Pemprov. Lampung laksanakan Sosialisasi Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD)

Bertempat di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Gubernur Lampung yang diwakili oleh Kepala Badan Litbangnovda Prov. Lampung, Amartoni Ahadis, membuka secara resmi Sosialisasi Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 Menteri Dalam Negeri mempunyai fungsi sebagai koordinator pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, termasuk di antaranya di bidang keuangan daerah.

Kemendagri telah menetapkan Permendagri No: 19 Tahun 2020 Tentang Pengukuran IPKD. IPKD bertujuan untuk menilai kinerja tata kelola keuangan daerah. IPKD Provinsi diukur oleh Menteri melalui Kepala Balitbang sedangkan IPKD Kabupaten/Kota diukur oleh Gubernur.

Kemendagri telah mengembangkan aplikasi untuk pengukuran IPKD Provinsi dan Kabupaten. Perangkat Daerah terkait diharapkan agar dapat melakukan input  di aplikasi sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Kemendagri akan memberikan reward dan punishmen atas kinerja pengelolaan keuangan daerah. Hasil penilaian dikelompokan dalam 3 kategori yaitu:

Kategori A : Baik

Kategori B : Perlu Perbaikan

Kategori C : Sangat perlu Perbaikan

Kemendagri mengharapkan IPKD dapat memacu dan memotivasi daerah untuk meningkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Narasumber dari Kemendagri, dan para peserta sosialisasi dari beberapa PD dilingkungan Pemprov. Lampung dan Kab/Kota se Prov Lampung. (11/7).

Dinsos Lampung Kurban 3 Sapi dan 2 Kambing, Aswarodi Apresiasi Pegawai Semangat Berkurban

Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah Dinas Sosial Provinsi Lampung melaksanakan penyembelihan 3 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing, berlangsung di halaman kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, Senin (11/7/2022).

Daging hewan kurban selanjutnya akan dibagikan ke warga sekitar kantor, dan UPTD, serta para klien Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Drs. Aswarodi dalam kesempatan itu menyampaikan, apresiasinya kepada para pegawai yang  melaksanakan ibadah kurban.

Ia menyampaikan sesungguhnya semangat berkurban bisa kita implementasikan di kehidupan sehari-hari.

“Dalam tugas sebagai pegawai di Lingkungan Pemerintah Provisi Lampung, melalui Dinas Sosial, kita harus mengutamakan kepentingan organisasi, masyarakat orang banyak, terutama sasaran tupoksi kita yakni Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) daripada kepentingan pribadi,” ujar Kadis.

Sumber : Dinas Sosial Provinsi Lampung
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Kegiatan Festival Literasi

Bandar Lampung — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Ratna Dewi, Memimpin Rapat Literasi terkait Pembagian Tugas dan Peranan OPD dalam Kegiatan Festival Literasi, bertempat di Aula Rapat Lt.II Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Senin (11/07/2022).

Hadir dalam Rapat, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfotik, Perwakilan dari Kantor Bahasa, Perwakilan dari Bappeda, Perwakilan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, Perwakilan Dinas Pariwisata & Ekraf, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Perwakilan Dinas PP&PA.

Tugas OPD tersebut diantaranya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, mempunyai tugas dan peranan untuk liputan/publikasi, menyediakan jaringan internet, juga membuat tayangan video terkait acara tersebut.

Selanjutmya Dinas pariwisata menyiapkan tarian beserta alat musik seperti kolintang juga gong, Dinas pemberdayaan masyarakat desa menyiapkan tim literasi dan Dinas pendidikan dan kebudayaan membina tim literasi dan menghadirkan guru serta siswa siswi untuk hadir pada acara tersebut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menyampaikan kepada para peserta rapat bahwa, rapat kali ini dalam rangka kesiapan pemantapan Festival dan Jambore Literasi.

“Acara ini kolaborasi dengan Kantor Bahasa, kalau perpustakaan festival literasi sedangkan kantor bahasa jambore literasi, ” kata Ratna Dewi.

Kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 21 Juli,  pada 19 Juli merupakan persiapan terakhir, acara pembukaan dilakukan pada tanggal 20 dan penutupan pada 21. Akan mengundang Kabupaten Kota sebanyak 15 orang bunda literasinya.

Sedangkan cara yang akan ditampilkan yaitu launching buku menulis bersama bunda, pemberian hadiah dari kegiatan lomba tata boga dan pemberian piagam penghargaan kepada beberapa komunitas.(Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Djunaidi Bersama Rektor UBL Tandatangani Naskah Hibah Daerah Aplikasi Kartu Petani Berjaya

Gubernur Arinal Djunaidi Bersama Rektor UBL Tandatangani Naskah Hibah Daerah Aplikasi Kartu Petani Berjaya

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penandatanganan naskah Hibah Daerah Aplikasi Kartu Petani Berjaya yang sebelumnya dikembangkan oleh Universitas Bandar Lampung (UBL) diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung, kegiatan dilaksanakan di Mahan Agung, Bandarlampung, Senin (11/07/2022).

Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A, menyatakan bahwa UBL sebagai suatu institusi yang berperan dalam membangun suatu peradaban bangsa tentu tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Kartu Petani Berjaya merupakan salah satu wujud dari implementasi tri darma perguruan tinggi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih dan bangga dapat membantu mewujudkan ide dan gagasan Pak Gubernur dalam memajukan masyarakat Lampung, terutama petani melalui Program Kartu Petani Berjaya,” ucap Yusuf S. Barusman

“Awalnya kami membentuk tim kecil untuk merealisasikan ide Pak Gubernur, sampai sekarang dengan tim yang sangat besar dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pembangunan sistem sampai teknologi informasinya, alhamdulillah KPB dapat kita wujudkan untuk kemajuan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam arahannya mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Lampung banyak memperoleh apresiasi dari Pemerintah Pusat, salah satunya terkait produksi padi tertinggi nasional sehingga dapat menjadi salah satu penyangga program ketahanan pangan nasional.

Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan apresiasi dalam hal penanganan pencegahan penyebaran covid-19, termasuk dalam masa pemulihan ekonomi, hal tersebut menurut Arinal tidak terlepas peran Program Kartu Petani Berjaya.

“Sejalan dengan apa yang saya sampaikan, saya ingin bagaimana mewujudkan Lampung sebagai lokomotif pertanian, meskipun pertanian kita sudah cukup berhasil (melalui KPB), tapi saya ingin lebih bergema, (KPB) dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lebih luas, masyarakat Indonesia,” ucap Gubernur

Kedepan, ucap Gubernur, KPB akan terus bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk manangani distribusi dan suplai pupuk, benih, dan lain-lain.

“Kalau BUMDes ada program lainnya yang dapat digagas secara bersama-sama, untuk kesejahteraan petani silahkan, seperti yang sudah berjalan sekarang, transaksi pajak kendaraan bermotor dilakukan melalui BUMDes,” tegas Gubernur.

“Saya ingin apapun bentuknya, KPB ada hubungannya dengan IT, sehingga dapat mempermudah, untuk itu Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Rektor UBL atas kerja kerasnya dalam membantu pengembangan dan penyempurnaan aplikasi Kartu Petani Berjaya,” pungkas Gubernur.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan Rozak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, Kepala Bappeda, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Kominfo dan Statistik, Karo Hukum, Karo Pemerintahan dan OtDa, Plt. Kadis Perkebunan, Plh. Karo Perekonomian dan Sekdis KPTPH. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Mantan Kadis Peternakan dan Keswan Era 2008 Tutup Usia, Gubernur Lampung Sampaikan Ucapan Duka

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Zainal Abidin, secara resmi melepas jenazah Mantan Kepala Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Mattheus Nurcahyo Saksono, di Pemakaman Katolik Yusuf Arimatea Kedaton, Senin (11/7).

Almarhum yang semasa hidupnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan Provinsi Lampung tahun 2008 meninggal dunia pada hari Minggu, 10 Juli 2022 di RS Abdul Moeloek, meninggalkan seorang istri dan dua anak.

Gubernur Lampung dalam sambutan yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur bidang Ekubang, Zainal Abidin, menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas kepergian salah satu putera terbaik Lampung ini.

“Almarhum merupakan sosok abdi negara yang disiplin, profesional, pekerja keras, ramah dan penuh rasa tanggung jawab dalam mengemban amanah,” kata Gubernur Lampung.

Gubernur juga mengatakan bahwa almarhum telah banyak memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan keberhasilan pembangunan di Provinsi Lampung.

Hadir dalam acara pemakaman Kadis Peternakan & Keswan Provinsi Lampung serta perwakilan Balai Veteriner Lampung dan BPS Lampung. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Arinal Djunaidi Bersama Rektor UBL Tandatangani Naskah Hibah Daerah Aplikasi Kartu Petani Berjaya

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan penandatanganan naskah Hibah Daerah Aplikasi Kartu Petani Berjaya yang sebelumnya dikembangkan oleh Universitas Bandar Lampung (UBL) diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Lampung, kegiatan dilaksanakan di Mahan Agung, Bandarlampung, Senin (11/07/2022).

Rektor UBL Prof. Dr. Ir. M. Yusuf S. Barusman, M.B.A, menyatakan bahwa UBL sebagai suatu institusi yang berperan dalam membangun suatu peradaban bangsa tentu tidak terlepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Kartu Petani Berjaya merupakan salah satu wujud dari implementasi tri darma perguruan tinggi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih dan bangga dapat membantu mewujudkan ide dan gagasan Pak Gubernur dalam memajukan masyarakat Lampung, terutama petani melalui Program Kartu Petani Berjaya,” ucap Yusuf S. Barusman

“Awalnya kami membentuk tim kecil untuk merealisasikan ide Pak Gubernur, sampai sekarang dengan tim yang sangat besar dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pembangunan sistem sampai teknologi informasinya, alhamdulillah KPB dapat kita wujudkan untuk kemajuan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Lampung dalam arahannya mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Lampung banyak memperoleh apresiasi dari Pemerintah Pusat, salah satunya terkait produksi padi tertinggi nasional sehingga dapat menjadi salah satu penyangga program ketahanan pangan nasional.

Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan apresiasi dalam hal penanganan pencegahan penyebaran covid-19, termasuk dalam masa pemulihan ekonomi, hal tersebut menurut Arinal tidak terlepas peran Program Kartu Petani Berjaya.

“Sejalan dengan apa yang saya sampaikan, saya ingin bagaimana mewujudkan Lampung sebagai lokomotif pertanian, meskipun pertanian kita sudah cukup berhasil (melalui KPB), tapi saya ingin lebih bergema, (KPB) dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lebih luas, masyarakat Indonesia,” ucap Gubernur

Kedepan, ucap Gubernur, KPB akan terus bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk manangani distribusi dan suplai pupuk, benih, dan lain-lain.

“Kalau BUMDes ada program lainnya yang dapat digagas secara bersama-sama, untuk kesejahteraan petani silahkan, seperti yang sudah berjalan sekarang, transaksi pajak kendaraan bermotor dilakukan melalui BUMDes,” tegas Gubernur.

“Saya ingin apapun bentuknya, KPB ada hubungannya dengan IT, sehingga dapat mempermudah, untuk itu Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung saya mengucapkan terimakasih kepada Pak Rektor UBL atas kerja kerasnya dalam membantu pengembangan dan penyempurnaan aplikasi Kartu Petani Berjaya,” pungkas Gubernur.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua KTNA Provinsi Lampung Hanan Rozak, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, Kepala Bappeda, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Kominfo dan Statistik, Karo Hukum, Karo Pemerintahan dan OtDa, Plt. Kadis Perkebunan, Plh. Karo Perekonomian dan Sekdis KPTPH. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Gubernur Lampung Bersama Wakil Gubernur Lampung Laksanakan Shalat Ied Di Mahan Agung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Wakil Gubernur Chusnunia Chalim melakukan Shalat Ied,  Idul Adha 1443 H, bersama-sama di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Minggu (10/07/2022)

Shalat Ied yang diimami oleh ustadz H. Mulyadi, LC, MH., tersebut dilaksanakan di Aula Mahan Agung dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Usai melakukan Shalat, Gubernur dan Wakil Gubernur tampak menikmati santap bersama dalam suasana yang penuh dengan kekeluargaan.

Pada kesempatan tersebut Gubernur mengatakan bahwa Idul Adha adalah hari kemenangan bagi yang melaksanakan ibadah haji, karena telah melaksanakan rukun Islam yang ke-5.

“Ibadah haji merupakan rukun Islam yang ke-5, yakni melaksanakan haji bila mampu, mampu disini bukan hanya dari sisi materi, tapi juga, setelah kembali, dia harus menjadi orang yang mampu menjalankan semua syariah agama, dan tindak tanduknya harus menjadi lebih baik, tidak hanya sekedar mendapatkan identitas,” ucap Gubernur.

“Saya berharap, Insya Allah masyarakat Lampung yang berangkat ketanah suci imannya akan meningkat, agamanya menjadi lebih bagus dan dapat mencerminkan seorang muslim yang baik, dapat berguna bagi masyarakat,” pungkasnya. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Menteri Perdagangan Tinjau Pasar Murah Di Wilayah Kota Bandar Lampung, Pastikan Ketersediaan Minyak dan Harga Terkendali

Bandar Lampung — Kadis Perindustrian & Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mendampingi kunjungan kerja Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, Sabtu (9/7).

Dalam kunjungannya ke Lampung, Menteri Perdagangan menggelar Pasar Murah di Keteguhan Telukbetung Timur, menjual Minyak Goreng Curah dalam kemasan dengan merek Minyakita yang merupakan terobosan dari Kementerian Perdagangan.

Minyakita merupakan salah satu upaya pemerintah agar minyak goreng bisa terdistribusi dengan murah dan aman. Mendag pun memastikan Minyakita memiliki izin BPOM dan sesuai SNI. Minyakita yang biasa dijual seharga Rp 14.000/liter, dalam pasar murah tersebut dijual seharga Rp.10.000/2 liter.

“Saya turun diperintah Bapak Presiden, agar harga minyak goreng paling mahal 14.000,” kata Menteri Perdagangan.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).

Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah Provinsi Lampung Lakukan Sidak Pasar Jelang Hari Raya Idul Adha 2022

Bandar Lampung — Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah Provinsi Lampung melakukan Sidak Pasar dalam rangka Pengawasan Pangan Jelang Hari Raya Idul Adha 2022 ke beberapa pasar tradisional di Bandar Lampung, Jumat (8/7).

Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Daerah Provinsi Lampung mengambil dan menguji sampel dari pangan segar yang berasal dari tumbuhan dan hewan di Pasar Kangkung dan Pasar Gudang Lelang.

Tim terdiri dari perwakilan beberapa dinas dan instansi terkait di Provinsi Lampung, diantaranya Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH), Dinas Peternakan, Dinas Kesehatan, Dinas Kelautan & Perikanan, Dinas Perindustrian & Perdagangan, Bappeda Provinsi Lampung, Dinas Koperasi & UKM, Dinas Kominfotik, Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, BPOM, Balai Karantina Pertanian Kelas I, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, dan Polda Lampung.

Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas KPTPH Provinsi Lampung, Amalia Rizkiyanti menjelaskan, Sidak Pasar Tradisional ini dilakukan sebagai upaya mencegah peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat jelang Hari Raya Idul Adha 2022.

“Kita mengambil sampel beberapa produk dari pangan segar asal tumbuhan dan hewan, yaitu sampel buah-buahan, sayuran, pangan olahan, ikan dan daging,” kata Amalia.

Amalia Rizkiyanti menerangkan, hasil yang didapatkan dari beberapa sampel yang diuji langsung di lokasi pasar, menunjukkan hasil negatif.

“Dari beberapa yang kita uji di lapangan, tadi sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yaitu buah-buahan anggur, pir dan apel, alhamdulillah negatif atau tidak mengandung residu formalin. Kemudian untuk sampel ikan giling di Pasar Gudang Lelang, hasil uji dari lab perikanan alhamdulillah menunjukkan hasil negatif, tidak mengandung bahan berbahaya atau formalin,” jelas Amalia Rizkiyanti.

Lebih lanjut Amalia menyebutkan, untuk sampel-sampel bahan pangan lainnya,  langsung dibawa untuk diuji di laboratorium kantor masing-masing, karena memerlukan waktu untuk pengujiannya.

“Mudah-mudahan hasilnya akan dapat segera kita sampaikan kepada masyarakat,” pungkas Amalia. (Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)

Gubernur Sampaikan Capaian dan Progres Penyelenggaraan Pembangunan pada Pelantikan ISEI Lampung

Bandar Lampung– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi menyampaikan capaian dan progres penyelenggaraan pembangunan daerah dalam acara pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung periode 2022-2025   di Auditorium Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Jumat (8/7/2022).

Pengurus ISEI Lampung dilantik oleh Ketua Dewan Pengawas ISEI Cabang Lampung Dr. Yuria Putra Tubarad sebagai perwakilan dari ISEI pusat.

Pelantikan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan No.S-02/PP-ISEI/11/2022 tentang Pengangkatan, Pengesahan dan Penetapan Masa Jabatan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Lampung Periode 2022-2025.

Kusnardi mengatakan, hingga Triwulan pertama tahun 2022, masih dihadapkan pada tantangan dalam penanggulangan Covid-19. Berbagai upaya yang terus dilakukan, bersinergi dengan Kebjakan Pemerintah Pusat serta mobilisasi langkah dan dukungan seluruh komponen masyarakat Lampung, menunjukkan keberhasilannya, dimana saat ini seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung merupakan zona dengan resiko rendah dan tidak ada tambahan kasus baru yang terkonfirmasi.

“Kinerja pembangunan Ekonomi daerah juga tetap baik meskipun ditahun 2021 Pandemi Covid-19 masih terjadi. Ditandai dengan indikator pertumbuhan ekonomi Lampung yang terus semakin membaik sepanjang tahun 2021. Dimana ekonomi Lampung tumbuh positif sebesar 2,79 dibandingkan dengan tahun 2020 yang tumbuh negatif 1,67%,” ujarnya.

Selain itu, kata Kusnardi, kinerja pertumbuhan ekonomi Lampung ke depan diprediksi akan semakin membaik dengan didorong oleh beberapa faktor, antara lain :

Pertama, kinerja sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan yang di proyeksi terus tumbuh positif tentunya dengan dukungan kinerja program-program pembangunan yang optimal.

Kedua, Semakin membaiknya sektor pariwisata seiring membaiknya mobilisasi sumberdaya ekonomi dan pergerakan masyarakat sejalan  dengan semakin rendahnya resiko pandemi covid-19.

Ketiga, Adanya peningkatan produksi dan kinerja industri (Hilirisasi sumber daya alam) serta peningkatan nilai ekspor Luar Negeri Provinsi Lampung.

Kusnardi, menambahkan, poin penting dari capaian pembangunan ekonomi tersebut adalah turunnya tingkat kemiskinan atau presentase penduduk miskin di Provinsi Lampung. Sejalan dengan hal itu, tingkat  pengangguran juga semakin berkurang. Kalau dicermati capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2021 Lampung mencapai 4,69 persen jauh lebih baik dari pada capaian rata-rata Nasional yang mencapai 6,49%.

Keberhasilan capaian indikator makro pembangunan tersebut, lanjutnya, didukung oleh pembangunan infrastruktur dan penguatan konektivitas serta dukungan terhadap pelayanan infrastruktur dasar yang meliputi penyediaan air bersih, sanitasi, pengurangan kawasan kumuh guna mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Provinsi Lampung.

“Informasi penyelenggaraan pembangunan daerah tersebut penting saya sampaikan terutama dihadapan para sarjana ekonomi, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia  dengan harapan kontribusi serta partisipasi aktif ISEI akan lebih memacu ekonomi Lampung kedepan,” jelas Kusnardi.

Di sisi lain, Kusnardi menyadari bahwa kondisi sosial dan aktivitas ekonomi terus berubah, terus berproses, tumbuh dan berkembang dalam struktur jaringan keterkaitan dan dinamika yang semakin kompleks. Percepatan majunya Teknologi Informasi serta Transformasi Ekonomi Digital menjadi katalisator perubahan-perubahan dimaksud.

Menghadapi tantangan kondisi tersebut, diharapkan pengurus ISEI Cabang Lampung dengan berbagai upaya mampu mendukung demi terwujudnya pembangunan ekonomi yang mensejahterakan masyarakat dalam bingkai Ekonomi Lampung Berjaya.

Agus Nompitu, Ketua ISEI Cabang Lampung mengatakan,
“Untuk meningkatkan peran ISEI cabang Lampung tentu akselerasi pembangunan daerah harus terus didorong dengan berbagai potensi yang begitu besar dari sarjana ekonomi di kabupaten dan kota,” ucapnya.

Dia berharap visi misi ISEI Lampung dapat kuat, handal serta profesional dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim demi mewujudkan pembangunan yang baik.

Selain itu, ISEI Lampung juga akan memberikan masukan dan saran dalam pengambilan kebijakan strategis dalam mendukung program-program pemerintah daerah.

“Baik itu program unggulan Gubernur Lampung yakni kartu petani berjaya juga aspek sektor kepariwisataan, ekonomi kreatif serta dukungan terhadap pemberdayaan UMKM, usaha digital dan berbagai hal lainya menjadi konsen ISEI pada masa yang akan datang dengan didukung sinergitas baik dari semua pihak,” lanjutnya.

“Dan semua ini akan terwujud jika anggota-anggota atau pengurus ISEI ini memiliki suatu kompetensi yang mampu untuk mendukung pelaksanaan dari program-program yang merupakan mitra dalam pelaksanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Kepengurusan ISEI Lampung di antaranya Agus Nompitu yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung dilantik sebagai Ketua ISEI Cabang Lampung priode 2022-2025.

Lalu, Wakil Ketua I dijabat oleh Dr. Habibullah Jimad yang bertanggungjawab pada pengembangan organisasi, keanggotaan, kerjasama kelembagaan dan komunikasi strategis.

Wakil Ketua II Dr. Marselina bertanggungjawab pada bidang makro ekonomi, fiskal, industri jasa keuangan dan ekonomi syariah.

Wakil Ketua III Bobby Irawan yang menangani tentang kebijakan pembangunan strategis daerah.

Kemudian, Wakil Ketua IV Heri Andrian menangani tentang Bisnis, Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Digital, Koperasi, UMKM.

Wakil Ketua V Dr. Andala Rama Putra Barusman menangani tentang riset, pendidikan, pelatihan, dan pengembangan profesi.

Sedangkan, Sekretaris ISEI Cabang Lampung dijabat oleh Dr. Usep Syaipudin dan Bendahara ISEI Yuztitya Asmaranti.(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung).