SIARAN PERS PROGRAM RELAKSASI OJK MEMBANTU DUNIA USAHA DI PROVINSI LAMPUNG, OJK DORONG PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Medirepublika.com

Bandar Lampung, 13 Agustus 2020. Otoritas Jasa Keuangan menilai stabilitas sektor jasa keuangan dalam kondisi tetap terjaga namun dengan kewaspadaan yang terus ditingkatkan. OJK akan terus mengoptimalkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penguatan peran sektor jasa keuangan.

Kebijakan relaksasi baik yang dinisiasi oleh OJK berupa pemberian relaksasi kredit/pembiayaan bagi debitur yang terdampak COVID maupun yang bekerjasama dengan pemerintah melalui pemberian subsidi bunga maupun penempatan dana PEN pada Bank HIMBARA berjalan cukup efektif khususnya di Provinsi Lampung. Hal ini tercermin dari mulai kembali membaiknya penyaluran kredit oleh perbankan sampai dengan Periode Juni 2020, yang diikuti dengan perbaikan kredit bermasalah.

Sektor Industri Jasa Keuangan – Perbankan
Data OJK Provinsi Lampung pada Semester I-2020 menunjukan, kredit perbankan pada awal masa pandemi COVID19 yaitu April-Mei 2020 sempat mengalami penurunan, yaitu masing-masing turun 0,14% pada April 2020 dan kembali menurun sebesar 1% pada Mei 2020. Namun demikian sejalan dengan mulai diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru dan beberapa program pemulihan ekonomi nasional, pada Juni 2020 penyaluran kredit perbankan kembali tumbuh positif meskipun masih relatif rendah yaitu 0,64%.

Kredit bermasalah perbankan pada awal masa pandemi COVID19 (April-Mei 2020) sempat mengalami peningkatan yaitu dari 2,22% per Maret 2020 menjadi 2,64% pada April dan meningkat kembali menjadi 2,94% pada Mei 2020. Namun pada Juni 2020 jumlah kredit bermasalah kembali menurun menjadi 2,79%. Penurunan NPL perbankan pada Juni 2020 ini menunjukkan bahwa program relaksasi baik yang diinisiasi oleh OJK maupun bekerjasama dengan pemerintah berjalan cukup efektif.

Beberapa sektor ekonomi yang mengalami penurunan kredit cukup tinggi pada masa awal pandemi (April s.d Mei 2020) dan menurun cukup signifikan pada Mei 2020 antara lain sektor real estate, persewaan dan jasa perusahaan (-4,99%); jasa perdagangan besar dan eceran (-3,57%); jasa konstruksi (-2,85%) dan jasa transportasi, , pergudangan dan komunikasi (-2,05%). Sementara sektor ekonomi yang cukup stabil dan tidak mengalami penurunan signifikan selama masa pandemi Covid 19 antara lain sektor pertanian, sektor perikanan dan sektor bukan lapangan usaha lainnya (konsumtif).

Berdasarkan Data pelaksanaan relaksasi kredit perbankan per 30 Juli 2020, dari 130.596 debitur yang mengajukan restrukturisasi, tercatat sebanyak 124.490 pengajuan yang telah disetujui dengan nilai mencapai Rp 6,79 triliun. Sedangkan pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Provinsi Lampung, dari Rp 471,33 miliar alokasi dana pada 4 (empat) Bank Himbara, OJK mencatat sebesar Rp 173,48 Miliar total dana telah disalurkan kepada 939 debitur atau sebesar 36,81%.

Sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB)
Selama semester I-2020 kinerja IKNB sangat terdampak pandemi Covid 19. Perusahaan pembiayaan mengalami penurunan dalam penyaluran pembiayaan sejak Desember 2019 hingga Mei 2020 dengan rata-rata penurunan  mencapai -1,26% tiap bulannya. Adapun nilai piutang perusahaan pembiayaan Provinsi Lampung pada posisi Desember 2019 yaitu Rp.9,011 triliun dan mengalami penurunan di Mei 2020 yaitu Rp.8,45 triliun.

Untuk LKM, hingga April 2020 total pinjaman yang disalurkan masih meningkat meski hanya sebesar 1,93% dari Desember 2019 (Rp.17,61 miliar) dan pada April 2020 sebesar Rp.17,95 miliar.

Penyaluran kredit program UlaMM, Umi, dan Mekar hingga Juli 2020 ini masih menunjukkan peningkatan sejak awal tahun dimana untuk posisi Juli 2020 nilai pembiayaan UlaMM, Umi dan Mekar masing-masing mencapai Rp. 162 Miliar, Rp. 343 Miliar dan Rp.462 Miliar

Rasio NPF perusahaan pembiayaan pada Januari 2020 – April 2020 mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan 1% tiap bulannya. Namun posisi Mei 2020, NPF mengalami penurunan yaitu dari 5,06% (April 2020) menjadi 4,87%.

Hingga Juli 2020 jumlah relaksasi kredit yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan di Provinsi Lampung telah mencapai Rp 3,9 triliun dengan jumlah kontrak mencapai 108.613 kontrak, Perusahaan Modal Ventura 67 debitur dengan nilai pinjaman mencapai Rp.8,29 miliar. Bentuk relaksasi yang dilakukan lembaga pembiayaan adalah melalui perpanjangan tenor atau grace period 3-6 bulan, partial payment (sesuai kemampuan), holiday payment (3-6 bulan).

Tiga besar sektor ekonomi yang dibiayai oleh lembaga pembiayaan di Provinsi Lampung yaitu sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor (33%), Rumah Tangga (14%),  Transportasi dan Perdagangan (10%).

Dalam upaya terus mendukung pelaksanaan program PEN khsusnya di Provinsi Lampung, OJK Provinsi Lampung melakukan konsolidasi dengan seluruh Lembaga Jasa Keuangan di daerah untuk menyampaikan informasi dan pelaksanaan program PEN (baik virtual maupun secara langsung), berkoordinasi dengan stackholder di daerah seperti Pemprov, Pemkab/Pemkot, Bank Indonesia, Kadin, DJPN, dan lainnya serta tetap memonitoring penyaluran kredit/pembiayaan secara periodik.

“Debitur-debitur yang telah mendapat relaksasi kredit/pembiayaan diharapkan dapat bergerak kembali menghidupkan sektor riil sembari pemerintah dan pihak-pihak terkait berupaya untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga, meningkatkan daya beli masyarakat dan belanja pemerintah untuk meng-create demand di pasar” kata Bambang, menutup penjelasan mengenai kinerja dan implementasi PEN.

Satgas Waspada Investasi
Di masa Pandemi Covid-19 ini, penawaran investasi ilegal dan fintech peer to peer lending ilegal tetap marak di masyarakat. Pada bulan Juli 2020, Satgas Waspada Investasi kembali menghentikan 99 entitas investasi ilegal, sehingga pada tahun 2020 total entitas investasi ilegal yang telah dihentikan sebanyak 160 entitas. Dan sejak tahun 2017, OJK telah menghentikan sebanyak 787 entitas investasi

Selain itu, Satgas Waspada investasi juga telah menemukan kembali 105 fintech peer to peer lending ilegal yang menawarkan pinjaman ke masyarakat melalui aplikasi dan pesan singkat di telepon genggam, sehingga selama tahun 2020 Satgas Waspada Investasi telah menemukan 693 perusahaan fintech peer to peer lending illegal dan menjadikan total sebanyak 2.591 perusahaan yang telah dihentikan sejak tahun 2018.

Sementara itu, berdasarkan data per 5 Agustus 2020, terdapat 158 perusahaan fintech peer to peer lending yang terdaftar/berizin di OJK sesuai POJK No.77/POJK.01/2016 tanggal 28 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang berbasis Teknologi Informasi, dengan rincian sebanyak 33 perusahaan yang telah mengantongi izin OJK dan 125 perusahaan yang telah terdaftar (website : www.sikapiuangmu@ojk.go.id )

OJK selaku salah satu anggota Satgas Waspada Investasi terus berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai banyaknya tawaran investasi tak berizin melalui kegiatan sosialisasi serta publikasi kepada masyarakat.

OJK pun tetap berperan aktif dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya entitas yang melakukan penawaran penghimpunan dana tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. Dalam proses tindak lanjut tersebut, OJK berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait yang juga merupakan anggoata Satgas Waspada Investasi, salah satunya Kepolisian RI, dalam rangka percepatan penanganan laporan masyarakat.(Red)

Pemprov Lampung Luncurkan Aplikasi Pasar Berjaya Dan Ojesa

Mediarepublika.com

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, melaunching Aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa (Ojek Sahabat Wanita) pada acara HUT UMKM Ke-5 Tahun 2020, di Halaman Kantor Dinas Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Rabu (12/08).

Acara ini dihadiri juga oleh Kadis Koperasi & UKM, Kadis Perindustrian & Perdagangan, Kadis Pariwisata & Ekraf, Kadis Perkebunan dan Dinas/Instansi teknis terkait.

Launching Aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa merupakan wujud nyata dan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendorong perkembangan UMKM di Provinsi Lampung.

Dalam acara HUT UMKM ke-5 ini juga dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan juga penyerahan jaket Ojesa secara simbolis sebagai bentuk dukungan pemerintah.

“Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, hari ini kita bisa bersama hadir dalam peringatan hari UMKM Provinsi Lampung 2020 sekaligus launching aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa (Ojek Sahabat Wanita). Semoga aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat Lampung,” ucap Wagub dalam sambutannya.

Sementara itu Kadis Koperasi & UKM Provinsi Lampung, Agus Nompitu, melaporkan kegiatan peringatan HUT UMKM ke-5 ini berlangsung selama tiga hari tanggal 12-14 Agustus 2020. Selain launching aplikasi Pasar Berjaya dan Ojesa, juga dilakukan penyerahan bantuan bagi 42 wirausaha pemula sebesar 482 Juta, Talkshow, Bazar UMKM, dan Penyerahan KUR bagi UMKM. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Wagub Lampung Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral

BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penyelenggaraan Kepariwisataan, di Ruang Rapat Utama Komplek Kantor Gubernur, Rabu (12/08).

Selain dihadiri oleh Wakil Gubernur, rapat juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, Kepala Dinas PSDA, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik, Plt. Kepala Dinas Kehutanan, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Plt. Kepala Dinas ESDM serta Kepala Bidang pada Bappeda.

Wakil Gubernur memberikan arahan agar Pemerintah melalui Dinas/Instansi lintas sektoral memprioritaskan pembangunan destinasi wisata level Provinsi yang berada di Kabupaten/Kota, terutama pembenahan akses menuju lokasi destinasi. (Red)

Gubernur Lampung Buka Acara Executive Meeting, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)

Mediarepublika.com

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, membuka acara Executive Meeting, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dengan Tema Membangun Komitmen Pentingnya Pengendalian Alih Fungsi Lahan Melalui Implementasi Perda LP2B, di Hotel Swiss Bell, Selasa (11/08).

Turut hadir Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin SE, Bupati Lumajang Tohiful Hak, Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kusnardi, serta Dinas/Instansi terkait lainnya.

Gubernur mengemukakan bahwa pertemuan ini merupakan momen yang spesial, strategis dan sangat penting untuk pembangunan pertanian di Indonesia khususnya untuk pembangunan pertanian di Provinsi Lampung. Kehadiran Ketua Komisi IV DPR RI, dan Dirjen PSP Kementerian Pertanian sebagai bukti bahwa Komisi IV dan Kementerian Pertanian mendukung penuh pembangunan pertanian di Provinsi Lampung.

“Menteri Pertanian telah menunjuk Provinsi Lampung sebagai lokomotif pembangunan pertanian Indonesia. Lampung siap melaksanakan semua program dan kebijakan pembangunan pertanian untuk mewujudkan kedaulatan pangan menuju pertanian maju, mandiri dan modern,” jelas Gubernur.

Gubernur berharap forum ini dapat membangun komitmen bersama dalam rangka pengendalian alih fungsi lahan melalui Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada Dirjen PSP atas terselenggaranya acara ini, dan khususnya dukungan APBN Kementerian Pertanian untuk program Prasarana dan Sarana Pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan secara simbolis tanaman khas Lampung yaitu Asam Kumbang, kepada para undangan. Gubernur juga memberikan bibit Lada Sambung kepada Ketua DPRD dan Bupati/Walikota yang turut hadir pada acara tersebut, sebagai simbol komoditi unggulan Lampung dan mengembalikan kejayaan Lada Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi Menteri Agama RI Resmikan Pembangunan Asrama Haji Provinsi Lampung

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi melakukan Penandatanganan Prasasti dalam rangka peresmian pembangunan Asrama Haji, Pusat Pelayanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) dan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama (KUA) Provinsi Lampung di Gedung Orange Asrama Haji, Bandar Lampung, Selasa (11/08).

Dalam Peresmian tersebut Menteri Agama Republik Indonesia menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang mampu menjaga Hubungan baik antar umat beragama, sehingga Provinsi Lampung sangat kondusif.

“Kerukunan antar umat beragama di Indonesia menjadi contoh bagi dunia, terutama dimasa wabah Covid 19, menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi terjalinnya kerukunan umat beragama di Indonesia, saling tolong menolong tanpa memandang Agama,” tutur Fachrul

Kemudian berkaitan rencana Pemerintah Provinsi Lampung menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai Embarkasi Haji penuh, Fachrul Razi menyatakan bahwa hal tersebut akan menjadi perhatian penuh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Agama.

Fachrul Razi juga mengungkapkan bahwa di Indonesia rata-rata waktu tunggu untuk dapat menunaikan ibadah haji adalah 20 Tahun, sehingga ada baiknya jika sedari dini sudah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dengan harapan saat pelaksanaan sudah benar – benar siap.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia Jenderal (Purn) Fachrul Razi di Provinsi Lampung dapat Meningkatkan motivasi dan semangat dalam meningkatkan pelayanan dibidang keagamaan.

Kemudian terkait persiapan Bandara Radin Inten II sebagai Bandara Embarkasi Haji Penuh, Gubernur telah menyiapkan lahan 200 hektar untuk membangun sarana pendukung.

“Saya meminta Runwaynya selesai di Tahun 2021, sehingga pada Tahun 2021 jamaah Haji dapat berangkat langsung dari Lampung” ujar Arinal.

Disisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim, dalam laporannya menerangkan bahwa Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung intens mempersiapkan Bandara Radin Inten II dari Embarkasi Antara menjadi Embarkasi Haji penuh pada tahun 2021 mendatang.

Adapun terkait pembangunan Asrama Haji dan fasilitas lainnya, Juanda Naim menjelaskan bahwa fasilitas tersebut dibangun dengan menggunakan dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), dimana dengan dana tersebut juga telah dibangun 7 gedung Balai Nikah dan manasik Haji di 7 Kabupaten, 2 asrama siswa MAN, Pusat Layanan Haji Terpadu di Tubaba. (Red)

Penyerahan Penghargaan Lomba Desain Kaway Plastik 2020, Gubernur Arinal Apresiasi IIPG dan Dekranasda atas Bangkitnya UMKM Bidang Fashion

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi Dekranasda Provinsi Lampung dan Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Provinsi Lampung yang telah berupaya membangkitkan
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui Lomba Desain Kaway Plastik di tengah Pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal saat menghadiri penyerahan penghargaan pemenang Lomba Desain Kaway Plastik di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Minggu (9/8/2020) malam.

“Hal ini menunjukkan kontribusi pelaksanaan tata kelola yang baik dalam rangka menghadapi covid-19 dan menumbuh kembangkan UMKM,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal mengatakan penyelenggaraan lomba ini membuktikan bahwa setiap orang masih bisa berkarya di tengah situasi sulit saat ini. “Bahkan memberi peluang munculnya usaha kreatif baru di bidang fashion,” ujar Arinal.

Apalagi kata Arinal, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang sangat besar. Tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan namun juga berdampak terhadap perekonomian dan sosial masyarakat, khususnya UMKM.

“Salah satu upaya nyata dalam mendukung pelaku UMKM adalah seperti yang dilakukan saat ini oleh IIPG Provinsi Lampung bekerjasama dengan Dekranasda Provinsi Lampung yaitu berupa penyelenggaraan lomba Desain Kaway Plastik New Normal,” katanya.

Kaway Plastik sendiri merupakan sebuah karya kreatif yang terinspirasi dari Alat Pelindung Diri (APD) yang dikombinasikan dengan tapis yang merupakan kerajinan khas Lampung yang dihasilkan UMKM.

Pada kegiatan itu, sekaligus juga di launching Toples motif Batik Sembage Lampung.

Toples ini merupakan suatu karya unik dan kreatif, yang diharapkan akan diisi juga oleh produk kreatif kuliner Lampung.

“Semua keunikan berdasarkan kekhasan daerah Lampung ini diharapkan akan meningkatkan brand image Provinsi Lampung sebagai daerah yang kaya dan kreatif,” kata Arinal.

Arinal mengaku sangat mendukung semua program dan kegiatan yang mengedepankan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

Ia berharap agar semua pihak mau berpartisipasi untuk memberikan dukungan baik moril maupun materiil pada pemulihan situasi pandemi covid-19 saat ini.

“Melalui berbagai karya dan aktivitas yang memberi manfaat serta kemaslahatan bagi masyarakat Lampung,” katanya.

Ada yang istimewa dari kegiatan ini, dimana Ibu Riana Sari mendapatkan kejutan karena tepat pada hari ini berusia ke- 51 tahun. Ucapan selamat serta doa terus berdatangan dari keluarga dan semua pihak.

“Selamat ulang tahun, semoga selalu berbahagia, panjang umur dan selalu sehat,” ujar Arinal.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal mengatakan Lomba Kaway Plastik ini dilatar belakangi oleh kondisi pandemi covid-19 yang saat ini sedang melanda seluruh dunia termasuk Provinsi Lampung.

“Adapun tujuan dari pelaksanaan kegiatan lomba kaway plastik ini adalah untuk mendorong kreativitas dan inovasi UMKM, meningkatkan perekonomian UMKM, memberdayakan perajin Iokal dan mendorong semangat kewirausahaan,” ujar Ibu Riana.

Riana menjelaskan seluruh proses pelaksanaan lomba kaway plastik ini telah dilaksanakan dengan mengikuti adaptasi kebiasaan baru yaitu dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Peserta mengajukan desain kaway plastik dalam bentuk video yang dikirimkan melalui media instagram, yang selanjutnya diseleksi oleh tim juri untuk menatapkan 10 besar dan 4 pemenang kategori,” kata Ibu Riana yang juga Ketua IIPG Provinsi Lampung.

Selanjutnya, kata Ibu Riana, peserta mengirimkan fisik desain kaway plastik untuk dinilai langsung oleh tim juri di Jakarta. “Dan malam ini diumumkan Juara 1, 2 dan 3,” katanya.

Juri sendiri terdiri dari Yanti Airlangga selaku Ketua IIPG Pusat, Arzeti Bilbina seorang peragawati dan model nasional, Wignyo Rahadi seorang fashion designer, vice chairman IFC dan Staf ahli Dekranas Pusat serta Florentina W.H selaku fashion designer nasional.

Jumlah peserta yang mendaftar berjumlah 82 peserta yang terdiri dari 80 peserta berasal dari 14 kabupaten/kota den 2 peserta berasal dari luar Provinsi Lampung yakni Surabaya dan Sidoarjo.

“Dan malam ini sekaligus juga di launching Toples motif Sembage Lampung. Motif sembage telah dimunculkan kembali menjadi motif khas batik lampung yang dapat diaplikasikan kedalam berbagai kerajinan Iainya yang akan memberi nilai tambah pada produk kerajinan tersebut,” kata Ibu Riana.

Pada kesempatan itu, Ibu Riana mengaku terharu atas kejutan yang diberikan di hari ulang tahunnya terutama saat ditayangkannya video puisi persembahan dari putra putrinya.(Red)

Sekdaprov Lampung Hadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menghadiri Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan serta Jaga Jarak untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19 bersama Kemendagri melalui Virtual Meeting, di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (10/08).

Rapat dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala BPBD, Plt. Kepala Dinas Pemdes dan Transmigrasi serta Kepala Dinas Kominfo dan Statistik.

Dijelaskan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2020, bahwa dalam penanganan Covid-19, Kepala Daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) diharapkan melakukan edukasi dengan melibatkan unsur Pentahelix ; Pakar, Akademis, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Media, Budayawan, Seniman, Ibu-Ibu PKK, Karang Taruna dan Relawan di Daerah, melakukan sosialisasi tentang adaptasi kebiasaan baru dengan Protokol Kesehatan secara masif menggunakan berbagai moda komunikasi daerah dan membuat konten edukasi dan sosialisasi berbasis kearifan lokal dan budaya masyarakat.

Kolaborasi Pentahelix berbasis komunitas terdiri dari edukasi, sosialisasi dan mitigasi. Dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, partai politik hingga ke tingkat RT/RW. Media berperan dalam sosialisasi dan edukasi dengan persentase hingga 63%, melibatkan pakar sosial, antropolog dan sosiolog serta mengedepankan pendekatan berbasis kearifan lokal.

Kepala Daerah memastikan semua masyarakat di daerahnya memakai masker, membuat masker kain dengan melibatkan UMKM dengan standar yang telah ditetapkan, dan membagikan masker kain untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Daerah juga diharapkan dapat membagikan informasi yang benar terkait Covid-19, memastikan sampai pada masyarakat dan masyarakat paham serta menjadikannya kebiasaan baru. (Red)

Gubernur Lampung Hadiri Acara HUT Ke-46 Lampung Post

Mediarepublika.com

Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, menghadiri Acara HUT ke-46 Lampung Post, dengan tema Masyarakat Produktif, Aman Covid-19, di Halaman Parkir Harian Lampung Post, Senin (10/08).

Acara ini dihadiri juga oleh Pemimpin Redaksi Lampung Post Iskandar Zulkarnain, Forkopimda Provinsi Lampung, Kadis Kominfo & Statistik A. Chrisna Putra, Ketua MUI Lampung Ihsanudin, serta undangan yang telah ditentukan.

Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat HUT ke-46 kepada Lampung Post. Gubernur berharap, Lampung Post tetap jaya dan semakin maju dan berkiprah untuk mencerdaskan bangsa dan turut mendukung menyampaikan informasi-informasi pembangunan sehingga target pemerintah dalam rangka mencerdaskan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat tidak lepas daripada kontribusi media, sehingga masyarakat Lampung akan mendapatkan informasi-informasi yang akurat.

Perihal peran dan upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi pandemi Covid-19, Gubernur mengungkapkan bahwa Provinsi Lampung memberikan kontribusi 40% kebutuhan DKI, dan juga memberikan bantuan 26 ribu ton gula, agar situasi ibu kota sebagai pusat ekonomi jangan sampai terganggu. Sampai saat ini Provinsi Lampung masih dalam posisi 10 besar Provinsi terbaik dengan angka kesembuhan tertinggi. Empat Kabupaten di Provinsi Lampung juga masuk ke dalam 10 besar dengan insiden kasus terendah.

“Saya sangat berharap banyak kepada Lampung Post untuk tetap bekerjasama. Saya membutuhkan media, tetapi media yang secara objektivitas mampu berkontribusi dalam membangun Pemerintah daerah. Marilah kita bersama-sama membangun Lampung ini dengan penuh kebijakan, dengan penuh koordinasi dan penuh kesadaran,” pungkas Arinal.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Lampung Post, mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan Lampung Post yang sudah menginjakkan kaki Lampung Post di era digitalisasi.

Lampung Post bersama media cetak dan media elektronik lainnya di Lampung terus berupaya menjaga dan menerapkan protokol kesehatan sehingga hari ini Provinsi Lampung masih yang terbaik walaupun diapit oleh 2 daerah yang berada di zona merah.

“Alhamdulillah kita bersyukur, Pemerintah Provinsi Lampung diberikan anugerah oleh Pemerintah Pusat dan kita apresiasi berkat kerjasama yang baik tokoh agama, juga para rektor memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 sehingga meraih penghargaan inovasi restoran terbaik di Indonesia,” ungkap Iskandar Zulkarnain.

Dalam acara HUT ke-46 Lampung Post ini juga diselenggarakan pameran UMKM serta pemberian penghargaan UMKM Heroes bagi 7 instansi yang turut mendorong perkembangan UMKM di Provinsi Lampung. (Red)

Kisana Sang Desainer Muda, Meraih Juara Kedua Lomba Kawai Plastik

Mediarepublika.com
Bandarlampung — Kisana, desainer muda asal kota Bandarlampung, meraih juara kedua dalam lomba Kawai Plastik New Normal yang diadakan oleh Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung. Acara Pengumuman pemenang digelar di Mahan Agung, Minggu (12/08/2020) malam.

Kisana mengungkapkan dirinya baru kali ini mengikuti lomba, dan ia sangat senang meraih juara dua, dengan diraihnya juara kedua, memacu semangatnya untuk terus berkarya dan mengikuti lomba-lomba serupa baik ditingkat provinsi maupun nasional.

“Desain kita sesuai protokol kesehatan, seperti baju dari plastik dengan dipadukan dengan tapis pilihan, masker yang juga mamadukan kain tapis yang mencirikan kearipan lokal daerah Lampung,” ungkapnya.

Kisana menjelaskan bahwa ia sengaja menjadikan Isteri Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Indira Mauli.

“Indira Mauli selain istri Ketum AWPI, juga sebagai Pimpinan Perusahaan Media Cetak Independent Pos, membuatnya sering berhubungan dengan orang banyak, ia sangat pantas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), berupa baju (Kaway) Plastik, juga menggunakan masker, maka kita pilih sebagai model,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Isteri Ketum DPP AWPI dan Pimprus Independent Pos Indira Mauli yang menjadi model dalam perlombaan Kaway Plastik merasa senang, baju yang ia pakai dapat meraih juara kedua, dari 62 peserta yang mengikuti perlombaan Kaway Plastik New Normal. (Red)

Gubernur Arinal Ramah Tamah dengan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Executive Meeting Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Dibuka Hari Ini

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —–Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan silaturahmi dan ramah tamah bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq, di Woodstairs, Bandarlampung, Senin (10/8/2020) malam.

Kehadiran Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq di Provinsi Lampung untuk menghadiri Executive Meeting Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang akan digelat hari Selasa (11/8) ini.

Acara executive meeting tersebut akan dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.
Dalam kesempatan itu juga, turut hadir Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Kusnardi, dan Kadis Perkebunan Provinsi Lampung Edi Yanto. (Red)