KEPALA OTORITAS JASA KEUANGAN PROV. LAMPUNG SOSIALISASI SCF KEPADA PELAKU UMKM DI LAMPUNG

Berdasarkan press release kementerian koperasi dan UKM bulan Agustus 2020, UMKM berkontribusi sebanyak 60% terhadap produk domestic bruto Indonesia dan menyerap 97% tenaga kerja di Indonesia.

Berdasarkan survei Asian Development Bank (ADB) di Juli 2020 terkait dampak pandemi terhadap UMKM di Indonesia, 88% usaha mikro kehabisan kas atau tabungan, dan lebih dari 60% usaha mikro kecil ini sudah mengurangi tenaga kerjanya. Oleh karena itu sangat penting bagi usaha mikro agar diintervensi dengan literasi keuangan.

ADB melakukan survei kembali di Maret-April 2021 yang menyatakan bahwa aktivitas usaha UMKM sudah kembali buka tetap pelaku UMKM masih menghadapi penurunan permintaan dan pendapatan yang tajam. Beberapa pelaku UMKM telah berhasil mengatasi kondisi tanpa cash yang serius, namun jumlah pelaku UMKM yang akan kehabisan modal kerja dalam 3-6 bulan ke depan mengalami peningkatan. Terdapat informasi menarik dari survey yang dilakukan ADB tersebut dimana pelaku UMKM sangat menginginkan akses terhadap pinjaman lunak, tetapi keinginan mereka berkurang saat akses kepada kredit bank meningkat.

UMKM memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia karena sektor ini mampu berkontribusi lebih dari separuh PDB nasional dan menyerap 97% total tenaga kerja Indonesia. Pemerintah bersama dengan OJK terus mendukung pengembangan untuk UMKM.

Pemerintah telah melakukan pembinaan UMKM melalu Kementerian, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total plafon KUR 2021 mencapai Rp253 T, mengalokasikan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk UMKM baik dalam bentuk bantuan pelaku usaha mikro maupun insentif usaha.

OJK juga senantiasa mendukung keberlangsungan usaha dan pengembangan usaha UMKM diantaranya melalui kegiatan pembinaan UMKM (pembinaan UMKM oleh lembaga keuangan, kampus UMKM, pengembangan BUMDes dan BUMDesMa), pengembangan penjualan UMKM melalui platform digital UMKM-MU dan BWM-BUMDes, peningkatan penyaluran pembiayaan melalui program KUR, KUR Klaster, Bank Wakaf Mikro dan Kredit Pembiayaan Melawan Rentenir serta perlindungan risiko melalui Asurasni Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS).

OJK menyadari bahwa saat ini UMKM menjadi salah satu penggerak utama dalam perekonomian dalam negeri, lebih dalam 90%. Mengingat pentingnya peran UMKM dan perekonomian nasional, OJK akan senantiasa berpartisipasi aktif dalam mewujudkan amanat tersebut

Untuk meningkatkan pendalaman pasar modal di masyarakat melalui alternatif sumber pendanaan yang cepat, mudah, dan murah bagi kalangan generasi muda dan UKM yang belum bankable untuk mengembangkan usahanya, khususnya UKM mitra Pemerintah, OJK meluncurkan produk Penawaran Efek melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi atau dikenal dengan Securities Crowdfunding/SCF yang diresmikan berbarengan dengan pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021.

Peluncuran securities crowdfunding dilakukan dengan pertimbangan yang matang dan mencermati serta mengadopsi budaya yang sangat lekat di tengah masyarakat Indonesia, yaitu budaya gotong royong. Jika dicermati, istilah securities crowdfundingdapat diartikan sebagai urunan dana atau patungan dengan tujuan membantu saudara atau kerabat.

Dalam securities crowdfunding, pelaku usaha yang sedang membutuhkan modal kerja untuk mengembangkan bisnisnya dapat menawarkan efeknya kepada masyarakat, dengan harapan masyarakat dapat membantu dengan membeli efek yang diterbitkan sebagai bentuk investasi. Mekanisme penawaran efek tersebut dilakukan melalui aplikasi atau platform digital.

Dengan adanya securities crowdfunding, opsi pendanaan di Indonesia semakin lengkap. Perusahaan dengan skala kecil yang membutuhkan dana dapat mengakses pasar modal melalui securities crowdfundingsebagai medium pendanaan yang apabila semakin berkembang, perusahaan dapat mengakses pendanaan yang lebih besar di pasar modal Indonesia melalui IPO.

OJK telah mengeluarkan aturan POJK No 37 POJK 04/2018 untuk meningkatkan akses permodalan ekuitas untuk UMKM, yang kemudian diperluas tidak hanya penggalangan dana untuk penerbitan ekuitas, tapi juga project financingmelalui POJK No 57/POJK 4/2020 atau yang disebut dengan securities crowdfunding dan telah diubah melalui POJK No 16/POJK.04/2021.

Perubahan ketentuan tersebut bertujuan untuk memperluas jenis pelaku usaha yang dapat terlibat, dari yang sebelumnya hanya berbadan PT, karena memang equity crowdfunding bentuk instrumennya adalah saham. Namun, saat ini dapat dilakukan oleh badan usaha seperti CV, firma, dan koperasi untuk difasilitasi melalui securities crowdfunding.

INFLASI OKTOBER 2021 RENDAH, PERLU WASPADAI PENINGKATAN PERMINTAAN AKHIR TAHUN

Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung pada Oktober 2021 mengalami
inflasi yaitu sebesar 0,10% (mtm), lebih tinggi dibandingkan realisasi inflasi bulan
sebelumnya dan rata-rata inflasi bulan Oktober dalam 3 (tiga) tahun terakhir yang masingmasing mengalami Inflasi sebesar 0,05% (mtm) dan 0,06% (mtm). Namun demikian,
pencapaian tersebut lebih rendah dari capaian Nasional dan Sumatera yang masing-masing
mengalami Inflasi sebesar 0,12% (mtm) dan 0,17% (mtm). Secara tahunan, inflasi Provinsi Lampung
tercatat sebesar 1,45% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional dan Sumatera yaitu
sebesar 1,66% (yoy) dan 1,88% (yoy).
Dilihat dari sumbernya, inflasi pada bulan Oktober 2021 didorong oleh peningkatan
pada beberapa komoditas seperti; minyak goreng, cabai rawit, cabai merah, baja ringan,
dan cumi-cumi dengan andil masing-masing sebesar 0,10%; 0,05%; 0,03%; 0,02%; dan 0,01%.
Kenaikan harga minyak goreng disebabkan oleh masih berlanjutnya peningkatan harga komoditas
CPO dunia sebagai bahan baku utama. Sementara itu, kenaikan harga aneka cabai disebabkan oleh
mulai terbatasnya pasokan yang didorong oleh faktor cuaca dan mulai berakhirnya masa panen. Di
sisi lain, peningkatan harga baja ringan terjadi karena adanya kenaikan harga produksi akibat adanya
peningkatan harga alumunium dunia sebagai bahan baku utama konstruksi bangunan. Lebih lanjut,
peningkatan harga cumi-cumi didorong oleh terbatasnya hasil tangkapan nelayan akibat faktor
cuaca.
Meski demikian, Inflasi yang lebih tinggi pada periode Oktober 2021 tertahan oleh
adanya deflasi pada sebagian komoditas di antaranya daging ayam ras, mobil, ikan layang,
daging sapi dan garam dengan andil masing-masing sebesar -0,06%; -0,05%; -0,02%; -0,01%;
dan -0,01%. Penurunan harga yang terjadi pada kelompok daging ayam ras bersumber dari
pasokannya yang cukup melimpah, di tengah permintaan yang terpantau kembali meningkat pasca
pelonggaran PPKM. Sementara itu, komoditas mobil kembali mengalami penurunan, hal ini di
dorong oleh adanya perpanjangan pemberian insentif PPnBM yang ditanggung pemerintah hingga
31 Desember 2021 yang diatur dalam regulasi Peraturan Menkeu No. 77 Tahun 2021. Di sisi lain,
meningkatnya pasokan ikan layang yang didorong oleh masuknya musim produksi turut menekan
perkembangan harga. Penurunan harga komoditas daging sapi didorong oleh belum pulihnya
No. 23/1004/Bdl/Srt/B
permintaan pasca pelonggaran PPKM. Selanjutnya, penurunan harga garam disebabkan oleh
penurunan harga dari distributor untuk mendorong penjualan.
Sementara itu, NTP Provinsi Lampung tercatat lebih tinggi dibandingkan bulan
sebelumnya. Peningkatan NTP ini terjadi pada subsektor tanaman pangan, tanaman hortikultura,
tanaman perkebunan rakyat, dan perikanan tangkap. Kenaikan NTP tersebut didorong oleh adanya
peningkatan harga pada komoditas ketela pohon, kelapa sawit, kopi, cabai merah, ikan teri dan
cumi-cumi. Di sisi lain, tekanan inflasi pedesaan yang tergambar dari Indeks Konsumsi Rumah Tangga
Petani tercatat mengalami penurunan sebesar 0,17% (mtm) didorong oleh penurunan harga
kelompok makanan, minuman dan tembakau. Dengan demikian, NTP Oktober 2021 tercatat
meningkat sebesar 1,12% (mtm) dari 103,40 di bulan September 2021 menjadi 104,55 pada bulan
Oktober 2021. Meskipun secara umum tercatat di atas 100, NTP subsektor Tanaman Pangan dan
Hortikultura tercatat masih berada di bawah 100 yang masing-masing tercatat sebesar 94,19 dan
94,36.
Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memandang bahwa inflasi akan tetap
terkendali pada rentang sasaran 3±1%. Namun demikian, terdapat beberapa risiko yang perlu
dimitigasi, antara lain: Pertama, risiko berlanjutnya kenaikan harga minyak goreng seiring dengan
peningkatan harga komoditas CPO Dunia. Kedua, potensi peningkatan harga beras seiring
berkurangnya pasokan memasuki masa tanam gadu. Ketiga, mulai meningkatnya harga komoditas
hortikultura seiring dengan berakhirnya masa panen dan masuknya musim penghujan. Keempat,
mulai meningkatnya harga komoditas hortikultura seiring dengan berakhirnya masa panen dan
masuknya musim penghujan. Kelima, mulai meningkatnya permintaan masyarakat yang didorong
oleh pelonggaran status PPKM Provinsi Lampung.
Dalam menjaga agar tingkat inflasi tetap berada pada level yang rendah dan stabil,
diperlukan langkah-langkah pengendalian inflasi guna mengantisipasi risiko di atas.
Pertama, memastikan keterjangkauan harga dari komoditas strategis. Tim Pengendali Inflasi
Daerah (TPID) dan Satgas Pangan bekerja sama dan bekomitmen untuk terus memastikan
keterjangkauan harga, melalui pemantauan harga komoditas strategis secara harian, yakni salah
satunya melalui aplikasi Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (https://hargapangan.id/), untuk
melihat perkembangan harga serta melakukan intervensi kebijakan yang diperlukan. Kedua,
memastikan ketersediaan pasokan kepada produsen, pedagang besar/utama dan pedagang
tradisional agar tidak terdapat kendala dalam distribusi pasokan, khususnya untuk pasokan yang
berasal dari luar Provinsi Lampung tersebut. Di sisi lain, guna memenuhi ketersediaan pasokan, TPID
Provinsi/Kabupaten/Kota perlu untuk terus mengoptimalkan dan meningkatkan koordinasi, salah
satunya melalui Kerjasama Antar Daerah (KAD) khususnya untuk pemenuhan pasokan dan
menghadapi adanya risiko kenaikan harga komoditas pangan strategis. Langkah konkrit yang dapat
dilakukan oleh TPID Provinsi/Kabupaten/Kota terkait KAD adalah melakukan pendataan neraca
pangan secara akurat untuk mengetahui kondisi surplus defisit komoditas di wilayah masing-masing.
Selain itu, implementasi Program Kartu Petani Berjaya (KPB) yang merupakan terobosan untuk
mendukung upaya peningkatan produktivitas pertanian dan ketersediaan pasokan perlu terus
ditingkatkan. Ketiga, memastikan kelancaran distribusi melalui TPID dan Satgas Pangan dengan
terus memastikan adanya kecukupan pasokan dan kelancaran akses distribusi bahan pokok di
Provinsi Lampung di tengah pembatasan mobilitas akibat diberlakukannya PPKM di berbagai wilayah
baik di Provinsi Lampung maupun di wilayah lainnya. Selain stabilitas harga tetap terjaga, kelancaran
distribusi juga dapat memudahkan distributor, produsen dan petani dalam memasarkan produknya
serta mendapatkan harga yang wajar. Digitalisasi perlu dioptimalkan seperti pemanfaatan platform
e-commerce atau marketplace lokal untuk menjaga kelancaran distribusi dan pemasaran; serta terus
mendorong penggunaan transaksi nontunai. Keempat, meningkatkan komunikasi efektif
melalui diseminasi informasi harga dan iklan layanan masyarakat untuk mengimbau masyarakat agar
bijak berkonsumsi dan mengurangi asymmetric information untuk menjaga ekspektasi inflasi,
terutama di tengah pemberlakuan PPKM di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, masih terdapat
tantangan bagi TPID kedepan yakni upaya penguatan daya beli masyarakat di tengah proses
pemulihan ekonomi Nasional. Oleh karena itu, TPID harus bersama-sama mendorong percepatan
realisasi program perlindungan sosial dan perlunya melakukan identifikasi potensi sumber-sumber
baru pertumbuhan ekonomi antara lain melalui optimalisasi Local Value Chain (LVC) sebagai strategi
dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi di daerah, dan tidak terbatas pada sektor
pertanian pangan, namun termasuk sektor lainnya yaitu pertambangan, perkebunan, dan industri.
Penguatan LVC tersebut diantaranya dengan membentuk klaster-klaster ekonomi baru atau
eksosistem dimana korporasi dapat berperan sebagai aggregator dan off-taker. Lebih jauh TPID juga
dapat melakukan pemantauan indikator terkini ekonomi daerah (Early Warning System) yang akurat
dan terkini untuk memantau denyut perekonomian perekonomian daerah1

Wujudkan Generasi Tangguh Pada 76 Tahun Hari Listrik Nasional, YBM PLN Tebar Santunan Yatim dan Dhuafa

Bandar Lampung (2/11)
Peringatan ke-76 tahun Hari Listrik Nasional merupakan momen penting dalam sejarah pengabdian PT PLN (Persero). Menyemarakkan peringatan HLN tahun ini, PLN yang telah 7 dekade lebih menerangi negeri, turut membangun solidaritas sosial dan spiritual bersama kaum duafa untuk mendorong mewujudkan ekonomi masyarakat yang tangguh.

Dalam mewujudkan ekonomi yang tangguh, PLN UID Lampung juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hadirnya Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sangat diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu. Dana zakat yang diperoleh dari seluruh pegawai PT PLN (Persero), kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat yang termasuk golongan penerima manfaat zakat.

I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manager PLN UID Lampung mengatakan sampai dengan bulan Oktober 2021, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Lampung telah menyalurkan dana zakat kepada masyarakat yang berhak dengan total sebanyak Rp 1,6 Miliar. Dana tersebut diperoleh dari zakat pegawai PLN muslim yang disalurkan ke beberapa program kegiatan diantaranya Program Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Dakwah dan Sosial Kemanusiaan.

“Di PLN ada kebijakan, jadi setiap bulan itu wajib dari penghasilannya dikeluarkan untuk zakat, khususnya pegawai yang beragama muslim dan rutin dilakukan, tentunya ini merupakan kegiatan yang sangat mulia, karena apapun yang kita miliki adalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkapnya saat menyerahkan santuna di Panti Asuhan Mulya Pusat Bandar Lampung, Jumat (29/10).

Di tempat yang berbeda, Ketua Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN UID Lampung, Ni Wayan Asri Indraningsih turut menyerahkan santunan dari YBM PLN kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Yayasan Qoroba Mulya Bandar Lampung.

Asri mengutarakan bahwa kegiatan sosial yang diprakarsai oleh Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Lampung ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional ke 76. Menurutnya, kegiatan yang sangat mulia ini tentunya dapat memberikan manfaat, sehingga diharapkan dapat memberikan keberkahan untuk semua.

“Kita ketahui bersama bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang sangat perlu dilindungi, dibimbing dan diberikan kasih sayang, agar nantinya mereka menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara, Haji Ahmad Sulaiman selaku Ketua Yayasan Mulya Pusat Bandar Lampung mengungkapkan bahwa pihaknya merasakan sangat terbantu sekali dengan adanya bantuan santunan dari YBM PLN UID Lampung. Di Panti Asuhannya tersebut telah menampung sebanyak 65 anak yatim piatu yang sangat membutuhkan uluran tangan semua pihak.

“Kami sangat berterimakasih atas bantuan dari PLN melalui YBM, Insha Allah bermanfaat dan semoga memberikan keberkahan untuk seluruh keluarga besar PLN,” ujar Haji Ahmad Sulaiman saat menerima santunan dari YBM PLN.

Eki Putra, Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Lampung mengatakan rangkaian kegiatan YBM dalam peringatan HLN ke 76 kali ini dikemas dalam nuansa spiritual dan kemanusiaan. Ada lima yayasan panti asuhan di Bandar Lampung menjadi sasaran penerima manfaat zakat dari YBM PLN. Selain itu, YBM PLN juga menyalurkan santunan kepada 145 Pensiunan PLN.

“Kegiatan ini kami selenggarakan mulai 29 Oktober hingga 2 November 2021, sedangkan kelima Panti Asuhan yang menjadi sasaraan penerima manfaat zakat diantaranya Yayasan Panti Asuhan Mulya Pusat, Yayasan Panti Asuhan Qoroba Mulya, Panti Asuhan Ar Rauf Syahira, Panti Asuhan Bussaina dan Panti Asuhan Al Muqaroma,” pungkas Eki Putra.

Donasi Pegawai PLN Wujudkan Mimpi 1.629 Keluarga Dapatkan Listrik

Program Light Up The Dream upaya pegawai PLN wujudkan mimpi masyarakat kurang mampu memperoleh listrik

Jakarta, 01 November 2021- Sebanyak 466 kepala keluarga (KK) kurang mampu telah mendapat bantuan penyambungan listrik tanpa biaya melalui program Light Up The Dream, yang merupakan program donasi karyawan PT PLN (Persero) se-Indonesia.

Bantuan penyambungan listrik ini dilakukan secara serentak pada 28 Oktober 2021 di 76 titik lokasi seluruh Indonesia bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-76, mulai dari Binjai, Lahat, Dumai, Tanjung Karang, Singkawang, Ketapang, Berau, Pasuruan, Kotamobagu, Masohi, Demak, Yogyakarta, Klaten, Surakarta, Makassar, Bone, Parepare, Palopo, Bulukumba, Mamuju, Kendari, Bau-Bau, Tahuna, sampai Sorong dan Wamena.

Program Light Up The Dream adalah program bantuan penyambungan listrik tanpa biaya hasil dari donasi yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik, terutama pada saat pandemi. Sejak program ini digulirkan pada 2020 hingga Oktober 2021, sebanyak 1.628 keluarga telah menikmati listrik berkat donasi insan PLN.

Seorang penerima bantuan pemasangan listrik gratis program Light Up The Dream, di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Ame Sesa mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN dengan adanya bantuan pemasangan listrik gratis ini.

“Saya senang mendapat bantuan listrik gratis, ini salah satu mimpi kami. Terima kasih pegawai PLN sudah menghadirkan listrik untuk kami,” kata Ame.

Senada, warga Kelurahan Garuntang Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung, Ronauli juga berterima kasih karena rumahnya kini telah tersambung listrik. Kehadiran listrik sangat membantunya dalam melakukan beragam kegiatan sehari-hari. Bahkan ia berencana berjualan es untuk mendukung perekonomian keluarganya.

“Sebelum adanya listrik, kami hanya menggunakan lampu pijar untuk penerangan pada malam hari. Alhamdulillah dengan adanya listrik kami berencana berdagang es untuk memajukan kehidupan kami,” ungkap Ronauli.

Dalam peresmian penyalaan listrik 466 keluarga secara virtual, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengaku sangat bangga karena insan PLN memiliki inisiatif untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, melalui program Light Up The Dream.

“Saya dan jajaran direksi PLN sangat mengapresiasi program Light Up The Dream dan berharap program ini dapat semakin berkembang karena sesuai dengan implementasi budaya kita yaitu AKHLAK,” ungkap Bob Saril.

Bob Saril mengaku bahagia ketika melihat senyum seluruh masyarakat yang mimpinya untuk mendapatkan listrik telah diwujudkan.

“Terima kasih kepada insan PLN yang sudah bahu membahu untuk berdonasi mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu, karena pelaksanaan program ini dilakukan berkat empati karyawan PLN untuk berbagi kepada sesama. Ini pekerjaan yg tidak mudah karena butuh pengorbanan untuk melaksanakannya,” tutur Bob Saril.

Donasi dilakukan dengan cara mendata calon pelanggan tidak mampu yang belum terlistriki atau masih menyambung listriknya melalui tetangga, kemudian pegawai kantor PLN terdekat akan bahu membahu mengumpulkan donasi untuk memberikan bantuan biaya instalasi dan pasang baru untuk calon pelanggan tersebut.

Pada kesempatan yang sama secara simbolis Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Darmawan menyalakan listrik untuk salah satu warga di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pun berpartisipasi dalam program Light Up The Dream, dengan turut terlibat memberikan donasi.

Darmawan mengatakan, sebagai wakil rakyat DPRD berkewajiban membantu masyarakat dalam mewujudkan mimpi menghadirkan listrik untuk masyarakat tidak mampu, dia pun mengapresiasi program Light Up The Dream.

“Sudah merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk membantu masyarakat karena kami juga ingin terlibat dalam mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu. Kami mengapresiasi upaya PLN untuk menerangi negeri dan kami sangat mendukung apabila program Light Up The Dream ini terus berlanjut karena dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat,” Imbuh Darmawan.

Pimpin Upacara PTDH Anggota Bermasalah, Kapolda Lampung : Kita Penegak Hukum Tidak Boleh Melanggar Hukum

Bandarlampung –Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno memimpin apel upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap personel yang bermasalah, di Mapolresta Bandarlampung pada Senin (1/11/2021) pagi.

“Hari ini kita telah melaksanakan PTDH kepada anggota yang melanggar pidana,” katanya.

Pada upacara tersebut, Kapolda mengingatkan kepada personel lain agar tidak melanggar hukum dalam bentuk apapun.

“Kita tidak boleh melanggar hukum, kita adalah penegak hukum. Jadi tidak boleh kita seperti itu,” kata dia.

Dirinya juga tidak ragu-ragu untuk menindak tegas jika ada anggota yang melanggar hukum dalam bentuk apapun.

“Saya tidak ragu-ragu, saya akan tindak tegas itu secara hukum,” kata dia lagi.

Dia menambahkan dalam waktu satu tahun sejak Januari-November 2021, ada sebanyak 19 personel yang telah disidang dengan berbagai pelanggaran hukum.

“Selama tahun 2021 ini kita ada 19 anggota yang telah disidang dengan berbagai pelanggaran hukum,” katanya.

Kapolda juga menindak tegas oknum anggota Polri yang terlibat perampasan mobil

Bripka Irfan Setiawan dipecat secara tidak hormat lantaran terlibat dalam kasus perampasan mobil bersama oknum Aparat Sipil Negara (ASN) di Lampung beberapa waktu lalu.

Polda Lampung masih mengembangkan untuk menangkap dua tersangka lainnya yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Polda Lampung juga mengimbau para pelaku untuk menyerahkan diri sebelum dilakukan penindakan tegas.

Dalam perkara tersebut, mantan anggota polisi Bripka Irfan Setiawan juga diketahui positif menggunakan narkotika. Polda Lampung sendiri masih menyelidiki soal narkotika yang didapat Irfan tersebut

“Kita masih kembangkan dan belum bisa kita simpulkan. Pasti kita akan lakukan tindakan hukum baik terhadap masyarakat sipil maupun penjualnya. Saat ini anggota masih ada di luar untuk melakukan pengejaran,” pungkasnya.

Danrem 043 Bagikan Bansos Di Mesuji

Komandan Korem 043 Garuda Hitam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga bagikan bantuan sosial kepada masyarakat di Makoramil 426-01 Simpang Pematang, Sabtu 30 Oktober 2021.

Danrem yang datang ke Kabupaten Mesuji beserta jajaran ditemani oleh Bupati Mesuji Saply TH juga Kapolres Mesuji AKBP Alim.

Dalam sambutannya, Danrem mengatakan jika melalui pertemuan ini, diharapkan bisa saling tukar pikiran untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita.

“Selain itu, kehadiran kami di Mesuji hari ini untuk melihat secara langsung kondisi satuan kerja kodim 0426 dan baksos dalam rangka HUT TNI 5 Oktober 2021,” jelas Danrem.

Jenderal bintang satu tersebut mengajak seluruh perangkat daerah Mesuji untuk bersama sama dengan TNI dan polri jaga stabilitas keamanan agar situasi kondusif.

“Kami berkomitmen untuk berikan dukungan sepenuhnya kepada Pemda dalam proses pembangunan. Jangan kendor jalankan Prokes, kita belum selesai lawan pandemi, khususnya Mesuji,” tukasnya.

Gubernur Lampung Apresiasi Kerja Keras dan Kemudahan Layanan Kelistrikan PLN

Bandar Lampung (29/10)
PLN UID Lampung menggelar acara tahunan yang dilaksanakan secara rutin yaitu Multi Stakeholder Forum dan Customer Gathering melalui daring dengan tema “Mewujudkan Perekonomian Lampung yang Tangguh dan Berjaya dengan Kemudahan Layanan Kelistrikan PLN”. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintah, pimpinan perusahaan, akademisi, media massa dan mitra kerja.

Saat ini, rasio desa berlistrik di provinsi Lampung per September 2021 telah mencapai 99,41%, atau dengan kata lain masih tersisa 15 Desa yang belum terlistriki. Dari sejumlah desa tersebut, terdapat beberapa tantangan yang perlu mendapat dukungan bersama dari seluruh stakeholder terutama pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait.

I Gede Agung Sindu Putra, General manager PLN UID Lampung mengatakan bahwa sampai dengan September tahun 2021 ini, sistem kelistrikan Lampung masih memiliki surplus daya sebesar 300 MW atau 25,72% dari total kapasitas daya mampu sub sistem Lampung.

“Potensi ini, membuka ruang investasi yang seluas luasnya untuk mendorong pertumbuhan perekonomian di Provinsi Lampung. Untuk itu PLN mengajak para pelaku usaha untuk berinvestasi di Provinsi Lampung, karena infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi Lampung sudah sangat siap,” ungkap General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung I Gede Agung Sindu Putra dalam sambutannya pada acara Multi Stakeholder Forum and Customer Gathering tahun 2021 yang dilangsungkan secara virtual, Jumat (29 /10).

Dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi tersebut, PLN terus berinovasi melakukan transformasi digital untuk meningkatkan customer experience. Oleh karena itu, aplikasi PLN Mobile hadir sebagai terobosan baru yang menyajikan layanan kelistrikan terbaik untuk masyarakat atau pelanggan PLN yang mudah digunakan, kapan saja dan di mana saja.

“Untuk itu saya mengajak seluruh pelanggan PLN agar segera memanfaatkan kemudahan Pelayanan PLN yang lebih canggih, praktis, dan transparan dengan menggunakan Aplikasi PLN Mobile,” tutup dia dalam sambutannya.

PLN UID Lampung juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program-program Yayasan Baitul Maal (YBM) dan PLN Peduli melalui CSR dalam mewujudkan ekonomi yang Tangguh.

“Untuk PLN Peduli, program yang dilakukan sepanjang tahun 2021 ini antara lain adalah Program Pengembangan UMKM, Program Electrifying Agriculture dengan menyediakan fasilitas pengairan pada lahan pertanian di Kabupaten Lampung Selatan, dan pengembangan wisata Air Terjun di Kabupaten Lampung Utara. Sedangkan, untuk YBM PLN sampai dengan September 2021 telah menyalurkan dana sejumlah Rp 1,4 Miliar kepada masyarakat Lampung yang tergolong sebagai penerima manfaat zakat. Dana tersebut diperoleh dari pengumpulan zakat pegawai PLN UID Lampung.,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut PLN UID Lampung juga memberikan apresiasi terhadap pelanggan terbaik. Kategori Kecepatan Pembayaran Rekening Listrik diberikan kepada Pabrik Tapioka Sri Budaya, Kategori Jam Nyala Tertinggi diberikan kepada PT Japfa Comfeed Indonesia dan Kategori Growth Pemakaian Tertinggi diberikan kepada PT Woongsol Nature.

Sementara, dalam acara tersebut dipaparkan juga sosialisasi tentang peran jaksa pengacara negara dalam pengamanan asset negara oleh Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (ASDATUN) Kejaksaan Tinggi Lampung, M Hari Wahyudi, SH.

Selain itu, tutur hadir juga, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah provinsi Lampung, Bapak Fahrizal Darminto untuk memberikan sambutannya.

Dalam sambutannya, Fahrizal Darminto mengatakan, Lampung sebagai gerbang Sumatera memiliki banyak sekali keunggulan yang pada akhirnya memberikan peluang dan tantangan yang harus diraih dalam upaya untuk membangun provinsi Lampung untuk kesejahteraan masyarakat dan juga untuk mendukung ketahanan nasional dari provinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi PLN, di mana pasokan listrik sudah masuk ke setiap rumah maka ini berpengaruh langsung terhadap kegairahan masyarakat karena anak-anak tetap bisa belajar pada malam hari, di mana kegiatan belajar yang berlangsung secara daring tidak dapat terlaksana tanpa bantuan dari pasokan listrik yang mencakup hingga ke pelosok desa,” ujar Fahrizal Darminto, selaku Sekda Provinsi Lampung.

Fahrizal menambahkan bahwa energi listrik merupakan, energi yang paling murah, paling bersih dan paling praktis, oleh karena itu sekarang dengan teknologi yang semakin mutakhir, banyak sekali shifting dari energi yang lain ke energi listrik. Seperti pada saat ini pemerintah mendorong untuk penggunaan mobil listrik. Hal itu dapat menekan emisi karbon, selain itu sangat ramah lingkungan dan tentunya murah.

“Pak Gubernur sangat mengapresiasi atas dedikasi dan kerja keras dari seluruh insan PLN dan mudah-mudahan, ini juga akan memberikan dampak pada kegairahan BUMN lainnya, BUMD dan seluruh pemerintah daerah berserta jajarannya dalam membangun provinsi Lampung” pungkasnya.

PEMERINTAH KABUPATEN PESAWARAN TERIMA ALAT BANTU PERLENGKAPAN VAKSINASI COVID-19 DARI PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG

Kominfo Pesawaran –
Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Plh. Sekretaris Daerah menerima bantuan berupa perlengkapan Vaksin Covid-19 Program CSR dari PT Pupuk Sriwidjaja Palembang di Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Jumat(29/10).

Bantuan Program CSR yang di serahkan oleh Supervisor SDM PT. Pusri palembang Balia Akhmad berupa Bantuan perlengkapan Vaksin Covid-19 jenis sinovac sebanyak 3000 dosis yang terdiri dari ;
– Spuit 1 ml sebanyak 3000 pcs
– Alkohol Swabs sebanyak 3000 pcs
– Plaster Bulat sebanyak 3000 pcs
– Safety Box 5L sebanyak 20 pcs dan,
– Kantong Sampah Plastik Kuning sebanyak 20 pcs.

Dengan bantuan tersebut PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mengharapkan Kabupaten Pesawaran segera melaksanakan percepatan Vaksin Covid-19 .

” Diharapkan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat segera melaksanakan percepatan pendistribusian bantuan Covid-19 Program CSR PT Pupuk Sriwidjaja Palembang kepada masyarakat kabupaten Pesawaran,Provinsi Lampung”, ucap Baria Akhmad.

Plh. Sekda didampingi kepala Dinas Kesehatan mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada PT. Pusri Palembang karena ikut concern dalam penanggulangan pandemi covid 19,”terima kasih atas bantuan yang di berikan, kami sangat mengapresiasi PT. Pusri palembang yang peduli akan pananganan covid 19, bantuan telah kami terima tentunya kami akan segera mendistribusikan kepada masyrakat sebagai upaya kita dalam menanggulangi pandemi covid 19 dan memenuhi target vaksinasi dikabupaten pesawaran”, ucap syukur.

Jum’at Berkah , Polsek TBU Bagikan Makanan Gratis

Bandar Lampung, –

Kapolsek Teluk Betung Utara Kompol Robi B. Wicaksono memimpin langsung pembagian makan gratis Jum’at Berkah berupa bubur ayam dan Siomay di jalan WR Supratman kelurahan Kupang kota Kecamatan teluk Betung Utara pada Jum’at (29/10/2021).

“Kegiatan Jum’at Berkah ini di laksanakan dalam bentuk penyediaan makanan Gratis yaitu Bubur ayam, Siomay dan Sol Sepatu / Sendal , semuanya gratis di mulai pada pukul 08.30 “. Ujar Robi kepada media ini

Selanjutnya, Robi juga menghimbau kepada warga agar dalam kegiatan tersebut tetap menerapkan protokol Kesehatan

“Kegiatan ini tetap menerapkan kan protokol kesehatan , dan menghimbau warga untuk tidak berkerumun, memakai masker, dan menerapkan 5M”. Ujar Kapolsek TBU kembali

Berikutnya, di tempat yang sama warga sangat senang dan antusias mengikuti kegiatan Jum’at Berkah tersebut.

“Kita sangat senang sekali, karna kita bisa makan gratis dan sol sepatu secara gratis, dan sangat terbantu dengan kegiatan tersebut, semoga kegiatan ini bisa terus berjalan dan semoga Polsek TBU bisa buat kegiatan seperti ini sering sering”. Ungkap Anto salah seorang peserta Jum’at Berkah.

Apresiasi Insan Pers Nasional, PLN Journalist Award 2021 Kembali Digelar

Mengangkat tema “Energi untuk Kebangkitan Ekonomi Negeri”, PLN Journalist Award berhadiah total Rp 400 juta. Pengumpulan karya paling lambat 15 Desember 2021

Jakarta, 28 Oktober 2021 – PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Journalist Award 2021 (PJA 2021), ajang apresiasi perusahaan terhadap jurnalis Indonesia yang terus membuat karya jurnalistik seputar pengembangan ketenagalistrikan di tanah air.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, informasi seputar perkembangan ketenagalistrikan sangat penting diketahui masyarakat, sehingga pemberitaan yang dibuat para jurnalis sangat membantu PLN dalam memajukan kelistrikan Indonesia.

“Pemberitaan tentang kelistrikan Indonesia menjadi semangat PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan, dengan menyediakan listrik andal,” kata Agung.

Agung berharap, dengan diselenggarakannya PJA 2021 dapat memberi motivasi para jurnalis untuk menciptakan karya yang komprehensif, serta menjaga kaidah jurnalistik yang benar, faktual, independen dan mendalam sehingga menghasilkan informasi yang proporsional kepada masyarakat.

“Ajang ini diharapkan bisa menjadikan para jurnalis lebih baik lagi dalam berkarya, sehingga masyarakat dapat tercerahkan oleh pemberitaan sesuai dengan kaidah jurnalistik,” tutur Agung.

Ajang PJA 2021 kali ini bertemakan “Energi untuk Kebangkitan Ekonomi Negeri”. Dari tema ini PLN mengajak para jurnalis mengangkat informasi seputar peran PLN dalam menyediakan listrik yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, sehingga dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

Terdapat 9 kategori karya jurnalistik yang dilombakan dalam PLN Journalist Award 2021, yaitu hardnews media cetak, feature media cetak, hardnews media online, feature media online, hardnews televisi, feature televisi, foto essay, dan foto tunggal.

Adapun total hadiah yang diberikan mencapai Rp 400 juta, dengan rincian hadiah masing-masing kategori adalah, juara 1 Rp 25 juta, juara 2 Rp 15 juta, juara 3 Rp 10 juta.

Untuk mengikuti PJA 2021, karya yang didaftarkan harus pernah dipublikasikan atau disiarkan di media massa yang bersifat umum pada rentang waktu 1 Maret 2021 sampai dengan 15 Desember 2021.

Untuk menjadi peserta PJA 2021, insan media bisa mendaftar dengan mengisi formulir yang dapat diunduh di situs resmi PLN atau di link https://web.pln.co.id/pln-journalist-award-2021. Setelah itu, peserta bisa mendaftar dan menyerahkan hasil karyanya ke email journalist_award@pln.co.id paling lambat 15 Desember 2021.

Sebelumnya, PJA 2020 diikuti hampir 1.000 karya para awak media yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui proses seleksi yang ketat, PJA 2020 menetapkan sebanyak 27 pemenang dari sembilan kategori yang dilombakan.