Dahsyat!! Sepekan Beroperasi, Tercatat 29 Transaksi di SPKLU Tol Lampung

Bandar Lampung, 30 Desember 2022

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area Tol Trans Sumatera Km163A Lampung Tengah dan Km 172B Tulang Bawang Barat telah beroperasi selama sepekan. Ditambahnya dua titik SPKLU tersebut bertujuan untuk menambah ketersediaan stasiun pengisian baterai dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik.

Yuliandra Syahrial Nurdin selaku Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi Lampung mengatakan, melalui pantauan aplikasi Charge.in , selama sepekan ini telah tercatat ada 29 transaksi pengendara mobil listrik yang melakukan pengisian baterai pada dua SPKLU tersebut.

Menurutnya, saat ini yang juga bertepatan dengan periode Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru), bertambahnya dua titik SPKLU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tersebut diharapkan dapat menambah kenyamanan pengguna mobil listrik baik yang melintas untuk berlibur dari Sumatera ke Pulau Jawa ataupun yang akan masuk ke Provinsi Lampung,” katanya.

“Dalam periode Siaga Nataru ini, terus kami pantau aktivitas pengguna mobil listrik yang akan masuk Provinsi Lampung atau yang hanya melintas. PLN juga menempatkan petugasnya di posko-posko siaga Nataru, termasuk di SPKLU JTTS,” ujarnya.

Yuliandra menuturkan, data transaksi pada SPKLU dapat menjadi indikator meningkatnya penggunaan mobil listrik di masyarakat. Kedepan, menurutnya kendaraan listrik bukan lagi menjadi alternatif, melainkan menjadi kebutuhan.

“Sejalan dengan pertumbuhan ekosistem pengguna kendaraan listrik yang makin meningkat, tentunya PLN terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya,” tutupnya.

Terbaik Sepanjang Sejarah, PLN Raih 15 Penghargaan Proper Emas dan CEO Green Leadership Utama

Jakarta, 29 Desember 2022 – PT PLN (Persero) mencatatkan sejarah dengan meraih 15 penghargaan Program Penilaian Kinerja Perusahaan (Proper) Emas Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penghargaan tersebut diberikan kepada beberapa pembangkit listrik milik PLN karena telah menjalankan tata kelola lingkungan yang baik serta melakukan berbagai upaya dalam mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan emisi non GRK, efisiensi sumber daya baik di energi, pemakaian air serta 3R (reuse, reduce, recycle) limbah dan juga melakukan upaya konservasi ekosistem baik darat maupun laut serta melakukan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dan juga Good Corporate Governance (GCG).

Semakin spesial, dalam anugerah tersebut, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga mendapatkan penghargaan sebagai CEO Green Leadership Utama. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Ma’ruf Amin kepada perusahaan yang telah menerapkan Social Future Fit Society.

Ma’ruf Amin mengapresiasi pimpinan perusahaan yang terpilih menjadi CEO Green Leadership Utama, serta perusahaan yang meraih Proper Emas karena berhasil mengelola lingkungan berkelanjutan. Ma’ruf mengatakan, partisipasi aktif dunia usaha dibutuhkan dalam aksi-aksi nyata mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan berkelanjutan.

“Saya ucapkan selamat kepada perusahaan Penerima Anugerah Proper, terutama peringkat EMAS, dan para CEO yang menerima penghargaan Green Leadership. Kinerja perusahaan Saudara sekalian terbukti menjadi yang terdepan dalam pengelolaan lingkungan,” kata Wapres.

Wapres berharap keberhasilan Program Anugerah Proper dapat diikuti dengan program-program lain yang terus melibatkan seluruh komponen lebih luas. Beliau juga mendorong berbagai inovasi dan prestasi perusahaan dengan mengutamakan dampak konkretnya pada lingkungan hidup tetap dijaga dan dipertahankan.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar mengatakan pada tahun ini terdapat pertambahan variabel dalam penilaian Proper yakni dalam kerangka Green Leadership. Faktor Green Leadership dinilai sangat penting karena motivasi komitmen konsistensi dalam kebijakan implementasi dukungan merupakan faktor kunci dalam kinerja lingkungan entitas bisnis.

“Variabel baru Green Leadership dunia bisnis juga penting mengemuka sebagai penjabaran kebijakan green economy, green industry, green technology dan lain-lain yang sudah harus beraktualisasi guna menjawab tantangan nasional dan global,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, penghargaan akan dijadikan penyemangat untuk terus mendukung transisi energi. Oleh karena itu, dirinya bersama dengan insan PLN mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh pemerintah.

“Saya berterima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi pemecut semangat bagi kami untuk terus berkontribusi melakukan transisi energi, menurunkan emisi dan menjalankan proses bisnis yang berwawasan lingkungan,” kata Darmawan.

Dirinya menyampaikan, pada tahun 2021, sektor pembangkitan listrik menghasilkan emisi sebesar 244 juta ton CO2e. Tanpa adanya intervensi, pada tahun 2060 emisinya akan mencapai lebih dari 1 miliar ton CO2e per tahun.

“PLN berkomitmen mengurangi emisi tersebut menjadi nol di 2060 atau net zero emission. Kami melakukan ini bukan karena adanya perjanjian internasional, bukan karena adanya regulasi lingkungan. Tapi kami melakukan ini karena we do really care,” ucap Darmawan.

Untuk menurunkan emisi, PLN telah menghapus 13.3 gigawatt (GW) PLTU dari perencanaan. Ini bisa menurunkan sekitar 1,8 miliar ton CO2 dalam 25 tahun ke depan. PLN juga mengganti 1,8 GW PLTU dengan pembangkit EBT yang beroperasi sebagai baseload. Langkah lain adalah dengan mengurangi 800 MW PLTU dengan pembangkit gas yang dapat menurunkan emisi hampir 50 persennya. Tidak hanya itu, sebanyak 1,3 GW PLTU yang sudah menandatangani Power Purchase Agreement (PPA) juga berhasil diterminasi. Hal tersebut dapat menurunkan emisi sekitar 175 juta ton CO2 dalam 25 tahun ke depan.

Pada tahun ini dan ke depan, PLN juga tidak lagi menambah pembangunan PLTU baru, namun justru merencanakan penambahan kapasitas EBT hingga 20.9 GW sampai dengan tahun 2030 dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) terbaru. Ini merupakan RUPTL paling hijau dalam sejarah Indonesia.

Dirinya menambahkan, kini seluruh pembangkit PLN tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menjadi episentrum perbaikan lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Hadirnya pembangkit PLN tak hanya bisa menjadi sumber listrik tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi di masyarakat.

Sebagai inovasi dalam transisi energi, PLN menerapkan cofiring biomassa untuk membangun ekosistem energi kerakyatan. Sampai tahun 2022, PLN telah melakukan uji coba cofiring ini di 49 lokasi.

“Kami membangun energi bersih berbasis kerakyatan. Dari situ ada lebih dari 800 ribu ton emisi karbon dikurangi hanya dalam waktu 2 tahun,” tutur Darmawan.

Dalam lima tahun terakhir, PLN juga konsisten mengelola Limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) 100 persen. PLN mendorong pemanfaatan limbah, membangun ekosistem ekonomi baru untuk memantik pertumbuhan ekonomi sirkuler.

PLN juga terus memanfaatkan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dari PLTU untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat dan membangun infrastruktur desa di sekitar PLTU, seperti untuk pembangunan jalan, jembatan, paving untuk pencegah banjir, dan tetrapod untuk penahan abrasi.

“FABA berhasil menciptakan roda ekonomi berbasis kerakyatan yang baru. Menjadi bisnis baru. Menjadi kawasan wisata baru. Wisatawan berdatangan. Ekonomi bergerak. Perempuan juga kami libatkan menjadi pengelola wisata,” ujar Darmawan.

Pembangkit PLN secara aktif juga memastikan ekosistem di sekitar area pembangkit terjaga dengan baik. Indeks Keanekaragaman Hayati terjaga pada level 2-3, yang berarti ekosistem stabil/tidak ada tekanan pada ekosistem. Langkah tersebut dilakukan dengan membangun penangkaran hewan terancam punah dan melakukan penanaman mangrove.

“Pada tahun ini, penanaman mangrove sudah dilakukan untuk 69 Ha, dan terus kami kembangkan sampai tahun depan mencapai lebih dari 150 Ha. Semua kami berdayakan,” ucap Darmawan.

PLN juga melakukan upaya-upaya terukur untuk menggunakan sumber daya secara efisien. PLN memonitor serta mengevaluasi penggunaan air dan penggunaan energi pada instalasi pembangkit listrik PLN Grup melalui dashboard digital. Ini merupakan kegiatan beyond compliance sebagai bagian dari komitmen kami terhadap ESG.

“Tugas PLN di masa lalu adalah untuk menyediakan listrik, tetapi di masa depan, our main job is to take care the environment. Kita harus jaga lingkungan kita. Kita bangun mimpi di seantero Nusantara. Dan dalam prosesnya, kita perkuat PLN, kita perkuat kapasitas nasional Bangsa Indonesia,” pungkas Darmawan.

Adapun sederet pembangkit yang mendapatkan Proper Emas adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yaitu PLTU Tanjung Jati-B, PLTU Suralaya 1-7, PLTU Banten 1 Suralaya, PLTU Lontar, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Paiton 1-2, PLTU Paiton 9, PLTU Indramayu dan PLTU Rembang. Selain itu, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), yaitu PLTGU Tambak Lorok, PLTGU Perak Grati, PLTGU Priok dan PLTGU Gresik juga menyabet Proper Emas. Lalu, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTDG) Pesanggaran dan  Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Drajat juga mendapatkan penghargaan Emas.

Senator Asal Lampung Ajak Warga Bayar Listrik Tepat Waktu

Bandar Lampung, 29 Desember 2022

Sesuai Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL), pelanggan diharuskan membayar tagihan listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulan berjalan. Atas keterlambatan pembayaran tagihan listrik, maka PLN berhak untuk melakukan pemutusan sementara atas sambungan listrik pelanggan pascabayar.

Senada dengan hal tersebut, Bustami Zainudin Wakil Ketua Komite 2 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengatakan, sebagai Senator asal Lampung Dia mengajak masyarakat untuk mendukung program-program pemerintah mengenai kelistrikan khususnya terkait pembayaran listrik tepat waktu. Menurutnya, kedisiplinan pelanggan PLN dalam membayar listrik sangat membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan.

“Kita bersyukur, rumah kita sudah dialiri listrik secara terus menerus oleh PLN, untuk itu dalam mendukung program-program pemerintah agar sekiranya kita tertib melakukan pembayaran listrik tepat waktu, ya paling lambat tanggal dua puluh,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat memanfaatkan listrik sebaik-baiknya, menggunakan secara tepat guna dan legal.

“Pemanfaatan listrik yang baik, tepat guna dan legal dapat dipastikan akan memberikan rasa aman bagi penggunanya, negara juga tidak dirugikan berkaitan dengan energinya dan pemasukan bagi negara untuk pembangunan negeri kita,” tuturnya

Sementara, General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Senator Senayan, Bustami Zainudin terhadap ajakannya kepada masyarakat Lampung untuk membayar listrik tepat waktu.

“Selain itu, kami juga mengajak masyarakat Lampung untuk beramai-ramai menggunakan Aplikasi PLN Mobile untuk setiap transaksi kelistrikan, karena lebih cepat, mudah, dan transparan,” terangnya.

Selain itu, aplikasi PLN Mobile dengan berbagai fitur yang dapat mempermudah pelanggan untuk melakukan Pembayaran Listrik, Pembelian Token, Permohonan Penyambungan Baru/Perubahan Daya, sampai dengan Pelaporan Gangguan Kelistrikan. Sebagai salah satu terobosan, PLN Mobile dimonitor secara real-time oleh Manajemen PLN sebagai komitmen PLN untuk mewujudkan layanan berkelas dunia kepada pelanggan.

Polda Lampung tuntaskan kasus Tipikor Jl Prof Ir Sutami dan berkas dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Lampung

Polda Lampung – Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung Lakukan Konferensi Pers Atas Keberhasil Ungkap Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Kontruksi Preservasi Rekontruksi Jalan Prof Ir Sutami -Sribowono -Sp Sribowono TA 2018-2019. Di GSG Polda Lampung, Lampung Selatan. Kamis (29/12/22).

Berdasarkan Dari 4 Laporan Polisi
A. Laporan Polisi Nomor : Lp/A-347/II/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 26 Februari 2021.
B. Laporan Polisi Nomor : Lp/A-348/II/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 26 Februari 2021.
C. Laporan Polisi Nomor : Lp/A-491/III/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 23 Maret 2021.
D.Laporan Polisi Nomor : Lp/A/2008/X/2021, Spkt/ Ditkrimsus/Polda Lampung, Tanggal 12 Oktober 2021. Dan Berhasil di Amankan 4 Orang Tersangka Yakni B.W.U (Direktur Pt. Usaha Remaja Mandiri), H.W (Komisaris Pt. Usaha Remaja Mandiri), S.H.R (Pejabat Pembuat Komitmen (Ppk) Awal), R.S (Ppk Pengganti).

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,.SH.M.Si, di dampingi oleh Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman, Menjelaskan Kronologis Kejadian Bahwa Pada Tahun Anggaran 2018 – 2019 Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Lampung Ada Melaksnakan Pengadaan Barang / Jasa Pada Pekerjaan Konstruksi Preservasi Rekonstruksi Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami – Sribawono – Sp. Sribawono (Pn) Dengan Nilai Kontrak Sebesar Rp. 143.050.500.000,- Kemudian Diadendum Menjadi Rp. 147.533.500.000,- Yang Dikerjakan Oleh Pt. Usaha Remaja Mandiri. Kata dia.

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman Nafarin
Juga Menambahkan ” Bahwa Modus Operandi Mereka Dengan Mengurangi Volume Pekerjaan Dan Penggunaan Material Aspal Yang Tidak Sesuai Spesifikasi Yang Ada Pada Kontrak”. ujarnya

Kami telah melakukan Riksa Saksi-saksi sebanyak 60 (enam puluh) orang saksi yang terdiri dari 27 (dua puluh tujuh) orang dari pihak Balai Jalan Wil I Prov. Lampung: 33 (tiga puluh tiga) orang dari pihak swasta, Riksa 4 (Empat) Orang Saksi Ahli (Ahli Konstruksi Politeknik Negeri Bandung, ahli hukum pidana UI, ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dan Ahli Badan Pemeriksa Keuangan RI), Geledah dan Sita Barang bukti, Cek Fisik Jalan Bersama Ahli Konstruksi Politeknik Negeri Bandung. Kata Arie

Dari ke 4 (empat) tersangka tersebut berkas Tindak Pidana Korupsi sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi Lampung, dan akan dilimpahkan ke kejaksaan sesuai koordinasi dengan kejaksaan tinggi Lampung tahap 2 yakni pengiriman tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada bulan januari 2023.ujar arie

Adapun Barang Bukti Yang Telah Berhasil Di Amankan :
A. Dokumen Kontrak Dan Dokumen Lainnya Yg Berkaitan Dgn Pekerjaan Tsb;
B. Central Processing Unit (Cpu);
C. Flash Disk;
D. Laptop;
E. Handphone (Hp);
F. Uang Tunai Sebesar Sepuluh Miliar Rupiah;
G. Uang Tunai Sebesar Seratus Juta Rupiah, kata dia

Berdasarkan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Didapat Kerugian Negara Sebesar Rp. 29.216.412.096,83,- (Dua Puluh Sembilan Miliar Dua Ratus Enam Belas Juta Empat Ratus Dua Belas Ribu Sembilan Puluh Enam Koma Delapan Puluh Tiga Rupiah). Dengan Total Uang Yang Diselamatkan Sebesar Rp. 17.293.646.468,- (Tujuh Belas Miliar Dua Ratus Sembilan Puluh Tiga Juta Enam Ratus Empat Puluh Enam Juta Empat Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah).

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Arie Rachman juga Menjelaskan Pasal Yang dikenakan Kepada Tersangka Yakni Pasal 2 Atau Pasal 3 Uu Ri No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana Diubah Dengan Uu RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Uu RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 Jo Pasal 56. Tutup dia.

Danrem 043/Gatam Berikan Rumah Layak Huni Kepada Warga Kabupaten Lampung Selatan

Komandan Korem 043/Gatam,
Brigjen TNI Ruslan Efenddy, S.I.P. Memberikan Kunci Secara Simbolis kepada Bu Bunek masyarakat Desa Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan dalam program bedah Rumah Tidak Layak huni yang dilakukan oleh Kodim 0421/LS, Kamis (29/12/2022)

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 043/Gatam didampingi oleh
Kolonel Inf Benny (Kasi Log Korem 043), Letkol Inf Fajar Akhirudin S.I.P., M.Si (Dandim 0421/LS), AKBP Edwin S.I.K (Kapolres Lamsel),Thamrin Sos.MM (Sekda Lamsel),Agus suhartono (DPRD Wakil 1/Lamsel), Ibu Ketua Persit KCK Cab. XXXIII Dim 0421 (Ny. Dini Fajar) dan para perwira Kodim 0421/LS serta masyarakat setempat

Dalam kesempatan ini, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy S.I.P, mendapatkan tarian kehormatan penyambutan Sigeh Pengunten dan Dikalungkan kain Tapis penghormatan dari Sekdakab Lamsel didampingi oleh Forkopimda Kabupaten Lamsel beserta jajarannya. Sebelum Prosesi penyerahan Kunci Rumah hasil Bedah rumah, diawali dengan Paparan Laporan Pelaksanaan Bedah RTLH di wilayah Kodim 0421/LS oleh Komandan Kodim, Letkol Inf Fajar Akhirudin, S.I.P., M.Si. Dalam laporanya Dandim 0421/LS menyampaikan bahwa Kodim 0421 /LS dalam Triwulan IV tahun 2022 ini telah berhasil membedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sejumlah 4 rumah di 2 Kabupaten , yaitu Lampung Selatan dan Pesawaran, dimana masing-masing memperoleh 2 rumah. Diantaranya Kecamatan Way Ratai dan Kedondong(Kab. Pesawaran) serta Kecamatan Katibung dan Sidomulyo (Kab. Lampung Selatan). Semoga kedepan bisa lebih banyak lagi dalam rangka turut membantu Kesulitan Rakyat dan menjadi Solusi sesuai dengan arahan Bapak Danrem 043/Gatam, ujarnya.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Ruslan Effendy S.I.P., mengatakan Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rumah layak huni ini merupakan lanjutan dari gagasan Program unggulan KASAD Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M terkait Kelanjutan dari program Babinsa Masuk Dapur Warga.

”Kami berharap, rumah yang sudah dikerjakan oleh Babinsa beserta teman-teman semua bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Ibu Bunek, dan tak lupa juga ucapan terima kasih kepada perangkat Dusun Bandar dalam desa Sidomulyo kec Sidomulyo kab Lamsel dan Masyarakat atas partisipasinya, ini salah satu contoh tindakan Babinsa yang nyata sesuai perintah Bapak Kasad, menyelenggarakan program Babinsa Masuk Dapur ini membuktikan bahwa Babinsa selalu dekat dengan masyarakat, ucap Danrem 043/Gatam.

Ibu Bunex Warga warga Dusun Bandar dalam desa Sidomulyo kecamatan Sidomulyo kabupaten Lamsel, yang menerima bantuan rehab rumah mengucapkan terima kasih kepada TNI, Bapak Danrem 043/Gatam, Dandim 0421/Ls, saya sangat bersyukur sudah dapat bantuan rehab rumah layak huni, awalnya rumahnya sangat reot mau runtuh dan bocor pada saat hujan berkat bapak TNI Kodim 0421/Ls sehingga bisa mendapatkan rumah yang seperti baru lagi.

” Sekali lagi, Terimakasih terkhusus kepada Bapak Danrem, Dandim beserta Babinsa atas bantuannya, yang telah peduli dan memberikan kami bantuan dan semoga diberikan kesehatan dalam bertugas dan dimurahkan rezekinya ,tutupnya”

Selain memberikan Kunci Hasil Bedah Rumah Tidak Layak Huni, Danrem 043 /Gatam juga memberikan Bingkisan kepada anak-anak Stunting sebagai bentuk perhatian kepada generasi penerus bangsa.

Musprov Forki Lampung Kisruh Dinilai Telah Menyalahgunakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Musyawarah Provinsi (Musprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Lampung Kisruh, dinilai telah menyalahi anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) Forki. Namun, perwakilan Pengurus Besar (PB) Forki yang hadir justru melakukan pembiaran dan cenderung mendukung pelanggaran.

Karateka senior Lampung, Taren Sembiring, yang berniat maju sebagai calon ketua Forki Lampung merasa dirugikan dari proses yang tidak sesuai aturan itu. Pelanggaran AD/ART musprov Forki Lampung sudah dimulai sejak penggunaan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), rancangan tatib musprov yang baru dibagikan kurang dari sejam sebelum musprov dimulai, Laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2018-2022 yang diketuai Hanibal melanggar AD/ART.

Menurut Taren, Forki Lampung periode 2018-2022 tidak pernah melaksanakan rapat kerja provinsi (rakerprov) dan Lpj tidak memuat laporan keuangan yang di audit oleh dewan pengawas keuangan maupun akuntan independent.

“Jangankan Lpj yang diketahui Badan pengawas atau di audit akuntan independent, laporan keuangannya saja tidak jelas. Padahal Forki itu menggunakan uang rakyat. Lpj juga hanya dibacakan oleh salah satu pengurus, bukan Hanibal selaku ketua atau oleh Sekjend. Bahkan peserta musprov baru diberi salinan Lpj setelah berulang-ulang melakukan protes, dan baru dibagikan setelah musprov hampir selesai. Tapi perwakilan PB Forki yang hadir di musprov membiarkan itu terjadi,” tegasnya.

Taren menjelaskan, Hanibal sejatinya juga tidak bisa lagi mencalonkan diri sebagai Ketua Forki Lampung. Sebab dalam pasal 17 AD/ART Forki jelas disebutkan jabatan Ketua Forki Provinsi bisa dijabat oleh orang yang sama lebih dari 2 periode jika kesulitan mencari sosok lain untuk menjadi ketua.”Ini jelas ada calon lain, dan Hanibal sudah 3 periode ini masuk 4 periode. Tapi calon lain dijegal dengan syarat-syarat yang baru ditentukan dan tidak ada dalam AD/ART Forki,” cetusnya.

Yang parahnya lagi, lanjut Taren, banyak surat dukungan dan mandat yang dinyatakan tidak sah padahal orang yang mendukung hadir dimusprov.”Ada pengcab Forki dan perguruan yang telah mencabut dukungannya ke Hanibal dan mengalihkan ke saya, tapi dinyatakan tidak sah. Padahal Ketua Pengcab dan Perguruannya ada di musprov, tapi tetap dinyatakan tidak sah. Dan perwakilan PB Forki lagi-lagi membiarkan. Ini jelas dzolim,” pungkasnya.

Taren menyatakan, telah menyiapkan Tim untuk melakukan berbagai upaya untuk menegakkan AD/ART Forki serta mengambil langkah hukum yang diperlukan.”Kita akan ambil langkah yang diperlukan, termasuk langkah hukum. Dan kami akan melaporkan Musprov ini sekaligus melaporkan perwakilan PB Forki di Musprov Lampung ke Ketua Umum PB Forki bapak Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto. Kami yakin Bapak Ketua Umum PB Forki bapak Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto punya objektifitas dalam melihat masalah ini dan berani mengambil tindakan tegas,” pungkasnya. (Red)

Kafe Teras Senja Bandarlampung mengunjungi Panti Jompo Tresna Werdha dalam rangka “Berbagi dan Peduli”

LAMPUNG SELATAN – Kafe Teras Senja Bandarlampung mengunjungi Panti Jompo Tresna Werdha yang dikelola Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka “Berbagi dan Peduli” pada Rabu, 28 Desember 2022.

Rombongan Teras Senja yang dipimpin Siti Jumiah disambut riang gembira puluhan lansia yang menetap di Panti yang beralamat di Jalan Sitara, Muara Putih, Natar, Lampung Selatan. Adapun jumlah lansia yang mendiami Panti berjumlah 80 terdiri dari 35 laki-laki dan 45 perempuan.

Siti Jumiah bersama rombongan juga melihat penghuni panti yang sedang dalam kondisi sakit dengan mendatangi langsung ke kamar. “Sebagian dari mereka yang “sengaja” dibuang oleh keluarga, padahal di masa usianya adalah masa senja yang butuh banyak kasih sayang dan perhatian,” ceritanya.

Dalam kunjungan tersebut Siti Jumiah membawa aneka nutrisi, obat-obatan, pampers dan kain kafan. “Dalam kunjungan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang ikut ambil bagian di Teras Senja untuk lebih meningkatkan rasa cinta dan rasa empati terhadap sekitar terutama lansia,” kata dia.

Dia juga mengajak setiap anak yang masih memiliki orang tua untuk berbakti dan tidak menelantarkan keduanya. “Semoga kita menjadi anak yang berbakti terhadap orang tua,” tutupnya.

Kolaborasi Satgas Yonif 143/TWEJ Dan Damai Cartenz Lakukan Ini

Pegunungan Bintang – Satgas Pamtas Yonif 143/TWEJ Pos Batom berkolaborasi dengan Satgas Damai Cartenz Mabespolri mengadakan Bakti sosial di Kampung Batom, Distrik Batom, Kab. Pegunungan Bintang, Papua, Rabu (28/12/2022).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Distrik Batom Bapak Yoben Kimki, S.I.P., Kepala Kampung Batom 1 Bapak Yahya Prui, Kepala Kampung Muara Bapak Gasper Kini, Kepala Suku Bapak Lucas Prui dan juga Pangkodap Bintang Civik Bapak Yason Sipanki.

Kegiatan tersebut merupakan wujud bersinerginya Satgas Yonif 143/TWEJ dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah Batom dalam rangka melepas Satgas Damai Cartenz yang telah memasuki masa purna penugasan.

Letda Inf M. Zulfikar dalam keteranganya mengungkapkan bahwa Bakti Sosial diselenggarakan untuk lebih mempererat keakraban masyarakat dengan aparat keamanan baik TNI maupun Polri, dimana Satgas Damai Cartenz di wilayahnya telah memasuki masa purna tugas.

“Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian Satgas Yonif 143/TWEJ dan Satgas Damai Cartenz sebagai mitra dalam rangka melayani dan menjaga keamanan masyarakat di perbatasan,” ungkapnya.

“Sahabat kita ini telah memasuki masa purna tugas, melalui Bakti Sosial ini kita jadikan sarana untuk lebih nempererat hubungan keluarga sekaligus mengantarkan permohonan diri rekan kita dari Polri,” jelas Danpos.

Dalam kesempatan itu juga Danpos Damai Cartenz menyampaikan terimakasih dan penghormatan kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah kompak dalam menjaga masyarakat di perbatasan.

“Terima kasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ atas kerjasamanya yang baik dalam menjaga dan mengamankan masyarakat, kami mohon diri selamat melanjutkan tugas Satgas Yonif 143/TWEJ”, tutur Ipda Jimmy.

Masyarakat menyambut acara tersebut dengan sangat antusias, sekaligus mendapat layanan kesehatan, pembagian bingkisan, alat musik dan alat olahraga guna meningkatkan kreatifita, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kepala Distrik Batom Bapak Yoben Kimki, S.I.P., mengucapkan terimakasihnya kepada aparat TNI/Polri yang dengan penuh dedikasi membantu dan melayani warganya.

“Selamat melanjutkan tugas Satgas Yonif 143/TWEJ dan selamat jalan Satgas Damai Cartenz semoga Tuhan selalu memberkati kita semua”, ucapnya.

Selanjutnya Kepala Kampung Batom 1 Bapak lucas Prui mewakili warganya mengucapkan terimakasinya kepada Satgas yang bertugas di Kampungnya yang penuh kasih selalu membantu warga masyarakat Batom.

“Sa terimakasih kepada Bapa-bapa dari TNI dan Polri yang telah memberikan layanan kesehatan, bingkisan sembako, Alkitab untuk ibadah dan alat olah raga untuk warga kami”, ungkap Lucas.

Enam Saksi Sebut Andi Desfiandi Suka Membantu dan Sangat Dermawan

BANDARLAMPUNG – Wartawan senior Lampung yang juga peraih Press Card Number One di Indonesia, Ardiansyah, S.H. menjadi saksi meringankan terdakwa Andi Desfiandi dalam sidang perkara suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Lampung, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Tanjung Karang, Selasa, (27/12/22).

Kepada wartawan dia mengungkap alasannya memberikan kesaksian meringankan terdakwa. “Selama mengenal beliau (di media) tidak pernah mendengar komplain (perilakunya). Jadi, untuk memberikan gambaran kepada majelis hakim dalam pertimbangannya untuk memutuskan,” ungkapnya.

Menurut Ardiansyah, track record terdakwa selama ini juga sangat baik. “Tidak ada yang mengenal (Andi Desfiandi) buruk, itu yang saya tahu dari rekan-rekan lain juga,” kata Bos Radar Lampung Grup ini.

Menurut dia, di organisasi Apindo juga Andi Desfiandi banyak memberikan sumbangsih dalam kegiatan sosial. “Kita menggelar kegiatan sosial dengan urunan (donasi). Semua ikut, termasuk Andi Desfiandi urunan,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Gunawan Parikesit yang menyatakan dirinya juga banyak merasakan kebaikan dari Andi Desfiandi. “Saya mengenal beliau pertama kali ketika bergabung dalam FGD pemindahan Ibu kota Negara. Beliau banyak memberikan sumbangsih materi dan pikiran saat itu untuk mengusahakan ibu kota negara dapat pindah ke Lampung,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, sempat tidak bertemu, tapi mencoba untuk memberanikan diri mengontak beliau. “Dengan santun, meskipun sebelumnya saya tidak pernah mengontak beliau tetapi dibalanya. Saya mencoba memohon bantuan untuk anak saya dapat kuliah di kampus naungan Yayasan Alfian Husin,” ujarnya.

Tidak disangka, sambung dia, Andi Desfiandi langsung memberikan beasiswa 100 persen. “Saat itu saya meminta kalau tidak diterima di PTN, tapi anak kami diterima. Saya senang ketika saat itu sudah ada yang menjamin anak saya kuliah bila tidak diterima di PTN,” ucapnya.

Saksi lainnya, Adi Susanto mengatakan warganya mendapatkan bantuan bedah rumah dari Andi Desfiandi melalui Yayasan Alfian Husin. “Jadi saya selaku RT di Sukadanaham saat itu melihat terdapat warga yang rumahnya tidak layak. Saya mohon bantuan pemkot, tapi tidak ditanggapi. Dan, saya coba ajukan ke Yayasan Alfian Husin yang sedang mencari rumah yang dibedah juga,” ungkapnya.

Adi–biasa dia disapa – menuturkan dari Andi Desfiandi selaku Ketua Yayasan Alfian Husin pun merespon untuk mengeceknya. “Pak Andi merespon untuk melakukan bedah rumah bersama istrinya mengunjungi langsung, survei, dan memberikan bantuan. Bukan rumahnya saja dibedah tetapi juga membantu untuk membelikan bahan sembako selama sebulan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga terdapat tiga saksi yang meringankan, yaitu Muprihan Thaib, Moneta Nauli Basa Harahap, dan Yesindah Citra Raya. Ketiganya juga memberikan kesaksian bahwa Andi Desfiandi ringan tangan dalam membantu dan tidak memandang siapapun.

Sebelumnya, Jaksa Penutut Umum juga menanyakan mengenai nominal Rp250 juta kepada Andi Desfiandi. “Apakah saudara terdakwa pernah memberikan infaq lebih dari angka tersebut,” ungkapnya.

Andi Desfiandi menjawab setiap tahunnya memberikan infaq hingga Rp10 miliar. “Infaq itu setahun hampir 10 miliar rupiah. Insha Allah,” kata dia.

Sidang pun dilanjutkan pada Rabu 4 Januari 2022 dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

Bakar Batu Warnai Natal Satgas Yonif 143/TWEJ Bersama Masyarakat Papua

Pegunungan Bintang – Satgas Yonif 143/TWEJ disamping melaksanakan pengamanan juga turut merayakan Natal dengan menggelar acara bakar batu bersama masyarakat di Gereja Khatolik Distrik Serambakon, Kab. Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (27/12/2022).

Disela kegiatan bakar batu, Danpos Serambakon Satgas Yonif 143/TWEJ Letda Inf Picih Atmajaya menyampaikan kegiatan tersebut merupakan wujud hubungan kekeluargaan yang erat antara masyarakat dengan Satgas yang sudah menjadi satu ikatan keluarga.

“Kami hadir untuk melindungi, melayani dan menjaga masyarakat sekaligus untuk merayakan Natal bersama. Hari ini kami melakukan acara bakar batu bersama di gereja ini, tentunya kami merasa bangga karena menjadi bagian dari keluarga di Kampung ini”, ungkapnya.

Selesai ibadah Natal warga berikut Satgas Yonif 143/TWEJ membaur saling memberi ucapan Natal, semua usia merasakan bahagia dan sukacita seraya bersyukur perayaan Natal tahun ini penuh dengan kedamaian tanpa harus khawatir akan terjadinya gangguan keamanan.

Dikatakannya juga, selain melaksanakan pengamanan Satgas juga turut melestarikan kebudayaan nenek moyang masyarakat Papua yaitu Bakar batu dalam rangka merayakan hari besar Natal.

“Sebagai wujud terjalinnya hubungan kekeluargaan yang erat, kami turut melestarikan kebudayaan masyarakat yaitu bakar batu dimana kegiatan ini merupakan acara besar untuk sesuatu yang diistimewakan masyarakat,” jelas Danpos.

Danpos juga berharap, dengan adanya kegiatan bakar batu dapat mempererat hubungan kekeluargaan antara Satgas Yonif 143/TWEJ dengan masyarakat sehingga dapat mempunyai rasa senasib sepenanggungan antara personel Satgas dengan warga masyarakat di daerah penugasan.

“Kami berharap melalui momentum ini semakin menambah erat dan kuat hubungan kekeluargaan Satgas dengan masyarakat disini”, tegas Danpos.

Kehadiran Satgas Yonif 143/TWEJ dapat memberikan kesan sangat baik bagi masyarakat hal ini seperti di katakan oleh bapak Tupo (43) Tokoh Masyarakat Serambakon.

“Saya selaku tokoh masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada Satgas Yonif 143/TWEJ yang telah menjaga masyarakat dan membagikan hadiah Natal serta Al-Kitab untuk kita semua,” tuturnya.

Sementara itu bapak Agustinus (51) Kepala Kampung Serambakon mengungkapkan rasa terimakasihnya telah ikut membantu warganya dari persiapan sampai dengan puncak perayaan Natal di Kampungnya sehingga mereka dapat merayakan Natal dalam suasana kedamaian dan aman.

“Sa ucapkan terimakasih kepada bapak yang sudah bantu kami, semoga Tuhan membalas kebaikan bapak TNI yang telah jaga kami,” ucap Agustinus.