Danrem 043/Gatam hadiri acara syukuran HUT ke 70 DISPENAD dilanjutkan silaturahmi Dengan Insan Pers Provinsi Lampung.

Mediarepublika.com

Bandar Lampung, Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom, rabu (13/01/2021) bersama Kasrem, para Kasi Korem 043/Gatam, bersilaturahmi dengan Insan Pers Guna Diskusi, Sosialisasi, dan Pemantauan Protokol Kesehatan di Wilayah Provinsi Lampung, Dalam rangka Syukuran HUT Ke-70 Penerangan TNI Angkatan Darat “ Bersama Media Sinergi Bangun Negeri ” bertempat di Aula A. Yani Makorem 043/Gatam.

Dalam sambutannya Komandan Korem 043/Gatam Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom, menyampaikan, “ Insan pers adalah bagian dari mitra kerja, oleh karena itu dalam hubungan kemitraan sangatlah penting untuk menjalin silaturahmi untuk selalu memberitakan secara professional, “

“ Saya ingin menjadikan mitra seorang sahabat, karena mitra itu adalah rekan kerja. Namun kami berharap ada kritik-kritikan kepada kami, tetapi dalam penyampaian kritikan ada etikanya didalam penyampaian,”

Lebih lanjut Danrem 043/Gatam menyampaikan, “ Di dalam kehidupan itu hal yang wajar jika di dalam pemberitaan ada pro dan kontra, tetapi marilah kita sebagai insan media dapat memberikan informasi yang jelas yang tidak menimbulkan kegaduhan, dan di harapkan kepada insan pers untuk menulis secara bijak dalam menyampaikan kritik,

“ TNI AD adalah milik rakyat, sekali lagi kami tidak anti kritik. Kami punya penrem. Saya sering menyampaikan kepada penrem saya, gimana kita memberitakan sesuatu dalam penulisan, tulislah secara bijak walaupun di dalam tulisan tersebut ada kritik-kritikan,”

Diakhir sambutannya Komandan Koreem 043/Gatam mengajak kepada seluruh insan Pers , untuk menjadikan TNI sebagai seorang sahabat, “ Marilah kita dari mitra insan pers menjadikan kita seorang sahabat,” tutupnya Brigjen TNI Toto Jumariono.S.S,.M.I.Kom.

Ketua DPP IKAPTK Lampung Sulpakar Minta Praja Utama IPDN Laksanakan Tugas Magang dengan Optimal Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Bandar Lampung — Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Lampung Sulpakar meminta Praja Utama Institut Dalam Negeri (IPDN) tetap melaksanakan tugas magangnya dengan optimal meski di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Sulpakar saat memberikan pengarahan dan pembekalan kepada 50 Praja Utama IPDN angkatan XXVII yang akan melakukan magang dan penelitian dalam rangka menyelesaikan tugas akhir, Rabu (8/1) di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Lampung.

“Kuncinya keberhasilannya adalah kecerdasan dan emosional yang seimbang, mampu menyesuaikan diri dengan baik, rendah hati, disiplin serta berprilaku yang baik, ” ujar Sulpakar.

Sulpakar berharap seluruh praja menjaga nama baik selama melakukan magang dan penelitian di instansi pemerintah yang sudah ditunjuk. “Untuk itu kita minta agar mereka dapat menjaga baik, baik pribadi, keluarga juga IPDN sendiri,” ujar Sulpakar.

Sementara itu, Kepala Biro Admistrasi Pimpinan Yudhi Hermanto menyampaikan beberapa kriteria yang hendaknya dimiliki seorang praja, yakni berilmu, disiplin, tanggungjawab, kreatif dan inovatif, ikhlas, komunikatif terhadap lingkungan. “Selain itu hendaknya seorang praja mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan baik dengan lingkungannya,” ujar Yudhi.

Adapun Pemateri lain dalam acara Pembekalan Magang Wasana Praja Angkatan XXVIII, yaitu Ketua Bidang Pembinaan dan Advokasi Anggota DPP IKAPTK Lampung Yurnalis (Pembekalan tentang Menejemen Kepegawaian dan Jenjang Karir ASN).

Usai acara pembekalan materi, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama keluarga besar DPP IKAPTK Lampung.(Red)

Gubernur Arinal Salurkan Bantuan Tunai PKH, Program Sembako, dan Bansos ke Masyarakat, Launching Dilakukan Serentak oleh Presiden

BANDARLAMPUNG, mediarepublika.com — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyalurkan bantuan tunai tahun 2021 yang diluncurkan secara nasional oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara virtual dari Istana Negara, Jakarta Pusat.

Bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut disalurkan Gubernur Arinal di Randu Hills, Hotel Bukit Randu, Senin (4/1/2021).

Bantuan itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Pada peluncuran bantuan itu, Presiden Jokowi turut didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, Menko PMK Muhadjir Effendy dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Gubernur Arinal mengatakan berdasarkan amanat Presiden, bantuan yang diberikan ini harus benar-benar sampai ketangan masyarakat yang membutuhkan dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.

“Kita wajib mensyukuri karena pemerintah begitu peduli memberikan perhatiannya terhadap masyarakat yang membutuhkan terutama yang terkena dampak pandemi ini,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal menjelaskan baik Program PKH, Program Sembako, dan BST pada tahun 2020 di Provinsi Lampung telah berjalan dan menjadi penyangga dampak sosial ekonomi masyarakat termasuk yang terdampak Covid19.

“Program tersebut saya harapkan dalam jangka pendek mampu membantu keluarga miskin mengurangi beban pengeluaran dan dalam jangka menengah diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku serta untuk jangka panjang dapat mengurangi kemiskinan,” katanya.

Untuk itu, Arinal meminta kerjasama semua pihak baik Pemerintahan secara berjenjang, Penyalur (Bank Himbara dan Kantor Pos) serta masyarakat sehingga penyaluran bantuan ini di Provinsi Lampung Tahun 2021 semakin berkualitas sesuai dengan sasaran serta mekanismenya masing-masing.

“Atas kerja sama yang baik dari semua pihak dalam pelaksanaan program-program bantuan sosial khususnya di Provinsi Lampung, saya ucapkan terima kasih semoga upaya bersama tersebut semakin nyata dalam mewujudkan masyarakat Lampung Berjaya,” katanya.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengatakan dengan adanya peluncuran bantuan tunai tahun 2021 ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak pandemi Covid-19.

“Semoga ini juga bisa menjadi pemicu untuk menggerakan ekonomi nasional kita, memperkuat daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi nasional jadi meningkat dan lebih baik,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi berpesan kepada penerima agar bantuan ini dimanfaatkan dengan tepat dan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan pangan keluarga.

“Jangan digunakan untuk membeli rokok, namun belikan sembako sehingga bisa mengurangi beban keluarga disaat masa pandemi ini,” tegasnya.

Jokowi meminta kepada para Menteri dan Gubernur agar mengawal proses penyaluran ini agar tepat sasaran dan diawasi, sehingga tidak ada potongan apa pun.

“Bantuan yang diterima ini nilainya utuh tidak ada potongan karena ini dikirimkan langsung kepada penerima,” katanya.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan bantuan ini merupakan perhatian dan komitmen pemerintah pusat untuk masyarakat lapisan bawah dan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Ini hanya sebagai bagian dari bantuan-bantuan lainnya yang disiapkan oleh pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial dan pemulihan ekonomi nasional,” ujar Menteri Risma.

Risma menyebutkan pada tahun 2021 sesuai dengan alokasi anggaran yang ada di Kementerian Sosial, untuk Program PKH target penerima 10 juta keluarga dengan anggaran Rp.28,7 trilyun.

“Kemudian, Program Sembako target pertama 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp.45,12 trilyun dan BST target penerima 10 juta keluarga dengan angaran Rp. 12 trilyun,” katanya.

Risma menjelaskan dalam peluncuran bantuan tunai ini, untuk Program PKH yang akan disalurkan setiap 3 bulan sekali dan pada bulan Januari akan disalurkan sebesar Rp.7,17 trilyun.

Kemudian, Program Sembako pada bulan Januari yang akan disalurkan kepada 18,8 juta keluarga dengan jumlah anggaran Rp.3,76 trilyun dan BST dibulan Januari akan disalurkan Rp.3 trilyun.

“Keseluruhan anggaran yang disalurkan pada bulan Januari sebesar Rp.13,93 trilyun,” katanya.

Risma menyebutkan peluncuran bantuan tersebut, untuk Program PKH dan Program Sembako akan dilaksanakan oleh Bank milik negara dan untuk BST akan dilaksanakan melalui Kantor Pos.

“Bagi penerima yang sakit, lanjut usia, dan penyandang disabilitas berat, baik bank maupun kantor pos akan mengantarkan langsung ketempat tinggal masing-masing,” katanya.

Risma menyebutkan untuk Program Sembako nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp.200 ribu/bulan/keluarga dan untuk BST senilai Rp.300 ribu/bulan/keluarga selama 4 bulan.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi mengatakan alokasi anggaran bantuan sosial yang diperuntukan bagi Provinsi Lampung dalam bentuk transfer kerumah tangga miksin dan rentan terhadap Covid-19 tahun 2020 sebesar Rp. 5,7 trilyun.

Ia menyebutkan nilai tersebut diberikan yakni untuk Program PKH dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 464.120 KK, Program Sembako 812.204 KK dan BST 330.685 KK.

“Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengupayakan seluruh masyarakat miskin dapat memperoleh paket bantuan sosial menjadi prioritas agenda kerja Gubernur Lampung,” katanya.(Red)

LGK Beri Penghargaan Kepada 17 Tokoh

Bandarlampung, mediarepublika.com

Lamban Gedung Kuning memberikan apresiasi berupa penganugerahan, penghargaan, penghormatan, dan prestasi kepada 17 tokoh dari berbagai lintas profesi yang mengharumkan nama Lampung di nasional hingga mancanegara, Kamis (31/12).

Penghargaan dan penghormatan dengan tema Manusia Biasa yang Luar Biasa tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh mulai dari aktivis, budayawan, politisi hingga milenial.

Diantaranya Andika Vokalis Kangen Band salah satu band legendaris di Indonesia. Paus Sastra Lampung Isbedy Setiawan dan Bambang Ekawijaya tokoh jurnalis senior Lampung.

Selanjutnya, Thamrin Hidarfi sebagai pembawa acara legendaris manjau debingi yang pernah membawakan acara Rekor MURI selama 25 jam. Ada juga Tony Eka Chandra sebagai tokoh inspirasi anak muda.

Toni M. Zakaria sebagai pelestari pencak silat Lampung, Hi M. Arief Mahya sebagai tokoh pendidikan 5 zaman, Sukito sebagai pencetus kopi legenda Lampung dan Aan Ibrahim sebagai desainer busana Lampung.

Kemudian, Haniah Anwar atau Ani Tapis sebagai instruktur tapis Lampung di 33 propinsi bahkan ke mancanegara. Ibrahim Ridho sebagai pelestari dan pembuat keris dan badik Lampung.

Syarifuddin Khaja Bangsawan sebagai pelestari tari asli Bedana Lampung, Kolidin sebagai pelatih atau instruktur gajah, Papa Joe sebagai guru pelukis anak-anak selama 27 tahun, Ramses Nainggolan sebagai petinju lampung berprestasi dan Darmoko sebagai pelestari lingkungan dengan mangrove.

Selanjutnya ada tokoh milenial yang dianggap memotivasi, yakni pemilik akun Youtube asal Lampung dengan 2,48 Juta followers Fabi Hasbi Assidiq atau Ibab Fabi dan Lidya Mawar yang mampu menguasai 7 Bahasa asing.

Isbedy mengatakan, sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan Lamban Gedung Kuning dan Ike Edwin sebagai tuan rumah.

Ia berharap, berbagai macam apresiasi terhadap para pegiat sosial dan budayawan dapat mendapatkan apresiasi yang layak.

Semantara itu, Ibab Fabi mengatakan, akan terus konsisten memberikan konten youtube yang bisa memberikan manfaat dan pesan bagi para penontonnya.

“Menurut saya tidak penting jumlah follower saya berapa, yang penting apa yang saya berikan ke penonton, lebih baik sedikit tapi mereka bisa mengambil pesan dan bisa bermanfaat bagi orang banyak,” ujarnya.

100%, Kanwil DJP Bengkulu Lampung Lampaui Target Penerimaan Pajak 2020

Bandar Lampung, 30 Desember 2020 – Realisasi penerimaan pajak di Kanwil DJP Bengkulu dan
Lampung hingga Rabu, 30 Desember 2020 telah mencapai angka Rp7,870 triliun atau setara 101,03%
dari target penerimaan pajak di tahun 2020 sebesar Rp7,790 triliun. Atas pencapaian yang telah diraih
saat ini, Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Eddi Wahyudi menyampaikan ucapan terima
kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh Wajib Pajak, para Pemangku Kepentingan,
instansi Pemerintah Pusat dan Daerah, serta seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu dan Lampung,
berkat kepercayaan dan kontribusi yang diberikan untuk turut serta membangun negeri melalui
pelaksanaan kewajiban perpajakan. Kemudian, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh jajaran
pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung atas kerja
keras dan kinerja penuh dedikasi selama satu tahun ini, sehingga target penerimaan pajak yang
diamanahkan di Tahun 2020 dapat tercapai.
Pencapaian penerimaan pajak Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung sebagian besar diperoleh
dari kontribusi 5 KPP Pratama yang telah melampaui target penerimaannya lebih dari 100%. Lima KPP
Pratama tersebut yakni KPP Pratama Curup (114,57%), KPP Pratama Argamakmur (112,23%), KPP
Pratama Teluk Betung (103,57%) KPP Pratama Natar (103,02%), dan KPP Pratama Metro (101,34%).
Kemudian ada dua KPP Pratama yang akan mencapai target penerimaan yaitu KPP Pratama Kotabumi
(99,75 %) dan KPP Pratama Bengkulu (99, 51%) serta dua KPP Pratama lainnya yang telah mencapai
target lebih dari 90% yaitu KPP Pratama Kedaton (98,15%) dan KPP Pratama Tanjung Karang
(91,86%). Angka tersebut akan terus meningkat presentasenya seiring dengan belum berakhirnya
tahun pajak 2020 yang akan berakhir pada 31 Desember pukul 23.59 WIB.

Bersama Jajaran Forkopimda, Gubernur Arinal Tinjau Ibadah Malam Natal

Bandar Lampung, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung melakukan peninjauan Ibadah Natal Tahun 2020 di Gereja Methodis Indonesia Imanuel dan Gereja Katedral Kota Raja Bandar Lampung, Kamis Malam (24/12).

Kegiatan peninjauan Ibadah Natal ini diikuti oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Purwadi, Kabinda Lampung Brigjen TNI Wahyu Hadi, Danbrigif 4 Mar/BS Kol. Mar. Nawawi, Kasrem 043/Gatam Kol. Inf . Dwi Endro Sasongko.

Gubernur Arinal menjelaskan bahwa kedatangan dirinya bersama Forkopimda Provinsi Lampung untuk mengetahui bagaimana persiapan Ibadah Natal, terutama di tengah pandemi. Gubernur mengingatkan, jangan sampai niat baik untuk melaksanakan ibadah, tapi karena tidak mematuhi Protokol Kesehatan justru menyebabkan terkena Covid-19.

“Saya melihat malam ini protokol kesehatan betul-betul dilaksanakan dengan baik. Semoga bapak ibu dapat menjalankan ibadah dengan baik,” ujar Gubernur Arinal.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Arinal juga mengucapkan Selamat Hari Natal 2020 dan berharap Natal kali ini memberikan keberkahan dan kebahagiaan bagi semua sebagai umat dan Bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Gubernur Arinal berpesan dan mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, yaitu menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan di air yang mengalir.

Usai meninjau dua lokasi gereja tersebut, Gubernur Arinal bersama Forkopimda Lampung meninjau Pos PAM Natal dan Tahun Baru 2021 di Mal Ramayana di Jl. Raden Inten Kota Bandar Lampung. (Red)

Dukung Program Desa Berjaya, Sekdakab Lampung Selatan Tandatangani Komitmen Bersama Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten  Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama dengan Pemerintah Provinsi Lampung.

Hal itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menyukseskan “Program Desa Berjaya” yang diinisiasi Gubernur Lampung.

Penandatanganan komitmen bersama tersebut turut disaksikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Ir. Fahrizal Darminto, MA serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, DR. Zaidirina, M.Si.

Kegiatan yang diikuti Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung itu, dilaksanakan di Swiss-Bell Hotell, Bandar Lampung, Rabu (23/12/2020).

Selain dihadiri Sekda Kabupaten Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, hadir juga para Kepala Bappeda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Kominfo, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil se-Provinsi Lampung.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Zaidirina mengatakan, dilaksanakannya kegiatan itu bertujuan untuk memperkuat dan menyegarkan komitmen secara bersama dalam mendukung desa berjaya.

“Cakupan desa berjaya ini juga selaras dengan kebutuhan dan kepentingan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa,” tuturnya.

Pihaknya berharap, dengan komitmen bersama tersebut dapat semakin menguatkan konsolidasi pembangunan di Provinsi Lampung sesuai kewenangan, kemampuan anggaran, serta kapasitas sumberdaya manusia aparatur yang mulai meningkat.

Sementara, menyampaikan arahan Gubernur Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan, desa menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan suatu wilayah.

Dimana menurutnya, apabila desa maju, mandiri, dan sejahtera (Desa Berjaya), maka kabupaten, provinsi, dan negara otomatis menjadi bangsa yang berjaya.

“Secara Kewilayahan, 91 persen wilayah Indonesia berada di desa-desa. Dan secara Kewargaan, warga negara yang berdomisili di desa-desa mencapai sekitar 43 persen. Sehingga membangun desa-desa diyakini memiliki daya ungkit yang berarti terhadap kemajuan suatu wilayah,” ujar Fahrizal Darminto.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Lampung dalam batas kewenangan dan mandat fungsi pembinaan dan pengawasan berupaya mendorong pemerintah kabupaten untuk memperhatikan dengan sungguh-sungguh pembangunan dan pemberdayaan desa-desa melalui “Program Desa Berjaya”.

Ia menambahkan, untuk menjadikan desa-desa di Provinsi Lampung menjadi Desa Berjaya terdapat beberapa hal yang menjadi komitmen bersama, yaitu :

  1. Pengentasan desa tertinggal dan sangat tertinggal di Provinsi Lampung;
  2. Transformasi layanan administrasi pemerintahan berbasis digital atau biasa dikenal dengan Desa Cerdas (Smart Village);
  3. Pengembangan Kawasan Perdesaan berdasarkan potensi desa, baik oleh Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, maupun Pemerintah Pusat;
  4. Pengembangan Kawasan Transmigrasi sebagai alternatif pengembangan lanjutan dari desa-desa yang awalnya merupakan kawasan transmigrasi.

“Pemerintah Provinsi Lampung menamakan keempat cakupan tersebut dalam rumusan “Program Desa Berjaya” yang sangat disadari membutuhkan komitmen, dukungan dan kerjasama konstruktif dalam implementasinya. Terutama dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provibnsi Lampung,” tandasnya.

Diketahui, Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan menjadi prototipe pilot project (percontohan pengembangan awal) Smart Village Program Kerja Desa Lampung Berjaya Tahun 2020.

Dalam mendukung program smart village tersebut, Kabupaten Lampung Selatan mengusung program SMILE (Smart Village Ecosystem Lampung Selatan).

Program SMILE adalah konsep pengembangan Desa Cerdas dengan penguatan pada ekosistem di desa sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat. (KMF)

GUBERNUR ARINAL DJUNAIDI APRESIASI KINERJA PLN UID LAMPUNG TERANGI PULAU 3T

Bandar Lampung (17/12/2020)
Di tengah pandemi Covid-19, PLN tetap produktif dan semangat berjuang menerangi pelosok negeri, ini dibuktikan dengan peningkatan konsumsi energi listrik masyarakat Provinsi Lampung yaitu pada tahun 2020 mencapai 4,58 GWH dengan pertumbuhan 7,62 persen.

“Rasio Desa berlistrik di Provinsi Lampung tahun 2020 telah mencapai 99,39 persen. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 1,44 persen dari yang sebelumnya 97,95 persen pada tahun 2019 yang lalu,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung Pandapotan Manurung dalam sambutannya pada acara Multi stakeholder forum and Customer Gathering tahun 2020 yang dilangsungkan secara virtual melakui zoom meeting, Kamis 17 Desember 2020.

“Mengenai rasio desa berlistrik di Lampung tahun 2020 telah mencapai 99,39 persen atau meningkat 1,44 persen dibandingkan 2019 lalu. Sedangkan konsumsi energi listrik masyarakat Lampung telah mencapai 4,58 GWH dengan pertumbuhan 7,62 persen. Bahkan PLN UID Lampung sudah menyalakan secara 24 jam pada pulau-pulau yang tergolong dalam 3T 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) di Provinsi lampung diantaranya adalah Pulau Pisang, Pulau Sebesi, Pulau Legundi, Pulau Tabuan, dan Pulau Pahawang,” tegasnya.

“Dalam mendukung Green Policy, PLN UID Lampung berencana menggunakan pembangkit EBT untuk menggantikan pembangkit diesel di pulau Tabuan dan Legundi sehingga akan menjadikan pulau-pulau tersebut sebagai destinasi Eco Green Tourism di Provinsi Lampung”, ungkap orang nomor satu di PLN UID Lampung ini.

Kondisi saat ini Total Daya Mampu Pasok Lampung mencapai 1522,22 MW dengan Beban Puncak sebesar 1140,6 MW. Ini menunjukkan bahwa Provinsi Lampung memiliki Reserve Margin sebesar 446,5 MW atau 29,33 persen dari beban puncak.

“Besaran daya tersebut tentunya didukung dengan sistem kelistrikan lampung yang handal, yakni 28 Gardu Induk dengan kapasitas total 2000 MVA dan jumlah penyulang sebanyak 233 penyulang yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung,” tutup dia dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut PLN UID Lampung juga memberikan apresiasi terhadap pelanggan terbaik. Kategori Kecepatan Pembayaran Rekening Listrik diberikan kepada PT Coca Cola AIB, Kategori Jam Nyala Tertinggi diberikan kepada PT Bambu Mas dan Kategori Growth Pemakaian Tertinggi diberikan kepada Irsan Mustopo.
Dalam acara tersebut yang berlangsung melalui zoom meeting, turut hadir juga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi untuk memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya ia mengatakan, dalam pembangunan di provinsi Lampung mungkin PLN alami kendala, namun tetap optimis dan upaya menerangi hingga pelosok daerah.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengapresiasi sumbangsih besar PLN di dalam penyaluran energi listrik ke desa-desa hingga daerah 3T. Utamanya dalam menerangi 24 jam pulau-pulau terluar di Provinsi Lampung.

“Terlebih meskipun dengan berbagai tantangan baik dari sisi geografis, sumber daya manusia, budaya, apalagi saat ini sedang mengalami pandemi Covid-19, PLN tetap mengupayakan untuk menerangi seluruh pelosok Provinsi Lampung yang sebagian besar sudah dinikmati masyarakat,” tambah Arinal Djunaidi.

Arinal berharap PLN bisa memaksimalkan penyaluran listrik di pulau-pulau ini, terlebih agar selaras dengan program yang tengah digenjotnya di sektor pariwisata dan juga industri.

“Jangan merasa puas, keberhasilan hari ini bukanlah berarti selesai, tetapi keberhasilan hari ini adalah awal kita untuk mengembangkan di masa yang akan datang,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong percepatan berbagai pembangunan infrastruktur kelistrikan di seluruh wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai, agar dapat membangkitkan potensi.

“Sebelumnya PLN telah lakukan penerangan di Pulau Pisang, Pulau Sebesi, Pulau Legundi, Pulau Tabuan, dan Pulau Pahawang. Ini merupakan titik daerah cukup jauh dari pusat kota dan saya apresiasi kinerja ini,” tutup Arinal.

IIB Darmajaya Terima Bantuan Perangkat PJJ Program Sosial Bank Indonesia

Mediarepublika.com

BANDAR LAMPUNG – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerima Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa laptop dan perangkat lainnya dalam mendukung kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Adapun penerima PSBI diberikan kepada 24 lembaga pendidikan di Provinsi Lampung terdiri dari laptop, layar proyektor, modem internet, dan bantuan kuota. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Budiharto Setyawan kepada Wakil Rektor 3 IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. di lantai II Gedung BI Perwakilan Lampung, Selasa, (15/12/20).

KepalaPerwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Budiharto Setyawan mengatakan pelaksanaan PSBI Tahun 2020 diarahkan untuk “Berkontribusi nyata melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan SDM unggul dalam rangka mendukung stabilitas ekonomi Indonesia.

“Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) adalah untuk melaksanakan kegiatan edukasi dan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat guna mendorong pengembangan SDM unggul melalui Program Peningkatan Kapasitas SDM dan Pemahaman Publik. Program ini terdiri dari Program Beasiswa Bank Indonesia, Program Pengembangan Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI), Program Indonesia Cerdas (BI Corner dan Pojok Baca & Dongeng), dan Program Komunikasi Kebijakan Edukasi Publik,” ungkapnya.

Bantuan ini, lanjut dia, diberikan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini. “Kami berharap seluruh bantuan ini dapat memberikan manfaat dalam pemecahan permasalahan sosial masyarakat termasuk dalam ruang lingkup pendidikan guna mendukung terciptanya SDM unggul di masyarakat di tengah masih meluasnya pandemi COVID-19 di Indonesia,” tuturnya.

Sementara, Wakil Rektor 3 IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan dari Bank Indonesia. “Bantuan ini juga sangat membantu institusi pendidikan dalam penyelenggaraan pembelajaran daring,” ungkapnya.

Bank Indonesia, lanjut dia, sebagai jangkar dalam stabilitas ekonomi nasional juga memiliki peran penting dalam situasi pandemi. “Kami sebagai lembaga pendidikan yang menjadi mitra strategis dalam melahirkan generasi penerus bangsa sangat mendukung langkah-langkah dan program yang dijalankan oleh Bank Indonesia dalam menstabilkan maupun meningkatkan perekonomian bangsa,” bebernya.
Muprihan berharap kepedulian dari Bank Indonesia ini juga tidak berhenti sampai saat ini. “Ke depan juga lembaga pendidikan dapat bersinergi dengan program-program yang ada di Bank Indonesia,” tutupnya.(*)

Wagub Provinsi Lampung Hadiri Rapat Video Conference SUN

BANDAR LAMPUNG — Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia, menghadiri Video Conference Scalling Up Nutrition (SUN) Anual Meeting 2020 (virtual meeting) di Ruang Command Center Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung, Senin (14/12).

Hadir dalam acara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa, Kepala Bappeda, Kepala Dinas PP dan PA, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat serta Sekretaris Dinas Kesehatan dan Perwakilan Dinas terkait di Lingkungan Pemprov Lampung.

Scaling Up Nutrition (SUN) Movement merupakan upaya untuk mengatasi semua bentuk malnutrisi dengan prinsip bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pangan dan gizi yang baik. Upaya ini bertujuan untuk mengejar lambatnya atau tidak meratanya pencapaian sasaran Millenium Development Goals (MDGs).

Mengenai pelaksanaan pelayanan di Posyandu dan Puskesmas dalam kondisi pandemi Covid-19, dapat dilakukan dengan edukasi dan konseling gizi melalui daring dan media lainnya. Daerah yang belum melaksanakan Posyandu hendaknya memprioritaskan kegiatan mandiri, mematuhi protokol kesehatan dan kebijakan daerah dalam pelayanan gizi pada masa pandemi Covid-19 dan memanfaatkan teknologi komunikasi untuk pengaturan jadwal.