Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung LPJ APBD TA 2019 Serta Laporan Realisasi Pendapatan

mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG ——

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung  penyampain Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggung jawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran (TA) 2019, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (13/7/2020) yang dihadiri Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim.

Dalam penjelasannya, Wagub Nunik mengatakan realisasi pendapatan daerah Provinsi Lampung tahun 2019 tercatat sebesar Rp7.266 Triliun atau terealisasi sebesar 98,58 persen dari total target anggaran sebesar Rp7.371 Triliun.

Realisasi pendapatan daerah tersebut terdiri dari PAD sebesar Rp 3.018 triliun atau 101,03 persen. Realisasi pendapatan transfer sebesar Rp 2.671 Triliun atau terealisasi sebesar 61,13 persen dan relisasi lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 1.577 Triliun.

“Peningkatan realisasi yang cukup signifikan dikarenakan relasifikasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari akun Dana Alokasi Khusus  (DAK) non fisik ke akun pendapatan lainnya,” ujar Wagub Nunik.

Sedangkan Anggaran Belanja Daerah tahun anggaran 2019 terealisasi sebesar Rp7.058 Triliun atau terealisasi sebesar 94,25 persen dari total anggaran belanja sebesar Rp7.489 Triliun.

Dari sisi pembiayaan yang terdiri dari penerimaan dan pengeluaran pembiayaan yaitu penerimaan pembiayaan terealisasi sebesar Rp213 Miliar yang bersumber dari penerimaan SiLPA tahun 2018 serta pinjaman daerah. Pengeluaran Pembiayaan terealisasi sebesar Rp86 Miliar yang merupakan penyertaan modal kepada BUMD dan pembayaran pokok utang pinjaman daerah.

“Selanjutnya perbandingan antara realisasi pendapatan, belanja dan pembiayaan netto diperoleh selisih yang merupakan sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) pada tahun anggaran 2019, sebesar Rp336 Miliar. Nilai tersebut merupakan salah satu sumber pembiayaan yang akan digunakan untuk pelaksanaan APBD 2020,” ujar Nunik.

Pemprov Lampung menyadari bahwa masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki guna mendorong Provinsi Lampung menjadi Provinsi yang lebih maju, andal dan menjadi kebanggan bagi seluruh masyarakat Lampung.

“Demikian penjelasan atas laporan Realisasi Anggaran Provinsi Lampung tahun anggaran 2019 sebagaimana tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah tenang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 dan telah dilampirkan dalam Laporan Keuangan pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2019 yang telah di Audit oleh BPKP Provinsi Lampung.

Kiranya dewan yang terhormat dapat membahas dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tersebut guna ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Wagub.

Pada bagian lain, Wagub menjelaskan Provinsi Lampung memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-6 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan Provinsi Lampung. Menurut Wagub, prestasi ini dapat menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparasi Pengelolaan Keuangan Daerah, sehingga akan menjadi kebanggaan bersama yang patut di pertahankan.

Seiring era keterbukaan publik, lanjut Wagub, Pemerintah Provinsi Lampung juga berperan dalam menyampaikan informasi atas pengelolaan keuangan selama satu tahun anggaran, di mana didalamnya menyajikan informasi mengenai sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah Provinsi Lampung tahun anggaran 2019.

(Red)

Rangkaian Kegiatan Ultah THCL

Anniversary 7 Tahun Toyota Hardtop Community Lampung (THCL) Bagikan Sembako, Helm dan masker bagi pengendara sepeda dan motor di Tugu Adipura Bandarlampung pada Sabtu (11/7/2020) pukul 09.30 WIB.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh8 Dirlantas Polda Lampung Kombes Donny Sabardi Halomoan yang ikut membaur dengan seluruh anggota THCL.

Acara itu dilanjutkan dengan pemberian sembako kepada seluruh Bhabinkamtibmas Bandarlampung yang diserahkan Kapolresta Kombes Yan Budi Jaya dan didampingi oleh para pengurus THCL.

Bertepatan dihari ini juga sekretaris THCL H. Darussalam sedang ulang tahun yang ke-58 membuat suasana semakin semarak.

Kapolresta Bandarlampung menyampaikan ucapan “selamat ulang tahun ke 7 THCL dan terimaksih atas perhatiannya kepada seluruh anggota Bhabinkamtibmas dan semoga kita akan selalu bersama sama menjaga Bandarlampung ini kondusif menjelang akan dilaksanakannya Pilkada yang akan datang” Ujarnya. (Red)

Pemerintah Provinsi Lampung terima bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

mediarepublika.com

Bandar Lampung, — Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Irwan Sihar Marpaung menerima secara simbolis bantuan berupa pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak rentan terdampak covid-19 di Provinsi Lampung dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), bertempat di Posko Satgas Terpadu Gugus Tugas Penanganan Cobid-19 Provinsi Lampung pada Sabtu siang, 11/07/2020.

Bantuan selanjutnya diserahkan kepada seluruh Kabupaten dan Kota melalui Dinas PPPA Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Theresia Sormin dalam laporannya menyampaikan bahwa bantuan berasal dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bagi Perempuan dan Anak Rentan Covid -19 dengan jumlah 854 paket.
Bantuan spesifik diperuntukan untuk anak dan perempuan dengan 5 kriteria untuk anak dan 4 kriteria untuk perempuan.

Menurut Theresia kegiatan pemberian bantuan ini dilakukan secara serentak pada hari ini Sabtu, 11 Juli 2020 di seluruh Indonesia melalui Dinas PPPA Provinsi di Indonesia. Seluruh Kabupaten dan Kota se Provinsi Lampung mendapatkan masing – masing sejumlah 57 paket dan Kabupaten Lampung Timur menerima 56 paket

Dalam sambutan yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,. Gubernur menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kepada masyarakat melalui Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung.
Pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan Kepada Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung melalui “Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita” yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Gubernur berharap agar bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar dapat segera disampaikan kepada perempuan dan anak yang terdampak covid-19 dan telah terdata melalui Dinas PPPA seluruh Provinsi Lampung.

Acara dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan seluruh Kepala Dinas PPPA se Provinsi Lampung, perwakilan penerima bantuan dan unsur yang mewakili Posko Satuan Tugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung.(Red).

Pengunjung Mall di Himbau Patuhi Protokol Kesehatan

mediarepublika.com

Bandar Lampung – Polwan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandar Lampung melaksanakan kegiatan penertiban pengamanan pendisiplinan protokoler kesehatan di Mall Bumi Kedaton (MBK) Bandar Lampung, Sabtu,17 Juli 2020 malam.

Dalam kesempatan itu Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya didampingi Wakapolresta Bandar Lampung, AKBP Ganda Saragih, Kabag Ops Kompol Arif Hakim Rambe dan Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung Kompol Reza Khomeini, secara langsung memberikan imbauan kepada para karyawan di sejumlah Outlet dan pengunjung MBK agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau handsaniteser.

Selain memberikan imbauan langsung, Kapolresta Bandar lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, meluncurkan atau melauncing patroli polwan hoverboard serta membagikan face sheild dan masker.

Kombes Pol. Yan budi menerangkan, pihaknya akan selalu memantau untuk memberikan imbauan kepada para pengunjung mall terlebih yang berada di mall bumi kedaton saat ini agar selalu mengedepankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Dikatakan Alumnus Akpol 1996 ini, tujuan yang dicapai dalam kegiatan ini adalah agar terciptanya Kamtibmas di tengah wabah Covid 19 yang berada dalam Kota Bandar Lampung dan giat humanis guna selalu mendekatkan Polri dengan masyarakat.(Red)

IKE EDWIN DIELUKAN EMAK EMAK KEBON SAWO

mediarepublika.com

Ike Edwin Cawalikota Bandar Lampung memang benar-benar idola emak-emak. Betapa tidak, saat dalam sesi memberi kuis ditengah berwicara bersama warga Kebon Sawo, Kelurahan Pelita Jumat ( 10/7 ) siang. Seorang emak-emak warga setempat yang tampil menjawab kuis Dang Ike sebagaimana kebiasaan Cawalikota pasangan Cawawalikota dr Zam. Tiba-tiba, dengan tanpa canggungnya memeluk erat Dang Ike yang tampak tetap tersenyum serta berpidato membiarkan dirinya dipeluk sang emak.

Kehadiran Dang Ike bersilahturami bersama warga Kecamatan Enggal, lantaran memang sejak lama warga setempat yang menyambutnya dengan hangat serta kekeluargaan tersebut, ingin bertatap muka dan berwicara bersama Dang Ike yang namanya viral karena keramahannya

“Saya haturkan banyak terima kasih, atas undangan para saudara. Saya tidak bisa berkata banyak, yang pasti hati saya bisa berada ditengah tengah warga Kebon Sawo, ” ujar mantan Kapolda Lampung tersebut dengan santun.

Semenjak awal ike Edwin berpidato, warga tampak begitu antusias mendengarkannya hingga bertepuk tangan serta bersemangat meneriakan. ” Ike Zam, pemimpin yang akan membawa masyarakat Bandar Lampung jadi membaik.”

Dan teriakan semangat tersebut terdengar hingga Dang Ike mulai tampak akan mengakhiri pidatonya yang menegaskan bahwasanya kehadirannya di tengah warga tersebut adalah guna memenuhi undangan warga bersilahturami.
” Untuk itu, mohon doanya saja saudaraku, agar saya dan dr Zam bisa lancar mengikuti Pilkada.”

Tak bisa dipungkiri jika seorang Dang Ike digandrungi emak-emak. Karena memang selain prestasinya yang segudang sudah terbuktikan. Sosok Cawalikota Bandar Lampung ini memang keren serta rendah hati.Emak-emak percaya itulah figur walikota yang mampu membawa kota Tapis Berseri menuju Bandar Lampung bisa mendunia.

Puncaknya, di akhir penghujung acara warga Kebon Sawo yang banyak terdiri dari emak-emak berjanji akan menghindari politik sembako dan money politik dalam Pilkada Bandar Lampung sebagaimana komitmen Ike Zam. Dan mereka akan bersatu mendukung pasangan Ike Zam jadi Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung.
Salam Dua Bintang
⭐⭐

(Red)

Komitmen Berantas Stunting, Winarni Kampanyekan Gerakan Swasembada Gizi di Kecamatan Jati Agung

JatiAgung, mediarepublika.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengentaskan angka stunting hingga nol persen ditargetkan dalam tiga tahun kedepan. Upaya ini dilakukan dengan gerakan swasembada gizi.

Program yang digagas Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, yang juga sekaligus Duta Swasembada Gizi, Hj. Winarni Nanang Ermanto merupakan gerakan bersama untuk menekan angka stunting, demi mewujudkan generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia unggul.

Setelah sebelumnya melakukan kampanye swasembada gizi diberbagai Posyandu di sejumlah kecamatan, kali ini road show Winarni sampai di Kecamatan Jati Agung, pada Jumat (10/7/2020).

Pada kesempatan itu, Winarni turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Yani Thamrin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Anasrullah, serta anggota Forkopimcam Jati Agung.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatangan komitmen bersama pengentasan stunting mulai dari camat, anggota Forkopimcam, Kepala UPT, Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa hingga kader Posyandu se-Kecamatan Jati Agung.

Membawa misi sebagai Duta Swasembada Gizi, Winarni mengajak seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah, jajaran TNI dan Polri untuk bergerak dan bergotong royong untuk mengentaskan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan guna melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki sumber daya manusia unggul.

“Gerakan swasembada gizi ini merupakan upaya berasama. Untuk itu masyarakat dan pemerintah desa harus sadar dan paham apa yang harus dilakukan untuk menekan angka stunting. Karena generasi penerus bangsa saat ini dan masa depan adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut Winarni menjelaskan, dalam kegiatan swasembada gizi yang merupakan program pertama di kabupaten/kota se-Indonesia ini, stunting atau kurang gizi akut akan ditumpas dengan lima pelayanan.

Pertama, pelayanan KIA yaitu memastikan ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di 1.000 hari kehidupan dan melahirkan. Kedua, layanan gizi dengan penyediaan konsultasi gizi di seluruh desa dan memastikan masyarakat berperilaku konsumtif gizi seimbang.

Ketiga, pelayanan air minum dan sanitasi dengan memastikan seluruh masyarakat mengkonsumsi air minum yang sehat dan berkualitas serta memiliki jamban sehat.

Keempat, pelayanan sosial yaitu dukungan pengembangan ekonomi mandiri untuk pemenuhan gizi berkelanjutan dengan pemanfaatan pekarangan rumah dan menggerakan kepedulian sosial.

“Kelima, pelayanan PAUD dengan mengedukasi para orang tua dan anak didik PAUD untuk berperilaku gizi seimbang serta menyediakan makanan bergizi disetiap layanan PAUD. Lakukan kelima gerakan ini maka Kabupaten Lampung Selatan bebas stunting,” kata Winarni.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta para UPT Kesehatan, Puskesmas, serta Ahli Gizi untuk mengedukasi kader Posyandu dan masyarakat tentang pemenuhan gizi yang baik, sehat dan seimbang.

“Semua ini tidak perlu mahal, cukup manfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan membuat kolam ikan. Inilah perlunya kita bekerja sama, bahu membahu, bergotong royong bergerak bersama menciptakan anak-anak kita menjadi generasi kuat, cerdas dan berkualitas,” imbuhnya.

Dia juga meminta kepada camat dan Kepala UPT Kesehatan wajib membentuk Tim Swasembada Gizi Kecamatan dan Rencana Aksin. Sedangkan kepala desa dan bidan desa juga wajib membentuk Tim Swasembada Gizi Desa dan Rencana Aksi.

“Saya harap kita semua dapat bersama-sama menyosialisasikan program swasembada gizi ini kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah kita masing-masing. Dan mudah-mudahan dengan kerja sama kita, target Lampung Selatan bebas stunting tahun 2023 bisa tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kunjungannya di Kecamatan Jati Agung, Winarni menyambangi Posyandu Rahayu Desa Margodadi, Posyandu Mawar Desa Marga Agung dan Posyandu Dahlia Desa Fajar Baru.

Selain mengkampanyekan gerakan swasembada gizi, dirinya juga sempat melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita.

Sebelumnya, Winarni juga telah melakukan road show di Kecamatan Natar untuk melakukan kegiatan serupa. Disini dia mengunjungi dua Posyandu di Desa Natar dan satu di Desa Pemanggilan.(Red)

Kerjasama Dengan KPU, Dinkes Lampung Selatan Rapid Test 1.925 PPDP

KALIANDA, mediarepublika.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan rapid test kepada 1.925 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Jumat (10/07/20).

Kepala Dinkes Pemkab Lampung Selatan, dr. Jimmy B. Hutapea, MARS menjelaskan, kegiatan rapid test dilakukan serentak di 27 Puskesmas yang ada di 17 kecamatan.

“Kita lakukan rapid test yang mendesak kepada 1.925 PPDP. Karena hasilnya harus selesai sebelum tanggal 12 Juli. Ini menindaklanjuti surat dari KPU Nomor. 165/1801/Sek-Kab/VII/2020 tanggal 2 Juli 2020,” terang Jimmy melalui keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut Jimmy menyampaikan, kegiatan rapid test melibatkan seluruh tenaga kesehatan baik dokter, analis, dan perawat yang tersebar di 27 Puskesmas. Biaya kegiatan itu kata dia, ditanggung KPU Lampung Selatan.

“Semua tenaga kesehatan kita libatkan. Masing-masing puskesmas bervariasi. Rata rata 5 sampai 10 orang. Khusus untuk Puskesmas Karang Anyar, dibantu dari Tim PSC 119 Dinas Kesehatan. Karena jumlah PPDP sebanyak 163 orang. Pembiayaan gratis. Karena dari KPU ada anggaran untuk jasa pelayanan rapid test,” ungkap Jimmy.

Sementara, Ketua KPU Lampung Selatan Ansurasta Razak menjelaskan, sebanyak 1.925 PPDP mengikuti pelaksanaan rapid test yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat.

“Mengingat PPDP akan mulai melakukan coklit pada tanggal 15 Juli 2020 mendatang, maka kami lakukan rapid tes terhadap PPDP diseluruh kecamatan,” kata Ansurasta Razak seperti dikutip dari datalampung.com.

Pria yang akrab disapa Aan ini menambahkan, pelaksanaan rapid test dilakukan untuk memastikan PPDP yang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan 9 September 2020 nanti, benar-benar sehat dan tidak menjadi carrier atau pembawa virus COVID-19.

“Kita laksanakan hari ini dan besok. Ada beberapa kecamatan yang selesai dan yang belum selesai. Jika ada anggota PPDP yang reaktif terpaksa kita ganti. Untuk hasil rapid tesnya sendiri nanti dinkes yang akan mengumumkan,” terang mantan anggota Bawaslu Lampung Selatan ini.

Selain PPDP, pihaknya juga akan melakukan rapid test terhadap 3.648 Penyelenggara Pilkada Serentak di Lampung Selatan. Hal ini untuk memastikan tidak ada penyelenggara Pemilu yang terjangkit virus korona baru yang berasal dari Wuhan, Cina ini.

“Selanjutnya PPS, PPK, kemudian anggota KPU dan terakhir KPPS. Artinya semua jajaran KPU akan menjalani rapid tes,” katanya.

Sementara Sekertaris KPU Lampung Selatan Bejo Purnomo menambahkan, dalam pelaksanaan rapid test, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp.150 ribu untuk setiap petugas KPU yang di rapid test.

“Kita lakukan MoU berdasarkan peraturan KPU dan Dinas Kesehatan. Tidaklanjutnya kita serahkan dengan dinas kesehatan. Total seluruh jajaran KPU Lamsel yang akan di rapid test nantinya adalah 3.684 sudah termasuk PPDP,” pungkasnya.(Red)

Nanang Ermanto Terima KKN-Tematik Sembilan Mahasiswa IPB

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin menerima Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) 2020, di ruang video conference yang berada di rumah dinas bupati setempat, Jumat pagi (10/7/2020).

Serah terima sembilan mahasiswa IPB dari Koordinator Wilayah KKN-T Kabupaten Lampung Selatan, Netti Tinaprillia, yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Solahudin, dilakukan secara virtual.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan menyambut baik KKN-T mahasiswa IPB tersebut. Ia berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kemajuan para petani di Kabupaten Lampung Selatan.

“Inilah kesempatan kalian untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat. Praktek langsung, inovasi apa yang bisa diberikan mahasiswa IPB untuk Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang dalam arahannya.

Nanang juga berharap, sinergi dengan IPB akan terus berlanjut, terutama untuk penerapan inovasi pertanian. Karena kata dia, IPB menjadi yang terunggul untuk inovasi pertanian di Indonesia.

“Semoga apa yang menjadi program adik-adik mahasiswa dari IPB ini bisa berkelanjutan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui sambungan video conference, Netti Tinaprillia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya bupati beserta jajaran yang telah menerima KKN-T sembilan orang mahasiswa IPB tersebut.

“Kami titip, ini ada sembilan orang dari berbagai departemen dan fakultas. Mereka akan melakukan KKN di Lampung Selatan. Khususnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, selama 40 hari kedepan hingga 22 Agustus 2020,” tutur Netti Tinaprillia.

Lebih lanjut dia mengatakan, KKN-T 2020 kali ini dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya. Sehubungan dengan masa pandemi COVID-19, maka dianjurkan kepada seluruh mahasiswa untuk KKN di daerahnya masing-masing.

“Walaupun dalam suasana serba keterbatasan, namun KKN ini harus dilaksanakan sebagai syarat kelulusan. Temanya pun sedikit berubah yaitu, Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Techno Socio Entreprenuership Untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tuturnya.

Sedangkan, Ketua Kelompok KKN-T Mahasiswa IPB Lampung Selatan, M. Aldrian Wijaya memaparkan, dalam KKN itu kelompoknya mengusung empat program selama melaksanakan pengadian di Dusun II Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung.

“Pertama ada sosialisasi dan edukasi mengenai kehidupan masyarakat di era new normal. Karena kan ini sudah menjadi habit baru dimasa new normal. Pastinya masyarakat perlu penyesuaian. Untuk itu kita membantu masyarakat agar bisa menyesuaikan diri lebih cepat,” tuturnya.

Lalu program kedua ada penanggulangan hama dan penyakit tumbuhan. Menurutnya, di Desa Jatimulyo terdapat banyak tanaman holtikultura yang terkikis serangan hama seperti serangga dan hama lainnya.

“Dengan adanya keresahan ini dari petani, kami mencoba untuk menanggulanginya. Kebetulan dari kami ada yang dari proteksi tanaman, jadi ingin mengaplikasikan teori dan ilmu yang didapat di kampus,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kelompoknya juga akan memberikan edukasi tentang pengolahan limbah hewan ternak menjadi pupuk kompos yang lebih bermanfaat.

“Kami juga melihat disana (Jatimulyo) banyak warga yang memiliki hewan ternak, khususnya sapi. Tetapi pengolahan fesesnya belum optimal. Jadi kami mencoba mengoptimalisasi feses ini menjadi pupuk kompos,” kata mahasiswa semester 6 ini.

Dan terakhir, kelompoknya mengusung program yang berasal dari mitra mereka yaitu Lembaga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yang konsen terhadap motivasi petani muda.

“Kita tahu regenerasi petani dalam satu tahun itu sangat kecil. Generasi muda mungkin berpikir dua tiga kali untuk berkerja disektor pertanian. Dengan program yang kami bawa ini harapanya bisa membawa perubahan dan menghasilkan pemuda-pemuda yang bekerja disektor pertanian lebih banyak lagi,” katanya. (Red)

Pemprov Lampung Bersinergi dengan LPSK RI untuk Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak

mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) untuk mengoptimalkan upaya perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Lampung.

Hal itu terungkap dari audiensi
Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu dengan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jum’at (10/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik menjelaskan bahwa dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di seluruh Lampung harus diperkuat dan dioptimalkan.

“Perlindungan perempuan dan anak harus dikerjakan secara bersama-sama oleh pihak terkait,” jelas Wagub Nunik.
Ia menambahkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak itu terjadi datangnya dari orang-orang terdekat, di mana pelaku tak jauh dari korban.

Dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu menjelaskan perlu adanya upaya yang lebih terencana (sistematis) dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, terlebih kekerasan seksual.

Misalnya, dengan melakukan kampanye di media publik tentang pencegahan terjadinya kekerasan seksual.

“Termasuk di dunia pendidikan, perlu ada pendidikan tentang organ tubuh agar anak-anak tahu mana yang boleh dan tidak boleh dipegang orang lain. Termasuk respon apa yang harus dilakukan, apakah itu teriak atau lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Provinsi Lampung juga dapat membuat rumah rehabilitasi korban sebagai salah satu tempat aman buat para korban kekeerasan, baik yang terjadi di Kota Madya maupun Kabupaten. (Red)

Patroli Rutan Dan Lapas Kompi 1 C Pelopor Lampung Utara

mediarepublika.com

BrimobLampung – Sebagai Salah Satu Upaya Meningkatkan Sinergitas Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan Patroli Menuju Rutan dan Lapas, Kegiatan dilaksanakan di Kota bumi, Lampung Utara.

Guna memastikan Keamanan di dalam Rumah Tahanan patroli yang diperintahkan melalui surat perintah Dansat Brimob Polda Lampung Kombespol Donnyar Kusmadji S.IK, ini juga menghimbau petugas rutan agar selalu mengingatkan penghuni rutan untuk menerapkan protokol kesehatan di dalam kegiatan sehari-hari.

Dansat menambahkan bahwa patroli Brimob juga selalu mengingatkan kepada petugas Rutan untuk selalu waspada saat bertugas. tetap waspada jalani tugas sesuai dengan SOP.

Dengan Patroli Rutin Brimob ini, Dansat berharap terjalin komunikasi yang baik antara petugas Rutan dengan Satuan Brimob yang kedepannya dapat bekerja sama apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Rutan dapat diantisipasi dengan cepat.

Plh Danyon C Pelopor Akp Jaelani S.H, M.H juga menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin akan dilaksanakan setiap hari oleh anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor dalam membackup dan mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi di Rutan Maupun Lapas, mengingat kejadian ricuh yang terjadi di Lapas Manado Sulawesi Utara dipicu oleh ketakutan Narapidana (Napi) akan Virus Corona yang tertular kemereka.(Red)