Ciptakan Tata Kelola Perusahaan Berbasis GCG, PLN UID Lampung Konsisten Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan

(MR) Bandar Lampung (07/07)

Dalam upaya penyelesaian rasio elektrifikasi di Provinsi Lampung, PLN UID Lampung melakukan percepatan pelayanan penyambungan baru kepada masyarakat calon pelanggan PLN yang sudah melakukan permohonan atau pendaftaran ke PLN baik melalui Website PLN atau melalui Call Center 123 sebanyak 65.433 pelanggan pada tahun 2021. Hal ini sebagai bentuk partisipasi PLN dalam mendorong peningkatan perekonomian di Propinsi Lampung. Hingga saat ini sejak tahun 2020 PLN UID Lampung sudah melakukan pembangunan jaringan listrik pedesaan sebanyak 2 Desa 54 Dusun sehingga ratio elektrifikasi saat ini sebesar 96,7 persen.

PLN juga memberikan produk layanan khusus atau yang lebih dikenal dengan layanan multiguna kepada masyarakat atau korporasi untuk dapat menggunakan listrik PLN. Produk layanan khusus tersebut diperuntukan sebagai layanan sementara sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau korporasi baik yang sudah menjadi pelanggan PLN ataupun yang belum menjadi pelanggan PLN. PLN UID Lampung melalui UP3 memberikan layanan khusus atau multiguna, sebagai contoh pada tahun 2020 memberikan layanan khusus Kepada Koperasi Bima Sakti di Kecamatan Dente Teladas dengan daya 1.1 kVA selama empat bulan dari bulan Agustus 2020 dan berakhir pada bulan Oktober 2020.

Keinginan dan antusias yang tinggi dari masyarakat untuk mendapatkan listrik PLN sehingga PLN dituntut melakukan percepatan penyambungan terhadap calon pelanggan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi jumlah calon pelanggan PLN yang masuk dalam daftar tunggu yang memiliki potensi penyalahgunaan aliran listrik yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan PLN. Oleh karenanya PLN UID Lampung melakukan upaya-upaya agar setiap layanan yang dilakukan PLN harus didasari dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan benar.

General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra mengatakan bahwa setiap proses bisnis perusahaannya, setiap insan PLN harus menerapkan prinsip 4 NO’s yaitu _No Bribery_ menolak penyuapan dan pemerasan, _No Kickback_ menolak komisi, _No Gift_ menolak pemberian gratifikasi, dan _No Luxorius Hospitality_ menolak penyambutan dan penjamuan yang berlebihan. Hal ini untuk mendukung tata kelola perusahaan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sehingga terciptanya _Good Corporate Governance_ (GCG) dengan mengacu pada SNI ISO 37001:2016 Anti Bribery Management atau lebih dikenal denga istilah Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

“Dengan adanya SMAP ini, kami sangat berkomitmen mewujudkan _Good Corporate Governance_ dalam tata kelola perusahaan yang bersih tidak hanya dalam pelayanan pasang baru listrik dan tambah daya akan tetapi juga pada proses pengadaan barang dan jasa karena pada proses pengadaan barang dan jasa sudah diatur didalam PERDIR 0022. P/DIR/2020 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa PT PLN (Persero) tambah I Gede Agung Sindu putra.

Untuk mencegah potensi *_fraud_* /kecurangan yang muncul dari system pelayanan kepada pelanggan dan calon pelanggan, PLN lebih mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat secara luas untuk menggunakan saluran pelayanan PLN baik itu melalui Call Center 123, _website_ resmi PLN www.pln.co.id dan juga Aplikasi PLN Mobile. Melalui saluran layanan PLN yang kian terbuka, maka diharapkan dapat terciptanya transparansi biaya untuk segala bentuk pelayanan, baik itu pelayanan Pasang Baru, Tambah Daya, Migrasi, layanan khusus (multiguna) dan bahkan pelanggan dapat mengetahui riwayat dan estimasi transaksi pemakaian energi listriknya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat di propinsi lampung agar dapat menggunakan _website_ PLN, aplikasi resmi PLN Mobile dan Call Center PLN 123 sehingga besaran biaya yang timbul secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan” tutupnya

PLN Siagakan 5.388 Personel Jaga Keandalan Listrik Rumah Sakit dan Industri Oksigen di Jawa Barat dan Banten

MR – Jakarta, 5 Juli 2021-PT PLN (Persero) bergerak cepat dengan menyiagakan 5.388 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik di rumah sakit rujukan Covid-19 dan industri oksigen yang berada di Banten dan Jawa Barat.

Langkah ini menjadi kontribusi PLN dalam memastikan lancarnya pelayanan kesehatan, dan ketersediaan oksigen medis bagi pasien Covid-19.

Personel PLN yang disiagakan akan memastikan keandalan pasokan listrik bagi 142 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat, dan 30 rumah sakit rujukan di Banten. Selain itu, tim PLN juga mendukung produktivitas 9 lokasi pabrik oksigen yang ada di Jabar dan 5 lokasi di Banten.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, jajaran direksi PLN melakukan kunjungan ke beberapa pabrik oksigen di Jabar dan Banten.

Rombongan dipimpin oleh Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, didampingi Direktur Bisnis Regional, Jawa, Madura, & Bali PLN Haryanto WS, melakukan kunjugan ke salah satu anak usaha PT Aneka Gas Industri TBK (Samator), PT Samator Surya Agung.

Secara terpisah, Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, dan juga Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia Syofvi Felienty Roekman turut hadir melalui saluran daring.

Sementara itu, dari Samator Group hadir Direktur Umum dan Pengembangan PT Aneka Gas Industri Tbk Agus Purnomo, serta Ahmad Sururi, General Manager Teknik PT Aneka Gas Industri Tbk.

Saat berdiskusi dengan manajemen PT Aneka Gas Industri, Zulkifli menyampaikan bahwa saat ini oksigen betul-betul sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Guna menghindari kelangkaan pasokan gas medis, PLN harus memastikan pasokan listrik yang diperlukan oleh produsen gas dapat terpenuhi.

Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan Samator mutlak diperlukan karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kembali melonjak. Kebutuhan gas untuk medis sangat tinggi sehingga produksi harus selalu kontinu supaya suplai oksigen bisa berjalan dengan lancar.

“Saya secara pribadi maupun atas nama PLN, ingin menyampaikan komitmen, suplai listrik ke PT Aneka Gas Industri akan berjalan dengan baik. Namun sudah barang tentu PLN tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kolaborasi dan komunikasi supaya komitmen kami untuk menyediakan listrik secara andal, berkesinambungan, serta berupaya meminimalkan kedip bisa berjalan sebaik-baiknya,” ungkap Zulkifli.

Zulkifli pun memastikan, bahwa PLN akan mengerahkan semua kekuatan dan semua daya agar listrik bagi para pelanggan, termasuk PT Aneka Gas Industri, berjalan dengan baik.

“Mari kita bersama-sama menangani dan melewati situasi pandemi. Kami tingkatkan keandalan listrik PLN dan bagaimana produksi listrik Aneka gas meningkat dari waktu ke waktu. Kami terus berkomitmen untuk dapat mensuplai listrik dengan baik, andal, kulaitas yang memadai,” tambahnya.

Sebagai salah satu pemain gas industri utama di Indonesia, PT Aneka Gas Industri bagian dari Samator Grup telah dikenal sebagai perusahaan gas industri terkemuka di Indonesia. Saat ini, Samator memproduksi aneka gas, seperti oksigen, nitrogen, argon, fuel gas, LPG, gas alam, dan lainnya.

Direktur Umum dan Pengembangan PT Aneka Gas Industri Tbk Agus Purnomo mengapresiasi dukungan dan kerja sama PLN. Agus mengatakan sejak awal Samator konsentrasi penyaluran kebutuhan rumah sakit.

Walaupun demikian, dengan produk yang diproduksi di pabrik Cikande, Cibitung dan Pulogadung, ternyata masih kurang untuk memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit saat ini.

“Dengan produksi maksimal 600 ton per hari masih kurang, karena kebutuhan RS untuk saat ini 800 ton per hari. Padahal kebutuhan untuk industri kami hanya layani industri makanan sebesar 5 persen. Tapi 95 persen ternyata masih belum cukup,” terang Agus.

Oleh karena itu, Agus sangat berharap akan keandalan pasokan listrik dari PLN. Keandalan listrik PLN mendukung produktivitas industri aneka gas.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Sururi, GM Teknik dan Industri PT Aneka Gas Industri, berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit. Untuk memastikan produksi lancar, PT Aneka Gas Industri memohon dukungan banyak pihak, terlebih dari PLN.

“Pada prinsipnya seperti itu, tapi mungkin ada beberapa hal yang harus kami komunikasikan dengan vendor sebagai produsen dari mesin itu sendiri. Secara teknis proteksi kita tidak hanya proteksi secara elektrik saja tetapi juga proteksi mekanik dari suatu mesin,” ujarnya.

Saat ini, kebutuhan oksigen sangat mendesak, terutama untuk kebutuhan medis. Dengan meningkatnya permintaan, _storage_ oksigen Samator berada di bawah standar, hanya 8 persen.

“Semoga kondisi ini cepat membaik. Kerja sama kita juga semoga bisa berjalan dengan baik dan kolaborasi bisa ditingkatkan,” kata Ahmad.

Selain menyambangi PT Aneka Gas Industri di Cibitung, Jawa Barat, manajemen PLN diwakili dengan General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten, Sandika Aflianto memonitor pasokan listrik industri oksigen PT Aneka Gas Industri di Cikande, Banten.

Saat ini, sistem kelistrikan Jawa – Bali memiliki daya mampu mencapai 37.400 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 27.335 MW, terdapat cadangan daya sekitar 10.065 MW. PLN pun memastikan daya listrik di Jawa, Madura dan Bali dalam kondisi aman dan berkomitmen untuk menjaga pasokan listrik bagi fasilitas kesehatan dan industri oksigen tetap andal dan stabil.

 

PLN Siap Jalankan Keputusan Pemerintah Berikan Stimulus Listrik Periode Juli September 2021

Mediarepublika.com – Stimulus listrik diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli di tengah Pandemi Covid-19_

Jakarta, 04 Juli 2021 – PLN siap menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan kembali stimulus listrik bagi masyarakat kecil, industri, bisnis, dan sosial periode bulan Juli-September 2021. Stimulus ini merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Sejak awal pandemi, PLN selalu mendukung dan terus menjalankan keputusan pemerintah untuk memberikan stimulus listrik bagi masyarakat kecil, dan pelaku usaha yang terdampak Covid-19. Karena sebelumnya sudah pernah kami lakukan, kami yakin penyaluran periode ini akan berjalan lancar,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril.

PLN berharap hadirnya stimulus listrik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha tetap produktif, serta meningkatkan daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode Juli- September 2021, besarannya adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Untuk pelanggan prabayar daya 450, tidak perlu lagi mengakses token, baik di website, layanan Whatsapp, maupun melalui aplikasi PLN Mobile. Stimulus akan langsung di dapat saat membeli token listrik,” tambah Bob.

Khusus untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimum, pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan rekening listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Potongan sebesar 50 persen hanya diberikan untuk biaya beban/abonemen dan biaya pemakaian rekening minimum.

Sebelumnya sepanjang tahun 2020, sejak bulan April, Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp 13,15 Triliun kepada 33,02 juta pelanggan. Sedangkan pada triwulan III Juli – September 2021 ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,33 triliun untuk stimulus listrik.

Untuk memberikan layanan kepada pelanggan terkait stimulus, PLN membuka saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang dapat diunduh melalui Playstore atau AppStore.

Manfaatkan Energi Hijau, PLTA Malea Perkuat Listrik Sulawesi Selatan

Mediarepublika.com – Tana Toraja, 2 Juli 2021 – PT PLN (Persero) meningkatkan realisasi bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sulawesi Selatan seiring siap beroperasinya PLTA Malea di Kabupaten Tana Toraja. PLTA Malea telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi pada tanggal 28 Juni 2021.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pembangkitan (UIKL) Sulawesi Munawwar Furqan mengatakan, dengan beroperasinya PLTA Malea ini, bauran EBT di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Sebelumnya 29,46 persen atau setara dengan 651 MW, kini menjadi sekitar 33,5 persen atau setara 740 MW. Sulawesi memiliki potensi pengembangan energi baru terbarukan yang cukup besar salah satunya adalah air.

Munawwar menyatakan, pengoperasian PLTA Malea ini menambah keandalan sistem kelistrikan Sulawesi Selatan. Saat ini beban puncak sistem kelistrikan Sulbagsel mencapai 1.363 MW dengan daya mampu mencapai 2.210 MW.

“Dengan adanya PLTA ini, cadangan daya menjadi 847 MW,” katanya.

PLTA Malea terletak di aliran sungai Saddang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. PLTA ini menggunakan sistem pengambilan air _run off river_ dengan bangunan utama berupa area pengambilan _(intake area)_, area saluran penghantar _(water way)_, area tanki peredam _(surge tank)_, dan area gedung pembangkit _(power house)_.

“Adanya PLTA ini untuk memaksimalkan potensi energi air di Sulawesi Selatan yang sangat besar, bahkan paling besar di antara 34 provinsi lain. Potensinya mencapai 1.409,9 megawatt dan dapat dikembangkan menjadi pembangkit PLTA dan PLTM,” kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi Defiar Anis.

Dia menyebutkan, proses _commissioning_ untuk memastikan siap beroperasinya PLTA Malea 2×45 MW telah rampung dan pembangkit siap untuk beroperasi. _Commissioning_ selesai pada Senin 28 Juni 2021 pukul 00.30 WITA. Tahap ini dinyatakan selesai setelah pengujian keandalan _(reability run)_ selama 72 jam.

_Commissioning_ ini merupakan tahap pengujian terakhir dari pembangunan PLTA Malea. “Kami mengawasi secara langsung proses pengerjaan pengujian. PLTA ini karena merupakan salah satu proyek prioritas PLN pada tahun 2021,” kata Defiar Anis.

PLTA ini memiliki dua unit mesin pembangkit yang masing-masing memiliki kapasitas 45 MW sehingga total kapasitas mencapai 90 MW. PLTA Malea 2×45 MW merupakan pembangkit _Independent Power Producer (IPP)_ yang masuk  dalam pengawasan PLN UIP Sulawesi. PLTA Malea dibangun dan dioperasikan oleh PT Malea Energy.

Dalam 10 tahun ke depan, PLN membeli listrik dari PLTA Malea sebesar Rp 1.398,53 per kilowatthour (kWh).

 

Segera Daftar, Kompetisi Inovasi PLN Berhadiah Satu Miliar Ditutup 24 Mei

Jakarta, 5 Mei 2021 – Pendaftaran kompetisi inovasi kelistrikan yang diselenggarakan oleh PLN masih dibuka hingga 24 Mei 2021. Total hadiah mencapai 1 miliar rupiah untuk juara dan pendanaan prototipe. Kegiatan ini merupakan upaya PLN dalam mendorong pemanfaatan listrik dalam kehidupan sehari-hari (Electrifying Lifestyle).

Bertajuk PLN ICE 2021 (Innovation & Competition in Electricity), terdapat 2 (dua) kategori yang di kompetisikan, yaitu Kendaraan Listrik dan Non Kendaraan Listrik. Untuk kategori kendaraan listrik terdapat 4 (empat) sub kategori yaitu sub kategori mobil listrik, sub kategori motor listrik, sub kategori sepeda listrik dan sub kategori kendaraan listrik roda tiga. Sementara untuk kategori Non Kendaraan Listrik terdapat 2 (dua) sub kategori yaitu sub kategori peralatan listrik dan sub kategori program bisnis.

“Seperti yang kita ketahui saat ini gaya hidup masyarakat mulai beralih dengan menggunakan peralatan elektrik atau elektronik. Melalui PLN ICE, kami mendorong inovasi anak bangsa untuk menghadirkan teknologi-teknologi di sektor kelistrikan yang dapat digunakan untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat,” tutur Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung murdifi.

Adapun jadwal kegiatan PLN ICE 2021 sebagai berikut:
1. 27 Maret – 24 Mei 2021: Pengumpulan Proposal
2. 14 Juni – 16 Juni 2021: Presentasi Peserta Terpilih
3. 18 Juni 2021: Pengumuman Juara Desain Mobil. Nominasi Desain Terbaik (Selain Kategori Mobil) Dan Program Bisnis Terbaik
4. 21 Juni – 31 Agustus 2021: Pembuatan Prototipe Dan Implementasi Program Bisnis
5. 1 – 30 September 2021: Uji Coba Dan Seleksi Prototipe
6. 21 Oktober 2021: Pengumuman Juara Prototipe

PLN ICE merupakan program tahunan PLN, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Listrik Nasional dan dapat diikuti oleh mahasiswa aktif (D3 hingga S2) serta masyarakat umum. Dalam kegiatan ini peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.

“Menuju 76 Tahun PLN menerangi nusantara, kami secara terbuka mengajak kepada para mahasiswa dan masyarakat umum untuk dapat ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tutup Agung.

Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi situs web ice.pln.co.id atau menghubungi panitia melalui email ice@pln.co.id, Instagram @PLN_Puslitbang, atau melalui Whatsapp ke nomor 0813 8724 1265.

Kontak Person
Arsyadany G. Akmalaputri
Vice President Public Relations PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

Segera Daftar, Kompetisi Inovasi PLN Berhadiah Satu Miliar Ditutup 24 Mei

Jakarta, 5 Mei 2021 – Pendaftaran kompetisi inovasi kelistrikan yang diselenggarakan oleh PLN masih dibuka hingga 24 Mei 2021. Total hadiah mencapai 1 miliar rupiah untuk juara dan pendanaan prototipe. Kegiatan ini merupakan upaya PLN dalam mendorong pemanfaatan listrik dalam kehidupan sehari-hari (Electrifying Lifestyle).

Bertajuk PLN ICE 2021 (Innovation & Competition in Electricity), terdapat 2 (dua) kategori yang di kompetisikan, yaitu Kendaraan Listrik dan Non Kendaraan Listrik. Untuk kategori kendaraan listrik terdapat 4 (empat) sub kategori yaitu sub kategori mobil listrik, sub kategori motor listrik, sub kategori sepeda listrik dan sub kategori kendaraan listrik roda tiga. Sementara untuk kategori Non Kendaraan Listrik terdapat 2 (dua) sub kategori yaitu sub kategori peralatan listrik dan sub kategori program bisnis.

“Seperti yang kita ketahui saat ini gaya hidup masyarakat mulai beralih dengan menggunakan peralatan elektrik atau elektronik. Melalui PLN ICE, kami mendorong inovasi anak bangsa untuk menghadirkan teknologi-teknologi di sektor kelistrikan yang dapat digunakan untuk menggerakan roda perekonomian masyarakat,” tutur Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung murdifi.


Adapun jadwal kegiatan PLN ICE 2021 sebagai berikut:
1. 27 Maret – 24 Mei 2021: Pengumpulan Proposal
2. 14 Juni – 16 Juni 2021: Presentasi Peserta Terpilih
3. 18 Juni 2021: Pengumuman Juara Desain Mobil. Nominasi Desain Terbaik (Selain Kategori Mobil) Dan Program Bisnis Terbaik
4. 21 Juni – 31 Agustus 2021: Pembuatan Prototipe Dan Implementasi Program Bisnis
5. 1 – 30 September 2021: Uji Coba Dan Seleksi Prototipe
6. 21 Oktober 2021: Pengumuman Juara Prototipe

PLN ICE merupakan program tahunan PLN, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Listrik Nasional dan dapat diikuti oleh mahasiswa aktif (D3 hingga S2) serta masyarakat umum. Dalam kegiatan ini peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran.

“Menuju 76 Tahun PLN menerangi nusantara, kami secara terbuka mengajak kepada para mahasiswa dan masyarakat umum untuk dapat ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tutup Agung.(red)

Siagakan 1.065 Personil dan 102 Posko Siaga, PLN UID Lampung Amankan Listrik Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H

Bandar Lampung (30/04)
Sebanyak 1065 personil pelayanan Teknik yang disebar di 102 posko, disiagakan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung untuk mengamankan pasokan listrik selama ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam sambutan acara Media Gathering yang diselenggarakan hari Jumat (30/04) secara daring, General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra mengatakan bahwa PLN tetap berkomitmen dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam layanan dan keandalan pasokan listrik.

“Media Gathering ini selain sebagai ajang silaturahmi antara PT PLN (Persero) UID Lampung dengan awak media, namun juga sebagai sebuah acara yang menunjukkan komitmen antara PT PLN (Persero) dengan seluruh awak media dalam pemberian sarana informasi terkait kelistrikan di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Sebelum menutup sambutannya, Sindu menyampaikan bahwa Dia sangat mengapresisasi seluruh insan media khususnya di Lampung yang selama ini terlibat aktif dalam mendukung pemberitaan sebagai wadah informasi kepada seluruh masyarakat terhadap semangat kami dalam melistriki Provinsi Lampung.

Sementara Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung Efi Ziarman mengungkapkan, PLN masih memiliki cadangan daya listrik sebanyak 16 persen. “Kelistrikan Lampung yang diproduksi dari pembangkit sejumlah 806 MW dan transfer P3BS 400 MW, sedangkan beban puncak tertinggi 1.038 MW sehingga cadangan kita sebanyak 16 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut Efi mengatakan bahwa kesiapsiagaan ini dilaksanakan ke seluruh pelosok Lampung bahkan sampai ke pulau-pulau terluar di Lampung. “Pulau-pulau terluar di Lampung seperti Pulau Tabuan, Pulau Sebesi dan Pulau Legundi terdapat pembangkit-pembangkit isolated yang sudah kita cek kesiapannya,” ucap Efi Ziarman.

“Kami juga sudah mengidentifikasi sebanyak 95 lokasi prioritas, menyiapkan 4 crane, 22 truk pengangkut, 78 unit mobil, 65 motor, 7 genset mobile hingga 24 Unit Gardu Bergerak (UGB),” pungkasnya.(Red)

Pegawai PLN Se-Provinsi Lampung di Suntik Vaksin

Bandar Lampung (24/4) – Antusiasme yang sangat tinggi terlihat pada keikutsertaan Pegawai dan Tenaga Alih Daya di lingkungan PLN se Provinsi Lampung saat menerima penyuntikan vaksin Covid-19. Bersama Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, kegiatan ini dipusatkan di PLN Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkitan (UPDK) Bandar Lampung yang beralamat di Jalan Raden Gunawan Rajabasa.

Turut hadir General Manager PLN UID Lampung I Gede Agung Sindu Putra, untuk memberikan semangat kepada seluruh peserta Vaksinasi. General Manager PLN UID Lampung I Gede Agung Sindu Putra, mengatakan, vaksin yang diberikan untuk pegawai di lingkungan PLN tersebut dilakukan sebagai dukungan kepada pemerintah dalam hal penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 lebih lanjut.

“Kami apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, yang sudah memberikan bantuan seribu vaksin untuk semua unit PLN di Lampung dan akan divaksinasi hari ini,” ujarnya usai memantau pelaksanaan vaksin di kantor PLN UPDK Bandarlampung, Sabtu (24/4).

Ia menjelaskan, PLN juga termasuk dalam perusahaan BUMN yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang sering bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat, sehingga sesuai anjuran pemerintah untuk didahulukan melakukan vaksinasi.

Meski sudah melakukan vaksinasi, bukan berarti bebas melakukan aktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan, namun Ia tetap mengimbau seluruh pegawai untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun, termasuk di dalam kantor.

Bukan itu saja, di PLN UID Lampung pun, pihaknya menerapkan kebijakan untuk Work From Home (WFH) sejak hampir satu tahun selama terjadi pandemi.

“Kami terapkan WFH 50 persen. Kami mengikuti kebijakan pemerintah, karena kami juga ingin berperan membantu pemerintah menekan penyebaran covid-19,” ujarnya.

Di samping itu, untuk menekan penyebaran covid-19 di PLN, pihaknya juga rutin melakukan swab antigen kepada seluruh pegawai PLN UID Lampung, termasuk semua unit PLN di Lampung, dua kali dalam satu bulan.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr. Lusi Darmayanti, MPH mengatakan kegiatan vaksinasi ini sudah yang kesekian kalinya untuk memberikan pelayanan vaksinasi pada tahapan kedua yaitu pelayanan publik dan lansia dan PLN salah satunya yang hari ini diagendakan.

Pada sabtu ini (24/4), pihaknya sudah menyiapkan 25 orang petugas Kesehatan yang akan melayani pelaksanaan vaksinasi dan juga menyiapkan seribu vaksin untuk sasaran PLN. “Karena jumlah vaksin masih terbatas, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung harus memporsi seluruh sasaran pelayanan publik maka disiapkan seribu untuk sasaran PLN,” tutup dr. Lusi.(Red)

Lebih Cepat dari Target, PLN Berhasil Membangun Tower Emergency di Pulau Timor NTT

Kupang, – PLN berhasil membangun menara darurat (tower emergency) sebagai pengganti sementara 2 (dua) menara Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) bertegangan 70 kilo Volt (kV) yang patah dan roboh akibat diterjang Badai Siklon Tropis Seroja di Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).(18/04)

“Puji syukur, PLN telah berhasil mendirikan 1 unit tower emergency setinggi 61 meter atau sebanyak 21 kolom lebih cepat dari target diawal,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko. Dirinya menjelaskan, pembangunan menara darurat awalnya ditarget rampung selama 1 bulan, namun dapat selesaikan dalam waktu 10 hari. Saat ini, PLN tengah melakukan tahapan pengujian pembebanan untuk memastikan keandalan dan keamanannya.

Jatmiko menjelaskan, keberhasilan pengoperasian menara darurat tersebut berkat sinergitas dari personel PLN, TNI dan juga masyarakat. “Dengan ketangguhan dan kompetensi teknis yang sangat baik, kendala dan tantangan yang ada bisa diatasi dengan berdirinya menara darurat. Hal ini juga berkat dukungan dari 77 personel gabungan PLN Group, 30 personel TNI KOREM 161 WIRASAKTI dan warga setempat bahu membahu membantu kami untuk pembersihan jalur transmisi,” ujar Jatmiko.

Letnan Dua Infanteri Arif Setyo Budi dari Batalyon Infanteri 743/PSY Brigif 21/Komodo Kodam IX/Udayana menyatakan sinergitas tersebut merupakan komitmen TNI dalam mengamankan objek vital negara. “Kami bersama masyarakat dalam mendirikan penggantian Menara darurat sehingga dapat normal kembali dan progress yang sudah direncanakan oleh PLN juga berjalan dengan lancar bahkan lebih cepat dan ini bukti komitmen kami dari TNI juga mengamankan object vital,” ucap Arif.

Salah seorang warga Desa Tunfeu, Alexander Lopo (26) mengungkapkan alasannya turut membantu pendirian tiang darurat. “Dari awal kami disini melihat hujan deras dan memang longsor yang mengakibatkan miringnya tower dan roboh. Jadi kami secepatnya membantu PLN agar listrik dapat menyala kembali. Kami membantu membuka jalan karena longsor, jalan masuk ke tower susah setengah mati. Kami berniat membantu PLN karena kami lihat PLN sudah bekerja keras untuk masyarakat dan tidak pernah putus asa untuk mendirikan tower kembali,” ungkap Alex.

Saat ini, pihak PLN terus berupaya memulihkan jaringan kelistrikan yang terdampak badai siklon seroja di NTT. Tercatat hingga Minggu (18/4) pukul 12.00 Wita di seluruh NTT, PLN telah berhasil memulihkan 2.442 gardu yang terdampak, sehingga sebanyak 395.634 pelanggan dapat menikmati listrik kembali. Guna mengetahui informasi terkini atau menyampaikan aduan terkait kelistrikan, masyarakat dapat mangaksesnya melalui aplikasi PLN Mobile.

Dengan beroperasinya menara darurat ini, maka sebanyak 169.480 pelanggan PLN di 4 (empat) kabupaten di Pulau Timor berpotensi segera menikmati kembali listrik. Adapun kabupaten tersebut meliputi kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Belu.(Red)

Waspada, Penipuan Pendaftaran Subsidi Listrik Melalui Website

Jakarta, 14 April 2021 – PLN memastikan pendaftaran subsidi listrik bagi pelanggan rumah tangga daya 450 Volt Ampere (VA) dan 900 VA melalui situs web https://tokenpln.shop/index.php?app=PLN&data1ID=135 hoaks. PLN mengimbau pelanggan untuk berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh stimulus listrik dan juga subsidi listrik.

“Pelanggan harus berhati-hati terhadap situs-situs web penipuan-penipuan terkait subsidi dan stimulus. Seluruh informasi terkait subsidi dan stimulus dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile atau melalui Contact Center PLN 123,” jelas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR, Agung Murdifi.

Dirinya menambahkan, untuk stimulus listrik di masa pandemi, PLN telah menjalankan keputusan Pemerintah untuk memperpanjang pemberian stimulus listrik bagi masyarakat kecil, pelaku usaha seperti industri dan bisnis, serta sosial periode bulan April – Juni 2021. Stimulus yang diberikan merupakan bentuk perlindungan sosial yang diberikan pemerintah untuk masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, stimulus periode April – Juni 2021, besarannya akan diberikan separuh dari periode sebelumnya, yaitu:

1. Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 Volt Ampere, bisnis kecil daya 450 VA dan industri kecil daya 450 VA diberikan diskon tarif listrik sebesar 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
2. Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi diberikan diskon sebesar tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam nyala.
3. Pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimum sebesar 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.
4. Bagi pelanggan pascabayar, diskon diberikan dengan langsung memotong tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara untuk pelanggan prabayar, diskon tarif listrik diberikan saat pembelian token listrik.

“Seluruh stimulus saat ini langsung didapatkan saat pelanggan melakukan pembelian token atau pembayaran tagihan listrik, jadi tidak perlu lagi mengakses web, layanan whatsapp, maupun PLN Mobile,” jelas Agung.

PLN juga menekankan bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri daya 450 VA pascabayar, karena ada perubahan besaran stimulus maka diskon langsung didapat saat melakukan pembayaran rekening listrik.

“Kepada pelanggan 450 VA pasca bayar, mulai rekening bulan April 2021 harus kembali melakukan pembayaran. Namun tentunya dengan potongan dari stimulus sebesar 50 persen,” ucap Agung.

Khusus untuk subsidi listrik diberikan dalam bentuk subsidi tarif yang diberikan langsung kepada pelanggan rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi. Subsidi listrik diberikan kepada pelanggan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

“Untuk subsidi, itu langsung memotong tarifnya. Jadi biaya yang dibayarkan oleh pelanggan 450 VA dan 900 VA bersubsidi baik untuk token dan tagihan listrik itu sudah mendapatkan subsidi,” tutup Agung.(Red)