Gerakan Srikandi PLN Dukung Generasi Bebas Stunting di Lampung

Bandar Lampung, 6 Desember 2023 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Gerakan Srikandi PLN menggelar Aksi Sosial Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Kelurahan Ketapang Kuala, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kecamatan Panjang dan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Ketapang Kuala, kegiatan aksi ini bertujuan untuk menurunkan gangguan pertumbuhan pada anak atau dikenal dengan istilah stunting. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kebutuhan gizi dan penyerahan bantuan pangan sebanyak 32 paket untuk anak dengan kondisi stunting dan dilaksanakan pada hari Senin, (5/12).

General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto menjelaskan program pencegahan stunting merupakan wujud komitmen PLN untuk turut serta berkontribusi secara langsung dalam pencegahan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia. Sejalan juga dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tanpa Kelaparan, stunting menjadi isu nasional yang berkaitan dengan pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

“Pemerintah saat ini memiliki komitmen untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 yang harus dikawal bersama oleh berbagai instansi dengan menyelenggarakan berbagai program yang selaras dengan gagasan tersebut. Hal itulah yang menjadi landasan bagi PLN untuk terus mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia,” jelas Saleh.

Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana BKKBN Kecamatan Panjang, Muhammad Yusuf menyambut baik program bantuan yang dilakukan oleh Srikandi PLN dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Penyerahan bantuan paket pangan sangat dibutuhkan masyarakat dalam upaya pemenuhan asupan gizi anak dan ibu hamil untuk mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya.

Dalam sambutannya Yusuf juga menambahkan imbauan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat memanfaatkan bantuan paket pangan sebaik-baiknya dan terus semangat dalam menerapkan pola hidup sehat serta pemberian makanan gizi seimbang kepada anak-anak.

Sementara itu, Setiyadi selaku Lurah Ketapang Kuala juga turut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PLN kepada 32 ibu dan anak yang berisiko terkena stunting.

“Saya mewakili warga Ketapang Kuala mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah peduli dengan kondisi tumbuh kembang anak maupun kesehatan ibu hamil yang ada di kelurahan kami. Kami yakin bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu-ibu yang saat ini sedang mengupayakan agar anaknya terbebas dari kondisi stunting,” tutupnya.

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Serahkan Penghargaan Atas Pengabdian dan Kinerja Kader PKK Dalam Melaksanakan 10 Program Pokok PKK

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi mengapresiasi upaya-upaya inovatif yang telah dilakukan oleh kader PKK se-Provinsi Lampung dalam membangun kebersamaan, memperkuat peran perempuan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Arinal dalam acara Malam Keakraban Kader PKK se-Provinsi Lampung Tahun 2023, di Mahan Agung, Selasa (5/12/2023).

Melalui acara yang digelar Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung ini, Gubernur berharap seluruh kader PKK dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kerjasama, dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK se-Provinsi Lampung dalam upaya memajukan Lampung ke arah yang lebih baik.

Secara khusus, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Riana Sari Arinal selaku Ketua Tim Penggerak PKK, karena senantiasa seiring sejalan mendukung Pemerintah Provinsi Lampung melalui peran dalam membantu program-program kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Lampung.

“Mari kita terus berkomitmen untuk bekerja sama, berkolaborasi, dan mendukung satu sama lain demi mencapai Lampung yang lebih sejahtera dan berdaya saing. Bersama, kita dapat menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan bagi Lampung Berjaya,” ajak Gubernur.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam kesempatannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan sebagai ungkapan terima kasih atas kerjasama dan dukungan membersamai perjuangan dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Provinsi Lampung, selama kurang lebih lima tahun pengabdiannya melaksanakan amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung.

“Apalagi semangat dan pengabdian para kader PKK untuk terus bergerak dan memberikan manfaat kepada keluarga-keluarga di desa dan kelurahan meskipun tanpa dibayar, terus memotivasi untuk selalu bergerak dan berinovasi,” kata Riana Sari.

Riana Sari berharap, pengabdian yang telah dilakukan oleh seluruh kader PKK se-Provinsi Lampung menjadi ladang amal serta dapat berkontribusi positif dalam percepatan pembangunan mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal didampingi Gubernur menyerahkan Penghargaan kepada kader PKK atas pengabdian dan kinerjanya dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK. Berikut daftar nama penerima penghargaan.

dr.Silfia Naharani Wahdi – bidang Kesehatan Lingkungan

Mardiana Musa – bidang Pendidikan

Nur Endah Sulastri – bidang Kesehatan

Septi Heri Agusnaeni Istiqlal – bidang UMKM

Sri Asiyah Deddy Amarullah – bidang Sosial Kemasyarakatan

Nanda Indira Dendi – bidang UMKM

Winarni Nanang Ermanto – bidang Kesehatan

Yus Bariah Dawam Rahardjo – bidang UMKM

Dessy Afriyanti Adipati – bidang Kesehatan

Hj. Nurrohmah Sujadi – bidang Pendidikan

Sri Nilawati Syafi’i – bidang Pola Asuh Anak dan Remaja

Kornelia Umar – bidang Sosial Kemasyarakatan

Mursidah Hendriwansyah – bidang Sosial Kemasyarakatan

Nelly Wati Saply – bidang Kesehatan

Partinia Parosil – bidang Pendidikan

Temu Kader PKK se-Provinsi Lampung, Ajang Peningkatkan Kapasitas, Wawasan dan Memotivasi Kader Untuk Berinovasi

Bandar Lampung — Kader PKK adalah Mitra strategis pemerintah, keberhasilan seorang kepala daerah tidak terlepas dari dukungan penuh kader PKK melalui program pokok PKK.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung saat mewakili Gubernur Lampung membuka kegiatan Temu Kader PKK se-Provinsi Lampung Tahun 2023 bertempat di Balai Keratun Lt.III Kantor Gubernur, Selasa (05/12/2023).

Sekdaprov mengungkapkan bahwa saat ini Provinsi Lampung merasakan manfaat dari dedikasi TP PKK secara nyata yang dibuktikan dengan peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Lampung.

“Kita bisa melihat dari data statistik kalau 3 tahun yang lalu IPM provinsi Lampung masih di bawah 70, Alhamdulillah tahun kemarin Tahun 2022 sudah mencapai 70,45 dan alhamdulillah beberapa hari yang lalu BPS merilis data terakhir IPM provinsi Lampung tahun 2023 mencapai 72,48,” ucapnya.

“Di sini pasti ada peran penting dari kader PKK pencapaian peningkatan IPM yang sangat signifikan bagi Provinsi Lampung sehingga kita sekarang sudah kategori ipm-nya tinggi di antara provinsi-provinsi di Indonesia ini pertanda bahwa cita-cita kita untuk menciptakan Rakyat Lampung Berjaya itu sudah tercapai tinggal kita teruskan, kita tinggal perkuat sehingga akan semakin berjaya lagi,” lanjutnya.

Sekdaprov juga mengungkapkan bahwa beberapa unsur yang mendukung peningkatan nilai IPM itu rata-rata didukung oleh program-program PKK.

“Program pangan ada kaitannya dengan gizi, pasti ini punya korelasi kepada kesehatan dan alhamdulillah provinsi Lampung termasuk tiga provinsi yang paling berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dan ini ada kaitannya dengan bagaimana tata laksana di rumah tangga, lagi-lagi program pokok PKK,” lanjutnya.

Karena pencapaian tersebut, Sekdaprov menyampaikan apresiasi kepada seluruh Kader PKK yang telah bekerja keras dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Pak gubernur yakin sekali di sini di antara prestasi yang kita capai ini pasti ada peran penting dari Kader PKK. Oleh karena itu, pak gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Provinsi Lampung yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas-tugas kehadiran dan kontribusi ibu-ibu tidak hanya dirasakan oleh pemerintah tapi juga oleh seluruh masyarakat,” ucapnya.

Dalam menghadapi berbagai tantangan dan dinamika yang terus berkembang, Sekdaprov menganggap dedikasi dari seluruh Kader PKK ini sangat berharga, tidak hanya menjadi penjaga tradisi tapi juga inisiator perubahan, inovator untuk membangun perubahan dan merespon kebutuhan dan kemajuan teknologi.

“Pak gubernur minta kita semua kader PKK harus mengikuti perkembangan di masyarakat perkembangan ilmu pengetahuan tentang ilmu gizi tentang psikologi supaya hidup kita lebih bermakna,” pintanya.

Sekdaprov dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan ucapan selamat kepada Para Kader PKK yang telah menerima penghargaan atas dedikasinya yang telah bersungguh-sungguh mengabdi selama minimal 10 tahun kepada masyarakat melalui PKK.

“Kami ucapkan selamat tadi kepada para kader yang telah mendapat penghargaan oleh karena dedikasi yang terus-menerus sungguh-sungguh minimal 10 tahun,” ucapnya.

Diakhir, Sekdaprov juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh kader yang telah berkontribusi aktif dalam menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Lampung.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader PKK yang telah hadir dan berkontribusi secara aktif, semangat Kader PKK adalah kekuatan yang menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Lampung, untuk itu jadikanlah pertemuan ini untuk terus berkarya berinovasi dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat Lampung yang kita cintai,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Temu kader ini diharapkan dapat menjadi ajang bagi para kader PKK di Provinsi Lampung dalam meningkatkan kapasitas dan wawasan, sekaligus merupakan apresiasi dan upaya untuk memotivasi kader PKK agar terus berinovasi dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK.

Sebagai Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah bersinergi dalam mendukung program-program TP PKk.

“Sebagai Ketua TP PKK Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang selama ini telah bersinergi dan mendukung pelaksanaan program-program TP PKK Provinsi Lampung. Semoga upaya kita dalam membangun ketahanan keluarga dapat memberikan kontribusi positif dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan di Provinsi Lampung,” harapnya.

Temu Kader dihadiri oleh 200 orang pengurus dan kader PKK yang berasal dari 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dan direncanakan  akan berlangsung  mulai tanggal 5 hingga  6 Desember 2023.

Dalam rangkaian kegiatan juga dilaksanakan Seminar Parenting yang menghadirkan Octa Reni Setiawati sebagai pembicara.

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung bersama Ketua TP PKK Provinsi Lampung didampingi segenap jajaran pengurus TP PKK Provinsi Lampung menyerahkan Penghargaan Adhi Bhakti Pratama kepada kader PKK dari 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung yang telah mengabdi minimal 10 (sepuluh) tahun.

Gubernur Arinal Djunaidi Luncurkan Beras Medium Berjaya, Mendag Zulkifli Hasan Apsesiasi Surplus Produksi Beras Provinsi Lampung

BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Kepala Desa se-Provinsi Lampung, sekaligus peluncuran perdana Beras Medium Berjaya dalam rangka pengendalian inflasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang dilaksanakan di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung, Selasa (05/12/2023).

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan dan 2.500 orang peserta yang terdiri dari Bupati/Walikota, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Kabupaten/Kota, serta Kepala Desa, Kepala Dusun, Kepala Kampung, dan Kepala Tiyuh se-Provinsi Lampung.

Mendag Zulkifli Hasan dalam sambutannya menyatakan bahwa masyarakat Lampung patut bersyukur karena saat ini pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh diatas rata-rata Nasional.

“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh diatas 5%, dan hebatnya, ini yang harus kita syukuri, ini hebatnya Gubernur Lampung, pertumbuhan ekonomi Lampung tumbuh hingga 8%, saya mau naikin sampe 5.5% aja setengah mati,” ujarnya.

Kemudian terkait pengendalian inflasi, Zulkifli Hasan juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung, karena produksi beras Provinsi Lampung Surplus bahkan mampu mensuplai Provinsi lainnya di Sumatera bahkan daerah-daerah lainnya.

“Kementerian Perdagangan atas permintaan Badan Pangan Nasional dan Bulog sampai harus impor beras untuk mengatasi inflasi, Lampung malah surplus dan mampu mensuplai daerah lainnya,” ucap Mendag.

Sementara itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa Rakor hari ini merupakan sarana untuk berdialog langsung dengan kepala desa dan menyerap aspirasi masyarakat guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, dalam rangka mewujudkan visi Rakyat Lampung Berjaya.

Gubernur juga mengatakan bahwa dalam rangka mewujudkan good governance dan meningkatkan kualitas serta pemerataan pelayanan publik, diperlukan kekuatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian dan wilayah pedesaan yang seimbang dengan wilayah perkotaan, oleh karenanya Pemerintah Provinsi Lampung telah menelurkan beberapa program, diantaranya yakni Program SMART VILLAGE atau Desa cerdas berbasis digital.

Program Smart Village dalam implementasinya  berpijak pada 3 pilar utama yang akan dapat mewujudkan desa yang cerdas yaitu :

1. Sistem Layanan Administrasi Pemerintahan Desa dan  pelayanan publik berbasis digital yang prima dan terintegrasi, baik di tingkat desa, Kecamatan, kabupaten hingga provinsi (Smart Government).

2. Mendorong dan mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif lokal serta terciptanya sentra ekonomi baru di  Desa (UMKM, BUMDes, Koperasi) yang dikolaborasikan dengan Teknologi Digital menjadi solusi atas berbagai masalah di Desa (Smart Economy).

3. Mendorong budaya masyarakat di desa untuk memanfaatkan teknologi, membangun jejaring dan kolaborasi/ kerjasama desa dalam rangka membangun  kekuatan ekonomi kreatif digital di Provinsi Lampung (Smart People).

“Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) saat ini terdapat 181 Desa Mandiri, 1.008 Desa Maju, 1.253 Desa Berkembang di Provinsi Lampung,” ucap Gubernur.

Sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kemajuan Desa, pada kegiatan tersebut Gubernur Arinal memberikan bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Provinsi Lampung kepada Desa-desa dan Kelurahan di Provinsi Lampung sebanyak 2.446 Desa dan 205 Kelurahan, masing-masing sebesar 6 (enam) juta rupiah sebagai upaya peningkatan Smart Village di Provinsi Lampung.

Kemudian dalam rangka pengendalian inflasi, Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan Operasi Pasar Beras Medium 1000 ton untuk Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung dengan Harga Eceran Tertinggi Rp. 10.900 / kg nya.

“Dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik, saya berharap dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi setiap keluarga di Provinsi Lampung. Semoga langkah kita ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Lampung,” harap Gubernur.

“Melalui kesempatan ini, saya harapkan kepada Kepala Desa beserta perangkat dapat melakukan proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa yang semakin berhasil guna dan berdaya guna, sebagaimana harapan Kami, desa-desa di Provinsi Lampung makin Berjaya,” tutup Gubernur.

Usai kegiatan, Gubernur bersama-sama dengan Kepala OPD terkait dan Kepala Desa, melakukan pelepasan kendaraan yang membawa 1000 ton Beras Medium Berjaya dalam rangka pengendalian inflasi menuju ke 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Salah Satu Penghasil Kelapa Terbesar di Indonesia, Provinsi Lampung Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tingkat Menteri International Coconut Community (ICC) ke-59

Bandar Lampung — Gubernur Arinal Djunaidi menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri International Coconut Community (ICC) ke-59, di Hotel Santika, Selasa (5/12/2023).

ICC merupakan organisasi kerja sama antar negara penghasil kelapa yang diluncurkan oleh United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) pada tahun 1969.

Organisasi ini dibentuk untuk meningkatkan kerja sama dalam bidang produksi, pengolahan, penelitian, dan pemasaran kelapa dan produk kelapa. Kerjasama tersebut diantaranya melalui fasilitasi pertukaran informasi, teknologi, statistik, program, dan proyek guna meningkatkan kesejahteraan petani dan pemangku kepentingan kelapa, serta pencapaian tujuan pengembangan kelapa yang berkelanjutan.

Saat ini, anggota ICC berjumlah 20 negara dan mewakili 86 persen produksi kelapa dunia. Selain Indonesia, anggota ICC lainnya yaitu Fiji, Filipina, Negara Federasi Mikronesia, Guyana, India, Jamaika, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kenya, Kiribat, Malaysia, Papua Nugini, Samoa, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, Tonga, Vanuatu, dan Vietnam.

Gubernur Arinal mengapresiasi Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan, yang memberikan kehormatan dan kepercayaan bagi Provinsi Lampung sebagai tuan rumah dan sekaligus sebagai tempat pelaksanaan pertemuan tingkat Menteri ICC ke-59 pada 5 – 7 Desember 2023 yang mendatangkan delegasi dari berbagai negara penghasil kelapa di dunia.

“Semoga momen ini menjadi kesempatan bagi Provinsi Lampung untuk lebih memperkenalkan destinasi pariwisata, peluang investasi, kelezatan kuliner dan produk ekonomi kreatifnya ke kancah internasional,” kata Gubernur Arinal.

Sebagai daerah yang bertumpu pada sektor agraris, Provinsi Lampung merupakan salah satu penyangga pangan nasional, terutama untuk beberapa komoditi pertanian dan perkebunan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya melakukan upaya penguatan melalui Program Kartu Petani Berjaya, hilirisasi produk-produk unggulan, serta penguatan perdagangan dalam dan luar negeri.

Sampai dengan triwulan III Tahun 2023, sektor perdagangan tumbuh dengan baik yaitu sebesar 10,32%, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 dan menjadi sektor pendorong utama ketiga pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Jika melihat kinerja perdagangan luar negeri, pada bulan Januari sampai dengan September tahun 2023, Provinsi Lampung telah mencatatkan nilai ekspor sebesar 3,4 miliar USD, impor sebesar 1,48 miliar USD, dan menghasilkan surplus neraca perdagangan sebesar 1,93 miliar USD.

Ekspor Provinsi Lampung didominasi oleh produk hasil pertanian dan perkebunan, di antaranya CPO, kopi robusta, nanas kaleng, karet dan produk kelapa.

Kelapa merupakan salah satu komoditi andalan utama dari Provinsi Lampung. Gubernur Arinal menyebutkan, saat ini total produksi kelapa di Provinsi Lampung mencapai 78.571 ton dengan luas area sebesar 89.673 Ha pada tahun 2022. Berbagai produk kelapa telah disalurkan ke pasar dalam negeri dan diekspor ke berbagai negara.

Adapun negara tujuan ekspor produk kelapa secara utama adalah Amerika, China, Belanda, Jepang, dan Australia. Variasi produk kelapa dari Provinsi Lampung yang telah diekspor diantaranya yaitu santan kelapa, karbon aktif, briket, sabut kelapa, kopra, nata de coco, minyak kelapa, kelapa utuh dan lidi nipah.

Produksi produk kelapa ini didukung dengan sejumlah perusahaan industri besar pengolahan kelapa yang berada di Provinsi Lampung. Selain itu, melalui UMKM di Provinsi Lampung kelapa juga telah dimanfaatkan menjadi berbagai produk kerajinan diantaranya fashion dan home dekor.

Saat ini Provinsi Lampung juga telah berkolaborasi dengan berbagai instansi,  terutama Kementerian Perdagangan serta instansi terkait lainnya, dalam membantu penguatan pasar dari UMKM termasuk produk kelapa, diantaranya sertifikasi halal, pemberian pendampingan ekspor, dan kerjasama perdagangan antar wilayah.

Sebagai daerah penghasil kelapa, Gubernur Arinal mengungkapkan bahwa masih terdapat tantangan yang dihadapi dalam pengembangan kelapa di Indonesia, termasuk Provinsi Lampung, antara lain hama dan penyakit, alih fungsi lahan, dan lainnya. Selain itu belum optimalnya peningkatan nilai tambah produk atau hilirisasi untuk produk kelapa.

Melalui Forum Pertemuan tingkat Menteri ICC ke-59 ini, Gubernur berharap seluruh stakeholder dapat bersinergi agar komoditi kelapa semakin berjaya, khususnya peningkatan produktivitas, memperkuat industri kelapa melalui diversifikasi dan hilirisasi produk kelapa yang dibutuhkan dunia.

“Saya berharap hasil pertemuan ini juga bisa diadaptasi untuk menjadi acuan Provinsi Lampung dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan produktivitas tanaman kelapa, peningkatan daya saing produk olahan industri kelapa, penguatan pasar, serta program lainnya yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani, dunia usaha, dan seluruh masyarakat,” ucap Gubernur.

Sementara itu, Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan menjelaskan, dipilihnya Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan pertemuan tingkat Menteri ICC ke-59 yang dihadiri 80 delegasi dari 15 negara anggota ICC, dikarenakan Provinsi Lampung merupakan salah satu penghasil kelapa terbesar di Indonesia.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Indonesia mendorong pengembangan sektor kelapa berkelanjutan, sejalan dengan upaya peningkatan harga kelapa, teknologi pengembangan produk kelapa bernilai tambah sehingga petani menjadi lebih sejahtera.

“Diharapkan forum ini dapat memberikan nilai tambah bagi para petani melalui peningkatan produktivitas, tersedianya bibit unggul serta hilirisasi,” kata Menteri Perdagangan.

Gubernur Arinal Djunaidi Dampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia Tinjau Pasar Kangkung Bandar Lampung

Bandar Lampung – Gubernur  Arinal Djunaidi mendampingi Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan mengunjungi Pasar Kangkung Bandar Lampung, Selasa (5/12/2023).

Kunjungan dilaksanakan untuk mengecek secara langsung ketersediaan pasokan bahan pangan dan harga bahan kebutuhan pokok.

Gubernur Arinal Djunaidi bersama Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mendatangi sejumlah kios pedagang pasar yang menjual bahan pangan pokok, seperti beras, bawang, daging, dan sayuran serta  berdialog langsung dengan para pedagang.

Menteri Perdagangan  mengatakan bahwa secara umum harga bahan pokok di Lampung relatif aman, sedangkan untuk beras disarankan membeli beras yang telah disediakan oleh Bulog.

“Kalau stok suplai pangan sudah pasti ada, tapi kalau stok suplai pangan banyak dan harganya tetap tinggi, maka Pemerintah Daerah bisa melakukan kebijakan  subsidi,” ucap Zulkifli.

Hadir mendampingi kunjungan Menteri Perdagangan,  Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah, Plt. Kadis Kominfotik Provinsi Lampung Achmad Saefullah, Plt. Kadis Perindustrian dan Perdagangan Elvira Umihanni, dan  Camat Bumi Waras Budi Ardianto.

Pemerintah Provinsi Lampung Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan Informasi Melalui Keterbukaan Informasi Publik

Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto menghadiri Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023 bertempat di Ballroom Hotel Radisson, Senin (04/12/2023).

Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menyampaikan bahwa informasi itu menjadi hak yang sangat penting bagi setiap warga, oleh karenanya warga negara wajib mengetahui apa kebijakan dan program pembangunan terutama untuk badan publik.

“Warga negara wajib mengetahui apa kebijakan dan program pembangunan terutama untuk badan publik, oleh karena badan publik itu tugasnya memang memberikan pelayanan kepada masyarakat dan badan publik menggunakan resources atau menggunakan sumber daya yang dimiliki oleh negara,” ucapnya.

Lebih jauh, Sekdaprov menjelaskan bahwa salah satu unsur penting dalam menciptakan Good Governance adalah transparansi, akuntabilitas dan peran serta.

“Nah, di dalam konteks transparansi inilah sebetulnya agar ini bisa tercapai maka badan Publik harus lebih transparan terhadap informasi baik itu informasi tentang kebijakan informasi tentang program dan lain-lain yang mesti disampaikan kepada publik agar publik dapat berperan serta dalam kepemerintahan yang semakin terbuka saat ini,” lanjutnya.

“Peran serta itu selain kewajiban juga menjadi hak bagi masyarakat oleh karena masyarakat berhak menentukan masa depannya, hal-hal yang menentukan nasibnya,” jelasnya.

Dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik memberikan jaminan kepada setiap warga negara untuk mendapatkan akses informasi yang faktual dan dapat dipercaya.

“Hadirnya undang-undang ini merupakan momentum penting dalam mendorong keterbukaan informasi Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. Undang-undang harus kita implementasikan oleh badan publik di mana setiap badan publik mempunyai kewajiban dalam menyediakan, memberikan dan menerbitkan informasi publik yang berada di bawah kewenangannya dan melayani keterbukaan Informasi Publik,” lanjut Sekdaprov.

Sekdaprov juga menegaskan bahwa setiap badan publik harus terbuka terhadap informasi.

“Setiap badan publik harus terbuka terhadap informasi apabila badan publik menolak memberikan informasi yang bukan kategori informasi yang dikecualikan maka bisa dilakukan penyelesaian sengketa informasi di komisi informasi Provinsi Lampung,” tegasnya.

Dalam menghadapi era Keterbukaan Informasi Publik Pemerintah Provinsi Lampung sebagai salah satu badan publik juga dituntut untuk meningkatkan kinerjanya secara optimal dan profesional sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan informasi kepada publik secara cepat murah transparan dan akuntabel.

Dengan berkembangnya teknologi informasi dan semakin leluasanya masyarakat berbagi informasi kepada masyarakat lainnya melalui media sosial, Sekdaprov mengimbau untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan informasi atau berbagi informasi terutama di media sosial.

“Karena saat ini masyarakat sudah semakin concern terhadap informasi sehingga begitu menerima informasi yang dianggap informasi penting itu langsung di share, tapi ini kita harus memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa informasi itu harus kita cek lagi, apakah informasi itu berasal dari suatu lembaga yang bisa dipercaya apakah informasi itu up to date, akurat dan benar,” lanjutnya.

“Jadi tugas kita bersama untuk memberikan pemahaman pada masyarakat dan ini tidak terlepas dari semakin dinamisnya masyarakat dan semakin terbukanya berbagi informasi di ruang-ruang publik,” ucap Sekdaprov.

Komisi informasi melalui Anugerah Keterbukaan Informasi Publik, dalam hal ini melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja Badan Publik khususnya yang melayani informasi pada masyarakat dimana hal ini selaras dengan Pasal 9 Undang-undang 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa seluruh badan publik diwajibkan untuk mempublikasikan informasi secara berkala.

“Untuk mengetahui tingkat kepatuhan badan publik dan pelaksanaan undang-undang tersebut maka dilakukan monitoring dan evaluasi untuk mengukur sejauh mana terbukanya informasi diimplementasikan dalam pengelolaan pemerintahan baik di tingkat provinsi maupun sampai pada kabupaten dan kota,” ucapnya.

Melalui upaya ini, Sekdaprov berharap badan publik dapat menjalankan kewajibannya dengan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Diharapkan badan publik dapat menjalankan kewajibannya dengan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”

Diakhir Sekdaprov juga menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023.

“Kami ucapkan selamat pada badan publik yang memperoleh Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat provinsi Lampung tahun 2023, dengan harapan dapat terus kita meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat dan bagi badan publik yang belum dapat Anugerah maka ini menjadi pemicu bagi kita untuk semakin baik,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung, Syamsurrizal menyampaikan bahwa Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini merupakan manifestasi dari kerja badan publik selama tahun berjalan.

“Kegiatan Anugerah ini kami berharap akan terus berjalan di tahun-tahun yang akan datang sehingga kepedulian badan publik untuk transparan dapat membantu meningkatkan pencapaian pemerintah atau Gubernur,” ucapnya.

Adapun penerima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2023, yaitu :

Pada Organisasi Perangkat Daerah :
1. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Lampung yang meraih kategori *Informatif*
2. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung yang meraih kategori *Cukup Informatif*
3. Badan Penghubung Provinsi Lampung di Jakarta yang meraih kategori *Cukup Informatif*

Pada Instansi Vertikal :
1. BPK-RI Perwakilan Provinsi Lampung yang meraih kategori *Informatif*
2. Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung yang meraih kategori *Informatif*
3. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung yang meraih kategori *Informatif*
4. Bawaslu Provinsi Lampung yang meraih kategori *Informatif*
5. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung yang meraih kategori *Menuju Informatif*
6. Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung yang meraih kategori *Cukup Informatif*
7. Perwakilan Ombudsman Provinsi Lampung yang meraih kategori *Cukup Informatif*

Pada Pemerintah Kabupaten/Kota :
1. Pemerintah Kota Bandar Lampung yang meraih kategori *Cukup Informatif*
2. Pemerintah Kabupaten Way Kanan yang meraih kategori *Cukup Informatif*
3. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang yang meraih kategori *Cukup Informatif*

Pada BUMN :
1. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Cabang Lampung yang meraih kategori *Informatif*

Pada Perguruan Tinggi :
1. Universitas Lampung yang meraih kategori *Informatif*
2. Institut Teknologi Sumatra (ITERA) yang meraih kategori *Informatif*
3 Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang meraih kategori *Menuju Informatif*
4. Polinela Lampung yang meraih kategori *Cukup Informatif*

Pada Pemerintah Desa/Kelurahan :
1. Kampung Panca Mulia, Kabupaten Tulang Bawang yang meraih kategori *Cukup Informatif*

Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung Serahkan Bantuan di Kabupaten Lampung Timur

Lampung Timur — Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal menyerahkan bantuan 150 Paket Sembako dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, Senin (4/12/2023).

Riana Sari mengatakan, bantuan paket sembako yang berasal dari Gubernur Arinal Djunaidi tersebut diserahkan kepada perwakilan keluarga yang terdampak AIDS juga kepada komunitas penderita AIDS.

Riana Sari kemudian menjelaskan, keluarga, khususnya para orangtua, sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat memiliki peran dalam mengedukasi anak-anaknya agar terhindar dari perilaku menyimpang, terutama dalam menghindari AIDS.

“Saya harapkan bapak ibu agar menjaga anak-anak kita dari pergaulan bebas, dari pengaruh narkoba, supaya kita bisa mengantarkan anak cucu kita meraih masa depannya,” harap Riana Sari.

Gubernur Arinal Djunaidi Tinjau Perbaikan Jalan di Kabupaten Lampung Selatan

LAMPUNGSELATAN—Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meninjau perbaikan ruas jalan Simpang Sidomulyo – Belimbing Sari dan ruas Belimbing Sari- Jabung, Kabupaten Lampung Selatan, yang telah selesai diperbaiki oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Senin (04/12/2023).

Menurut Gubernur, perbaikan ruas jalan tersebut menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, hal ini dikarenakan wilayah tersebut selain merupakan salah satu penompang sektor pertanian dan perkebunan, juga salah satu lumbung padi di Lampung.

Selain itu, ruas jalan tersebut juga merupakan poros konektifitas antar wilayah, yaitu ruas penghubung antar Lintas Timur dan Lintas Tengah Sumatera, penghubung antara Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Lampung Selatan.

“Alhamdulillah jalannya sudah selesai diperbaiki, semoga dapat semakin meningkatkan perekonomian masyarakat,” ucap Gubernur.

Pada kesempatan tersebut Gubernur juga berkesempatan untuk bercakap-cakap dengan penduduk setempat. Gubernur berpesan kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama merawat jalan yang telah selesai diperbaiki.

“Tolong dirawat, dijaga, dan dipertahankan jalannya, tolong dijaga dari kendaraan yang memiliki muatan berlebihan, saya juga sudah bicara dengan polda dan dishub, tolong dibantu, dilakukan pendekatan, jangan sampai ada kendaraan dengan muatan berlebihan,” imbau Gubernur.

Plt. Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung M Taufiqullah dalam keterangannya mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Simpang Sidomulyo – Belimbing Sari dan ruas Belimbing Sari – Jabung dilakukan dengan menggunakan metode hotmix dan rigid beton.

Dimana panjang yang dilakukan perbaikan pada ruas jalan Simpang Sidomulyo – Belimbing Sari yakni sepanjang 7.718,42 meter, dan ruas Belimbing Sari – Jabung sepanjang 3.627,1 meter.

Sementara itu Kepala Dusun III Desa Wonosari Karyadi mengaku bahwa sudah 5 tahun lebih beberapa ruas jalan didesanya rusak dan bergelombang sehingga sulit untuk dilalui, namun saat ini kondisinya sudah sangat baik, mulai dari Sidomulyo hingga Jabung.

“Dulu kalau mau ke Jabung bisa sampai 3 jam, apalagi kalau musim hujan, karena didaerah kami itu ada tanggul yang selalu banjir dan airnya meluap sampai ke jalan, akibatnya jalan rusak dan padi juga habis,” kenang Karyadi.

“Tapi sekarang Alhamdulillah jalannya sudah diperbaiki, sudah dibikinkan tanggul untuk menahan banjir, paling setengah jam sudah sampai Jabung, pokoknya lancar,” lanjut Karyadi penuh semangat.

Oleh karenanya Karyadi bersama warga Desa Wonosari merasa senang saat Desanya dikunjungi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Karyadi pun tidak lupa mengucapkan terimakasih atas perbaikan jalan di daerahnya.

“Terimakasih Pak Gubernur, semoga dengan diperbaikinya jalan kami, konektifitas semakin lancar, ekonomi semakin meningkat, dan semoga Pak Gubenur selalu diberikan kesehatan,” ucapnya.

Pemprov Lampung Gelar Pengajian Akbar di Kabupaten Lampung Timur

Lampung Timur — Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Pengajian Akbar dalam rangka Silaturahmi Gubernur Lampung dengan Masyarakat Lampung Timur, di Desa Gunung Mekar Kecamatan Jabung Lampung Timur, Senin (4/12/2023).

Gubernur Arinal menjelaskan, Pengajian Akbar ini diselenggarakan untuk mengingatkan dan meningkatkan ketakwaan seluruh masyarakat kepada Allah SWT serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam di kehidupan sehari-hari.

Gubernur selanjutnya menyebutkan, Kabupaten Lampung Timur saat ini telah menjadi salah satu Kabupaten yang maju dan berkembang. Lampung Timur memiliki banyak potensi di sektor pariwisata dan memiliki warisan keagamaan yang sangat kaya.

“Saya bangga akan keberagaman agama dan keyakinan yang ada disini yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat,” kata Gubernur.

Provinsi Lampung terdiri dari berbagai macam suku, agama dan kepercayaan. Hal tersebut, menurut Gubernur, merupakan kekayaan yang harus dijaga kelestariannya dengan penuh rasa saling menghormati dan saling toleransi, khususnya dalam meyongsong pemilu serentak 2024 guna menciptakan pemilu yang sejuk, aman dan damai.

Gubernur juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Tokoh Agama dan seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung dan berperan aktif dalam penyelenggaraan pembangunan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

“Saya juga mohon doa dan dukungan agar pembangunan yang saat ini dilaksanakan berjalan dengan lancar dan sukses,” pungkas Gubernur.

Dalam pengajian akbar ini, Gubernur Arinal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Wakil Ketua TP PKK Provinsi Lampung Mamiyani Fahrizal menyerahkan sejumlah bantuan berupa paket sembako serta santunan kepada pengurus masjid, TPA, Pondok Pesantren dan anak yatim. Acara kemudian diakhiri dengan ceramah agama yang diisi oleh Ustad Taufiqurrahman.