Lewat Program Patroli Berbagi, Polresta Bandar Bagikan Paket Sayuran dan Makanan Gratis

Bandar Lampung. Polresta Bandar Lampung gelar Jumat Berbagi melalui Program Mobil Patroli Berbagi dengan membagikan Secara Gratis berupa Sayur-Sayuran, Bubur Ayam, Bakso, Jajanan Pasar dan Aneka Minuman kepada warga sekitar Terminal Panjang Bandar Lampung, Jum’at (05/11/2021).

Secara Simbolis Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Hariantio, S.I.K. yang diwakili Kabag Ops Kompol A.R.Hakim Rambe, S.Kom., M.T.I. dengan didampingi Kasat Lantas AKP M.Rohmawan, SH., M.H. dan Kapolsek Panjang Kompol Adit Priyanto, S.H,S.ik,M.M, membagikan Paket Sayuran Kepada Masyarakat.
Adapun Yang dibagikan Secara Gratis Kali ini antara lain 1000 Paket yang terdiri dari Sayuran, Nasi Uduk,Bubur ayam, Mie Ayam, Bakso, Somai, Anek Jajanan Pasar, jamu dan Es Cendol
Kompol A.R.Hakim Rambe mengatakan program Patroli Berbagi Polresta Bandar Lampung Ini sebagai wujud kepedulian Polresta Bandar Lampung dengan sesama dan sekaligus ajang untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.
Kegiatan ini sepenuhnya sebagai wujud perhatian dan kepedulian Jajaran Kepolisian kepada warga masyarakat khususnya Masyarakat kurang mampu di Wilayahnya.
“Sesuai arahan dan program bapak Kapolresta tentang Polisi Peduli, dalam penanganan Covid -19 ini banyak hal yang bisa kita lakukan termasuk peduli kemanusian dengan pemberian paket sembako kepada warga kurang mampu,” terang Kompol Rambe.
“Moment itu sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat dan kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari jumat dan Lokasinya akan berpindah pindah” pungkasnya.
Selain menyerahkan bantuan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, mencegah penularan virus berbahaya tersebut khususnya di wilayah Kota Bandar Lampung.
“Semoga bermanfaat dan wabah corona ini cepat berakhir,” pungkas Kabag Ops.
Salah satu warga penerima bantuan yang akrab dipanggil Mbah (66), sangat senang atas Kegiatan ini dan berharap Kepolisian Bisa Terus Membantu Masyarakat Yang Kurang Mampu apalagi disaat situasi dan kondisi yang sangat sulit seperti sekarang ini.

PRESIDEN RI SAHKAN UU HARMONISASI PERATURAN PERPAJAKAN

Jakarta, 4 November 2021 – Presiden Republik Indonesia (RI) mengesahkan Rancangan
Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP) menjadi Undang-Undang (UU)
pada tanggal 29 Oktober 2021. UU yang terdiri dari sembilan bab itu memiliki enam ruang lingkup
pengaturan, yakni Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), Pajak Penghasilan (PPh),
Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Program Pengungkapan Sukarela (PPS), Pajak Karbon, serta
Cukai.
Selain itu, UU HPP juga mengatur dua hal utama yaitu asas dan tujuan. UU ini diselenggarakan
berdasarkan asas keadilan, kesederhanaan, efisiensi, kepastian hukum, kemanfaatan, dan
kepentingan nasional. Sedangkan tujuan dibentuknya UU ini adalah untuk meningkatkan
pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan mendukung percepatan pemulihan
ekonomi, mengoptimalkan penerimaan negara guna membiayai pembangunan nasional secara
mandiri menuju masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera, mewujudkan sistem
perpajakan yang lebih berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan reformasi
administrasi, kebijakan perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta
meningkatkan kepatuhan sukarela Wajib Pajak.

Bupati Nanang Tinjau Vaksinasi Yang Digelar PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tanjung Bintang

TANJUNG BINTANG, Diskominfo Lamsel – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, adalah dengan melakukan vaksinasi dan disiplin protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto saat memantau jalannya vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat yang dilaksanakan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Tanjung Bintang di Desa Way Galih, Kamis (4/11/2021).

Pada kesempatan itu, bupati Nanang mengapresiasi bantuan dan kepedulian PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tanjung Bintang terhadap masyarakat dalam upaya membantu kinerja pemerintah salah satunya dengan percepatan vaksinasi di Lampung Selatan.

“Pemerintah daerah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kerja sama seluruh jajaran PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tanjung Bintang yang peduli terhadap masyarakat dan mengimbau masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” ujar Nanang.

Bupati Nanang menambahkan, untuk melawan COVID-19, menurutnya satu-satunya senjata yang ada saat ini adalah dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Dia berharap, dengan vaksinasi akan terbentuk herd immunity (kekebalan kelompaok) di masyarakat.

“Ini (vaksinasi) merupakan bentuk perhatian partai kepada masyarakat. Dengan pelaksanaan vaksinasi ini kita semua berharap pandemi COVID-19 dapat segera berakhir,” kata Nanang.

Meski sudah mendapat vaksin, Nanang juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Tidak bosan-bosannya saya mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, agar Lampung Selatan dapat segera terbebas dari pandemi ini. Sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal seperti dulu,” katanya.

Sementara, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Tanjung Bintang, Amal mengatakan, pelaksanaan vaksinasi tersebut sebagai upaya dan bentuk dukungan PDI Perjuangan dalam membantu program pemerintah daerah dalam menanggulangi COVID-19.

“Vaksinasi yang kami laksanakan hari ini adalah vaksinasi kedua untuk masyarakat. Kita sediakan 662 dosis vaksin COVID-19 untuk tahap Kedua. Mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat kita,” tandasnya.

Pemkab Lampung Selatan Bakal Gelar Operasi Pasar Murah di 7 Kecamatan, Ini Jadwalnya

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan menggelar Operasi Pasar Murah di 7 kecamatan. Rencananya, Operasi Pasar Murah akan dilaksanakan mulai 16 November hingga 30 November 2021 mendatang.

Operasi Pasar Murah akan diawali di Kecamatan Sidomulyo pada 16 November 2021, kemudian dilanjutkan di Kecamatan Bakauheni pada 18 November 2021.

Selanjutnya, Operasi Pasar Murah bergeser ke Kecamatan Merbau Mataram pada 22 November 2021, lalu di Kecamatan Tanjung Bintang pada 23 November 2021.

Kemudian dilanjutkan di Kecamatan Kalianda pada 25 November 2021, lalu di Kecamatan Natar 29 November 2021 dan di Kecamatan Jati Agung pada 30 November 2021.

Dalam Operasi Pasar Murah kali, Pemkab Lampung Selatan akan menggandeng sejumlah perusahan, seperti PT Pertamina, PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Perusahaan Umum (Perum) Bulog, serta PT Bumi Waras, serta melibatkan para petani di daearh setempat.

Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Operasi Pasar Tahun 2021 yang dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan Muhadi, di ruang kerjanya, Kamis (4/11/2021).

Plt Asisten Bidang Ekobang, Muhadi mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan pasar murah itu untuk membantu masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dalam mendapatkan bahan makanan pokok dengan harga yang terjangkau pada masa pandemi Covid-19.

Terlebih kata dia, saat ini terdapat beberapa bahan sembako yang harganya melonjak tinggi. Sedangkan, pergerakan masyarakat masih terbatas dikarenakan situasi Lampung Selatan masih berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.

“Saya harap camat bantu cari tempat yang benar-benar pas untuk pasar murah ini. Jangan sampai terjadi keribuatan di masyarakat. Karena pak bupati juga sudah pesan, supaya benar-benar kegiatan ini berdampak kepada masyarakat yang tidak mampu,” katanya.

Muhadi juga mengingatkan, dalam pelaksanannya, operasi pasar murah harus tetap menerapkan protokol kesehatan 5M. Paling tidak menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini, mengingat Kabupaten Lampung Selatan masih berada pada zona kuning.

“Tetap menerapkan protokol kesehatan, karena kita masih PPKM level 2. Jangan sampai kita tidak memberikan contoh yang benar kepada masyarakat. Jalankan dengan sebaik mungkin,” imbuhnya.

Plt Asisten Bidang Ekobang, Muhadi saat memimpin rapat koordinasi Pemantapan Pelaksanaan Operasi Pasar Tahun 2021 di ruang kerjanya.

Sementara, dalam Operasi Pasar Murah nanti, PT Pertamina akan menyediakan tabung gas elpiji subsidi 3 kg dengan harga Rp.18.000, tabung elpiji non subsidi 5,5 kg dengan harga Rp.72.500 dan tabung gas elpiji non subsidi 12 kg dengan harga Rp.142.000.

Nantinya, tiap titik Operasi Pasar Murah akan disediakan kuota sebanyak 560 tabung gas elpiji. Dimana masyarakat hanya boleh membeli maksimal 2 tabung gas elpiji.

Kemudian, dari Indomaret akan menyediakan bahan pokok berupa minyak goreng merek Bimoli kemasan 2 liter dengan harga Rp.30.000. Selain itu, Indomaret juga akan menyediakan beberapa produk lainnya yang sedang promo pada waktu pelaksanaan.

Selanjutnya, dari Perum Bulog akan menyediakan gula kemasan ukuran 1 kilogram dengan harga Rp.12.200, lalu ada juga beras kualitas medium dengan harga Rp.8.800/kilogram dan tepung terigu kemasan 1 kilogram dengan harga Rp.8.800.

Sedangkan, PT Bumi Waras akan menyediakan tepung beras merek Rose Brand kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.5.350, tepung ketan merek Rose Brand kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.9.000, tepung tapioka sagu ukuran 1 kilogram dengan harga Rp.4.100.

Ada juga minyak goreng merek Rose Brand kemasan 1 liter dengan harga Rp.16.600, dan kemasan 2 liter dengan harga Rp.33.000.

Lalu, minyak goreng merek Tawon kemasan 900 mililiter dengan harga Rp.15.000, kemasan 1 liter dengan harga Rp.16.600, dan kemasan 2 liter dengan harga Rp. 32.700,

Selanjutnya, Indomaret juga menyediakan gula merek Rose Brand kemasan 1 kilogram dengan harga Rp.12.000, sagu merek tani kemasan ½ kilogram dengan harga Rp.5.500.

Bihun merek Rose Brand dengan harga Rp.2.100 perbungkus, santan Rose Brand kemasan 65 mililiter dengan harga Rp.2.400, margarin dengan harga Rp.4.300, air kemasan gelas merek BW dengan harga Rp.16.500 perdus dan air kemasan botol merek BW dengan harga Rp.72.500 perdus.

Selain itu, pada pasar murah tersebut juga akan menjual telur, daging, ikan tawar segar, bawang merah, cabe merah kriting, bawang putih yang akan diambil dari para petani setempat. Sehingga harga yang ditawarkan kepada masyarakat pun akan lebih murah.

Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Akan Gelar Festival Krakatau XXX Tahun 2021

Lampung, – Pemerintah Daerah Provinsi Lampung melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Festival Lampung Krakatau 2021 bertema “WISDOM TO VICTORY” yang artinya (BIJAKSANA UNTUK BERJAYA) pada Kamis (4/11/21) mendatang di Novotel Bandar Lampung.

Informasi tersebut berasal dari Realese Resmi Dinas Pariwisata Lampung kepada Media, Rabu (3/11).

Sebuah festival menjadi sebuah wadah apresiasi dan puncak kreatifitas bagi seniman, budayawan dan masyarakat Lampung serta momentum pengingat erupsi Gunung Krakatau pada tahun 1883. Inilah event kepariwisataan tahunan terbesar di bumi ruwa jurai, Lampung Krakatau Festival.

Festival budaya yang sampai saat ini telah menginjak pelaksanaan tahun yang ke-30, sejak pelaksanaan pertama kali pada tahun 1990 memiliki 2 (dua) rangkaian kegiatan besar, yaitu : Edukasi Sejarah Gunung Krakatau dan Penampilan Seni Budaya.

Setiap tahunnya konten-konten selalu ada yang baru untuk mengisi patron gelaran festival besar Provinsi Lampung ini. Kreatifitas atraksi seni pertunjukan modern yang berdampingan dengan nilai-nilai kultur kearifan lokal mendapatkan ruang dalam penyelenggaraannya dan menjadi daya tarik tersendiri dalam pergelaran besar ini.

Gelaran festival ini mempunyai tujuan antara lain mempromosikan potensi daerah ke luar Lampung, memperkenalkan dan mengangkat seni budaya Lampung, meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan untuk pemulihkan dan peningkatkan kembali roda perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sangat terdampak adanya Pandemi COVID-19, serta mengembalikan kepercayaan masyarakat agar keinginan untuk berwisata kembali dengan selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Satu hal lagi yang sangat penting yaitu membangun kesadaran awareness masyarakat Lampung bahwa Lampung memiliki sebuah festival, gelaran besar yang mengangkat kekayaan dan pesona seni budaya, tradisi dan keindahan alamnya sehingga masyarakat Lampung lebih peduli dengan berbagai keunggulan ini, menjaga kelestarian alam untuk bisa dinikmati dengan berwisata, melestarikan kesenian, adat istiadat, budaya tradisi serta berbagai nilai kultur kearifan lokalnya.

Tema pelaksanaan Lampung Krakatau Festival tahun 2021 adalah Makna luas dari tema ini bahwa dalam kondisi sekarang dimana semua sektor sempat terpuruk akibat Pandemi COVID-19, kita harus mempunyai keyakinan untuk tetap tangguh berjuang dan berbuat yang terbaik pantang menyerah dalam mencapai kejayaan/puncak kemenangan secara inclusife berkolaborasi untuk bangkitnya kembali sektor kepariwisataan dan ekonomi kreatif Provinsi Lampung. Sejak awal tahun 2020 Pandemi COVID-19 mengimbas hampir semua sektor, demikian halnya dengan sektor kepariwisataan.

Kehadiran pemerintah bagi pelaku event (vendor penyelenggara event, pekerja seni budaya dan pelaku ekonomi kreatif) sangat dinantikan.

Penyelenggaraan event masa sekarang ini memiliki nilai yang diharapkan dapat memberikan dampak positif baik secara moril maupun materil.

Kegiatan event dengan konsep hybrid (perpaduan antara offline dan online) dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Secara online ditayangkan melalui media Live Streaming Youtube pada akun: Pariwisata Lampung, Instagram: pariwisata_Lampung dan Zoom bit.ly/LKF2021
1

Peserta kegiatan terdiri dari pengisi acara dan undangan. Undangan di lokasi acara berlangsung dibatasi dengan pemberlakuan Swab Antigen dan Protokol Kesehatan.

Kegiatan webinar diikuti oleh peserta offline terbatas dan peserta online dari perguruan tinggi Provinsi Lampung. Rangkaian acara juga dihadiri secara online oleh audience dari luar negeri yaitu : Kedutaan Besar Republik Indonesia di Zagreb dan warga negara Indonesia di Kroasia, jajaran akademisi dan mahasiswa Monash University Melbourne Australia dan mahasiswa Inggris.

Turut menyaksikan secara online Sekretariat Bersama dan Anggota Forum Kerjasama Daerah Mitra Praja Utama dari 10 provinsi. Peserta Lampung Familiarization Trip yang terdiri dari travel writer, vlogger, blogger, selebgram, influencer yang berasal dari Lampung dan undangan dari luar Lampung yang juga turut hadir pada acara malam Pesona Kemilau Krakatau.

Rangkaian kegiatan gelaran festival tahun ini :
1. WEBINAR KRAKATAU (09.00 – 12.00 WIB) mengangkat thema “Krakatau Geopark sebagai Warisan Alam dan Budaya”. Dengan Moderator : Dr. Ir. Citra Persada, M.Sc., (Ikatan Ahli Perencana) Narasumber : Ir. Anshori Djausal, M.T., (Budayawan Lampung), Prof. Margaret J. Kartomi (Peneliti Budaya Lampung dari Monash University Australia), Danni Gathot Harbowo, S.Si., M.T., (Dosen Geologi Itera), Lela Tresna, S.Sos (Executive Producer Film Nasional).
2. PESONA KEMILAU KRAKATAU (19.00 – 21.00 WIB) Menampilkan apresiasi seni budaya daerah secara hybrid (offline dan online). Penampilan dari Kabupaten Kota Provinsi Lampung dan Komunitas Seni Budaya Lampung. Dihadiri oleh Fokorpimda, Bupati Walikota, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, Tokoh Lampung, stakeholder, sponsor, travel writer media sosial (vlogger, blogger, selebgram, influencer) serta sponsor.

Lampung Krakatau Festival tercatat beberapa kali masuk dalam Calendar of Event Indonesia (Kharisma Event Nusantara) yang pada tahun 2020 gelaran festival ini tidak dapat terlaksana. Hal ini menjadi perhatian khusus Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Baparekraf sehingga penyelenggaraan tahun 2021 ini didukung penuh oleh Kemenparekraf / Baparekraf dengan dukungan dana pusat.

Untuk mengcover kekurangan kebutuhan kegiatan, penyelenggaraan kegiatan mendapat dukungan penyelenggaraan melalui kerjasama kemitraan sponsorship dari beberapa perusahaan dan pihak swasta lainnya.

Sebelumnya banyak dari kita secara eksklusif membangun usaha kita secara mandiri dan lebih banyak mengandalkan kemampuan dan sumberdaya sendiri. Harapannya dengan moment penyelenggaraan Lampung Krakatau Festival kedepannya dalam menghadapi tantangan sekarang ini kita semua dapat bersama-sama membangun daerah secara inklusif berkolaborasi, berinovasi dan beradaptasi untuk melihat semua tantangan menjadi peluang.

Mari kita terus merevolusi cara berfikir dalam mengelola segala usaha dan upaya kita. Sungguh, pandemi ini menyadarkan kita untuk menyadari bahwa kita memiliki berbagai macam potensi besar yang bisa dikembangkan. Kreatif dalam berkarya dan inovatif dalam berusaha dengan memanfaatkan berbagai macam peluang yang ada untuk “INDONESIA MAJU DAN LAMPUNG BERJAYA”
Terus berharap tahun ini tidak selamanya kelabu, akan ada pelangi yang menunggu di ujung sana. Tetap Semangat, Kita Pasti Bisa!.

(Red)

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, Dinas PUPR Lampung Selatan Normalisasi Gorong-gorong di Desa Candimas Natar

NATAR, Diskominfo Lamsel – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan, Hasby Aska menindaklanjuti perintah Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto untuk segera melakukan normalisasi gorong-gorong yang terletak di dekat pemukiman warga Dusun 3 Desa Candimas, Kecamatan Natar.

Pasalnya, gorong-gorong tersebut tersumbat akibat endapan tanah serta sampah yang menutupi saluran box culvert  yang berada di ujung runway 32 Bandara Radin Inten II.

Untuk menghindari terulangnya banjir, pihak Dinas PUPR berkoordinasi dengan Bandara Radin Inten II melakukan normalisasi dengan melakukan pengerukan endapan tanah serta mengangkat tumpukan sampah yang menyumbat saluran tersebut.

“Sesuai arahan bupati, pagi tadi kita koordinasi dengan pihak Bandara Radin Inten II. Dan sekitar pukul 11.00 WIB kita lakukan pengerukan dengan menggunakan ekskavator milik Bandara Radin Inten II,” ujar Hasby Aska dalam keteranganya, pada Rabu (3/11/2021).

Sementara itu, Exekutif General Manager Bandara Radin Inten II Lampung,  M. Hendra Irawan menjelaskan, selain endapan lumpur, tersumbatnya saluran air pada gorong-gorong yang berada pada runway 32 tersebut, juga karena banyaknya sampah yang menyangkut pada gorong-gorong tersebut.

“Sesuai arahan pimpinan kami, sebenarnya tiap tahun kami antisipasi dengan melakukan pengerukan guna mengantisipasi genangan air pada runway bandara,” ujar Hendra Irawan.

Hendra Irawan menambahkan, selain mengantisipasi meluapnya air di sekitar wilayah Branti dan Candimas, pengerukan itu juga dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem yang dapat berdampak terhadap gangguan operasional penerbangan.

“Alhamdulillah siang tadi sudah kita lakukan  pembersihan sampah yang menyumbat di saluran box culvert di ujung runway 32 ,” pungkasnya.

Bunda Winarni Kukuhkan 17 Bunda Literasi Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengukuhkan 17 Bunda Literasi Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan. Pengukuhan berlangsung di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda, Rabu (3/11/2021).

Kegiatan yang berlangsung dalam acara Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca itu dihadiri Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati, dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sartono serta perwakilan Forkopimda lainnya.

Hadir juga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ratna Dewi, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta para pejabat utama, Kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Lampung Selatan serta Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin.

Bunda Winarni berharap, bunda literasi yang baru dikukuhkan dapat menjadi motivator seluruh pihak terkait di kecamatan untuk meningkatkan angka minat baca di daerahnya.

“Saya minta kepada 17 Bunda Literasi Kecamatan yang telah dikukuhkan untuk segera bekerja. Saya juga minta kerja sama semua pihak terkait, pegiat literasi, dan dinas terkait agar minat baca di Lampung Selatan ini bisa meningkat,” kata Winarni.

Winarni juga meminta, agar Bunda Literasi Tingkat Kecamatan yang telah dikukuhkan segera menyusun program kerja dan bisa menyosialisasikan budaya literasi atau budaya gemar membaca, yang selanjutnya diturunkan sampai ke desa-desa di Kabupaten Lampung Selatan.

“Saya minta Bunda Literasi yang baru dikukuhkan ini bisa menyosialisasikan pentingnya perpustakaan dan pentingnya literasi. Agar kedepan program Bunda Literasi dapat berhasil. Dengan demikian budaya dan minat baca masyarakat di desa-desa akan meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut Bunda Winarni menyampaikan, perpustakaan daerah harus lebih dioptimalkan lagi eksistensinya ditengah-tengah masyarakat seiring dengan perkembangan zaman.

Menurut Winarni, disamping sebagai penyedia buku atau bahan bacaan, perpusatkaan daerah diharapkan menjadi gudang literasi yang menarik dan edukatif bagi para pengunjungnya.

Dengan demikian budaya membaca yang sudah tertanam pada masyarakat terutama dikalangan para pelajar dan mahasiswa semakin kuat. Apalagi ditunjang dengan segala informasi dan ketersediaan buku bacaan yang beragam dan menarik di perpustakaan.

“Ini perlu kerja sama dan gotong-royong semua pihak. Seperti gotong-royong dalam penyediaan buku-buku bacaan. Karena membaca buku itu jendela dunia, dengan membaca wawasan masyarakat kita menjadi luas,” kata Winarni.

Sementara, pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang besar kepada semua pihak termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan serta para Pegiat Literasi yang telah berupaya dengan maksimal untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat luas agar masyarakat gemar membaca buku-buku terutama di perpustakaan.

“Jadi bunda literasi kecamatan yang baru dikukuhkan ini sekarang memiliki tanggungjawab bagaimana membantu para sumaminya (camat) membuka jendela dunia dengan buku. Caranya dengan melakukan sosialiasi gerakkan gemar membaca ke desa-desa,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, bupati Nanang juga meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat mampu melakukan inovasi dengan menyediakan layanan informasi secara digital.

Sehingga, semua informasi tentang Perpustakaan Daerah dapat dengan mudah terakses oleh masyarakat secara online, termasuk menyediakan kartu digital bagi masyarakat yang akan meminjam buku di perpustakaan daerah dan perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah.

“Harapan kita semua melalui Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca ini dapat meningkatkan minat baca dan menggugah keinginan masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa untuk mengunjungi Perpustakaan Daerah,” kata Nanang.

Minta Dukungan Bupati, Bunda Winarni Ingin Bangkitkan Penggunaan Aksara Lampung di Kabupaten Lampung Selatan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto berupaya menjaga dan melestarikan budaya berupa aksara Lampung. Pasalnya, penggunaan aksara Lampung saat ini mulai tergerus oleh zaman.

Hal itu diungkapkan Bunda Winarni dalam acara Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca serta Pengukuhan 17 Bunda Literasi Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda, Rabu (3/11/2021).

Sebagai Bunda Literasi, Winarni berharap penggunaan aksara Lampung bisa terus dikampanyekan di Kabupaten Lampung Selatan. Caranya dengan mengupayakan penulisan aksara Lampung pada sejumlah fasilitas publik yang ada di Lampung Selatan.

“Seperti di tempat pariwisata, di hotel-hotel, bandara, sekolah, kampus, dan tempat-tempat ruang publik lainnya. Supaya dipasang aksara Lampung dibawah tulisan bahasa Indonesia,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan ini.

Untuk itu, Bunda Winanri meminta kepada pemerintah daerah setempat, khususnya Bupati Lampung Selatan agar dapat mendukung dan merealisasikan hal tersebut.

“Saya mohon kepada pak bupati, supaya aksara Lampung ini bisa dilestarikan bersama-sama. Jadi mungkin dari semua kantor dan ruangan harus ada tulisan aksara Lampung,” ujarnya.

Lebih lanjut Bunda Winarni mengatakan, masyarakat Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan perlu melestarikan bahasa Lampung sebagai salah satu kekayaan daerah.

Menurutnya, bahasa Lampung ini unik karena memiliki aksara Lampung dan terdiri dari dialek A dan O. Sehingga generasi muda perlu melestarikan agar tidak hilang termakan zaman.

“Kita sebagai masyarakat Lampung harus bangga karena memiliki aksara Lampung. Di Indonesia ini hanya ada delapan provinsi yang punya aksara, salah satunya Provinsi Lampung. Jadi masyarakat harus lebih mengenal lagi aksara Lampung,” imbuh Winarni.

Diketahui, aksara Lampung yang dikenal sebagai tulisan Basaja atau had Lampung, adalah salah satu aksara tradisional Indonesia yang berkembang di selatan pulau Sumatera. Aksara ini digunakan untuk menulis rumpun bahasa Lampung dan bahasa Melayu.

Aksara Lampung adalah sistem tulisan abugida yang terdiri dari empat macam unsur, yaitu kelabai surat (20 aksara dasar), benah surat (12 diakritik), angka, dan tanda baca.

Buka Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca, Bupati Nanang Canangkan Satu Kadis Sumbang 4 Buku

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Gemar membaca sebuah gerakan yang sangat positif yang harus terus didukung dan dikembangkan di tengah-tengah masyarakat secara luas.

Bentuk dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan minat baca adalah melalui peningkatan sarana, prasarana dan ketersediaan buku bacaan di perpustakaan.

Untuk mendukung gerakkan gemar membaca, Nanang meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat menyumbangkan buku ke perpustakaan.

Hal itu disampaikan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca serta Pengukuhan 17 Bunda Literasi Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan yang dipusatkan di Lapangan Tenis Indoor, Kalianda, Rabu pagi (3/11/2021).

Dengan begitu kata Nanang, akan ada banyak jenis dan judul buku yang nantinya akan meningkatkan minat baca masyarakat terutama di kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Nanti kami akan meyumbangkan buku. Satu Kadis (Kepala Dinas) 4 buku. Jadi berhenti dulu, kurangi rokok kalian seminggu ini, kan ngak seberapa harga bukunya,” kata Nanang.

Tak hanya pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Nanang juga menggugah semua pihak agar dapat mendonasikan buku bacaan ke perpustakaan.

“Camat juga begitu sumbang buku, UPT yang ada di kecamatan juga sumbang buku. Nanti koordinatornya Pak Sekda,” tukas Nanang.

Selain itu, pada kesempatan itu Nanang meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat mampu melakukan inovasi dengan menyediakan layanan informasi secara digital.

Sehingga, semua informasi tentang Perpustakaan Daerah dapat dengan mudah terakses oleh masyarakat secara online, termasuk menyediakan kartu digital bagi masyarakat yang akan meminjam buku di perpustakaan daerah dan perpustakaan yang ada di sekolah-sekolah.

“Harapan kita semua melalui Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca ini dapat meningkatkan minat baca dan menggugah keinginan masyarakat khususnya para pelajar dan mahasiswa untuk mengunjungi Perpustakaan Daerah,” kata Nanang.

Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung Selatan, Qorinilwan menjelaskan, maksud diadakannya Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca itu adalah untuk merangsang peningkatan minat baca masyarakat khususnya kalangan pelajar, sehingga kegiatan membaca dapat menjadi kebiasaan sehari-hari.

Kemudian, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan sinergi dengan berbagai mitra, baik sesama lembaga pemerintah maupun swasta, guna menunjang dan turut berpartisipasi aktif demi memfasilitasi kalangan generasi muda dan pelajar untuk membiasakan diri membaca serta mampuberkompetensi dalam persaingan global demi mewujudkan Indonsia maju.

“Melaui kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan daya saing para pelajar di Kabupaten Lampung Selatan. Sehingga mampu tampil kedepan sebagai calon-calon penerus pelopor kemajuan bangsa Indonesia,” kata Qorinilwan dalam laporannya.

Adapun, tujuan dilaksanakannya kegiatan itu lanjut Qorinilwan, yaitu untuk menggugah dan meningkatkan pentingnya peningkatan minat baca bagi kalangan generasi muda dan pelajar.

“Juga untuk memacu indek baca masyarakat Kabupaten Lampung Selatan dan menjadikan kebiasaan membaca sebagai salah satu bagian dari peradaban masyarakat,” katanya.

Qorinilwan menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari itu, diisi dengan berbagai kegiatan seperti, lomba-lomba tingkat pelajar, bazar buku, pengukuhan bunda literasi kecamatan, pameran TBM Perpustakaan Desa Replikasi yang berbasis Inklusi Sosial, dan ditutup dengan pembagian hadiah bagi peserta pemenang lomba-lomba pelajar.

“Sasaran kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca adalah kalangan pelajar, generasi muda, dan masyarakat umum di Kabupaten Lampung Selatan,” ucapnya.

Selain dihadiri Bupati Lampung Selatan, kegiatan itu juga dihadiri Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, Kajari Lampung Selatan Dwi Astuti Beniyati, dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lampung Selatan Agus Sartono serta perwakilan anggota Forkopimda lainnya.

Hadir juga Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ratna Dewi, Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta para pejabat utama, Kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Lampung Selatan serta Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin.

Mayor Kav Perri Pujarama Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Gedung Semergou

Bandar Lampung — Danramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL Mayor Kav Perri Pujarama SH, hadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H / 2021 M, yang digelar oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan menghadirkan ustad Ahmad Wijayanto bertempat di lantai IV Gedung Semergou, Selasa (2/11)

Acara maulid Nabi Muhammad SAW kali ini mengusung tema ‘Jadikan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Di masa Pandemi Sebagai Momentum Untuk Membangkitkan Semangat Sumpah Pemuda’.

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana berharap dengan peringatan ini akan menumbuhkan semangat seluruh OPD, camat dan lurah di Kota Bandar Lampung untuk bekerja sesuai dengan aturan dan melayani masyarakat dengan baik.

“Peringatan Maulid Nabi merupakan refleksi diri untuk memperbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya

Sementara, Ustad Wijayanto dalam ceramahnya menjelaskan, yang harus diwujudkan dalam pemenuhan ada tiga unsur yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Insya Allah jika negara kita ini pilarnya adalah pendidikan, kesehatan dan juga pembangunan fisik dan keadilan maka akan terlihat negara kita kuat,” terang Ustad Wijayanto

Hadir dalam acara ini, Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah, Jajaran Forkopimda Bandar Lampung, Para Asisten, Para Staf Ahli, Inspektur, Plt. Sekwan, Para Kepala Badan, Kepal Dinas, Kepala Bagian, serta Para Camat dan Lurah di Kota Bandar Lampung.