GARDU INDUK PAKUAN RATU BEROPERASI, PACU DENYUT EKONOMI LAMPUNG

Bandar Lampung (02/04)
PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung dan Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan bersinergi dalam konsistensinya memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung. Tepatnya senin (26/03) yang lalu, PLN telah berhasil mengoperasikan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk Pakuan Ratu berkapasitas trafo 60MVA.

Beroperasinya Gardu Induk (GI) Pakuan Ratu memiliki dampak positif terutama dalam memperbaiki kehandalan sistem kelistrikan, membuka peluang pertumbuhan pelanggan dan penjualan di Lampung. “Dengan beroperasinya Gardu Induk Pakuan Ratu ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan, pertumbuhan pelanggan dan penjualan energi listrik,” ucap I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manager PLN UID Lampung.

Tentu saja dengan hadirnya GI Pakuan Ratu ini, akan memenuhi kebutuhan kelistrikan pada sektor industri pertanian, industri perkebunan, industri perikanan dan permukiman di daerah sekitarnya seperti Kabupaten Waykanan, Lampung Utara, Tulangbawang Barat dan Tulang Bawang. “Disini saya melihat banyak sekali potensi baik pada sektor industri pertanian, perkebunan, perikanan dan permukiman rakyat yang wajib PLN dukung,” tambahnya.

Jalur SUTT 150 kv yang memiliki panjang 31,48 kms yang terdiri dari 24 tapak tower ini nantinya akan mendukung pasokan dan keandalan listrik di pulau Sumatera khususnya Provinsi Lampung. “Energi listrik akan dialirkan melalui Double phi incomer ke trafo berkapasitas 60 kVA di GI Pakuan Ratu, akan dinikmati manfaatnya bagi perekonomian Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten sekitarnya,” ujar Dendi Kusumawardana, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan.

Keberhasilan energize jalur ini juga tidak terlepas dari kerja sama yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dengan stakeholder khususnya Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.

Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu Johar Wijaya menjelaskan bahwa pengoperasian SUTT 150kv double phi incomer dan GI Pakuan Ratu dilakukan ekstra hati-hati karena tidak dilakukan dengan cara biasa. Dalam proses pengerjaannya dilakukan pemotongan (cutt off) dan penyambungan kembali pada jalur backbone SUTT 150 kV Kayuagung – Gumawang – Menggala yang juga sebagai jalur backbone dan kritikal interkoneksi subsistem Sumatera Selatan dan Lampung.

“Mengingat beban puncak kelistrikan lampung mencapai 1030 MW, pengerjaannya dengan standar prosedur pengoperasian yang ketat guna menjaga aliran daya listrik tetap tersambung dan tidak terputus/padam,” pungkas Johar Wijaya selaku Manager PLN UPPJ Lampung & Bengkulu.(Red)

LISTRIK PLN MENYALA, LUAPAN BAHAGIA PETAMBAK BRATASENA LAMPUNG

Lampung (21/03). Raut bahagia tampak di wajah Cecep Abdul Mukti, seorang petambak udang mandiri eks plasma PT Central Pertiwi Bahari Bratasena (CPB) di Desa Adiwarna Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Lampung, setelah terpasangnya listrik PLN di Tambak Udang yang dikelolanya hari ini. Dia mengelola tiga petak tambak dengan ukuran 75 meter x 75 meter yang memiliki kapasitas tebar hingga 500 ribu benur. Bahkan pada saat listrik PLN belum ada menurut mampu ditebar satu juta benur. menurut Cecep “Dulu di jaman listrik CPB, pernah saya tebar 1 juta benur dan hasil panennya dapat mencapai 12 Ton hingga 17 Ton udang,” ungkap Cecep Abdul Mukti mengenang kebahagiaannya dimasa silam.

Ketiga tambak yang dikelola Cecep tergolong tambak ukuran besar, dengan modal yang dikeluarkan dapat mencapai 60 juta rupiah untuk satu petak tambaknya. Selain cuaca, listrik sebagai penggerak mesin kincir menjadi faktor penentu utama kesuksesan mengelola tambak. Beberapa tahun setelah tidak tersedianya listrik dari perusahaan CPB dan sebelum listrik PLN tersedia di lokasi itu seperti sekarang, para petambak memakai mesin genset dengan kemampuan yang terbatas dan biaya operasional yang mahal. Bukan disitu saja, masalah besar akan dihadapi para petambak, jika genset sedang mengalami kerusakan. “Iya benar kami pasti sangat rugi sebab genset yang kami pakai terbatas, tidak mampu dinyalakan selama 24 jam, bahkan sekarang genset kami sedang mengalami kerusakan sehingga terpaksa kami harus panen sebelum waktunya di umur 48 hari,” ucap Cecep.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mariyadi seorang warga Bratasena Mandiri yang sudah puluhan tahun mengelola tambak disana. Tingginya operasional genset dan biaya BBM solar menambah beratnya beban para petambak disana. Dia sangat merasakan bahagia dengan hadirnya PLN sebagai solusi ketersediaan listrik di daerahnya. “Kemarin saat saya budidaya, kami menggunakan genset itu berat dengan biaya operasional untuk membeli solar mahal, membeli suku cadang dan oli sangat susah disini, kami berterimakasih kepada PLN sudah hadir disini,” ucap Mariyadi.

Selain di Dipasena, Bratasena juga menjadi pusat pembudidayaan udang terbesar di Provinsi Lampung. Bahkan Pemerintah terus mendorong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara penghasil udang terbesar se Asia Tenggara pada tahun 2024. Energi listrik merupakan energi utama yang dibutuhkan sebagai penggerak kincir dalam berbudidaya udang, sebab perkembangan udang sangat ditentukan dengan adanya kincir. Dengan ketersediaan listrik PLN seperti sekarang yang dirasakan para petambak di Bratasena, mengembalikan harapan para petambak yang dulu sirna.

Keseriusan Manajemen PLN UID Lampung mendukung Propinsi Lampung menjadi lumbung udang terbesar di Asia Tenggara pada Tahun 2024 dibuktikan pada hari sabtu (20/03) kemarin. General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra yang didampingi Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan Bagus H Abrianto dan Manajer PLN UP3 Metro Joko Nur Astanto beserta rombongan meninjau langsung Progres Pemasangan kWh meter untuk memastikan seluruh calon pelanggan PLN di desa Adiwarna dan desa Mandiri Bratasena terlayani dan menyala. Orang nomor satu di PLN UID Lampung ini melihat banyak sekali potensi pelanggan yang ada di sana. “Ada sekitar lebih dari 1000 calon pelanggan disini tetapi saat ini sebanyak 200 pelanggan yang sudah memenuhi aspek teknis dan administrasinya untuk diproses dan dinyalakan hari ini,” Tegas I Gede Agung Sindu Putra selaku General Manager PLN UID Lampung.

PLN UID Lampung berkomitmen untuk menyelesaikan progres penyalaan dengan cepat bagi calon-calon pelanggan yang sudah memenuhi aspek teknis dan administrasinya. Sementara ini ada dua desa yang harus dilayani penyalaannya segera yaitu desa Adiwarna dan desa Mandiri Bartasena kecaamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Lampung. PLN UID Lampung terus berupaya menyelesaikan desa-desa yang belum berlistrik dan diharapkan tahun 2022 sudah selesai serratus persen. “Kedepannya, kami terus berupaya untuk menyelesaikan desa-desa yang belum berlistrik. Kita berharap 2022 Ratio Elektrifikas desa berlistrik sudah selesai seratus persen,” tambahnya.

Untuk menjamin keberlangsungan pasokan listrik kepada masyarakat khususnya di eks plasma CPB Bratasena, PLN UID Lampung menyediakan posko Pelayanan Teknik 24 Jam dibawah pengawasan PLN UP3 Metro yang siap membantu pelanggan mengatasi gangguan dan keluhan listrik. “Kami siapkan posko Pelayanan Teknik 24 Jam yang siap membantu pelanggan mengatasi gangguan dan keluhan listrik,” ucap orang nomor satu di PLN UID Lampung itu.

Sebelum menutup, Sindu Putra panggilan akrabnya juga mengajak seluruh pelanggan menginstal aplikasi PLN Mobile yang merupakan fasilitas terbaru dari PLN untuk mempermudah layanan kepada seluruh pelanggan. “Sekarang sangat mudah dan cepat untuk mendapatkan listrik, masyarakat cukup dengan menginstal aplikasi PLN Mobile di handphone, bisa bermohon disana, bisa bayar listrik, bisa beli token pulsa, bisa pengaduan gangguan kita harapkan fasilitas yang disediakan PLN dapat bermanfaat untuk kita semua,” pungkas General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra.

Serius dan Konsisten Kembangkan Energi Bersih, PLN Raih Renewable Energy Markets Asia Awards 2021

Jakarta, 10 Maret 2021 – PLN meraih penghargaan pada gelaran perdana Renewable Energy Markets™️ (REM™️) Asia Awards. Keberhasilan ini diraih atas upaya PLN dalam membangun pasar atau menunjukkan kepemimpinan dalam pengadaan energi hijau di Asia melalui renewable products services yang di keluarkan oleh PLN, yaitu Renewable Energy Certificate (REC).

Penghargaan tersebut diberikan pada konferensi REM Asia yang dilaksanakan secara virtual pada (09/03) kepada organisasi, inisiatif, dan individu yang secara luar biasa mendorong adopsi energi bersih di Asia.

Penilaian mencakup organisasi yang berpengaruh dalam mengembangkan dan menumbuhkan pasar tenaga hijau dimana aktivitas yang dinominasikan harus berbasis di Asia, dan proyek atau program saat ini harus beroperasi atau diselesaikan dalam satu tahun terakhir.

Untuk diketahui REC PLN merupakan instrumen pengakuan atas penggunaan energi terbarukan, pengadaan penggunaan energi terbarukan yang transparan dan mendorong pertumbuhan pasar nasional energi baru terbarukan. PLN secara terbuka mengajak partisipasi masyarakat untuk mendukung green energy melalui REC.

PLN menghadirkan layanan yang dibutuhkan pelanggan terkait layanan energy bersih melalui REC ini. Layanan REC dapat dibeli pelanggan dengan dua cara, yaitu secara tergabung dan terpisah. Untuk secara tergabung biaya layanan REC akan menjadi satu kesatuan dengan biaya pemakaian tenaga listrik dan untuk secara terpisah biaya layanan REC akan dipisahkan dengan biaya tenaga listrik yang nantinya akan diberikan nomor register bayar non-tagihan listrik.

“Penghargaan ini merupakan bukti komitmen PLN dalam mendorong penggunaan energi bersih terutama pada sektor ketenagalistrikan. Kedepannya, PLN akan terus meningkatkan penggunaan bauran energi bersih pada pembangkit-pembangkit yang dimiliki oleh PLN,” ungkap Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi.

Kembangkan Panas Bumi

Konsistensi penggunaan energi bersih ini terbukti dalam keseriusan PLN dalam mengelola pembangkit berbasis panas bumi.

Hingga saat ini, PLN Group telah mengelola tujuh Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) dengan total kapasitas 572 MW.

Tujuh PLTP yang dikelola adalah PLTP Ulubelu, Lahendong, Ulumbu, Mataloko, Drajat, Gunung Salak dan Kamojang dengan nilai asset sebesar Rp. 12,3 triiun per 31 Desember 2020. Saat ini PLTP Kamojang juga telah tersertifikasi REC.

Sampai dengan Tahun 2030 nanti, PLN berencana akan mengembangkan panas bumi dengan total kapasitas sekitar 725 MW. Kedepannya, total portofolio pengelolaan panas bumi akan mencapai kurang lebih 1.297 MW pada tahun 2030.

“Kami yakin PLN akan mampu meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025 dengan serius mengelola panas bumi. Karena PLN berpengalaman mengelola PLTP dan sudah mendapatkan dukungan dari berbagai lembaga pendanaan multilateral dalam pembiayaannya,” tutup Agung(RED)

Diikuti 1.000 Karya Jurnalistik, PLN Journalist Award Tahun Pertama Sukses Menuai Antusiasme Awak Media

Jakarta,6 Maret 2021, lampunglive.com – Gelaran PLN Journalist Award (PJA) 2020 dilakukan oleh PLN sebagai bentuk apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis atas kerjasama dan dukungannya terhadap PLN dalam memberikan informasi yang positif dan konstruktif.

Dalam ajang perdana PJA 2020 ini, berhasil mengundang antusiasme para awak media. Sampai dengan pendaftaran ditutup pada Minggu (28/2) lalu, PJA 2020 berhasil menghimpun sebanyak 1000 karya jurnalistik yang berasal dari sabang sampai merauke.

“kami sangat berterimakasih atas antusiasme rekan-rekan jurnalis pada gelaran PJA perdana ini, kedepannya secara konsisten acara ini akan dilaksanakan PLN setiap tahun sebagai bentuk apresiasi kepada rekan-rekan jurnalis,” terang Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR, Agung Murdifi.

Menurutnya, melalui gelaran PJA 2020 yang bertemakan “Terangi Negeri, Indonesia Maju”, PLN mengajak para jurnalis untuk menyampaikan informasi mengenai peran ketenagalistrikan di Indonesia dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dirinya menambahkan bahwa ajang ini juga untuk memotivasi insan pers untuk terus membuat karya komprehensif dan memberikan informasi konstruktif kepada masyarakat.

Saat ini, keseluruhan karya para awak media tersebut tengah dalam proses penjurian.

“Menjadi tantangan yang besar dari para juri yang terlibat dalam PJA 2020, karena kami lihat karya-karya yang dikirimkan oleh para rekan media didominasi oleh karya yang komprehensif, faktual dan berkualitas,” tambah Agung.

Dalam waktu dekat, PLN segera mengumumkan para pemenang PJA 2020 pada tiap kategorinya. Dalam PJA 2020, terdapat 9 kategori karya jurnalistik yang dilombakan yaitu hardnews media cetak, feature media cetak, hardnews media online, feature media online, hardnews televisi, feature televisi, foto esai, foto tunggal, dan publikasi CSR. Karya tersebut merupakan karya yang telah ditayangkan pada medianya pada rentang waktu 1 Januari 2020 hingga 28 Februari 2021.

Nantikan informasi lebih lanjut seputar PJA 2020 melalui akun media sosial resmi PLN (Facebook, Instagram atau Twitter) dan aplikasi PLN Mobile.(Red)

PERINGATI HPSN, PLN PEDULI SUMBANG LABORATORIUM PENGELOLAAN SAMPAH

Bandar Lampung (25/02), —- Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2021, PLN Peduli menyumbangkan Laboratorium Pengelolaan Sampah kepada Sekolah Xaverius Wayhalim Bandar Lampung yang diinisiasi oleh Forum CSR Lampung. Dalam acara serah terima Laboratorium Pengelolaan Sampah tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rosa Vivien Ratnawati, melalui Virtual Meeting.

Vivien mengatakan bahwa sampah bisa menjadi sesuatu yang bersifat ekonomi apalagi dimasa pandemi seperti sekarang. Untuk itu sampah harus benar-benar terpresentasikan pendekatan prinsip 3R yakni Reduce, Reuse dan Recycle. Menurutnya, Bank Sampah adalah salah satu alternatif pengelolaan sampah lanjutan.

Tercatat bahwa pada kwartal tiga tahun 2020, sektor perekonomian yang mengalami kenaikan adalah sektor pengadaan air, pengelolaan sampah dan limbah dengan pertumbuhan yang tinggi sekitar 6,04%.
“Ini membuktikan bahwa bidang pengelolaan sampah adalah salah satu sektor usaha yang tahan banting selama masa pandemi covid 19”, pungkasnya.

Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Syahrudin Putera yang sangat mengapresiasi dan mengucapkan penghargaan yang setingi-tingginya atas bantuan berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah dari PLN Peduli yang akan diserahterimakan kepada Sekolah Xaverius Wayhalim.

“Saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada PLN Peduli bersama Forum CSR Lampung yang akan memberikan bantuan berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah di Sekolah Xaverius ini”, Ucap Syahrudin Putera.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Lampung yang diwakilkan oleh Manager Komunikasi, Junarwin menyampaikan bahwa bantuan PLN Peduli kepada Sekolah Xaverius Way Halim berupa Laboratorium Pengelolaan Sampah ini adalah bukti kongkret kepedulian PLN terhadap lingkungan. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mengedukasi lingkungan sekolah bahkan lingkungan masyarakat sekitar bahwa sampah dapat dimanfaatkan dan bernilai ekonomi kembali.

“Dengan hadirnya Laboratorium Pengelolaan Sampah, lingkungan sekolah dapat memberikan edukasi kepada siswa maupun masyarakat sekitar dalam mengelola sampah yg baik dan dapat bernilai ekonomi kembali”, tutup Junarwin.(red)

PLN Beri Diskon 30 Persen Bagi Pengguna Kendaraan Listrik

Jakarta, 13 Februari 2021 – Komitmen PLN untuk mendorong ekosistem Kendaran Listrik Bermotor Berbasis Baterai (KBLBB) terus digulirkan melalui program-program yang memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik.

Tidak hanya memastikan pasokan listrik cukup, PLN menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Aplikasi Charge.IN, PLN juga akan memberikan stimulus berupa diskon 30 persen bagi pengguna kendaraan listrik. Insentif Diskon Tarif Tenaga Listrik tersebut diberikan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan pengisian daya kendaraan listriknya di rumah pada pukul 22.00 – 05.00 (7 jam) dengan layanan home charging yang terkoneksi dengan PLN. Charging from Home (CFH ) lebih aman, mudah dan murah dalam berkendara.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril menilai komposisi pengisian daya kendaraan listrik akan lebih banyak dilakukan di rumah. Oleh karena itu, PLN juga menyiapkan infrastruktur pengisian daya untuk di rumah pelanggan beserta stimulus penggunaan listriknya.

Hadirnya stimulus berupa diskon ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami akan segera melaunching produk layanan Home Charging dengan memberikan stimulus khusus bagi pengguna kendaraan listrik. Kemudahan ini tentu akan mendorong orang semakin banyak beralih ke kendaraan listrik, sehingga ekosistemnya semakin berkembang,” ucap Bob.

Selain itu, PLN juga akan memberikan beberapa insentif, seperti stimulus Biaya Penyambungan untuk Tambah Daya.

Sementara bagi pemilik instalasi listrik privat dan Badan Usaha SPKLU/SPBKLU berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2020, akan ada penetapan parameter atau insentif khusus, antara lain:
• Penetapan Tarif Curah bagi Pemilik Instalasi Listrik Privat untuk Angkutan Umum, Badan Usaha SPKLU, dan Badan Usaha SPBKLU;
• Penetapan faktor pengali sebesar 1,5 bagi pemilik KBL yang mengisi daya di SPKLU PLN;
• Pembebasan rekening minimum selama 2 (dua) tahun pertama sejak pendaftaran ID Pelanggan SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan, dan pemilik instalasi listrik privat;
• Keringanan biaya penyambungan tambah daya atau pasang baru bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.
• Keringanan jaminan langganan tenaga listrik bagi SPKLU atau SPBKLU pemegang IUPTL Penjualan dan pemilik instalasi listrik privat.

Hingga saat ini PLN telah membangun 32 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 22 lokasi tersebar di 12 kota, serta 33 titik Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) tersebar di 3 kota yaitu Banten, Bandung, dan Bali. PLN juga telah meluncurkan platform Charge-IN, sebagai sistem terintegrasi pengisian baterai tenaga listrik, yang menggabungkan sistem pembayaran, penyediaan informasi titik pengisian, yang memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik.

PLN telah melakukan penyusunan roadmap pengembangan SPKLU dimana diproyeksikan jumlah kumulatif SPKLU beserta jumlah estimasi jumlah KLBB (Kendaraan listrik berbasis baterai) pada tahun 2031 adalah sebanyak 31.866 SPKLU yang melayani 327.681 Kendaraan bermotor listrik.

PLN juga telah melakukan penyusunan roadmap pengembangan SPBKLU. Diproyeksikan pada tahun 2030 terdapat 4,6 juta kendaraan listrik R2 di Indonesia pada tahun 2030. Dengan asumsi 50 persen KBLBB R2 adalah battery swap user, diproyeksikan terdapat kebutuhan 2,1 juta battery pack dan 67.000 battery cabinet pada tahun 2030 di dalam ekosistem SPBKLU.

Tidak hanya itu, PLN sinergi bersama Antam, Mind Id, dan Pertamina mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun Indonesia Battery Corporation.

“Langkah-langkah tersebut merupakan upaya PLN untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang ramah lingkungan di Indonesia,” tambah Bob.

Sejak awal, PLN percaya dan optimis bahwa kendaraan listrik adalah keniscayaan dan akan menjadi pilihan terbaik dalam sistem transportasi masa depan. Kendaraan listrik adalah bentuk inovasi manusia untuk mencari solusi atas penggunaan BBM yang bersifat non-renewable, menimbulkan pencemaran lingkungan, dan sebagainya. Sementara di masa depan, manusia memerlukan hidup di bumi yang udaranya lebih bersih dan menggunakan energi yang sumbernya terbarukan.

Stimulus Listrik Kini Bisa Dinikmati Lewat PLN Mobile

Jakarta, 03 Februari 2021 – PLN memastikan penyaluran stimulus listrik periode Februari 2021 untuk 32 juta pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA bersubsidi serta 459.000 pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA berjalan lancar.

“Untuk bulan Februari juga kami sudah siap untuk menyalurkannya. Kami menyadari stimulus listrik ini sangat membantu meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ucap Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh diskon token listrik stimulus Covid-19, khusus daya 450 VA cara paling mudah dapat dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile yang terdapat di Playstore atau Appstore.Setelah selesai mengunduh, pelanggan dapat masuk ke aplikasi PLN Mobile dengan cara:

1. Buka aplikasi PLN Mobile.
2. Klik “PLN Peduli Covid-19” pada bagian Info & Promo.
3. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter.
4. Token gratis akan muncul.
5. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN juga tetap menyediakan akses melalui website https://stimulus.pln.co.id/ atau melalui layanan WhatsApp melalui nomor 08122-123-123. Hal ini dilakukan untuk memberikan banyak pilihan akses agar pelanggan mudah mendapatkan stimulus listrik ini.

“PLN menambah saluran melalui Aplikasi PLN Mobile untuk lebih mempermudah, karena tinggal buka aplikasi di HP, masukan ID Pelanggan/Nomor Meter, sudah dapat nomor tokennya,” jelas Agung.

Sementara untuk pelanggan penerima stimulus token RT 900 VA, tidak perlu melihat PLN Mobile,WA atau Website karena token diskon 50 % langsung didapat atau diperoleh saat pelanggan membeli token.

Berdasarkan keputusan pemerintah, perpanjangan pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PLN dibagi dalam ketentuan berikut:

– Diskon listrik 100% diberikan kepada pelanggan pascabayar golongan rumah tangga daya 450 VA, bisnis kecil daya 450 VA, dan industri kecil daya 450 VA. Adapun untuk pelanggan prabayar, setiap bulannya diberikan token diskon 100 % yang besarannya sama seperti sebelumnya.

– Diskon 50% diberikan kepada golongan pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi pascabayar. Kemudian bagi pelanggan prabayar diskon 50 % langsung diterima saat membeli token (harga belum termasuk PPJ).

Stimulus yang diberikan pada periode Januari – Maret 2021 maksimal setara dengan 720 jam nyala. Pemakaian di atas itu akan dikenakan tarif normal subsidi.

“Jadi untuk pelanggan pascabayar akan langsung mengurangi biaya tagihan listrik, kemudian untuk daya 450 VA prabayar token dapat diperoleh melalui cara yang sudah dijelaskan. Sementara untuk pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi, stimulus diterima ketika melakukan pembelian token listrik,” tambah Agung.

Stimulus listrik ini nantinya akan berlaku untuk pelanggan pascabayar penghitungan rekening hingga Maret 2021. Sementara itu, untuk pelanggan pra bayar berlaku saat pembelian token listrik hingga Maret 2021.(Red)

Pelari dan Pesepeda Galang Donasi, Lebih dari 8 Ribu Keluarga Pra Sejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis

Jakarta, mediarepublika.com —-  6 Januari 2021 – Donasi dari gelaran PLN Virtual Charity Run and Ride (VCRR) 2020 telah tersalurkan seluruhnya. Hal tersebut ditandai dengan penyambungkan listrik gratis bagi 600 Keluarga Pra Sejahtera senilai Rp 443.100.000 yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar).

Sebelum di Sulselrabar, penyambungan juga telah dilakukan di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Banten, Jawa Tengah, NTT, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Jawa Timur. Secara keseluruhan, PLN telah sambungkan listrik gratis senilai Rp 6,1 Miliar untuk 8.417 keluarga pra sejahtera.

“Terimakasih PLN yang telah menyelenggarakan kegiatan PLN VCRR sekaligus bantuan sambungan listrik kepada kami. Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, keluarga kami bisa menikmati listrik yang selama ini kami dambakan,” salah seorang warga Dusun Pangondoang, Desa Tadui, Kecamatan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Mastur.

Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat, Amir. Dirinya berharap, kegiatan penyambungan listrik gratis ini bisa terus berkelanjutan kepada masyarakat pra sejahtera lainnya yang belum berkesempatan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta PLN VCRR 2020 yang sangat antusias. Hasil kegiatan yang rekan-rekan semua ikuti kini menjadi senyum benderang bagi saudara-saudara kita yang dapat langsung merasakan manfaat listrik bagi kehidupan sehari-harinya,” ujar Executive Corporate Communications & CSR, Agung Murdifi.

Dirinya menambahkan, semarak VCRR 2020 semoga dapat berlanjut pada tahun-tahun selanjutnya sehingga terangnya listrik dapat dinikmati pada oleh segenap masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan melalui penyambungan listrik secara gratis.

Merupakan rangkaian dari peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-75, PLN VCRR 2020 adalah ajang donasi melalui olahraga (berlari dan bersepeda) yang telah diselenggarakan pada 16 Oktober hingga 1 November 2020 lalu. Diselenggarakan secara virtual, ajang tersebut dapat diikuti dimana saja di seluruh nusantara.

Setiap kilometer dalam berlari dikonversikan ke dalam rupiah yaitu sebesar Rp 40.000,- dan sepeda sebesar Rp 35.000,-. Nominal tersebut digunakan untuk biaya penyambungan listrik rumah masyarakat Pra Sejahtera yang tersebar di seluruh Indonesia dengan daya 450 VA. Pemilihan penerima bantuan dilakukan langsung oleh PLN dengan memastikan penerima bantuan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.(Red)

Lebih Dekat Dengan Pelanggan, PLN Luncurkan Aplikasi New PLN Mobile

mediarepublika.com

Jakarta, 20 Desember 2020 – PLN meluncurkan aplikasi layanan pelanggan New PLN Mobile. Menghadirkan fitur dan tampilan baru, New PLN Mobile hadir sebagai platform digital unggulan untuk memenuhi semua kebutuhan pelanggan, memberikan kemudahan serta pengalaman layanan listrik yang berbeda.

“Ini merupakan bagian dari transformasi yang kami lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Tak hanya sekadar aplikasi, melalui New PLN Mobile ini, kami ingin memberikan pengalaman baru serta kemudahan kepada pelanggan,” ucap Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo.

Saat ini, PLN Mobile memiliki beberapa fitur utama, yaitu pembelian token bagi pelanggan pra bayar, pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan paska bayar, monitor penggunaan listrik dan pembelian token. PLN Mobile juga hadir dalam kemudahan transaksi untuk pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang bekerja sama dengan beberapa Bank dan Fintech.

Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan pelanggan untuk mengajukan layanan pengubahan daya, swadaya catat angka meter ( Swacam ) , serta layanan pengaduan pelanggan.

“PLN Mobile juga menjadi alat komunikasi PLN dengan pelanggannya. Saat mengajukan pengaduan, pelanggan akan mendapatkan informasi progres penyelesaian gangguan,” tutur Darmawan.

Dirinya menambahkan, PLN Mobil juga telah dicustomized hanya pada pelanggan yang terdampak saja informasi diberikan.

“Kami gunakan teknologi geospatial, sehingga posisi setiap pelanggan dapat diketahui, dan informasi apa yang paling mereka butuhkan dapat dikelola secara akurat,” jelas Darmawan.

Semua upaya ini kami lakukan demi memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan kami, demi kepuasan pelanggan PLN.

Gelar Festival PLN Peduli, Dorong Pengembangan UMKM Tangguh dan Berdaya Saing

Jakarta, 5 November 2020 – Guna mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PLN kembali menggelar Festival PLN Peduli 2020. Bedanya, di tengah pandemi Covid-19, tahun ini kegiatan digelar secara daring, mulai tanggal 4 November 2020 hingga 9 November 2020.

Pembukaan festival PLN Peduli dilakukan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diwakili oleh Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto dan Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini.

Sekretaris Menteri BUMN, Susyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi telah memberikan dampak sangat serius bagi perekonomian negara, khususnya bagi UMKM.

“Kementerian BUMN sangat mendukung kegiatan Festival PLN Peduli ini, karena ini dapat mendorong berputarnya kembali kegitan usaha dari para pelaku UMKM,” ucap Susyanto.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini menjelaskan bahwa ajang ini adalah dukungan nyata perusahaan sebagai Badan Usaha Milik Negara terhadap UMKM terutama yang menjadi mitra binaan PLN.

“Ini wujud nyata dukungan kami untuk menggerakan UMKM yang ada di Indonesia. PLN menyadari UMKM memiliki peran yang sangat strategis, baik bagi perekonomian daerah maupun nasional. Sektor UMKM yang tangguh dan berdaya saing diyakini mampu menyejahterakan masyarakat,” tutur Zulkifli.

Mengangkat tema “Terangi Negeri untuk Pencapaian SDG’s”, pada ajang Festival PLN Peduli kali, PLN mengajak 100 Mitra Binaan untuk menampilkan 1000 lebih produk berkualitas dari seluruh Indonesia. PLN juga menggelar Webinar tentang CSR untuk mendukung Sustainable Development Goals yang disingkat SDG’s, serta pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan UMKM dalam mengelola usahanya agar mampu bersaing di pasaran.

Selain itu, festival ini juga menjadi marketplace yang memberikan ruang bagi para pengunjung untuk bertransaksi secara langsung. Festival ini menampilkan lebih dari 1.000 produk UMKM berkualitas.

Festival PLN Peduli ini merupakan event tahunan Corporate Social Responsibility (CSR) PLN yang
menggambarkan berbagai program kegiatan CSR PLN yang sejalan dengan 7 subjek ISO 26000
tentang Panduan Pelaksanaan CSR dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDG’s.

Pelaksanaan Program CSR sekarang ini telah bertransformasi, dari yang dulu bersifat charity menjadi program-program yang memiliki manfaat berkelanjutan (sustainability) dan memberi nilai manfaat bagi perusahaan atau CSV (Corporate Social Value).