua Bawaslu Lampung Selatan, Hendra Fauzi menyebut, pihaknya tidak meminta tambahan anggaran. Meskipun tahapan Pilkada dilaksanakan ditengah pandemi COVID-19.

“Hanya melakukan perubahan rincian saja. Kita sesuaikan dengan kebutuhan terkait COVID-19 ini. Diluar itu ya proses tetap berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Pada kesempatan itu, dia mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bersikap netral dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020 di Lampung Selatan.

“Saya minta ASN bisa lebih netral. Menjaga sikapnya untuk tidak berpihak. Dan kepada masyarakat kami juga minta terus membantu, melaporkan jika terjadi pelanggaran,” pungkasnya. (Red)

Dana Hibah NKHD Tak Kunjung Sampai KPU Bandar Lampung Layangkan Surat Permohonan Pencarian

Bandar Lampung,- mediarepublika.com –
Jelang Pemilihan Walikota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung layangkan surat permohonan pencairan dana hibah APBD.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (09/07/2020), bahwa melalui nomor surat 404 TU.01.1-SD/1871/KPU-Kot/VII/2020, telah dikirimkan surat ke pemerintah daerah Kota Bandar Lampung, Senin 07 Juli 2020.

Menurutnya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Yang Bersumber dari Anggaran pendapatan Dan Belanja Daerah pada pasal 16 ayat (4).

“Yaitu : a Tahap kesatu paling sedikit 40% (empat puluh persen) dari nilai NPHD dan dicairkan paling lama 14 (empat belas) hari kerja terhitung setelah penandatangan NPHD sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (3), dan b. Tahap kedua paling sedikit 60% (enam puluh persen) dari nilai NPHD dan dicairkan paling lama 5 (lima) bulan sebelum hari pemungutan suara,” kata Dedy.

Lanjut, pihaknya mengatakan bahwa dari 39.000.000.000 baru dikirim 30% sehingga KPU Bandar Lampung melakukan permohonan pencairan dana hibah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Tahun 2020 sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah ditandatangani.

“Pengajuan pencairan dana tersebut sebesar Rp.28.000.000.000,- (Dua Puluh Delapan Milyar Rupiah) untuk pelaksanaan Kegiatan Tahapan selanjutnya,” jelasnya.

Selain itu, dia juga mengatakan dari jumlah PPDB 1700 orang saja itu harus dibayarkan karena itu masa kerjanya 15 Juli sampai 13 Agustus dan akan melakukan Rapid Test kepada PPDB Kota Bandar Lampung.

“Sekarang kita lagi persiapan untuk Rapid Test 1700 PPDB, dan akan kita laksanakan pada tanggal 11 dan tanggal 13 jika dalam Rapid Test ada PPDP kita yang reaktif maka akan langsung kita ganti,” tedasnya. (Red)

IKE EDWIN BACALON WALIKOTA BANDAR LAMPUNG IDOLA EMAK-EMAK

mediarepublika.com

Bandar Lampung – Cool alias keren, Itulah sosok Ike Edwin. Keren karena sikapnya yang humble atau rendah hati, tak pernah menyakiti atau memperlakukan orang karena perbedaan, status sosial. Dan dirinya tak enggan pula berbaur bersama masyarakat. Kendatipun ia, seorang jenderal polisi bintang dua dan trah bangsawan sebagai Perdana Menteri Kerajaan Adat Lampung Paksi Pak Skala Beghak.

Smart atau Cerdas. Betapa tidak, mantan Kapolda Lampung 2016 sebagaimana ujar mantan Walikota Jakarta Pusat Silviana Murni sewaktu Dang Ike menjabat Kapolres setempat “Kagak Ada Matinye” Alias seseorang yang selalu penuh dengan ide-ide cemerlang dan inovatif.
Buktinya. lihat saja gagasan-gagasan fonemenalnya antara lain tentang kantor di dalam tenda sewaktu memimpin Mapolda Lampung.

Begitu pula prestasi Dang Ike sebagai abdi polisi sudah tak terbilang jumlahnya. Banyak prestasi cemerlang yang ditorehkannya hingga masa jabatannya terakhir sebagai Sahlisospol Kapolri. Salah satunya meraih predikat Kapolda Fenomenal Se Indonesia sewaktu menjabat Kapolda Lampung karena profesionalismenya menjaga keamanan di Provinsi Lampung.

Jadi sungguh rasional dan tepat sekali jika para emak-emak Bandar Lampung kini tampak mengidolakan Dang Ike sebagai Walikota Bandar Lampung bersama Wakil Walikotanyal dr Zam. tampak jelas terlihat saat Ike Edwin silahturahim keluar masuk kelurahan-kelurahan se-Bandar Lampung.

Banyak emak-emak setempat bersemangat menyatakan dukungan dengan tentu saja harus berswafoto bersama.yang terkadang membuat diri Dang Ike kewalahan, bahkan ada yang sempat mencium wangi bajunya. Namun Dang Ike hanya tersenyum khas dan tetap ramah menghadapi emak-emak.

Alasan mereka sederhana mengidolakan Dang Ike, lantaran mereka rindu akan pemimpin yang tak enggan berbaur bersama rakyatnya supaya tahu bagaimana problematika dihadapi rakyatnya agar dapat segera cepat memberi solusi.

Dan alasan itu tentu tak saja tak dibuat-buat sebab bagaimanapun emak atau ibu, adalah sumber budaya bagi keluarganya begitu juga untuk masyarakatnya.

Budaya dalam hal ini, tentu juga dalam hal berbudaya politik. Mengapa begitu? Sederhananya begini, dalam kesehariannya, emak2 bersentuhan langsung dengan kebutuhan rumah tangganya. Maksudnya emak2 harus mengatur bagaimana caranya uang nafkah suaminya bisa cukup bagi kebutuhan keluarganya, cukup atau tidak cukup harus cukup. Namun mereka diharuskan selalu tampil cantik, fight dan cerdas untuk menawar barang kebutuhan sesuai bujet.
Sebab itu, para emak adalah juga pengamat politik terbaik, karena bisa memantau langsung naik turunnya harga barang kebutuhan.

Dan naik turunnya harga kebutuhan rumah tangga, adalah tolok ukur, ada atau tidaknya kesenjangan ekonomi yang berhubungan kondisi politik masyarakat.

Sebab itulah mereka butuh dengan pemimpin sebagaimana figur Ike Edwin terlebih adalah seorang lelaki, keren, rendah hati, cerdas dengan tentu saja sudah terbukti prestasinya yang bisa mewakili aspirasi politik mereka. (Red)

Sambut Tagline KNPI Kota Bandar Lampung, Firmansyah-Bustomi Satukan Frekuensi

mediarepublika.com

Bandarlampung – Calon Wali Kota Dr. (Can). Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc, menyambut baik tagline yang dikampanyekan DPD KNPI Kota Bandar Lampung tentang “Selamatkan Pemuda dengan Pilkada Bersih”. Hal itu disampaikan Firmansyah saat menyambangi KNPI Kota Bandar Lampung, Kamis (9/7/2020).

Menurut Firmansyah, tagline tersebut membantu dalam edukasi politik kepada masyarakat. “Kami, dari Tim Bandar Lampung Cerdas Berjamaah siap ikut serta mengkampanyekan edukasi politik kepada masyarakat, yaitu Selamatkan Pemuda dengan Pilkada Bersih,” kata Firmansyah.

Bang Firman, panggilan akrab Firmansyah Alfian, menyambangi Sekretariat KNPI Kota Bandar Lampung didampingi pasangannya Calon Wakil Wali Kota Prof. Dr. Ir. H. RA. Bustomi Rosadi, M.S., dan sejumlah Tim Pemenangan.

“Intinya, Bandar Lampung Cerdas Berjamaah satukan frekwensi dengan KNPI untuk melaksanakan politik bersih,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu.

Bang Firman juga mengatakan, kehadiran pemuda di tengah situasi apapun sangat diperlukan. Apalagi saat ini sedang berlangsung tahapan Pilkada, “Bung Karno (Soekarno) mengatakan ‘Beri aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, beri aku sepuluh pemuda akan kuguncangkan dunia’. Artinya peran para pemuda sangatlah penting,” kata Bang Firman, dalam pertemuan itu.

Dia juga menjelaskan proses Pilkada yang bersih akan melahirkan pemimpin yang akuntabel dan amanah. “Untuk itu, saya dan kita semua mengajak pemuda Bandar Lampung menjadi garda terdepan untuk mewujudkan hal tersebut,” kata Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Lampung itu.

Sementara itu, Iqbal Ardiansyah, Ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung sangat mengapresiasi dan terima kasih atas kehadiran Firmansyah dan Prof Bustomi, apalagi untuk berdialog dengan para pemuda di Sekretariat DPD KNPI Bandar Lampung.

“Terimakasih atas kunjungan bang Firman ke rumah pemuda ini (DPD KNPI). Tentunya kami sebagai pemuda memiliki harapan besar kepada seluruh kontestan Pilkada, terutama soal kinerja. Dan yang paling penting soal edukasi politik kepada masyarakat dan semua elemen,” kata Bung Iqbal–sapa akrab ketua DPD KNPI Kota Bandar Lampung itu.

Selanjutnya, kata Bung Iqbal, DPD KNPI Kota Bandar Lampung membuka pintu selebar-lebarnya, untuk siapa saja yang hendak hadir ke Rumah Pemuda ini (Kantor KNPI) termasuk kontestan Pilkada. Pihaknya siap menjamu dengan hati terbuka guna menjalin silahturahim.

“Yang pasti, kita tetap konsisten mengkampanyekan Pilkada Bersih, dan akan kita pastikan sampai ke tatanan grassroots. Dan DPD KNPI akan melangsungkan pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) sampai ke tingkat kelurahan, guna memaksimalkan kerja konsolidasi dalam upaya merealisasikan tagline tersebut,” kata dia. (Red)

KUR Tani dari BNI Disalurkan, Kementan Siap Penuhi Kebutuhan Gubernur Arinal untuk Wujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan Sumardjo Gatot Irianto siap memenuhi kebutuhan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk mewujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Irjen Kementan Sumardjo Gatot Irianto saat Rapat Evaluasi Program Kementerian Pertanian RI di Provinsi Lampung di Swiss Belhotel, Kamis (9/7/2020) malam.

“Apa aja yang diminta kita penuhi, beliau (Gubernur,red) minta sekarang kita kasih kemarin. Pokoknya yang diminta Lampung kita penuhi,” ujar Sumardjo.

Dukungan ini juga dibuktikan dengan dilakukannya penandatanganan kerjasama penyaluran KUR tani dan penyaluran Kartu Petani Berjaya (KPB) antara BNI dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota terkait.

“Seperti malam ini kita padukan KUR dengan KPB langsung kita saksikan penandatanganannya bersama Kabupaten/Kota,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan demi mewujudkan Lampung sebagai Lokomotif Pertanian Indonesia, dibutuhkan dukungan dari seluruh Kabupaten/Kota.

“Lokomotif itu ada pada kalian semua para Kepala Dinas lingkup pertanian, bagaimana kita bisa membuktikan lokomotif pertanian itu. Lampung tidak ada alasan tidak maju disektor pertanian, tidak ada komoditi di Lampung yang tidak nasional,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal menyebutkan Kabupaten/Kota juga harus ikut turut serta dalam mensukseskan program KPB.

“Karena KPB inilah yang bisa memberikan solusi. Sehingga tidak ada lagi petani ketika dia tanam benihnya tidak ada, tidak ada lagi pupuknya terlambat dan tidak ada lagi produksinya bagus tetapi harganya rendah,” katanya. (Red)