Pemkab Lampung Selatan Ikuti Peringatan Hari Anak Nasional 2021 Secara Virtual

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI secara virtual.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, puncak peringatan Hari Anak Nasional 2021 digelar secara daring atau dalam jaringan melalui aplikasi zoom meeting, Jumat (23/7/2021).

Meski dilaksanakan secara virtual, peringatan HAN 2021 berlangsung cukup meriah dengan didukung oleh berbagai rangkaian acara yang dikemas dengan sangat menarik.

Diantaranya, penampilan kegiatan Forum Anak Nasional (FUN) Peduli, Suara Anak Indonesia, Apresiasi dan Pesan Presiden RI untuk Anak Indonesia, Karya Anak Indonesia, serta sesi Dialog Menteri PPPA RI bersama Forum Anak dan lain sebagainya.

Kegiatan HAN 2021 itu juga turut diikuti oleh seluruh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk Pemkab Lampung Selatan.

Di Kabupaten Lampung Selatan, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Supriyanto bersama Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto mengikuti peringatan HAN 2021 dari Aula Rajabasa kantor bupati setempat.

Nampak hadir juga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatab, M. Sefri Masdian, dab Kepala Dinas PPPA) Lampung Selatan Anasrullah beserta sejumlah jajaran terkait lainnya.

Pemkab Lampung Selatan mengikuti peringatan HAN 2021 secara virtual.

Dalam acara itu, Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengatakan, peringatan HAN merupakan momentum pengingat untuk seluruh elemen masyarakat di Indonesia agar memperioritaskan hak-hak dasar anak.

Diantaranya yaitu, hak untuk hidup, hak untuk bertumbuh dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.

“Hak-hak tersebut harus terjamin pemenuhannya oleh seluruh pihak disekitar kalian (anak), mulai dari orang tua, lembaga masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah maupun negara,” ujar Bintang sapaan akrab Menteri PPPA.

Menurut Bintang, pemenuhan hak-hak dasar anak akan berdampak terhadap perkembangan anak secara optimal. Sehingga kedepan akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berintegritas tinggi.

“Oleh karena itu, hak-hak dasar harus dinikmati oleh setiap anak di Indonesia,” kata mantan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Denpasar ini.

Dengan mengusung tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju dan Tagline Anak Peduli Dimasa Pandemi, Bintang berharap dapat menjadi pengingat serta semangat untuk seluruh elemen masyarakat dalam pemenuhan hak-hak dasar anak.

“Bunda harap tema tersebut dapat menjadi pengingat untuk seluruh masyarakat Indonesia. Bahwa kita tidak akan mencapai Indonesia maju tanpa melindungi anak,” tandasnya. (ptm)

PLN Dorong Peningkatan Konsumsi Listrik Menuju Era Energi Bersih

Mediarepublika.com – Jakarta, 15 Juli 2021 – PLN menyadari pentingnya transisi menuju energi bersih untuk memastikan masa depan yang lebih baik dari pada yang ada pada generasi sekarang di tengah ancaman perubahan iklim yang terjadi.

Zulkifli Zaini, Direktur Utama PLN menyebutkan bahwa dari berbagai diskusi, banyak pihak tampaknya hanya fokus pada aspek suplai. Padahal, untuk pengembangan EBT di Indonesia, perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti keselarasan _supply and demand_ , potensi energi setempat, keekonomian, keandalan, ketahanan energi nasional dan keberlanjutannya.

“Mari kita bicara mengenai suplai dan demand listrik secara lebih seimbang sehingga pengembangan suplai bisa dibeli oleh demand yang sesuai. Bagaimana kita mendorong agar kompor induksi dan mobil listrik meningkatkan konsumsi listrik,” ujar Zulkifli dalam Investor Daily Summit 2021.

Zulkifli pun menjelaskan bahwa saat ini ukuran dari sektor kelistrikan adalah sebesar 300 Terra Watthour (TWh) dengan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 63 Giga Watt (GW). Di dalamnya masih terdapat pembangkit berbahan bakar fosil sebesar 21 GW yang merupakan bagian Proyek 35 GW yang akan beroperasi sampai dengan perjanjian jual beli tenaga listrik _(Power Purchase Agreement_/PPA)_ berakhir.

Dengan asumsi pertumbuhan konsumsi listrik 4,6 persen itu, maka kebutuhan kelistrikan pada 2060 sebesar 1.800 TWh. Dari sisi pasokan, akan ada penambahan kapasitas pada 2060 sebesar 1.500 TWh atau lima kali lipat dari kapasitas listrik di tahun ini. Melihat kondisi tersebut, direncanakan penambahan kapasitas pembangkit untuk menutup gap kebutuhan dan pasokan listrik akan didominasi dengan EBT.

Merespons isu perubahan iklim, lanjut Zulkifli, PLN juga telah menetapkan komitmen untuk mencapai karbon netral pada 2060. Caranya, melalui skema transisi menuju EBT dan pergeseran dari energi berbasis impor menuju energi berbasis domestik.

Pihaknya pun mengaku telah menyiapkan peta jalan untuk melakukan pensiun bertahap bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dimiliki. “Kami menyiapkan peta jalan _retirement_ (pensiun) PLTU batu bara untuk mencapai karbon netral pada 2060. Tahapan monetisasi PLTU batu bara sebesar 50,1 GW hingga 2056 akan dilaksanakan dan menggantinya dengan EBT secara bertahap” papar Zulkifli.

Untuk pembangunan pembangkit EBT, PLN akan melakukannya dengan cermat. Apabila di suatu daerah, suplai listriknya sudah melebihi kapasitas, maka pembangkit EBT sebaiknya tidak dibangun. Untuk itu, Zulkifili mengingatkan ada hal penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan EBT ke depan.

“Pertama, keselarasan _supply_ dan _demand_ . Kedua, _affordability_ (keterjangkauan) dan berikutnya sudah barang tentu _environmental_ (aspek lingkungan)” ujarnya.

Lebih jauh, Zulkifli mengaku ke depan akan fokus untuk melakukan pengembangan EBT di desa dan Kawasan Indonesia Timur.

“Pada sistem kelistrikan dengan _reserve margin_ besar perlu mempertimbangkan harmonisasi _supply demand_ . Sementara pada kawasan Indonesia Timur kami komit membangun pembangkit EBT untuk pembangkit baru. PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) yang ada pun akan dikonversi ke EBT. Potensinya ada 2.130 lokasi yang akan kami konversi dari PLTD ke EBT. Tahap pertama ada 200 MW dari PLTD akan dikonversi ke EBT,” ujarnya.

Selain itu, PLN juga memiliki program Green Booster melalui Cofiring yaitu melalui substitusi sebagian batubara dengan biomasa dari tanaman energy maupun pellet sampah. Inovasi ini akan dilakukan di 53 PLTU eksisting PLN. Langkah ini tidak hanya meningkatkan bauran EBT, namun juga dapat menjadi solusi permasalahan sampah dan menggerakan roda ekonomi daerah.

Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) mewakili Arifin Tasrif, Menteri Energi Sumber Daya Mineral dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan peta pengembangan EBT. Saat ini, menurutnya, total potensi pengembangan EBT di Indonesia mencapai 417,8 GW. Sementara yang sudah dimanfaatkan totalnya baru mencapai sekitar 2,5 persen atau setara 10,4 GW.

Untuk menuju energi bersih, menurutnya pemerintah telah menyiapkan berbagai aturan pendukung berupa Peraturan Menteri hingga menunggu Rancangan Undang-Undang EBT yang menjadi inisiatif dari Dewan perwakilan Rakyat.

Selain itu, ada pula beragam insentif, seperti tax allowance hingga tax holiday. Dari sisi pembiayaan, menurut Dadan, makin banyak penawaran skema pembiayaan yang makin menarik untuk pemanfaatan energi bersih khususnya EBT.

Dirinya meyakini, jika seluruh upaya dilakukan bersama-sama maka target _net zero emission_ akan tercapai. “Kita Insya Allah, akan masuk ke net zero emission di sekitar 2060, ” pungkasnya.

 

Masyarakat Lampung Antusias Ikuti Serbuan Vaksinasi Covid-19 Di Lanud Pangeran M. Bun Yamin

Mediarepublika.com – Guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 khususnya di wilayah Provinsi Lampung, Lanud Pangeran M. Bun Yamin menggelar Serbuan Serentak Vaksinasi Nasional Covid-19 TNI-POLRI di Gedung Arkaloka Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Tulang Bawang, Lampung, Selasa (13/7/2021). Kegiatan ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara yang akan jatuh pada tanggal 29 Juli 2021 nanti.

Terlihat antusias yang sangat luar biasa dari masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai khususnya wilayah Tulang Bawang dan sekitarnya. Maka Lanud Pangeran M. Bun Yamin menjadi tempat serbuan masyarakat Lampung untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 ini merupakan vaksin tahap pertama dan kedua masyarakat Lampung yang belum melaksanakan vaksinasi tersebut.

Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol Nav Yohanas Ridwan, S.T. yang turut didampingi Kapolres Tulang Bawang saat ditemui di lokasi, turut memberikan edukasi dan pengertian kepada para masyarakat yang hadir, bahwa vaksinasi Covid-19 ini sangat perlu karena untuk menghindari penularan dari wabah Covid-19. Varian baru dari Covid-19 sudah mulai berkembang dengan penularannya lebih cepat, maka dari itu ayo kita manfaatkan program Pemerintah lewat serbuan vaksinasi ini secara maksimal.

Lebih lanjut Danlanud mengharapkan agar masyarakat yang telah di vaksin tetap menerapkan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan, dan menjaga jarak. “Kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sangat tinggi, ini sebagai upaya membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tutup Danlanud.

Dari gelaran Serbuan Serentak Vaksinasi Nasional TNI – Polri kali ini, diikuti oleh sebanyak 288 orang masyarakat. Sementara itu, Kakes Lanud Pangeran M. Bun Yamin Letda Kes dr. Rizky Nurwan menjelaskan bahwa terdapat 13 orang tenaga vaksinator gabungan dari Sikes Lanud Pangeran M. Bun Yamin dan Polres Tulang Bawang yang terlibat dalam kegiatan serbuan vaksinasi TNI AU di Lanud Pangeran M. Bun Yamin ini. (Pen Bny)

Pastikan Suplai Listrik Aman, GM PLN UID Lampung Kunjungi Industri Oksigen

Mediarepublika.com – Bandar Lampung (12/07)

PT PLN (Persero) mendukung penuh aktivitas produksi oksigen yang kian meningkat sejak diputuskannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa Bali dan 15 kota/kabupaten diluar Jawa Bali. Kota Bandar Lampung merupakan salah satu kota/kabupaten yang masuk kategori PPKM Darurat di luar Jawa Bali dan diterapkan pada senin (12/07) ini.

Menyikapi hal itu dan sejalan dengan lonjakan permintaan kebutuhan oksigen terutama untuk seluruh rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Provinsi Lampung, General Manager PT PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra melakukan kunjungan dinas ke industri oksigen PT Aneka Gas Industri Tbk Cabang Natar Kabupaten Lampung Selatan dan Cabang Campang Raya Kota Bandar Lampung.

“Hari ini, kami ingin memastikan kondisi kelistrikan yang menyuplai industri oksigen di Lampung dalam keadaan baik, sehingga aktivitas produksi oksigen dapat berjalan lancar,” ucap I Gede Agung Sindu Putra, General Manager PT PLN UID Lampung.

Dalam kunjungannya itu, I Gede Agung Sindu Putra yang didampingi oleh Manager PLN UP3 Tanjung Karang, Zamzami, mengatakan bahwa kunjungannya itu merupakan bentuk pelayanan dan dukungan penuh PLN kepada PT Aneka Gas Industri Tbk yang merupakan salah satu produsen oksigen pemasok rumah sakit di Lampung.

“Kami kerahkan segala potensi dan kemampuan insan PLN UID Lampung demi pelayanan terbaiknya kepada seluruh pelanggan PLN, termasuk industri oksigen yang saat ini dibutuhkan masyarakat,” tambah Sindu.

Merespon kunjungan PLN, Yuven Kepala Cabang PT Aneka Gas Industri Tbk Cabang Natar dan Cabang Campang Raya, berterimakasih kepada PLN yang mendukung aktivitas produksi oksigen. Kapasitas produksi PT Aneka Gas Industri Tbk saat ini mencapai 500 tabung perhari dan akan dipasok ke seluruh rumah sakit di Provinsi Lampung.

Yuven menambahkan, dalam menunjang produktivitasnya itu, perlu didukung pasokan listrik yang andal dan terus menerus tanpa padam dan hari ini, PLN membuktikan komitmen atas dukungannya yang memberikan pelayanan terbaiknya kepada pelanggan.

“Kami Apresiasi yang luar biasa untuk PLN atas perhatian khususnya kepada kami, sehingga kami dapat memenuhi kebutuhan oksigen yang meningkat tiga kali lipat dari biasanya, sukses buat PLN,” tutup Yuven.

PLN Siagakan 3.940 Personel Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit di Jateng-Yogyakarta

Mediarepublika.com – Yogyakarta, 11 Juli 2021- PT PLN (Persero) terus berkomitmen menyediakan listrik yang andal, khususnya di rumah sakit dan tempat penanganan pasien Covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa dan Bali. Komitmen ini pun ditopang oleh 3.940 personel yang siaga di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Memastikan keandalan listrik ini, Wakil Direktur PLN, Darmawan Prasodjo meninjau langsung rumah RSUP Dr Sardjito di DIY dan RSUP Dr Kariadi di Semarang pada Sabtu (10/7). Wadirut PLN turut didampingi oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Sumaryadi.

Kunjungan ini dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dalam kesempatan itu, Darmawan menyebutkan bahwa keandalan listrik jadi salah satu titik kritis dalam optimalisasi pelayanan di tengah pandemi.

Pasokan listrik sendiri sejauh ini disebut tidak mengalami masalah. Komunikasi yang baik juga terjalin antara tim rumah sakit dengan PLN. Kendati demikian, untuk RSUP Dr Sardjito diakui banyak tim teknis di rumah sakit tersebut yang terpapar Covid-19, sehingga diharapkan ada dukungan dari PLN.

“Kedatangan kami bisa menjadi simbol kebersamaan, tantangan ini bukan untuk RSUP Dr Sardjito saja tetapi seluruh komponen bangsa ini, termasuk PLN. Semua punya peran masing-masing dan punya satu misi agar bangsa ini bisa menghadapi tantangan yang luar biasa,” katanya.

Darmawan menambahkan situasi pandemi terkini tim di RSUP Sardjito menghadapi kondisi yang sangat menantang. Terlebih pasien terus berdatangan. Meski demikian, tim dari RSUP Dr Sardjito menurutnya terus memberikan yang terbaik. Untuk beberapa hal terkait kelistrikan yang belum tertangani menurutnya akan turut mendapat dukungan PLN.

Darmawan tak lupa mengapresiasi dedikasi jajaran RSUP Dr Sardjito dalam memberikan layanan terbaik di tengah pandemi.

“Dan sekali lagi kami ingin mengucapkan terima kasih kepada tim Sardjito. Kami tersentuh, terharu, dalam perjuangan menengani krisis ini luar biasa. Siang dan malam berjuang dalam kondisi ini memberikan yang terbaik” ungkapnya.

Menurutnya, tim RSUP telah memberikan pelayanan yang terbaik. Melihat kondisi tersebut, wajib bagi tim PLN untuk mendukung dari sisi keamanan keandalan pasokan listrik.

Dari segi pasokan, PLN memastikan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman.  Saat ini, kelistrikan Jateng-DIY memiliki daya mampu mencapai 6.002 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 3.960 MW, artinya masih terdapat cadangan daya sekitar 2.042 MW.

Selain kedua rumah sakit yang dikunjungi, PLN turut siaga mendukung 320 rumah sakit rujukan, di antaranya sebanyak 295 RS di Jawa Tengah dan 25 RS di DIY.

Tak hanya ribuan personel yang disiagakan, operasional petugas juga didukung oleh 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo _mobile,_ serta 116 genset.

Di tengah masa PPKM darurat, PLN menjamin layanan listrik ke masyarakat tidak akan terganggu. Pegawai PLN yang secara tugasnya kritikal, seperti _dispatcher,_ operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), _call center, security,_ pelaksana dan pengawas proyek di lapangan, akan tetap bekerja seperti biasa namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Bambang Untoro selaku Kepala Instalasi IPSRS Dr Sardjito turut menyampaikan apresiasi pada PLN.

“Selama ini _Alhamdulilah,_ lancar tidak ada masalah, karena kita memang sudah berlangganan premium. Dan ini mohon tetap harus dijaga bersama-sama sehingga di masa pandemi ini pasokan listrik ke rumah sakit kami harapannya akan tetap terjaga dengan baik” ujarnya.

Bambang juga menyampaikan harapannya terhadap dukungan listrik yang andal bagi Rumah Sakit, terlebih di masa pandemi kebutuhannya semakin meningkat. Tak sekadar pasokan listrik, dukungan teknis serta personel pun diharapkan oleh RSUP Dr Sardjito.

“Harapan kami, khususnya rumah sakit, karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan rumah sakit itu sangat tergantung sekali dengan pasokan listrik. Jadi tidak hanya gas (oksigen). Kalau oksigen di rumah sakit itu sebenarnya tidak tergantung listrik. Justru alat medisnya yang sangat tergantung dengan listrik,” harapnya.

Hal senada disampaikan Agus Achmadiyanto dari Instalasi IPSRS Dr Kariadi, Semarang. Pihaknya mengaku sudah maksimal dalam bekerja di tengah pandemi dan mendapatkan dukungan yang baik dari PLN.

“Harapan kami PLN tetap siap siaga untuk pelayanan terutama kelistrikan di semua rumah sakit,” tukasnya.

 

PPKM Darurat, PLN Mobile Jadi Garda Depan Layanan Konsumen Selama WFH

Medirepublika.com – Jakarta, 9 Juli 2021-PT PLN (Persero) berkomitmen mengoptimalkan layanan untuk pelanggan rumah tangga guna menunjang produktivitas _work from home_, di tengah penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa dan Bali dari 3 Juli 2021 hingga 20 Juli mendatang.

Bob Saril, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, mengatakan berkaca dari pengalaman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahun lalu, PLN akan lebih meningkatkan pelayanannya untuk memastikan semua dapat mengikuti PPKM ini.

“Kita harus memastikan keandalan listrik untuk rumah tangga di mana masyarakat akan melakukan _work from home_. Kami memastikan digitalisasi berjalan untuk konsumen kami karena pergerakan mereka terbatas, sehingga kita harus menggunakan teknologi untuk tetap berhubungan,” ujarnya.

Aplikasi PLN Mobile yang diluncurkan pada tahun lalu diharapkan dapat menjadi garda terdepan PLN dalam berkomunikasi dengan seluruh pelanggan PLN, terutama sektor rumah tangga.

Dengan PLN Mobile, ketika ada keluhan konsumen tidak perlu menelepon. Cukup dengan satu sentuhan, petugas PLN bisa menganalisis keluhan yang disampaikan dan langsung melakukan perbaikan.

“Kami akan pastikan semua permasalahan bisa disampaikan melalui PLN Mobile dan bisa langsung kami tangani, konsumen juga bisa mengecek sampai sejauh mana pelaksanaannya melalui PLN Mobile. Sehingga mereka tidak perlu menelepon berkali-kali untuk mengetahui proses perbaikan yang telah dilakukan,” terang Bob.

Aplikasi PLN Mobile juga memiliki fitur catat meter mandiri (swacam) bagi pelanggan pascabayar, sehingga pelanggan dapat melaporkan angka stan meter sehingga data yang diterima lebih akurat dan mengurangi intensitas pertemuan antara petugas dan pelanggan. Namun PLN memastikan tetap akan melakukan pencatatan meter secara langsung kepada pelanggan yang belum melakukan catat meter mandiri.

Tentu saja, Bob menambahkan, petugas PLN yang bertugas di lapangan sudah mengikuti protokol kesehatan yang sangat ketat. Patut untuk diketahui, semua petugas PLN yang terjun ke lapangan sudah divaksinasi dua kali. Selain itu, mereka juga diwajibkan menggunakan sarana dan prasarana dengan mengutamakan protokol kesehatan sesuai arahan pemerintah.

*Keandalan Pasokan Listrik*

Di tengah penerapan PPKM darurat, Bob mengakui jika serapan pasokan listrik untuk sektor bisnis bakal turun signifikan seiring dengan adanya pembatasan mal dan perkantoran non esensial.

Sementara untuk rumah tangga akan meningkat seiring dengan dengan diberlakukannya WFH begitupula dengan sektor industri yang kegiatannya mulai naik. Sehingga secara keseluruhan penurunan konsumsi listrik tidak akan sebesar tahun 2020.

“Kami tingkatkan keandalan listrik agar warga bisa WFH dengan nyaman dan lancar. Pasokan listrik ke industri kita tingkatkan keandalannya. Kebutuhan listrik sektor yang sangat esensial dan kritikal, seperti rumah sakit dan industri oksigen, itu kami tingkatkan keandalannya lebih luar biasa lagi sehingga semua bisa berjalan baik,” ungkapnya.

Terkait kelebihan pasokan listrik selama PPKM darurat, PLN mulai mengatur kembali, _dispacht_ pembangkit, disesuaikan dengan beban yang ada. Selanjutnya, manajemen PLN akan menyesuaikan pola operasi dalam menempatkan orang menghadapi situasi ini. Terakhir juga dengan melakukan efisiensi di beberapa sisi pengeluaran perusahaan.

“Jadi tentu saja kami akan merespons itu dengan efisiensi beberapa pengeluaran. Kami akan meningkatkan keandalan pelayanan untuk memastikan bahwa semua berjalan dengan baik,” pungkas Bob.

 

Jelang Hari Bakti TNI AU Ke-74, Lanud Pangeran M. Bun Yamin Bersih-Bersih Dan Repainting Monumen Pesawat A-4 Skyhawk

Mediarepublika.com – Jelang peringatan Hari Bakti TNI AU yang jatuh tanggal 29 Juli mendatang, Monumen besejarah perjuangan TNI AU kembali menjadi pusat perhatian pimpinan. Sebanyak kurang lebih 70 orang personel Lanud Pangeran M. Bun Yamin melaksanakan korve atau kerja bakti massal membersihkan area Monumen Pesawat A-4 Skyhawk yang terletak di Kantor Kabupaten Tulang Bawang, Menggala, Lampung, Kamis (8/7/2021).

Monumen Pesawat Tempur A-4 Skyhawk yang berada di Kabupaten Tulang Bawang Lampung merupakan pesawat tempur taktis type A-4E Skyhawk dan telah menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat dan daerah Tulang Bawang sejak 18 Mei 2011 lalu. Peresmian monumen Pesawat A-4 Skyhawk ini diresmikan secara langsung oleh Pangkoopsau I pada saat itu.

Dalam catatan TNI AU, pengadaan pesawat tempur A-4 Skyhawk memperkuat TNI AU pada era 1980-an, yang ditempatkan di Skadron Udara 11 Lanud Iswahjudi, Madiun. Dalam perjalanannya, sesuai kebijakan strategis TNI AU, pesawat kemudian di bagi dalam dua Skadron, yaitu Skadron Udara 11 di Lanud Sultan Hasanudin Makasar dan Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Selama berkiprah di TNI AU, Pesawat A-4 Skyhawk banyak menorehkan tinta emas di berbagai medan operasi di seluruh wilayah Indonesia. Seiring dengan perjalanan waktu, pesawat A-4 Skyhawk mengakhiri pengabdiannya di TNI AU, dan sejak tahun 2004 pesawat dinyatakan tidak lagi digunakan TNI AU, keberadaannya kemudian diganti oleh pesawat tempur Sukhoi Su-27/30.

Selain dilaksanakannya kegiatan bersih-bersih area Monumen Pasawat A-4 Skyhawk, untuk keseluruhan _body_/badan pesawat juga dilaksanakan pengecatan ulang _(repainting)_ dengan tetap mempertahankan komposisi warna pesawat aslinya. Proses pengecatan ini turut melibatkan Lanud Pangeran M. Bun Yamin dan pemerintah daerah Tulang Bawang, serta dilaksanakan selama beberapa hari secara teliti dan detail. (Pen Bny)

Perkuat Sinergitas, Rutan dan Lapas Kota Agung Teken MoU dengan Kodim dan Polres Tanggamus

Tanggamus ( MR)

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kota Agung dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kota Agung melaksanakan penandatanganan nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kodim 0424 Kabupaten Tanggamus dan Polres Tanggamus serta Meresmikan Pos Pengawasan dan Pemeriksaan ( Wasrik ) gerbang Utama Rutan Kota Agung pada Kamis (08/07).

penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Aula Rutan Kota Agung yang dilakukan oleh Karutan Kota Agung Akhmad Sobirin Soleh, Kalapas Kota Agung Beni Nurrahman, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Arman Aris Sallo, serta Kasatres Narkoba polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi.

Karutan menyambut baik kedatangan rombongan tersebut, serta menyampaikan rasa terimakasihnya atas sinegritas yang terjalin selama ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas Sinergitas yang selama ini sudah terjalin baik, antara Rutan dan Lapas Kota Agung dengan Kodim 0424 Tanggamus dan Polres Tanggamus,” Kata Sobirin.

Sementara itu Kalapas Kota Agung Beni Nurrahman Juga mengatakan Pada prinsipnya, perjanjian kerjasama ini sudah kita laksanakan, namun hari ini kita formalkan dalam bentuk dokumen, dengan harapan sinergitas dapat kita tingkatkan dimasa yang akan datang.

“Pada prinsipnya, perjanjian kerjasama ini sudah kita laksanakan dari jaman dahulu, namun hari ini kita formalkan dalam bentuk MoU dengan harapan sinergitas dapat kita tingkatkan dimasa yang akan datang,” terang Beni.

Ditempat yang sama Dandim 0424 Tanggamus Arman Aris Sallo dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini. dan mengharapkan koordinasi ini harus dilanjutkan terutama bidang keamanan dan ketertiban.

” saya mengapresiasi apa yang dilakukan Rutan dan Lapas Kota Agung hari, semoga dengan adanya MoU ini koordinasi antara Rutan, Lapas, Kodim dan Polres dikabupaten tanggamus terus di tingkatkan serta melanjutkan apa yg menjadi komitmen kita dibidang keamanan dan ketertiban”. ujar Aris

Adapun yang menjadi goal dalam MOU kerjasama ini yaitu Kerja sama Pengamanan, Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta pembinaan bagi WBP Rutan Maupun Lapas Kota Agung.

Erick Thohir Apresiasi Kinerja Luar Biasa PLN Amankan Listrik

(MR) Jakarta, 7 Juli 2021 – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban (UIP2B) Jawa, Madura dan Bali di Depok, Jawa Barat pada Selasa (6/7/2021) malam.

Sidak ini dilakukan Erick untuk memantau dan memastikan pasokan listrik selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat pada 3-20 Juli 2021 di Jawa Bali.

Dalam kondisi PPKM darurat masyarakat dituntut untuk tetap berada di rumah, sehingga kehadiran listrik sangat penting.

Tak hanya itu, keandalan pasokan listrik juga dibutuhkan untuk mendukung aktivitas di fasilitas umum, terutama di rumah sakit, serta menjaga keandalan produksi di industri oksigen. Menurut Erick, berkaca dari penambahan kasus Covid-19 harian, perlu antisipasi peningkatan kebutuhan akan oksigen.

Seperti diketahui, pemerintah telah meminta industri oksigen untuk mengoptimalkan produksinnya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. Untuk itu, Menteri BUMN ingin memastikan dukungan dari PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

“Hari ini saya ingin memastikan ketersediaan listrik bisa terjaga untuk rumah sakit, puskesmas, dan pabrik oksigen. Saya berterima kasih kepada tim PLN yang sudah bekerja luar biasa hampir dua tahun ini dengan kondisi yang sangat tidak mudah,” ujar Erick.

Dalam kunjungannya ke UIP2B Jamali, Menteri Erick didampingi oleh Komisaris PLN Dudy Purwagandhi dan General Manager Unit Induk Pusat Pengaturan Beban Jawa, Madura dan Bali, Suroso Isnandar.

Erick menuturkan, kedatangannya kali ini merupakan bentuk dukungan kepada PLN agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Setelah mengetahui kondisi terkini di UIP2B Jamali, Erick pun berjanji akan mengajak duduk bersama para pelaku industri oksigen dan PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik di tengah masa PPKM darurat.

“Bukan maksud ga percaya. Saya justru dukung PLN ini jadi bagian terpenting. Nah saya juga mau bicara dengan teman-teman di pabrik [industri], biar kita sama-sama bicara terbuka, kita kan harus gotong royong,” tambahnya.

Saat ini, PLN telah menyiagakan 70.516 personel untuk mengawal keandalan listrik selama masa siaga peningkatan kasus Covid-19. Khusus di Jawa Bali, PLN mengerahkan sebanyak 23.934 personel yang tersebar di 420 posko.

Selain menjaga keandalan listrik bagi 577 rumah sakit rujukan Covid-19, PLN juga menjaga pasokan listrik untuk industri oksigen yang tersebar di 29 lokasi di Jawa Madura dan Bali.

Terpisah, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, mengatakan dalam masa siaga Covid-19, PLN memahami pentingnya pasokan oksigen untuk kebutuhan medis sangat penting dan prioritas dalam situasi pandemi Covid-19.

Hal tersebut diperkuat dengan Rapat kordinasi Menko Maritim & Investasi, Menteri perindustrian bersama PLN dan Produsen oksigen di Jawa Bali ditekankan semua wajib memberikan kontribusi terbaik dan demi kemanusiaan dalam penyediaan oksigen untuk kebutuhan medis.

“Kami berkomitmen memberikan semua sumber daya, kemampuan, kekuatan PLN untuk membantu dan memastikan keandalan pasokan listrik bagi pelanggan, khususnya yang menjadi prioritas dalam penanganan pandemi Covid-19,” tegas Zulkifli.

Untuk itu, pegawai PLN yang secara tugasnya kritikal, seperti dispatcher, operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), _call center, security,_ pelaksana dan pengawas proyek di lapangan, akan tetap bekerja seperti biasa namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Saat ini, PLN berkomitmen memberikan keandalan pasokan listrik bagi 29 Pabrik Produsen Oksigen (Objek Super Prioritas) yang tersebar di Jawa Bali yaitu PT Samator Group, PT Air Product, PT Air Liquide, PT Linde dan PT Iwatani.

Tidak hanya itu, sebagai bukti keseriusan layanan terbaik, Direktur Utama, Wadirut, dan Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali kunjungan ke Pelangan produsen oksigen pada 4 Juli ke PT Aneka Gas di Pulogadung dan 5 Juli ke PT Aneka Gas di Cikarang dan PT Iwatani di Karawang

Selain itu, lanjut Zulkifli, PLN juga membentuk Tim Teknis untuk berkordinasi mencari solusi dan membantu pelanggan. Komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan pelanggan akan semakin meningkatkan keandalan pasokan listrik.

PLN juga menyiagakan 1.786 unit kendaraan bermotor dan 789 unit peralatan pendukung seperti Genset, _Uninterruptible Power Supply (UPS),_ dan Unit Gardu Bergerak (UGB).

Saat ini, sistem kelistrikan Jawa – Bali memiliki daya mampu mencapai 37.400 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 27.335 MW, terdapat cadangan daya sekitar 10.065 MW.

 

Luar Biasa, AWNI Kabupaten Tanggamus Gelar Rapat Koordinasi Perdana

Media Republika.com, TANGGAMUS- Pengurus bersama Anggota Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Nasional Indonesia
(AWNI) Kabupaten Tanggamus, menggelar Rapat Koordinasi Perdana, guna untuk membahas program kerja dan MoU Fakta Integritas KeAggotaan. Di Kantor Sekretariat Sementara, Jalan Pelita, Tegal Wangi, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung.RABU, (07/07/21).

Rapat Koordinasi, dipimpin langsung oleh Ketua DPC AWNI Tanggamus, Dodi Kusuma Pubian, dihadiri Kabid Hubungan antar Lembaga, Masliyan, Bendahara Wawan Setiawan, berserta segenap Pengurusan dan Jajaran Anggota.

Ketua DPC AWNI Tanggamus, Dodi Kusuma Pubian, dalam rapat menyampaikan arahannya, kepada semua rekan-rekan Jurnalis yang sudah tergabung kedalam organisasi wartawan DPC AWNI Tanggamus, untuk dapat berperan aktif dalam menyajikan sebuah berita yang berimbang, dan menjalankan amanah yang sesuai kamampuan dan etika propesi kita, agar tidak seperti bola liar, maka dari itu kita siapkan surat MoU Fakta Integritas, serta dapat menjaga Marwah nama baik Organisasi.

Terbentuknya DPC AWNI Tanggamus, merupakan wadah bagi rekan-rekan wartawan untuk menyalurkan hak-haknya sebagai jurnalis, disinilah kita harus saling menjaga dan berkoordinasi satu sama lain, agar kita selalu solid, dan merasa bersama memiliki organisasi.

“Semoga dengan berdirinya DPC AWNI di Kabupaten Tanggamus, kita bisa lebih objektif dan akurat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,”ucap Dodi.

Lebih lanjut Dodi menerangkan, adapun isi dari MoU Fakta integritas yang perlu anggota DPC AWNI Tanggamus ketahui diantaranya, ” Siap mematuhi dan melaksanakan ketentuan AD/ART Organisasi, menjunjung tinggi marwah organisasi dimanapun berada, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik berdasarkan undang-undang pers no 40 Tahun 1999, mematuhi Per- undang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia, bersikap royalitas kepada Pimpinan DPC AWNI Tanggamus, dan bersedia mengundurkan diri dan diberhentikan apabila melanggar ketentuan-ketentuan tersebut diatas.

Sambungnya, Dodi berpesan dan berharap, kepada semua Pengurus dan Anggota yang sudah tergabung di DPC AWNI Tanggamus, untuk selalu berkoordinasi dalam segala hal yang menyangkut kelembagaan, dan menjaga marwah nama besar organisasi, dan saling memahami satu sama lain agar selalu kompak dan tetap solid dalam satu tubuh organisasi.

“Mari tanamkan rasa memiliki organisasi bersama, dan tetap kompak, solid serta menjunjung tinggi marwah besar organisasi,”pungkasnya.
( korwil/ andi jaya )