Riung Mungpulung Meriahkan Hari Jadi Kota Cilegon ke-26.

CILEGON,Mediarepublika.com– Memperingati hari jadi ke-26, Kota Cilegon menggelar Riung Mungpulung di Alun-alun Kota Cilegon, inggu 27 April 2025. Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi capaian pembangunan Kota Cilegon.

Wali Kota Cilegon Robinsar dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh hadirin. “Semoga di usia ke-26 tahun ini, Kota Cilegon senantiasa menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menjadi tempat bergantungnya harapan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Robinsar juga menyampaikan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu atas dedikasi dalam membangun Kota Cilegon. “Kami ucapkan terima kasih kepada para pemimpin sebelumnya kami ucapkan apresiasi atas dedikasi bapak ibu semua dalam rangka membangun kota Cilegon saya yakini bapak ibu semua punya niat baik dan kerja keras dedikasi Bapak Ibu Semoga apa yang Bapak Ibu telah lakukan untuk kemajuan kota Cilegon,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Robinsar mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama menghadapi berbagai tantangan yang masih ada, seperti perbaikan jalan, penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penerangan jalan. “Permasalahan di Cilegon masih banyak, Masih banyak jalan yang rusak, masih banyak jalan utama yang gelap, masih banyak titik banjir, masih banyak sampah, maka dengan momentum riung mungpulung ini, saya mengajak kepada seluruh jajaran untuk bersama-sama memperbaiki semua permasalahan ini, tentunya dengan kerja sama yang baik apa yang menjadi harapan bisa kita wujudkan,” tegasnya.

“Kami siap menerima kritik dan saran membangun untuk kemajuan Kota Cilegon. Dengan kekompakan seluruh stakeholder, Insya Allah apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terwujud,” tambah Robinsar.

Sementara itu, tokoh masyarakat Tb. Iman Ariyadi juga menyampaikan harapannya agar Cilegon terus berbenah. Ia menekankan pentingnya mengambil kelebihan dari kepemimpinan terdahulu dan mengevaluasi kekurangan.

“Mudah mudahan di usia ke 26 Cilegon terus berbenah, Cilegon terus mengevaluasi di Kepemimpinan sebelumnya baik Pa Aat, Saya dan Pa Edi, Pa Edi dan Bu Ati, Pa Helldy dan Pa Sanuji, tentu ada kelebihan, kelebihannya diambil, dipertahankan,  kekurangannya dievaluasi, itu menjadi sebuah kekuatan, jika seluruh kekuatan kepemimpinan itu diambil menjadi satu kekuatan Insya Allah Kota Cilegon bisa menjadi maju berkembang dengan sebaik-baiknya,” terangnya.

“Dengan kepemimpinan muda saat ini, kami berharap pembangunan bisa lebih enerjik dan akseleratif sesuai harapan rakyat,” sambungnya.

Iman juga menyoroti pentingnya pengembangan kawasan Warnasari untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah. “Saya ingin menyampaikan masukan, kebutuhan pembangunan Kota Cilegon dari tahun ke tahun semakin meningkat, akan tetapi pendapatan retribusi pajak daerah dari situ situ saja, oleh karena itu saya mengusulkan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Ketua DPRD dan anggota DPRD, saya berharap lahan Warnasari secepatnya dibangun dalam rangka memenuhi pembangunan Kota Cilegon agar bisa tercapai kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua pelaksana kegiatan Syafrudin yang juga menjabat Plt Asda III Kota Cilegon menyampaikan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, semangat untuk memperingati Hari Jadi Kota Cilegon tetap tinggi. “Di tengah efisiensi kita tetap berupaya untuk melaksanakan kegiatan ini, agar seremonial dari Peringatan Hari Jadi Kota Cilegon tetap terlaksana,” katanya.

“Bertambahnya usia Kota Cilegon diharapkan juga bertambah kesejahteraan masyarakatnya,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Cilegon ke-26 meliputi Istighosah, Riung Mungpulung, Sidang Paripurna Istimewa DPRD, Ziarah ke Makam Tb. Aat Syafaat, serta malam puncak perayaan yang akan dimeriahkan oleh penyanyi Wawes.

(Ibnu/Red).

Edi LIN Soroti Usaha Budidaya Tambak Udang Diduga Ilegal Serta Merusak Lingkungan 

Pandeglang, – Tambak Udang PT. Perambo di wilayah Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang Banten diduga Ilegal, Edi Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) menemukan beberapa kejanggalan terkait perizinan pada budidaya Tambak Udang yang beroperasi, Jum’at (18/04/25).

Selain itu, Lokasi yang ditemukan terlihat beberapa karyawan sedang beristirahat dan membenarkan bahwa Tambak udang tersebut sudah lama beroperasi.

“Kita sudah temukan beberapa kejanggalan mengenai operasi Tambak udang ini, dan masih mencari sumber perizinan usaha ataupun izin Limbah. Karena kita tahu bahwa sumber air yang di ambil dari laut dan dibuang di sungai yang mengalir ke arah pemukiman warga sangat berdampak terhadap lingkungan,”Kata Edi.

Menurutnya, Budidaya Tambak Udang yang beroperasi tanpa adanya legalitas yang jelas perlu ditelusuri lebih dalam. “Setelah kita melakukan Observasi dan menemukan kejanggalan, kita akan laporkan usaha budidaya tersebut kepada Instansi Pemerintah serta aparat penegak hukum,”tukasnya.

Sementara, (N) salah satu Karyawan setempat saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Tambak Udang memliki 12 kolam dan sudah 4 kali berhasil memanen udang sebanyak 4 sampai 5 Ton per kolamnya.

“Jadi kita jual dengan sistem lelang, dan sudah banyak suplyer yang datang kesini,”ujarnya.

Kemudian, N manyampaikan bahwa Tambak Udang itu milik Candra Bani dibawah bendera PT. Perambo.

“Pemiliknya pak Candra Bani, kalau perusahaan nya itu PT. Perambo,”tutupnya.

Atas temuan ini Iswandi Ketua DPD GWI (Gabungan Wartawan Indonesia) bersama tim masih menelusuri adanya Tambak Udang yang diduga Ilegal tersebut.

Sampai ditayangkan berita ini, Candra Bani belum dikonfirmasi lebih lanjut.

(Ibnu)

Tindakan Premanisme dan Pungli di Pasar Curug Resahkan Pedagang

TANGERANG,Mediarepublika.com -Pedagang di Pasar Curug tengah dilanda kekhawatiran dan kegelisahan akibat maraknya tindakan premanisme dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum preman pasar. Hal ini menjadi sorotan utama di masyarakat setelah berbagai kasus pungli yang merugikan para pedagang mulai mencuat ke permukaan dan mendapat respon dari dari berbagai pihak agar masalah premanisme segera di selesaikan tanpa pandang bulu oleh pihak Kepolisian sesuai arahan Presiden Republik Indonesia yang akan memberantas habis bentuk Premanisme di Indonesia.

Perumda Pasar Tangerang, sebagai pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban di pasar, menegaskan bahwa kerjasama dengan pihak ketiga hanya berlaku di lingkungan pasar, sehingga tindakan pungli di luar ruang lingkup pasar disebut sebagai perbuatan oknum yang tidak dapat disalahkan kepada Perumda.

Penanganan Kasus oleh Kepolisian

Untuk menindaklanjuti kasus-kasus pungli yang terjadi, beberapa preman pasar yang diduga melakukan tindakan tersebut telah dilaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor Curug. Saat ini, kasus-kasus tersebut sedang dalam proses penanganan oleh Polsek Curug. Langkah tegas dari pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan keadilan bagi para pedagang yang menjadi korban dari tindakan premanisme dan pungli di Pasar Curug.

Aktivis pasar yang dikenal dengan inisial H, telah mencuat sebagai sosok yang membela hak-hak pedagang dan menentang tindakan premanisme di pasar. Dukungan dari berbagai pihak mulai mengalir kepada H, termasuk dari kantor hukum dan pengacara handal yang mendukung perjuangannya melawan praktik pungli dan penindasan yang terjadi di Pasar Curug. Keberanian H untuk mengambil langkah nyata dalam melawan ketidakadilan di pasar telah disambut hangat oleh masyarakat pedagang dan pihak terkait.

“Alhamdulillah,kini datang dari berbagai profesi untuk mendukung saya. Belum lama ini Kantor Hukum ALE LAW OFFICE dari Bang Antony Lesnussa SH,MH dan rekan , juga Kantor Hukum PH45 yaitu Pimpinan Bang Rahman Joko Purnomo, SE SH dan rekan juga sudah bersedia secara sukarela,siap mendampingi dan berjuang bersama.Juga dari berbagai Media Center yang ada. Intinya kita berjuang untuk Masyarakat yaitubpara pedagang kaki lima, pedagang kecil yang selama ini terzolimi. Kami juga sudah membuat aduan baik ke Gubernur Banten termasuk ke Wapres Gibran.Tinggal tunggu saja kedepannya.”. Tutur H.

Lebih lanjut dikatakan oleh H, bahwa para pedagang pasar seringkali mendapat intimidasi, maka dari itu saya suarakan “Jangan takut dengan ancaman dan Intimidasi, kita berjalan dijalan yang benar, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah tegas mengatakan, Sikat habis Premanisme dari Indonesia, begitupun Kapolri yang jelas-jelas menegaskan, akan menindak tegas dan memberantas Premanisme di Indonesia”. tegasnya

Sementara itu Pengacara Kondang yang juga Ketua Peradi Jakarta Timur Antony Lesnussa SH MH menegaskan bahwa dirinya siap membantu aktivis pasar inisial H.

“Saya beserta rekan-rekan Advokat lainya siap bantu H, untuk mengawal kasus pungli dan memberantas Paremanisme di pasar Curug “. Terangnya

Lebih lanjut dikatakan oleh Anthony Lesnussa SH MH, Untuk mengatasi masalah premanisme dan pungli di Pasar Curug, diperlukan langkah-langkah konkret dan kolaboratif antara pihak terkait.

1. Penguatan Sistem Keamanan: Perumda Pasar Tangerang perlu meningkatkan sistem keamanan di pasar untuk mencegah praktik premanisme dan pungli. Kehadiran petugas keamanan yang kompeten dan bertanggung jawab dapat membantu menciptakan lingkungan pasar yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung.

2. Pendidikan dan Pelatihan: Melakukan pendidikan dan pelatihan kepada para pedagang tentang hak-hak mereka serta tindakan yang dapat diambil jika menjadi korban pungli atau premanisme. Pengetahuan yang baik akan hak-hak pedagang dapat memberikan keberanian kepada mereka untuk melawan ketidakadilan yang terjadi.

3. Peningkatan Sinergi dengan Pihak Kepolisian: Kolaborasi yang erat antara Perumda Pasar Tangerang, pihak kepolisian, dan aktivis pasar seperti H dapat memperkuat penanganan kasus premanisme dan pungli di pasar. Koordinasi yang baik antara semua pihak menjadi kunci untuk memberantas praktik-praktik yang merugikan tersebut.

4. Transparansi dan Akuntabilitas: Penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus-kasus pungli. Informasi yang jelas dan tersedia untuk publik dapat meningkatkan kepercayaan terhadap proses penegakan hukum dan penindakan terhadap oknum-oknum yang terlibat.

Dengan langkah-langkah preventif dan penindakan yang tepat, diharapkan masalah premanisme dan pungli di Pasar Curug dapat diminimalisir hingga tidak lagi meresahkan pedagang dan masyarakat sekitar. Kebersamaan dalam menegakkan keadilan dan keamanan di pasar menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan usaha yang harmonis dan berkeadilan.

Jurnalis AMTV dan Media Centerpun menemui pihak-pihak yang berkepentingan, baik Kepala Pasar Curug, Trantib Kelurahan setempat, Pihak Trantib Kecamatan Curug hingga Perumda Pasar Tangerang.

Senada diungkapkan oleh pihak-pihak terkait, bahwa dirinya mendukung aktivis pasar berinisial H, dalam memberantas Paremanisme dan pungli di Pasar Curug. Keluhan pedagangpun telah disampaikan ke pihak-pihak terkait dari Kelurahan, kecamatan hingga Perumda dan pihak Kepolisian.

(Tim)

Miss Europe Continental Indonesia 2025, Ena Marlena, M.M., Kunjungi Remaja Korban Penembakan di Tangerang

Tangerang,Mediarepublika.com-Banten – Jumat, 28 Maret 2025 – Selebgram sekaligus Miss Europe Continental Indonesia 2025, Ena Marlena, M.M., menunjukkan kepeduliannya terhadap Rafli Ramadhan, seorang remaja yang menjadi korban penganiayaan dan mengalami luka serius akibat tertembak di mata. Peristiwa tragis yang menimpa Rafli ini sempat ramai diperbincangkan di berbagai media, hingga akhirnya menarik perhatian Ena Marlena.

Tersentuh oleh kondisi Rafli setelah membaca pemberitaan mengenai kasusnya, Ena Marlena berupaya mencari cara untuk menghubungi keluarga korban. Pada Rabu, 26 Maret 2025, ia menghubungi sahabatnya yang juga seorang jurnalis sekaligus Ketua Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kota Tangerang, Muhammad Aqil Bahri, S.H., untuk membantunya bertemu langsung dengan Rafli.

Tak berselang lama, upaya tersebut membuahkan hasil. Ena Marlena menyempatkan waktunya untuk berkunjung ke rumah Rafli yang beralamat di Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Tangerang, RT 03/RW 06. pada hari Kamis, 27 Maret 2025 malam. Kedatangannya disambut hangat oleh keluarga korban, yang merasa terharu dengan perhatian yang diberikan.

Dalam pertemuan itu, Ena Marlena berbincang dengan keluarga Rafli dan menyampaikan rasa prihatinnya atas kondisi korban.

“Saat pertama kali melihat adik Rafli, hati saya begitu tersentuh. Keadaannya sangat memprihatinkan, apalagi dengan kondisi tunarungu yang sudah dialaminya, kini ia juga harus kehilangan penglihatannya akibat insiden penembakan ini. Saya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku utama agar keadilan bagi Rafli bisa ditegakkan. Saya juga berdoa agar Rafli segera mendapatkan pemulihan yang terbaik,” ujar Ena Marlena di hadapan awak media, kuasa hukum korban, serta keluarga.

Selain memberikan dukungan moral, Ena Marlena juga menyerahkan bantuan berupa hampers pakaian untuk Lebaran, parcel, serta donasi kepada Rafli dan keluarganya sebagai bentuk kepedulian.

Sementara itu, Muksin, ayah dari Rafli, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian kepada anaknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada kuasa hukum yang telah mendampingi dalam proses hukum di Polres Metro Tangerang Kota. Juga terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan, terutama kepada Ibu Ena Marlena dan rekan-rekan yang sudah meluangkan waktu untuk datang, memberikan perhatian, bantuan, serta dukungan moral kepada anak saya. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi, yang jelas saya hanya bisa berdoa semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membalas segala kebaikan kalian semua,” ungkap Muksin dengan penuh haru.

Kunjungan Ena Marlena, M.M ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat di tengah masyarakat. Kehadirannya diharapkan bisa semakin menyuarakan keadilan bagi Rafli Ramadhan dan mendorong aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus ini dengan transparan dan adil.

(M. Aqil Bahri, S.H)

Baksos GWI Peduli Ramadhan, Bagikan Takjil Serta Santunan Yatim

Banten,Mediarepublika.com- Dibulan Suci Ranadhan 1447 H yang penuh berkah, DPD Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Banten menggelar kegiatan sosial santunan kepada Anak Yatim  dan Masyarakat  yang diselenggarakan di Kota Tangerang, Banten, pada Jum’at 21 Maret 2025.

Kegiatan tersebut melibatkan seluruh pengurus DPC se-Provinsi Banten sebagai aksi berbagi di Bulan Ramadhan dengan membagikan paket  berupa Makanan dan minuman untuk berbuka puasa serta uang tunai yang dibagikan langsung kepada anak Yatim Piatu serta Lansia dan kaum duafa.

“Menurut Syamsul Bahri Ketua GWI, tujuan digelarnya acara tersebut untuk saling mengingatkan, menghargai serta saling berbagi kepada masyarakat. Meski demikian, Bakti sosial itu ialah bentuk kepedulian tim GWI kepda Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai simbolnya bersatu kita teguh bercerai kita runtuh.

“Harapannya mudah mudahan GWI selalu Kompak dan banyak memberikan manfa’at bagi seluruh masyarakat,” Ujar Syamsul Bahri.

Ketua DPD GWI Syamsul Bahri juga memberikan apresiasi serta berterimakasih kepada seluruh Pengurus yang sudah hadir dan telah berperan serta dalam kegiatan santunan dengan membagikan (1000) seribu takjil  dan 60 paket santunan kepada anak yatim pada kegiatan tersebut.

Disisi lain,  Welly Supratman Ketua GWI DPC Kota Cilegon yang  menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa, kegiatan sosial ini sangatlah positif, karena selain berbagi rejeki, kekompakan GWI juga akan terus terjalin dengan baik”, Ucapnya

“Saya turut senang dan bangga atas gerakan kegiatan Sosial ini yang secara langsung di gelar oleh pimpinan Pusat GWI serta dihadiri oleh seluruh Pimpinan Pengurus se Provinsi Banten. Ini adalah momentum dimana kita bisa melihat langsung upaya yang dilakukan oleh Pimpinan GWI serta yang lainnya, dan insyaallah bisa kita jadikan agenda yang sangat Positif,” Ujar Welly.

Pada kesempatan itu, Sanyu (lansia) merasakan bantuan yang diberikan langsung oleh GWI sangat senang dan panjatan Do’a supaya GWI selalu memberikan manfa’at yang terbaik untuk masyarakat Indonesia.

“Alhamdulillah, seneng banget. Mudah- mudahan Allah mempermudah segala urusan dan diberikan Rezeki yang berlimpah serta Kesehatan untuk kita semua,” tuturnya.

(Ibnu/tim GWI)

Pelaku Penipuan Modus Koperasi Rugikan Nasabah Milyaran Rupiah

SERANG, – Merasa ditipu dan dirugikan, H. Sunohdi S.E ketua Direktur Koperasi (Baitul Maal wat Tamwil) BMT Muamaroh Anyer melaporkan Desty Angrum Anisyah diduga Pelaku Pemalsuan Tanda tangan serta penggelapan Uang Deposito Nasabah Koperasi kepada Polres Cilegon, Kamis (20/03/2025). Pasalnya, beberapa Nasabah yang menjadi korban penipuan oleh pelaku meminta pertanggung jawaban Koperasi BMT Muamaroh yang terletak di Jalan Raya Anyer no.5 Pasar Anyer.

 

Berdasarkan hasil dari Laporan Polisi Nomor : LP/B/60/III/2025/Res Cilegon/Polda Banten. H. Sunohdi melaporkan perkara tersebut dengan ketentuan tindak Pidana Pemalsuan Tanda Tangan, Pemalsuan Dokumen dan Penggelapan Uang sebagaimana dimaksud dalam pasal 374 KUHP Pidana dan atau pasal 263 KUHP Pidana.

 

“Pada tanggal 24 Febuari saat saya hendak ke kantor bersama karyawan lainnya, saya didatangi oleh beberapa orang masyarakat yang mengaku sebagai anggota Koperasi BMT Muamaroh yang melakukan Deposito dan hendak menarik hasil Deposito. Namun setelah saya cek pada sistem Komputer mereka tidak terdaftar pada Koperasi, dan pada saat itu mereka menunjukkan Warkat Deposito Berjangka yang diketahui bahwa Warkat tersebut bukan Koperasi yang mengeluarkan, dan tanda tangan Direktur BMT Muamaroh yang seharusnya ditandatangani oleh saya telah dipalsukan oleh saudari Desty sebagai manager Operasional. Saat saya konfirmasi kepada Desty, dirinya mengaku bahwa warkat tersebut dibuat olehnya berikut pemalsuan tanda tangan saya,”ujar H. Sunohdi.

 

Menurutnya, hingga saat ini Korban yang merasa dirugikan dan di tarik uangnya oleh pelaku sebanyak 25 orang. “Jadi, Permasalah ini bermula dari pelaku yang menjanjikan kepada nasabah bahwa tanggal 20 Maret 2025 ini akan mengembalikan semuanya, namun pelaku malah kabur. Atas kejadian ini saya merasa dirugikan karena semua korban meminta pertanggung jawaban kepada saya, dan saya tetap akan bertanggung jawab menyelesaikan masalah ini,” Ucap H. Sunohdi.

 

Sebelumnya, Desty yang sudah 18 tahun di didik oleh H. Sunohdi baru diketahui olehnya atas tindakan yang menyangkut kerugian atas nama baiknya. Kemudian, kesalahan ini bermula dari beberapa data verifikasi Nasabah yang memberikan Deposit kepada pelaku, bukan kepada pihak Koperasi BMT Muamaroh.

 

“Awalnya saya tidak mengetahui kalau ada Nasabah yang memasukkan uang tabungan dan lain sebagainya sebagai bentuk Deposit kepada Koperasi, setelah saya selidiki Nasabah ini memberikan tabungan dan Deposit melalui Pelaku baik berupa uang tunai ataupun Transfer ke Rekening Desty bukan ke Koperasi BMT, sehingga kejadian ini memicu kepada Koperasi. Masalah ini tentu akan menjadi tanggung jawab saya, dan saya sangat berharap kepada Polres Cilegon agar dapat memproses dan ditindaklanjuti perkara ini sesuai aturan hukum yang berlaku,” Harap H. Sunohdi.

 

Disisi lain, AM Korban penipuan Modus Koperasi menyampaikan bahwa kejadian ini sudah berlarut-larut hingga tiba saatnya para korban merasa tertipu oleh janji manis pelaku.

 

“Jadi, ayah saya yang sudah melakukan deposit ingin mengambil uang. Nah pada saat tiba waktunya pencairan, pelaku ini mengulur – ulur waktu dengan alasan tutup buku, uang belum ada dan lain sebagainya,” Kata AM kepada Awak Media.

 

Selain Deposito uang Tunai, beberapa nasabah juga menggunakan surat tanah sebagai transaksi Deposit pada koperasi tersebut. Atas kejadian ini Pihak Korban berharap pelaku dapat mengembalikan hak Deposit yang di perkirakan mencapai Puluhan Milyar Rupiah.

 

“Bukan Uang tunai saja, ada yang memakai surat tanah sebagai bentuk Deposit. Kami sangat berharap pelaku dapat mempertanggung jawabkan dan mengembalikan semua yang menjadi hak kami, dan kami tidak ingin pilih-pilih kalau ingin dicairkan yang tabungan semua harus dicairkan, bukan hanya tabungan saja. Dan ini bukan nilai yang sedikit, diperkirakan untuk semua nasabah itu mencapai 30 Milyar Rupiah lebih,” terangnya.

 

Dikesempatan yang berbeda, Sahril sebagai Mitra Koperasi BMT Muamaroh juga berupaya ikut mempertanggung jawabkan masalah tersebut dengan mensuplay atau memberikan Donatur kepada Koperasi.

 

“Atas kejadian ini, Kita akan berupaya melakukan suplay Dana kepada Koperasi agar bisa menyelesaikan masalah ini, dan harapan untuk kedepannya Masalah ini tidak terulang lagi,” Kata Sahril saat dikonfirmasi.

 

Sampai ditayangkan berita ini, Polres Cilegon belum dikonfirmasi.

(Ibnu/Tim GWI).

Payah, Kantor Kecamatan Kronjo Tidak Patuhi Aturan “Simbol Negara”

Tangerang, – Sekilas tidak ada yang aneh di Kantor Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang, namun pada pantauan awak media terlihat didalam ruangan Kecamatan Kronjo maupun ruang aula tidak adanya simbol lambang Negara seperti Garuda Pancasila, Photo Presiden Wakil Presiden dan Photo Kepala Daerah Lainnya, Senin 17 Maret 2025.

Sebelumnya awak media sudah berkunjung kekantornya beberapa Minggu yang lalu dan mencoba klarifikasi untuk bertemu dengan Pak Mahfud namun tidak pernah ada ditempat dan dihubungi melalui chat dan telp tidak ada respon.

“Sudah berulang kali kita lakukan klarifikasi dan menegur, tapi tidak di indahkan,” Kata Batu Pandiangan.

Menurutnya, penataan lambang didalam ruangan Kantor merupakan simbol tradisi ketatanegaraan yang selama ini sudah ada. Pemasangan foto Prabowo dan Gibran sengai Presiden RI beserta Garuda Pancasila dilakukan untuk menghormati Simbol Negara dan posisi prabowo sebagai kepala negara.

Disatu sisi pemerintah gencar mensosialisasikan tentang cinta tanah air dan mengembalikan rasa Nasionalisme terhadap bangsa ini yang belakangan mulai pudar.

Tapi disisi lain, justru kalangan instasi Pemerintah yang tidak memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat tentang cinta terhadap tanah air dan Nasionalisme melalui penggunaan simbol negara dan photo presiden maupun kepala daerah lainnya.

Ketentuan pemasangan foto Presiden-Wapres RI Di sisi lain, aturan pemasangan foto presiden-wapres juga diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 24 Tahun 2009 tentang tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.

Salah satu alasannya ialah (a) memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI. (b) menjaga kehormatan yang menunjukkan kedaulatan bangsa dan ada NKRI.

Laporan : Johanes Klober Siboro

Kunjungan Gubernur Ke RSUD Banten, Direktur Pastikan Pasien Dilayani Dengan Baik

Banten,Mediarepublika.com – Baru baru ini Gubernur Banten Terpilih Andra Soni S.M,.M,AP, mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten guna memastikan pelayanan yang terbaik untuk pasien. Direktur RSUD Banten Dr. Danang Hamsah Nugroho M.Kes menyambut hangat kedatangan Gubernur Banten, Senin 03 Maret 2025.

 

Sebagai salah satu komitmen Gubernur Banten dalam memastikan Pelayanan Kesehatan terhadap masyarakat berjalan optimal.

 

“Alhamdulillah, Kunjungan Bapak Gubernur kita untuk melihat situasi pelayanan terhadap pasien berjalan dengan lancar, Pak Andra Soni juga memberikan masukan yang dapat meningkatkan upaya pelayanan kesehatan bagi masyarakat di UPTD RSUD Banten,” Katanya.

 

Sebelumnya, UPTD RSUD Banten merupakan salah satu Rumah Sakit Umum Daerah milik Pemerintah Provinsi Banten yang merupakan Rumah Sakit rujukan Tipe B di Provinsi Banten. Dalam hal ini, Direktur sangat Optimis atas masukan dan pesan yang diberikan oleh Gubernur dalam melayani masyarakat.

 

“Kita sangat Optimis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang terbaik untuk pasien,” Tukasnya.

(Herman/red)

Polri Untuk Masyarakat, Polres Metro Tangerang Kota Beri Layanan Penitipan Kendaraan Gratis Musim Mudik 2025, Catat Tanggalnya

TANGERANG — Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengumumkan, pihaknya memberikan pelayanan penitipan kendaraan motor dan mobil gratis saat mudik lebaran tahun 2025 atau 1446 Hijriah.

Menurut Zain, program penitipan sepeda motor dan mobil gratis ini telah sesuai arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dimana setiap tahunnya Polda Metro Jaya menyediakan pelayanan penitipan kendaraan roda dua (R-2) maupun roda empat (R-4) gratis kepada pemudik.

Proses penitipan ini dapat dilayani di Kantor Polres Metro Tangerang Kota dan 12 Polsek Jajaran. Hal ini dilakukan Polri untuk mengantispasi agar masyarakat terhindar pencurian kendaraan bermotor saat rumah kosong ditinggal mudik lebaran.

Lanjut dia, layanan ini merupakan agenda rutin tahunan Polri sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat di wilayah hukumnya masing-masing dan kegiatan Polri ini adalah untuk Masyarakat sebagaimana tagline pengamanan tahun ini, yaitu “Mudik Aman dan Keluarga Nyaman”.

“Layanan penitipan kendaraan gratis ini tujuannya agar pemudik merasa tenang, aman dan nyaman saat meninggalkan rumah dan kendaraannya,” ungkap Jum’at (14/3/2025).

Menurutnya, keutamaan hari raya idul fitri adalah bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Jangan sampai terjadi resiko dalam perjalanan mudik ke kampung halaman. Polisi tentunya akan menekan terjadinya angka kecelakaan lalu lintas itu.

“Kami (Polisi) imbau, khususnya kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, untuk sebaiknya tidak menggunakan motor saat perjalanan mudik. Karena, memiliki potensi dan resiko kerawanan,” ujar Zain.

Pelaksanaan pelayanan penitipan kendaraan motor dan mobil gratis ini akan di mulai pada tanggal 22 Maret 2025 hingga 8 April 2025 dan untuk memudahkan masyarakat dapat menghubungi nomer telp sesuai hotline pelayanan di masing-masing Polsek terdekat dari tempat tinggalnya.

“Adapun syarat dan ketentuannya, masyarakat hanya perlu membawa dan menunjukkan identitas kepemilikan kendaraan berupa BPKB/STNK dan KTP pemilik agar mudah didata,” imbuhnya.

(Red).

Kadinkes Cilegon Dan RS Kurnia Diduga Ada Main Mata, LBH KIS Layangkan Surat Somasi

Cilegon,- Menindaklanjuti pemberitaan yang beredar tentang Pelayanan Rumah Sakit Kurnia Kota Cilegon yang dinilai Bobrok, Kepala Dinas Kesehatan setempat Menolak memberikan keterangan perihal tersebut dan terkesan acuh. Menanggapi hal ini, Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan Indonesia Sejahtera (LBH-KIS) melalui Habinsaran Lubis S.H Ketua Bidang Hukum Kesehatan Masyarakat bersama Tim Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) DPC Kota Cilegon akan melayangkan surat Somasi kepada Dinas Kesehatan, Kamis (13/03/25).

Penolakan yang dilakukan Kepala Dinas melalui Humas Dinas Kesehatan dengan alasan tidak ingin memberikan informasi mengenai keterangan Klarifikasi antara Pihak RS Kurnia dengan Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

“Ibu lagi sibuk dan masih ada Tamu, pesan beliau tidak ingin memberikan keterangan kepada siapapun mengenai RS Kurnia,”katanya usai keluar dari ruangan Kepala Dinas Kesehatan.

Sebelumnya penolakan sudah berulang kali terjadi Dinkes Cilegon kepada awak media, untuk melaporkan terkait Buruknya Pelayanan RS Kurnia terhadap pasien masyarakat Cilegon. Bahkan beberapa korban pasien memberikan informasi ke awak media, bahwa Penolakan Pasien rata rata mengunakan kartu BPJS.

Dalam hal ini, Habinsaran Lubis S.H menyimpulkan bahwa adanya Pelayanan Kesehatan Masyarakat di RS Kurnia yang dinilai Bobrok itu tidak membuahkan hasil. Kemudian Habinsaran Lubis akan melayangkan surat Somasi kepada Dinas Kesehatan Kota Cilegon tentang penolakan dalam memberikan keterangan mengenai Pelayanan RS Kurnia.

“Sangat disayangkan, bahwasanya pada hari ini kita ingin silaturahmi dan bertemu langsung dengan Kepala Dinas akan tetapi kehadiran kami kesini tidak di tanggapi dengan baik. Dan untuk mempersingkat waktu, nanti akan kita layangkan surat Somasi,”ujarnya.

Mengutip pada laman berita sebelumnya, Dalam keterangan Andika salah salah satu orang tua Pasien bernama Nadia mengeluhkan pelayanan dari Rumah Sakit Kurnia Cilegon yang dinilainya sangat bobrok dan lambat serta pilih-pilih pasien. Keluhan tersebut berawal ketika Andika membawa anak nya yang sedang sakit mata ke Rumah Sakit Kurnia Cilegon, Kamis (20/02/2025).

“Ketika saya datang ke RS Kurnia Cilegon sekitar jam 14.00 wib dengan mendaftarkan anak saya sebagai pasien umum dengan berharap akan mendapatkan fasilitas baik dari RS Kurnia, tapi nyatanya saya harus menunggu berjam-jam untuk mengantri, itupun saya belum mendapatkan pelayanan dari RS tersebut,” ucapnya kesal.

Sampai ditayangkan Berita ini, Walikota Cilegon Belum dikonfirmasi.

(Ibnu/Tim GWI)