Penjelasan Publik Temuan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetika Mengandung Bahan Kimia Obat serta Bahan Dilarang/Berbahaya Tahun 2022
PORDI Lampung Mengirimkan 10 Atlit pada Kejurnas Liga Domino Indonesia
Jakarta, — Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Lampung mengirimkan 10 atlit (5 pasang) Kejuaran Nasional Liga Domino Indonesia, yang di laksanakan pada tanggal 30 – 31 Oktober 2022 di Grand Cempaka Hotel Jakarta.
Ketua Pengprov PORDI Lampung M. Yamil, S.Ag, MH yang mendampingi rombongan Kontingen Atlit PORDI Lampung mengatakan bahwa Atlit PORDI Lampung mengikuti kategori Beregu.
M. Yamil, menambahkan tujuan dari diadakannya Kejurnas Liga Domino Indonesia ini untuk jalin silaturahim sesama Pengprov PORDI se-Indonesia, dan juga dapat belajar dalam pelaksanaan Kejuaraan Domino di Lampung nantinya.
“saya harap untuk Atlit PORDI Lampung dapat berlatih lagi agar dapat menyumbangkan nama di tingkat Nasional”, ucapnya.
Kejuaraan Nasional Liga Domino Indonesia di ikuti oleh 20 Provinsi termasuk PORDI Lampung dengan kategori Perlombaan Beregu dan Perorangan, pada Pelaksaan Liga Domino Indonesia juga di barengi dengan Pelantikan Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) dan Rakornas PB PORDI, Event ini dihadiri oleh Menpora yang diwakili Asisten Departemen Peningkatan IPTEK Kemenpora, Ketua Umum PB PORDI DR. Andi Jamaro Dulung, M.Si, Wakil Ketua Umum PB PORDI, dan beberapa tamu undangan.
Di partai Final Beregu, Provinsi Kalimantan Selatan menghadapi Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan kemenangan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai juara dan Sulawesi Tenggara sebagai Runner Up, untuk urutan 3 dan 4 diraih oleh Provinsi Kalimantan Utara dan Provinsi Kepulauan Riau.
Pada kategori Perorangan Atlit Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Juara, Runner Up dan peringkat 3 juga diraih dari Atlit Provinsi Sulawesi Selatan, untuk peringkat ke empat diraih atlit dari Provinsi Jawa Timur.
TP PKK Provinsi Lampung Melaksanakan Kunjungan Kerja di Kabupaten Lampung Tengah
Lampung Tengah– Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Lampung Erna Suud Hanan, mewakili Ketua TP PKK Provinsi Lampung, kembali melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menyerahkan bantuan dari TP PKK Provinsi Lampung dan sejumlah OPD Pemprov Lampung.
Kali ini kunjungan kerja dilaksanakan di Kabupaten Lampung Tengah, dalam rangka Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi Desa Model Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting serta Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak , Selasa (1/11/2022).
Ketua TP PKK dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua III TP PKK Provinsi Lampung mengatakan bahwa sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat dan
agenda kerja Pemerintah Provinsi Lampung, maka pada
tahun ini TP PKK Provinsi Lampung sebagai mitra
Pemerintah, memprioritaskan 3 isu utama yaitu
“pemberdayaan perempuan, pemenuhan hak
anak dan pencegahan stunting”, yang sekaligus
menjadi tema kunjungan kerja pada hari ini.
Isu pemberdayaan perempuan hakikatnya bukan menjadikan ibu-ibu sebagai pesaing bagi bapak bapaknya, tapi ibu-ibunya diharapkan bisa menjadi mitra dan pelengkap bagi bapak-bapaknya serta bisa menyiapkan anak-anaknya menjadi generasi berkualitas.
“Kenapa permasalahan stunting atau kerdil ini menjadi sangat penting, karena stunting akan berakibat pada menurunnya kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Stunting, tambahnya, berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, dan risiko serangan penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, hingga obesitas.
Meskipun berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) capaian Provinsi Lampung dalam penurunan stunting sudah cukup baik, dari 26,26% pada tahun 2019 menjadi 18,15% di tahun 2021 (dibawah nasional 24,4%), akan tetapi masih dibutuhkan kerja keras kita semua untuk mewujudkan Provinsi Lampung bebas stunting masih sangat diperlukan.
Hal itu lah yang melatarbelakangi kunjungan kerja Tim Penggerak PKK pada hari ini yang dilaksanakan bersinergi dengan beberapa OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung seperti Dinas Kesehatan; BKKBN; Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Dinas PMD; Dinas Pertanian; Dinas Kelautan dan Perikanan – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan; PMI dan Pokja PAUD Provinsi Lampung.
“Dan kami menjadikan desa/kelurahan ramah perempuan dan peduli anak sekaligus desa/kelurahan konvergensi penanganan dan pencegahan stunting ini sebagai contoh ideal kelembagaan dan kegiatan minimal yang seyogyanya ada dalam suatu kelurahan sebagai unit pemerintahan terkecil.” tegasnya.
Ini juga menjadi contoh keroyokan program oleh OPD pada lokus yang sama mulai dari pendataan yang akurat sebagai dasar kebijakan; pelibatan perempuan dan anak dalam proses musrenbangdes; penguatan usaha ekonomi bagi ibu-ibu keluarga berencana pemenuhan hak anak di sisi kesehatan dan pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif, revitalisasi posyandu, PAUD holistik integratif, sekolah ramah anak dan pusat kegiatan anak,
Pemenuhan gizi keluarga dengan penguatan KWT dan pemanfaatan lahan paket kebun, kandang, dan kolam serta kemampuan ibu-ibunya untuk mengolah makanan bergizi; pola pengasuhan keluarga yang baik dan penguatan
“Remaja menjadi koselor sebaya dan yang paling penting adalah ibu-ibu PKK yang dapat menjadi penggerak di kelurahan, ” ujarnya lagi
Sementara itu Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad, dalam kesempatan tersebut mengatakan atas nama pemerintah dan masyarakat kabupaten lampung tengah, mengucapkan selamat datang kepada ketua tim penggerak PKK Provinsi Lampung beserta jajaran, dikabupaten lampung tengah. dengan segenap rasa suka cita.
Sebagai kabupaten terluas di provinsi lampung, tentunya tim penggerak PKK Kabupaten Lampung Tengah memiliki peran penting untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah kabupaten lampung tengah, dalam upaya membangun masyarakat Lampung, demi mewujudkan keluarga yang sejahtera.
Berkat perjuangan segenap elemen masyarakat, serta tak lepas dari peran organisasi wanita di- lampung tengah, ditahun 2022 ini kabupaten Lampung Tengah telah menerima penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat madya, yang tentu menjadi pemompa semangati agar terus berbenah sehingga ke depan bisa menjadi lebih baik lagi.
Dalam kesempatan itu dilangsungkan juga penyerahan bantuan secara simbolis yakni
*TP PKK PROVINSI LAMPUNG*
– 1 orang penerima MESIN JAHIT PORTABEL
– 1 orang penerima OVEN
– 1 orang penerima KURSI RODA DEWASA
– 1 orang penerima ALAT BANTU JALAN
– 1 orang penerima ALAT BANTU DENGAR
*DINAS PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN*
– Bantuan 2.500 butir telur
– Banntuan 100 DOC KUB
*DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK*
– bantuan bantuan 20 rompi
– bantuan 20 paket kelengkapan sekolah dan alat tulis
*DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN*
– bantuan PMTAS berbahan dasar Ikan.
– bantuan 20 paket budikdamber
*DINAS KETAHANAN PANGAN, TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA*
– bantuan paket Bibit buah dan sayuran
Pemberian Makanan Tambahan Ke 5 Balita & Ibu Hamil dan simbolis Apron untuk Ibu Menyusui & 400 butir telur rebus dari Keswan (POSYANDU)
Paparan Keterbukaan Informasi Pemerintah Provinsi Lampung
Jakarta-Sebagai puncak pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2022, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Ir. Fahrizal Darminto, MA. didampingi Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung Ganjar Jationo, SE, MAP menyampaikan paparan Keterbukaan Informasi Pemerintah Provinsi Lampung dg judul “Digitalisasi Keterbukaan Informasi Pemerintah Provinsi Lampung dalam Masa Recovery Covid-19 di Hotel Redtop Jakarta (1/11/2922).
Peparan atau Presentasi Uji Publik dari masing-masing Pimpinan Badan Publik akan dikomulatifkan dengan nilai kuesioner yg telah diperoleh sebelumnya.
Kegiatan ini adalah program tahunan yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat untuk menilai tingkat kepatuhan Badan Publik terhadap UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Pada tahun 2021 Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan predikat “Menuju Informatif”. Dengan perolehan nilai kuesioner katagori B, diharapkan nilai presentasi ini akan mendongkrak nilai Keterbukaan Informasi Publik Pemerintah Provinsi Lampung menjadi predikat tertinggi “Informatif”.
Sekda Provinsi Lampung menyajikan materi tentang inovasi dan strategi yg telah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka mewujudkan amanah UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Sejalan dengan Janji Kerja Gubernur/Wakil Gubernur Lampung nomor 32 poin f, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam hal ini pelayanan informasi publik Pemerintah Provinsi Lampung telah menyampaikan informasi yang dapat diperoleh secara cepat, murah, dan secara meluas kepada masyarakat terkait kegiatan pembangunan secara umum dan penanggulangan Covid-19 secara khusus baik kegiatan yg telah dilalukan, yang sedang dilakukan maupun yang akan dilakukan.
Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini terus berusaha menciptakan inovasi dan meningkatkan strategi penyebarluasan informasi melalui berbagai media seperti cetak. elektronik, media sosial, website, media luar ruang. Disamping itu Pemerintah Provinsi Lampung juga menyediakan media saluran aspirasi melalui layanan Call Center 08117905000 dan SP4N Lapor.
Dengan Keterbukaan Informasi Publik akan mempercepat terwujudnya cita-cita “Rakyat Lampung Berjaya”.
Pemprov Sambut Semarak Lampung Fair 2022 yang diselenggarakan APINDO Lampung
Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi gelaran Lampung Fair 2022 yang diinisiasi dan digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung. Agenda ini diharapkan dapat memacu geliat ekonomi di Sai Bumi Ruwa Jurai dengan membangkitkan gairah UMKM Lampung.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo menjelaskan bila even Lampung Fair di PKOR, Way Halim, Bandar Lampung ini diselenggarakan oleh Apindo Lampung.
Ganjar menjelaskan terkait hal – hal teknis yang menyangkut kegiatan, informasi seputar penyelenggaraan Lampung Fair Tahun 2022, saran dan masukan dapat langsung disampaikan kepada penyelenggara, dalam hal ini APINDO Provinsi Lampung.
Ganjar melanjutkan, pada awalnya Pemprov Lampung melihat kondisi pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 lalu yang menunjukkan peningkatan, sehingga dengan prinsip kehati – hatian Pemprov memutuskan untuk tidak menganggarkan kegiatan berskala besar di tahun ini.
Ia menjelaskan inisiasi jajaran Apindo dalam rangka memacu geliat ekonomi, khususnya di Lampung ini tentu mendapat respon positif dari Pemprov Lampung. Apalagi selama dua tahun terakhir pandemi melanda Tanah Air, bahkan global.
Selama itu pula ekonomi global mengalami pelemahan, tak terkecuali secara nasional maupun daerah.
Itu sebabnya, lanjut Ganjar, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi merespon positif inisiasi Apindo untuk menggelar even rutin tahunan Lampung Fair. Namun, menurutnya, kali ini Lampung Fair murni diselenggarakan Apindo.
Pemprov menurutnya berharap Lampung Fair 2022 membuka kesempatan seluas-luasnya bagi kalangan dunia usaha dan bisnis, termasuk UMKM untuk berpromosi dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah. Dengan begitu, even LF 2022 dapat meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi di Lampung.
Apalagi, Even bertajuk Lampung sebagai Gerbang Dunia Bisnis di Pulau Sumatera, Lampung Fair 2022 bukan hanya dipersembahkan untuk masyarakat Lampung, tetapi juga untuk masyarakat luas terutama di Pulau Sumatera. Lewat even tersebut, diharapkan dunia bisnis dan pelaku usaha termotivasi, untuk menghadirkan produk-produk kreatif.
Melalui ekonomi kreatif, Pemprov Lampung akan memberikan kesempatan untuk perluasan kemampuan dalam bidang ekonomi. Hal itu ditandai dengan munculnya berbagai bentuk usaha UMKM, serta berbagai bentuk kreatifitas yang orisinal dari masyarakat.
Penyelenggaraan Lampung Fair 2022 oleh APINDO saat ini sangat didukung dan disambut baik karena dapat meningkatkan investasi dan menggerakkan perekonomian Lampung. Lebih dari itu, perluasan kemampuan dalam bidang ekonomi yang ditandai dengan munculnya berbagai bentuk usaha UMKM serta berbagai bentuk kreatifitas yang orisinal dari masyarakat, disamping juga menghibur masyarakat.
Even Lampung Fair 2022 sendiri, berlangsung selama dua pekan mulai 29 Oktober – 14 November 2022. Dalam even tersebut, turut dimeriahkan artis-artis ibukota seperti Tipe X, Kerispatih, Hijau Daun, dan lainnya, ada juga ratusan kuliner hingga stan pameran pemerintahan.
Pemprov Lampung Bahas Persiapan Peringatan Hari Pahlawan ke-77
Bandar Lampung — Asisten Pemerintahan dan Kesra, Qudratul Ikhwan, memimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Pahlawan ke-77 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2022, bertempat di Ruang Abung Balai Keratun, Selasa(01/11/2022).
Rangkaian kegiatan Hari Pahlawan ke-77 Tahun 2022 direncanakan akan dilaksanakan selama 2 hari dimulai dari tanggal 9 November 2022 hingga 10 November 2022. Pada tanggal 9 November akan dilakukan apel kehormatan dan renungan suci, dan tanggal 10 November diselenggarakan upacara bendera, upacara tabur bunga di laut serta upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan Nasional Tanjung Karang.
Dalam rapat tersebut dibahas tentang uraian tugas dan tanggung jawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Lampung menjelang penyelenggaraa peringatan hari pahlawan ke-77 tersebut.
Hadir dalam rapat sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dan unsur perwakilan dari OPD terkai
Tingkatkan Kualitas Tapis Lampung, Ketua Dekranasda Buka Kegiatan Pembinaan IKM Kerajinan Tapis
Bandar Lampung, — Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal didampingi Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Mamiyani Fahrizal dan Sekretaris Dekranasda Provinsi Lampung, Rusdiana Dewi membuka kegiatan Pembinaan Industri Kecil Menengah (IKM) Kerajinan Tapis, bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung, Selasa (1/11/2022).
Ketua penyelenggara, Siti Fatimah dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan yang digelar pada hari ini merupakan kerjasama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Lampung.
Siti Fatimah juga melanjutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk kerajinan Tapis Lampung agar mampu bersaing dengan produk kerajinan lainnya baik ditingkat daerah, nasional, regional maupun internasional, dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan bagi perajin Tapis Lampung untuk menciptakan kerjasama antar kelompok sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal menyampaikan bahwa dalam kondisi krisis akibat Pandemi Covid-19, kerajinan tapis masih dapat berkembang dengan pesat. Perkembangan itu karena tapis diproduksi oleh para perajin (IKM) dalam bentuk karya yang tidak monoton dan semakin inovatif.
Pengembangan tapis tidak bisa lepas dari kreativitas dan
inovasi, hal tersebut menjadi konsentrasi dan komitmen Dekranasda Provinsi Lampung bersama
Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya meningkatkan daya
saing produk para perajin.
Riana Sari Arinal dalam kesempatan tersebut juga memberikan ucapan penghargaan dan apresiasinya kepada desainer nasional Nola Marta atas dedikasinya dalam membentuk dan mendampingi komunitas
perajin tapis.
“Penghargaan yang tinggi saya sampaikan kepada mbak Nola atas dedikasinya dalam membentuk dan mendampingi komunitas
perajin tapis di desa Negeri Katon Kabupaten
Pesawaran Provinsi Lampung, yang mana hasil-hasil binaan tersebut
juga telah dipamerkan dalam fashion show di New York
Amerika Serikat di tahun 2019.” ucap Riana Sari.
Lalu, dengan adanya surat keputusan Gubernur Lampung Nomor :
G/706/V.12/HK 2021 tentang pembentukan tim pengembangan sentra industri kampung tapis di provinsi
Lampung, maka Dekranasda yang bekerjasama dengan
Pemerintah Provinsi Lampung mengembangkan kampung
tapis sebagai salah satu desa wisata. Tahun ini akan ada 3
kabupaten yang akan melaunching kampung tapis sebagai
desa wisata, yaitu Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat.
Dengan dilaunchingnya kampung tapis tersebut, diharapkan akan semakin banyak lagi kabupaten/kota
yang membentuk kampung tapis sebagai desa wisata dengan
keunikan dan kekhasan tapis dari daerah masing-masing.
Diakhir sambutannya, Riana Sari Arinal berharap agar para perajin dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Lalu, kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga akan meningkatkan daya saing kerajinan Lampung.
Pembinaan IKM Kerajinan Tapis dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh 75 perajin yang berasal dari perajin binaan Dekranasda dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Rumput Laut Jadi Masker dan Lulur, SUPM Kembali Bagikan Ilmu kepada WBP Lapas Kotaagung
TANGGAMUS – Selasa (1/11), awali bulan dengan belajar hal baru, Lapas Kotaagung lanjutkan kerja sama dengan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Kotaagung gelar kegiatan pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) membuat masker dan lulu dari olahan rumput laut.
Bertempat di Aula Lapas Kotaagung, WBP berjumlah 20 orang yang terpilih menjadi peserta untuk mengikuti kegiatan ini untuk diajarkan langsung oleh 4 Pemateri dari SUPM, yakni Umi Dayati, Desi Yulianti, Devi Sari Aprilia Zein, dan Maulida Annisa.
Kalapas Kotaagung, Beni Nurrahman didampingi Kasi Binadik dan Giatja, Aryo Pratama dan Kasubsi Kegiatan Kerja, Yanuar Rahman hadir langsung dalam acara ini.
“Pembinaan kemandirian kali ini sangat menarik, di mana para Warga Binaan sekalian yang semuanya pria akan diajarkan kemampuan baru untuk mengolah rumput laut menjadi masker wajah dan lulur”, ujar Beni dalam sambutannya.
Ia melanjutkan, meskipun ini lebih cocok untuk Warga Binaan wanita, Beni berpesan kepada para peserta tetap memerhatikan dengan sungguh-sungguh apa yang diajarkan pada kegiatan kali ini untuk dijadikan suatu peluang atau ide wirausaha di bidang perawatan kulit dan kecantikan usai menjalani masa pembinaan di Lapas Kotaagung.
Rumput Laut memang memiliki segudang manfaat positif untuk kesehatan. Selain menjaga kesehatan tubuh dari dalam, Rumput Laut juga memiliki manfaat kesehatan tubuh dari luar, yakni merawat kecantikan kulit.
Dengan pengolahan dan bahan-bahan yang cukup sederhana, para peserta dengan antusias mengamati pemateri saat memperagakan proses pembuatan masker dan lulur dari rumput laut.
Dimulai dari menghaluskan rumput laut dan Daun nangka yang telah dikeringkan. Kemudian dicampur dengan tepung beras, susu bubuk, dan minyak zaitun untuk diaduk hingga merata dan siap digunakan untuk diolesi di wajah sebagai masker atau sebagai lulur di seluruh badan.
Kepala Sekolah SUPM Kotaagung, Khaerudin HS, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Lapas Kotaagung karena masih dipercaya untuk memberi pengetahuan di setiap program pembinaan yang diselenggarakan khususnya pembinaan kemandirian. (Mas’ud/Jexen/Ibnu)
Masyarakat Lima Kampung Kecamatan Pubian Sampaikan Aspirasi Kepada DPRD Lampung
Ketua DPRD Lampung menerima aspirasi perwakilan masyarakat Lima Kampung Kecamatan Pubian yang bertempat diruang Kerja Ketua DPRD, Senin (31/10)
Dalam kegiatan tersebut, Perwakilan warga dari Lima Kampung menyampaikan bahwa PT.Gunung Aji Jaya telah masuk dalam masa habis HGU pada tahun 2015 dan meminta agar tidak lagi diperpanjang .
” Kami mendesak agar tidak lagi diperpanjang serta dikembalikan hak masyarakat atas tanah yang selama ini dikuasi oleh Gunung Adi Jaya,karena HGU telah berubah fungsi sebagimana yang selama ini dituangkan dalam izin guna usaha yang dibuat ” Ujarnya
Ia juga menuturkan bahwa hamparan luas yang tertera di HGU merupakan perkampungan warga yang ada di kecamatan Pubian bahkan sarana tempat pemakaman umum, fasilitas sekolah berdiri di atas HGU tersebut.
” Melalui lembaga DPRD Lampung kami berharap adanya keadlian dan kepastian hukum serta transparansi dalam proses penerbitan HGU PT Gunung Aji Jaya, kami baru tau semenjak adanya program PTSL diatas tanah yang kami tempati berpuluh tahun tersebut masuk dalam HGU Gunung Aji Jaya ” Ungkapnya
Semantara, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay SH., MH mengatakan bahwa permasalahan yang terjadi pada masyarakat kecamatan Pubian akan ditindaklanjuti sebagaimana fungsi dan kewenangan lembaga DPRD Lampung.
” Kita akan tindaklanjuti dan berkoordinasi kepada pihak terkait, saya tekankan siapapun yang mencoba melakukan perbuatan melawan hukum maka harus ditindak tegas sesuai ketentuan yang ada ” Tegasnya
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana, kedepankan musyawarah mufakat yang berlandaskan kesejukan dan keharmonisan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah.
” Percayai semua proses yang akan kita lakukan secara cepat, tepat dan transparan, saya ingin semuanya bisa duduk bersama, jangan ada yang mencoba mempermainkan rakyat diatas kepentingan apapun ” Tutupnya
Hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan 5 Kampung Kecamatan Pubian beserta Team Tenaga Ahli Ketua DPRD Lampung.
Lapas Kotaagung Teken Pakta Integritas, Jaga Netralitas pada Pemilu dan Pemilihan 2024 Mendatang
Tanggamus – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas Kelas IIB Kotaagung pada Senin (31/10) berikrar dan tanda tangani Pakta lntegritas Netralitas Pegawai dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan tahun 2024 yang netral, objektif dan akuntabel.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Besar Lapas Kelas IIB Kotaagung pada saat Apel Petugas pukul 08.00 WIB dan disaksikan langsung oleh Kalapas Kotaagung, Beni Nurrahman.
Penandatanganan Pakta Integritas Netralitas Pegawai dilakukan oleh para Pejabat struktural Eselon 4 Lapas Kelas IIB Kotaagung, yakni Ka. KPLP, Gusvendra Priambogo, Kasi Binadik dan Giatja, Aryo Pratama; Kasi Administrasi Kamtib, Restu Suranto; dan Kasubbag Tata Usaha, Syamsudin sebagai perwakilan para Kasubsi dan seluruh jajaran staf masing-masing bidang.
Dalam amanatnya, Kalapas Kotaagung dengan tegas mengingatkan kepada seluruh jajaran Petugas Lapas Kotaagun dalam menghadapi Pemilu Tahun 2024 untuk bersikap netral, objektif dan akuntabel, tidak mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) dan mengajak agar bijak dalam menggunakan media sosial.
“Jangan sampai memposting hal-hal yang berkaitan dengan keberpihakan pada paslon tertentu, karena tentunya itu akan berdampak kepada yang bersangkutan, dari sisi aturan akan mendapatkan sanksi jika memang terbukti, atau bahkan bisa dikenakan hukuman disiplin berat berupa sanksi pemecatan”, pungkas Beni.
Sebelum melakukan penandatanganan, seluruh Petugas Lapas Kotaagung mengucapkan Ikrar Netralitas Pegawai pada Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 secara bersama-sama dipimpin oleh Kalapas Kotaagung selaku Pembina Apel.
Ada pun dalam ikrar yang diucapkan ini berisi 4 poin pernyataan sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemenkumham nomor: SEK-14.KP.05.02 Tahun 2022 dengan inti sebagai berikut:
1. Menjaga dan menegakkan prinsip netralitas pegawai di Lapas Kelas IIB Kotaagung baik sebelum hingga sesudah pelaksanaan pemilu dan pemilihan tahun 2024;
2. Menghindari konflik kepentingan antar-Pegawai dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada pasangan calon tertentu;
3. Menggunakan media sosial secara bijak dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong; dan
4. Menolak politik uang dan pemberian dalam bentuk apapun. (Mas’ud/Jeksen/Ibnu)
