Barbershop Wanita Pria di Bandar Lampung

Bandar Lampung,- salah satu barbershop di Bandar Lampung menyediakan kursus pangkas rambut untuk pria dan wanita

“Pangkas rambut tersebut sudah berdiri sejak tahun 2016 dan membuka banyak cabang salah satunya berada di Gg Ratu depan UBL dan pusatnya berada di Rajabasa Jl. Zainal Abidin,” Ucap Irawan

Lanjutnya,” sebelumnya owner saya sudah membuka banyak cabang pangkas rambut di Bandar Lampung tapi semenjak pandemi ini semua ditutup tersisa cuma dua yang di Rajabasa dan didepan UBL, untuk pangkas rambut masing-masing mempunyai tarif awal mulai dari harga Rp.10.000 hingga Rp.20.000, dengan tarif yang murah meriah dan hasil yang puas,yang pernah singgah dan cukur disini salah satu artis bandar lampung M Reza bahepti Ketum KMI Pro, ikbal cendrawasih KMI Pro, angga the potters dll,”tukasnya

“M reza bahepti selaku ketua umum KMI Pro mengapresiasikan pangkas tersebut bagus dan layak untuk cukur,” ucap reza

“Harapan saya untuk kedepannya nanti semoga pangkas rambut pak udin bisa lebih maju dan mempunyai banyak cabang seperti dahulu,” ucap irawan

Untuk yang mau belajar pangkas rambut dan mau cukur gratis langsung bisa menghubungi owner saya 0857-5894-4275 atas nama bapak udin. (08/11/21)

(Fp)

Lantik Kabaintelkam hingga Kapolda, Kapolri: Jangan Padamkan Api Pada saat Api Besar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah perwira tinggi (pati) Polri, yang diantaranya adalah, Kabaintelkam, Aslog Kapolri, Kakorlantas, Kadiv Humas Polri hingga enam Kapolda di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Dalam amanatnya, Sigit meminta kepada seluruh perwira yang dilantik untuk lebih peka dan mampu melaksanakan mapping di lapangan dengan baik untuk menentukan langkah mulai dari preemtif hingga represif, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap berjalan aman, damai dan kondusif.

Terkait hal itu, Sigit menyampaikan ungkapan bahwa jangan padamkan api pada saat api besar. Melainkan, padamkan api ketika masih kecil. Dengan kata lain, Sigit berharap, jajarannya bisa bergerak cepat untuk segera meminimalisir hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Jangan padamkan api, pada saat api besar. Padamkan api saat masih kecil. Ini bisa dilakukan kalau kita jeli dan bisa melihat di lapangan. Kita mampu melaksanakan monitoring, langkah dan evaluasi yang benar serta tentunya ini menjadi tugas bagi kita semua,” kata Sigit dalam amanatnya.

Ungkapan itu, kata Sigit juga terkait dengan munculnya fenomena pelanggaran oknum anggota kepolisian khususnya di media sosial (medsos) dan viral di masyarakat. Perbuatan segelintir oknum itu, menurut Sigit, berpengaruh pada personel lainnya yang sudah bekerja keras dan baik dalam menjalankan tugasnya. Seperti menjadi garda terdepan penanganan dan pengendalian Covid-19 hingga menjaga Sitkamtibmas tetap kondusif.

“Disini saya ingatkan bahwa akhir-akhir ini kita menghadapi fenomena dan menjadi keprihatinan kita, muncul banyak viral penyimpangan anggota. Tentunya ini berdampak pada rekan-rekan yang sudah bekerja keras sehingga hasilnya dirasakan masyarakat,” ujar Sigit.

Dihadapan perwira yang dilantik, mantan Kapolda Banten ini menegaskan, kedepannya tidak ada lagi perbuatan oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Oleh sebab itu, Ia menekankan, perwira Polri harus menjadi pimpinan yang menjadi contoh agar tak ragu memberikan hukuman dan tindakan tegas kepada oknum yang melanggar.

“Ini harus ditanamkan di diri kita. Kita bisa tegas kalau kita menjadi teladan yang baik. Kita ragu apabila tidak menjadi teladan. Potensi penyimpangan harus diperbaiki, apakah pemahamannya yang keliru sehingga harus rubah mindsetnya. Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan,” ucap eks Kabareskrim Polri ini.

Tak hanya itu, Sigit juga menyadari dan menyerap aspirasi masyarakat soal adanya anggapan kepolisian baru bergerak cepat jika diviralkan di media sosial. Karenanya, Sigit menekankan, stigma masyarakat tersebut harus dihapuskan. Karena, sesuai dengan konsep Presisi, seluruh jajaran polri harus prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan.

“Jadi tolong ini diperbaiki. Tak harus viral tapi masalah bisa cepat diselesaikan. Terjadi kebuntuan komunikasi sehingga masyarakat menyampaikan keluhan dengan menggunakan medsos,” tutur Sigit.

Masih terkait soal keluhan masyarakat, Sigit berharap, jajarannya benar-benar memanfaatkan sejumlah aplikasi yang telah diluncurkan. Seperti layanan Hotline 110, Propam presisi, Dumas Presisi, Binmas Online Sistem (BOS), SKCK online, Pelayanan Masyarakat SPKT, Aduan SPKT, SP2HP online, dan masih banyak lainnya.

Sigit berpandangan, banyaknya aplikasi tersebut akan tidak dirasakan oleh masyarakat apabila tidak mendapatkan respon dari aparat kepolisian. Apalagi, Sigit mengaku, masih banyak yang menyampaikan keluhannya secara langsung terhadap dirinya melalui aplikasi pesan tertulis.

“Sampai saat ini masih banyak yang
WhatsApp saya melaporkan masalah. Pada saat saya tanya kenapa tidak dilaporkan ke wilayah karena tidak bisa nomor diblokir. Kalau memang ada masalah dan kemudian masyarakat perlu ada penjelasan, tolong jelaskan khususnya masalah di kepolisian. Sehingga masyarakat mengerti posisi hukumnya, apakah kasusnya bisa ditindaklanjuti atau tidak bisa, karena ada batasan kewenangan yang dimiliki. Namun kita berusaha menyelesaikan semuanya sehingga rasa keadilan buat masyarakat dapat dirasakan,” papar Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan adanya persepsi tentang polisi antikritik. Ia mengakui bahwa, persoalan tersebut merupakan tantangan yang harus diselesaikan dan dibuktikan kepada masyarakat bahwa polisi tidak antikritik karena selalu menyerap aspirasi, untuk menjadikan Polri yang lebih diharapkan oleh masyarakat.

“Polisi tidak anti kritik. Ini jadi tantangan saya karena kritik penting dan dimanfaatkan. Ada persepsi di masyarakat tentang kita dan kita harus perbaiki. Persepsi yang diharapkan sesuai dengan keinginan masyarakat. Banyak program kita yang dilaksanakan namun memang perlu waktu,” kata Sigit.

Sigit meyakini bahwa tantangan itu bisa diselesaikan dengan bekerja secara tulus, kerja keras dan ikhlas. Sigit optimis, tingkat kepercayaan publik akan terus meningkat dari yang sudah ada saat ini.

“Namun saya yakin kita semua dengan ketulusan, keikhlasan dan kerja keras. Kita bisa memperbaiki. Bangkitkan kepercayaan masyarakat terhadap kita demi institusi. Rekan-rekan telah berjuang namun kalau kita tidak bisa menerima perbaikan tentunya ada gap dan gap ini jadi masalah. Maka dari itu selalu turun ke lapangan bertemu masyarakat dan anggota, untuk mengetahui masalah untuk kita selesaikan. Saya yakin rekan-rekan mampu,” ujar Sigit.

Demi bisa meningkatkan kepercayaan publik, Sigit mengatakan, jajarannya harus bisa beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Tunjukan bahwa, Polri saat ini jauh lebih baik sebagaimana dengan semangat konsep Presisi.

“Perkembangan teknologi kita manfaatkan. Sehingga profesionalisme dari kepolisian bisa terlihat. Bagaimana kita membangkitkan semangat anggota, manfaatkan teknologi biar semakin baik dan profesional. Saya yakin institusi Polri adalah institusi yang disayang masyarakat dan bagaimana kita meyakinkan agar tetap berada di performa itu,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga kembali mengingatkan soal peran Polri menjadi salah satu institusi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Ia berpesan, jajarannya harus mampu mempertahankan tren positif yang sudah ada saat ini.

Dimana, Indonesia menjadi peringkat pertama se-Asia Tenggara dalam hal penanganan serta pengendalian Covid-19. Semua itu, kata Sigit merupakan berkat sinergitas, soliditas dan kerja keras seluruh stakeholders dan elemen masyarakat.

“Kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berpotensi terjadi mobilitas masyarakat yang tinggi tentunya harus kita antisipasi dengan langkah-langkah untuk memperkuat protokol kesehatan. Khususnya rekan-rekan Kapolda yang menjadi penanggung jawab mengendalikan Covid-19,” kata Sigit.

Kesiapan dan antisipasi mencegah laju pertumbuhan Covid-19, menurut Sigit juga sebagai bukti di dunia bahwa Indonesia mampu melaksanakan kegiatan nasional maupun internasional di tengah Pandemi, dengan aman dan memperhatikan faktor kesehatan. Mengingat, kedepan Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaran acara tingkat dunia.

“Di satu sisi kegiatan besar akan kita laksanakan dan di satu sisi kita harus waspada angka Covid-19 tak meningkat. Kalau kita mampu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Ini diharapkan seluruh masyarakat, ini harus kita kembalikan. Ini semua terjadi berkat kontribusi rekan-rekan dan dipertahankan menjadi tugas ke depan. Kewajiban kita menjaga situasi Kamtibmas kondusif sehingga semuanya berjalan baik,” tutup Sigit.

Peduli Warga, Tiga Pilar Kelurahan Sumur Batu Pantau Lokasi Longsor di Wilayah

Bandar Lampung — Sebagai wujud kepedulian terhadap warga binaan. Tiga Pilar Kelurahan Sumur Batu yang terdiri dari Babinsa Koramil 03/TBU Kodim 0410/KBL Serma Ari Setiawan, Bhabinkamtibmas dan Lurah Sumur Batu bersinergi tinjau lokasi bencana longsor yang terjadi di wilayahnya.

Derasnya curah hujan yang mengguyur kota Bandar Lampung, menyebabkan terjadinya musibah tanah longsor yang terjadi di Jln Ir. Juanda (Hutan Kera) RT.10 LK.I, Sumur Batu, Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, pada Selasa malam (9/11/2021)

Menurut kesaksian beberapa warga yang berhasil di himpun oleh Babinsa, musibah tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB yang diduga akibat cuaca hujan begitu deras mengguyur kota Bandar Lampung.

Serma Ari Setiawan mengatakan, apa yang dilakukan bersama Tiga pilar sebagai wujud kepedulian serta rasa tanggung jawab terhadap wilayah binaan.

“Awalnya, kami mendapat informasi dari warga setempat bahwa adanya musibah tersebut. Menerima informasi itu, kami langsung bergegas menuju lokasi bencana untuk memantau serta melaporkan pada kesempatan pertama,” kata Ari Setiawan.

Lebih lanjut, ia mengatakan tidak ada korban jiwa dari musibah itu. Hanya saja, longsoran tanah tersebut nyaris menimpah rumah warga yang berlokasi tepat dibawah lokasi longsor.

“Lokasi longsor itu berada di perbukitan, sehingga nyaris menimpah rumah warga yang berada tepat dibawahnya. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa atapun materiil dari bencana tersebut,” katanya lagi.

Dengan adanya bencana itu, dengan cepat pihaknya berupaya untuk menginformasikan kepada BPBD Kota Bandar Lampung untuk segera merapat ke lokasi. “Dengan cepat, tim BPBD tiba di lokasi bencana,” pungkasnya.

Lantik Kepala Desa Terpilih Hasil Pilkades Serentak 2021, Bupati Nanang : Tidak Ada Lagi Kubu-Kubuan

KALIANDA, Diskominfo Lamsel – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menekankan kepada seluruh Kepala Desa terpilih yang baru saja dilantik, agar merangkul semua elemen masyarakat termasuk lawan politiknya pada pemilihan Kepala Desa lalu.

Hal itu disampaikan Nanang Ermanto pada acara pelantikan Kepala Desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang I tahun 2021, pada sesi kedua yang digelar di Aula Sebuku, rumah dinas bupati setempat, Selasa siang (9/11/20210).

Nanang meminta, seluruh Kepala Desa terpilih yang telah dilantik agar dapat menghilangkan semua perbedaan serta dapat bermitra dan menjalin kerjasama dengan semua pihak.

“Hilangkan rasa dendam kalian. Ini pesan saya untuk Kepala Desa yang baru dilantik pada hari ini. Tidak ada lagi kubu-kubuan, kubu 1, 2, dan 3. Ini adalah demokrasi, biasa. Rangkul semua elemen, hilangkan rasa kebencian untuk membangun desa,” tukas Nanang.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyematkan tanda pangkat dan jabatan kepada Kepala Desa terpilih yang baru dilantik. | Diskominfo lamsel

Menurut Nanang, rasa dendam dan kebencian yang terus dipupuk hanya akan menimbulkan rasa benci dan dendam yang berkelanjutan. Sehingga, nantinya hanya akan memecah konsentrasi Kepala Desa dalam melayani masyarakat dan membangun desanya.

“Karena tugas berat ada di pundak pak Kades, bilamana kalian melakukan hal itu, hanya akan berpusat pada kebencian dan dendam. Tidak pernah menjadi pemimpin untuk melayani rakyatnya, pemimpin yang akan membangun desanya,” kata Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, menjadi Kepala Desa bukanlah perihal mudah. Sebab, dibalik jabatan yang telah diterima itu, terdapat banyak sekali tugas dan tanggung jawab yang harus diemban sebagai seorang pemimpin.

“Pak Kades harus mempunyai rasa tanggung jawab, bagaimana menjaga situasi kondusif yang stabil. Karena dalam membangun desa dibutuhkan kebersamaan dan gotong royong. Rangkul semua masyaakat, siapa lagi yang akan membangun desa jika bukan kita,” ujarnya.

Untuk itu, Nanang meminta agar Kepala Desa dapat saling berkoordinasi dengan camat dalam menyelesaikan permasalahan yang terdapat pada wilayahnya masing-masing.

“Koordinasikan dengan pemerintahan setempat, koordinasi dengan camat. Jangan sampai persoalan-persoalan desa keluar dari kecamatan. Nanti camat koordinasi dengan pemerintah daerah,” tandasnya.

Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai 147miliyar Oleh Diresnarkoba Polda Lampung

Polda Lampung, – Tanggal 10 November 2021 bertepatan dengan hari pahlawan, Polda Lampung lakukan Pemusnahan Barang bukti Narkotika di mabes Polda Lampung. Rabu (10/11/2021).

“Kegiatan ini merupakan target operasi selama semester ke-2 mulai dari bulan Juli – November 2021 ini” Ujar Pandra.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memusnahkan barang bukti narkotika barupa sabu-sabu sebanyak 98 kilogram (Kg), ganja 1,02 kg, dan tembakau sintetis 47,02 gram. Total seluruh barang haram tersebut ditaksir mencapai Rp147 miliyar dan berhasil menyelamatkan 980 ribu jiwa dari dampak bahaya narkoba.

“Apa yang diupayakan direktorat narkoba Polda lampung tidak terlepas dari P4GN yaitu pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba” Ucap Pandra.

Berdasarkan ungkap kasus kurun waktu periode tersebut, Pandra menyampaikan Ditresnarkoba Polda Lampung telah mengungkap 13 kasus. Jumlah tersangka ditangkap mencapai 15 orang.

“Pengungkapan semua kasus ini juga tidak lepas berkata hasil kerja sama antar aparat penegak hukum di Lampung, telah berkomitmen memberantas peredaran narkoba,” kata dia.
(Red)

BULAN INKLUSI KEUANGAN DI LAMPUNG MENDUKUNG AKSELERASI PEMULIHAN EKONOMI DAERAH Bandar Lampung, 08 November 2021

Bandar Lampung, 08 November 2021. Pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK)dengan tema “Inklusi Keuangan
untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa” di Provinsi Lampung resmi ditutup hari ini. Dengan Tagline Gebyar SIGER
(Satukan Inklusi Keuangan Untuk Negeri) Lampung, BIK 2021 bertujuan untuk mendukung pelaksanaan program
Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meminimalisir dampak pandemi Covid-19,
membuka akses keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat dan mendorong pembukaan rekening, pemberian
kredit/pembiayaan serta penggunaan produk dan/atau layanan jasa keuangan serta meningkatkan pemahaman dan
awareness masyarakat terhadap budaya menabung serta mempublikasikan program literasi, inklusi keuangan, dan
perlindungan konsumen.
Kepala OJK Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, menyampaikan bahwa Bulan Inklusi Keuangan (BIK) telah
ditetapkan sebagai agenda tahunan yang dilaksanakan sejak 2016 dalam rangka mendukung target inklusi keuangan
tahun 2024 sebesar 90% sesuai peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan
Inklusif (SNKI) dan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan
Strategi Nasional Keuangan Inklusif. “ Selama Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tahun 2021, secara nasional tercatat
2.505.608 rekening baru dan penyaluran kredit/pembiayaan ke 801.512 debitur. Pencapaian yang baik di tengah
situasi yang dibayangi pandemi Covid-19 ini menjadi bukti nyata keberhasilan kita dalam beradaptasi dengan pola
kerja dan pola hidup yang baru. Langkah ini sangat penting untuk mengakselerasi proses pemanfaatan produk dan
layanan keuangan bagi masyarakat, demi tercapainya target inklusi keuangan.
Beragam jenis kegiatan dalam Gebyar SIGER Lampung selama bulan Oktober 2021 yang diinisiasi Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) Provinsi Lampung antara lain kegiatan Talkshow Media dengan melibatkan industri jasa Keuangan
sebagai narasumber, Kegiatan Edukasi / Sosialisasi dengan melibatkan universitas/perguruan tinggi, pelaku UMKM
dan masyarakat serta Kegiatan Lomba-lomba yang bertemakan Literasi dan Inklusi Keuangan yang melibatkan
masyarakat, industri jasa keuangan, mahasiswa dan pelajar, dengan total kegiatan sebanyak 15 (lima belas) kegiatan.
Sedangkan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan yang diinisiasi oleh Industri Jasa Keuangan baik dari sektor perbankan,
pasar modal dan industri keuangan non bank, sebanyak 66 (enam puluh enam) kegiatan yang turut menyemarakkan
BIK di Lampung. Kegiatan BIK tahun 2021 difokuskan pada:
a. Program khusus selama bulan Oktober antara lain dengan penjualan produk/jasa keuangan berinsentif melalui
pemberian discount, cashback, point, bonus atau reward;
b. Fasilitasi pemberian kredit/pembiayaan bagi masyrakat serta pelaku usaha kecil dan mikro, antara lain melalui
kegiatan business matching;
c. Pameran jasa keuangan yang dapat dilakukan secara virtual, menyesuaikan dengan kondisi lokasi pelaksanaan
kegiatan;
d. Pembukaan rekening, polis dan lainnya;
e. Kegiatan edukasi keuangan antara lain melalui kegiatan webinar; dan/atau Kampanye dan publikasi program
literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen secara masif.
“Dalam acara Puncak Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Tahun 2021 pada hari ini juga diselenggarakan Edukasi
Keuangan oleh certified financial planner dengan tema “Bijak Kelola Keuangan, untuk Inklusi Negeri” oleh Ibu
Kaukabus Syarkqiyah” jelas Bambang Hermanto, Kepala OJK Provinsi Lampung. Selain itu, juga disampaikan
Testimoni Keuangan yang disampaikan oleh Gubernur Lampung, Wakil Gubernur Lampung, Anggota DPR RI Dapil
Lampung, Anggota DPD RI Dapil Lampung, Ketua DPRD Lampung, Walikota dan Bupati di Provinsi Lampung serta
Debitur dan Nasabah Industri Jasa Keuangan. Dengan testimony ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang
lebih luas kepada kita mengenai literasi dan inklusi Keuangan, tambah Bambang. Dalam rangkaian acara juga
disampaikan pengumuman pemenang untuk seluruh perlombaan yang telah diadakan, yaitu Lomba Short Movie
untuk Umum, Lomba Debat Mahasiswa untuk Universitas/Perguruan Tinggi, Lomba Stoclab untuk Pelajar, Lomba
Kreasi TikTok untuk Umum dan Lomba Podcast untuk Industri Jasa Keuangan.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menyampaikan apresiasi dan terima
kasih kepada OJK Provinsi Lampung, yang telah menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bulan Inklsui Keuangan 2021.
“Dengan momentum BIK 2021 ini, Industri Jasa Keuangan selain mendukung pemulihan ekonomi di daerah
diharapkan juga dapat membuka akses Keuangan yang seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat khususnya di
Provinsi Lampung, sehingga ketika masyarakat memerlukan layanan keuangan mereka dapat mengakses layanan
Keuangan dengan mudah, cepat dan legalitasnya terjamin”, pungkas Fahrizal.

BINDA Lampung Memulai Vaksinasi Dosis Kedua Di Kabupaten Lampung Tengah.

Lampung Tengah – BINDA Lampung memulai vaksinasi dosis kedua di Kabupaten Lampung Tengah. Vaksinasi dosis kedua yang akan dilakukan lembaga intelijen tersebut berjumlah sama dengan dosis pertama yaitu 11.000 dosis dengan lokasi dan sasaran yang juga sama dengan dosis pertama.

Vaksinasi tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara Binda Lampung dengan Pemerintah Daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. “Vaksinasi dosis kedua ini merupakan kolaborasi antara Binda Lampung dengan Pemerintah Daerah Lampung Tengah yang dibagi menjadi dua, pertama yaitu vaksinasi untuk para pelajar agar program tatap muka itu dapat dilakukan dengan aman dan nyaman, yang kedua kita melakukan vaksinasi door to door sekaligus pemberian sembako” terang Kabinda Lampung, Iwan Satriawan dalam sambutannya saat meninjau vaksinasi santri dan pelajar di SMA-IT Al Fatih Terbanggi Besar Lampung Tengah. (09/11/2021)

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa vaksinasi dari rumah ke rumah atau yang disebut door to door ditujukan untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan vaksin Covid-19 dari pemerintah. “Door to door dimaksudkan kepada masyarakat yang memiliki kesulitan transportasi dalam mengakses vaksin Covid-19” jelasnya.

Binda Lampung sebagai perpanjangan dari Badan Intelijen Negara (BIN) terus menggencarkan vaksinasi di Provinsi Lampung untuk percepatan herd immunity dan pemulihan ekonomi nasional dalam menjaga stabilitas di Provinsi Lampung. “Selain itu dalam waktu dekat Lampung Tengah akan menyambut acara besar yaitu Muktamar NU ke-34 sehingga dirasa perlu upaya agar tidak menimbulkan klaster penularan baru di Provinsi Lampung khususnya Lampung Tengah” tandasnya.

Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Binda Lampung atas perhatian dan upaya yang telah dilaksanakan dalam membantu percepatan vaksinasi di Lampung Tengah. “Diucapkan terima kasih tak terhingga kepada bapak Kabinda beserta jajarannya yang telah berupaya membantu kami Pemerintah Daerah Lampung Tengah dalam rangka melaksanakan percepatan vaksinasi di Lampung Tengah ini” katanya.

Sebelumnya Binda Lampung melaksanakan vaksinasi dosis pertama pada 12 dan 14 Oktober 2021 di Kabupaten Lampung Tengah dengan sasaran para santri / pelajar dan masyarakat sebanyak 11.000 dosis yang difokuskan di Kecamatan Terbanggi Besar dan Kecamatan Bandar Jaya.

Babinsa Kampung Dente Makmur Mengimbau Warga Agar Segera Vaksinasi COVID-19

Dente Teladas (Tulang Bawang) — Babinsa Kampung Dente Makmur, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang, Serda Haris Susanto, mengimbau warga agar segera melakukan vaksinasi COVID-19.

Untuk memastikan serbuan vaksinasi massal dapat berjalan maksimal, ia bersama Camat Dente Teladas, Suratman mengunjungi Balai Kampung Dente Makmur, 7 November 2021.

Kedatangan mereka untuk mengetahui persentase warga kampung setempat yang telah melakukan vaksin.

“Kami ingin memastikan jumlah warga Kampung Dente Makmur yang telah mendapatkan vaksin, demi mensukseskan capaian vaksin sebagai upaya menanggulangi wabah penyakit Covid-19,” terang dia.

Anggota Koramil 426 – 02 Menggala, Kodim 0426 Tulang Bawang itu, mengimbau masyarakat agar mengikuti vaksinasi massal.

“Dengan vaksin, maka tubuh kita akan mampu melawan keganasan penyakit dan mengurangi tingkat resiko yang paling parah akibat paparan penyakit. Jadi vaksin ini sangat berguna,” terang dia.

Haris Susanto, mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilitas.

Puluhan Hektar Sawah Beralih Pakai Listrik PLN, Petani di Lampung Selatan Bisa Raup Untung Maksimal

Listrik PLN yang Murah dan Ramah Lingkungan Buat Petani Lebih Modern dan sejahtera

Bandar Lampung (7/11)

Puluhan hektar sawah di Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji Kabupaten Lampung Selatan kini sudah tidak lagi mencemaskan ketersediaan air. PLN Peduli telah menjawab kegundahan yang dialami mayoritas petani di Desa Sidoharjo, kendalanya sama yaitu pengairan sawah.

Suparmin, Ketua Kelompok Tani Tunas Baru mengatakan bahwa mayoritas petani di Desa Sidoharjo sebelumnya menerapkan sawah tadah hujan yang memang mengandalkan air hujan. Lanjut Dia, sebenarnya di Desa itu sudah ada sarana pengairan sawah yang dibangun oleh pemerintah pada beberapa tahun yang lalu. Namun, dikarenakan kondisi geografis sawah milik Suparmin dan anggota kelompoknya lebih tinggi dari sumber air, sehingga menurutnya sarana pengairan itu belum optimal menjangkau seluruh sawah yang ada terutama milik anggota kelompok tani yang dipimpinnya.

“Bisa saja jika kami pakai sumur bor besar bantuan pemerintah, namun biaya operasional kami bertambah banyak, kami harus gunakan mesin genset, harus beli solar supaya air sampai disawah kami dan itu juga menghabiskan waktu karna harus ditunggu, ” ujarnya.

Diketahui, PLN Peduli telah membangun sarana pengairan tersebut berupa pembuatan 15 titik sumur bor beserta mesin pompa listriknya. Pemanfaatan energi listrik pada teknologi pertanian, tentunya membawa manfaat positif bagi kesejahteraan petani.

Ada dua keuntungan yang didapat oleh para petani dari penerapan mesin pompa listrik ini diantaranya panen tidak hanya 1 kali saja melainkan dapat dilaksanakan 2 kali dalam satu tahun dan biaya operasional pembelian bahan bakar solar untuk penggunaan mesin genset diesel dapat ditekan.

Untuk mengairi sawah dengan menggunakan mesin diesel berbahan bakar solar membutuhkan biaya sebesar Rp 1,6 juta per hektar, dari awal tanam hingga panen. Sedangkan jika dibandingkan dengan pengairan sumur bor yang menggunakan pompa listrik PLN, biaya yg dikeluarkan untuk mengairi sawah tidak lebih dari Rp 400 ribu per hektar dari awal tanam hingga panen.

“Untuk satu kali mengairi sawah per hektar, kami mengeluarkan biaya sebesar Rp 840 ribu, sedangkan dari tanam hingga panen kami butuh air sebanyak 2 kali, ya lumayan banyak lah kalau bagi kami,” tukasnya.

Sementara, General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra mengatakan bahwa program Electrifiying Agriculture yang dilaksanakan PLN Peduli merupakan komitmen PLN untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.

Terlebih, menurutnya, Provinsi Lampung telah menyandang predikat sebagai peringkat pertama penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian RI pada September 2021 lalu. Penghargaan tersebut diberikan karena Provinsi Lampung dinilai telah mampu meningkatkan produksi pangan khususnya pada produksi padi.

“Sesuai dengan misi PLN, hadirnya energi listrik yang murah dan ramah lingkungan, diharapkan dapat menjadi media dalam peningkatan kualitas kehidupan masyarakat serta menjadi pendorong kegiatan ekonomi,” pungkas I Gede Agung sindu Putra, General Manager PLN UID Lampung.

Jelang HUT Brimob Polri Ke 76, Brimobda Lampung Laksanakan Bakti Sosial

Satuan Brimob Polda Lampung melaksanakan kegiatan bakti sosial Secara serentak di wilayah Lampung dalam rangka Menyambut HUT Korps Brimob Polri Ke-76, Sabtu (06/11/2021).

Kegiatan ini sebagai bentuk rasa peduli serta bakti Brimob Lampung untuk masyarakat. Adapun kegiatan bakti social membagikan paket makanan ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Lampung oleh masing masing Jajaran Sat Brimob Polda Lampung , yang mana dalam kegiatan baksos ini juga terpatau langsung oleh komandan satuan melalui aplikasi zoom

Dalam Kegiatan Bakti social ini juga jajaran Sat Brimob Polda Lampung di bantu satuan ke wilayahan dan TNI dengan melibatkan Babinsa dan juga Babinkamtibmas wilayah setempat. Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan selain untuk memperingati Hut Brimob ke 76 juga sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya satuan brimob kepada masyarakat yang kurang mampu yang terdampak pandemi virus Covid-19.

Salah satu masyarakat juga berterimakasih kepada Polri karena Polri telah memperhatikan mereka yang notabennya tergolong masyarakat yang kurang mampu.

Personil Brimob yang terlibat dalam kegiatan baksos juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal agar masyarakat terhindar dari berbagai macam penyakit sehingga masyarakat bisa terhindar dari virus Covid-19. Masyarakat juga diminta untuk selalu memperhatikan dan juga selalu memberlakukan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dimasa pandemi, seperti selalu memakai masker ketika mereka hendak beraktivitas diluar rumah dan juga agar saling mengingatkan menegur siapa saja yang tidak memakai masker ketika berada di desa mereka. Jangan kendor karena covid 19 masih ada.

Komandan Satuan Brimob Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto S.I.K., M.Si Mengatakan dalam rangka menyambut HUT Ke-76 Korps Brimob Polri jajaran Satbrimob Polda Lampung Serentak Melaksanakan Kegiatan Bakti Sosial di wilayah tugas masing-masing. Di antara nya di wilayah Lampung Tengah, Lampung Timur, Tulang Bawang, Lampung Selatan, Metro dan Bandar Lampung

“Sebentar lagi tanggal 14 November 2021 genap 76 Tahun Usia Korps Brimob Polri, kami mohon doanya semoga kedepan Brimob semakin dekat dengan masyarakat dan Brimob dapat selalu hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai Pelindung, Pengayom dan Pelayanan, “Brimob Untuk Indonesia,”. Tutup KBP Wahyu