Plt Bupati Lamsel Bagikan Perpanjangan SK Tenaga Honorer

Penghapusan tenaga honorer kembali mencuat setelah Rapat Kerja (Raker) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) beserta Badan Kepegawaian Nasional (BKN) di Ruang Komisi II DPR RI Senayan Jakarta, pada 20 Januari 2020 lalu.

Diketahui, dari Raker tersebut menghasilkan kesepakatan untuk menghapus pegawai tenaga honorer, pegawai tetap, pegawai tidak tetap, dan lainnya dari organisasi kepegawaian pemerintah secara bertahap.

Berbeda dengan rencana tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto malah tidak akan memberhentikan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Menurutnya, Pemkab Lampung Selatan akan mempertahankan para tenaga honorer atau THLS yang memiliki kinerja yang baik dan mampu memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah setempat.

Hal tersebut disampaikan Nanang Ermanto pada acara sosialisasi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian (JKK-JKM) bagi THLS dilingkungan Pemkab Lampung Selatan di Aula Subuku, rumah dinas bupati setempat, Jumat (31/01).

“Ini memang menjadi problem dan dilema bagi saya. Tetapi setelah berdiskusi dengan Pak Sekda dan jajaran lainnya, kita akan pertahankan tenaga honorer yang memiliki kinerja yang baik,” ujar Nanang seraya disambut gembira THLS setempat.

Namun demikian, bagi THLS yang dinilai kinerjanya kurang bagus dan tidak memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, maka ia tidak akan segan-segan untuk memberhentikannya.

“Jangankan THLS, Kepala OPD dan camat pun kita evaluasi kinerjanya. Bukan asal kerja, tetapi kinerja yang kita nilai. Kunci sukses itu ya disiplin. Saya pun kalau gak disiplin tidak akan bisa berdiri disini,” tukas Nanang.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, rencana pengapusan tersebut dinilai memberatkan dan akan berdampak besar, yaitu pengangguran. Untuk itu perlu ada solusi yang tepat.

“Walaupun ada imbauan dari pusat, hari ini saya tanda tangani perpanjangan SK (Surat Keputusan). Yang pasti saya akan cari solusi agar THLS ini tetap bekerja di Lampung Selatan. Tapi syaratnya tingkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Tak hanya soal perpanjangan SK, suami dari Hj. Winarni ini pun berjanji akan memberikan reward kepada THLS yang memiliki kinerja yang baik dan disiplin.

“Nanti kita umrahkan untuk petugas kebersihan yang menyapu di jalan. Karena jasanya ini luar biasa bagaimana membuat Kota Kalianda bersih dan indah. Begitu juga dengan yang lain, tergantung kinerja dan penilaian dari pimpinan. Bisa saja mendapat reward kita umrahkan,” tuturnya.

(az/mad/kmf)

Plt Bupati Lampung Selatan Tanam Pohon Dan Gotong Royong Bersama Warga Palas

Kegiatan itu dilakukan di empat lokasi berbeda. Pertama, penanaman di pinggiran saluran pembuangan Kali Premier, Dusun Pematang Buluh, Desa Bali Agung. Lalu di Desa Mekar Mulya dan di Halaman PAUD KB Cahya Pertiwi, Desa Rejomulyo. Di tiga lokasi ini bibit yang ditanam yakni pohon medang.

Selanjutnya, penanaman pohon dilanjutkan di Desa Kalirejo. Untuk lokasi ini bibit yang ditanam adalah pohon sonokeling.

Dusun Pematang Buluh merupakan daerah yang rawan banjir apabila turun hujan dengan intensitas tinggi. Hal ini disebabkan meluapnya saluran pembuangan Kali Premier. Akibatnya, lahan pertanian yang berada disekitarnya ikut terendam.

Untuk menanggulangi hal tersebut, masyarakat bersama aparat TNI dari Koramil Palas bergotong royong membangun tanggul serta selokan. Penghijauan pun dilakukan untuk mecegah banjir.

Diketahui, kegiatan penanaman pohon dan gotong royong merupakan rangkaian program Jumat Bersih yang digagas Plt Bupati H. Nanang Ermanto yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di hari Jumat.

Dalam kesempatan itu, Nanang mengajak masyarakat untuk menggalakkan budaya gotong royong. Dia pun meminta Uspika dan masyarakat setempat memperhatikan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Terima kasih Pak Danramil dan Pak Kapolsek atas partisipasinya dalam kegiatan gotong royong ini. Minta tolong digerakkan juga masyarakatnya. Bukan hanya untuk kali ini saja. Tanamkan kebersamaan dan gotong royong,” imbuh Nanang.

Sebelum meninggalkan lokasi Jumat bersih di Kecamatan Palas, Nanang Ermanto sempat berpesan pada Camat Palas, Rika Wati beserta aparatur dan Kepala Desa se-Kecamatan Palas, agar memperhatikan kebersihan drainase disekitarnya.

Sebab menurutnya, penyebab terjadinya banjir, selain karena intensitas hujan yang tinggi, juga karena drainase yang buruk. Jika drainase baik, menjadi kunci untuk mencegah terjadinya banjir.

“Pak Kades bantu camatnya. Kali juga dinormalisasi. Jika sudah dangkal, masyarakat bergotong royong, jangan menunggu banjir baru gotong royong. Kita kan ada alat berat untuk mengeruk kali yang dangkal,” tandasnya.

Selain penanaman pohon dan gotong royong, kegiatan Jumat Bersih juga disertai dengan pelayanan kesehatan, pelayanan kependudukan dan catatan sipil, pelayanan pajak bumi bangunan (PBB), serta makan bersama dari dapur umum Dinas Sosial. (Kmf)

Antisipasi Virus Corona, Nanang Ermanto Tinjau Ruang Isolasi RSUD Bob Bazar

KALIANDA, (Mediarepublika.com) – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda, pada Jumat (31/1/2020) sore.

Kedatangan Nanang yang didampingi sejumlah pejabat utama dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan itu, untuk meninjau kesiapan RSUD Bob Bazar terkait penanganan jika ada warga yang terjangkit Virus Corona.

Tiba di rumah sakit milik Pemkab Lampung Selatan itu, Nanang Ermanto disambut Direktur RSUD Bob Bazar, dr. Media Aprialiana dan langsung menuju ruang isolasi khusus untuk penanganan pasien yang terjangkit Virus Corona.

Disela kunjungannya, Nanang mengatakan, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah yang perlu perhatian khusus terkait Virus Corona.

Pasalnya, sebagai pintu gerbang Sumatera, Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah perlintasan yang dilalui orang maupun barang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa atau sebaliknya.

“Sebagai kabupaten yang merupakan pintu gerbang Pulau Sumatera, kita harus mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi terhadap Virus Corona. Tentunya kita juga berharap, virus yang mematikan ini tidak menyebar ke masyarakat Lampung Selatan,” harap Nanang.

Sementara itu, Direktur RSUD Bob Bazar dr. Media Aprialiana mengatakan, pihaknya telah menyediakan satu ruangan isolasi khusus yang mempunyai dua bad untuk pasien yang terjangkit Virus Corona.

Wanita berhijab yang akrab disapa Nana ini menyebut, pihaknya juga telah menyediakan dua orang dokter spesialis paru-paru untuk menangani pasien yang terjangkit Virus Corona.

“Sejauh ini belum ada warga atau pasien yang terindikasi Virus Corona. Mudah-mudahan kita semua berharap tidak ada warga yang terjangkit Virus Corona,” katanya. (kmf)

Polsek Penengahan Adakan Himbauan dan Sosialisasi Penculikan Terhadap Anak

Lampung Selatan, Mediarepublika.com – Bhabinkamtibmas dan Personil Polsek Penengahan mengadakan Himbauan dan Sosialisasi mencegah terjadinya penculikan terhadap anak, kegiatan berlangsung di berbagai wilayah binaan bhabinkamtibmas Polsek Penengahan Lampung Selatan. Kamis (30/01/2020)

Dalam hal ini Kanit Binmas, Aipda Nurkholis, mewakili Kapolsek penengahan AKP Hendra Saputra SE.MM yang melaksanakan Bimbingan dan Penyeluhan (Binluh) bersama dengan Anggota Bhabinkamtibmas Bripka Hartanto memberikan himbauan agar, untuk bersama-sama mengawasi para murid baik pada saat di sekolah ataupun pada saat bermain.

“Kepada anak-anak agar tidak terpengaruh dengan ajakan, rayuan ataupun pemberian baik berupa uang, makanan, barang yang di berikan oleh orang yang tidak di kenal,” ujarnya.

Masih lanjut Kanit Binmas, Aipda Nurkholis, apabila ada orang yang tidak di kenal atau dicurigai akan melakukan tindak pidana penculikan untuk tidak main hakim sendiri, dan upayakan untuk segera menghubungi Anggota Bhabinkamtibmas ataupun Nomor Call Center Polsek Penengahan.

Mencegah terjadinya penculikan terhadap anak, seperti yang terjadi di Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (29/1/2020).

Bripka Hartanto selaku Bhabinkamtibmas diselah-selah kegiatan berlangsung mengatakan,  Alhamdulilah atas kegiatan himbauan dan sosialisasi mencegah terjadinya penculikan terhadap anak, di aula SMP 1 Penengahan dan SD yang berada di wilayah binaan bhabinkamtibmas Polsek Penengahan berjaln lancar.

“Sebagai upaya pencegahan terjadinya penculikan terhadap anak, mendapat tanggapan postif dari pihak sekolah yang mengucapkan terima kasih kepada Polsek Penengahan yang telah aktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan terkendali serta memberikan himbauan kepada siswa – siswi.

“Terkait maraknya percobaan penculikan anak dan akan selalu berkoordinasi dengan pihak Polsek Penengahan apabila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan,” Tutupnya Bripka hartanto. ( Iwan )

Mulai Digelar 5 Februari 2020, 4.914 Peserta CPNS Lampung Selatan Ikut Tes SKD

Lampug Selatan, Mediarepublika.com – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan formasi tahun 2019, mulai digelar hari Rabu, 5 Februari pekan depan.

Pemkab Lampung Selatan, melalui panitia seleksi daerah pengadaan CPNS dilingkungan Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat dalam rangka membahas persiapan pelaksanaan tes SKD pengadaan CPNS formasi tahun 2019.

Rapat yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, M.M, berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah setempat, Rabu (29/1/2020).

Turut hadir Kepala BKD Lampung Selatan Puji Sukanto beserta panitia seleksi daerah pengadaan CPNS dan unsur terkait lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Lampung Selatan, M. Sefri Masdian mengatakan, dari data Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Lampung Selatan, jumlah pelamar CPNS sebanyak 5.464 orang. Dari jumlah itu, pelamar yang dinyatakan lulus administrasi atau memenuhi syarat (MS) sebanyak 4.918 orang.

“Jadi, dari total pelamar yang lulus seleksi administrasi, 4.914 akan mengikuti tes SKD. Sementara, 4 orang lainnya merupakan peserta P1/TL tidak mengikuti tes SKD,” ujar Sefri selaku panitia seleksi daerah pengadaan CPNS dilingkungan Pemkab Lampung Selatan formasi tahun 2019.

Sefri menuturkan, pelaksanaan tes SKD dengan metode CAT BKN dimulai pada hari Rabu, 5 Februari 2020 hingga hari Jumat, tanggal 7 Februari 2020 bertempat di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Jalan Ryacudu, Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Dia menambahkan, pelaksanaan SKD di ITERA setiap harinya terbagi maksimal 5 sesi, dan setiap sesi berlangsung 90 menit.

“Pelaksanaannya selama 3 hari. Hari pertama hanya 2 sesi, hari kedua 5 sesi, dan hari ketiga 3 sesi. Masing-masing sesi akan diikuti 500 peserta. Hanya sesi terakhir dihari ketiga itu diikuti 414 peserta,” terang mantan Kabid Pengadaan dan Mutasi Pegawai BKD Lampung Selatan ini.

Sefri pun mengimbau ribuan peserta CPNS di Kabupaten Lampung Selatan agar mempersiapkan diri dengan matang. Ia juga mengatakan, secara teknis peserta tidak perlu ada persiapan dengan serius, karena itu sudah dipersiapkan oleh panitia.

“Bagi peserta CPNS yang akan mengikuti ujian SKD tidak perlu mempersiapkan alat tulis karena dalam pelaksanaan ujian menggunakan komputer. Yang penting 60 menit sebelum pelaksanaan tes dimulai, peserta sudah berada di lokasi ujian untuk melakukan registrasi,” imbuh Sefri.

Selain itu, informasi mengenai pelaksanaan ujian dan tatibnya bisa dilihat di website Pemkab Lampung Selatan melalui arsip pengumaman di laman www.lampungselatankab.go.id

“Mengenai tata tertib, sanksi dan lain-lainnya di pengumuman sudah disampaikan perihal apa saja yang harus dilakukan. Baik jadwalnya, larangannya dan apa yang harus dilakukan. Jadi silahkan diakses dipengumuman itu,” tandasnya. (az)

KPHP Way Pisang Lamsel, Gelar Festival Durian Lokal Gunung Rajabasa

Lampung Selatan, Mediarepublika.com – Kesatuan Pengelola Hutan Produksi (KPHP) Way Pisang, Lampung Selatan, gelar festival durian lokal gunung Rajabasa, Kamis (30/01/2020).

Festival itu sendiri, untuk menilai 30 buah durian unggulan dari 22 LPHD (lembaga pengelolaan hutan desa) yang berasal dari register 3 Gunung Rajabasa, Lampung Selatan.

Plt. Kadis Kehutanan Provinsi Lampung, Wiyogo Supriyanto mengatakan, festival durian lokal ini merupakan kegiatan yang baik, yang nantinya dapat mengangkat unggulan-unggulan durian lokal.

“Kegiatan ini juga dapat mencerminkan dari pada kinerja KPH, sehingga kita juga dapat mengangkat hal yang kecil berdampak yang besar,” kata Wiyogo.

Dirinya melanjutkan, dari hasil kriteria yang terpilih ini, kedepan pihaknya akan melakukan budidaya dan memperbanyak durian lokal yang dikategorikan sebagai durian unggul.

“Yang jelas kita kedepan akan melakukan budidaya dan memperbanyak ini (durian) semua, sehingga masyarakat juga nanti akan menghargai durian milik kita sendri,” ujarnya.

Kepala KPHP Way Pisang, Lampung Selatan, Wahyudi Kurniawan mengatakan, target dari festival ini tidak lain untuk mencari durian lokal yang unggul.

“Saya yakin di gunung Rajabasa ini ada durian yang unggul dan kita akan temukan itu untuk dikembangkan dan bakal dijadikan pohon induk, yang nantinya kita mempunyai ciri khas durian Kalianda,” ujarnya.

Sementara itu menurut Ketua penyelenggara, M. Thoriq, ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian pada festival durian lokal tersebut.

“Aromanya, ketebalan dagingnya, berat dan juga rasa yang menjadi komponen utama pada penilaian tersebut,” ujarnya.

Diketahui, Juara 1 dimenangkan oleh LPHD Tanjung Ganding dengan nama duriannya Simana Lagi, Juara 2 LPHD Banding, nama duriannya lukat lalu juara 3 LPHD Cugung Desa Cugung, nama duriannya durian mandok.  ( Iwan )

Sale Pisang Pendowo Merambah Pasar Luar

Lampung Selatan, Mediarepublika.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Selatan bersama Pemerintahan Desa Sri Pendowo Kecamatan Ketapang Lampung Selatan di kenal sebagai pembuat Sale Pisang Lampung atau lebih Terkenal nya dengan sebutan Sale Bahrul yang di pasarkan sampai keluar Provinsi. Rabu (29/01/2020)

Makhalik selaku pengusaha Sale Bahrul mengatakan, 25 tahun menjalankan usahan tersebut dengan awal bermodalkan lebih kurang Rp. 10.000.000,-  hingga sampai saat ini.

“Saya mendirikan pisang sale ini dan saya menjadi pengusaha sudah 25 th  lamanya yang dari awal membuka bermodalkan sekitar 10 juta hingga sampai sekarang ini. kendala kita sekarang untuk menjalankan usaha ini harus mempunyai modal sekitar 50 jutaan itu bisa memproduksi sale pisang dan kripik singkong, serta lainnya,” katanya.

“Sehari bisa memproduksi 200 kg perharinya kripik sale kalau ada stok pisang bisa stabil dan kalau gak ada stok pisang kita memproduksi kriping singkong sebayak 300 kg perharinya , jadi dalam satu bulan kita mendapat keuntungan 7 juta bersih,” ujar pengusaha sale kepada media ini

Makhalik mengharapkan kepada intansi pemerintah di Kabupaten, maupun Provinsi agar dapat membantuan peralatan dan modal guna mendukung UKM ini.

Herlambang Setiobudi selaku Sekdes Desa Sri Pendowo menambahkan kami akan berkerja ektra mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di desa.

“Pisang sale dan kripik singkong akan kita pasarkan di Bumdes yang ada di Desa sri pondowo dan selain itu pula hingga luar Provinsi karena usaha tersebut di pasarkan sampai ke Riau dan seberang Jawa oleh pemilik usaha kelompok bersama karena di desa tersebut ada dua tempat pembuatan sale pisang ,”tutup Herlambang selaku Sekdes Sri Pendowo. (Iwan )

Pemdes Karya Tunggal Bagikan Sertifikat PTSL Gratis

Lampung Selatan, Mediarepublika.com – Pemerintah Desa Karya tunggal Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan Secara resmi Membagikan Sertifikat PTSL kepada masyarakat Desa Karya tunggal Selasa (28/01/2020).

Dalam acara yang sangat Sakral tersebut Di hadiri oleh Atr/BPN lamsel Supriadi, kapolsek katibung IPTU Wido Dwi Arifia Zaen SIK.MH, Babinsa Danramil 0421/10.ktb Serda Budiarto Babinkamtibmas, RT, RW,Kepala Dusun dan seluruh Anggota masyarakat yang menerima Sertifikat tersebut.

Kepala Desa Karya tunggal Tubagus Dana nata dipraja menyampaikan dalam proses pembuatan sertifikat tanah selama ini menjadi pokok perhatian pemerintah Desa Karya tunggal, namun kali ini program Sertifikat PTSL 2019, dengan jumlah 714 buku sertifikat, dari awal pembuatan setifikat ini tidak sedikit pun di pungut biaya, semua nya di geratiskan, untuk masyarakat Desa karya tunggal khusus nya.

Program PTSL yang populer dengan istilah sertifikasi tanah ini merupakan wujud perhatian pemerintah desa kepada masyarakat untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat.

Untuk menanggulangi masalah itu, kata dia, pemerintah melalui kementrian agraria atau BPN telah meluncurkan program prioritas nasional sejak tahun 2017 berupa program redistribusi tanah melalui percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Suwarno masyarakat karya tunggal ketika di konfirmasi beberapa awak media mengatakan sangat senang telah menerima buku sertifikat ini,walau telah menunggu beberapa lama akhir nya kami mendapatkan nya juga alhamdulilah mas kami sangat senang ujar nya.

Antusias masyarakat nampak terpantau, dari informasi yang di dapat 714 buku sertifikat yang akan di bagikan, untuk keterangan lebih lanjut saat di konfirmasi pihak terkait belum bisa memberi kan keterangan karna kesibukan melayani dan mengatur antrian warga. (Iwan/Sw)

Evaluasi Sakip Pemkab Lamsel Raih Nilai B

Mediarepublika.com , KALIANDA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyerahkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019 kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Wilayah II.

Wilayah II ini meliputi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bali, DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara, Kalimantan dan Lampung.

Dari hasil evaluasi SAKIP 2019, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, Tanggamus, Pringsewu, Lampung Tengah, Lampung Barat dan Pemerintah Kota Metro memperoleh predikat “B”.

Kepastian itu terungkap setelah Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menerima hasil evaluasi SAKIP tahun 2019 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota Wilayah II dari Kementerian PAN-RB.

Adapun hasil evaluasi tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB, Muhammad Yusuf Ateh, di Inaya Putri Bali, Kawasan Wisata Nusa Dua Lot S-3, Kabupaten Badung, Bali, Senin (27/1).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkab Lampung Selatan, M. Sefri Masdian mengatakan, Plt Bupati H. Nanang Ermanto didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Thamrin beserta sejumlah pejabat utama lainnya menghadiri undangan dari Kementerian PAN-RB dalam rangka penyerahan hasil evaluasi SAKIP Wilayah II.

Hasil evaluasi itu kata Sefri, berdasarkan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

“Tahun 2019 lalu Kementerian PAN-RB telah melakukan evaluasi SAKIP. Dan alhamdulillah, Kabupaten Lampung Selatan mencapai sasaran sesuai indikator kinerja dengan memperoleh nilai B,” ujar Sefri di ruang kerjanya, Senin (27/1).

Sementara lanjut Sefri, delapan kabupaten kota lainnya di Provinsi Lampung meraih predikat CC dan dan satu lainnya yakni Kabupaten Lampung Utara meraih predikat C.

“Yang dievaluasi ini kesesuaian antara target kinerja RPJMD atau Renstra OPD dengan program kegiatan OPD yang fokus mencapai target kinerja tersebut. Intinya, efektivitas dan efisiensi anggaran untuk mencapai visi dan misi yang telah ditetapkan dalam RPJMD, manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Sementara, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN-RB, Muhammad Yusuf Ateh menjelaskan, secara nasional, hasil SAKIP tahun 2019 menunjukkan masih terdapat 5 kabupaten/kota dengan predikat D.

Kemudian, 87 kabupaten/kota dengan predikat C, 130 kabupaten/kota dengan predikat CC, 220 kabupaten/kota dengan predikat B, 54 kabupaten/kota dengan predikat BB, dan 10 kabupaten/kota dengan predikat A.

Sedangkan, untuk pemerintah provinsi, 1 daerah dengan predikat C, 22 dengan predikat B, 6 dengan predikat BB, 4 dengan predikat A, dan satu daerah mendapat predikat AA.

“Hasil penilaian ini menggambarkan kemampuan instansi dalam mempertanggungjawabakan hasil penggunaan anggaran, menetapkan ukuran dan target kinerja yang jelas. Lalu menghemat anggaran melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi pencapaian sasaran pembangunan,” tandasnya. (az)

Mencegah Terjadinya Banjir, Warga Desa Pesuruan Bergotong-royong Bersihkan Lingkungan

Lampung Selatan, Mediarepublika.com – Dimusim penghujan warga Pesuruan bergotong-royong membersihkan lingkungan untuk mencegah terjadinya banjir. Kegiatan tersebut di prioritaskan selah-selah selokan yang tepatnya sepanjang jalan propinsi di Desa Pesuruan Dusun Pesuruan Atas RW, 04 RT ,03 di Kecamatan Penengahan minggu (26/01/2020)

Indarto, selaku Kadus Pesuruan Atas, sekaligus memimpin adanya gotong-royong mengatakan, kita adakan gotong royong ini agar kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar terjaga dan selain itu sekarang kan termasuk cuaca esktrim yang bisa jadi terjadi hujan terus menerus dan sebab itu supaya air hujan bisa mengalir lancar di sisi kiri kanan jalan ini maka dari itu kami bergotong royong bersama warga di dusun pesuruan atas ini .

Terpantau warga Dusun Pesuruan Atas begitu antusiasnya bergotong royong di sepanjang  jalan propinsi yang terletak di Desa Pesuruan Kecamatan Penengahan tersebut, hingga menunjukan kekompakan .

Salah satu warga setempat Edi mengharapkan kepada pemerintah dinas terkait agar dapat meninjau lokasi dan membuatkan drainase.

“Kami mengarapkan pemerintahan dinas terkait untuk meninjau lokasi agar bisa adakan drainase di sisi kiri kanan jalan sekitar yang tepat nya disini jalan propinsi Kecamatan Penengahan terletak di Desa Pesuruan agar ketika hujan deras air bisa mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan kebanjiran hingga masuk kerumah warga,” Tutupnya. ( Iwan )