Mingrum Gumay Hadiri Pembukaan Lampung Fair Tahun 2022

Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay hadiri pembukaan Lampung Fair tahun 2022 bersama jajaran forkopimda yang diselenggarakan di Lapangan PKOR Way halim, Sabtu (30/10)

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH mengatakan perayaan Lampung Fair merupakan ajang kreativitas bagi seluruh stakeholder untuk memberikan produk atau karya terbaik yang di tampilkan kepada masyarakat luas.

” Setelah 2 tahun kita tidak melakukan perayaan Lampung Fair, alhamdulillah dengan semangat dan kolaborasi kita bisa lakukan kembali perayaan ini di tahun 2022, diharapkan masyarakat provinsi lampung ikut serta meramaikan dan hadir di perayaan Lampung Fair ini ” Ujar Mingrum

Ia juga berharap Lampung Fair dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh kalangan termasuk pelaku UMKM.

” Ini merupakan kesempatan untuk bersaing secara kompetitif, dan berharap perputaran ekonomi dengan adanya Lampung Fair ini menjadi maksimal sehingga pelaku UMKM dapat merasakan langsung manfaatnya ” Tutup Mingrum

Sementara itu, Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan kehadiran Apindo Lampung pada Lampung Fair 2022 menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendorong UMKM agar berkembang di Provinsi Lampung.

“Karena misi Apindo sendiri yaitu memberdayakan UMKM diseluruh Indonesia,” ujar Hariyadi.

Hariyadi mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Lampung yang sangat mengesankan dibawah kepemimpinan Gubernur Arinal yang secara langsung juga berdampak pada kemajuan di sektor UMKM.

Ia mengajak sinergitas terus dibangun dalam rangka kesejahteraan masyarakat terutama di Provinsi Lampung.

“Kami berharap dukungan ini untuk terus dikembangkan dan perjuangkan untuk kemajuan dan kesejahteraan Lampung,” katanya.

BUPATI PESAWARAN HADIRI PEMBUKAAN LAMPUNG FAIR TAHUN 2022

Bupati Pesawaran H. Dendi Ramadhona St.M.Tr.I.P yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan,SE.MM hadir pada acara Pembukaan Lampung Fair Tahun 2022 yang bertemakan “Lampung As The Geteaway To The Sumatra Business Word”.

Agenda berlangsung di Anjungan Kabupaten Pesawaran PKOR Way Halim Bandar Lampung (Sabtu, 29 Oktober 2022) turut hadir dalam kesempatan tersebut FORKOMPIMDA Pesawaran, Para Sth Ahli Bupati, Para Asisten, Inspektur, Sekwan, Ketua TP.PKK Kab. Pesawaran,Dekranasda Pesawaran,Para Kadis/Kaban/Kabag Setdakab , Para Camat dan Undangan lainnya. Pembukaan Lampung Fair 2022 dibuka langsung secara resmi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ,yang dimana setelah sekian lama Lampung Fair Vakum selama 3 Tahun pasca Covid 19. Tahun ini diadakannnya Lampung Fair 2022 untuk hiburan masyarakat Provinsi Lampung .

Dalam kegiatan ini pula terdapat Anjungan 15 Kabupaten/Kota yang terdiri dari 13 Kabupaten dan 2 Kota Provinsi Lampung, serta berbagai macam hiburan menarik pada event ini diantaranya pameran, parade budaya, aneka lomba, wedding expo, wisata kuliner hingga show artis lokal dan ibukota.Adapun informasi harga tiket masuk nya adalah saat pembukaan/penutupan Rp10 ribu, saat ada bintang tamu artis lokal Rp15 ribu, dan saat artis ibukota dikenakan biaya Rp20 ribu.

Tim Penilai datang mengunjungi seluruh Anjungan untuk menilai Stan-Stan terbaik dari tiap Kabupaten . Untuk Anjungan Kabupaten Pesawaran sendiri terdapat Stan yang terdiri dari hasil UMKM Produk Pesawaran diantaranya ,Kerajinan tangan Tapis , Sulam Jelujur yang dijadikan bentuk produk seperti Kain,Kopiah serta UMKM lainya seperti Keripik Pisang, Keripik singkng, Kopi Khas Pesawaran Lampung dan Cemilan Khas Pesawaran lainnya.

Di Anjungan Pesawaran juga terdapat beberapa Stan Dinas yang ada di Pesawaran , diantaranya Dinas Kominfo yang didalamnya berisi Media Center atau Informasi , Dinas Pariwisata yang berisikan Selayang Pandang Pariwisata Pesawaran , Dinas Kependudukan dan Sipil yang didalamnya terdapat pelayanan terkait kependudukan di Pesawaran, Dinas Sumber Daya Alam juga terdapat Khas makanan yang ada di Desa Pesawaran, Dinas Perpustakaan dan Arsip juga memiliki Buku atau Ruang membaca , dan Dinas Perikanan berisikan Produk makanan hasil olahan ikan seperti, Otak-otak dan memiliki beberapa Ikan cantik di dalam Aquarium .

Sebagai wujud cinta tanah air SD YKPP Yuruf bersama Satgas Yonif 143/TWEJ selenggarakan Upacara Peringatan Sumpah Pemuda dan senam bersama

Keerom – Pos Yuruf Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 143/TWEJ ikut serta dalam upacara peringatan sumpah pemuda ke- 94 yang bertempat di SD YKKP Kampung Yuruf Jum’at (28/10/2022).

Dalam upacara peringatan sumpah pemuda yang ke-94 ini anggota pos Yuruf Satgas Yonif 143/TWEJ ikut serta dalam upacara tersebut. Kemudian Lettu Inf Sukamto (Danpos) mendapat kehormatan ditunjuk oleh pihak sekolah bertindak sebagai inspektur upacara Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini.

Kegiatan upacara ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperingati salah satu tonggak sejarah nasional yaitu Hari Sumpah Pemuda dimana seluruh pemuda nusantara berikrar dan bersumpah satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu indonesia pada 28 Oktober 1928 Silam untuk meningkatkan kebanggaan dan rasa cinta bangsa dan bahasa Indonesia. Selain itu, peringatan ini juga dilakukan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat terutama siswa siswi SD YKPP Kampung Yuruf memupuk cinta tanah air yang diharapkan bisa memupuk rasa nasionalisme kebangsaan.

Selaras dengan tujuan Satgas Yonif 143/TWEJ yaitu menjaga kerukunan, menjalin hubungan kerjasama antara TNI dengan masyarakat sekitar Pos. Dalam keteranganya Danpos Yuruf menyampaikan. “Kami mengucapkan terimakasih atas apresiasi masyarakat Kampung Yuruf kepada satuan tugas Yonif 143/TWEJ dalam hal ini Pos Yuruf yang telah diberikan kepercayaan untuk bersama sama melaksanakan upacara peringatan Sumpah Pemuda yang ke-94. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat Kampung Yuruf dapat menerima dan menyambut baik keberadaan Satgas Yonif 143/TWEJ dengan baik.”Ujarnya”

Pada kesempatan yang sama ibu Lusi selaku perwakilan dari SD YKKP Yuruf mengatakan “Kami sangat senang dengan kehadiran bapak-bapak TNI dari Pos Yuruf, walaupun baru beberapa hari berada di kampung kami, namun sudah dapat beradaptasi dan membaur dengan masyarakat sekitar. Saya berharap kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan guna menunjang kemajuan wilayah Papua khususnya di kampung Yuruf yang berada di Distrik Yaffi, dan kami juga akan selalu berkoordinasi serta bekerjasama dengan Pos Satgas Yuruf dalam setiap kegiatan yang memerlukan bantuan dari pihak TNI. “Ujarnya”

Selain menjadi pejabat upacara, anggota Satgas Yonif 143/TWEJ juga menyempatkan diri untuk melaksanakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang sakit dan membagikan pakaian layak pakai kepada mama – mama yang berada di sekitar sekolah SD YKKP Yuruf.

Antusiasme masyarakat dan Siswa Siswi SD YKKP Yuruf terhadap anggota Pos Yuruf ditunjukan dengan menggelar tari Gemu Famire bersama dewan Guru, siswa-siswi SD serta mama-mama yang berada disekitar sekolah tersebut.

ADAT DAN PEMUDA MERUPAKAN ASET BANGSA YANG HARUS DIJAGA, JANGAN SAMPAI DISESATKAN

 

Tanggamus, – Hari ini tepatnya 28 Oktober merupakan hari Sumpah Pemuda, Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Dalam Sumpah Pemuda telah menghasilkan keputusan yang menegaskan cita-cita akan “tanah air Indonesia”, “bangsa Indonesia”, dan “bahasa Indonesia”. Keputusan ini diharapkan menjadi asas bagi setiap perkumpulan kebangsaan Indonesia dan agar disiarkan dalam berbagai surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan.

Sedangkan adat istiadat adalah tata laku, tata cara, didalamnya ada nilai-nilai kebaikan yang turun-temurun dan kekal dari generasi satu ke generasi lainnya sebagai warisan, sehingga integrasinya kuat terkait dengan pola perilaku masyarakat. Adapun secara etimologi, kata adat asalnya dari bahasa Arab, adah yang berarti kebiasaan atau cara. Jadi, dapat diartikan bahwa adat ialah perbuatan yang berulang sehingga menjadi kebiasaan yang mesti dipatuhi masyarakat pada suatu lingkungan, Maka dari itu Adat dan pemuda merupakan aset Bangsa yang Harus dijaga dan jangan sampai disesatkan, Ujar Muhammad Bindarsyah Humas Sekala Brak Kepaksian Pernong Wilayah Tanggamus berasal dari Pekon Bandar Negeri Semuong.

Muhammad Bindarsyah yang biasa disapa Bindar merupakan Humas Sekala Brak Kepaksian Pernong Wilayah Tanggamus, mencoba untuk menanggapi pernyataan dari seorang pemuda yang bernama Bambang yang menyebut dirinya pemerhati budaya. Yang namanya pemerhati dipastikan menempatkan dirinya pada posisi netral.
sedangkan Bambang dengan penuh emosional membela Dang Ike dan seolah Wakil Panglima Penggitokh Alam wilayah Tanggamus dianggapnya Salah.

Terkait keberadaan Panglima dan Wakil Panglima yang ada didalam perangkat adat. Adat ini ada sekedaw nya, yang memiliki dan mengangkat para Panglima dan Wakil Panglima itu adalah Sai Batin, Panglima dan Wakil Panglima ini adalah pimpinan dari para Hulubalang, mereka ini merupakan Garda terdepan yang begitu melekat untuk menjaga keselamatan serta Lapahan Sai Batin dan keluarganya, selain itu peran lainnya adalah menjaga nilai-nilai adat yang dapat merusak sehingga terhindar gangguan-gangguan dari luar yang ingin merubah adat dari aturan dan pakemnya, karena penegakan hukum adat itu salah satunya ada di Hulubalang yang dipimpin oleh para Panglima dan Wakil Panglima. Jadi wajar saja bila Mirza selaku Wakil Panglima Penggitokh Alam wilayah Tanggamus meluruskan penyataan Dang Ike Edwin yang menjadi pemicu perpecahan dan polemik besar didalam adat, karena Panglima dan Wakil Panglima itu adalah seorang pemberani dan ikut bertanggung jawab didalam adat. Mengenai kalimat “Perang”, kalau dulu perang nya fisik dengan fisik, tapi kalau sekarang berbeda, perang nya itu untuk menegakkan aturan dan Tata Titi adat yang berlaku, inilah karakter dari para Panglima dan Wakil Panglima. Untuk itu kami siap membuka ruang diskusi di Tanggamus bagi para pemuda, kaum intelektual dan masyarakat adat yang ada, agar jangan sampai membuat pernyataan yang tidak subjektif berkaitan dengan adat, Karena sekali lagi Adat dan Pemuda adalah Aset bangsa dan Negara ini.

Berkaitan dengan Kegiatan Suttan Junjungan Sakti Sai Batin Kepaksian Belunguh “Pun Yanuar Firmansyah” yang saat itu didampingi oleh Dang Ike Ike Edwin di pekon Umbul Buah, Kec.Kota Agung Timur, Tanggamus. Ada pernyataan yang tidak berdasar dan cenderung memecah belah, saya meyakini Kepaksian Pernong, Kepaksian Bejalan Diway, dan Kepaksian Nyerupa akan merasa sangat kecewa dan marah, sedangkan masyarakat Kepaksian Belunguh pun tidak akan suka dengan pernyataan tersebut. Apalagi penyampaian tersebut tidak disampaikan langsung oleh Suttan Junjungan Sakti Sai Batin Kepaksian Belunguh “Pun Yanuar Firmasyah”, seolah-olah tanggapan dari masyarakat ketika mendengar pernyataan tersebut kesan nya mengada-ada, tidak bisa dibenarkan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dang Ike Edwin itu tidak ada kapasitas nya bicara tentang Empat Kepaksian di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, Karena Adat itu adalah tradisi bukan kreasi. Meskipun saat ini Dang Ike Edwin ikut serta dalam kegiatan adat di salah satu Kepaksian, notabene masih banyak masyarakat adat yang tidak mendapatkan simpatik dari nya, “Ada apa dengan ini semua??”, “Apakah Dang Ike Edwin belum paham dengan adat??” Seharusnya Dang Ike Edwin sudah banyak paham tentang Tata titi di dalam adat istiadat, Kalau boleh kita jujur dan harus sejujurnya, seorang Dang Ike Edwin pasti sudah pernah mendengarkan cerita dari para orangtua dahulu?? yang kami ketahui Paksi Pak itu memiliki motto Satu Tidak Bersekutu, Pisah Tidak Bercerai. Duduk sama rendah, Berdiri sama Tinggi, itulah yang harus dipertanyakan “Mengapa Dang Ike Edwin seperti tidak memiliki kapasitas dan proporsionalitas di dalam adat??” Terang Bindarsyah.

Disisi lain Mirza Yb Wakil Panglima Penggitokh Alam Wilayah Tanggamus menegaskan “Saya prihatin apabila Kehormatan dari Empat Kepaksian ini menjadi salah arah oleh oknum yang tidak memiliki Tata Titi dan Nilai-nilai adat, tidak hanya dari sisi adat nya, tapi juga dapat memberikan pemahaman yang keliru terhadap Generasi muda yang akan terus berkembang”, Ucap Mirza Selaku Wakil Panglima Penggitokh Alam Wilayah Tanggamus.

Hati-hati kalau bicara adat, adat ini sensitif karna didalamnya ada pakem dan hal yang prinsif.
Di sepanjang pesisir lampung ini, masyarakat adat Saibatin berdiri tegak kokoh menjaga marwah serta nilai luhur yang di estafetkan turun temurun dari generasi ke generasi, sehingga masih kental tradisi, tata titi nya dijaga, kebesaranya di lestarikan, jadi bukan bicara kreasi, kesana kemari mengarang-ngarang cerita, yang disampaikan Dang Ike Edwin apakah berdasar dan benar adanya? Coba di buktikan karna Dang Ike yang mendalilkan urutan dari Paksi Pak yang tertua hingga yang termuda, dasarnya mendalilkan itu apa? Apakah masyarakat adat mengamini apa yang disampaikannya? Tentu masyarakat yang paham dan tegak lurus dengan prinsipnya mengatakan yang disampaikan itu tidak benar adanya.

Dang Ike menyebut dirinya tokoh adat atau disebut tokoh adat, ini sangat lucu, namanya Tokoh sejatinya menjadi panutan, statemennya menjadi acuan.

Paksi Pak Sekala Brak yang sudah mempunyai sejarah panjang, tegak berdiri penuh semangat kebersamaan dalam harmoni adat budaya, duduk sama rendah berdiri sama tinggi, malah coba diacak dengan menyebut paksi belunguh yang tertua, ini kan seakan ingin merusak marwah dan kebesaran di Paksi Pak”, pungkas Mirza. (Tim KMI)

BUPATI DENDI PERKENALKAN SULAM JELUJUR DAN UMKM PESAWARAN DI AMERIKA SERIKAT

Bupati Dendi Perkenalkan Sulam Jelujur dan UMKM Pesawaran di Amerika SerikatDAERAHNASIONALPESAWARANBupati Dendi Perkenalkan Sulam Jelujur dan UMKM Pesawaran di Amerika Serikat28 Oktober 20220Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona saat memamerkan Sulam Jelujur dan UMKM di Washington DC.

PESAWARAN-Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona memenuhi undangan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat, untuk memamerkan kerajinan khas Bumi Andan Jejama yaitu, sulam Jelujur di kancah internasional melalui Ocean City Washington DC di Amerika Serikat.Hal itu, disampaikan Sekda Kabupaten Pesawaran Wildan, Jumat (28/10/2022).

Ajang bergengsi itu, diketahui perwakilannya untuk Indonesia hanya Kabupaten Pesawaran dan Provinsi Bali yang mendapat kesempatan dan di undang langsung dari pihak panitia penyelenggara melalui Kedubes Indonesia di Amerika Serikat. Dan tentu saja sejatinya Kabupaten Pesawaran menampilkan kerajinan Desa Sungailangka Kecamatan Gedong Tataan yakni Sulam Jelujur.“Jadi, Pak Bupati berangkat ke Amerika setelah sebelumnya kita menerima undangan Kedubes Amerika agar hadir dan dapat memamerkan kerajinan Sulam Jelujur dan UMKM serta destinasi wisata yang kita, tegas Sekda Wildan.

Wildan mengatakan, keberangkatan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Didampingi Oleh Ketua Dekranasda Nanda Indira Dendi dan jumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta pihak pembuat atau pelaku UMKM Usaha Mikro dan Kecil Menengah.“Ada tiga kegiatan disana, yaitu pada 26 Oktober ikut pameran di Gedung Kedubes RI di Amerika, Washington DC dan 29 Oktober diundang ramah tamah di Rumah Jabatan Kedubes RI di Washington DC, lalu pada 30-31 Oktober ikuti pameran di Ocean City Washington DC,” jelas dia.Proses keberangkatan juga telah mendapat persetujuan dari Gubernur Lampung, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg), setelah sebelumnya menerima surat undangan secara resmi dari Kedubes Amerika Serikat.“Sekali lagi saya sampaikan,Pak Bupati ke Amerika itu membawa nama baik Pesawaran di acara Internasional.

Pada kegiatan tersebut sekitar 300an peserta dari berbagai negara, tidak ada dunia usaha, pengacara, tidak ada UMKM di AS, pelajar dan pelajar serta masyarakat umum yang ada di AS, ” kata dia.Ia juga menegaskan, Sulam Jelujur merupakan karya UMKM yang menjadi kebanggaan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan kerajinan khas Bumi Andan Jejama.“Setelah tampil diberbagai kesempatan nasional dan berbagai negara, Sulam Jelujur juga baru saja mendapatkan penghargaan sebagai terbaik se-Provinsi Lampung pada acara Lampung Craft ke-3 tahun 2022,” timpal dia.

Teepisah, usai menerima penghargaan dalam acara Lampung Craft ke-3 tahun 2022 pada kategori kerajinan terbaik 1 se-Provinsi Lampung tersebut, Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran, Nanda Indira Dendi mengaku bahwa hal ini adalah kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran. oleh masyarakat luar, tentunya ini dapat menghidupkan kembali perekonomian Pesawaran pasca pandemi, dan diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian para pengerajin,” kata Nanda.

DPRD Lampung Menerim Aspirasi Dari Unsur Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta

Ketua DPRD Lampung menerim aspirasi dari unsur Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi) Wilayah II B Lampung yang melakukan aksi damai di Lapangan Pemerintah Provinsi Lampung. Selasa (27/09)

Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH mengatakan apa yang disampaikan oleh Sejumlah Unsur Pimpinan, dosen, mahasiswa beserta civitas akademika Perguruan Tinggi Swasta akan segera ditindaklanjuti kepada pemerintah pusat.

” Saya mengucapkan terimakasih atas apa yang telah disampaikan, tadi kami berdiskusi dengan sejumlah perwakilan dan segera saya akan tindaklanjuti sebagaimana peran, fungsi dan mekanisme yang ada, ini bukan hanya Lampung tapi nasional, dan kita akan bersama mendorong aspirasi ini” Ujar Mingrum

Ia juga menyampaikan Perguruan tinggi merupakan laboratorium dalam mencetak dan menciptakan generasi intelektual yang berintegritas, bernilai dan berakhlak.

” Kampus merupakan pusat peradaban masyarakat modern yang akan menghadirkan gagasan, inspirasi, serta motor penggerak dalam mengawal pembangunan, tujuannya sama negeri dan swasta, tetapi kita juga harus bisa memberikan kesempatan yang sama bagi semua pihak untuk ikut andil dalam mengambil peran mencerdaskan anak bangsa ” Imbuhnya

Koordinator lapangan aksi Aptisi, Marpihan Thaib menyampaikan ada perwakilan dari 40 PTS yang hadir dalam aksi ini. Sementara, Ketua Aptisi Wilayah II B Lampung Firmansyah ikut bersama Aptisi pusat untuk melakukan aksi di Istana Negara, di Jakarta.

” “Ada rektor, wakil rektor, direktur, dosen hingga mahasiswa karena mereka juga bagian dari civitas akademika. Biarkan mereka ikut jadi saksi hari ini,” Tegasnya

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Sejumlah tuntutan yang disampaikan diantaranya ;
1. Membubarkan LAM PT yang orentasinya bisnis
2. Membubarkan Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri oleh PTN
3. embubarkan Uji Kompetensi yang dilakukan oleh Komite
4. erbaikan Tata Kelola Penyaluran KIP
5. Pmbahasan RUU Sidiknas 2022 harus melibatkan lintas sektoral
6. Percepatan Penggabungan PTS dan Perijinan Pembuatan Prodi.

Hermansyah Siregar Lantik dan Ambil Sumpah 17 Pegawai Pejabat Administrasi Jajaran Kanwil Kemenkumham Lampung

Bertempat di Ruang Hotel Emersia Lampung, Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung, Hermansyah Siregar melantik dan mengambil sumpah Pejabatan di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Lampung, sebanyak 17 Pegawai. Dalam kesempatan yang sama dilakukan pula pelaksanaan Serah Terima Jabatan Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana dan Kepala Lapas Kelas IIA Kotabumi. Turut hadir dalam pelantikan dan pengambilan sumpah, Kepala Divisi Administrasi, Topan Sopuan; Kepala Divisi Pemasyarakatan, Dr.Farid Junaedi; dan Kepala Divisi Keimigrasian, Is Edy Ekoputranto beserta Kepala Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kanwil Lampung.

Kegiatan ini yang berlangsung hari ini, Rabu (26/10) dipimpin langsung oleh Hermansyah Siregar, bertugas menjadi saksi Kepala Bagian Program dan Humas, Basnamara & Kepala Bidang Perizinan dan Informasi Keimigrasian, Imam Santoso. 17 Pejabat Administrasi yang dilantik antara lain :

1. Syahroni Ali: Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi

2. Abdul Aziz: Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Sukadana

3. Beni Irawan: Kepala Subbagian Tata Usaha pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi

4. Achmad Walid: Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib pada Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung

5. Arian Adibowo: Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro

6. Ade Wijaya: Kepala Seksi Sarana Kerja pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung

7. Ousza Jaensti: Kepala Kesatuan Pengamanan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih

8. Nekson Iskandar: Kepala Seksi Pelayanan Tahanan pada Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung

9. Syarif Toyib: Kepala Subseksi Registrasi pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro

10. Darson Efendi: Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan pada Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung

11. Silahuddin: Kepala Seksi Kegiatan Kerja pada Tertib pada Lembaga Pemasyarakatan Metro

12. Rubyanto: Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas 11B Gunung Sugih

13. Pandi Tria Asmara: Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro

14. Efan Farouq Wafa: Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda

15. Gustin Anggraeni: Kepala Seksi Kegiatan Kerja pada Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas I IA Bandar Lampung

16. Ngadino: Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib pada Lembaga Pemasyarakatan IIA Kotabumi

17. Teguh Santoso: Kepala Subseksi Sarana Kerja pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Metro

Dalam amanatnya Plt.Kepala Kantor Wilayah mengucapkan terima kasih kepada para Karutan Sukadana yang lama & Plt.Kalapas Kotabumi atas dedikasi loyalitas dan kinerjanya selama ini mengabdikan dirinya saat memimpin Satuan Kerja dan mengucapkan selamat bertugas di tempat tugas yang baru. Rotasi dan mutasi dalam jabatan merupakan suatu hal yang biasa dalam suatu organisasi yaitu untuk melakukan suatu penyegaran baik itu promosi maupun itu adalah mendatar namun itu adalah kebutuhan dari organisasi. Bertujuan untuk tujuan meningkatkan pembinaan karir pegawai dan merupakan dinamika organisasi pemerintah yang senantiasa menyesuaikan diri dengan perubahan dan perkembangan keadaan, oleh karena itu organisasi yang baik harus mampu memenuhi dan menjawab segenap tuntutan tugas yang berorientasi pada peningkatan pelayanan pada masyarakat.

“Jabatan adalah Amanah dan Kepercayaan, untuk itu kepada pejabat yang baru dilantik dan diambil sumpah pada hari ini, khususnya yang mendapat promosi jabatan, Saya ucapkan selamat bekerja dengan harapan bahwa saudara mampu membuktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik dimasa yang akan datang. Kepada yang hari ini mendapatkan rotasi jabatan, selamat bertugas di tempat yang baru, semoga saudara dapat segera beradaptasi dengan tugas jabatan di lingkungan kerja yang baru serta menjadikan pengalaman dalam jabatan sebelumnya sebagai sarana introspeksi dan evaluasi peningkatan kinerja dimasa yang akan datang” ujar Hermansyah.

Kegiatan ditutup dengan pemberian selamat kepada Pejabat Administrasi yang mendapatkan Promosi dan Mutasi oleh seluruh tamu undangan yang hadir. (Red)

JW Laporkan DS Yang Tidak Bersalah

Penjelasan AH Ke Awak Media

Bandarlampung- Menanggapi pemberitaan dari Media Online, yang telah beredar belakangan ini. Terkait dugaan adanya salah satu Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank yang ada di Bandarlampung, yang telah dilaporkan melakukan Dugaan Penipuan sebesar Lebih kurang Rp 1 Miliyar. Bahwa laporan tersebut dianggap salah alamat karena pelapor telah melaporkan hal yang tidak sesuai fakta.

Dari Informasi yang berhasil di himpun media ini, bahwa terlapor berinisial (DS) telah dilaporkan oleh pihak ke polisian dengan Nomor : B/1180/X/2022/SPKT/Polda Lampung ter tanggal 25 Oktober 2022 dengan pelapor atas nama (J) dan terlapor (DS).

Selanjutnya menindaklanjuti hal tersebut (DS) sebagai terlapor mengklarifikasi terkait dugaan pelaporan tersebut.

“Saya membantah pernah menerima dana atas laporan yang masuk di Polda Lampung yang di laporkan oleh (J). Sama sekali saya satu rupiah pun tidak pernah menerima dana dari (J) terkait hubungan bisnis (J) dan (AH), saya tidak terlibat sama sekali masalah dana yg di berikan (J) karena dana tersebut diberikan langsung atau di Transfer (J) langsung ke (AH), untuk memastikan silahkan pihak kepolisian boleh check rekening koran saya, apakah pernah ada transfer (J) ke saya, ” ujarnya DS pada Media ini. (26/10/22)

Berikutnya, DS juga sangat tertekan dengan adanya laporan tersebut dan secara sikologis (DS) dan keluarga sangat terganggu atas laporan saudara (J) yang tidak berdasar dan dalam waktu dekat (DS) juga akan melaporkan balik (J) atas tuduhan fitnah, serta pencemaran nama baik melalui surat elektronik (UUD ITE).

“Saya kaget atas laporan tersebut, kok tertujuh ke saya, saya dan keluarga secara sikologis sangat tertekan dengan adanya laporan tersebut. Karena saya sama sekali tidak melakukan tuduhan yang di sangkakan oleh saudara (J) terhadap saya, hal itu suatu fitnah yang sangat kejam dan sudah mencoreng nama baik saya maupun keluarga saya, dan saya juga akan segera melaporkan baik saudara (J) atas tuduhan tersebut, ” ungkap DS kembali

Disinggung, terkait kedekatan (J) dan (DS), (DS) menjelaskan bahwa (J) adalah Nasabah Prioritas di Bank tempat DS berkerja dan DS mengenal J di tahun 2018. untuk mempermudah J bertransaksi di kantor DS.

selanjutnya diselah obrolan antara DS dan J bercerita bahwasannya J biasa menalangi nasabah di leasing. (J) juga pernah menanyakan kepada DS tentang apakah di Bank DS berkerja ada yang memerlukan dana talangan, karena J biasa menalangi nasabah yg membutuhkan dana talangan, DS menjelaskan untuk di bank tempat DS berkerja tidak ada. tetapi DS melanjutkan bahwa ada nasabah bernama (AH) yang biasa bermain di dana talangan di bank lain dan yang menjalankan dana talangan itu adalah (AH) sendiri.

“Perkenalan antara J dan AH memang melalui saya karena mereka adalah mereka nasabah ditempat saya berkerja. Selanjutnya untuk transaksi bisnis antara J dan AH maupun dana Talangan yg (AH) butuhkan, (J) menyerahkan atau mentransfer langsung ke (AH). dan saya (DS) tidak pernah menerima dana atau di Transfer (J), hanya memperkenalkan mereka berdua serta Aliran dana Dari (J) Langsung ke (AH) sehingga saya tidak mengetahui proses selanjutnya. Bahkan saya disitu juga tidak menerima dana satu rupiah pun dari J, ” jelas (DS) lebih lanjut.

Selanjutnya, di tempat terpisah (AH) selaku pihak terkait yang penerima dana talangan dari (J) mengatakan kepada media ini, bahwa selama kurun waktu dari bulan september 2019 sampai pertengahan Januari 2020, dana talangan lancar dan tidak ada masalah.Transferan terakhir jatuh tempo pada awal bulan februari 2020 tidak terealisasi. Pada tanggal 7 februari 2020 saya kehilangan kontak dengan (HG) salah satu Karyawan Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yg Lain.

“Berkenaan dengan pemberitaan yang ramai di media. Bahwa mana (DS) yang di laporkan oleh (J) melakukan tindakan penipuan yang di sangkakan oleh (J) melanggar pasal 372 dan 378 KUHP. Saya menjelaskan (DS) tidak ada kaitannya sama sekali tentang transaksi saya dengan (J) dan pemberitaan tersebut tidak benar dan bila (J) ingin melaporkan seharusnya (J) melaporkan saya bukan (DS) yang saya anggap laporan (J) tersebut salah alamat, ” ujar AH.

Selanjutnya, kenapa itu tidak benar karena (J) langsung melakukan transfer ke rekening saya tanpa perantara (DS) sama sekali.

“Terkait masalah ini dana tidak pernah masuk (DS) melainkan ke saya (AH) jadi dalam hal ini tidak ada terkait dana masuk dari (J) ke (DS). Dan saya harap (J) dapat menghubungi saya untuk menyelesaikan permasalahan saya dan (J), dan harapkan untuk (J) untuk mencabut laporannya terhadap (DS) di Polda Lampung. Karena hal ini benar-benar (DS) tidak terlibat permasalahan ini, ” pungkas AH menutup wawancara. (Red)

Upacara Bakar Batu Untuk Sambut Kedatangan Satgas Yonif 143/TWEJ

Pegunungan Bintang – Kepala Distrik Iwur dan Kepala Kampung di distrik iwur Kab. Pegunungan Bintang gelar tradisi bakar batu untuk menyambut kedatangan Satgas Yonif 143/TWEJ Rabu (26/10/2022).

Danpos Iwur Letda Inf Vigo G Ulnang beserta anggotanya Hadiri upacara bakar batu di Kampung Iwur Distrik Iwur Kab. Pegunungan Bintang hal ini sebagai penghormatan dan penyambutan anggota satgas Yonif 143/TWEJ yang sudah dianggap sebagai keluarga dan bagian dari kampung iwur.

Kedatangan dari Satgas Yonif 143/TWEJ disambut dengan hangat oleh Masyarakat, Kepala Kampung, dan Para Tokoh Distrik Iwur. “Mereka menyambut kami dengan penuh antusias sehingga kami disini sangat terharu dan bahagia, kami harap kebersaam ini akan terus terjalin dengan baik.”Ujar Danpos”

Sementara itu kepala Kampung Iwur mengatakan “Kami menerima kedatangan Bpk TNI yang baru datang ini dan kami bersedia bahu membahu demi terjalinnya persaudaraan ini.”Tegasnya”

Dan ditempat yang sama Danpos Iwur Letda Inf Vigo G Ulnang menghimbau kepada masyarakat dan tokoh Kampung Iwur agar terus menjaga persaudaraan ini dan jangn mau untuk dipecah belah oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawan. “Jelasnya”

Rasa Bangga Masyarakat Adat Ternodai Pernyataan Tidak Berdasar Ike Edwin

Tanggamus, – Mirza YB Wakil Panglima Perang Penggitokh Alam wilayah Tanggamus Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung mengapresiasi kedatangan Suttan Junjungan Sakti ke – 27 di Bumi Begawi Jejama Kabupaten Tanggamus tepatnya di Pekon Umbul Buah Kecamatan Kotaagung Timur, pada Senin (24/10) lalu, bersama Irjend Pol (P) Dr. Ike Edwin, S.I.K, S.H, M.H. selaku tokoh adat Lampung.

“Pada kesempatan ini kami masyarakat adat sangat bangga dan berbahagia, bahwa kami masyarakat adat sai batin di kota agung, pekon umbul buah, kedatangan tamu agung dalam rangka anjau silau, yaitu Saibatin Kepaksian Belunguh “Pun Yanuar Firmansyah”, Suttan Junjungan Sakti, didampingi juga oleh Irjend Pol (P) Dr. Ike Edwin, S.I.K, S.H, M.H,”kata Mirza YB. Rabu (26/10/22).

Tentunya ini adalah momen dimana di Pekon Umbul Buah memang sebagian masyarakat adat yang ada disini merupakan bagian daripada masyarakat adat yang dahulu “ngebujakh” dari Bumi Sekala Brak, membangun negeri baru, mencari penghidupan dengan mencari lahan untuk berkebun sampai di wilayah pekon umbul buah ini yang asalnya dari Kepaksian Belunguh.

“Karna memang sudah beberapa generasi kami masyarakat disini tidak disambangi sosok Sultan Kepaksian Belunguh,”terang Mirza.

Dalam perhelatan Anjau Silau silaturahmi ini ada beberapa hal yang disampaikan Dang Ike, dari yang disampaikan Dang Ike justru sebetulnya menjadi pertanyaan bagi kami masyarakat adat yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Karna kami masyarakat adat disini sedikitnya memahami, bahwa benar Paksi Pak Sekala Brak merupakan asal usul ulun lampung wabil khusus masyarakat adat Saibatin. Tapi yang kami tau Paksi Pak itu memiliki motto Satu Tidak Bersekutu, Pisah Tidak Bercerai. Duduk sama rendah, Berdiri sama Tinggi,”terang Mirza.
Lanjutnya, Ini menjadi pegangan kami yang di usung dari zaman nenek moyang, artinya tidak ada yang lebih tua, dan tidak ada yang merasa paling tua, kedudukan sama, serta derajat nya pun sama.

Bagaimana mungkin dalam kesempatan kemarin Dang Ike menyampaikan bahwa yang paling Tua Belunguh, Nomor 2 Pernong, Nomor 3 Nyerupa, Nomor 4 Bejalan Di Way.
Apakah pernyataan itu berdasar dan benar adanya, karna pemahaman masyarakat adat dari tambo dan cerita turun temurun tidak demikian seperti apa yang disampaikan Dang Ike.

Kami menjadi khawatir justru pernyataan tersebut apabila tidak benar adanya menjadi pemicu perpecahan dan menjadi polemik besar.
Menjadi boomerang, bicara adat, cinta adat, hendak melestarikan adat justru memecah belah persatuan, dan merusak tatanan didalam adat. Niatnya baik tapi caranya salah dan tidak bisa dibenarkan serta di pertanggungjawabkan. (Red/Mas’ud)