Jajaki Kerjasama, Direktur Pascasarjana Unila Tatap Muka Dengan Bupati Lampung Selatan

mediarepublika.com

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Dalam rangka menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, jajaran Pascasarjana Universitas Lampung (Unila) melakukan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Rabu pagi (8/7/2020).

Rombongan Unila dipimpin langsung Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., didampingi para Wakil Direktur dan sejumlah Ketua Program Studi S2. Pertemuan itu pun berlangsung di rumah dinas Bupati Lampung Selatan.

Sedangkan, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

Direktur Pascasarjana Unila, Wan Abbas Zakaria menuturkan, kunjungan itu dalam rangka menjalin kerjasama dalam hal pendidikan dan pengajaran serta penelitian dan pengabidian kepada masyarakat.

“Kita upayakan sumber daya yang ada di Unila untuk bisa membantu pemerintah dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan untuk melakukan percepatan-percepatan pembangunan. Terutama pasca COVID-19,” ujar Wan Abbas ditemui usai acara itu.

Dia menambakan, kunjungan itu juga sekaligus untuk melakukan sosialisasi terkait Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang akan dilaksanakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021.

“Salah satu yang sedang kita jajaki adalah rekruitmen dari pegawai Pemkab Lampung Selatan untuk masuk ke program Pascasarjana S2 dan S3. Kita berharap 2 tahun kedepan yang Magister bisa di wisuda. Lalu 3-4 tahun kedepan yang Doktor juga bisa di wisuda. Jadi kita ambil program yang betul-betul menunjang pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ucapnya.

Selain itu, Guru Besar/Profesor Unila Bidang Keahlian Ekonomi Pertanian ini menyatakan siap mendukung pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan. Dia juga mengapresiasi kinerja dan terobosan yang dilakukan Bupati Lampung Selatan.

“Saya lihat beliau (bupati) sangat kreatif dari sisi manajemen dan leadership-nya. Terutama untuk terus mendorong pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan. Intinya kita siap mendukung dan bekerjasama untuk menyukseskan program-program pembagunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Sementara, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik direktur beserta jajaran Pascasarjana Unila. Ia juga mendukung agar ASN bisa melanjutkan studi Pascasarjana sesuai bidang masing-masing.

“Terima kasih atas kunjungannya. Semoga kedatangan direktur dan jajaran Pascasarjana Unila ini dapat mendorong percepatan peningkatan SDM ASN di Kabupaten Lampung Selatan secara profesional,” kata Nanang.

Usai beraudiensi, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto yang secara bersamaan turut didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Hutamrin, mengajak rombongan Pascasarjana Unila melihat kebun edukatif yang berada di samping rumah dinas bupati setempat.

“Ini lahan tidur kita sulap jadi kebun edukatif. Kita tanam buah-buahan apukat, durian dan tanaman tumpang sari seperti melon dan semangka. Jadi apa yang kurang ini kita minta masukan ke Unila,” tandasnya. (Red)

Gubernur Arinal Djunaidi Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Penerapan New Normal di Provinsi Lampung

mediarepublika.com

Bandar Lampung, — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memimpin langsung Rapat Koordinasi persiapan penerapan New Normal di Provinsi Lampung bertempat di Rumah Kayu Resto pada Rabu pagi. (08/07/2020)

Rapat dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Wakil Gubernur Lampung, Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ketua Posko Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfotik, Kepala Bappeda, serta beberapa OPD terkait dan tamu undangan yang telah ditentukan.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal menyangkut persiapan penerapan New Normal di Provinsi Lampung. Pada kesempatan tersebut juga dipaparkan kondisi terkini penanganan pencegahan dan penanganan covid-19 di Provinsi Lampung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Dalam arahannya Gubernur berharap agar semua jajaran tetap bersiaga penuh dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dalam masa persiapan penerapan New Normal di Provinsi Lampung.

“Seluruh jajaran harus tetap waspada dan tidak boleh lengah walaupun Provinsi Lampung mendapat predikat baik dalam penanganan covid-19 di Indonesia. Penerapan sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan di Provinsi Lampung berupa sanksi sosial dan sanksi tegas agar dapat diterapkan sampai ke tingkat Kabupaten dan Kota,” tegasnya

Lebih lanjut Gubernur berharap agar Protokol kesehatan wajib tetap dijalankan di setiap tempat – tempat keramaian, tempat Ibadah, dan terus gencar memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang penerapan protokol kesehatan di setiap kesempatan.

Gubernur dengan tegas meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Diakhir kegiatan, Gubernur Arinal memberikan Piagam penghargaan kepada perwakilan Unit Reaksi Cepat personil TNI, Polri dan Polisi Pamong Praja yang tergabung dalam Posko Satgas Terpadu Penanganan Covid-19 sebagai wujud apresiasi dan penghargaan Pemerintah Provinsi Lampung kepada petugas yang melaksanakan penanganan Covid-19 dari sejak kegiatan tersebut dilaksanakan (Red)

Nanang Ermanto Sambut Audiensi Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan

Mediarepublika.com

Kalianda, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin menyambut audiensi pengurus Komunitas Jurnalis Harian Lampung Selatan (KJHLS), Selasa (7/7/2020).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati setempat itu, Ketua KJHLS, Ma’i beserta rombongan turut didampingi Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan, M. Sefri Masdian.

Hadir juga Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, dan Plt Asisten Bidang Administrasi Umum yang juga Kepala Pelaksana BPBD sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ketua KJHLS, Ma’i memaparkan sejumlah program kegiatan yang digagas anggota KJHLS yang sehari-hari bertugas meliput kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Diantara program KJHLS itu kata Ma’i, yaitu memberikan edukasi tentang protokol kesehatan kepada pelajar tingkat TK, SD, dan Madrasah. Hal itu menyongsong fase new normal yang akan diterapkan pemerintah.

“Ini bentuk kepedulian jurnalis dalam menghadapi era new normal. Jangan sampai dunia pendidikan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19,” ujar wartawan Radar TV Lampung ini.

Menurut Ma’i, dari beberapa simulasi kegiatan belajar yang dilakukan, masih ada kesalahan yang kerap diabaikan pelajar.

“Contohnya kurang menjaga jarak dan mencuci tangan hanya sekedarnya saja. Ini yang perlu kita sosialisasikan, kita berikan edukasi ke pelajar,” kata Ma’i.

Selain dibidang pendidikan, kegiatan serupa juga akan menyasar dunia pariwisata, ketahanan pangan, keagamaan, serta sektor lainnya yang bersingungan langsung dengan masyarakat.

“Untuk itu kami minta dukungan pemerintah daerah agar dapat bersinergi dengan tim gugus tugas,” tutur Ma’i.

Ma’i menambahkan, KJHLS juga mempunyai program talkshow bertajuk “ngobrol pintar” yang melibatkan sejumlah stakeholder.

“Terutama KPU, kita ingin tahu kesiapan mereka dalam menghadapi Pilkada ditengah pandemi ini. Ada juga dari Bawaslu dan Polres Lampung Selatan,” ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, ada Safari Jurnalis dengan terjun ke desa-desa melakukan sosialisasi bekerja sama dengan Karang Taruna. “Ini sebagai upaya mencegah berita hoax ditengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara, menanggapi hal itu, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan maupun program kerja KJHLS.

Ia juga menyatakan siap mendukung setiap kegiatan KJHLS yang sifatnya positif seperti sosialisasi new normal, ngobrol pintar, safari jurnalis maupun program lainnya.

“Atas nama pemerintah daerah saya sampaikan terima kasih, karena KJHLS sudah membantu memberikan edukasi kepada pelajar dalam menghadapi fase new normal,” ujar Nanang.

Nanang berharap KJHLS dapat berkoordinasi dengan Gugus Tugas Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga program-program KJHLS bisa sejalan dengan pemerintah khususnya dalam menanggulangi COVID-19.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi kerjasama supaya sejalan. Mungkin bisa ikut menyalurkan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat bersama tim gugus tugas,” katanya.

Disamping itu, Nanang juga menyatakan Pemkab Lampung Selatan khususnya dirinya siap dikiritik dengan pemberitaan asal kritikan tersebut membangun.

“Pemerintah tidak anti kritik. Beri masukan-masukan juga kepada kami. Intinya kami terbuka untuk kemajuan Lampung Selatan. Harus ada pemberitaan yang seimbang dan dapat diuji kebenarannya,” tandasnya.(Red)

Gubernur Lampung Luncurkan Program Kartu Pendidik Berjaya Bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB Se-Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri acara Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur, Selasa (7/07).

Acara ini dihadiri juga oleh Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BKD, Kepala BPSDM, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Kapolda Lampung, Jajaran Forkopimda di Provinsi Lampung, Perwakilan Danlanal, Perwakilan Anggota Komisi V dan undangan yang telah ditentukan.

Peluncuran Kartu Pendidik Berjaya dalam rangka mewujudkan 33 Janji Kerja Gubernur serta Wakil Gubernur, yang tercantum dalam Visi pembangunan daerah Lampung yaitu Rakyat Lampung Berjaya serta melalui Misi kedua yaitu mewujudkan Good Governance untuk meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan publik dan misi yang ketiga yaitu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan bahwa untuk menjadi seorang Guru bukanlah hal yang mudah, membutuhkan kesabaran dan niat yang serius untuk terjun ke dalam dunia Pendidikan. Oleh karenanya, Gubernur memberi perhatian lebih untuk kesejahteraan guru melalui beberapa program yakni, sertifikasi, insentif, serta bantuan lain. Kesejahteraan tersebut sangat diharapkan oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil.

“Menjadi Guru bukanlah hal yang mudah, butuh kesabaran serta niat yang kuat untuk serius berkecimpung dalam dunia Pendidikan. Untuk itu, perlu diperhatikan kesejahteraan guru sebagai pendorong semangat bekerja dalam pengabdian di satuan pendidikan. Pemberian Tunjangan Kesejahteraan guru melalui insentif, sertifikasi, atau bantuan lainnya, menjadi hal yang sangat diharapkan, terutama oleh para guru yang belum menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujar Arinal.

Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dana peningkatan kesejahteraan bagi guru honor murni sebanyak 4.849 orang dengan total anggaran Rp 5.943.904.200 (Lima Milyar Sembilan Ratus Empat Puluh Tiga Juta Sembilan Ratus Empat Ribu Dua Ratus Rupiah). Bagi guru penerima dana peningkatan kesejahteraan, mereka akan diberikan Kartu Pendidik Berjaya sebagai tanda telah diterimanya dana peningkatan kesejahteraan untuk tahun 2020.

Gubernur juga sudah mendiskusikan dengan Dinas untuk membuat fungsi lain dari Kartu Pendidik Berjaya tersebut. Fungsi lain yang disebutkan oleh Gubernur diantaranya dapat dipakai pada saat berada di Tol, dapat dipakai untuk berbelanja di Mall dan dapat juga dipakai untuk membayar listrik. Fungsi lain tersebut pun akan ditanggung oleh Guru penerima Kartu Pendidik Berjaya.

“Saya sudah mendiskusikan bersama Dinas agar Kartu Pendidik Berjaya itu dapat difungsikan untuk hal lain, seperti di tol (Kartu tersebut) dapat dipakai, di mal, membayar listrik pun bisa dipakai, tapi kembali lagi ditanggung oleh guru-guru yang menerima,” jelas Arinal. (Red)

Wagub Chusnunia Lepas 1150 Santri dan Santriwati Menuju Pondok Pesantren Lirboyo

Mediarepublika.com

LAMPUNG SELATAN —– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melepas 1150 santri dan santriwati yang akan menuntut ilmu ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Selasa (7/7/2020), dengan melengkapi mereka dengan ribuan masker, handsanitier, vitamin dan air mineral untuk bekal para santri.

Ribuan santri tersebut menaiki 20 Bus, di halaman Masjid Kubah Intan, Kalianda.

Dalam sambutannya Wagub Nunik berpesan kepada para santri dan santriwati untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya agar menjadi insan yang memiliki akhlak, iman dan takwa. Serta bisa menempatkan diri dengan baik di manapun berada.

“Tantangan akan semakin banyak ke depan, untuk itu persiapkan diri kalian dalam menghadapinya. Selain belajar dengan sungguh sungguh, juga tetap menjaga marwah dan martabat keluarga dan Pemprov Lampung karena dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ujarnya.

Lebih lanjut Nunik mengatakan, pesantren merupakan satu satunya kubu pertahanan terakhir umat Islam dari ancaman radikalisme dan komunisme.

“Untuk itu timbalah ilmu sebanyak mungkin dan bawa pulang untuk kebaikan. Karena semakin banyak ilmu yang ditempa akan semakin bernilai dan berguna bagi Provinsi Lampung,” ujar Nunik.

Nunik berharap perjalanan para santri lancar, selamat sampai tujuan serta terhindar dari segala macam wabah penyakit.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengimbau para santri yang akan berangkat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan di fase new normal seperti sekarang.

“Terimakasih kepada Pemprov Lampung, yang sangat memperhatikan pendidikan para generasi muda yang ada. Untuk itu besar harapan kami kepada kalian para santri yang tangguh sebagai generasi penereus bangsa di masa yang akan datang,” ujar Nanang. (Adpim)

Serah Terima Jabatan Kepala OJK Lampung, Pemprov Ajak OJK Bergandengan Tangan Wujudkan Rakyat Lampung Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG ——
Pemerintah Provinsi Lampung mengajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bergandengantangan membangun Lampung dengan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat menghadiri Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Provinsi Lampung dari Indra Krisna kepada Bambang Hermanto di Kantor OJK Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

“Semoga Rakyat Lampung Berjaya bisa kita wujudkan bersama,” ujar Wagub Nunik.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso secara virtual.

Selain Kepala OJK Provinsi Lampung, pelantikan juga dilakukan kepada Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau dan Kepala Departemen di lingkungan OJK.

“Kami segenap keluarga besar di Pemerintah Provinsi Lampung dan juga mewakili Kabupaten/Kota mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Indra Krisna atas pengabdian yang diberikan kepada Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Nunik mengatakan meski Indra Krisna sudah tidak lagi menjabat di OJK Provinsi Lampung, namun diharapkan terus menjalin tali silaturhami.

“Kita tidak terputus silaturahmi meskipun tidak lagi di Provinsi Lampung, Insya Allah selalu menjadi keluarga seterusnya. Semoga ditempat yang baru nanti akan mendapatkan kelancaran dalam bertugas,” katanya.

Nunik juga mengucapkan selamat datang kepada Kepala OJK Provinsi Lampung yang baru Bambang Hermanto.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pelantikan ini merupakan hal yang biasa dilakukan dan merupakan salah satu proses regenerasi.

“Sehingga kita bisa memberikan kesempatan pada generasi muda untuk nantinya siap menjadi pengganti generasi yang lebih senior,” ujar Wimboh.

Wimboh meminta agar pimpinan satuan kerja OJK untuk terus tetap profesional dan menjaga integritas.

“Selamat kepada para pimpinan satuan kerja yang dilantik dan sertijab, selamat mengemban amanah pada posisi jabatan yang baru. Tetap profesional, jaga integritas dalam koridor perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Wimboh mengajak seluruh insan OJK untuk lakukan monitoring mengenai kebijakan apalagi yang bisa dilakukan untuk menangani dampak Covid-19 dan memulihkan ekonomi.

“Insan OJK sehingga bisa mengeluarkan kebijakan yang nantinya akan memberikan kontribusi terbaik untuk ekonomi dan sektor keuangan agar bangkit kembali,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan.(Red)

Bidik Kesejahteran Guru di Provinsi Lampung, Gubernur Arinal Luncurkan Kartu Pendidik Berjaya

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG —— Demi meningkatkan kesejahteran tenaga pendidik, terutama bagi guru honor murni, Gubernur Lampung Arinal Djunajdi meluncurkan Kartu Pendidik Berjaya Penerima Dana Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK dan SLB se-Provinsi Lampung, di Gedung Pusiban lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (7/7/2020).

Peluncuran kartu ini juga menjadi bukti realisasi 6 Janji Kerja dari 33 Janji Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang menjadi Tugas Dinas Pendidikan Kebudayaan Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa saat ini Provinsi Lampung sedang giat giatnya membangun, salah satunya bidang pendidikan.

Kartu Pendidik Berjaya bertujuan sebagai identitas penerima bantuan kesejahteran tenaga pendidik bagi guru honor murni.

“Menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Butuh kesabaran dalam menghadapi anak didik serta niat yang kuat untuk berkecimpung di dalam dunia pendidikan. Bukan hanya itu jasa guru begitu luar bisa ketika anak didiknya menjadi manusaia yang benar dan berprestasi,” ujar Gubernur.

Gubernur minta Kadis Pendidikan Sulpakar serius dalam memperhatikan pemberian dana peningkatan kesejahteraan bagi guru ini.

“Saya berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui berbagai program yang dicanangkan. Dari pemberian insentif beruapa tunjangan profesi, hingga dana BOS yang cukup membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengimbau Dinas Pendidikan fokus pada pemberian tunjangan kesejahteraan guru lewat berbagai program seperti sertifikasi guru, insentif, atau bantuan lainnya, terutama para guru yang belum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Mereka benar- benar harus diperhatikan agar bisa menjalankan tugas mengajar dengan baik. Tunjangan diberikan dalam bentuk uang yang dapat dimanfaatkan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekaligus juga untuk meningkatkan kemampuan profesionalnya,” ujar Arinal.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Sulfakar menyampaikan bahwa dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebesar Rp204.300 per orang per bulan selama 6 bulan yaitu Januari – Juni dengan total anggaran sebesar Rp5.943.904.200.

“Adapun jumlah penerima dana kesejahteraan bagi Guru Honor Murni SMA, SMK, PKLK sebanyak 4.849 orang dengan Guru Honor Murni SMA sebanyak 2.508 orang, Guru Honor Murni SMK sebanyak 2.192 orang dan Guru Honor Murni PKLK sebanyak 149 orang,” ujar Sulpakar.

Pada kesempatan yang sama,
Astri Oktarina, guru honor Bahasa Inggeris SMA N 1 Gedong Tataan mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung yang telah memberikan bantuan kesejahteraan guru honor murni.

“Saya merasa bersyukur mendapatkan penambahan pendapatan sebagaimana penerima Tunjangan Profesi Guru oleh Pak Gubernur. Semoga ke depan pendidikan di Prvinsi ini semakin maju dengan perhatian khusus yang diberikan oleh pemerintah kepada kami para tenaga honor,” katanya. (Red)

Distribusi Tahap Akhir, 24.941 Paket Sembako Telah Disebar di 17 Kecamatan

Mediarepublika.com

WAY SULAN, Diskominfo Lamsel –Distribusi sembilan bahan pokok (sembako) yang berasal dari dana APBD Kabupaten Lampung Selatan berakhir, pada Senin (6/7/2020).

Ditahap keempat atau tahap terakhir pendistribusian sembako, sebanyak 8.573 paket sembako disebar di Kecamatan Bakauheni, Kalianda, Way Sulan, Jati Agung, dan Natar.

Sebelumnya, pada hari Jumat (3/7/2020) atau tahap ketiga, sebanyak 5.300 paket sembako disebar di Kecamatan Sragi, Rajabasa, Candipuro, dan Tanjung Bintang.

Lalu, pada hari Rabu (1/7/2020) atau tahap kedua, sebanyak 6.221 paket sembako disebar di Kecamatan Penengahan, Palas, Merbau Mataram, dan Tanjung Sari.

Sedangkan, pada tahap pertama yang dilaksanakan pada hari Senin (29/6/2020), 4.847 paket sembako disebar di Kecamatan Ketapang, Way Panji, Katibung, dan Sidomulyo.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Yansen Mulia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Tim Tanggap Bencana sekaligus Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah mendistribusikan 24.941 paket sembako ke 17 kecamatan.

“Kita distribusikan menjadi empat tahap. Setiap tahap ada empat tim yang bergerak ke masing-masing kecamatan. Kecuali hari ini ada lima kecamatan. Dihari terakhir ini seluruh sembako sudah kita distribusikan ke 17 kecamatan. Totalnya 24.941 paket sembako,” ujar Yansen disela-sela menyalurkan paket sembako di Kecamatan Way Sulan, Senin (6/7/2020).

Ia juga memastikan, bantuan tersebut telah diserahkan kepada warga yang berhak menerima. Sesuai dengan usulan yang disampaikan masing-masing kepala desa. Selain dari warga penerima PKH, BPNT, Program Sembako, BST, BLT, atau program sejenisnya.

“Diluar yang sudah menerima program jaring pengaman sosial. Makanya setiap desa kita dampingi tim kabupaten. Tujuannya untuk memastikan warga yang menerima benar-benar yang berhak, tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah,” tandasnya.

Sementara, Camat Way Sulan, Munir menjelaskan, Kecamatan Way Sulan mendapat jatah sebanyak 711 paket sembako. Dihari pertama penyaluran paket sembako menyasar 4 desa dari 8 desa yang ada di Kecamatan Way Sulan.

Rinciannya, Desa Purwodadi sebanyak 100 paket, Desa Sukamaju sebanyak 100 paket, Desa Banjar Sari  sebanyak 100 paket, dan Desa Karang Pucung sebanyak 100 paket.

“Sisanya sebanyak 311 paket akan kita bagikan besok (Selasa, 7/7). Yakni Desa Pemulihan 11 paket, Talang Way Sulan 100 paket, Sumber Agung 100 paket, dan Mekar Sari 100 paket. Insya Allah rampung sesuai jadwal,” ujar Munir disela-sela kegiatan tersebut.

Sementara itu, nampak hadir, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Setiawansyah beserta sejumlah pejabat struktural dilingkup dilingkup pemkab setempat, serta Kapolsek Katibung AKP. Defrison dan Babinsa setempat.(Red)

Gubernur Lampung Menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri Dengan Kemenperin

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Kawasan Industri, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Provinsi Lampung melalui Virtual Meeting dengan Kementerian Perindustrian, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (06/07).

Selain dihadiri oleh Gubernur Lampung, rapat ini juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Rapat tersebut membahas kawasan industri dalam RPJMN 2020-2024 di Provinsi Lampung. Kawasan-kawasan Industri yang dimaksud diantaranya yang berada di Tanggamus, Katibung, Way Pisang dan Pesawaran.

Rapat juga membahas progress dan kendala-kendala yang dialami setiap kawasan. Seperti di Tanggamus, yang sedang menunggu penetapan pengelola kawasan industri dan butuh perbaikan akses jalan menuju kawasan industri dari Ibukota Kabupaten. Kemudian Katibung yang telah dilakukan studi pendahuluan Kawasan Industri Energi Terpadu dan terdapat kendala dalam pembebasan berupa proses penyelesaian sengketa pribadi di bawah penguasaan lahan. Lalu Way Pisang yang menunggu Revisi Rencana Tata Ruang Kabupaten dan mengusulkan untuk pembangunan akses dari pintu tol Bakauheni – Kawasan Industri, dan di Pesawaran terdapat lebih dari dua progress serta kendala diantaranya Penyusunan Masterplan dan Rencana Strategis Kawasan Industri (2018) yang saat ini sedang direview, pembangunan pembangkit baru, gardu induk, dan jaringan transmisi berkapasitas 240 KVA, dan mengusulkan untuk pembangunan akses jalan kereta api.

Gubernur mengatakan bahwa ia akan berdiskusi dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk merumuskan dan menyatukan pemikiran agar wilayah yang akan dikembangkan bisa berproduksi dengan baik dan sesuai dengan yang dibutuhkan.

“Saya akan mendiskusikan dengan Bapak Warsito (Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin) untuk merumuskan permasalahan yang ada. Diharapkan, kawasan industri tersebut akan banyak berproduksi. Saya akan menyatukan pemikiran tersebut agar Pusat bisa menunjuk Provinsi Lampung sebagai Kawasan Industri,” ujar Arinal.(Red)

Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana, Komisi V DPRD Provinsi Banten Sambangi Kabupaten Lampung Selatan

mediarepublika.com

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Komisi V DPRD Provinsi Banten melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan, Senin (6/7/2020).

Kedatangan rombongan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, M. Nawa Said Dimyati disambut Staf Ahli Bupati Lampung Selatan Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan Burhanuddin, didampingi Kepala Pelaksana BPBD, M. Darmawan.

Pertemuan dengan Komisi V itu pun dilangsungkan di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan. Hadir dalam kunjungan itu Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar beserta Wakil Ketua, Sekretaris dan sejumlah anggota Komisi V lainnya.

Dalam kata pengantarnya, Burhanuddin menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan adalah salah satu daerah di Provinsi Lampung yang secara geografis wilayahnya merupakan perairan yang sangat luas, dan memiliki garis pantai sepanjang 247,76 Kilometer.

Kemudian memiliki 17 kecamatan dan 7 kecamatan berbatasan langsung dengan laut. Menurutnya, Dengan garis pantainya yang sepanjang itu, tentunya tidak terlepas dari banyaknya bencana alam yang pernah terjadi di Lampung Selatan.

”Diantaranya bencana-bencana tersebut dapat berupa banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, tsunami, kebakaran hutan dan lahan. Dan yang paling kita ingat adalah terjadinya tsunami pada tahun 2018 akibat dari erupsi Gunung Anak Krakatau,” tuturnya.

Lebih lanjut Burhanuddin menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan juga berada pada posisi perpanjangan terhadap jalur Pegunungan Bukit Barisan yang membentang di sepanjang Pulau Sumatera, meliputi pegunungan, lembah-lembah, bukit-bukit dan lain sebagainya.

”konsekuensinya, banyak wilayah kita yang memiliki kerawanan terhadap adanya aneka ragam bencana yang setiap saat dapat menimpa sebagian daerah dan berdampak terhadap masyarakat,” ujar Burhanuddin.

Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui BPBD telah melakukan pemetaan wilayah bencana dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana alam yang sering tidak terdeteksi datangnya.

”Sebagai upaya penanggulangan dan penanganannya harus dilakukan secara komprehensif, antisipatif dan partisipatif. Dalam pelaksanaannya juga harus terencana dan terkoordinasi dengan baik. Baik pada saat sebelum terjadi bencana, saat terjadi bencana maupun sesudah terjadinya bencana,” ungkapnya.

Selain itu lanjutnya, dalam hal penanganan bencana alam, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga melibatkan berbagai komponen masyarakat yang ada serta mendayagunakan sebanyak mungkin sumber daya manusia serta kelembagaan yang ada. Mulai sejak identifikasi masalah, penyusunan rencana sampai dengan pada evaluasi pola penanganannya.

”Untuk itu, melalui kegiatan kunjungan kerja Komisi V DPRD Provinsi Banten pada hari ini, diharapkan dapat saling meningkatkan kerja sama dalam upaya penanggulangan bencana alam di daerah masing-masing,” kata Burhanuddin mengakhiri sambutannya.

Sementara itu, ditemui usai kegiatan itu, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Muhammad Nizar menyampaikan, kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melakukan koordinasi terkait kesiapsiagaan dalam penaggulangan dan penanganan bencana di daerah.

”Dalam rangka koordinasi tentang kewaspadaan dini bencana. Kita tahu Banten dan Lampung ini kan berdampingan, hanya dibatasi laut saja. Sementara ditengah-tengah itu ada Gunung Anak Krakatau yang tahun (2018) lalu bermasalah menimpa dua provinsi ini,” katanya.

“Kami juga ingin koordinasi tentang bagaimana cara penanganan bencana di Provinsi Lampung. Khususnya Kabupaten Lampung Selatan yang juga kemarin terdampak tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau,” tambahnya.

Menurutnya dengan adanya koordinasi yang baik dan kerjasama dengan semua pihak, diharapkan dapat mempermudah menentukan kebijakan dalam mengambil tindakan saat terjadinya bencana.

“Lampung dan Banten punya sejarah dan hubungan yang cukup baik dan erat. Hari ini secara geogafis Gunung Anak Krakatau milik Lampung Selatan, tetapi Banten juga merasakan itu milik bersama. Intinya silaturahmi ini perlu diperketat lagi,” pungkasnya.(Red)