Sekdaprov Lampung Menjadi Penguji SESPIBI XXXVI Tahun 2020

BANDAR LAMPUNG, mediarepublika.com — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, menjadi Penguji pada Kegiatan Sekolah Pimpinan Tinggi Bank Indonesia (SESPIBI) XXXVI Tahun 2020 dengan tema Membangun Kepemimpinan Transformatif dalam Menavigasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Maju, melalui Virtual Meeting, bertempat di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik, Senin (14/09).

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala Biro Perekonomian serta Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju, khususnya di bidang pertanian, ada beberapa peluang untuk meningkatkan inovasi, diantaranya pembangunan infrastruktur guna memberikan peluang untuk mendukung kemandirian pangan. Misal jalan raya dan jalan tani kemudian pembangunan irigasi pertanian juga menjadi peluang bagi petani untuk meningkatkan produksinya. Lalu kemudahan mengakses informasi, dengan membuat petani mudah mengakses perkembangan pertanian terkini. Petani dapat mengakses informasi pertanian dari hulu sampai hilir dan dari berbagai sumber.

Kemudian sumber pembiayaan, beberapa diantaranya yang dapat diakses petani yaitu dana desa, kredit usaha rakyat, pembiayaan ultra mikro, bantuan kementrian, bantuan dinas dan program sosial perusahaan.

Serta rekomendasi untuk inovasi yaitu sistem pertanian yang terintegrasi, optimalisasi sumber daya lokal dengan konsep circular economy dan ramah lingkungan dan juga pemanfaatan digitalisasi dalam mendukung produktivitas pertanian.

Fahrizal mengatakan bahwa saat ini kita harus mencari inovasi-inovasi untuk menyelesaikan persoalan, juga untuk meningkatkan kualitas. Kita juga harus bisa melakukan manajemen, kapan petani harus menanam atau memanen dan menyediakan informasi kepada para petani untuk membantu mereka mengembangkan pertaniannya serta membantu persoalan ekonomi para petani, untuk membantu mengurangi kemiskinan.

“Strategi pengembangan inovasi ini supaya lebih fokus, Saya menyarankan agar subjeknya harus jelas, apa inovasinya, kemudian objeknya apakah Petani, Badan Pertanian atau Lembaga Pertanian. Kemudian juga dilakukan penyuluhan, pendampingan. Apabila dilakukan, bagaimana cara melakukannya serta apa yang akan didapatkan dari hasil inovasinya,” jelas Fahrizal. (Red)

Pantauan Kesiapan Pemilu Umum Pemkot Bandar Lampung Oleh Wakil Gubernur Lampung

Bandar Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, bersama Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan Kunjungan Kerja Ke Pemkot Bandar Lampung Dalam Rangka Pemantauan Kesiapan Pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah Serentak di Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Tahun 2020, di Gedung Semergou, Senin (14/09).

Turut Hadir Walikota Bandar Lampung Herman HN beserta jajaran, Plt. Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, Kabag Pada Biro Pemerintahan & Otonomi Daerah, Serta Instansi Terkait Lainnya.

Wakil Gubernur Lampung memaparkan bahwa atas kesepakatan bersama antara Pemerintah, DPD RI dan Penyelenggara Pemilu, maka Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang sempat tertunda karena adanya bencana non alam yaitu Pandemi Covid-19, telah dimulai kembali sejak tanggal 16 Juni 2020 dengan pelaksanaan pemungutan suara secara serentak pada tanggal 9 Desember 2020.

Kegiatan pelaksanaan pilkada di tengah Pandemi Covid-19 dperlukan untuk menjaga proses demokrasi tingkat lokal dan pelaksanaan hak-hak asasi warga negara. Proses pendewasaan politik masyarakat dibutuhkan Kepala Daerah yang kuat dan terlegitimasi, membuktikan kekuatan bangsa Indonesia yang mampu menjaga keberlangsungan demokrasi di tengah bencana.

Kunjungan kerja selain dalam rangka memonitor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 di 6 (enam) Kabupaten dan 2 (dua) Kota, yaitu : Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Way Kanan, Pesawaran, Pesisir Barat, dan Kota Bandar Lampung serta Kota Metro, juga bertujuan untuk menguatkan koordinasi dan konsolidasi antar Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dan Penyelenggara Pilkada serta pihak terkait, agar dapat bersinergi dalam menjalankan peran dan fungsi masing-masing khususnya dalam menjamin terakomodasinya hak konstitusi masyarakat guna mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

“Antisipasi dan koordinasikan dengan pihak Keamanan jangan sampai ada keterlambatan dalam pendistribusian logistik hingga tiba di TPS termasuk APD dan kelengkapan untuk penerapan Standar Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19,” ujar Chusnunia.

“Saya berdoa untuk pilkada Kabupaten/Kota, terkhusus untuk Kota Bandar Lampung proses-proses, tahapan-tahapan pilkadanya berjalan lancar, semua selalu sehat, dan menghasilkan pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat, dan berkerja untuk menjadikan Kabupaten/Kota lebih baik lagi,” tambahnya lagi.

Kemudian dalam kesempatannya, Walikota Bandar Lampung, Herman HN, mengatakan Pilkada pada hakikatnya merupakan perwujudan sistem politik di Indonesia yang demokratis. Pilkada merupakan mekanisme rekrutmen wakil-wakil rakyat yang mempresentasikan kedaulatan, sekaligus menjadi bagian dari mekanisme pergantian Kepemimpinan Nasional maupun Provinsi, Kabupaten/Kota secara Konstitusional.

Oleh karena itu Pemkot Bandar Lampung telah memberikan dukungan fasilitas pilkada yakni, hibah berupa tanah dan gedung kepada KPU Bandar Lampung, memberikan pinjaman pakai gedung eks Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan memfasilitasi proses penugasan ASN pada Sekretariat Panwascam dan Sekretariat PPK. Pemkot Bandar Lampung juga memberikan dukungan anggaran Pilkada melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Saya mengucapkan selamat datang kepada Ibu Wakil Gubernur Lampung beserta Jajaran Forkopimda Provinsi Lampung. Diharapkan melalui kunjungan kerja ini akan lebih meningkatkan kinerja yang lebih baik, lebih cepat di kalangan Aparatur Pemerintah Kota Bandar Lampung sebagaimana harapan seluruh warga masyarakat,” ujar Herman. (Red)

Koordinator KAMI, husnul Jamil “Kita khawatir terjadinya perpecahan nantinya, maka KAMI mengimbau semua pihak tetap menjaga keutuhan NKRI,”

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menggelar aksi di Bundara Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Lampung, Minggu, 13 September 2020. Mereka mengingatkan semua pihak dan pemerintah bersatu menangani covid-19 .

“Kami mengajak seluruh komponen elit bangsa untuk optimistis. Mari kita jadikan masalah sebagai peluang untuk bergerak bersama menuju Indonesia maju, apalagi di tengah pandemi covid-19. Kita berharap semua stekholeder bahu-membahu mendukung pemerintah sebagai pelaksana kebijakan untuk kemakmuran rakyat,” ujar ujar Koordinator KAMI Pusat, Husnul Jamil, di Bandar Lampung, Minggu, 13 September 2020.

Husnul pun mengingatkan para generasi muda, khususnya mahasiswa di Lampung untuk segera bertindak. Dia menekankan, pemuda harus bersuara sesuai asas Bhineka Tunggal Ika agar tidak terjadi perpecahan.

“Kita khawatir terjadinya perpecahan nantinya, maka KAMI mengimbau semua pihak tetap menjaga keutuhan NKRI,” terangnya.

Dia mengatakan, KAMI mengajak seluruh komponen bangsa kembali kepada tujuan bernegara. Yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Pihaknya pun menyatakan sikap, di antaranya mendukung pemerintah pusat dan daerah fokus pada penanganan covid-19. Pihaknya sangat mengutuk keras kelompok yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

KAMI mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kemandirian ekonomi yang berbasis kerakyatan. Selanjutnya, KAMI menyatakan Indonesia masih dalam keadaan baik.

“KAMI mendukung pemerintah untuk memperkuat pancasila sebagai dasar ideologi bangsa. KAMI juga mengutuk keras oknum yang berupa untuk memecah belah bangsa di situasi covid-19,” ucapnya.

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Lakukan Kunjungan Kerja Ke Provinsi Lampung

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Wakil Gubernur Lampung,  Chusnunia menerima kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar ke Provinsi Lampung di gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Sabtu (12/09/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPD RI  dr. Jihan  Nurlela, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt. Kadis PMD Provinsi Lampung, Kadis Kominfotik,  Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Lampung,  Kadis PMD Kabupaten/Kota se Provinsi Lampung, serta Pendamping Provinsi.

Wakil Gubernur Chusnunia dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk melaksanakan good governance melalui program rakyat Lampung berjaya,  yaitu diantaranya melalui progtam Kartu Petani Berjaya dan Smart Vilage yang bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.

Pemerintah Provinsi Lampung saat ini telah  menyiapkan sistem yang terintegrasi dari desa hingga ke Kota dengan memanfaatkan Teknologi Informasi, sehingga diharapkan  pembangunan desa akan semakin merata dan menyentuh langsung hingga ke masyarakat di pedesaan dan memberikan dampak bagi pembangunan secara keseluruhan

“Pelan – pelan semua layanan desa kita dorong untuk dapat dilakukan secara virtual”,  ungkap Chusnunia.

Chusnunia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 ini sudah ada 30 desa yang masuk dalam katagori smart Vilage dan pada tahun 2021 diharapkan sudah ada 100 desa yang telah masuk katagori Smart Vilage.

Sementara itu dalam arahannya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengharapkan agar penggunaan dana desa dapat dimanfaatkan  dengan se baik – baiknya dan bermanfaat untuk seluruh masyarakat, bukan hanya golongan tertentu.

Beliau juga menyatakan bahwa Kementerian Desa telah mempersiapkan data bantuan desa untuk tahun 2021 dan telah melakukan persiapan untuk di take over penanganannya oleh Kementerian Sosial sehingga akan terjadi sinergi.

“Bantuan untuk desa di Tahun 2021 tetap dilaksanakan, dianggarkan sebesar 72 Trilyun rupiah,  tidak ada penghapusan bantuan untuk desa,” ungkap Abdul Halim.

Lebih lanjut Abdul Halim berharap agar pembagunan desa dilakukan berbasis kondisi faktual dan memperhatikan kearifan lokal, bukan berdasarkan keinginan sebagian orang atau sekelompok orang.

Abdul Halim juga berharap agar pembangunan di desa dilakukan secara sistemik, terarah dan memiliki pemikiran yang sama dengan Kabupaten, terutama terkait dengan permasalahan desa yang sedang dihadapi.

“Saya yakin jika ini dijalankan dengan baik,  akan terjadi percepatan pembangunan di desa sehingga memberi dampak pada peningkatan pembangunan di Tingkat Kabupaten dan Kota” ujarnya.

Menteri juga mengungkapkan bahwa prinsip penggunaan dana desa adalah Swakelola dan Padat Karya Tunai Desa. Sedangkan tentang adanya keterlambatan pencairan dana desa di Provinsi Lampung bukan dikarena ketidaksiapan dana namun terjadi karena sistem pelayanan perbankan yang belum siap.

Diakhir arahannya Menteri berharap agar dana desa dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membantu masyarakat dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini.

“Saya berharap Kehadiran dana desa sebagai representasi kehadiran Negara di desa dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan bukan hanya sekelompok saja”, pungkasnya. (Red)

71 Anggota Wakapolda Lampung Lulus Seleksi Dari Brigadir Ke Inspektur Polisi

LAMPUNG, mediarepublika.com – Luar Biasa Wakapolda Lampung, Brigjend Pol Drs. Sudarsono SH MHum memperjuangkan 71 anggotanya lulus seleksi dari Brigadir ke Inspektur Polisi

Sidang penetapan Proses Seleksi Alih Golongan (SAG) Anggota Polri tahun 2020 program BETAH (Bersih Transparan Akuntabel dan Humanis) meloloskan 71 Polisi Bintara berpangkat Aiptu, untuk mengikuti pendidikan Sekolah alih Golongan untuk menjadi perwira, pada Kamis (10/9/2020).

Dalam sidang penetapan kelulusan dari Bintara ke Perwira tersebut, Wakapolda Lampung Karo SDM Kombes Endang Wedowati dan Kabag Dalpers AKBP Ahmad Ghazali selaku Pimpinan sidang mengatakan, jumlah kuota untuk Polda Lampung 71 sedangkan yang masuk perengkingan 65 jadi secara langsung Wakapolda menambah dengan urutan rangking selanjutnya yakni 6 orang. Kontan hal ini disambut haru penuh tangisan oleh 6 anggota yang tidak menyangka namanya masuk untuk ikut pendidikan di SPN Kemiling.

Wakapolda Lampung menghimbau bagi anggota untuk mengikuti pendidikan SAG tersebut agar tetap mengikuti protokol kesehatan, jangan kemana mana karena sebelum pendidikan akan dilakukan rapit tes, jaga kesehatan.

Karo SDM Polda Lampung Kombes Endang Wedowati dan Kabag Dalpers AKBP Ahmad Ghazali dan seluruh yang hadir yang mendengarkan penambahan 6 orang memberikan tepukan meriah yang mengharu biru dengan tangisan haru.(Red)

Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Bantu Penanganan Covid-19 Hingga Tingkat Kecamatan

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, menghadiri Rapat Bersama Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ibu Tri Tito Karnavian secara Virtual Meeting, bertempat di Ruang Video Conference Lt. 1 Dinas Kominfo & Statistik Provinsi Lampung, Rabu (09/09).

Rapat ini dihadiri juga oleh Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa & Transmigrasi dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kesempatannya, Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyampaikan laporan penanganan Covid-19 dan pelaksanaan Gerakan Bersama Pakai (Gebrak) Masker Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung bersama dengan Tim PKK Kabupaten Kota yang bersinergi sampai tingkat Kecamatan, Desa atau Kelurahan. Untuk penanganan Covid-19, Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung terus bergerak sejak bulan Maret 2020 melalui:

1. Koordinasi dan sinergi dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kota melalui Surat Edaran yang meliputi antisipasi penanganan Covid-19, peran aktif Tim Penggerak PKK dalam penanganan Covid-19 dan imbauan pelaksanaan imunisasi dan pemeriksaan ibu hamil di situasi pandemi

2. Imbauan dan edukasi kepada masyarakat baik melalu media cetak, media elektronik, maupun media sosial

3. Kampanye secara langsung melalui dialog, diskusi, penyuluhan kelompok baik secara langsung maupun secara online melalui Vidcon atau Webinar

4. Pemberian bantuan bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi melalui pelaksanaan bakti sosial dan Jumat barokah yang dilaksanakan setiap Minggu dan Talk Show yang telah dilaksanakan di 10 Kabupaten Kota di Provinsi Lampung. Dalam kesempatan Talk Show tersebut selain memberikan bantuan, juga telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat terkait penguatan UP2K serta peningkatan gizi keluarga dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin

5. Pada periode bulan Maret sampai dengan bulan Agustus 2020 total bantuan yang telah didistribusikan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yaitu 13.800 masker kain, 5.183 paket sembako, 55 paket ternak ikan dalam ember, hand sanitizer, alat pembersihan, bibit tanaman

Selain itu Riana Sari menambahkan, telah menginisiasi pelaksanaan Gerakan Siger, Saatnya Ikut Bergerak Untuk Rakyat yang membutuhkan, yang saat ini telah menjadi gerakan bersama seluruh organisasi wanita Tim Penggerak PKK Provinsi dan Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung.

“Berbeda dengan pemberian sembako, gerakan ini merupakan gerakan berbagi dengan masyarakat sekitar berupa sayuran dan bahan lauk pauk serta bumbunya. Selain itu melalui Gerakan Siger ini diharapkan juga dapat membantu petani dengan membeli hasil pertaniannya,” jelas Riana. (Red)

Pemprov Lampung Gelar Kegiatan World Cleanup Day 2020

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung pada tanggal 19 September 2020 mendatang direncanakan akan melaksanakan kegiatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2020 yang dilaksanakan serentak di 150 negara di dunia.

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih yang dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, agama, suku, dan ras untuk membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan sampah, serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa depan bumi.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari Surat Direktur Jendral Pengelolaan Sampah, Limbah dan bahan Beracun Berbahaya Nomor S.333/PSLB3/PS/PLB.0/8/2020 tentang kegiatan WCD Indonesia 2020.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Lampung juga telah melakukan audiensi dengan Team World Cleanup Day (WCD) Lampung 2020 dan Community Gathering pada 15 agustus 2020 di Aula DLH Lampung.

“Diharapkan semua warga dapat turut dalam aksi bersih-bersih, setidaknya dilingkungan rumahnya masing-masing, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Team Leader WCD Lampung 2020 menyatakan bahwa kegiatan WCD sangat penting dilakukan, mengingat terdapat 1,3 milyar ton sampah yang dihasilkan setiap tahunnya, dan hanya sekitar 368 juta ton yang berakhir di tempat penampungan sampah dunia.

“hanya 368 juta ton sampah yang berakhir dipenampungan, sementara yang lainnya tersebar di sungai, laut, dibakar secara terbuka, dan tersebar di jalan-jalan baik kota maupun desa,” ungkapnya.

World Cleanup Day merupakan momentum sinergi komunitas dengan instansi Pemerintah Daerah terkait, pemangku kebijakan, komunitas peduli lingkungan dan lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengelola sampah dengan lebih bijaksana. (Red)

Pemprov Lampung Ajak Pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia Beri Warna Positif Pembangunan Politik Daerah

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak para pengurus Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di Provinsi Lampung memberi warna positif dan signifikan terhadap pembangunan politik di daerah Lampung untuk mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang (PC) AIPI Lampung Periode 2020-2024 di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (9/9/2020).

“Selamat kepada seluruh PC AIPI Lampung yang hari ini dilantik. Kita berharap bisa berperan maksimal memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan dan memajukan Provinsi Lampung,” ujar Wagub Nunik.

Pada kesempatan itu, Agus Mardihartono terpilih sebagai Ketua PC AIPI Lampung Periode 2020-2024. Pelantikan sendiri dilakukan oleh Ketua II Pengurus Pusat (PP) AIPI Gunawan Suswantoro.

Sedangkan Wagub Nunik juga dilantik sebagai Koordinator Dewan Penasehat PC AIPI Lampung.

Nunik mengatakan salah satu peran AIPI yakni melalui kontribusi dalam mengawal proses demokrasi.

Menurutnya, dirinya menyoroti sebagian masyarakat yang tidak memiliki background politik namun masuk kedunia politik dan ini menjadi tantangan bagi AIPI dalam melakukan pengawalan.

“Tanpa dibekali kemampuan dibidang politik dan termasuk juga komitmen politik, maka akan merugikan terutama kepada masyarakat. Di sini tantangan bagi AIPI bagaimana pelaku-pelaku politik terutama di Provinsi Lampung ini memiliki komitmen dan tentunya harus diwujudkan untuk mensejahterakan masyarakat,” kata Nunik.

Sementara itu, Ketua II PP AIPI Gunawan Suswantoro mengajak PC AIPI Lampung untuk dapat mewujudkan kontribusinya secara nyata.

“Berharap kepada PC AIPI Lampung untuk dapat memberikan konstribusi nyata bagi perkembangan ilmu politik di Indonesia pada umumnya dan Provinsi Lampung pada khususnya,” ujar Gunawan.

Ketua PC AIPI Lampung Agus Mardihartono berkeyanikan AIPI ke depan dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia, khususnya pembangunan di Provinsi Lampung menuju Rakyat Lampung Berjaya.

“Insya Allah pasca pelantikan ini kami akan segera bergerak dan berkontribusi kepada masyarakat melalui bidang yang ada di dalam struktur AIPI,” ujar Agus.

Agus juga mengajak seluruh unsur seperti Forkopimda, pimpinan partai politik, pimpinan perguruan tinggi, media dan stakeholder di Lampung untuk dapat bersinergi bersama.

“Bersinergi bersama PC AIPI Lampung dalam memberikan sumbangsih keilmuan dan pendidikan politik kepada masyarakat Lampung,” katanya.

Acara pelantikan ini dirangkai dengan kegiatan Seminar nasional dengan tema “Tantangan dan Peluang Pilkada Serentak 2020 di Era Pandemi” dilanjutkan dengan rapat kerja daerah PC AIPI Lampung. (Red)

Gubernur Arinal Siap Perketat Pengawasan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata Bersama Jajaran TNI/Polri

Mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi siap meningkatkan pengawasan penerapan protokol kesehatan di Sektor Pariwisata bersama jajaran TNI/Polri.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam Rapat Gugus Tugas Covid-19 tentang Pariwisata, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur, Bandarlampung, Rabu (9/9/2020).

“Harus ada tim pengendalian dan pengawasan kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, termasuk di objek wisata yang ada di daerah pantai,” jelasnya.

Itulah sebabnya, Gubernur Arinal menuturkan perlunya melibatkan jajaran TNI/Polri dalam melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di sektor pariwisata.

Gubernur Arinal menilai perlu diambil langkah penanganan Covid-19 karena ada kecenderungan merambat ke wilayah pedesaan.

Meskipun, Provinsi Lampung merupakan wilayah yang masih terkendali dan mampu dikendalikan namun harus tetap mengambil langkah dalam penanganan Covid-19 ini.

Upaya pendisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, lanjut Gubernur Arinal, harus terus dilakukan. Ia juga menuturkan perlunya mensosialisasikan Pergub No 45 tahun 2020.

Terkait pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 mendatang, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa ada 8 Kabupaten/Kota yang akan melaksanakan Pilkada. Dalam pelaksanaan ini, Gubernur Arinal meminta agar dalam pelaksanaannya Lampung benar-benar kondusif.

“Penerapan protokol kesehatan ini harus dilakukan. Kita akan ambil langkah, menguntungkan atau tidak, saya harus menyelamatkan warga,” ujarnya.

Rapat Gugus Tugas ini sendiri dihadiri oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi Arianto, Kabinda Lampung Brigjen TNI Wahyu Hadi, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono, Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, Anggota Forkopimda Lampung, Bawaslu Lampung, KPU Lampung, dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (Red)

Untuk Pertama Kalinya Seleksi IPDN Dipercayakan Ke Polri

Polda Lampung, mediarepublika.com — Merupakan hal baru pelaksanaan tes seleksi calon Praja IPDN ditahun 2020 dipercayakan pelaksanaannya oleh institusi Polri.

Pada hari ini Rabu (9/9/2020) pukul 08.00 WIB bertempat di aula GWS Polda Lampung dilaksanakan fakta integritas panitia, peserta, orang tua peserta seleksi calon Praja IPDN yang dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung, Irjend Purwadi Arianto MSi.

Kapolda Lampung dalam sambutannya bahwa dilaksanakannya fakta integritas tersebut menunjukkan bahwa proses seleksi harus dilaksanakan dengan prinsip BETAH yaitu bersih transparan akuntabel dan humanis.(Red)