MRI LAMPURA GELAR VOLUNTEER CAMP 2021

Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Lampung Utara mengadakan kegiatan Volunteer Camp di Aula Serba Guna Dinas Pertanian, Kabupaten Lampung Utara pada tanggal (3-4 april 2021).

“Dari 31 Relawan MRI Lampung Utara yang mengikuti kegiatan volunteer camp diharapkan mampu menguasai berbagai ilmu dan metode tentang kebencanaan, baik bencana sosial mau pun bencana kemanusian yang bisa terjadi kapan saja,” kata Ketua Pelaksana MRI Kab. Lampung Utara Tri Meilan.

Beberapa kegiatan selama dua hari tersebut, di antaranya tentang pengelolaan organisasi yang menghadirkan Asisten 1 Bupati Lampung Utara, Ketua DPRD Lampung Utara, DISPORA, KODIM, dan BPBD.

Ia mengharapkan para peserta selalu siap dan bersedia mengaplikasikan kemampuan di lapangan dalam kondisi apa pun pascabencana.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan jiwa kelembagaan kepada seluruh relawan khususnya, dan keterampilan sosial ‘mapping disaster’ manajemen kebencanaan, sinergi, dan komunikasi personal,” Ujarnya.

Hov Kerelawanan ACT Lampung Faris Maulana Almuzakki saat upacara pembukaan “volunteer camp”, selain memberikan ucapan selamat kepada peserta, juga mengharapkan mereka mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.

“Volunteer camp merupakan sarana bagi para relawan dalam meningkatkan kapasitas diri sebagai seorang relawan. Juga agar mereka mampu meningkatkan kesolidan relawan, ketika terjun ke lapangan,” Ujarnya.

“Kita harus siap dengan segala kemungkinan yang terjadi di lapangan, tetap kembali ke niat baik, dan tanamkan jiwa kerelawanan yang tinggi dalam diri teman-teman semua,”.

Ketua Pelaksana Volunteer Camp MRI Kab Lampung Utara Tri Meilan Purwati mengharapkan peserta yang mengikuti kegiatan “Volunteer Camp” menjadi agen-agen yang menggerakkan kesadaran dan partisipasi masyarakat khususnya Lampung Utara dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan.

“Sehingga mereka menjadi anggota yang bisa terus mengelola MRI sebagai lembaga profesional dalam mengatasi permasalahan kemanusiaan,” Pesannya kepada seluruh Anggota MRI lampung Utara.

Kegiatan Volunteer Camp yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para Relawan MRI Lampung Utara ini, menghadirkan sejumlah pemateri yang ahli di dalam bidangnya.

Sebagai relawan, Daesya Kusuma Miranti sebagai ketua MRI Kab. Lampung Utara, harus mengutamakan prinsip pertolongan atau membantu sesama manusia dari segalanya. Upah atau pesangon tidak boleh dipikirkan. Setiap tindakan relawan, berprinsip untuk bagaimana menolong sesama yang membutuhkan. Mengurangi beban para korban bencana yang ditolong, sebagai tugas kemanusiaan.Tugas ini, kata Daesya, tentu sangat mulia, karena tidak semua orang sanggup melakukannya dan menjadi relawan.

Safira Devani, salah satu Relawan MRI yang ikut dalam kegiatan ini mengaku bangga, karena banyak mendapatkan ilmu dan pengalaman praktek secara langsung terutama di bidang pertolongan pertama. Sekiranya, materi yang sudah diterima ini dapat membekas di dalam diri mereka, dan dapat diaplikasikan di lapangan kelak nanti.

Ikuti Lomba Masak Serba Ikan, TP PKK Lamsel Sabet Juara

TANJUNG BINTANG – Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan ikuti Lomba Masak Serba Ikan, Sabtu (2/4/2021).

Lomba Masak Serba Ikan yang digelar oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di PKK Agropark Lampung, Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Nuri Maulida Pandu dan Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Yani Thamrin dan para peserta Lomba Masak Serba Ikan se-Provinsi Lampung.

Riana Sari Arinal selalu Juri dalam lomba tersebut mengunjungi stand TP PKK Kabupaten Lampung Selatan dan langsung memberikan penilaian terhadap seluruh para peserta lomba lainnya.

Dalam sambutannya, Riana Sari Arinal mengucapkan terima kasih kepada seluruh TP PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang telah mengikuti kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh TP PKK Kabupaten/Kota yang telah berpartisipasi mengikuti lomba Masak Serba Ikan pada hari ini”, kata Riana Sari Arinal.

“Lomba Masak Serba Ikan ini meliputi kategori Menu Keluarga, Menu Balita dan Menu Kudapan. Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya Lomba Masak Serba Ikan ini dapat memperkaya wawasan kita selaku TP PKK dan dapat kita aplikasikan kepada masyarakat di daerah kita masing-masing”, lanjut Riana Sari Arinal.

Dalam Lomba Masak Serba Ikan kali ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan berhasil menyabet Juara Harapan 1 untuk semua kategori.(Red)

Anggota DPRD Lampung Rahmat Mirzani Djausal Bina Petani di Berbagai Sentra Produksi

Anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga Ketua DPD HKTI Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal Lampung menghadiri panen raya padi binaan dengan memakai pupuk organik cair (POC) Bio Alga di Desa Sukamandi, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Sabtu (3/4/2021)

Hasil panen ubinan yang dilakukan petani, didapat hasil 11 ton untuk varietas M400. Sedangkan untuk varietas Kalimasada didapatkan 5,5 kg dari ubinan 2×2, sehingga hasilnya mendapat 9 ton per hektare.

Dengan memakai POC, diketahui dapat menghemat pupuk kimia 50%. Disini ada delapan jenis varietas. Namun POC yang dipakai baru tiga varietas dengan hasil 11 ton ha untuk varietas M400.

Disampaikan Rahmat Mirzani Djausal, bahwa pada musim tanam 2021, pihaknya membina petani di berbagai sentra produksi padi dengan total luasan 74 hektare.

Ia juga menargetkan petani dapat meningkatkan produksi dari yang biasanya 5-6 ton per hektare menjadi di atas 10 ton per hektare.

“Untuk mencapai produksi maksimal tentu dibutuhkan percontohan agar petani dapat mengaplikasi POC ini dengan maksimal. Sehingga targetnya adalah produksi bertambah dan pemakaian pupuk kimia dapat dihemat,” kata Mirza yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Lampung.

Mirza juga menegaskan, bahwa POC Bio Alga saat ini sudah mendapatkan atensi langsung dari Pemerintah Provinsi Lampung.

“POC ini akan sukses jika metode penanamannya dilakukan sesuai dengan prosedur. Pemprov Lampung juga sejauh ini sangat mendukung program kita, secara periodik kami melaporkan dan dimonitor langsung oleh pihak terkait,” paparnya.

Selain di Pesawaran, dua lokasi Pembinaan HKTI Lampung yang lain juga sudah dan akan memasuki masa panen raya, yaitu Lampung Selatan dan Pringsewu.

Hadir pada panen raya itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung Elly Wahyuni, Kepala Dinas Pertanian Pesawaran Anca Martha Utama, Camat Way Lima Syukur S, Kepala Desa Sukamandi Kusnadi, dan para pengurus HKTI Pesawaran.(Red)

5 Lokasi Tilang Elektronik di Bandar Lampung

LAMPUNG, – Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung meluncurkan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Bandar Lampung, Selasa (23/3/2021).

Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno mengatakan, tilang elektronik secara resmi berlaku hari ini. Menurut Hendro, ada lima titik lokasi kamera ETLE yang terpasang di beberapa ruas jalan di Bandar Lampung.

Lima lokasi itu yakni, perempatan Jalan Sultan Agung – Jalan Ki Maja, Way Halim. Kamera pengawas berada di lampu lalu lintas. Lokasi kedua yakni di perempatan Jalan Cut Nyak Dien –  Jalan Tamin, Tanjung Karang Pusat. Kemudian lokasi ketiga di Jalan Pattimura. Kamera berada di lampu lalu lintas RM Begadang Resto. Lokasi keempat berada di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton dengan penempatan kamera pada jembatan penyeberangan orang (JPO) Universitas Bandar Lampung(UBL)

Sedangkan lokasi kelima berada di Jalan Kartini, Tanjung Karang, dengan penempatan di JPO RM Garuda. Hendro mengatakan, personel lalu lintas tidak akan ditempatkan di lima lokasi tersebut. “Ada teknologi artificial intelligence (AI) yang bisa mengindentifikasi jenis pelanggaran dan plat kendaraan,” kata Hendro. Pengendara yang melanggar aturan akan ditangkap oleh layar kamera. Kemudian surat konfirmasi atau surat tilang akan langsung dikirim ke alamat pengendara menggunakan PT Pos. Hendro menambahkan, untuk teknis operasi ETLE telah disiapkan di Command Center Polresta Bandar Lampung dengan enam unit komputer dan operatornya, serta videotron ukuran 3×4 meter untuk akses CCTV.(Red)

Anggota DPRD Lampung Joko Santoso Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2020

Anggota DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019.

Menurut ketua DPD PAN Lampung Barat ini, dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak masyarakat telah membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Penerapan protokol kesehatan salah satu upaya untuk menekan angka penularan virus Covid-19,” ungkapnya Sabtu (03/04/2021), di kecamatan Way Tenong Kelurahan Fajar Bulan kabupaten Lampung Barat.

Dilanjutkannya, dalam silatuhrahmi yang dilakukan ini, mudah-mudah bisa saling mengingatkan akan protokol kesehatan, serta saling mendoakan akan keselamatan kita agar terhindar dari virus Covid-19.

“Jika ada dari masyarakat ada yang tinggal di hutan kawasan, kita akan membantu izinnya, karena saya dan Pak Ketum PAN Zulkifli Hasan membantu masyarakat khusus nya yang tinggal dikawasan untuk mengurus izin untuk melakukan penggarapan dilahan tersebut.” terang Joko.

Anggota DPRD Lampung Minta Pemerintah Perbaiki Jalan di Sentra Ikan Asap Kebondamar

Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Golkar, Ali Imron meminta pemerintah memperbaiki infrastruktur jalan di Desa Kebondamar, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur.

“Infrastruktur jalan di Kebondamar maupun akses menuju ke desa itu, rusak parah,” ujar Imron usai berkunjung ke Kebondamar, Sabtu (03/04/ 2021).

Akses jalan yang rusak parah menuju Kebondamar, kata dia, dari Brajaemas Kecamatan Wayjepara, maupun dari Karanganyar dan Srigading Kecamatan Labuhanmaringgai.

Padahal, Kebondamar merupakan desa penghasil utama ikan asap di Provinsi Lampung. Beragam jenis ikan laut, seperti ikan pari, pisangan, kakap, cucut dan ikan buntal, diolah warga menjadi ikan asap berkualitas baik.

“Ikan asap dari Kebondamar dipasarkan ke berbagai daerah di Provinsi Lampung. Bahkan, ada yang dijual di luar Lampung, seperti Jakarta dan Palembang,” jelas Imron yang berkunjung ke desa itu bersama anggota DPRD Lampung Timur, Imam Zaki Nurhidayat.

Buruknya jalan tersebut, menurut Imron, menjadi hambatan utama yang dihadapi perajin ikan asap di Kebondamar. Karena warga menjadi kesulitan mengakut hasil usahanya menuju pasar maupun saat mengangkut bahan baku ikan.

Alasan lain infrastruktur jalan di Kebondamar harus segera diperbaiki, tegas Imron, desa yang berbatasan dengan Kecamatan Selebah dan Labuhanmaringgai itu, tiap tahun menghasilan ribuan ton padi berkualitas baik.

“Tanaman padi sawah di Kebondamar rata-rata menghasilkan delapan sampai sembilan ton per hektare. Padahal di tempat lain di Lampung, banyak yang masih di bawah itu,” kata anggota Komisi 5 dari Fraksi Golkar itu.

Karena itu, Imron meminta pemerintah serius memperhatikan infrastruktur jalan di Kebondamar. “Bahkan, seharusnya pemerintah juga membantu perajin ikan asap mengembangkan usahanya agar bisa lebih maju lagi,” katanya.(Red)

Satresnarkoba Polres Tanggamus Ringkus 8 Tersangka

Tanggamus, —  Upaya penyelidikan dan pengembangan peredaran Narkotika jenis sabu, Satresnarkoba Polres Tanggamus berhasil menangkap sekaligus menangkap 8 tersangka di Kecamatan Pulau Panggung, Air Naningan dan Sumberejo, Sabtu (03/04/21).

Dari ke-8 tersangka, 3 diantaranya merupakan jaringan pengedar bernama Riki Hernando (29) warga Pekon Gunung Meraksa, Pulau Panggung, Sidik Pramono (48), Riko Fernando (21) warga Pekon Way Harong, Air Naningan.

Dari penangkapan tersebut terungkap, tersangka Sidik Pramono dan Riko Fernando merupakan ayah dan anak bersama tersangka Riki Hernando  merupakan kaki tangan dari seorang bandar yang telah diketahui identitasnya.

Ketiganya ditangkap di dua tempat berbeda yakni Riki Hernando dan Riko Fernando ditangkap di sebuah gubuk perkebunan kopi di Dusun Talang Tekad Kecamatan Pulau Panggung milik bandar yang di DPO.

Dalam penangkapan keduanya petugas berhasil mengamankan barang barang bukti 21 klip berisi sabu dengan berat 2,98 gram, 2 timbangan digital, 1 senapan angin berjenis gejlug dan sejumlah alat penyalahgunaan sabu.

Lalu dari tangan Sidik Purnomo yang ditangkap saat berada di rumahnya di Pekon Way Harong petugas juga mengamankan barang bukti  6 plastik klip berisi sabu seberat 0,69 gram,  3 korek api gas tanpa tutup kepala dan 3 skop terbuat dari sedotan plastik.

Dari nyanyian ketiga tersangka, bahwa mereka telah menjual sabu kepada 5 pengguna di wilayah Kecamatan Air Naningan, Pulau Panggung dan Sumberejo sehingga dilakukan penggerebekan di 3 wilayah tersebut.

Tahap awal petugas berhasil menangkap Adi Saputra (32) warga Pekon Waspada, Air Naningan dengan barang bukti plastik klip berisi sabu seberat 0,15 gram hasil pembelian kepada tersangka Riki Hernando.

Selanjutnya, petugas kembali menangkap Riyadi (27) warga Pekon Tekad, Pulau Panggung dan Aprizal (36) dengan barang bukti plastik klip bekas pakai sabu dan alat penyalahgunaan sabu yang dibeli dari tersangka Riki Hernando.

Tak berhenti disana, petugas kembali menangkap Antoni Saputra (40) warga Pekon Sumberejo Kecamatan Sumberejo dengan barang bukti plastik klip berisi 0,19 gram sabu yang diletakan di dalam bungkus rokok, dimana sabu tersebut dibelinya kepada tersangka Sidik Purnomo.

Terakhir, petugas menangkap Sunardiyanto alias Kanek (42) warga Pekon Sumberejo, Sumberejo yang merupakan resedivis kasus yang sama pada Januari 2018 dengan barang bukti pipa kaca bekas pakai dan  sedotan plastik dengan sabu yang dibelinya dari tersangka Riko Fernando.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi, SH. MM mengungkapkan, para tersangka ditangkap berdasarkan penyelidikan informasi peredaran gelap Narkotika di Dusun Talang Tebat Pekon Tekad, Pulau panggung Tanggamus yang dilakukan oleh tersangka Riki Fernando.

“Berdasarkan penyelidikan dan penggerebekan pertama diamankan Riki Fernando dan Riko Hernando saat berada di gubuk tersebut,” ungkap Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Minggu (4/4/21).

Sambungnya, modus operandi tersangka melayani penjualan narkotika jenis sabu di sebuah gubuk di tengah kebun kopi yang di kelilingi kawat tembaga yang dialiri aliran listrik juga disediakan senapan angin gejluk sebagai upaya perlawanan jika dilakukan penggerebekan.

“Prilaku mereka bertujuan agar petugas kesulitan saat menangkap mereka, beruntung petugas sudah mengantisipasinya sehingga tidak terhadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Dikatakan Kasat, berdasarkan keterangan keduanya bahwa mereka ditugaskan oleh seorang bandar yang telah diketahui identitasnya sebagai pengambil barang haram tersebut di wilayah Pugung dan mengantarkan kepada pemesan bersama seorang lainnya yakni Sidik Purnomo yang merupakan ayah dari Riko Hernando.

“Berdasarkan keterangan tersebut, kemudian dilakukan pengembangan ke Air Naningan sehingga Sidik Purnomo ditangkap tanpa perlawanan,” katanya.

Kasat menambahkan, dari keterangan ketiganya selanjutnya ditangkap lima pembeli barang haram tersebut yang bernama Adi Saputra, Riyadi, Aprizal, Antoni Saputra dan Sunardiyanto.

“Kelima tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Pulau Panggung, Air Naningan dan Sumberejo,” imbuhnya.

Kesempatan itu Kasat menegaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap bandar bernisial D yang merupakan warga Kecamatan Pulau Panggung.

“Guna mengungkap jaringan diatasnya, saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap bandar berinsial D,” tegasnya.

Saat ini ke delapan tersangka berikut barang bukti ditahan di Polres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Terhadap pengedar dijerat pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman maksimal 20 tahun penjara. Terhadap pemakai dijerat pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 ancaman 4 tahun,” pungkasnya.(red)

GARDU INDUK PAKUAN RATU BEROPERASI, PACU DENYUT EKONOMI LAMPUNG

Bandar Lampung (02/04)
PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dan Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan bersinergi dalam konsistensinya memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung. Tepatnya senin (26/03) yang lalu, PLN telah berhasil mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk Pakuan Ratu berkapasitas trafo 60MVA.

Beroperasinya Gardu Induk (GI) Pakuan Ratu memiliki dampak positif terutama dalam memperbaiki kehandalan sistem kelistrikan, membuka peluang pertumbuhan pelanggan dan penjualan di Lampung. “Dengan beroperasinya Gardu Induk Pakuan Ratu ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, pertumbuhan pelanggan dan penjualan energi listrik,” ucap I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manager PLN UID Lampung.

Tentu saja dengan hadirnya GI Pakuan Ratu ini, akan memenuhi kebutuhan kelistrikan pada sektor industri pertanian, industri perkebunan, industri perikanan dan permukiman di daerah sekitarnya seperti Kabupaten Waykanan, Lampung Utara, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang. “Disini saya melihat banyak sekali potensi baik pada sektor industri pertanian, perkebunan, perikanan dan permukiman rakyat yang wajib PLN dukung,” tambahnya.

Jalur SUTT 150 kv yang memiliki panjang 31,48 kms yang terdiri dari 24 tapak tower ini nantinya akan mendukung pasokan dan keandalan listrik di pulau Sumatera khususnya Provinsi Lampung. “Energi listrik akan dialirkan melalui Double phi incomer ke trafo berkapasitas 60 kVA di GI Pakuan Ratu, akan dinikmati manfaatnya bagi perekonomian Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten sekitarnya,” ujar Dendi Kusumawardana, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan.

Keberhasilan energize jalur ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dengan stakeholder khususnya Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.

Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu Johar Wijaya menjelaskan bahwa pengoperasian SUTT 150kv double phi incomer dan GI Pakuan Ratu dilakukan ekstra hati-hati karena tidak dilakukan dengan cara biasa. Dalam proses pengerjaannya dilakukan pemotongan (cutt off) dan penyambungan kembali pada jalur backbone SUTT 150 kV Kayuagung – Gumawang – Menggala yang juga sebagai jalur backbone dan kritikal interkoneksi subsistem Sumatera Selatan dan Lampung.

“Mengingat beban puncak kelistrikan lampung mencapai 1030 MW, pengerjaannya dengan standar prosedur pengoperasian yang ketat guna menjaga aliran daya listrik tetap tersambung dan tidak terputus/padam,” pungkas Johar Wijaya selaku Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu.(Red)

Dorong Gerakan Sekawan Persada Nusantara Berkreativitas, Chusnunia : Kita bisa mengambil peran bersama dengan berkolaborasi termasuk bersama Sako SPN menghadirkan kreativitas dan inovasi

Bandar Lampung, – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Lampung menciptakan kreativitas dan inovasi bagi generasi muda menjawab tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Sako SPN Tingkat Daerah Lampung masa bakti 2020-2025 di Aula Intan Pura Pusdiklat Kwarda Lampung, Jumat (2/4/2021).

“Mari bersama kita semua membina kader pengurus bangsa melalui gerakan pramuka,” ujar Nunik.

Pada kesempatan itu, Nunik melantik dr. Aditya M. Biomed yang merupakan Kepala UTD PMI Lampung sebagai Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas (Mabisako).

Kemudian, melantik Heri Sensustadi yang merupakan Sekertaris DPW LDII Lampung sebagai Ketua Pimpinan Satuan Komunitas (Pinsako).

Nunik mengatakan jika tidak ingin generasi muda mendatang tergilas oleh perubahan, harus dibekali dengan gerakan positif serta diajarkan kreativitas.

Menurutnya, ini juga menjadi tanggungjawab dari gerakan pramuka termasuk Sako SPN.

“Kita bisa mengambil peran bersama dengan berkolaborasi termasuk bersama Sako SPN menghadirkan kreativitas dan inovasi yang menjadi jawaban atas tantangan perubahan zaman,” katanya.

Nunik menuturkan melalui gerakan positif, menghadirkan kreativitas dan inovasi ini, akan mampu membawa gerakan pramuka Lampung dan semua elemen masyarakat kearah kemajuan.

Gerakan positif ini, kata Nunik salah satunya menghadirkan suatu hal kemandirian yang bisa sampai menyentuh masyarakat hingga didesa.

“Tantangan yang dihadapi hari ini kita jawab dengan memunculkan ruang-ruang yang bisa mendorong ide-ide kreatif. Kita bergerak bersama,” pungkasnya.(Red)

Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Hadiri MUSKAB III dan Pelantikan ASPEKINDO

Bandar Jaya – Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya menghadiri Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) III dan Pelantikan Asosiasi Pengusaha Kontruksi Indonesia (ASPEKINDO) Kabupaten Lampung Tengah di Hotel BBC Bandar Jaya, Kamis (01/04/2021). Selain Wakil Bupati Lampung Tengah hadir juga Ketua ASPEKINDO Provinsi Lampung Rio Gunawan SE, M.Si., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah Firdaus Ali dan Yulius Heri Susanto, Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah Akp. Edi Qorinas mewakili Kapolres Lampung Tengah kemudian hadir mendampingi Wakil Bupati Lampung Tengah, Staf Ahli Bupati Lampung Tengah Eko Dian Susanto, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lampung Tengah Rahardian, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Tengah Helmy Zain.

Dalam Sambutannya Ardito Wijaya mengucapkan Selamat kepada Joni Deswara sebagai Ketua ASPEKINDO Kabupaten Lampung Tengah serta kepada seluruh jajaran pengurus ASPEKINDO Kabupaten Lampung Tengah, semoga amanah dalam menjalankan tugas dan wewenang. Kemudian Ardito juga berpesan kepada jajaran pengurus ASPEKINDO Kabupaten Lampung Tengah supaya menjadikan organisasi kontruksi yang pertama dan maju di Kabupaten Lampung Tengah untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Tengah menjadi Kabupaten terbaik se-Provinsi Lampung Tahun 2026.

Selain itu, Wakil Bupati Lampung Tengah juga menyampaikan sangat menyambut baik Keluarga ASPEKINDO serta berharap ASPEKINDO menjadi Organisasi yang modern untuk pembangunan kontruksi, serta bisa ikut berjuang dan berjalan untuk membangun Kabupaten Lampung Tengah yang kita cintai ini. Sementara itu, Rio Gunawan selaku Ketua ASPEKINDO Provinsi Lampung berpesan kepada seluruh jajaran Dewan Pimpinan Kabupaten ASPEKINDO Lampung Tengah untuk kompak dan selalu bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Tengah guna memajukan pembangunan di Daerah.(Red)