Winarni Lakukan Monev SwaSembada Gizi di Way Sulan

WAY SULAN – Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto lakukan Monitoring, Evaluasi, Pembinaan, Penanganan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi di Kecamatan Way Sulan, Selasa (6/4/2021).

Monitoring, Evaluasi, Pembinaan, Penanganan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi Melalui Program Inovasi Swasembada Gizi yang digelar di Desa Talang Way Sulan Kecamatan Way Sulan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Dulkahar, Camat Way Sulan Munir, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Yani Thamrin, para Pejabat Eselon III Dinas/Instansi terkait, para Kepala UPT, Kepala Desa se-Kecamatan Way Sulan dan para Pendamping Desa. Selain itu para Ketua TP PKK Desa mengikuti kegiatan tersebut secara Virtual.

Munir dalam ucapan selamat datangnya kepada Rombongan Duta Swasembada Gizi mengucapkan, terima kasih tas kehadiran Duta Swasembada Gizi Hj. Winarni Nanang Ermanto beserta rombongan.

Selain itu Munir juga menyampaikan, Kecamatan Way Sulan berusaha menurunkan Angka Stunting di Kecamatan setempat, “1,8% pada tahun 2019, Alhamdulillah pada tahun 2020 turun menjadi 0,4%. Salah satu upaya kami adalah dengan memberikan Pelayanan Ibu Hamil mendapatkan Pelayanan Kesehatan, Pelayanan Gizi untuk Balita dan Ibu Hamil, Air Minum dan Sanitasi bersih dan Sehat juga Layanan PAUD”, Munir menyampaikan.

Dalam Monitoring, Evaluasi, Pembinaan, Penanganan dan Pencegahan Stunting Terintegrasi Melalui Program Inovasi Swasembada Gizi tersebut Ibu Win (sapaan akrab Hj. Winarni Nanang Ermanto) mengatakan, “Tim Swasembada Gizi terus melakukan Sosialisasi dengan tujuan mewujudkan Generasi Unggul Kabupaten Lampung Selatan yang maju dan sejahtera”, kata Winarni.

“Pada tahun 2019 hingga tahun 2020 kami telah melakukan Sosialisasi dari tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga ke Desa, saat ini kmai melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh Tim Swasembada Gizi tingkat Kecamatan hingga Desa”, ujar Winarni.

“Karena para Camat, Kapolsek, Danramil, Ka UPT Puskesmas dan para Ka UPT Dinas/Instalasi dan Ketua TP PKK Kecamatan merupakan Tim Swasembada Gizi Tingkat Kecamatan. Sedangkan Kepala Desa, para Bidan Desa dan Ketua TP PKK Desa masuk dalam Tim Swasembada Gizi Tingkat Desa”, lanjut Winarni.

“Sasaran utama kita adalah Desa Lokus Stunting, selain itu para Ibu Hamil dan Balita juga harus mendapatkan perhatian lebih dari kita, kita berharap tidak ada lagi anak yang terlahir Stunting”, papar Winarni

“Berikan Dukungan, Edukasi dan Pemahaman kepada masyarakat kita tentang Swasembada Gizi agar masyarakat kita memahami pentingnya Generasi Unggul Berdaya Saing menuju Kabupaten yang Maju dan Sejahtera”, cetus Winarni.

Winarni juga mengajak seluruh masyarakat Way Sulan untuk mensukseskan Program Swasembada Gizi, “ayo masyarakat semua, Kepala Desa, Ketua TP PKK Desa kita tingkatkan Revolusi Mental di masyarakat kita”, ajak Winarni

“Bersama-sama kita bergotong royong, melakukan hal-hal luar biasa yang bersifat positif bagi masyarakat kita, dengan kebersamaan dan gotong royong kita mudah-mudahan pada tahun 2024 Lampung Selatan 0% Stunting”, pungkas Winarni.

Pada kesempatan tersebut Winarni menyerahkan bantuan Multivitamin Untuk Balita, Ibu Hamil kepada warga setempat dan Alat Permainan Edukatif Pembinaan BKB Stunting kepada Ka. UPT KB setempat.

Rutan Kelas II B Kota Agung Menggelar Rajia Serentak

Tanggamus, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotaagung menggelar razia serentak bersama pihak kepolisian, TNI, BNNK Tanggamus dan petugas SatOps PatNal Kanwil Lampung serta Lapas Kotaagung, Senin malam (5/4).

Razia dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 serta menindaklanjuti surat Direktur Keamanan dan Ketertiban Nomor PAS.2-PK.02.10.02-143 tentang Razia Serentak Seluruh Indonesia tersebut berhasil menemukan sejumlah barang yang dilarang.

Kepala Rutan Kelas IIB Kotaagung Akhmad Sobirin Soleh didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Boy Naldo mengatakan, dari hasil razia ditemukan beberapa barang yang dilarang.

”Ada berbagai barang yang sebenarnya terlarang. Ditemukan petugas dalam razia ini. Namun kami tidak menemukan benda-benda seperti narkoba,” kata Sobirin.

Benda yang dilarang ini terdiri dari ponsel, kartu domino dan remi, sendok, garpu, ikat pinggang, gelas kaca, botol kaca, alat cukur kumis, gunting, charger pons, korek gas, gunting kuku dan potongan besi.

“‘Semua benda itu kami sita karena bisa disalahgunakan,” ujarnya.

Barang yang akan diselundupkan terdiri dari handphone, kartu handphone serta charger. Modus penyelundupan, dilakukan dengan berbagai cara.

Antara lain dengan cara melemparkan benda terlarang dari luar pagar tembok Rutan dan penitipan barang dari pengunjung.

Akhmad Sobirin menyebutkan, razia yang dilakukan secara mendadak ini, untuk mencegah masuknya benda-benda terlarang seperti narkoba.

Terlebih karena selama ini disinyalir cukup banyak peredaran narkoba yang dikendalikan oleh orang yang sedang menjalani hukuman di penjara.

”Karena itu, selain dalam rangka mencegah kemungkinan masuknya narkoba di lingkungan rutan, kita juga meminimalisir penggunaan handphone dan senjata tajam pada narapidana dan tahanan,” tegasnya.

Lebih lanjut Akhmad Sobirin menyatakan, pihaknya cukup ketat melakukan pemeriksaan. Selama satu tahun lebih dia menjabat sebagai Kepala Rutan Kotaagung, pihaknya telah tiga kali menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam rutan.

Razia dilakukan dengan menggeledah sel-sel yang ditempati narapidana dan tahanan. Melibatkan petugas dari Polres Tanggamus, Kodim 0424, Koramil, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus dan petugas Tim Satops Patnal Lapas Kotaagung.

“Ada sekitar 40 personel terlibat dalam razia,” sebut dia.(Red)

Kerja Diluar Lingkungan Lapas, Warga Binaan Bangun Galeri Di Kebun Edukasi Lamsel

KALIANDA – Kebun Edukasi Lampung Selatan memang mengundang banyak minat warga dari luar maupun dalam lampung selatan, meski masih dalam tahap pembangunan, disana kita sudah dapat menikmati suasana alam yang indah, sejuk dan asri yang menjadi daya tariknya sehingga banyak pengunjung yang datang.

Melihat hal itu Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kalianda ikut andil bergotong-royong memberikan sumbangsihnya dilokasi tersebut, dengan membangun stan/galeri agar lebih meramaikan isi wisata edukasi yang digagas Bupati Lamsel itu.

Pembangunan Stan/Galeri oleh warga binaan dilokasi kebun edukasi bertujuan untuk menampilkan karya warga binaan agar dapat dilihat dan dinikmati oleh pengunjung yang datang.

Terlihat dilokasi salah satu pengawas dari Lapas Kelas II A Kalianda, Panuju sedang memberi arahan kepada para warga binaan yang dijadwalkan saat ini, Senin (5/4/2021).

Panuju menjelesakan warga binaan yang bekerja di kebun edukasi ini telah melalui proses cleaning secara berjenjang yang diantaranya telah melewati 2/3 dari masa tahan dan berkelakuan baik.

“Kami mulai bekerja hari ini, Warga Binaan yang kita perbantukan disini ada 8 orang, mereka telah melewati proses cleaning dan berkelakuan baik, sehingga kami beri kepercayaan kepada mereka untuk bekerja diluar lingkungan lapas kalianda,” Ujarnya.

“Tentu saja prosedur dan protap pegawalan tetap kami jalankan,” Pungkasnya.

Menggapi hal itu, Kepala Lapas Kelas II A Kalianda, Dr. Tetra Destorie, A.Md.IP.S.Sos, SH, MH dihubungi melalui via telpon mengatakan, warga binaan yang berkerja di kebun edukasi lamsel merupakan hasil komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Itu hasil komunikasi kami dengan pemerintah daerah melalui Pak bupati, yang kaitannya dengan pak bupati berharap adanya hasil karya warga binaan untuk bisa di monumenkan dilokasi kebun edukasi,” Ujarnya.

“Menyambut hal itu, kami lapor kepada pimpinan yang juga disambut baik, maka kami segera kerjakan. Mengingat potensi mereka cukup banyak, saya yakin jika diberi kesempatan kedua mereka (warga binaan) bisa lebih baik,” Pungkasnya.

Terpisah, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menyambut baik apa yang dikerjaakan warga binaan dan berharap warga binaan lapas kalianda dapat membuat karya yang bisa ditampilkan dan dinikmati masyarakat banyak.

“Ini yang saya harapkan, saudara-saudara kita dari warga binaan lapas kalianda dapat memberikan suatu karya dari potensi/bakat mereka masing-masing,” Ucapnya.

“Mudah-mudahan kedapan nanti mereka ditengah masyarakat mempunyai suatu keyakinan dengan karya mereka yang dapat diterima oleh masyarkat, dan masyarkat juga dapat menerima mereka dengan baik. Sehingga mereka tidak merasa terkucilkan, yang membuat mereka tertekan dan dapat mengulangi perbuatannya,” Ujarnya.

Gubernur Arinal Djunaidi Lantik Kadis Perindustrian dan Perdagangan serta 67 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Lampung

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta 67 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, bertempat di Balai Keratun Lt.III, Senin (05/04).

Turut hadir dalam acara pelantikan, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto dan Inspektur Provinsi Lampung Fredy SM serta Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur melantik Elvira Umihani, yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor 821.21/147/VI.04/2021 tentang Pengangkatan Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur juga melantik 67 Pejabat Fungsional berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor 821.29/200/VI.04/2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung Gubernur Arinal Djunaidi mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik. Gubernur juga memerintahkan para pejabat agar segera melakukan orientasi diri pada jabatan baru tersebut.

“Saya ingatkan kuasai bidang tugas, baik regulasinya dan bangun kerjasama dengan semua pemangku kepentingan. Kalian bisa bekerja dengan baik apabila bisa menguasai bidang tugas,” pesan Gubernur.

Pemerintah Provinsi Lampung akan terus melaksanakan dan melanjutkan program-program pemerintah dan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya yang terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Lampung serta 33 Janji Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur.

Oleh karenanya dalam mendukung agenda tersebut, Gubernur memerlukan SDM pimpinan yang didukung oleh jajaran yang berkualitas, berkompetensi dan visioner sehingga berbagai agenda pembangunan dapat berjalan sesuai dengan yang sudah ditetapkan.

“Saya mengharapkan kepada saudara yang baru dilantik agar betul-betul bijak dalam menjalankan program dan kegiatan-kegiatan yang disusun secara optimal sehingga pada gilirannya kita akan berhasil mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya,” ujar Gubernur.(Red)

Tagih Komitmen, Pagi-pagi Nanang Ermanto Sidak Sejumlah OPD

KALIANDA, – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Senin pagi (5/4/2021).

Dari pantauan tim ini, Nanang yang melakukan sidak sekitar pukul 08.00 WIB, langsung menuju Dinas Pendidikan. Kemudian dilanjutkan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Selanjutnya, beberapa OPD lainnya yang dikunjungi yaitu, Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), dan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Lalu, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD), Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).

Kemudian, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD), dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Selain itu, orang nomor satu di kabupaten Khagom Mufakat ini juga sempat mengunjungi sejumlah Bagian dilingkup Sekretariat Daerah Pemkab setempat.

Selain untuk melihat tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN), sidak itu dilakukan Nanang untuk melihat kebersihan dan keindahan kantor masing-masing OPD.

“Saya sidak ini untuk menagih janji seluruh pejabat. Mulai dari eselon IV, eseon III, dan kepala dinas (eselon II) yang katanya ingin bekerja dengan baik dan menata kantornya dengan baik,” tukas Nanang.

Namun, setelah melihat secara langsung, Nanang mendapati kekecewaan. Sebab dirinya melihat masih banyak pejabat yang belum hadir dan sejumlah kantor OPD yang tidak tertata dengan rapi.

“Tadi saya lihat ada beberapa OPD yang belum melakukan hal-hal seperti yang telah kita sepakati bersama. Waktu itu kan saya kumpulkan seluruh pejabat eselon, ini saya tagih janjinya,” tegas Nanang.

Nanang juga menegaskan akan memberikan sanksi kepada pegawai yang tidak masuk kantor, terlebih pegawai golongan pejabat.

“Jam 8 lewat belum ada kadisnya. Sudah saya catat, nanti kita tindak. Mana janji dan komitmennya yang ingin membangun Lampung Selatan dengan kebersamaan dan gotong royong,” tandasnya.(Red)

Gubernur Geram dengan ASN yang Suka Hidup Bermewah-mewah

Bandar Lampung, — Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beri penegasana kepada jajaran Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Lampung untuk melayani masyarakat dengan baik, dan tidak memperkaya diri atau bermewah-mewah dengan memanfaatkan jabatannya.

“Kantor ini bukan tempat mencari kemewahan, kita sebagai pegawai dipersiapkan untuk mengabdi kepada masyarakat. Bila tidak mau, ya keluar dari pegawai negeri,” kata Arinal saat memberikan arahan saat pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung Balai Kratun Lantai III, Senin, 5 April 2021.

Gubernur Lampung juga merasa kecewa karena ada oknum pegawainya bekerja mencari uang untuk memperkaya diri sendiri. Arinal juga mengingatkan kepada ASN segera melakukan reformasi struktural, birokrasi yang rumit harus dipangkas, dan dipermudah serta mengedepankan transparansi.

“Kalau ingin jadi pegawai asal-asalan, hasilnya juga asal-asalan. Ingat Tuhan ada dimana-mana. Bagi para pejabat yang mendapatkan amanah, kuasai bidang tugasnya dengan benar. KPK juga menyoroti Lampung, kita jangan main-main seolah-olah kebal kekuasaan hukum,” kata Arinal.(Red)

Bandar Narkotika di Kelurahan Menggala Tengah Ditangkap Polisi

Tulang bawang, — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap seorang bandar narkotika jenis sabu yang sering beraksi di wilayah hukumnya.

Bandar narkotika jenis sabu ini ditangkap hari Selasa (30/03/2021), pukul 16.00 WIB, saat sedang berada di rumahnya di Kelurahan Menggala Tengah.

“Bandar Narkotika tersebut berinisial HT (53), berprofesi nelayan, warga Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Kasatres Narkoba AKP Anton Saputra, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, Senin (05/04/2021).

Lanjut AKP Anton, dari lokasi penangkapan petugasnya berhasil menyita barang bukti (BB) berupa satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,17 gram, satu bungkus plastik klip kosong dan satu buah pipet panjang berbentuk (L).

Keberhasilan petugasnya dalam mengungkap bandar narkotika jenis sabu ini, merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan di wilayah Kecamatan Menggala, informasi yang didapat bahwa sebuah rumah yang ada di Kelurahan Menggala Tengah, sering dijadikan tempat transaksi narkotika.

“Saat dilakukan penggerbekan, di dalam rumah tersebut berhasil ditangkap seorang bandar narkotika jenis sabu yang merupakan pemilik rumah serta turut disita BB berupa narkotika jenis sabu,” ungkap AKP Anton.

Bandar narkotika tersebut saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tulang Bawang dan akan dikenakan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(Red)

Kadis Perkebunan Gelar Kegiatan Bahas Penanganan Kebakaran Lahan dan Gangguan Usaha Perkebunan

Bandar Lampung — Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra, menggelar kegiatan yang membahas Penanganan Kebakaran Lahan dan Gangguan Usaha Perkebunan, bertempat di UPTD Balai Diklat Koperasi, Senin (05/04).

Hadir sebagai narasumber, Kepala Seksi Lahan, Kebakaran, Gangguan Usaha dan Konflik Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Subhan Sjafari, Kepala Seksi Pengendalian Hama Terpadu OPT Balai Perlintan Christanto Priyo Utomo, serta perwakilan dari Dinas yang membidangi perkebunan se-Provinsi Lampung.

Adapun tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan wawasan petugas Kabupaten/Kota serta meningkatkan kesadaran para pelaku usaha perkebunan tentang kebakaran lahan dan gangguan usaha perkebunan.

Dalam arahannya, Chrisna Putra mengharapkan agar petugas Kabupaten/Kota proaktif dalam melakukan pembinaan kepada pelaku usaha perkebunan dan menjalin komunikasi yang baik antara Dinas dengan Perusahaan Perkebunan sehingga hubungan dengan masyarakat menjadi baik.

” Keberhasilan pembangunan perkebunan tentunya bukan hanya terletak pada peningkatan produksi saja, tetapi juga iklim berusaha yang nyaman bagi pelaku usaha perkebunan, untuk itu diharapkan kepada para peserta terutama bagi Kabupaten dan Kota yang memiliki perusahaan besar di wilayahnya bisa mengantisipasi konflik kepentingan antara masyarakat dan pelaku usaha perkebunan”, pungkas Chrisna.(Red)

TP PKK Kabupaten Lampung Tengah di Ketuai Ny. Mardiana Musa Ahmad Raih Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung

Lampung Tengah – Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah kembali mengharumkan nama Lampung Tengah di Tingkat Provinsi Lampung. Organisasi yang di Ketuai Ny. Mardiana Musa Ahmad itu berhasil meraih Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung yang diadakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung di PKK Agro Park Lampung, Sabtu (3/4/2021).

Mardiana Musa Ahmad yang juga istri dari Ahi Musa Ahmad sapaan akrab Bupati Lampung Tengah saat diwawancarai mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah yang telah berjuang memberikan hasil terbaik sehingga kita bisa menjadi juara ke 1 diacara lomba masakan serba ikan ini. Selain itu Mardiana Musa Ahmad juga berharap, melalui kegiatan ini kita juga dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat tentang ikan, olahan masakan berbahan baku ikan, kandungan gizi serta manfaat gizi ikan bagi kesehatan dan kecerdasan.

Penyerahan Juara langsung diserahkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ny. Riana Sari Arinal Djunaidi kepada Ny. Mardiana Musa Ahmad, kemudian hadir juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung. Hadir mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah Ny. Mardiana Musa Ahmad yaitu, Ketua 2 TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Yulita Nirlan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Tengah Ir. Laksono Ramdan, M.M dan Jajaran kelompok Kerja 3 TP PKK Kabupaten Lampung Tengah.(Red)

Kecelakaan Lakalantas di Jalinbar Mengakibatkan Pemotor Meninggal

Kota Agung, — Kecelakaan lalu lintas di Jalan lintas barat (Jalinbar) Km 98 – 99 Pekon Kota Batu Kecamatan Kota Agung tadi malam Sabtu, 03 April 2021 pukul 19.00 Wib mengakibatkan seorang pemotor meninggal dunia.

Kecelakaan tersebut dipicu kurangnya pandangan korban sebab motor lawannya yamaha vega zr tanpa plat yang dikendarai Nikmat (26) warga Pekon Gedung Jambu, Kota Agung Barat sebab tidak menggunakan lampu penerang utama.

Selain mengakibatkan korban meninggal, dua penumpang motor yamaha lexi Apri Angga (14) dan Ahmad Dikasaputra mengalami luka-luka.

Sementara itu, pengendara motor yamaha vega zr bernama Nikmat  mengalami luka robek kepala bagian depan, lecet kaki kanan dan mulutnya.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Tanggamus Ipda Saprianto mengungkapkan, kecelakaan bermula sepeda motor yamaha lexy tanpa nopol dari arah kota agung menuju wonosobo tepat di Jalinbar pekon kota batu km 98 – 99, motor yamaha lexy menyalip kendaraan yang ada di depanya.

“Pada saat yang bersamaan datang yamaha vega tanpa nopol tanpa lampu dari arah berlawanan, karna pengendara yamaha lexi tidak dapat melihat kendaraan yamaha vega tanpa lampu maka terjadilah laka lantas,” ungkap Ipda Saprianto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Ahad (4/3/2021).

Ipda Saprianto menjelaskan, langkah – langkah kepolisian yang telah dilaksanakan dengan cek TKP dan status quo, mencatat identitas korban dan saksi saksi serta mengamankan barang bukti.

“Akibat kejadian tersebut, pengendara yamaha lexi meninggal dunia, 2 penumpangnya dan pengendara yamaha vega zr mengalami luka-luka. Kerugian meterial Rp10 juta,” ujarnya.

Berdasarkan fakta di lapangan, pemicu kecelakaan adalah karena sepeda motor yamaha vega zr tanpa plat tidak menghidupkan lampu penerangan utama sehingga untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa agar masyarakat mematuhi apa yang telah diatur.

Kemudian, pengendara yamaha lexy juga diketahui tidak menggunakan helm pengaman sehingga saat terjadinya benturan menjadikan fatalitas di bagian kepalanya.

“Patuhi peraturan lalu lintas, pakai helm SNI. Siang haripun lampu utama wajib dihidupkan apalagi malam hari, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tandasnya. (Red)