Pasangan Dendi-Mazuki Mendapat Nomor Urut Dua Calon Untuk Pilkada

Pesawaran, mediarepublika.com –  Pengundian dan pengambilan Nomor Urut Pasangan Calon untuk Pemilihan kepala daerah pada 9 Desember mendatang ditetapkan untuk Pasangan Dendi-Mazuki ditetapkan nomor urut 2, kemudian pasangan M.Nasir-Naldi mendapat nomor urut 1, di Gedung Graha Adora jalan Baru, Kamis (24/9/2020).

Ketua KPU Kabupaten Pesawaran, Yatin Putro Sugino mengatakan hari ini pengundian pasangan calon kemudian pukul 11.00 Wib, digelar Deklarasikan kampanye damai dari kedua paslon sesuai dengan PKPU nomor 6 dan PKPU nomor 12, bahwa untuk yang hadir saat pengundian dan pengambilan nomor urut paslon hanya paslon, LO, bawaslu dan KPU, serta pengusung partai politik maksimal dua orang.

“Ini karena sesuai dengan ketentuan penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi harus menerapkan dan sesuai dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

“Harapan saya pada saat pengambilan nomor urut ini, saat deklarasikan maupun saat kampanye, semua nya harus menerapkan protokol kesehatan, sehingga tidak menimbukan klaster baru Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, Yusak selaku Ketua Tim Sukses Pasangan Dendi Marzuki Nomor urut 2, berharap dengan nomor 2, itu nomor terbaik itu menjadi barokah buat pasangan Dendi-Marzuki untuk Kabupaten Pesawaran yang amanah, dan dapat kembali memimpin Bumi Andan Jejama dalam melanjutkan pembangunan yang lebih baik lagi serta mensejahterakan masyarakat yang produktif, sesuai dengan Visi dan Misi Dendi-Marzuki.

“Alhamdulillah, semua harus selalu kita syukuri, pasangan Dendi-Marzuki dalam pengundian dan pengambilan nomor urut, mendapatkan nomor 2, artinya dua periode, untuk melanjutkan kepemimpinan nya di Kabupaten Pesawaran,” Pungkas nya.(Red)

Gubernur Arinal Dorong Lobster Jadi Unggulan Sektor Perikanan Dan Dukung Pariwisata Lampung

Pesawaran, mediarepublika.com — Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, didampingi Ari Nanda Djausal, Direktur Utama PT. Sai Batin Perikanan Indonesia dan sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung, melakukan kunjungan peninjauan ke lokasi Budidaya Lobster yang terletak di wilayah perairan Tanjung Putus Kabupaten Pesawaran, pada Rabu pagi (16/09).

Perjalanan selama 1 jam 30 menit ditempuh menggunakan kapal laut, dimulai dari Dermaga C Pelabuhan Pelindo II Panjang menuju titik lokasi di Tanjung Putus.

Dalam kesempatan peninjauan tersebut Gubernur Arinal melihat secara langsung usaha Budi Daya Lobster yang dikelola oleh PT. Sai Batin Perikanan yang berada di Wilayah Perairan Tanjung Putus Kabupaten Pesawaran.

Menurut Arinal, Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang besar dengan wilayah perairan laut yang luas, bersih dan aman, sehingga dirinya sangat konsen dan mendukung pembangunan juga pengembangan bidang perikanan yang nantinya diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana pengembangan budidaya Lobster agar menjadi komoditi utama Lampung untuk diekspor ke berbagai negara tujuan.

“Dengan adanya Budidaya Lobster ini saya berharap dapat menjadi unggulan di sektor perikanan di Provinsi Lampung dan menjadi komoditi utama Lampung untuk diekspor ke berbagai negara tujuan,” harap Arinal.

Gubernur berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mendukung penuh upaya Pemerintah Daerah dan investor yang menanamkan modalnya di Provinsi Lampung.

Sementara itu menurut Saepudin, Kepala Desa Sukarame-Tanjung Putus, bahwa masyarakat di Desanya sangat mendukung sepenuhnya kehadiran para investor dan berharap dapat turut serta membangun daerahnya dan mengenalkan produk olahan lokal khas daerahnya.

“Wilayah desa Sukarame Tanjung Putus adalah sumber penghasil pisang, coklat dan kelapa. Melalui pengembangan usaha kreatif di bidang makanan olahan yang berbahan dasar dari sumber komoditi lokal, UMKM juga terus berinovasi untuk mengembangkan produknya,” terang Saepudin.

“Masyarakat di desa Sukarame rata-rata berprofesi sebagai nelayan dan kami mendukung penuh jika ada investor yang akan berinvestasi di daerah kami,” ujarnya lagi.

Dalam arahannya, Gubernur mengungkapkan bahwa pada bulan Oktober 2020 yang akan datang, Pemerintah Provinsi Lampung akan meluncurkan Program Kartu Petani Berjaya. Untuk itu setiap nelayan diharapkan agar memanfaatkannya. Menurutnya, petani dan nelayan akan dibantu dengan cara diberikan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Petani dan nelayan silahkan buat kelompok, daftarkan agar dapat memanfaatkan fasilitas KUR tersebut,” ungkap Arinal.

Pada dialog antara Gubernur dan pengelola keramba terungkap bahwa keramba yang dikelola saat ini merupakan keramba tenggelam pengembangan dari model keramba sebelumnya yaitu keramba apung.

Sebagaimana dijelaskan oleh Ricky, petugas operasional Keramba, keramba yang dikelolanya saat ini seluas 1000 m2 dari rencana 4 Ha dan baru beroperasi sejak bulan Juni 2020, yaitu sejak diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lobster, Kepiting dan Rajungan.

Saat ini Lobster yang dikembangkan di lokasi Tanjung Putus merupakan jenis Lobster Mutiara, Lobster Pasir dan Lobster Bambu, sedangkan untuk mencapai ukuran berat antara 160 gr – 250 gr dibutuhkan waktu 4 bulan dari mulai penanaman benih (benur). Setiap 1 minggu diadakan pengambilan sampling dan setiap sebulan 1 kali dilakukan grading atau pemilahan berdasarkan ukuran, sedangkan keramba yang digunakan adalah jenis keramba tenggelam dengan dimensi 3 x 3 x 4 meter yang ditenggelamkan hingga kedalaman laut 7 sampai 10 meter. Lebih lanjut dirinya mengungkapkan bahwa lokasi saat ini yang dikunjungi merupakan lokasi yang aman ombaknya dan memenuhi persyaratan teknis untuk pembudidayaan Lobster.

Disisi lain, Gubernur Arinal akan memperjuangkan dan mendorong pengembangan Pariwisata Lampung yang dapat menopang seluruh aktivitas perekonomian, perikanan dan sektor lainnya untuk menjadi Pariwisata Nasional sehingga Lampung akan semakin dikenal dan akan mendatangkan keuntungan bagi masyarakat Lampung.

“Pariwisata kita akan menjadi wisata Nasional, untuk itu saya berharap lokasi ini menjadi salah satu obyek tujuan wisata. Saya berharap nantinya wisatawan yang berkunjung ke Lampung, disamping menikmati keindahan alam juga dapat menikmati komoditi Lobster dan berbagai komoditi lokal seperti pisang, coklat dan komoditi lainnya,” terang Arinal.

Pada kesempatan kunjungannya, masyarakat sekitar juga mendapat perhatian khusus Gubernur menyangkut kesejahteraan dan hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan Kepala Desa setempat.

Gubernur juga berpesan kepada masyarakat sekitar untuk ikut serta berperan aktif dalam memajukan usaha dan industri pariwisata dan investasi serta menjaga keamanan di wilayahnya, sehingga para investor dapat berinvestasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Gubernur juga mencontohkan kondisi masyarakat di Krui. Dirinya senang karena masyarakatnya memberikan dukungan penuh terhadap usaha pengembangan pariwisata di Pesisir Barat, faktor keamanan menjadi hal utama.

Lebih lanjut Gubernur sangat berharap agar Budidaya Lobster di wilayah ini juga dapat mendorong perekonomian di Provinsi Lampung sehingga masyarakat juga akan ikut merasakan dampak positif dari keberadaan investasi di bidang perikanan tersebut. Arinal minta agar produksi Lobster lebih ditingkatkan untuk mendukung dan menopang perkonomian masyarakat Lampung.

Arinal juga mengungkapkan bahwa saat ini Lobster Lampung sangat diminati dan digemari warga Hongkong, sehingga peluangnya terbuka lebar untuk pengembangan budidaya lobster, namun demikian harus tetap menjaga kualitas produk. (Red)

Aspotmar Kasal kunjungi Brigif 4 Mar/BS dalam rangka ketahanan pangan

Pesawaran, mediarepublika.com – Dalam rangka pengawasan secara langsung program ketahanan pangan dijajaran Brigif 4 Mar/BS, Aspotmar Kasal Bidang Potensi Maritim, Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto laksanakan kunjungan kerja di Mako Batalyon Infanteri 9 Marinir/Beruang Hitam. Jum’at (11/9) pagi.

Kunjungan kali ini disambut langusng oleh Komandan Brigif 4 Mar/BS, Kolonel Marinir Nawawi beserta seluruh perwira staff dan komandan satuan jajaran Brigif 4 Mar/BS wilayah lampung dan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto mengenai program ketahanan pangan.

Terdapat beberapa materi yang disampaikan oleh Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto kepada para jajaran Brigif 4 Mar/BS dan juga Balai Besar Perikamam Budidaya Laut (BBPBL) Lampung yang juga hadir pada kegiatan.

Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto menjelaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan program yang dirancang dari satuan atas Mabes TNI AL, yang dibuat dengan tujuan dapat bermanfaat bagi prajurit dan juga masyarakat di sekitar masing-masing kesatrian.

Ia juga menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Pemda baik Pemrintah Kabupaten/Kota khususnya Kabupaten Pesawaran.

“Jadi program ini awalnya terkait pandemi covid-19 dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan prajurit dan keluarganya, namun berjalannya waktu program ini liar biasa dapat bermanfaat bagi masyarakat juga,” ujar Aspotmar Kasal Bidang Potensi Maritim.

Hal senada disampaikan oleh Kolonel Marinir Nawawi, program ketahanan pangan milik Brigif 4 Mar/BS tak hanya pada satu bidang saja. Program perkebunan, pertanian hingga perikanan.

“Tadinya sawah hanya beberapa hektar saja, tapi sekarang sudah kami perluas hingga 50 hektar dan juga ada perkebunan jagung, singkong, keramba jaring apung, serta kolam bioflog yang sudah berjalan saat ini,” ujar Danbrigif 4 Mar/BS.

Danbrigif 4 Mar/BS juga menyampaikan bahwa akan ada program ketahanan pangan baru yakni Peternakan kambing dan sapi yang saat ini sudah dipersiapkan lahannya.

Koboi Sedang Berburu Nelayan

Mediarepublika.com

Pesawaran, — Aksi koboi kembali terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang sudah merdeka selama 75 tahun. Koboi ini melakukan penembakan terhadap nelayan yang sedang mencari ikan di kawasan dekat salah pulau di bumi Andan Jejama Kabupaten Pesawaran, hal ini seperti di ungkapkan HAZ Narasumber yang enggan di sebutkan namanya.

“Diduga anggota Krakatau Shooting Club berinisial HS alias KA di sinyalir melakukan penembakan terhadap nelayan, di daerah pesawaran, nelayan itu kan cuma nyari ikan untuk menghidupi keluarga nya bukan nyari kaya malah di tembakin gitu.” ujar BH bukan nama sebenarnya Selasa (8/9).

Menindaklanjuti informasi tersebut Wartawan media ini, secara terpisah mengkonfirmasi kebenaran info tersebut melalui pesan singkat WhatsApp kepada Dir Krimum Polda Lampung Kombes Pol Muslimin Ahmad dan membenarkan tentang adanya laporan mengenai laporan penembakan terhadap nelayan serta laporan nya sudah di limpahkan ke direktorat Polairud Polda Lampung

“Lp nya dilimpahkan ke polairud mas, konfirmasi ke sana aja.” kata Muslimin

Secara terpisah media ini juga mengkonfirmasi tentang kebenaran laporan tersebut kepada Kasubdit Gakum Dit Polairud Polda Lampung AKBP Reza Pahlevi serta membenarkan tentang di limpahkan nya laporan penembakan terhadap nelayan dari Dit Krimum kepada Dit Polairud.

“Ini LP br kita terima, lg digelarkan.” ujar Reza melalui pesan singkat WhatsApp mewakili Dir Polairud Polda Lampung Kombes Pol Sis Mulyono.

Masih melalui pesan singkat WhatsApp media ini juga mengkonfirmasi kepada ketua Krakatau Shooting Club Ferling alias Aling tentang kebenaran pelaporan terhadap salah seorang oknum anggota Klub Menembak Krakatau Shooting Club yang di sinyalir melakukan aksi koboi kepada nelayan dan mengamini adanya pelaporan terhadap HS alias A serta kasus tersebut sudah di tangani oleh pihak yang berwenang.

“saya kurang jelas peristiwa nya, yang saya tau permasalahan ini sdh ditangani oleh pihak kepolisian.” Jelas Aling membalas pesan singkat media ini.

Lebih lanjut Krakatau Shooting Club akan tunduk pada aturan hukum yang berlaku di wilayah hukum NKRI dan akan menindak apabila ada anggota yang melanggar hukum.

“KSC tunduk dan patuh pada peraturan hukum yang berlaku dan tidak mentolerir apabila ada anggota nya yg melanggar hukum. KSC akan memberikan sangsi organisasi apabila ada anggota nya yang melakukan pelanggaran.” ungkap Ferling kembali

Sampai berita ini di turunkan media ini belum mendapat konfirmasi lebih lanjut dari terlapor HS alias A, redaksi sudah berusaha menghubungi melalui sambungan telepon namun tidak di angkat , serta pesan singkat yang media ini belum di balas.(Red)

Ketum Airlangga Beri Pesan Khusus Kepada Dendi Ramadhona

GEDONGTATAAN, mediarepublika.com– Bakal calon Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona secara resmi menerima Formulir B1 KWK dari Partai Golkar. Penyerahan formulir tersebut dilakukan langsung DPP partai tersebut berbarengan dengan beberapa kepala daerah lain yang nantinya akan diusung partai tersebut dalam pilkada serentak Desember mendatang. Dalam kesempatan itu juga, Ketum Partai Golkar menyampaikan arahan kepada calon petahana tersebut.

“Ya tadi memang penyerahan formulir B1 KWK dari DPP partai Golkar,” ujar Dendi ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (31/8).

Dendi menjelaskan, penyerahan formulir tersebut merupakan tindak lanjut dari surat rekomendasi dukungan yang sebelumnya telah diberikan kepadanya.

“Ya ini B1 KWK, kalau yang sebelumnya itu surat rekomendasi. Jadi B1 KWK inilah yang nanti akan dibawa ke pendaftaran nanti,” jelas dia.

Dikatakan juga olehnya, selain penyerahan Formulir B1 KWK, ia juga mendapatkan arahan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto perihal strategi pemenangan dan juga teknis kampanye ditengah Pandemi Covid-19.

“Pak Airlangga langsung memberikan arahan, terkait strategi nanti, dan juga perihal Covid-19, karena kan memang pilkada kali ini kita masih dalam suasana Covid, makanya diberikan arahan supaya nanti tetap mengindahkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung Ismet Roni, mengatakan Golkar Provinsi Lampung baru akan mengumumkan penyerahan Formulir B1 KWK secara langsung pada, Selasa (1/9) besok.

“Kita baru besok melaksanakan penyerahan Formulir B1 KWK, besok kami adakan konferensi pers, jadi besok informasi jelasnya bersama dengan calon lainnya,” kata dia.(Red)

Ratusan RT Pesawaran Diberi Pembinaan Oleh Bupati Pesawaran

Pesawaran, – Dendi Ramadhona, “pembinaan terhadap ratusan Rt itu, sebagai upaya pencegahan penularan Covid 19 yang harus dimulai dari lingkungan terkecil pemerintahan desa, karna hingga saat ini kita masih berperang melawan virus Corona yang berdampak langsung terhadap sendi-sendi ekonomi masyarakat,” tegasnya, saat memberikan sambutan di aula Balai Desa Ulanganjaya, Negerikaton, Selasa (1/9/2020)

Bupati juga mengapresiasi kinerja yang sudah dilakukan oleh aparat desa di Kecamatan Negerikaton dalam upaya memerangi penyebaran Virus Corona di setiap desa.

“Bapak ibu semua adalah panglima perang melawan Corona, untuk itu saya mengapresiasi keberhasilan kita semua dalam menciptakan kondisi hingga status Pesawaran saat ini Zona Hijau,” jekasnya

Ia pun meminta masyarakat desa bergotong royong dalam mengurangi dampak pandemi yang hingga kini belum ditemukan obatnya.

“Tiga hal yang harus kita lakukan untuk menjaga status zona hijau kita, pertama jaga jarak, kedua pakai masker, dan ketiga jaga pola hidup sehat, dan senantiasa memohon perlindungan Allah SWT, pungkasnya

Kegiatan tersebut di ikuti sekitar 300 ketua rukun tetangga se kecamatan Negri katon , juga para OPD, dan Ketua Komisi I DPRD Pesawaran, (Red)

Bupati Pesawaran Dibantu Pihak Polres Dan TNI Screening Kendaraan Yang Melintasi Tugu Pengantin

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona bersama aparat gabungan dari Pemerintah Kabupaten setempat dibantu anggota Polres Pesawaran dan TNI melakukan screening kendaraan yang melintasi Tugu Pengantin, Minggu (12/4).

Orang nomor satu di Kabupaten Andan Jejama tersebut menyempatkan diri menyapa pengendara dan melakukan screening terutama plat kendaraan luar kota.

Dijelaskan, posko di Kabupaten Pesawaran berlapis untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.

“Kita akan melakukan screening disetiap posko untuk mencegah penyebaran Virus Corona, sementara kita masih menunggu datangnya peralatan medis untuk kelengkapan petugas dalam menjalankan SOP pencegahan,” jelasnya.

“Sementara ada 3 posko yang dibangun, dan rencana akan dibangun banyak posko terutama di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten lain,” timpalnya.

Setelah mengunjungi Tugu Pengantin, Bupati Pesawaran juga memantau posko Covid-19 di desa Negeri Katon dan Puskesmas Roworejo Kecamatan Negeri Katon.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pesawaran diwawancarai oleh pihak media langkah apa yang diambil untuk penanggulangan Covid – 19 di Pesawaran. Bupati Dendi menjelaskan dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan efisiensi anggaran mulai dari pejabat eselon hingga tunjangan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran.

“Ya, dalam penanggulangan Covid-19 ini, kita memang melakukan sejumlah efisiensi anggaran seperti perjalanan dinas, dana taktis dan tunjangan-tunjangan. Saya pribadi selaku Bupati dan pak Wakil Bupati, tunjangan-tunjangan juga sudah di pangkas, lalu dana bagi hasil cukai tembakau kita refocusing juga. Rasionalisasi TPP pegawai juga ada, tapi yang setingkat pejabat mulai dari eselon empat, dan dana untuk acara ceremony dan sosialisasi kita tiadakan,” ungkapnya.

Menurutnya, sampai dengan saat ini Pemkab Pesawaran telah menyiapkan anggaran sebesar Rp19 miliar untuk penanganan Covid-19 hingga beberapa bulan kedepan. “Dalam mempersiapkan dana penanggulangan Covid-19 ini, kita menggunakan asumsi makro, jadi jumlah anggaran tersebut mungkin saja bertambah melihat dinamika nanti, itukan baru hitungan kita sampai dengan bulan mei (2020).

“Karena kemarin Kemendagri dan Kementerian keuangan juga sudah memberikan keleluasaan kita, agar Pemda bisa membuat asumsi-asumsi terburuk, sehingga anggaran itu bisa alokasikan uang pertama untuk indikator kesehatan, yang kedua jaring keamanan sosial, yang ketiga ekonomi dan pangan, seperti itu,” timpalnya.

Ia pun menjelaskan, mengenai hal ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kemendagri. “Kalau TAPD sudah saya tanda tangani. Kalau ke pihak legislatif sesuai regulasi hanya pemberitahuan atau informasi, tapi yang pasti kita sudah memberikan laporannya ke Kemendagri melalui Dirjen Keuangan Daerah,” jelasnya.

Setelah meninjau Posko Penanganan Covid 19, sebagai Bapak dari seluruh warga Pesawaran, Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona menyambangi Salimah (59) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Negeri Katon yang mengalami musibah kebakaran beberapa hari lalu.

Dalam lawatannya Bupati Pesawaran memberikan tali asih berupa sejumlah uang bagi korban untuk meringankan beban pasca musibah yang membuat Salimah mengalami kerugian berkisar ratusan juta rupiah.

“Saya berpesan agar keluarga lebih sabar dalam menghadapi musibah ini, bantuan ini walaupun tidak bisa membayar jumlah kerugian setidaknya bisa sedikit meringankan beban korban,” ujar Dendi Ramadhona.

Bupati Dendi juga mengapresiasi peran serta masyarakat Desa Sidomulyo yang mau bergotong royong membantu korban dalam membereskan puing puing bangunan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang mau membantu ibu Salimah, sehingga puing puing bangunan bisa di bersihkan, saya melihat masyarakat disini masih peduli dengan sesama warga,” ungkapnya.
Salah seorang anak korban, Heri mengatakan musibah kebakaran yang diderita berasal dari korsleting listrik.
“Ibu saya yang pertama mengetahui, kalau barang dagangan sembako dll tidak sempat diselamatkan, tapi alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tukasnya.
“Namanya musibah mas, saya ucapkan terima kasih kepada bapak Bupati yang telah datang mengunjungi kami sekaligus memberikan bantuan buat kami dan warga yang membantu disini,” timpalnya.
Dalam kesempatan itu Bupati Dendi juga memberikan masker kepada warga masyarakat yang belum memiliki masker guna mencegah penyebaran virus Corona.

Tangani Covid-19, Pemkab Pesawaran Gratiskan Biaya Pengobatan Bagi Seluruh Masyarakat

Mediarepublika.com –  Pesawaran- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengeluarkan kebijakan untuk menggratiskan semua pelayanan kesehatan di sejumlah fasilitas kesehatan yang dimiliki Pemkab Pesawaran. Hal ini dilakukan sebagai bentuk Perhatian Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menghadapi Covid-19.

“Ya, kita untuk sedikit meringankan beban masyarakat dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, untuk semua Puskesmas dan RSUD Pesawaran, hari ini (Jumat, 10/4) kita gratiskan biaya pengobatannya bagi pasien BPJS maupun non BPJS, dan yang tidak bergejala Corona juga kita gratiskan,” ungkapnya, usai meninjau kesiapan Penanganan Covid-19 pada sejumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pesawaran, Jumat (10/4).

Dijelaskannya, masyarakat hanya memerlukan identitas diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di sejumlah Puskesmas dan RSUD Pesawaran. “Kita akan gratiskan selama dua bulan yaitu bulan April dan Mei, persyaratannya masyarakat harus bisa menunjukkan KTP atau identitas sebagai masyarakat Pesawaran,” jelasnya.

Selain menggratiskan pelayanan kesehatan, Dendi juga akan menambah insentif bagi tenaga medis yang memberikan perawatan terhadap pasien ODP maupun PDP. “Untuk tenaga medis juga akan kita beri perhatian dengan meningkatkan insentif yang tadinya hanya Rp150 ribu menjadi Rp500 ribu jika dia memberikan perawatan terhadap satu pasien yang dinyatakan ODP maupun PDP, tentunya hal itu tidak sebanding dengan apa yang mereka (tenaga medis) lakukan tapi setidaknya itu bentuk perhatian dan dukungan dari Pemkab Pesawaran,” tukasnya.

Disisi lain, dalam rangka melihat kesiapan fasilitas kesehatan yang dimiliki Pemkab Pesawaran dalam menangani pasien Covid-19, ia menerangkan memang masih ada beberapa dinamika yang terjadi. “Salah satu kendala kita adalah keterbatasan tenaga medis yang masih kurang, tapi jika untuk fasilitas penanganan Covid-19 saya rasa sudah cukup, makanya tadi juga saya lakukan simulasi penanganan pasien Corona di dua Puskesmas yaitu Puskesmas Padang Cermin dan Bunut, sejauh ini saya lihat mereka cukup mengerti terkait dengan SOP penanganannya,” ucapnya.

Kedepannya Pemkab Pesawaran juga akan terus melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran. Bupati Dendi tidak ingin ada masyarakat dibumi andan jejama terinfeksi virus corona.

Langkah Pemkab Tanggulangi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran

Mediarepublika.com – Pesawaran- Bupati Pesawaran sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona minta setiap desa untuk membuat posko dan menganggarkan penanggulangan Covid-19.

“Untuk penanggulangan Covid-19 ini kita minta setiap desa untuk bisa menganggarkan melalui DD, misalnya untuk pendirian posko serta stimulus bagi relawan dan petugas yang menjaga posko jangan sampai justru petugas dan relawannya yang sakit, justru jika Desa tidak menganggarkan APBDes-nya untuk penanggulangan Covid-19, DD-nya akan kita evaluasi kedepannya,” ungkapnya, Senin (6/4).

Menurutnya, pendirian posko tersebut bertujuan untuk memantau setiap warga yang ada di desa tersebut. “Jika sudah ada posko nanti akan kita integrasikan antara posko di desa dengan Pemkab Pesawaran, seperti misalnya ada masyarakat yang baru pulang dari luar negeri ataupun daerah yang masuk kategori zona merah penyebaran Covid-19, petugas di desa yang akan melaporkan guna selanjutnya ditindaklanjuti,” ujarnya.

Selain itu, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Pesawaran juga telah menyiapkan lahan pemakaman bagi warga yang meninggal akibat terpapar Covid-19. “Untuk lahan kita sudah ada beberapa opsi, kurang lebih ada 4 titik, tapi untuk daerah belum bisa kita publikasikan karena kita harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu dengan warga sekitar disitu,” katanya.

Ia pun menjelaskan, pihaknya bersama dengan stake holder terkait juga berencana akan melakukan screening terhadap orang yang masuk ke Kabupaten Pesawaran. “Rencananya di perbatasan maupun pintu masuk ke Kabupaten Pesawaran akan kita lakukan screening terhadap orang yang masuk ke Kabupaten Pesawaran, untuk titiknya nanti kita tentukan bersama dengan pak Kapolres, Dandim, Kepala Kejaksaan dan lainnya,” jelasnya.

Sementara untuk tenaga medis dan fasilitas kesehatan juga akan dilakukan sejumlah langkah sebagai bentuk dukungan terhadap dari Pemkab Pesawaran. “Tadi kita juga melakukan rapat bersama dengan para Kepala Puskesmas sekaligus untuk memberikan semangat buat mereka, dan saya jamin terkait dengan fasilitas pekerjaan mereka akan kita penuhi seperti suplemen, makanan sehat hingga Alat Pelindung Diri (APD), agar tidak ada kekhawatiran saya mereka melakukan tugas,” tukasnya.

Ia pun meminta kepada sejumlah pihak untuk saling memberikan semangat, terutama dalam memerangi penyebaran Covid-19 ini. “Semua ikhtiar akan kita lakukan, semoga Corona tidak ada di Pesawaran, dan saya juga minta kepada sejumlah pihak untuk bisa saling memberi semangat bukan saling mengkritik ataupun menyudutkan pihak lain, karena masyarakat saat ini butuh action, khususnya dalam penanganan penyebaran Covid-19, dan saya pun mengapresiasi bagi beberapa pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menangani Covid-19 ini,” tutupnya.

Bupati Dendi Perintahkan Bangun Barak Pengungsian dan Piket Tenaga Medis untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor

Mediarepublik.com -PESAWARAN – Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona K. meninjau langsung korban longsor dan banjir di 4 dusun yang berada di Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kamis (02/04).

Usai meninjau lokasi longsor tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona langsung melakukan rapat terbatas dengan Kepala Dinas PUPR Fikri, BPBD, Dinas Sosial, Camat Padang Cermin, Kapolsek Padang cermin, Kepala Rawat Inap Puskesmas Padang Cermin, Pj. Kades Persiapan Dantar, juga Kabag Protokol Setkab Pesawaran.

Selain memberikan perintah kepada jajaranya agar segera mendirikan barak pengungsian bagi 19 kepala keluarga yang terdampak longsor, Bupati Pesawaran, H. Dendi Ramadhona juga meminta kepada petugas kesehatan untuk segera mengecek kesehatan warga dan di berikan obat jika di perlukan.

“Yang pertama saya minta segera didirikan barak pengungsian, tapi harus di cek kesehatannya. Yang sehat jangan di campur dengan yang sakit,” ujar Dendi.

“Segera cek kesehatannya dan di berikan obat bagi yang memerlukan. Saya juga minta setiap hari harus ada satu orang tenaga medis yang piket,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dusun 3 Margodadi, Desa Persiapan Dantar Suratman mengungkapkan terdapat 19 kepala keluarga yang terdampak tanah longsor diwilayah setempat.

“Selain itu ada juga sekitar 6 hektar kebun warga yang terdampak longsoran tanah yang terjadi pada Rabu (02/4) malam sekitar pukul 24.00,” ujar Suratman.

Usai meninjau warga yang terdampak tanah longsor di Desa Persiapan Dantar, Bupati Pesawaran dengan didampingi Kepala Dinas PUPR, BPBD dan Dinas Sosial langsung meninjau korban banjir di Dusun 1 dan Dusun 2, Desa Persiapan Dantar, Kecamatan Padangcermin dan meninjau korban banjir di Dusun Pancur, Desa Hurun, Kecamatan Teluk Pandan.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona memberikan tali asih kepada beberapa keluarga yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor.