IKE EDWIN DIELUKAN EMAK EMAK KEBON SAWO

mediarepublika.com

Ike Edwin Cawalikota Bandar Lampung memang benar-benar idola emak-emak. Betapa tidak, saat dalam sesi memberi kuis ditengah berwicara bersama warga Kebon Sawo, Kelurahan Pelita Jumat ( 10/7 ) siang. Seorang emak-emak warga setempat yang tampil menjawab kuis Dang Ike sebagaimana kebiasaan Cawalikota pasangan Cawawalikota dr Zam. Tiba-tiba, dengan tanpa canggungnya memeluk erat Dang Ike yang tampak tetap tersenyum serta berpidato membiarkan dirinya dipeluk sang emak.

Kehadiran Dang Ike bersilahturami bersama warga Kecamatan Enggal, lantaran memang sejak lama warga setempat yang menyambutnya dengan hangat serta kekeluargaan tersebut, ingin bertatap muka dan berwicara bersama Dang Ike yang namanya viral karena keramahannya

“Saya haturkan banyak terima kasih, atas undangan para saudara. Saya tidak bisa berkata banyak, yang pasti hati saya bisa berada ditengah tengah warga Kebon Sawo, ” ujar mantan Kapolda Lampung tersebut dengan santun.

Semenjak awal ike Edwin berpidato, warga tampak begitu antusias mendengarkannya hingga bertepuk tangan serta bersemangat meneriakan. ” Ike Zam, pemimpin yang akan membawa masyarakat Bandar Lampung jadi membaik.”

Dan teriakan semangat tersebut terdengar hingga Dang Ike mulai tampak akan mengakhiri pidatonya yang menegaskan bahwasanya kehadirannya di tengah warga tersebut adalah guna memenuhi undangan warga bersilahturami.
” Untuk itu, mohon doanya saja saudaraku, agar saya dan dr Zam bisa lancar mengikuti Pilkada.”

Tak bisa dipungkiri jika seorang Dang Ike digandrungi emak-emak. Karena memang selain prestasinya yang segudang sudah terbuktikan. Sosok Cawalikota Bandar Lampung ini memang keren serta rendah hati.Emak-emak percaya itulah figur walikota yang mampu membawa kota Tapis Berseri menuju Bandar Lampung bisa mendunia.

Puncaknya, di akhir penghujung acara warga Kebon Sawo yang banyak terdiri dari emak-emak berjanji akan menghindari politik sembako dan money politik dalam Pilkada Bandar Lampung sebagaimana komitmen Ike Zam. Dan mereka akan bersatu mendukung pasangan Ike Zam jadi Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung.
Salam Dua Bintang
⭐⭐

(Red)

Komitmen Berantas Stunting, Winarni Kampanyekan Gerakan Swasembada Gizi di Kecamatan Jati Agung

JatiAgung, mediarepublika.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengentaskan angka stunting hingga nol persen ditargetkan dalam tiga tahun kedepan. Upaya ini dilakukan dengan gerakan swasembada gizi.

Program yang digagas Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan, yang juga sekaligus Duta Swasembada Gizi, Hj. Winarni Nanang Ermanto merupakan gerakan bersama untuk menekan angka stunting, demi mewujudkan generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia unggul.

Setelah sebelumnya melakukan kampanye swasembada gizi diberbagai Posyandu di sejumlah kecamatan, kali ini road show Winarni sampai di Kecamatan Jati Agung, pada Jumat (10/7/2020).

Pada kesempatan itu, Winarni turut didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Yani Thamrin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Anasrullah, serta anggota Forkopimcam Jati Agung.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatangan komitmen bersama pengentasan stunting mulai dari camat, anggota Forkopimcam, Kepala UPT, Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa hingga kader Posyandu se-Kecamatan Jati Agung.

Membawa misi sebagai Duta Swasembada Gizi, Winarni mengajak seluruh elemen masyarakat bersama pemerintah, jajaran TNI dan Polri untuk bergerak dan bergotong royong untuk mengentaskan angka stunting di Kabupaten Lampung Selatan guna melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki sumber daya manusia unggul.

“Gerakan swasembada gizi ini merupakan upaya berasama. Untuk itu masyarakat dan pemerintah desa harus sadar dan paham apa yang harus dilakukan untuk menekan angka stunting. Karena generasi penerus bangsa saat ini dan masa depan adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut Winarni menjelaskan, dalam kegiatan swasembada gizi yang merupakan program pertama di kabupaten/kota se-Indonesia ini, stunting atau kurang gizi akut akan ditumpas dengan lima pelayanan.

Pertama, pelayanan KIA yaitu memastikan ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas di 1.000 hari kehidupan dan melahirkan. Kedua, layanan gizi dengan penyediaan konsultasi gizi di seluruh desa dan memastikan masyarakat berperilaku konsumtif gizi seimbang.

Ketiga, pelayanan air minum dan sanitasi dengan memastikan seluruh masyarakat mengkonsumsi air minum yang sehat dan berkualitas serta memiliki jamban sehat.

Keempat, pelayanan sosial yaitu dukungan pengembangan ekonomi mandiri untuk pemenuhan gizi berkelanjutan dengan pemanfaatan pekarangan rumah dan menggerakan kepedulian sosial.

“Kelima, pelayanan PAUD dengan mengedukasi para orang tua dan anak didik PAUD untuk berperilaku gizi seimbang serta menyediakan makanan bergizi disetiap layanan PAUD. Lakukan kelima gerakan ini maka Kabupaten Lampung Selatan bebas stunting,” kata Winarni.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta para UPT Kesehatan, Puskesmas, serta Ahli Gizi untuk mengedukasi kader Posyandu dan masyarakat tentang pemenuhan gizi yang baik, sehat dan seimbang.

“Semua ini tidak perlu mahal, cukup manfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan membuat kolam ikan. Inilah perlunya kita bekerja sama, bahu membahu, bergotong royong bergerak bersama menciptakan anak-anak kita menjadi generasi kuat, cerdas dan berkualitas,” imbuhnya.

Dia juga meminta kepada camat dan Kepala UPT Kesehatan wajib membentuk Tim Swasembada Gizi Kecamatan dan Rencana Aksin. Sedangkan kepala desa dan bidan desa juga wajib membentuk Tim Swasembada Gizi Desa dan Rencana Aksi.

“Saya harap kita semua dapat bersama-sama menyosialisasikan program swasembada gizi ini kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah kita masing-masing. Dan mudah-mudahan dengan kerja sama kita, target Lampung Selatan bebas stunting tahun 2023 bisa tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam kunjungannya di Kecamatan Jati Agung, Winarni menyambangi Posyandu Rahayu Desa Margodadi, Posyandu Mawar Desa Marga Agung dan Posyandu Dahlia Desa Fajar Baru.

Selain mengkampanyekan gerakan swasembada gizi, dirinya juga sempat melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita.

Sebelumnya, Winarni juga telah melakukan road show di Kecamatan Natar untuk melakukan kegiatan serupa. Disini dia mengunjungi dua Posyandu di Desa Natar dan satu di Desa Pemanggilan.(Red)

Kerjasama Dengan KPU, Dinkes Lampung Selatan Rapid Test 1.925 PPDP

KALIANDA, mediarepublika.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat melakukan rapid test kepada 1.925 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Jumat (10/07/20).

Kepala Dinkes Pemkab Lampung Selatan, dr. Jimmy B. Hutapea, MARS menjelaskan, kegiatan rapid test dilakukan serentak di 27 Puskesmas yang ada di 17 kecamatan.

“Kita lakukan rapid test yang mendesak kepada 1.925 PPDP. Karena hasilnya harus selesai sebelum tanggal 12 Juli. Ini menindaklanjuti surat dari KPU Nomor. 165/1801/Sek-Kab/VII/2020 tanggal 2 Juli 2020,” terang Jimmy melalui keterangan tertulisnya.

Lebih lanjut Jimmy menyampaikan, kegiatan rapid test melibatkan seluruh tenaga kesehatan baik dokter, analis, dan perawat yang tersebar di 27 Puskesmas. Biaya kegiatan itu kata dia, ditanggung KPU Lampung Selatan.

“Semua tenaga kesehatan kita libatkan. Masing-masing puskesmas bervariasi. Rata rata 5 sampai 10 orang. Khusus untuk Puskesmas Karang Anyar, dibantu dari Tim PSC 119 Dinas Kesehatan. Karena jumlah PPDP sebanyak 163 orang. Pembiayaan gratis. Karena dari KPU ada anggaran untuk jasa pelayanan rapid test,” ungkap Jimmy.

Sementara, Ketua KPU Lampung Selatan Ansurasta Razak menjelaskan, sebanyak 1.925 PPDP mengikuti pelaksanaan rapid test yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat.

“Mengingat PPDP akan mulai melakukan coklit pada tanggal 15 Juli 2020 mendatang, maka kami lakukan rapid tes terhadap PPDP diseluruh kecamatan,” kata Ansurasta Razak seperti dikutip dari datalampung.com.

Pria yang akrab disapa Aan ini menambahkan, pelaksanaan rapid test dilakukan untuk memastikan PPDP yang melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan 9 September 2020 nanti, benar-benar sehat dan tidak menjadi carrier atau pembawa virus COVID-19.

“Kita laksanakan hari ini dan besok. Ada beberapa kecamatan yang selesai dan yang belum selesai. Jika ada anggota PPDP yang reaktif terpaksa kita ganti. Untuk hasil rapid tesnya sendiri nanti dinkes yang akan mengumumkan,” terang mantan anggota Bawaslu Lampung Selatan ini.

Selain PPDP, pihaknya juga akan melakukan rapid test terhadap 3.648 Penyelenggara Pilkada Serentak di Lampung Selatan. Hal ini untuk memastikan tidak ada penyelenggara Pemilu yang terjangkit virus korona baru yang berasal dari Wuhan, Cina ini.

“Selanjutnya PPS, PPK, kemudian anggota KPU dan terakhir KPPS. Artinya semua jajaran KPU akan menjalani rapid tes,” katanya.

Sementara Sekertaris KPU Lampung Selatan Bejo Purnomo menambahkan, dalam pelaksanaan rapid test, pihaknya menganggarkan dana sebesar Rp.150 ribu untuk setiap petugas KPU yang di rapid test.

“Kita lakukan MoU berdasarkan peraturan KPU dan Dinas Kesehatan. Tidaklanjutnya kita serahkan dengan dinas kesehatan. Total seluruh jajaran KPU Lamsel yang akan di rapid test nantinya adalah 3.684 sudah termasuk PPDP,” pungkasnya.(Red)

Nanang Ermanto Terima KKN-Tematik Sembilan Mahasiswa IPB

KALIANDA, mediarepublika.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin menerima Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) 2020, di ruang video conference yang berada di rumah dinas bupati setempat, Jumat pagi (10/7/2020).

Serah terima sembilan mahasiswa IPB dari Koordinator Wilayah KKN-T Kabupaten Lampung Selatan, Netti Tinaprillia, yang didampingi Dosen Pembimbing Lapangan, Solahudin, dilakukan secara virtual.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan menyambut baik KKN-T mahasiswa IPB tersebut. Ia berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya kemajuan para petani di Kabupaten Lampung Selatan.

“Inilah kesempatan kalian untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat. Praktek langsung, inovasi apa yang bisa diberikan mahasiswa IPB untuk Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Nanang dalam arahannya.

Nanang juga berharap, sinergi dengan IPB akan terus berlanjut, terutama untuk penerapan inovasi pertanian. Karena kata dia, IPB menjadi yang terunggul untuk inovasi pertanian di Indonesia.

“Semoga apa yang menjadi program adik-adik mahasiswa dari IPB ini bisa berkelanjutan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, melalui sambungan video conference, Netti Tinaprillia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, khususnya bupati beserta jajaran yang telah menerima KKN-T sembilan orang mahasiswa IPB tersebut.

“Kami titip, ini ada sembilan orang dari berbagai departemen dan fakultas. Mereka akan melakukan KKN di Lampung Selatan. Khususnya di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, selama 40 hari kedepan hingga 22 Agustus 2020,” tutur Netti Tinaprillia.

Lebih lanjut dia mengatakan, KKN-T 2020 kali ini dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya. Sehubungan dengan masa pandemi COVID-19, maka dianjurkan kepada seluruh mahasiswa untuk KKN di daerahnya masing-masing.

“Walaupun dalam suasana serba keterbatasan, namun KKN ini harus dilaksanakan sebagai syarat kelulusan. Temanya pun sedikit berubah yaitu, Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Techno Socio Entreprenuership Untuk Mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tuturnya.

Sedangkan, Ketua Kelompok KKN-T Mahasiswa IPB Lampung Selatan, M. Aldrian Wijaya memaparkan, dalam KKN itu kelompoknya mengusung empat program selama melaksanakan pengadian di Dusun II Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung.

“Pertama ada sosialisasi dan edukasi mengenai kehidupan masyarakat di era new normal. Karena kan ini sudah menjadi habit baru dimasa new normal. Pastinya masyarakat perlu penyesuaian. Untuk itu kita membantu masyarakat agar bisa menyesuaikan diri lebih cepat,” tuturnya.

Lalu program kedua ada penanggulangan hama dan penyakit tumbuhan. Menurutnya, di Desa Jatimulyo terdapat banyak tanaman holtikultura yang terkikis serangan hama seperti serangga dan hama lainnya.

“Dengan adanya keresahan ini dari petani, kami mencoba untuk menanggulanginya. Kebetulan dari kami ada yang dari proteksi tanaman, jadi ingin mengaplikasikan teori dan ilmu yang didapat di kampus,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, kelompoknya juga akan memberikan edukasi tentang pengolahan limbah hewan ternak menjadi pupuk kompos yang lebih bermanfaat.

“Kami juga melihat disana (Jatimulyo) banyak warga yang memiliki hewan ternak, khususnya sapi. Tetapi pengolahan fesesnya belum optimal. Jadi kami mencoba mengoptimalisasi feses ini menjadi pupuk kompos,” kata mahasiswa semester 6 ini.

Dan terakhir, kelompoknya mengusung program yang berasal dari mitra mereka yaitu Lembaga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yang konsen terhadap motivasi petani muda.

“Kita tahu regenerasi petani dalam satu tahun itu sangat kecil. Generasi muda mungkin berpikir dua tiga kali untuk berkerja disektor pertanian. Dengan program yang kami bawa ini harapanya bisa membawa perubahan dan menghasilkan pemuda-pemuda yang bekerja disektor pertanian lebih banyak lagi,” katanya. (Red)

Pemprov Lampung Bersinergi dengan LPSK RI untuk Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak

mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Republik Indonesia (LPSK RI) untuk mengoptimalkan upaya perlindungan perempuan dan anak di Provinsi Lampung.

Hal itu terungkap dari audiensi
Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu dengan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jum’at (10/7/2020).

Dalam kesempatan itu, Wagub Nunik menjelaskan bahwa dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di seluruh Lampung harus diperkuat dan dioptimalkan.

“Perlindungan perempuan dan anak harus dikerjakan secara bersama-sama oleh pihak terkait,” jelas Wagub Nunik.
Ia menambahkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak itu terjadi datangnya dari orang-orang terdekat, di mana pelaku tak jauh dari korban.

Dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, Wakil Ketua LPSK RI Edwin Partogi Pasaribu menjelaskan perlu adanya upaya yang lebih terencana (sistematis) dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, terlebih kekerasan seksual.

Misalnya, dengan melakukan kampanye di media publik tentang pencegahan terjadinya kekerasan seksual.

“Termasuk di dunia pendidikan, perlu ada pendidikan tentang organ tubuh agar anak-anak tahu mana yang boleh dan tidak boleh dipegang orang lain. Termasuk respon apa yang harus dilakukan, apakah itu teriak atau lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Provinsi Lampung juga dapat membuat rumah rehabilitasi korban sebagai salah satu tempat aman buat para korban kekeerasan, baik yang terjadi di Kota Madya maupun Kabupaten. (Red)

Patroli Rutan Dan Lapas Kompi 1 C Pelopor Lampung Utara

mediarepublika.com

BrimobLampung – Sebagai Salah Satu Upaya Meningkatkan Sinergitas Personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan Patroli Menuju Rutan dan Lapas, Kegiatan dilaksanakan di Kota bumi, Lampung Utara.

Guna memastikan Keamanan di dalam Rumah Tahanan patroli yang diperintahkan melalui surat perintah Dansat Brimob Polda Lampung Kombespol Donnyar Kusmadji S.IK, ini juga menghimbau petugas rutan agar selalu mengingatkan penghuni rutan untuk menerapkan protokol kesehatan di dalam kegiatan sehari-hari.

Dansat menambahkan bahwa patroli Brimob juga selalu mengingatkan kepada petugas Rutan untuk selalu waspada saat bertugas. tetap waspada jalani tugas sesuai dengan SOP.

Dengan Patroli Rutin Brimob ini, Dansat berharap terjalin komunikasi yang baik antara petugas Rutan dengan Satuan Brimob yang kedepannya dapat bekerja sama apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Rutan dapat diantisipasi dengan cepat.

Plh Danyon C Pelopor Akp Jaelani S.H, M.H juga menjelaskan bahwa kegiatan ini rutin akan dilaksanakan setiap hari oleh anggota Kompi 1 Batalyon C Pelopor dalam membackup dan mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi di Rutan Maupun Lapas, mengingat kejadian ricuh yang terjadi di Lapas Manado Sulawesi Utara dipicu oleh ketakutan Narapidana (Napi) akan Virus Corona yang tertular kemereka.(Red)

Rapat Evaluasi Kinerja P2TP2A Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, Pemprov Siap Bersinergi Lindungi Perempuan dan Anak

mediarepublika.com

BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung siap bersinergi dan mendukung perlindungan perempuan dan anak di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) saat membuka Rapat Evaluasi Kinerja Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung (virtual meeting), di Ruang Command Center, Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Bandarlampung, Jum’at (10/7/2020).

Pada kesempatan itu, Wagub meminta jajaran Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten/Kota memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Rapat evaluasi ini dihadiri Kadis PPPA Provinsi Lampung Theresia Sormin dan diikuti oleh Dinas PPPA Provinsi Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung serta P2TP2A kabupaten/Kota secara virtual.
Dalam rapat tersebut dibahas situasi perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten/Kota, Laporan kasus, dan sinergitas Dinas PPPA dan P2TP2A Kabupaten/Kota.

Dalam arahannya, Wagub Nunik menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki banyak pekerjaan rumah terkait perlindungan perempuan dan anak. Di masa pandemi ini, angka kekerasan pada perempuan dan anak masih terus bertambah.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita, bagaimana memastikan perlindungan terhadap perempuan dan anak,” jelas Wagub Nunik.
Ia menambahkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak itu terjadi datangnya dari orang-orang terdekat, dimana pelaku tak jauh dari korban.

Secara umum, lanjut Wagub Nunik, kebijakan Gubernur Arinal Djunaidi menempatkan perlindungan perempuan dan anak sebagai salah satu dari 33 janji kerja merupakan komitmen nyata dalam upaya memberikan perlindungan perempuan dan anak.

Untuk itu, Wagub Nunik meminta seluruh jajaran Kabupaten/Kota dapat bersinergi dalam memastikan perlindungan perempuan dan anak.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak ini harus kita pastikan. Dan Pemerintah Provinsi Lampung siap bersinergi dan mendukung terkait upaya perlindungan perempuan dan anak” jelasnya. (Red)

Delapan Orang Diamankan Subdit I Ditresnarkoba Polda Lampung

mediarepublika.com – Ditresnarkoba Polda Lampung melalui Subdit I Ditresnarkoba berhasil mengamankan 8(Delapan )orang terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis sabu dan extacy, Jumat (10/07)

Kedelapan terduga pelaku diamankan dengan waktu yang berbeda yakni pada tanggal 5 Juli 2020 diamankan terduka pelaku DS, IB dan AS, pada tanggal 6 Juli 2020 diamankan terduga pelaku MF, IG, IS, SY dan IR.

Dari tangan terduga pelaku DS yang dilakukan penangkapan di Ds. Tanjung Waras Dsn. Merak Batin Kec. Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti narkotika sebanyak 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extacy.

Pengembangan dilakukan dan kembali diamankan terduga pelaku IB dan AF dipinggir Pom Bensin Sri Mulyo Natar Kab. Lampung Selatan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram.

Pada tanggal 6 Juli 2020 dari keterangan terduga pelaku IB tim opsnal Subdit I Ditresnarkoba kembali melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku MF dan IG di rumah yang beralamat di Komplek Bunga Mustika B8 Sinar Jati Kel. Hajimena Kec. Natar Kab. Lampung Selatan, dan diamankan barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat 5 gram milik MF dan 1 paket sabu dengan berat 0,2 gran seta 1 buah bong milik IG, yang berdasarkan keterangan didapatkan dari terduga pelaku IB.

Setelah dilakukan pengembangan terhadap IB didapati bahwa ada barang bukti narkotika yang disimpan di Dsn. Serba Jadi Ds. Pemanggilan Kec. Natar Kab. Selatan, pada saat dilakukan penggeledahan di rumah tersebut didapati 3 terduga pelaku lainnya yaitu IS, SY dan IR, serta diamankan barang bukti narkotika sebanyak 6 paket sabu dengan berat 600 gram, 6 paket sabu dengan berat 300 gram, 4 paket sabu dengan berat 40 gram, 3 paket sabu dengan berat 15 gram, 7 bungkus plastik berisi pil extacy warna cream logo singokong dengan jumlah keseluruhan sebanyak 7000(tujuh ribu )butir, 1 bungkus plastik berisi pil extacy warna hijau logo hulk dengan jumlah keseluruhan sebanyak 1000(seribu )butir, 20 (dua puluh) butir pecahan pil extacy, 1 unit timbangan digital, 1 bungkus plastik ukuran 1/4, 1 bungkus plastik klip ukuran besar dan 1 bungkus plastik ukuran sedang.

Total barang bukti yang diamankan adalah sabu seberat 955 (sembilan ratus limapuluh lima ) gram dan pil extacy sebanyak 8400 (Delapan ribu empat ratus) butir dengan rincian:
a. 6 (enam) paket besar sabu dengan berat 600 gram
b. 6 (enam) paket sedang sabu dengan berat 300 gram
c. 4 (empat) paket sedang sabu dengan berat 40 gram
d. 2 (dua) paket sedang sabu dengan berat 10 gram
e. 7 (tujuh) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna cream logo sungokong jumlan keseluruhan 7000(tujuh ribu ) butir
f. 1 (satu) bungkus plastik bening berisi pil extasy warna hijau logo Hulk jumlah keseluruhan 1000 (seribu) butir
g. 20 (dua puluh) butir pecahan pil extasy
h. 1 (satu) unit timbangan digital
i. 1 (satu) bungkus plastik ukuran 1/4
j. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran besar
k. 1 (satu) bungkus plastik klip ukuran sedang
L. 380 (tiga ratus delapan puluh) butir pil extasy
Dengan Total Hampir 3,5M (Tiga setengah Milyar Rupiah) dengan di amankannya barang bukti ini dapat menyelamatkan 10 (sepuluh) Ribu jiwa manusia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan kedelapan terduga pelaku didapati 4 terduga pelaku dengan pemeriksaan urine positif dan Kepemilikan barang bukti ditetapkan sebagai tersangka yakni tersangka an. DS, IB, MF, IG.

Terhadap 4 orang lainnya yakni an: AS , IS, SY, dan IR hasil Dari pemeriksaan tidak terkait dengan tindak pidana narkotika, di lakukan Pembinaan .

Akibat perbuatannya, ke empat tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo 112 Ayat (20) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau seumur hidup.(Red)

Ibu Nyimas Mendaftar Calon formatur DPW PAN Lampung untuk keterwakilan perempuan

mediarepublika.com

Pelaksanaan MUSWIL V PAN Lampung salah satu agendanya adalah pemilihan ketua DPW PAN Lampung akan segera dgelar pada hari Selasa, 21 Juli 2020 pukul 08.00 s.d. selesai bertempat di ballroom Swiss bell hotel, pendaftaran untuk calon ketua DPW PAN Lampung telah dibuka dari tanggal 7 Juli – 14 Juli 2020.

Pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2020 ibu Hj Nyimas Putri Agus, SE.,MM. mengambil formulir formatur DPW PAN Lampung, orang pertama perempuan yang mengambil formulir untuk mendaftar sebagai formatur DPW PAN Lampung, Adapun beberapa perwakilan beberapa DPC yang mengantarkan pengambilan dukungan formatur DPW PAN Lampung terhadap Bu Hj Nyimas Putri Agus, S.E., M.M. diantaranya ketua DPC PAN Labuhan Ratu, Ketua DPC PAN Kedaton, Ketua DPC PAN Sukabumi, Ketua DPC PAN Tanjung Karang Pusat, Ketua DPC PAN Teluk Betung Barat, dsb.

Dengan adanya keterwakilan perempuan disaat perhelatan Muswil Lampung diharapkan suara perempuan dapat naik untuk PAN mendatang kemudian perempuan merupakan emansipasi wanita dan dapat maju serta memberikan kontribusi untuk membesarkan suara PAN di Lampung.

Ibu Nyimas mendapatkan dukungan dari pengurus PAN untuk mendaftar calon formatur DPW PAN Lampung yaitu ketua ketua DPC dan suara wanita untuk ikut mendukung beliau.

Wanita berdarah Palembang yang ramah memiliki nama Ibu Nyimas telah berpengalaman dalam kancah perpolitikan pernah ikut bertarung di Dapil 1 Lampung DPR RI dari partai PAN, bendahara DPP PAN serta sejak tahun 2002 beliau berpolitik.

Ibu Nyimas bukanlah wajah baru dalam berpolitik beliau mengambil formulir dan mendaftar sebagai calon formatur sebagai keterwaikilan perempuan karna perempuan selama ini terkucilkan padahal suara perempuan sangat potensi dan besar dalam setiap perhelatan membesarkan partai.

(Red)

Manfaatkan Aset Pemda, Nanang Bakal Sulap Eks Hotel 56 Jadi Pusat Pelayanan Publik

mediarepubloka.com

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Masih adanya beberapa aset daerah yang terbengkalai menjadi atensi Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto. Salah satunya Gedung eks Hotel 56 (KTC) yang berada di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Kalianda.

Nanang mengungkapkan keinginannya untuk mengoptimalkan aset-aset terbengkalai supaya dapat difungsikan agar lebih produktif. Sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Ha tersebut diutarakan Nanang saat melakukan peninjauan Gedung eks Hotel 56 bersama Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, pada Kamis siang (9/7/2020).

Menurut orang nomor satu di bumi Khagom Mufakat ini, di lokasi tersebut akan dijadikan sebagai pusat pelayanan publik. Seperti pelayanan kependudukan dan catatan sipil, perizinan terpadu, perlindungan perempuan dan anak, kesehatan, tenaga kerja hingga pajak.

Selain itu, pihaknya juga bakal menggandeng instansi lainnya seperti, pelayanan SIM, pelayanan pertanahan, pelayanan BPJS Kesehatan, pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, pelayanan Samsat, pelayanan Imigrasi serta pihak Bank lainnya.

Nanang menilai, sejumlah pelayanan publik yang ada selama ini dirasa kurang maksimal. Selain sempit, keberadaan kantor yang berhubungan dengan pelayanan lokasinya berjauhan.

“Seperti Disdukcapil, Perizinan dan Samsat tempatnya sangat sempit. Disini lokasinya sangat strategis. Bangunan sudah ada lahan parkir luas, tinggal kita renovasi saja. Sehingga masyarakat bisa mudah mendapatkan semua pelayanan,” ujar Nanang disela-sela peninjauan.

Tak hanya itu, guna memberi kenyamanan kepada masyarakat, pihaknya juga bakal menyiapkan kios-kios serta sarana permainan anak-anak yang ramah lingkungan.

Insya Allah, jika terealisasi masyarakat akan dengan mudah mendapatkan pelayanan publik. Karena semua terpusat disini. Jadi bangunan ini benar-banar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Lampung Selatan,” tandasnya.

Diketahui, sejak awal dibangun, gedung eks Hotel 56 rencananya akan dibuat sebagai pusat perbelanjaan modern (pasar modern) pada tahun 2005 silam. Namun hal itu tidak terealisasi hingga bangunan tersebut terbengkalai selama beberapa tahun.

Kemudian, sekitar tahun 2011, Pemkab Lampung Selatan melakukan perjanjian kontrak dengan pihak pengembang untuk dijadikan sebagai Hotel 56 Kalianda. Sayangnya, bisnis dibidang pariwisata itu juga tak berjalan optimal. Lagi-lagi bangunan itu terbengkalai.

Tak ingin menjadi bangunan kosong, pasca bencana tsunami 2018 lalu, Pemkab Lampung Selatan kemudian memanfaatkan bangunan itu sebagai hunian sementara bagi korban tsunami yang rumahnya hancur disapu tsunami.

Seperti diketahui, sejumlah aset tidur milik pemerintah daerah yang terbengkalai, dimanfaatkan Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda.

Berkat sentuhan tangan dingin Nanang Ermanto, lokasi yang dulu terbengkali, kini difungsikan untuk memberdayakan para pedagang kecil seperti UMKM. Selain menjadi pusat olahraga, GWH juga kini menjadi spot berkumpul baru bagi masyarakat Kalianda dan sekitarnya.

Selain itu ada juga lahan tidur yang berada di samping rumah dinas Bupati Lampung Selatan. Dilokasi ini diproyeksi sebagai kebun edukatif bagi masyarakat dan pelajar.

Kemudian ada juga lahan yang berada di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda. Di lahan seluas 6 Hektar yang berada di belakang Stadion Jati Kalianda ini, akan dikembangkan menjadi kebun pembenihan (Nursery) tanaman perkebunan. (Red)